Di Era Jokowi, 24 Orang Meninggal karena Kebakaran Hutan

Jakarta – Sebagai petahana, Jokowi akan mempertahankan kinerjanya dalam Debat Capres. Salah satunya adalah soal isu lingkungan.

Jika melihat dari luasannya, kebakaran hutan dan lahan di era 1990-an mungkin jauh lebih besar dibanding yang terjadi di 2015. Pada 1994 karhutla menghanguskan 5-11 juta ha. Pada 1997-1998 menghanguskan 10-11 juta ha area kawasan hutan dan lahan.

Namun apa yang terjadi di 2015 dampaknya menimbulkan kerugian Rp 221 triliun dari sisi ekonomi, serta menyebabkan 24 orang meninggal dunia, 600 ribu lainnya terkena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Keberhasilan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla sejak 2016, hingga akhirnya menurunkan secara drastis jumlah titik api sampai 90 persen yang bakal jadi andalan Capres Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan, Teguh Surya sebagaimana dikutip detikcom dari Antara, Minggu (17/2/2019).
Sementara itu, Manajer Kampanye Keadilan Iklim Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yuyun Harmono justru mengatakan belum bisa memperkirakan bagaimana isu lingkungan akan bergulir dalam perdebatan capres mendatang.

“Terhadap petahana, tentu masyarakat lebih bertanya selanjutnya apa?. Namun jauh-jauh hari ternyata para aktivis dan pemerhati lingkungan pun sudah menyayangkan visi-misi Joko Widodo (Jokowi) –yang pada Pilpres 2019 berpasangan dengan Ma’ruf Amin– yang terlalu umum dibanding 2014,” kata Yuyun.

Adapun Prabowo Subianto, yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, juga tidak menjabarkan secara jelas di dalam visi-misinya. Hanya menyebut pemerintahan yang berwawasan lingkungan.

“Capres dengan nomor urut 2 ini belum sampai berbicara soal mengintegrasikan isu lingkungan pada rencana pembangunan nasional. Padahal Prabowo justru punya kesempatan lebih menjabarkan inovasi apa yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan lingkungan dibanding petahana,” kata Yuyun.

Bahkan, kabut asap disindir oleh para anggota dewan. Ketua DPR Setya Novanto dkk memakai masker saat sidang paripurna pada Oktober 2015.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *