Kemenpora Ungkap Kriteria Ketua Umum PSSI Baru

Liputan6.com, Palembang – Setelah mundurnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih menunggu siapa yang akan duduk di jabatan ini.

Menurut Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto, ada beberapa kriteria yang diharapkan bisa menduduki jabatan Ketua PSSI tersebut. Di antaranya mempunyai integritas tinggi dan waktu yang cukup untuk mengurus PSSI.

“Memang betul-betul tidak ada kepentingan apapun, yang penting mengurus bola saja. Dia nyambi sebagai apapun boleh,” usai jadi narasumber di acara Dialog Nasional Mengelola Even Olahraga, di Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Kamis (21/2/2019).

“Yang penting jangan sampai kejadian seperti Edy. Dia ada di Medan, kantor PSSI di Jakarta. Itu sangat merepotkan,” ujarnya.

Dia meyakinkan bahwa Kemenpora tidak akan menunjuk siapapun untuk mengisi kekosongan Ketua PSSI. Yang mengikuti bursa calon Ketua PSSI harus sesuai statuta PSSI, yaitu minimal sudah lima tahun berkecimpung di dunia sepakbola.

PSSI juga akan dibantu oleh seluruh kementrian dalam pengelolaan olahraga sepakbola. Hal ini dikuatkan dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2019.

Inpres yang ditandatangani Presiden Joko Widodo tanggal 25 Januari 2019 ini, memuat tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional (PPPN).

Menurutnya, urusan persepakbolaan Indonesia itu bisa dikelola bersama-sama, tidak hanya oleh PSSI saja. Apalagi saat perancangan dan penandatanganan inpres, perwakilan PSSI juga hadir.

“Ini bukan berarti pemerintah akan mendominasi, tidak. Karena yang diatur di inpres itu bukan pemain elit, tapi atlit junior,” katanya.

Beberapa kementrian yang bisa membantu PSSI diantaranya Kementrian PU PERA yang bisa bertanggungjawab membangun stadion sepakbola. Lalu Kementrian Ristekdikti yang bisa meriset sport science, serta Kementrian Keuangan (Kemenkeu) yang bisa menyediakan dana segar.

2 dari 2 halaman

Mafia Bola

Terkait tentang kasus mafia bola yang menjerat PSSI, Gatot kembali menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak ada intervensi. Dirinya pun mengaku ikut diperiksa Satgas Antimafia Bola pada tanggal 26 Desember 2018.

“Waktu itu pertanyaan saya ke penyidik, kalau (kasus) ini serius tidak. Jangan seperti yang sudah-sudah. Sehari setelah itu ada yang ditangkap di Halim,” ujarnya.

Keseriusan Satgas Antimafia Bola ini didukung penuh oleh Kemenpora. Namun mereka tetap mengingatkan ke PSSI, agar kasus ini tidak disampaikan ke FIFA.

“Kami wanti-wanti, takut PSSI melaporkan ke FIFA, saya bilang jangan adu ke FIFA. Alhamdulilah PSSI declear KLB. Akan diadakan di kota mana atau kapan, itu urusan PSSI,” ungkapnya.

3 Cara Memblokir FB Sendiri Permanen atau Semetara, Mudah dan Cepat

Liputan6.com, Jakarta Facebook (FB) adalah salah satu media sosial paling populer. Tak bisa dipungkiri, hampir semua orang terkoneksi di jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg tersebut. Berbagai fitur di Facebook memang memudahkan kita untuk keep-in-touch lagi dengan teman lama, keluarga jauh, atau teman-teman dekat di sekitar kita. 

Namun, sejak munculnya soal kebocoran data di Facebook. Di AS, data privasi pengguna Facebook dibocorkan dan disalahgunakan untuk mempengaruhi suara politik dari masyarakat, dan akan berimbas besar ke hasil pemungutan suara di Pemilu Presiden 2016 lalu. Tentu ini adalah sesuatu yang mencoreng nilai demokrasi.

Parahnya, Facebook menyatakan ada 10 negara yang disinyalir datanya disalahgunakan oleh Cambridge Analytica, dan di antara daftar tersebut ada Indonesia. Namun kini Facebook tak lagi semenyenangkan dulu. Banyak hal yang membuat makin lama kita makin malas berjejaring lagi di Facebook.

Sudah banyak kampanye bergulir untuk memboikot Facebook, senada dengan tagar #DeleteFacebook yang telah jadi tren global. Menghapus akun Facebook pun telah dilakukan oleh banyak sekali pengguna di seluruh belahan dunia.

Setelah melihat perkembangan Facebook saat ini apakah kamu masih ingin menggunakan Facebook?

Apakah kamu ingin tahu cara memblokir akunmu Facebook sendiri baik sementara atau permanen? Berikut liputan6.com rangkum cara memblokir FB sendiri baik secara permanen atau sementara.

2 dari 4 halaman

A. Cara memblokir FB sendiri ‘permanen’ lewat PC atau Laptop

Umumnya cara memblokir akun Facebook secara permanen ini akan memakan waktu selama 14 hari hingga 90 hari, tergantung banyaknya pos yang kamu kirim di Facebook selama kamu jadi pengguna.

Untuk lebih aman, kamu juga disarankan untuk ‘download copy’ atau unduh salinan berbagai pos di Facebook kamu mulai dari kiriman Wall personal, foto, dan profil. Caranya, tinggal masuk ke menu pengaturan, lalu pilih “unduh salinan” yang berada di paling bawah, lalu klik “unduh arsip”.

Ini cara memblokir FB sendiri permanen lewat PC atau Laptop.

1. Buka browser kamu dan login pada halaman Facebook seperti biasa. Lanjut dengan mengunjungi halaman berikut ini https://www.facebook.com/help/delete_account.

2. Di sini kamu bisa melihat halaman yang terbuka berdasarkan link yang telah disebutkan sebelumnya. Klik tombol Hapus Akun Saya.

3. Setelah itu akan muncul konfirmasi untuk mengisi password dan kode yang disediakan. Setelah kamu mengisi keduanya, klik tombol OK. Bagian ini akan mengonfirmasi jika kamu benar-benar ingin memblokir FB sendiri secara permanen.

4.  Jika kamu sudah yakin, klik OK. Akun kamu sudah berhasil diatur dalam perintah pemblokiran.

5.  Kemudian, akan terdapat informasi yang diberikan oleh Facebook atau pemberitahuan bahwa kamu masih dapat membatalkan tindakan pemblokiran akun Facebook kamu.

6.  Caranya dengan login ke Facebook seperti biasa dalam kurun waktu 14 hari ke depan. Jika kamu tidak login sama sekali selama 14 hari tersebut maka akun Facebook kamu akan diblokir  secara permanen atau selamanya.

7.  Setelah melakukan langkah di atas, Facebook otomatis mengembalikan ke halaman awal sebelum login.

3 dari 4 halaman

B. Cara memblokir FB sendiri ‘sementara’ lewat PC atau Laptop

Bagi kamu yang berencana untuk memblokir akun FB hanya untuk sementara waktu. Berikut langkah-langkah yang harus kamu ikuti.

1.  Buka browser pada PC atau Laptop. Lalu login akun Facebook yang akan kamu blokir.

2.  Pada halaman Beranda, klik tanda panah bawah di akhir menu dan kemudian pilih pengaturan.

3.  Kemudian kamu akan mendapati halaman Pengaturan Umum Akun dan Klik Edit pada bagian Kelola Akun.

4.  Setelah itu akan muncul pengaturan di bawah Kelola Akun. Pada bagian Nonaktifkan akun kamu, klik tulisan Nonaktifkan akun kamu yang berwarna biru.

5.  Langkah selanjutnya adalah kamu kamu harus memberi alasan menonaktifkan akun Facebook. Kamu bisa memiliih bermacam alasan dan setiap alasan yang kamu pilih, jangan lupa untuk menjelaskannya pada kolom yang ada tulisan harap jelaskan lebih lanjut.

6. Kamu juga dapat mencentang bagian tolak email, jika kamu tidak ingin ada inbox yang masuk ke email kamu dari Facebook nantinya. Kemudian, klik tombol Tutup.

7. Kemudian akan muncul kotak dialog yang akan meverifikasi kamu kembali. Jika yakin untuk menonaktifkan akun Facebook kamu, klik tombol nonaktifkan Sekarang.

8. Selanjutnya ini akan terlihat info bahwa akun Facebook kamu telah berhasil dinonaktifkan sementara.  Namun, untuk mengaktifkannya kembali, Anda bisa login seperti biasa.

4 dari 4 halaman

C. Cara memblokir FB sendiri lewat Hp Android

Nggak jauh berbeda dengan PC/laptop, cara memblokir facebook sendiri melalui aplikasi dan browser di Android juga bisa kamu dilakukan.

1. Buka aplikasi Facebook pada Android kamu, dan login. Klik pada menu tiga garis horizontal.

2. Lakukan scrolling ke bawah, pilih Settings & Privacy.

3. Pilih Account Settings.

4. Klik opsi General.

5. Klik Manage Account.

6. Klik Deactivate untuk menonaktifkan akun.

7. Pilih alasan menonaktifkan akun sementara. Jangan lupa untuk mengisi alasannya pada kolom yang tersedia di bawah opsi.

8. Centang untuk menolak email dari Facebook dan klik tombol Deactivate.

9. Akun kamu sudah berhasil dinonaktifkan sementara.

10. Klik OK untuk keluar dari akun.

Cerita Lagu Boneka Abdi Mendadak Populer sebagai Pemanggil Arwah

Liputan6.com, Bandung – Mendengarkan lagu bagi sebagian orang adalah cara menghibur diri atau menghilangkan bosan. Di sisi lain, lagu yang sudah familiar di telinga ternyata ada beberapa yang dikaitkan dengan kejadian aneh atau misterius.

Bagi yang bermukim di daerah Jawa Barat, tentu hafal dengan lagu “Boneka Abdi”. Mengingat lagu “Boneka Abdi” sudah ada sejak lama, hingga saat ini lagu tersebut masih kerap dinyanyikan oleh banyak orang, terutama anak-anak.

“Boneka Abdi” dibawakan dengan bahasa Sunda. Liriknya sebagai berikut: “Abdi teh ayeuna gaduh hiji boneka. Teu kinten saena sareng lucuna. Ku abdi di erokan, erokna sae pisan. Cing mangga tingali boneka abdi”.


Jika diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya begini: Saya sekarang punya sebuah boneka. Tak terkira bagus dan lucu. Saya pakaikan rok, roknya pun bagus. Ayo silakan lihat boneka saya.

Sekilas tak ada yang mengerikan dari lagu anak-anak tersebut. Bahkan, nyaris tidak ada hal yang menyeramkan yang dikandung dari lirik lagunya. Makna lagunya pun cenderung riang dan gembira.

Lalu, dari mana unsur kemistikan lagu “Boneka Abdi” berasal?

Pada awalnya, lagu ini mulai jadi lagu menyeramkan kala muncul dalam film Jelangkung (2011) sebagai latar kedatangan hantu suster ngesot. Lagu tersebut semakin populer setelah dijadikan soundtrack dalam film horor berjudul Danur (2017).

Seperti diungkapkan penyanyi dan penulis Risa Saraswati saat membuat lagu Story of Peter yang bercerita tentang sahabat hantu. Untuk diketahui, Story of Peter merupakan sebuah album musik perdana milik Sarasvati yang merupakan sebuah projek solo Risa yang dirilis pada tahun 2011.

“Bukan berniat menakuti, tapi pada masanya lagu ini konon memang digemari oleh anak-anak Belanda yang dulu pernah tinggal di Hindia Belanda atau sekarang bernama Indonesia,” kata Risa dalam blog-nya.

Selain itu, Risa sendiri mengaku ia pernah membawakan “Boneka Abdi” di atas sebuah panggung di Bandung bersama band Sarasvati. Menurut dia, pengunjung ketakutan mendengar lagu tersebut.

Kepopuleran lagu “Boneka Abdi” semakin meningkat seiring rilisnya film horor berjudul Danur yang disutradarai oleh Awi Suryadi di tahun 2017. Ceritanya pun diangkat dari sebuah novel misteri karangan dari Risa dengan judul Gerbang Dialog Danur.

Film ini mengisahkan tentang seorang perempuan bernama Risa yang mempunyai kemampuan indigo. Dari situ, ia bisa melihat hal-hal gaib yang tidak bisa dilihat orang lain. Risa sendiri bersahabat dengan lima hantu anak anak Hindia Belanda yang meninggal saat pendudukan Jepang. Kelimanya, yaitu Peter, Hans, Hendrick, William, dan Johnsen.

Barangkali setelah dijadikan soundtrack film Danur, lagu ini berubah menjadi cukup mencekam jika dinyanyikan sendiri. Hal itu mengingat dalam film tersebut dijadikan lagu pemanggil hantu atau arwah.

2 dari 3 halaman

Lagunya Berasal dari Eropa

Terlepas dari ada atau tidaknya unsur mistik, lagu “Boneka Abdi” memang memiliki sejarah sebab lagu tersebut berasal dari Jerman.

Judul lagu aslinya adalah “Hanschen Klein”, sebuah lagu rakyat tradisional Jerman dan lagu anak-anak yang berasal dari periode Biedermeier dari abad ke-19. Bahkan, saking populernya, lagu tersebut akhirnya dibuat versi bahasa Inggris sebagai “Little Hans”.

Beberapa sumber menyebutkan, lagu yang satu ini sering dinyanyikan oleh para penjajah Hindia Belanda saat berada di Indonesia.

Singkat cerita, para penduduk pribumi terutama kaum ibu sering menyanyikannya untuk menghibur anak-anak mereka dengan lagu tersebut karena mereka sering mendengar dari majikannya.

Dalam versi bahasa Jerman, lagu ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bernama Hans yang berpetulang mengelilingi dunia. Berbeda dengan versi bahasa Sunda yang malah menceritakan tentang sebuah boneka lucu.

Kemiripan dari kedua lagu tersebut hanyalah dalam nadanya. Sedangkan, lirik dan judulnya sangat berbeda. Berikut lirik dari judul “Hanschen Klein”.

Habschen klein ging allein, in die weite Welt hinein

Stock und Hut stehn ihm gut, ist gar wohlgemut

Doch die Mutter weinet sehr, hat ja nun kein Hanschen mehr

Da besinnt sich das Kind kehrt nach Haus geschwin.

Sedangkan dalam versi bahasa Inggris yaitu:

Little Hans went alone, out into the wide world

Staff and hat suit him well, he is in good spirits

But his mother cries so much, for she no longer has little Hans

Look! the child changes his mind, and returns quickly home.

3 dari 3 halaman

Cerita Rakyat

Retty Isnendes dari Departemen Pendidikan Bahasa Sunda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengatakan, lagu “Boneka Abdi” merupakan produk Kakawihan. Kakawihan merupakan salah satu bentuk folklor lisan hasil kebudayaan lama masyarakat Sunda.

Kakawihan ini sering dikaitkan dengan kaulinan barudak urang Sunda, artinya bahwa kakawihan tidak terlepas dari sebuah nyanyian yang sering dibawakan pada permainan anak-anak masyarakat Sunda.

“Faktanya, lagu “Boneka Abdi” ini sudah ada sejak saya masih anak-anak usia lima tahun dan sering dinyanyikan oleh orangtua kepada anak-anaknya,” kata Retty sambil menambahkan lagu tersebut bermaksud untuk menghibur anak-anak.

Lebih jauh Retty mengungkapkan, lagu “Boneka Abdi” pernah diteliti asal muasalnya. Jika dilihat dari kalimat yang dipakai dalam lagu tersebut, sangat besar kemungkinan pengarang lirik lagu ini berasal dari Priangan.

“Dapat disimpulkan lagu tersebut diciptakan seniman Priangan. Karena liriknya menggunakan undak-usuk (tingkatan bahasa Sunda) yang halus,” ucapnya.

Meski lagu aslinya berasal dari Jerman, lagu “Boneka Abdi” sudah menjadi folklor di masyarakat. Hal itu diperkuat dengan keberadaan lagu tersebut yang sudah dinyanyikan lebih dari satu generasi.

“Kemungkinan ada produk budaya yang dibawa dari luar jika diketahui pembawanya. Untuk pembawanya siapa memang belum ada penelitiannya. Akan tetapi sudah kadung populer dan sampai ke tanah Sunda,” kata Retty.


Simak video pilihan berikut ini:

Ini Faktor Indonesia Bisa Bubar dan Berjaya Menurut Mahfud Md

Liputan6.com, Jakarta – Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan kegiatan Jelajah Kebangsaan 2019. Menurut Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD, tujuan utama kegiatan ini adalah mengingatkan rakyat soal sejarah Indonesia sebagai bangsa yang bersatu.

Gerakan tersebut diakuinya sudah dimulai sejak Januari 2019 dan bekerjasama dengan PT KAI. Acara yang digelar dalam rangka merawat Kebhinekaan itu diselenggarakan di setiap stasiun kereta mulai dari Merak hingga Banyuwangi.

Sejumlah narasumber berbeda akan mengisi dialog kebangsaan di setiap stasiun yang disnggahi. Seperti Mahfud MD, putri pertama Gus Dur yakni Alissa Wahid, Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Romo Benny Susetyo, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, hingga Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus.

Salah satu dialog yang diselenggarakan adalah upaya menyongsong Indonesia emas pada 2045.

Mahfud sempat menyampaikan, bangsa Indonesia selama ini mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan demokrasi. Untuk itu, tidak mustahil pada 2045 nanti akan menjadi tahun kejayaan Indonesia.

Meski begitu, Mahfud juga menyebut jika bisa saja Indonesia bubar. Terlebih menurutnya, ada empat faktor yang menjadi penyebab suatu negara runtuh.

Berikut pernyataan-pernyataan Mahfud MD tentang Indonesia saat Gerakan Suluh Kebangsaan yang dihimpun Liputan6.com:

2 dari 4 halaman

1. Indonesia Berjaya 2045

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud Md menyampaikan, bangsa Indonesia selama ini mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan demokrasi. Untuk itu, tidak mustahil pada 2045 nanti akan menjadi tahun kejayaan Indonesia.

“Saat ini pemerintah mencanangkan 2045 adalah kejayaan Indonesia. 100 tahun merdeka, Indonesia akan jaya,” tutur Mahfud di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 18 Februari 2019.

Menurut Mahfud, semua akan berjalan lancar jika seluruh instrumen potensi di negeri ini terintegrasi dengan baik. Indonesia akan menjadi salah satu dari tiga negara besar dunia 26 tahun lagi dari sekarang.

“Kita punya semua modal dasar untuk itu. Kebhinekaan, sumber daya alam, demografi, semua bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya,” jelas dia.

3 dari 4 halaman

2. Indonesia Bisa Bubar

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud Md mengaku gerah dengan adanya gejala perpecahan masyarakat khususnya dalam momen Pilpres 2019. Terlebih, muncul juga pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa tidak lama Indonesia akan runtuh.

“Kami berkeliling, keberagaman dijadikan alat pemecah. Kita diskusikan. Ada yang mengatakan Indonesia akan bubar padahal pemerintah punya program terencana, 2045 Indonesia akan jadi negara maju terbesar ketiga atau keempat di dunia. Itu Indonesia emas,” tutur Mahfud dalam dialog kebangsaan di Stasiun Purwokerto, Selasa, 19 Februari 2019.

Menurut Mahfud Md, bisa saja Indonesia bubar. Terlebih, ada empat faktor yang menjadi penyebab suatu negara runtuh.

“Prosesnya ada empat, pertama manakala pemerintah terjebak dalam keadilan penegakan hukum. Disorientasi,” kata dia.

Dari penyebab pertama itu, akan merembet ke faktor selanjutnya yakni kedua, ketidakpercayaan masyarakt akan penegakan hukum tersebut. Rakyat akan menganggap itu hal yang menjadi mainan pemerintah.

“Ketiga, pembangkangan. Gerakan radikal itu mengajak orang-orang yang merasa jenggel dengan tiga faktor ini. Makanya gerakan radikal ini banyak pengikutnya,” kata mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) itu.

Faktor keempat maka terjadinya perpecahan atau disintegrasi. Keseluruhannya menjadi rangkaian bom waktu penghancur suatu negara.

“Mumpung masih pemilu, mari kita gunakan momentum pembaharuan. Siapapun yang terpilih, jadikan untuk memperbaiki baik hukum, ekonomi. Agar tidak terjadi disintegrasi. Indonesia emas akan terjadi kalau itu dilakukan,” Mahfud menandaskan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sebut Tukang Bohong Calon Ahli Neraka, Ma’ruf: Terkait Maraknya Hoax

Makassar – Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin menyebut seorang yang tukang bohong ialah calon penghuni neraka. Lantas siapa yang disindir oleh Ma’ruf Amin?

“Itu dikaitkan dengan maraknya hoax ini kan sikap orang-orang yang ingin memperjuangkan pahamnya, keinginannya tanpa dia itu, apa namanya itu, menggunakan cara-cara yang benar, cara yang demokratis, konstitusional, cara yang santun yang tidak menimbulkan kegaduhan,” kata Ma’ruf Amin di sela-sela kunjungannya di Makassar, Sulsel, Rabu (20/2/2109).

Tanpa menyebut secara jelas siapa pihak yang dimaksud pembohong itu, Ma’ruf Amin lantas mengatakan bahwa hal ini berkaitan dengan berita-berita hoaks yang marak beredar di masyarakat.
“Nah karena itu perlu dicegah hoax-hoax ini dengan adanya gerakan antihoax dan menurut agama kebohongan itu membawa kepada perbuatan menyimpang,” kata dia.

“Dan perbuatan menyimpang itu membawa orang masuk neraka, berarti kebohongan itu adalah menyeret orang masuk neraka. Karena itu jangan ada menggunakan hoax sebab orang yang membuat hoax itu calon ahli neraka,” sambungnya.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin menyebut para pembohong adalah calon ahli neraka. “Kebohongan membawa ke neraka dan tukang bohong calon ahli neraka,” kata Ma’ruf Amin dalam sambutannya di acara Dialog Kebangsaan di Makassar.

Ma’ruf juga menyebut bahwa salah satu sifat yang tercela adalah menyebarkan hoax dan fitnah ke masyarakat. Bahkan, meski seseorang memiliki niat yang baik tetapi jalan yang ditempuh salah maka hal itu juga tidak boleh.

“Tidak boleh dengan cara berbohong. Tidak boleh,” tegas dia.

Dikatakannya, penyebaran hoax dan fitnah akan berefek pada rusaknya watak masyarakat. Padahal saat ini, kata dia, pemerintah terus berupaya membangun karakter bangsa dengan baik dan hal itu tertuang dalam program Presiden Jokowi, yaitu revolusi mental.

“Kita berjuang dengan santun dan jujur dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” ujar dia.
(fiq/gbr)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kutip Hadist, Ma’ruf Ingatkan Ganjaran Bagi Para Penebar Hoaks

Liputan6.com, Jakarta – Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan menyebar atau membuat hoaks akan sangat berbahaya bila telah menjadi sebuah kebiasaan. Menurut Ma’ruf, hal itu akan sangat berdampak buruk bagi masa depan bangsa bila telah menjadi budaya. 

“Hoaks ini dan fitnah ini, kalau sudah jadi watak bangsa ini bahaya sekali. Mengembalikannya tidak mudah,” ucap Ma’ruf Amin saat menghadiri acara dialog nasional keagamaan dan kebangsaan,  di Makassar,  Sulawesi Selatan, Rabu (20/2/2019).

Dia mengingatkan hoaks atau kebohongan itu akan melahirkan sebuah tindakan yang membahayakan. Ma’ruf pun mengutip sebuah hadist yang menyebut ganjaran berat bagi para pelaku penyebar atau pembuat hoaks. 

“Ada hadist berkata, hati-hati kamu jangan berbohong. Karena berbohong itu akan membawa kepada penyelewengan. Dan penyelewengan itu akan membawa kepada neraka. Jadi, bohong itu adalah merupakan calon ahli neraka,” ucap cawapres nomor urut 01 itu. 

 

2 dari 2 halaman

Dijauhi Hoaks

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini, mengingatkan agar seluruh umat dijauhi dari perbuatan tercela. Termasuk menjauhi dari hoaks.

“Kita harus membersihkan hati dari sifat-sifat tercela. Salah satu sifat tercela ini, hoaks ini. Kan sudah jelas itu. Bohong membawa kita ke neraka, tukang bohong calon ahli neraka,” tukasnya.

Dia juga berpesan dengan menjauhi hoaks itu maka membuat bangsa menjadi lebih baik. Jangan sampai dibiarkan.

“Kalau dibiarkan itu, membangun bangsa rusak yang tidak berkarakter,” pungkasnya.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Mahfud Md Ungkap Prosedur Mustahil Ahok Jadi Wapres Gantikan Ma’ruf Amin

Liputan6.com, Semarang – Gerakan Suluh Kebangsaan menggelar kegiatan dialog di Stasiun Solo Balapan, Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Mahfud Md yang merupakan ketua gerakan tersebut menemukan banyaknya masyarakat daerah yang percaya berita bohong atau hoaks terkait Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akan menggantikan posisi cawapres Ma’ruf Amin.

“Saya tadi malam pulang, karena Yogya, malam saya jalan-jalan ke masjid. Di tengah masyarakat, berita hoaks diterima, dianggap sesuatu yang benar. Waktu dulu ada, ‘Pak, pemilu enggak ada gunanya karena sudah dicoblos tujuh kontainer. Kita ya enggak percaya tapi di kampung-kampung itu percaya’. Ada ‘Pak, itu kiai Ma’ruf Amin bakal diganti Ahok’. Mereka percaya semua, beda dengan kita,” tutur Mahfud di lokasi, Rabu (20/2/2019).

Dia menjelaskan, sejatinya secara prosedural pun mustahil Ahok bisa mengambil posisi cawapres Ma’ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 2019. Apalagi menggantikan saat sudah terpilih.

“Sekarang secara teknis, 60 hari sebelum pemungutan suara dilarang ada pergantian, termasuk ada halangan tetap. Dalam UU, seumpama belum 60 hari kalau mengundurkan diri, itu dihukum 5 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar,” jelas dia.

Lebih lanjut, syarat untuk menjadi presiden dan wakil presiden adalah tidak pernah dihukum dengan ancaman penjara 5 tahun atau lebih.

“Di situ saja Pak Ahok udah enggak bisa. Masih ada yang kompori. Setahun (Ma’ruf menjabat wapres) diganti Ahok, enggak bisa juga sesuai UU MD3. Sama dengan pemilu dan itu semua hoaks. Mari kita bicara ikatan kebangsaan jangan memecah belah seperti itu, berbahaya,” Mahfud menandaskan.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mahfud Md: Ada Produsen Hoaks yang Ingin Rusak Pemilu

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md mengatakan ada produsen hoaks atau berita bohong yang ingin membuat Pemilu 2019 seolah-olah tidak kredibel di mata masyarakat.

“Ada gerakan-garakan yang memang tujuannya mengacau, misalnya produsen-produsen hoaks yang selalu memproduksi berita-berita yang salah, bohong dan meresahkan sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemilu,” kata Mahfud seusai Dialog Kebangsaan dengan tema “Merawat Patriotisme, Progresifitas, dan Kemajuan Bangsa” di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Selasa, 19 Februari 2019 malam.

Mahfud menduga gerakan memproduksi hoaks itu berlangsung secara terorganisasi yang hanya bertujuan mengacau. Sebab meski telah berulang kali diluruskan namun informasi bohong tetap disebarkan kepada masyarakat.

“Meskipun sudah dibenarkan itu dikeluarkan terus sehingga rakyat kecil lama-lama mulai percaya,” kata dia.

Ia mencontohkan informasi bohong yang tetap disebarkan oleh produsen hoaks, di antaranya adalah informasi bahwa KPU sudah didikte atau telah menjadi alat dari kelompok politik tertentu.

“Itu buktinya apa? KPU menurut saya sekarang independen dan KPU bukan alat pemerintah tetapi alat kekuatan politik, wong KPU yang membuat DPR,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

Contoh lain, kata Mahfud, tentang tujuh kontainer surat suara yang dicoblos. Bahwa berita itu tidak benar, namun terus disebar luaskan. Hoaks lainnya, misalnya, lanjut Mahfud, ada informasi yang menyebutkan bahwa cawapres Ma’ruf Amin hanya dimanfaatkan untuk mendulang suara dan sebentar lagi akan digantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Padahal, menurut dia, sudah jelas bahwa sesuai Undang-Undang (UU) Pemilu penggantian calon presiden dan wakil presiden tidak diperbolehkan. Calon yang mengundurkan diri akan dihukum lima tahun penjara disertai denda Rp 50 miliar.

“Partai yang menarik pencalonannya juga hukumannya enam tahun penjara dengan denda Rp100 miliar. Misalnya dianggap berhalangan tetap tidak bisa karena di undang-undang 60 hari sebelum pemungutan suara tidak boleh ada penggantian meskipun itu berhalangan tetap,” kata dia.

Tidak berhenti di situ, kata Mahfud, muncul pula hoaks bahwa setelah Ma’ruf Amin menjadi wapres akan digantikan oleh Ahok. Hal itu tidak terjadi karena di dalam UU Pemilu sudah jelas mengatur bahwa yang boleh menjadi presiden dan wakil presiden adalah orang yang tidak pernah dihukum penjara lima tahun atau lebih.

“Nah itu sudah dijelaskan tetapi masih dikembangkan terus. Ini artinya ada produsennya, ada yang memproduk untuk membuat keresahan masyarakat terus menerus sehingga pemilu dirasa tidak kredibel,” kata Mahfud yang juga ketua Gerakan Suluh Kebangsaan.

2 dari 3 halaman

Tudingan Kampanye

Kegiatan Dialog Kebangsaan di Stasiun Tugu Yogyakarta merupakan episode kelima dari rangkaian Kegiatan Jelajah Kebangsaan yang dipimpin Mahfud MD.

Kegiatan itu sebelumnya berlangsung di Stasiun Merak, Gambir, Cirebon, dan Purwokerto.

“Ada yang usil bilang bahwa Gerakan Suluh Kebangsaan ini kampanye. Saya katakan terus terang bahwa kami datang memang untuk kampanye tetapi bukan untuk politik tertentu melainkan kampanye untuk kebangsaan,” kata Mahfud.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: