Amien Rais Ikut Aksi FUI di Depan KPU, Naik di Atas Mobil Komando

Jakarta – Aksi massa dari Forum Umat Islam (FUI) di depan kantor KPU dihadiri Amien Rais. Tokoh dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu langsung disambut massa.

Pantauan di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019), Amien Rais tiba pukul 14.25 WIB. Peserta aksi menyambut hangat kedatangan Amin Raies dengan teriakan takbir.

Sejumlah peserta aksi mengajaknya berfoto dan bersalaman. Amien Rais kemudian diajak ke atas mobil komando.

Amien Rais mengenakan baju kemeja kotak-kotak dan bertopi. Tidak lama kemudian dia naik ke atas mobil komando.

Selain Amien Rais, di atas mobil komando ada sekitar 10 orang dari FUI. Mereka mengenakan baju putih-putih.

“Saudara sekalian, hadir di tengah-tengah kita, guru besar kita Bapak Drs H Amien Rais,” kata orator.

“Aksi ini aksi damai, untuk mengingatkan kepada KPU agar pemilu 2019 tidak ada kecurangan-kecurangan,” kata orator lagi.

Aksi dari FUI ini bertujuan untuk mengawal Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar. Selain massa FUI, hadir juga massa dari ‘Jaga Indonesia’.

Saat ini, Jalan Imam Bonjol di depan KPU sudah ditutup. Sementara arus lalu lintas di sekitar kantor KPU ramai lancar.

(mei/hri)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ribut Saat Ulang Tahun NU di Tebing Tinggi, 11 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Liputan6.com, Medan – Keributan terjadi saat berlangsungnya Tablig Akbar dalam rangka Ulang Tahun ke-93 Nahdatul Ulama (NU) di Lapangan Sri Mersing, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu, 27 Februari 2019. Terkait keributan ini, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengamankan 11 orang.

Informasi diperoleh Liputan6.com, keributan tersebut belakangan diketahui dilakukan oleh salah satu organisasi masyarakat (ormas). Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, tokoh masyarakat, serta pemuka agama.

“Sebanyak 11 orang yang diamankan berinisial MHB, S alias G, FS, AS, AR, SS, OQ, MA, AD, E alias I, dan RP. Saat ini mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (28/2/2019).

Tatan menjelaskan, saat keributan itu terjadi, di Lapangan Sri Mersing sedang berlangsung‎ Tablig Akbar dan Tausiah Kebangsaan serta Pelantikan IPNU dan IPPNU Kota Tebing Tinggi dalam rangka hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama. Keributan terjadi saat acara akan berakhir.

“Jadi, Ustaz Guz Muwafiq sudah mengucapkan terima kasih. Lalu masuk mereka, berteriak-teriak untuk membubarkan acara. Petugas menghalau mereka, namun mereka tetap memaksa dan semakin berteriak-teriak. Bahkan mereka mengajak ibu-ibu yang sedang mengikuti pengajian untuk unjuk rasa,” jelas Tatan.

Petugas yang melihat aksi mereka semakin tidak kondusif, dengan sigap menghalau. Sempat terjadi kegaduhan dan aksi dorong-dorongan, sehingga petugas melakukan tindakan untuk mengamankan anggota ormas yang membuat keributan tersebut di acara Nahdlatul Ulama itu.

Terkait tindakan yang dilakukan para anggota ormas itu, mereka akan dijerat dengan Pasal 160 Subsider Pasal 175 jo Pasal 55,56 KUHP. Pasal mengenai penghasutan dan atau melakukan perbuatan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. “Kasus ini juga ditangani Polres Tebing Tinggi. Sedangkan Polda Sumut Hanya mem-back up,” ujarnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Menteri Rini Kumpulkan 154 BUMN, untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar rapat koordinasi (rakor) BUMN di Jakarta Convention Centre (JCC). Rapat koordinasi ini dihadiri 154 BUMN.

Menteri BUMN Rini Soemarno menuturkan, tujuan rakor BUMN untuk mengevaluasi performa BUMN selama 4 tahun. Seluruh BUMN juga membahas sinergi yang perlu dilakukan ke depan.

“Kompetisi lebih berat, sinergi harus lebih ditingkatkan. Holding juga harus jalan, supaya efisiensi keuangan dan operasional bisa berjalan baik,” ujar dia di JCC, Kamis (28/2/2019).

Dia menjelaskan, para BUMN harus dapat mendukung pembangunan dalam negeri melalui infrastruktur. Itu salah satunya seperti perwujudan holding BUMN yang kini dibentuk Kementerian BUMN.

“Saya juga menekankan, kenapa sih, kita melakukan ini? BUMN harus bisa mendorong pembangunan infrastruktur di jalan dan bandara atau pelabuhan dan telekomunikasi dan listrik yang sampai 99 persen, karena kita menyiapkan yang lebih baik. Ini bisa tercapai kalau semua infrastruktur tersiapkan. Tidak akan jalan kalau listrik enggak siap, jalan enggak siap,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pembentukan holding BUMN di berbagai sektor harus lebih efektif dari sisi operasional maupun keuangan.

“Ada perbaikan stasiun kereta api, pertambahan bandara, penambahan landing strip sehingga seperti bandara 2015 150 juta penumpang sekarang 232 juta. Jadi kenaikannya besar, pelabuhanya juga bagus. Dulu dwelling time 8 hari, sekarang 3 hari. Masih harus diperbaiki, tapi saya tekankan untuk terus kerja dan lebih baik lagi,” tandas dia.

2 dari 2 halaman

Menteri Rini: Gaji Karyawan BUMN Telat, Saya Ganti Direksinya

Menteri BUMN Rini Soemarno mengumpulkan seluruh Direksi dan Komisaris BUMN di Jakarta Convention Centre (JCC) dalam agenda Rapat Koordinasi BUMN 2019 pada Kamis (28/2/2019).

Dalam acara ini, ada beberapa pesan yang disampaikan Rini kepada para pimpinan BUMN. Satu hal yang Rini tegaskan soal kesejahteraan karyawan BUMN.

“Saya hanya tekankan sebagai pemimpin bukan hanya untuk bagaimana mencetak keuntungan tapi juga harus punya empati. Tidak hanya masyarakat luar tapi paling utama karyawan di dalam,” tegas Rini di JCC, Kamis pekan ini.

Bahkan Rini mengancam kepada para direksi BUMN untuk jangan pernah ada karyawan BUMN yang gajinya terlambat.

“Saya tidak mau dengar ada laporan pegawai BUMN yang gajinya bayarnya mundur. Awas, kalau sampai ada itu, Direksinya langsung saya ganti,” tegas Rini.

Dalam rakor ini, Rini juga mengungkapkan beberapa prestasi yang dicapai oleh BUMN. Salah satunya prestasi PT Pertamina (Persero) yang berhasil menjalankan program BBM Satu Harga.

Program ini dinilai sukses mengingat sejumlah penduduk di daerah terpencil kini bisa mendapatkan harga BBM yang sama dengan harga BBM di Pulau Jawa.

“Ini adalah komitmen BUMN bahwa tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, tapi kita juga punya tanggung jawab dalam mensejahterakan masyarakat juga,” Rini mengatakan.

Top3: Mobil Mewah Syahrini dan Reino Barack

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan tertutup Syahrini justru mengundang banyak perhatian. Bukan sekedar pernikahan itu, termasuk hal pribadinya seperti mobil mewahnya. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Selera Tinggi Mobil Mewah Suami Syahrini

Syahrini dan Reino Barack resmi menjadi sepasang suami istri setelah menjalani ijab kabul di Masjid Camii Tokyo, Jepang, Rabu (27/2/2019). Reino selama ini dikenal sebagai pengusaha.

Seperti sang istri, blasteran Jepang-Indonesia yang memiliki hobi olah raga tinju itu ternyata menyukai mobil mewah. Hal itu terlihat dari beberapa foto yang ia unggah di akun instagramnya @reinobarack. Selengkapnya baca di sini.

2. Princess Syahrini dan Mobil Mewahnya

Princess Syahrini dan Reino Barack resmi menjadi sepasang suami istri setelah menjalani ijab kabul di Masjid Camii Tokyo, Jepang, Rabu (27/2/2019). Pernikahan pelantun “Sesuatu” dengan seorang pengusaha blasteran Jepang-Indonesia itu hanya dihadiri keluarga dan teman-teman dekat.

Wanita dengan nama asli Rini Fatimah Zaelani itu identik dengan kemewahan. Harta, pakaian mahal, popularitas hingga kendaraan-kendaraan mewah ia miliki. Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Toyota Siapkan SUV Baru Penantang Honda HR-V, Harganya Bikin Kaget

Toyota kabarnya tengah merencanakan SUV menengah untuk pasar India. Menariknya, perusahaan otomotif asal Jepang tersebut dilaporkan sedang mengerjakan model SUV baru secara global.

Seperti dilansir Indiacarnews, Rabu (27/2/2019), mobil terbaru tersebut kabarnya akan diposisikan di bawah crossover CH-R, yang telah dijual secara global. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Munas dan Konbes NU Bahas Bahaya Sampah Plastik-RUU Kekerasan Seksual

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar 2019. Beberapa hal akan dibahas di dalamnya.

Katib Syuriyah PBNU Asrorun Ni’am dalam keterangannya, Rabu (27/2/2019), mengatakan dalam acara tersebut akan dibahas isu-isu kontemporer (bahtsul masail waqiiyyah), masalah tematik (bahtsul masail maudluiyyah), hingga masalah perundang-undangan (bahtsul masail qanuniyah).

Isu kontemporer yang dibahas pertama adalah bahaya sampah plastik. Hal ini akan dibahas dari sudut pandang fikih, sanksi pemerintah terhadap industri yang tidak mengelola sampah sesuai Pasal 15 UU 18/2008 tentang pengelolaan sampah, hingga soal tanggung jawab soal pengelolaan sampah.

Isu kontemporer lain ialah soal perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang menyebabkan sumur warga kering. Isu ini akan dibahas dari sudut hukum pengambilan air dalam jumlah besar oleh usaha AMDK yang mengakibatkan sumber air masyarakat mengering dan termasuk hukum pemberian izin usaha AMDK.

PBNU juga akan membahas masalah bisnis perkapalan, mulai kedudukan perusahaan kargo, asuransi barang dalam akad ekspor-impor, hingga penyelesaian jika terjadi perompakan barang hilang. Selanjutnya juga dibahas soal hukum berbisnis dengan sistem multi-level marketing (MLM).

Poin isu kontemporer lainnya yang dibahas adalah legalitas syariat oleh pemerintah. Dalam poin ini dibahas soal peran pemerintah terkait aliran kepercayaan dan agama yang ada di Indonesia.

“Apakah pemerintah mempunyai hak untuk menjatuhkan vonis sesat kepada aliran/sekte tertentu? Dalam konteks negara yang plural seperti Indonesia, apakah kewajiban hifdzu al-ddin (menjaga agama) bagi pemerintah hanya tertentu menjaga agama Islam saja ataukah menjaga seluruh agama yang ada di Indonesia?” kata Asrorun.

Sementara itu, dalam pembahasan di masalah-masalah tematik, yang akan dibahas di antaranya soal pandangan Islam terkait bentuk negara-bangsa, status nonmuslim dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, juga soal pandangan Islam tentang produk perundangan yang dihasilkan dalam proses politik modern. Dibahas juga soal konsep Islam Nusantara yang ditinjau dari definisi hingga praktik muslimin Nusantara.

Adapun di komisi masalah perundang-undangan akan dibahas Rancangan Undang-undang (RUU) Monopoli dan Persaingan Usaha hingga telaah soal RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Acara Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU 2019 ini digelar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat. Acara dibuka pada Rabu (27/2) siang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kegiatan yang digelar dengan tema Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah untuk Kedaulatan Rakyat ini dihadiri pimpinan syuriyah NU se-Indonesia dan para pengasuh pondok pesantren.
(jbr/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Safari ke Jawa Timur, Ketua Majelis Syuro PKS Napak Tilas Perjuangan Wali Songo

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri melakukan safari sejarah dakwah dengan berziarah ke makam-makam wali songo. Antara lain berziarah ke makam Sunan Gresik, Sunan Drajat, dan Sunan Bonang, kemudian Syaikh Jumadil Kubro di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Syaikh Jumadil Kubro dikenal sebagai penghulu para waliyullah.

Putranya adalah Sunan Gresik, cucunya adalah Sunan Ampel. Cicitnya adalah Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Serta Sunan Giri, dan Sunan Gunung Jati. Sedangkan Sunan Muria dan ayahnya, Sunan Kalijaga, adalah keturunan dari adik Syaikh Jumadil Kubro yang juga berdakwah bersama beliau.

“Ini waliyullah yang sangat berjasa menyebarkan agama kita di Nusantara. Islam yang rahmatan lil’alamin. Anak keturunannya pun menjadi para wali dan raja-raja di Nusantara. Penuh barokah. Semangat perjuangannya harus kita lanjutkan,” tutur Habib Salim kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

Syaikh Jumadil Kubro mulai menyebarkan Islam di Nusantara pada masa Majapahit. Mulai Malaka, Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi telah tersentuh oleh dakwahnya.

Habib Salim juga mengajak umat Islam untuk meneladani perjuangan para waliyullah dalam mengamalkan ajaran Islam yang rahmatan lil’alamin di Bumi Nusantara.


Reporter : Randy Ferdi Firdaus

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Cak Imin Sebut Munas NU Titik Kebangkitan Suara Jokowi-Ma’ruf di Jabar

Liputan6.com, Jakarta – Nahdlatul Ulama (NU) menyelenggarakan musyawarah nasional alim ulama dan konferensi besar di pondok pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Banjar, Jawa Barat. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan momentum Munas ini menjadi titik suara capres 01 Jokowi dan Ma’ruf Amin melonjak.

Cak Imin berdalih, Banjar adalah pusat NU di Jawa Barat. Dia pun berharap bisa berkembang seperti NU di Jawa Timur.

“Jadi kalau Banjar ini sebagai tempat pijaknya kemajuan NU Jawa Barat, insyaAllah Jawa Barat, Kiai Ma’ruf, Amin,” kata Cak Imin saat memberikan sambutan, Rabu (27/2).

Munas dihadiri cawapres Ma’ruf Amin dan petahana Jokowi yang membuka acara selaku Presiden RI. Munas bakal ditutup pada Jumat 1 Maret 2019 oleh Wapres Jusuf Kalla.

Cak Imin mengaku dibisiki saat ini suara di Jawa Barat masih sedikit mengkhawatirkan. Maka itu, kepada pengurus ranting NU di Jawa Barat yang hadir dalam Munas, dia berharap pidato Ma’ruf Amin membuat mesin NU makin panas

“Sehingga insyaAllah seluruh mauidhoh (pesan peringatan) yang disampaikan kiai Ma’ruf itu akan mewujudkan kebangkitan NU Jawa Barat,” kata dewan penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu.

“InsyaAllah pascamunas ini Jawa Barat kiai Ma’ruf, Amin,” pungkasnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Jaga NKRI, Rais Aam PBNU Harap 10 Juta Warga NU Berkumpul di DKI

Banjar – Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengajak warga dan pengurus NU mengevaluasi metode gerakan Nahdlatul Ulama menghadapi perubahan zaman. Hal ini disebabkan perubahan zaman yang penuh dengan persaingan yang ketat di era Revolusi Industri.

Selain itu, Miftachul menyinggung usia NU yang hampir satu abad. Ia berharap nantinya pada tanggal 16 Rajab, sebanyak 7-10 juta warga NU memenuhi Jakarta.

“Kita hampir satu abad. Kalau usia Masehi memang 93 tahun. Tapi usia Hijriah sudah 96 tahun. Insyaallah 16 Rajab sebagai hari Hijriah Nahdlatul Ulama, kami harapkan nantinya Jakarta bisa dipenuhi oleh keluarga nahdliyin dan nahdliyah tidak kurang 7-10 juta kita harapkan,” ujar Miftachul dalam khotbahnya di acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat, Rabu (27/2/2019).

Miftachul ingat, pada saat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memimpin PBNU, sebanyak 2 juta warga NU berkumpul di Jakarta. Terkait rencana berkumpulnya warga NU, Miftachul menyebut sudah meminta izin kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Di zaman Gus Dur, saat beliau memimpin PBNU, Parkir Timur dipenuhi kurang-lebih 2 juta warga nahdliyin-nahdliyah. Kami sudah matur (bilang) kepada Bapak Presiden, di sana tidak akan ada pidato politik. Hanya mengatakan jaga NKRI,” ucap Miftachul.

Berkumpulnya warga NU di Jakarta dimaksudkan untuk menjaga keutuhan NKRI. Miftachul menjamin tidak akan ada pidato politik pada acara itu.

“Jangan coba-coba mengganggu, mengusik NKRI. Statement itulah jadi maknawiyah nantinya dan, insyaallah, Allah akan menjaga negara kita yang tercinta ini,” katanya.

Acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini turut dihadiri Presiden Jokowi. Jokowi berkesempatan membuka munas ini.
(dkp/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Inilah Doa Syahrini Jelang Pernikahan

Liputan6.com, Jakarta – Syahrini dan Reino Barack telah menjadi pasangan suami istri pada, Rabu (27/2/2019) pagi. Dihadiri oleh keluarga dan para sahabat, pesta pernikahan mereka digelar di Masjid Camii, Tokyo, Jepang.

Sehari sebelum menikah, Syahrini masih tampak santai di hotel tempat ia menginap. Bahkan, ia masih sempat mengunggah foto di Instagram sambil memamerkan wajahnya tanpa riasan sama sekali.

Berpose duduk di tepi jendela, Syahrini tampak sedang memandang sesuatu. Ia tak memberikan banyak keterangan pada foto tersebut di Instagram. Hanya sapaan selamat pagi yang ia tuliskan.

Setelah foto tanpa riasan, Syahrini kembali mengunggah kabar baru di Instagram. Kali ini, ia menyampaikan doa lewat keterangan yang ia tulis.

2 dari 3 halaman

Mengikut Garis Hidup

Melangkah Mengimani Ketetapan Allah Swt,Takdir Yang Sudah Allah Swt Gariskan Dalam Hidupku! #PrincesSyahrini,” tulisnya.

Tampak dalam keterangan foto Syahrini tentang masa depannya, ia mengikuti garis hidup dari Tuhan kepadanya saat ini, termasuk soal jodoh.

3 dari 3 halaman

Jarang Mengunggah

Pada unggahan kali ini, Syahrini tidak mengunggah apapun di Instagram Story. Memang sudah beberapa waktu belakangan, Syahrini jarang memperbarui apapun di Instagram Story.

Syahrini sempat memberikan alasan mengapa ia jarang mengunggah di Insta Story. Menurut penyanyi yang akrab disapa dengan nama Incess ini, ia melakukan itu agar lebih banyak fans yang menonton channel Youtube-nya.

(Penulis: Wulan Noviarina/Kapanlagi.com)

Kasihan! Mobil Roy Suryo Kena Imbas Ricuh di Depan Acara Prabowo di DIY

Jakarta – Acara Prabowo Subianto Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri DIY-Jateng di Grand Pacific Hall, Sleman sempat diwarnai kericuhan di luar gedung. Mobil kader Partai Demokrat Roy Suryo pun menjadi salah satu korbannya.

“Betul mas (mobil kena imbas kericuhan),” ujar Roy Suryo saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/2/2019).

Padahal, kata Roy, dia tidak hadir dalam acara tersebut. Mobilnya juga terparkir rapi di dalam rumahnya.

“Kasihan (mobilnya), nggak salah apa-apa, parkir dalam rumah sendiri, e..e..Kaca Belakangnya kena lemparan liar gerombolan yang mengejar gerombolan lainnya,” katanya.

“Kebetulan saya malah sedang di RS Panti Rapih, menunggu istri pasca operasi kantong empedu dan usus buntu kemarin,” imbuh Roy.

Roy berharap kejadian yang terjadi pada dirinya tidak menimpa warga lainnya. Apalagi sampai melukai seseorang.

“Selaku warga asli Jogja saya berharap kejadian yang menimpa (mobil saya di dalam rumah) tadi semoga tidak mengenai pihak lain, apalagi menyangkut jiwa seseorang,” ujar Roy.

Kasihan! Mobil Roy Suryo Kena Imbas Ricuh di Depan Acara Prabowo di DIYFoto: Situasi di depan rumah Roy Suryo (Dok. Roy Suryo)

Roy meminta semua pihak untuk tidak terpancing emosi. Dia juga meminta semua pihak, baik pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengedepankan pemilu damai.

“Mari kita jaga suasana menjelang 17 April 2019 besok, kita toh sama-sama bersaudara, jangan hanya gara-gara beda pilihan jadi masyarakat yang dikorbankan. Semoga anak-anak ini diberi hidayah oleh Allah SWT dan mendapat jalan terang dariNya,” katanya.

Kericuhan itu tepatnya terjadi di luar gedung atau tepatnya di pinggir Jalan Magelang Km 4,5. Bahkan, polisi terpaksa mengacungkan senjata laras panjang dan mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau gesekan.

Kericuhan terjadi saat acara yang dihadiri oleh capres nomor urut 02, Prabowo itu berlangsung pada siang tadi. Informasi yang dihimpun, ada dua orang yang belum diketahui identitasnya, membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf Amin di tengah massa pro Prabowo di luar Grand Pacific Hall.

Keduanya langsung dikejar massa pro Prabowo sebelum akhirnya bisa diamankan polisi yang berjaga di lokasi acara Prabowo tersebut.

“Tadi ada dua orang bawa spanduk Jokowi-Amin, dikejar,” kata Aji, salah seorang warga, Rabu (27/2/2019).
(mae/van)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>