Hasil Liga Italia: Milan Hantam Empoli 3-0

MilanAC Milan menuai hasil bagus di lanjutan Liga Italia. Rossoneri menghantam Empoli dengan skor meyakinkan tiga gol tanpa balas.

Milan menjamu Empoli di San Siro, Sabtu (23/2/2019) dini hari WIB, kubu tuan rumah langsung tampil menekan. Rossonerri sudah mampu membobol gawang Bartlomiej Dragovsky pada menit ke-10 lewat Lucas Paqueta.

Namun wasit menganulir gol tersebut usai berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR). Paqueta terlihat berada dalam posisi offside saat menyambar umpan Ricardo Rodriguez menjadi gol.

Di menit ke-21, Samu Castillejo mencoba peruntungannya lewat sepakan dari tepi kotak penalti. Upaya pemain asal Spanyol ini masih mampu ditepis Dragowsky.

Sepanjang babak pertama Milan mendominasi laga dengan penguasaan bola sebesar 60 persen dibanding 40 persen milik Empoli. Walau begitu mereka gagal mengkonversi hal tersebut menjadi gol. Ini membuat skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Milan tak lagi mengulangi kesalahan mereka di paruh pertama. Baru tiga menit laga kembali berjalan mereka sudah unggul melalui Krzysztof Piatek.

Gol pembuka Rossonerri di laga ini bermula dari kerja sama Frank Kessie dan Hakan Calhanoglu di sisi kanan. Nama terakhir lalu menyodorkan umpan menyusur tanah ke depan gawang Empoli. Piatek berada dalam posisi tepat kemudian menyontek bola tersebut menjadi gol.

Il Diavolo tak butuh waktu lama untuk menggandakan kedudukan. Hanya selang dua menit dari gol Piatek, Kassie menggentarkan jala Empoli.

Pemain Pantai Gading ini memanfaatkan umpan terobosan Samu Cestellijo dari sisi kanan. Sebelum ia menchip bola yang memperdayai Dragowski.

Sisi kanan benar-benar menjadi tumpuan serangan Milan di laga ini. Gol ketiga skuat asuhan Gennaro Gattuso kembali berawal dari posisi ini.

Bek kanan Rossonerri, Andrea Conti naik membantu serangan kemudian melepas umpan silang ke tiang dekat. Bola disambar Castillejo untuk mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-67.

Di sisa babak kedua tak ada gol tambahan dari kedua tim yang tersisa. Skor 3-0 untuk Milan menutup laga di San Siro.

Dengan kemenangan ini, Milan kini duduk di posisi keempat klasemen dengan raihan 42 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Inter Milan yang menempati posisi ketiga.

Sementara bagi Empoli kekalahan di San Siro membuat mereka tertahan di posisi ke-17 dengan 21 poin.

Susunan pemain

AC Milan : Donnarumma; Conti, Musacchio, Romagnoli, Rodríguez; Kessie, Bakayoko (Biglia 80′), Paqueta (Borini 69′); Castillejo,Calhanoglu, Piatek (Cutrone 69′).

Empoli : Dragowski; Veseli, Silvestre, Dell’Orco; Di Lorenzo, Krunic, Bennacer, Acquah (Ucan 66′), Pasqual (Pajac 74′); Farias (La Gumina 66′),Caputo.
(cas/cas)

Sulit ‘Kumpulin Nyawa’ di Pagi Hari? 10 Aktivitas Ini Bisa Membantu

Jakarta – Siapa yang masih sulit bangun di pagi hari atau malah memakan banyak waktu untuk ‘kumpulin nyawa’? Berlama-lama di tempat tidur setelah bangun bisa membuatmu kelelahan dan ngantuk seharian, lho.

Sebenarnya tak sulit untuk merasa segar di pagi hari dan terhindar dari rasa ngantuk. Dirangkum dari beberapa sumber, berikut 10 cara untuk membuatmu nggak berlama-lama ‘kumpulin nyawa’ di kasur:

1. Jangan tekan tombol snooze!

Kita terbiasa untuk menekan tombol ‘snooze’ saat alarm kita berbunyi di pagi hari dan melanjutkan tidur sejenak. Para ahli meyakini hal ini bisa mengganggu kemampuanmu untuk beraktivitas seharian.

Dikutip dari Health Line, kamu bisa mencoba trik 90-menit tidur dengan menyetel dua alarm. Satu alarm untuk 90 menit sebelum kamu ingin bangun, dan alarm satu lagi untuk waktu di saat kamu benar-benar ingin ‘melek’.

Teorinya adalah pada tidur selama 90 menit yang kamu lakukan sebelum alarm yang kedua akan menjadi satu siklus tidur penuh, sehingga membuatmu dapat terbantun setelah keadaan REM dan bukannya saat keadaan itu.

2. Minum segelas air putih

Hal paling simpel untuk dilakukan namun sering diabaikan. Minum segelas atau dua gelas air putih di pagi hari dapat membantu untuk mendorong metabolisme, membuang racun dan menghidrasi tubuh.

Selain itu, minum air putih juga bisa mencegahmu mengalami kelelahan karena dehidrasi. Kelelahan bisa memicu rasa kantuk, perubahan pada kemampuan kognitif, dan mengganggu mood-mu seharian.

3. Regangkan badan

Meregangkan tubuh bisa membangunkan otot-otot tubuh kita, melancarkan peredaran darah dan mengirimkan sinyak untuk tubuh segera bangun dan bersiap untuk menghadapi hari.

Kamu bisa melakukan latihan peregangan atau yoga, atau bahkan sekedar ‘ngulet’. Akan lebih baik jika merutinkannya setiap pagi.

4. Berjemur

Di masa kini, orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan di bawah sinar lampu. Luangkan waktu untuk berjalan-jalan di luar saat pagi hari dan biarkan sinar matahari terserap ke dalam kulit, menghangatkan tubuh dan untuk memicu produksi vitamin D di tubuh.

5. Basuh atau cuci muka

Masih mengantuk di pagi hari? Segera mandi bisa menjadi jawaban yang tepat. Namun kadang suasana dingin di pagi hari membuat kita enggan untuk mandi, bisa kamu ganti dengan mencuci atau sekadar membasuh muka dengan air dingin, agar menghantarkan sinyal perubahan temperatur pada tubuh.

Jika kamu bahkan tak mampu bangun dari tempat tidur, kamu bisa menaruh botol semprotan di dekat kasur yang bisa kamu jangkau dan semprotkan ke wajah saat kamu bangun tidur.

6. Sarapan

Sarapan sangat penting dan seharusnya tidak boleh dilewatkan. Dengan memakan makanan yang sehat, rasa kantuk dan mager alias malas gerak di pagi hari bisa berganti menjadi rasa segar dan lebih enerjik seharian.

Namun perlu diperhatikan, apa yang kamu makan di pagi hari dapat berdampak pada apa yang kamu rasakan selama berjam-jam. Cobalah memakan protein tanpa lemak, gandum, kacang dan buah dengan kandungan sedikit gula.

7. Hindari gula hingga makan siang

Sarapan dengan makanan bergula seperti minuman kopi dengan pemanis, kue dan sereal bisa menyebabkan kenaikan gula darah yang justru membuatmu merasa lelah nantinya.

Jika kamu ingin memakan sesuatu di pagi hari, perhatikan bagian label nutrisinya. Kamu bisa menggantinya dengan menyimpan apel, wortel dan buah jeruk sebagai alternatif sarapan.

8. Kurangi kopi

Kopi mungkin sudah menjadi ‘sarapan’ bagi sebagian besar orang. Walau memang kopi memiliki banyak manfaat kesehatan, meminumnya terlalu banyak di pagi hari bisa saja membuatmu lelah di siang hari.

Tak masalah jika kamu ingin meminumnya di pagi hari, namun sangat disarankan untuk meminumnya dengan jumlah kecil, misal menggunakan cangkir yang lebih kecil.

9. Mulailah percakapan yang positif

Hindarilah gosip, pertengkaran dan percakapan yang negatif saat kamu memulai harimu. Dengan memulai percakapan yang positif bisa mengubah harimu, lho!

10. Praktikkan sleep hygiene

Sudah jelas, pagi hari yang berkualitas juga dipengaruhi oleh tidur malam yang berkualitas pula. Sleep hygiene atau kebiasaan ‘bersih’ saat tidur bisa kamu praktikkan, yakni sebagai berikut:

– jauh-jauh dari laptop, telepon genggam, dan televisi satu jam sebelum tidur
– tidur di jam yang sama setiap malam dan bangun di jam yang sama setiap pagi, untuk menjaga ritme sirkadian, yakni jam biologis tubuh
– buat tempat tidurmu senyaman mungkin

(frp/up)

Tak Ada Gajah yang Mau Dijajah

Liputan6.com, Bandar Lampung – Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Agus Wahyudiono mengimbau masyarakat untuk tidak mengganggu habitat gajah atau mengusirnya secara sembarangan ketika kawanan itu memasuki permukiman.

“Masyarakat yang ada jangan sampai mengganggu kawanan gajah, bila tidak mau kawanan gajah ini merusak rumah, perkebunan dan pertanian warga,” kata Agus saat dihubungi dari Bandarlampung, Jumat (22/2/2019), dilansir Antara.

Menurut dia, sering keluar dan masuknya kawanan gajah ke permukiman warga karena mereka merasa terganggu dengan keberadaan manusia di habitatnya, terutama memberikan dampak keterbatasan makanan.

Selain itu, masyarakat juga jangan gegabah saat mengusir kawanan gajah yang masuk ke permukiman warga. Kalau perlu berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas yang ada agar tidak memakan korban.

“Masyarakat jangan suka gegabah untuk mengusir kawanan gajah yang ada, karena bisa membahayakan warga,” katanya.

Sebelumnya, kawanan gajah liar kembali masuk ke perkebunan serta merusak puluhan hektare tanaman di sawah yang berada di Pekon (Desa) Roworejo, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

“Iya tadi sore kawanan gajah kembali masuk dan merusak lahan perkebunan dan pertanian milik warga termasuk sawah,” ujar Eko, salah seorang warga saat dihubungi dari Bandarlampung, Sabtu, pekan lalu.

Menurut dia, kawanan gajah sudah hampir dua pekan menginap di lahan perkebunan dan pertanian milik warga di Pekon Roworejo, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Dia menerangkan, para pemilik lahan perkebunan dan pertanian hanya dapat melihat dari jarak terdekat sekitar 50 meter.

“Kami hanya bisa melihat dari jarak 50 meter saja. Dan belum berani mendekat, karena tidak mau mengambil risiko,” katanya.

Eko menjelaskan, puluhan gajah ini sudah hampir satu bulan menginap di dekat permukiman warga dan sampai saat ini kawanan gajah tersebut berpindah dari pekon satu ke pekon lainnya.

“Bila diusir dari pekon Roworejo maka akan berpindah ke pekon lainnya. Karena hutan ini dikelilingi oleh rumah penduduk,” ungkapnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Tanah Bergerak Setiap 30 Menit, Warga Banyumas Terbayang Longsor Masa Lalu

Liputan6.com, Banjarnegara – Menilik riwayatnya, Banjarnegara diwarnai kisah pedih longsor kolosal. Dan 70 persen wilayah di kaki pegunungan Dieng ini memang rawan gerakan tanah.

Bencana longsor seringkali mengejutkan terjadi di Banjarnegara. Pada 2006, Dusun Gunung Raja Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu lenyap dalam sekejap. Ada 76 orang meninggal dunia, 14 lainnya tak ditemukan.

Kemudian, empat tahun lalu, Dusun Jemblung Desa Sampang Karangkobar luluh lantak diterjang longsor. Seratusan lebih warganya meninggal dunia atau hilang tertimbun material longsoran.

Hingga saat ini, longsor dan gerakan tanah berkala kecil dan besar datang silih berganti. Salah satunya di Dusun Kali Entok Desa Kebutuh Jurang Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara.

Gerakan tanah yang terjadi secara bertahap dilaporkan merusak 22 rumah. Akibatnya, 25 keluarga yang terdiri dari 83 jiwa mengungsi.

Dan ke-25 keluarga itu mengungsi di 11 titik pengugsian. Sebagian besar mengungsi ke rumah saudara, atau ditampung tetangga, dan di tetangga desa, Duren.

“Jadi sekarang masih mengungsi. Kalau kita tahapannya sedang validasi data. Kalau jumlahnya masih seperti kemarin,” kata Kepala Pelaksana Harian (Lakhar) BPBD Banjarnegara, Arif Rachman, Kamis sore, 21 Februari 2019.

Kisah longsor besar yang sampai menewaskan puluhan hingga ratusan orang membuat warga Kebutuh Jurang trauma. Positifnya, riwayat bencana Banjarnegara membuat mereka waspada.

Arif tak menyalahkan warga yang traumatik. Hanya saja, berdasar pendataan lapangan oleh petugas BPBD dan pemerintah desa Kebutuh Jurang, jumlah rumah rusak sebenarnya hanya 15 unit. Lainnya baru terancam longsor.

2 dari 3 halaman

Kontur Tanah Berisiko Longsor Cepat

Berdasar kajian geologi dan pemetaan longsor, tujuh rumah yang penghuninya turut mengungi sebenarnya berada di luar zona merah. Karenanya, pekan ini BPBD akan mensosialisasikan kepada para pengungsi agar yang rumahnya masih aman bisa kembali ke rumahnya.

Adapun 15 rumah yang terdampak langsung dan terancam agar bertahan di pengungsian untuk sementara waktu.

“Pekan ini kami akan mengumpulkan untuk memberi penjelasan. Bagi yang kondisinya masih ini (relatif) aman, disarankan pulang, karena hanya euforia ketakutan ya lebih baik pulang lah,” dia menerangkan.

Rencananya, dalam waktu dekat hasil kajian geologi, pemetaan dan rekomendasi Badan Geologi itu akan dilaporkan kepada Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono untuk segera ditindaklanjuti.

“Pertama, rumah yang terdampak langsung, begitu kan, jumlahnya ada sekitar 15 rumah. Karena kita sudah ada peta geologinya yang akan kita laporkan kepada Pak Bupati,” dia menambahkan.

BPBD juga telah memasang early warning system (EWS) atau alat peringatan dini longsor dan gerakan tanah di mahkota longsoran. BPBD juga mendirikan posko pantau bencana di sekitar area gerakan tanah untuk memantau pergerakan tanah untuk mengantisipasi gerakan tanah yang membahayakan.

Dia menjelaskan, sifat longsoran di Kebutuh Jurang adalah rayapan tanah (creep). Akan tetapi, menilik kontur tanahnya yang curam dan curah hujan tinggi, gerakan tanah bisa bertambah cepat dan bisa pula bersifat jatuhan.

3 dari 3 halaman

Tanah Bergerak 2 Sentimeter Tiap Setengah Jam

Nun di Kabupaten Banyumas, gerakan tanah di Grumbul Kalisalak RT 3/5 Desa Karangbawang Kecamatan Ajibarang kembali terjadi. Akibatnya, dua keluarga terpaksa mengungsi.

Sebelumnya, di lokasi yang sama, empat rumah harus direlokasi lantaran gerakan tanah terus berlangsung sejak akhir 2018. Kini, gerakan tanah kembali merusak dua rumah yang dihuni empat jiwa, yakni rumah milik Sukardi (68 th) dan Sumardi (70 th).

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Kusworo mengatakan, sementara ini Sukardi dan istri mengungsi ke rumah anaknya, Warkiman yang berada di lokasi lebih aman. Adapun Sumardi dan istrinya mengungsi ke saudara lainnya, Suryati.

Kusworo mengemukakan, tanah kembali bergerak setelah Banyumas diguyur hujan lebat berhari-hari. Diukur dengan alat sederhana, dalam waktu setengah jam tanah bergeser sekitar dua sentimeter.

Gerakan tanah membuat tanah retak-retak dan ambles berkisar 70 sentimeter hingga satu meter. Akibatnya, lantai dan dinding rumah retak-retak parah.

Sebelumnya, gerakan tanah di lokasi yang sama juga telah merusak empat rumah. Keempat keluarga itu telah direlokasi secara bertahap sejak akhir 2018 hingga Januari 2019.

“Tanah terus bergerak, pelan tapi pasti. Mulai Kamis,” kata Kusworo.

Ia juga mengimbau agar warga lainnya mewaspadai kemungkinan meluasnya gerakan tanah. Pasalnya, bidang tanah miring, labil dan curah hujan masih tinggi.

“Dan tadi, kita juga memasang early warning system tradisional, sederhana menggunakan tali. Dalam waktu kurang lebih setengah jam, tanah bergerak sekitar dua sentimeter, jalannya,” dia mengungkapkan.

Saksikan video pilihan berikut:

Gangguan KRL arah Bogor, Penumpang Ini Pingsan saat Turun di Ps Minggu

Jakarta – KRL 1176 relasi Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung dan mengakibatkan kereta yang mengarah ke Bogor juga terganggu perjalanannya. Gangguan ini menyebabkan seorang wanita yang turun di Stasiun Pasar Minggu pingsan.

Pantauan detikcom di lokasi, Stasiun Pasar Minggu, Jumat (22/2/2019), seorang wanita tiba-tiba tergolek ke lantai peron sesaat setelah keluar dari KRL yang mengarah ke Bogor. Wanita itu jatuh dengan posisi terlentang agak miring.

Beberapa orang langsung sigap menghampiri sang wanita. Petugas KRL di lokasi juga tampak langsung mendekat.

Gangguan KRL arah Bogor, Penumpang Ini Pingsan saat Turun di Ps MingguFoto: Penumpang pingsan saat turun di Stasiun Pasar Minggu (Gresnia Arela/detikcom)

Wanita itu lantas dipindahkan ke kursi di peron. Beberapa wanita tampak mengusapkan sesuatu ke dekat hidungnya. Ada juga yang memijit tangan si wanita.

Kondisi di dalam gerbong memang padat. Penumpukan penumpang terjadi di sejumlah stasiun, sebagai dampak gangguan KRL.

Sebelumnya diberitakan, KRL KA 1176 lintas Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas gangguan itu dan menyarankan penumpang mencari alternatif transportasi.
“Bagi pengguna jasa yang tidak dapat menunggu disarankan untuk menggunakan moda lain, sementara bagi yang telah melakukan transaksi tiket dan memutuskan untuk berpindah moda maka pengguna jasa dapat melakukan proses pengembalian tiket di loket stasiun terdekat,” sebut VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa, Jumat (22/2/2019).

(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mengenal Desa Wisata Blangsinga, Tempat Pernikahan Putra Bos Krisna Bali

Liputan6.com, Jakarta – Pernikahan Gusti Ngurah Berlin Bramantara, putra bos oleh-oleh Krisna Bali, Ajik Krisna, dengan Annie Fransisca sudah berlangsung beberapa hari lalu. Meski begitu pernikahan yang banyak menyita perhatian dan dihadiri sejumlah tokoh, pejabat dan selebriti itu masih banyak dibahas sampai sekarang.

Lewat beberapa potret yang beredar di jagat maya, beberapa figur kenamaan yang dimaksud adalah Prilly Latuconsina, Kaka Slank, Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Indah Dewi Pertiwi, Glen Alinskie, Chelsea Olivia, dan Vicky Shu.

Terlihat pula pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan YouTuber Atta Halilintar turut hadir Seperti diketahui, resepsi pernikahan putra pemilik pusat oleh-oleh Krisna Bali ini berlangsung selama dua hari, pada 16 dan 17 Februari 2019 di Desa Wisata Blangsinga, Blahbatuh, Gianyar, Bali.

Mungkin belum banyak wisatawan yang mengetahui keberadaan Desa Blangsinga ini. Dilansir dari laman gobalitour dan krisnabali, tempat ini memiliki daya tarik wisata yang sangat indah yaitu air terjun.

Ini adalah desa kelahiran Ajik Krisna, pemilik grup Krisna Holding Company. Jadi wajar saja kalau ia menggelar pernikahan putranya di tempat kelahirannya. Desa Blangsinga tentu sudah jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

Kesuksesan Ajik Krisna sebagai pengusaha membuat ia terpanggil untuk membangun desa kelahirannya, terutama untuk menggali potensi wisatanya. Salah satunya dengan membuka cabang Krisna Bali Souvenir Center di dekat kawasan air terjun Blangsing dengan konsep one stop destination village.

Selain menikmati indahnya air terjun Blangsing para pengunjung bisa mendapatkan aneka buah tangan di Krisna. Ini untuk pertama kalinya toko Kmereka berada di desa karena selama ini semua cabangnya berada di kota.

2 dari 2 halaman

Outbound dan Penginapan

Desa Blangsinga berada di kabupaten Gianyar tepatnya di kecamatan Blahbatuh. Desa ini bisa ditempuh dari Denpasar sekitar 40 menit saja lewat by pass Ida Bagus Mantra. Atau bisa juga dari Ubud dengan jarak tempuh yang kurang lebih sama.

Tak jauh dari Desa Blangsinga, terdapat taman kupu kupu dan stadion sepak bola Kapten I Wayan Dipta yang menjadi markas klub sepak bola Bali United.

Sementara itu, wisata air terjun Blangsinga ditata kembali untuk menarik minat wisatawan dengan harga tiket masuk hanya Rp 10.000 untuk dewasa (data akhir 2018). Saat ini sudah ada tangga yang tertata rapi menuju air terjun.  Lalu ada sebuah restoran di dekat air terjun serta sejumlah petugas yang mengawasi wisatawan atau pengunjung.

Selain Krisna Bali Souvenir Center, di desa ini juga ada beberapa restoran, wahana outbound dan juga penginapan. Pada Agustus 2018, Natasha Wilona pernah menggelar acara jumpa penggemar di Desa Wisata Blangsinga yaitu di Krisna Eco Village dan Krisna Waterpark.

Pada Februari 2019, putra Ajik Krisna, pemilik pusat oleh-oleh Krisna Bali, menggelar pernikahan di desa tempat kelahiran ayahnya yang sekarang dikenal dengan nama desa wisata Blangsinga.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bijih Uranium Ditemukan di Museum Grand Canyon, Wisawatan Dalam Bahaya

Liputan6.com, Arizona – Selama hampir 20 tahun, tiga dari lima ember cat (setara dengan 19 liter air), ditempatkan di dekat pameran taksidermi di gedung koleksi museum Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.

Ketiga ember itu, ternyata, tidak berisi pewarna tembok, namun bijih uranium –batuan alami yang kaya akan uranium, mengeluarkan radiasi yang berpotensi berbahaya bagi makhluk hidup di Bumi. Tak ada satu pun orang yang mengetahui isinya sebelum ini.

Elston “Swede” Stephenson, seorang manajer kesehatan dan kebugaran di taman South Rim, adalah orang yang mengklaim menemukan uranium tersebut. Selanjutnya, ia mengabarkan ke publik melalui serangkaian email ke Kongres, rekannya di National Park Service dan staf di koran The Arizona Republic.

Stephenson memperingatkan bahwa ribuan pegawai, wisatawan, dan kelompok sekolah yang mengunjungi pameran tersebut antara tahun 2000 dan 2018, kemungkinan terpapar dengan radiasi yang berbahaya, terutama anak-anak yang duduk selama 30 menit di sekitar uranium.

Bocah-bocah ini mungkin telah terjangkit sekitar 1.400 kali dosis radiasi yang aman, yang distandarkan oleh Nuclear Regulatory Commission, Stephenson menulis. Namun, beberapa ahli menegaskan bahwa penilaian Stephenson tidak berdasar.

“Jika waktu yang dihabiskan di dekat bijih itu pendek, kemungkinan ada sedikit alasan untuk khawatir,” Bill Field, seorang profesor Kesehatan Kerja dan Lingkungan di University of Iowa, mengatakan kepada Live Science dalam email, sebagaimana dikutip pada Jumat (22/2/2019).

Seiring waktu, uranium dapat terurai menjadi bahan radioaktif seperti radium, dan melepaskan gas berbahaya seperti radon. Studi tentang penambangan uranium telah menunjukkan bahwa kontak yang terlalu lama dengan produk peluruhan uranium dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker.

Menurut F. Ward Whicker, seorang ahli radioekologi dan profesor emeritus di Colorado State University, bijih uranium mampu memancarkan partikel gamma –jenis radiasi yang paling berbahaya.

“Jumlah paparan radiasi dari sumber terestrial alami dan sinar kosmik galaksi, jauh lebih tinggi daripada yang disadari kebanyakan orang,” kata Whicker kepada Live Science dalam email.  “Kehidupan berkembang di lingkungan radiasi konstan ini, karena mekanisme perbaikan DNA beroperasi secara efisien dan cepat dalam sel –asalkan intensitas paparan radiasi berada dalam level tertentu.”

Modi Wetzler, seorang profesor kimia di Clemson University yang mempelajari limbah nuklir, mengatakan kepada The Arizona Republic bahwa, di samping membahayakan tubuh jika dihirup, namun sinar gamma mudah diserap dan tidak berbahaya bila jumlahnya hanya beberapa inci di udara, atau bahkan di luar lapisan kulit mati seseorang.

Setelah seorang remaja dengan sebuah konter Geiger (alat yang digunakan untuk mendeteksi dan mengukur radiasi pengion) secara tidak sengaja menemukan ember bijih di museum pada Maret 2018, Parks Service meluncurkan penyelidikan singkat untuk menguji tingkat radiasi di dalam dan sekitar gedung.

Menurut laporan mereka (yang dikutip Stephenson dari The Arizona Republic), kontak langsung dengan bijih uranium menghasilkan tingkat radiasi kira-kira dua kali lipat dosis tahunan aman yang dipatok oleh Nuclear Regulatory Commission.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Langkah Selanjutnya

Bijih uranium telah dibuang di tambang uranium terdekat. Sementara itu, Park Service, U.S. Occupational Safety and Health Administration dan Arizona Bureau of Radiation Control sekarang menyelidiki museum dan bangunannya.

Menurut Emily Davis, Grand Canyon National Park Public Affairs Officer, tingkat radiasi di lokasi tersebut normal dan aman.

“Sebuah survei baru-baru ini dari fasilitas pengumpulan data museum Taman Nasional Grand Canyon menemukan tingkat radiasi di sana masih bertaraf rendah –jumlah yang umumnya ada di lingkungan– dan di bawah tingkat kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat,” Davis mengatakan kepada NPR.

“Tidak ada risiko berbahaya saat ini untuk karyawan publik atau Grand Canyon. Fasilitas pengumpulan data museum masih terbuka untuk umum dan rutinitas kerja terus berjalan seperti biasa.”

Meskipun mungkin tampak diabaikan, bijih uranium diduga meningkatkan kadar radon di dalam gedung museum, kata Field kepada Live Science.

“Fasilitas itu harus melakukan pengujian radon,” ungkap Field. “Namun, dalam jangka panjang, potensi paparan dari radon, dari sumber alami di tanah dan batuan di bawah fasilitas tersebut, kemungkinan akan menjadi sumber radiasi terbesar bagi masyarakat dan pekerja.”

CCTV Pembunuhan Noven di Bogor Sampai ke Tangan FBI

BogorSiswi SMK di Bogor berusia 18 tahun, Andriana Yubelia Noven Cahya, tewas dibunuh di sebuah gang sempit pada 7 Januari 2019 lalu. Wajah pelaku terekam CCTV, namun tak jelas.

Sebanyak 28 saksi telah diperiksa untuk mencari titik terang perkara ini. Polisi kesulitan untuk mengidentifikasi wajah pelaku karena kualitas rekaman CCTV yang terpasang di dekat lokasi penusukan tidak baik.

Hanya tampak dalam rekaman CCTV bahwa pelaku menusuk korban di sebuah gang yang sepi. Pelaku memang sebelumnya telah menunggu korban berjalan di gang di Jalan Riau itu.
“Kita sudah periksa 28 orang saksi. Tapi dari semuanya, belum ada yang menjurus kepada pelaku. Kita masih analisa keterangan-keterangan saksi,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Selasa (29/1).

Noven menderita luka akibat senjata tajam di bagian dada kiri. Luka yang ditemukan di tubuhnya memanjang sepanjang 22 cm. Dia tewas seketika berdekatan waktunya dengan kaburnya pelaku.

“Memang untuk wajah pelaku ini di CCTV tidak terlalu jelas. Lalu kualitas video CCTV juga kurang baik ya,” kata Kombes Truno.

Salah seorang pria berinisial S yang tak lain mantan kekasih Noven sempat diamankan. Namun karena tak cukup kuat bukti, pria tersebut dilepaskan. Polisi juga sempat ‘mengubek-ubek’ laptop Noven, namun tak ada petunjuk mengarah ke siapa pelakunya.
Rekaman CCTV yang kualitasnya tak terlalu bagus membuat polisi memutuskan untuk meminta bantuan kepada Federal Bureau of Investigation (FBI). Polri ingin meminjam alat canggih milik FBI guna mengidentifikasi wajah pria penusuk Noven yang terekam CCTV.

“Kita akan meminta bantuan kepada FBI (karena) mereka kan alatnya lebih canggih secara digital forensik. Untuk zoom yang lebih besar dan tidak pecah-pecah, sehingga kita bisa mengenali dengan jelas pelaku yang ada di CCTV tersebut,” ujar Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fuiser, Jumat (22/2).

Kombes Hendri tak menjelaskan lebih jauh apakah FPI telah merespons permintaan tersebut atau belum. Akibat CCTV yang kurang terlalu dan bukti-bukti yang belum cukup, hingga kini pembunuh Noven masih berkeliaran.
(rna/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

detikcom Laporkan Dugaan Penganiayaan Jurnalisnya di Munajar 212 ke Polisi

Liputan6.com, Jakarta Polres Metro Jakarta Pusat telah menerima laporan dugaan persekusi terhadap wartawan detikcom, Satria Kusuma. 

Satria melaporkan kejadian tersebut pada Jumat (22/2/2019) pukul 00.15. Laporan tersebut teregister dalam nomor laporan 358/K/II/2019/ Resto Jakpus tanggal 22 Februari 2019.

“Iya sudah ada laporan masuk hari ini. Perkara yang dilaporkan adalah bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang,” kata Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Purwadi, saat dikonfirmasi, Jumat (22/2/2019).

Purwadi mengatakan, saat ini pihak terlapor atau pelaku persekusi terhadap Satria masih dalam penyelidikan.

“Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sementara itu, dalam keterangan resmi tertulis, detikcom mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa wartawannya. Langkah hukum dilakukan agar ke depan kejadian serupa menimpa para jurnalis.

“Detikcom mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis dan upaya menghalangi peliputan jelas melanggar Undang-undang Pers, terutama Pasal 4 tentang kemerdekaan pers. Detik.com adalah media yang independen, objektif, dan berimbang dan mendukung penuh perjuangan terhadap kebebasan pers,” pernyataan detikcom dalam keterangannya.

Terpisah, Pemimpin Redaksi detikcom sekaligus Direktur Konten, Alfito Deannova Ginting, melalui pesan singkat mengatakan pihaknya sudah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut semalam.

2 dari 2 halaman

Kronologi Dugaan Penganiayaan

Berikut kronologi lengkap Detikcom tentang dugaan persekusi wartawan yang dimuat dalam laman resminya:

“Wartawan detikcom atas nama Satria Kusuma mengalami penganiayaan dan kekerasan saat sedang menjalankan tugas jurnalistik. Kejadian itu berlangsung saat Satria sedang meliput acara Malam Munajat 212, Kamis (21/2/2019) di Monas.

Sekitar pukul 20.30, terjadi kericuhan yang posisinya di dekat pintu keluar VIP, arah bundaran patung Arjuna Wiwaha. Menurut informasi yang beredar, kala itu ada seorang copet yang tertangkap.

Satria pun langsung mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel. Satria tidak sendirian. Saat itu ada wartawan lain yang juga merekam peristiwa tersebut.

Pada saat merekam video itulah Satria dipiting dan kedua tangannya dipegangi. Mereka meminta Satria menghapus video yang sudah direkamnya. Karena dipaksa sedemikian rupa dan jumlah orang yang berkerumun semakin banyak, Satria akhirnya setuju rekaman video itu dihapus.

Satria lalu dibawa ke ruangan VIP mereka. Di dalam tenda tersebut, intimidasi terus berlanjut. Adu mulut terjadi lagi saat mereka meminta ID card Satria buat difoto. Tapi Satria bertahan, memilih sekadar menunjukkan ID card dan tanpa bisa difoto.

Dalam ruangan yang dikerumuni belasan–atau mungkin puluhan–orang berpakaian putih-putih tersebut, Satria juga sempat dipukul dan diminta berjongkok. Tak sampai di situ, mereka yang tahu Satria adalah wartawan detikcom juga sempat melakukan tindakan intimidatif dalam bentuk verbal.

Singkat cerita, ketegangan sedikit mereda saat Satria bilang pernah membuat liputan FPI saat membantu korban bencana Palu. Begitu pun saat mereka mengetahui benar-benar bahwa Satria bukan wartawan ‘bodrex’. Pun mereka juga tahu bahwa Satria sudah berkomitmen akan menghapus semua video di ponselnya.

Satria dilepas setelah diajak berdiskusi dengan salah satu dari mereka, yang mengaku sebagai pihak keamanan Malam Munajat 212 dan mereka kebetulan sesama orang Bogor. Namun jaminannya bukan ID card dan KTP yang diberikan, melainkan kartu pelajar. Satria pun dilepas dan kembali menuju kantor.

Terkait tindak kekerasan dan penghalangan kerja jurnalistik ini, detikcom melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Dengan harapan kejadian serupa tidak terjadi terhadap wartawan lain yang sedang menjalankan fungsi jurnalistik.

detikcom mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis dan upaya menghalangi peliputan jelas melanggar UU Pers, terutama Pasal 4 tentang kemerdekaan pers. detikcom adalah media yang independen, objektif, dan berimbang dan mendukung penuh perjuangan terhadap kebebasan pers.”

Reporter: Ronald

Gempa Magnitudo 7,7 Hantam Perbatasan Ekuador dan Peru

Liputan6.com, Quito – Sebuah gempa masif berkekuatan magnitudo 7,7 menghantam pesisir Ekudor di dekat perbatasan Peru, pada pukul 05.22 pagi waktu setempat, atau pukul 17.22 WIB.

Guncangan gempa terasa di wilayah kedua negara, namun belum diketahui apakah memicu kerusakan dan korban jiwa.

Dikutip dari situs USGV pada Jumat (22/2/2019), gempa diketahui berpusat pada kedalaman 134 kilometer di tanah pesisir.

Belum diketahui apakah gempa tersebut memicu tsunami atau tida, namun USGV mencantumkan status waspada. Hingga berita ini diturunkan, infromasi lebih lanjut masih terus dipantau oleh otoritas lokal.


Simak video pilihan berikut: