Detik-detik Menyeramkan Dinosaurus Punah Dihantam Asteroid (I)

Jakarta – Kepunahan dinosaurus pada 66 juta tahun silam secara mendadak semakin terbukti karena ada terjangan asteroid. Belum lama ini, ilmuwan dari University of Texas berhasil mengungkap apa yang terjadi pada hari di saat asteroid itu menghujam dengan dahsyat.

Sebelumnya masih hipotesis, studi ini menemukan bukti skenario mengerikan itu benar terjadi, dengan meneliti bebatuan yang dahulu kala memenuhi kawah tempat hujaman asteroid pada 24 jam kemudian. Terkubur ratusan meter, dijumpai bebatuan yang sudah rusak dan meleleh, tapi tak terdapat mineral yang mengandung sulfur meski ada konsentrasi tinggi sulfur di sekitar.

Terindikasi, tabrakan asteroid menguapkan sulfur di bebatuan, kemudian terbentuk aerosol sulfate di atmosfer dan menyebabkan pendinginan temperatur dalam skala global. Diestimasi sedikitnya 325 miliar metrik ton sulfur dihasilkan sebagai imbas hantaman asteroid yang selain dahsyat juga mengakibatkan perubahan iklim.

Berikut detik-detik kejadian itu berdasarkan teori terbaru dari University of Texas yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences:

2 Hari Sebelum Hujaman Asteroid

66 juta tahun silam, di langit malam, mendadak tampak cahaya kecil yang cemerlang. Tidak terlihat bergerak cepat, tapi wujudnya semakin terang. Obyek itu rupanya adalah asteroid berukuran masif, selebar 14 kilometer dan melaju dalam kecepatan fenomenal.

Pada saat itu, di zaman yang disebut Cretaceous atau periode kapur, kehidupan di Bumi sudah berkembang pesat. Dinosaurus berkembang biak di banyak tempat, dengan beragam jenisnya.

(ke halaman selanjutnya) (fyk/fyk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *