Steven Bergwijn Ingin Pindah ke Manchester United

– Pemain PSV Eindhoven, Steven Bergwijn, dikabarkan tergoda untuk bergabung dengan Manchester United. Pemain berusia 21 tahun itu sedang menjadi rebutan antara Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Manchester United telah mengirim pemandu bakat untuk mengamati penampilan Bergwijn pada musim 2018-19. Hasilnya, Bergwijn tampil memuaskan.

Sejauh ini, Bergwijn telah mengoleksi 10 gol dari 24 penampilan. Fakta tersebut membuat Manchester United sedang mempertimbangkan untuk membuat tawaran kepada PSV.

Namun, Manchester United mendapat saingan, yaitu Tottenham Hotspur. The Lilywhites berusaha mendatangkan pemain anyar setelah Dele Alli dan Harry Kane mengalami cedera. Selain itu, Tottenham Hotspur juga tanpa Son Heung-min untuk sementara.

Bergwijn disebut sebagai pemain yang bisa mengisi kekosongan di lini depan Tottenham Hotspur. Namun, belum disebutkan kalau The Lilywhites akan membuat penawaran.

Manchester United dikabarkan menyiapkan dana sebesar 25 juta pound untuk merekrut Bergwijn. Namun, The Red Devils berencana merekrutnya pada bursa transfer musim panas 2019.

2 dari 2 halaman

Belajar dari Transfer Memphis Depay

Manchester United tidak ingin terburu-buru dalam mendatangkan Steven Bergwijn dari PSV Eindhoven. Hal itu mereka lakukan guna menghindari kegagalan transfer Memphis Depay.

Manchester United harus membuat perencanaan matang jika ingin merekrut bintang muda asal Belanda. Jika tidak siap mental, para pemain tersebut berpotensi gagal bersinar di Manchester United.

Saat ini, Memphis Depay berada di Prancis bersama Olympique Lyon setelah kariernya di Manchester United tak pernah menyentuh titik terang.

Sumber: Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Keraton Kartasura, Riwayatmu Kini

Solo – Rabu Pahing 17 Muharam 1670 (1745 M) menjadi hari yang bersejarah bagi Kerajaan Mataram Islam. Itulah hari berpindahnya kerajaan tersebut dari Kartasura ke Keraton Surakarta.

Saat itu, rombongan besar mengular, dua ratus prajurit berkuda dan prajurit lima batalion menjadi saksi atas perpindahan itu. Dipimpin raja mereka, Sri Susuhunan Paku Buwana II, beserta keluarga raja dan pejabat Kerajaan Mataram Kartasura.

Seluruh harta kerajaan diboyong. Sepasang pohon beringin yang masih muda, singgasana, bangsal pengrawit, gajah dan burung kesayangan Sri Baginda, arca-arca emas untuk upacara, pusaka Kyai Ppangarab-arab dan pusaka Kyai Butamancak, kitab-kitab pusaka, dan tak ketinggalan pula pusaka Nyai Setomi.

Bedol negara. Tidak hanya keluarga raja dan petinggi kerajaan, tetapi juga tukang patri emas, tukang besi, penjahit, tukang kayu, tukang batu, abdi dalam keraton, peniup terompet, abdi dalem dapur dengan segala perkakasnya, semuanya ikut boyong.

“Ini jalan yang dilalui mereka dua ratus lima puluh tahun yang lalu,” kata Sarosa Suyowiyoto, menunjuk Jalan Slamet Riyadi, Kartasura.

Jalan kabupaten itu membujur Barat ke Timur di sisi utara situs Keraton Kartasura, tidak jauh dari jalan Deandles (Jalan Raya Solo-Semarang). Jika ditarik lurus ke timur, jalan beraspal itu akan tembus sampai di Keraton Surakarta.

Enam puluh enam tahun sebelum peristiwa perpindahan tersebut, Keraton Kartasura secara resmi pertama kali didiami oleh Sunan Amangkurat II (1677-1702) meski pembangunannya belum selesai benar. Pada 11 September 1680, Raja Mataram yang semula bernama Pangeran Adipati Anom menempati Kartasura. Kartasura adalah keraton sekaligus ibu kota baru Kerajaan Mataram pengganti keraton yang lama di Plered, Yogyakarta.

Pemilihan lokasi keraton dan ibukota Kerajaan Mataram yang baru diserahkan kepada tokoh-tokoh kerajaan. Setelah melakukan survei, mereka berembuk dan akhirnya menetapkan tiga lokasi yang dianggap tepat untuk membangun keraton.

Lokasi yang diusulkan adalah Wanakerta, Logender, dan Tingkir. Ketiga lokasi ini semuanya layak dijadikan lokasi baru kerajaan. Logender, misalnya, daerahnya terbuka dan cukup air. Sedangkan Tingkir, selain cukup air wilayahnya juga sejuk. Kondisi yang sama juga ada di Wanakerta. Daerah itu bahkan dekat dengan bekas wilayah Pajang dan Mataram.

Tujuh bulan lamanya keraton dibangun dan mendekati selesai. Bentengnya yang luas dan tebal baru dibuat dari gundukan tanah berkeliling dan disangga dengan papan di luar dan di dalamnya, agar tidak runtuh. Semak berduri mengelilingi bagian depan benteng, dan parit berair mengelilingi seluruh kedhaton. Di luar tembok benteng baluwarti bagian selatan terdapat alun-alun.

Loji Kumpeni terletak agak jauh di bagian utara dari alun-alun utara. Semua bangunan hampir belum ada yang berdinding bata, masih berbilik bambu dan beratapkan rumbia. Keraton Kartasura baru kelihatan megah dan sempurna pada tahun 1682.

Saat Sunan Amangkurat II untuk pertama kali memasuki istananya yang baru, nama Wanekerta diganti menjadi Kartasura Hadiningrat. Dua puluh tiga tahun pemerintahannya penuh dengan pemberontakan demi pemberontakan.

“Semua barang peninggalan keraton Kartasura sekarang berada di Keraton Surakarta. Sebagian disimpan di Museum Radyapustaka (Solo),” ujar Sarosa.

Tebeng atau hiasan pintu Keraton Kartasura, misalnya, sekarang dipasang di bagian atas pintu depan Museum Radyapustaka. Di museum itu juga tersimpan lonceng perunggu besar, kursi meja, perlengkapan kuda, dan wayang kulit. Rongsokan mesin jam yang besar teronggok di salah satu ruang museum. Benda itu pernah diletakkan di alun-alun Keraton Kartasura.

Baca berita menarik lainnya di titiktemu.id.

2 dari 3 halaman

Riwayatmu Kini

Kini, menyaksikan bekas Keraton Kartasura (1680-1745) sungguh menyedihkan. Tembok batu-bata di luar keraton atau baluwarti telah hancur dan rata dengan tanah, hanya menyisakan beberapa bagian di beberapa tempat. Padahal, dulu ukuran tembok luar mencapai lebih 1 km x 1 km. Tinggi benteng itu lebih dari lima meter dengan ketebalan 2,5 meter.  Di atas tembok itulah pada zamannya prajurit keraton melakukan patroli dengan kuda.

Di dalam tembok baluwarti kini dipenuhi dengan perumahan permanen, ladang, dan makam. Selain alun-alun, tempat tinggal puteri keraton (keputren) dan petamanan keraton berubah menjadi permukiman padat. Sitihinggil, tempat yang ditinggikan di depan alun-alun, sebagian telah pula menjadi permukiman. Puing-puing bangunan kuno yang tersisa adalah gedung obat (mesiu), bangunan pos jaga tentara Belanda.

Tak ada kolam penuh air di Balekambang di sisi tenggara keraton. Sebagai gantinya adalah rumah-rumah dan lapangan sepakbola, dan gundukan tanah setinggi lebih dari 20 meter.

Masyarakat sekitar menyebutnya Gunungkunci. Di puncak “gunung” itu terdapat makam keramat. Pada masa kejayaan Keraton Kartasura, Gunung Kunci adalah Segoroyoso atau tempat rekreasi keluarga keraton yang dibangun pada masa Paku Buwana I (1704-1709).

Buku Babad Tanah Jawi menggambarkan kompleks ini sangat kokoh. Bentengnya saja dibuat dua lapis, yakni Baluwarti di bagian terluar dan Sri Manganti pada bagian dalam. Di sekeliling Benteng Baluwarti terdapat parit lebar berair dan tanaman semak berduri sebagai alat pertahanan.

Namun, kini benteng Baluwarti sudah hancur, hanya sekitar 100 meter yang masih berdiri, selebihnya telah menjelma jadi permukiman warga. Di dalam benteng Sri Manganti terdapat bangunan utama keraton, masjid agung, gedong obat tempat menyimpan mesiu, dan sejumlah bangunan pendukung lain.

Keraton Kartasura memang tinggal puing. Tidak ada lagi yang tersisa kecuali nama-nama toponim. Di dalam tembok Baluwarti misalnya, terdapat tempat-tempat dengan nama Keputren, Sitinggil, alun-alun, Kandangmacan, Sayuran, Bale Kambang, Sanggrahan, Gedung Obat, Pasar, Pelembatok, Sri Penganti, Manggisan, Krapyak, dan Bakalan.

Sementara, bangunan utama keraton atau tempat kediaman raja seluruhnya menjadi area makam kerabat Keraton Surakarta dan penduduk setempat. Salah satunya adalah Kanjeng Raden Ayu Adipati Sedahmirah, pujangga cantik kesayangan Paku Buwana X.

3 dari 3 halaman

Sumbangan Sukarela

Menurut juru kunci, makam-makam penduduk setempat juga banyak yang berasal dari kalangan keraton. Dulu mereka ditugaskan oleh pihak keraton untuk mengurusi keraton Kartasura yang telah ditinggalkan.

Menurut kepercayaan Jawa, bila keraton pusat kejayaan dan kebesaran sebuah kerajaan telah dirusak oleh tangan- tangan kotor, tempat itu sudah tidak boleh didirikan pusat pemerintahan lagi. Dan bekas keraton Kartasura pun kini dijadikan makam.

“Sejak Paku Buwono X wafat, tidak ada lagi yang memperhatikan tempat ini,” kata Haris, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang dipercaya menjadi juru kunci benteng. Haris mengaku telah berupaya sekuat mungkin untuk merawatnya. Namun, karena keterbatasan dana, ia tidak bisa berbuat banyak.

“Selama ini biaya perawatan hanya mengandalkan sumbangan dari pengunjung dan peziarah. Ada juga bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Rp 200 ribu setiap bulan,” kata Haris.

Pemasukan tersebut, menurut Haris, hanya cukup untuk membiayai perawatan ringan. Terlebih sejak 2005 pihak Keraton Surakarta tidak lagi mengizinkan ada aktivitas ziarah malam Jumat ke tempat ini. Praktis, pemasukan yang didapatkan menurun tajam.

“Pendopo yang dibangun Paku Buwono X itu, kondisinya sudah sangat parah. Namun, apa boleh buat, tidak ada dana untuk memperbaikinya,” kata Haris sembari menunjuk sebuah bangunan pendopo kecil di tengah benteng.

Kondisi bangunan yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah tinggal Haris itu memang sudah parah. Lantainya yang terbuat dari semen dan batu bata sudah pecah di sana-sini. Kerangka kayu penyangga atapnya sudah mulai miring, sebagian Sudah dimakan rayap.

Untuk membiayai semua pekerjaan perawatan mereka hanya mengandalkan dari sumbangan sukarela para pengunjung. Kalau pun tidak cukup, terpaksa Haris harus merogoh kocek sendiri. Untuk jerih payah yang dilakukannya itu, pihak Keraton Solo memang memberikan gaji kepada Haris, meski sangat minim.

“Gaji saya dari keraton hanya Rp 100 ribu per bulan, kemudian bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah Rp 200 ribu setiapbulan,” ujar Haris.

Kondisi di bekas keraton itu kini sepi, kalau pun ada pengunjung biasanya tidak lama. Ada juga beberapa wisatawan asing yang datang, sementara untuk domestik biasanya berasal dari pelajar.

“Para pelajar biasanya datang bulan April dan Mei, untuk mengetahui sejarah petilasan ini,” ujarnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Suap PLTU Riau 1, Eni Saragih Minta Jatah ke Johannes Kotjo untuk Idrus Marham

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih membenarkan telah meminta uang USD 3 juta kepada Johannes Budisutrisno Kotjo untuk membiayai Idrus Marham maju sebagai Ketua Umum Partai Golkar. 

Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awalnya menampilkan percakapan Whatsapp Eni dengan Johannes Budisutrisno Kotjo atau akrab disapa Kotjo. Namun, karena permintaan uang secara mendadak, Kotjo tidak menyanggupinya.

“Waktu itu memang sama pengkondisian juga kalau Pak Idrus jadi ketua umum, tapi memang tidak diberikan Pak Kotjo kepada saya,” ujar Eni Saragih di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, saat memberikan keterangan sebagai terdakwa, Selasa (22/1/2019).

Beberapa hari kemudian, Eni mengaku semakin intens berkomunikasi dengan Idrus jelang munaslub Golkar dengan agenda pemilihan ketua umum untuk menggantikan Setya Novanto yang tersandung kasus korupsi e-KTP.

Namun, semakin mendekat perhelatan munaslub, peta politik internal Golkar berubah. Para kader justru memutuskan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum. Permintaan uang “pengondisian” kursi ketum untuk Idrus pun dibatalkan Eni. 

“Jadi memang permintaan saya itu saya sampaikan ke Pak Kotjo tidak jadi karena arah politik berbeda,” kata Eni Saragih.

2 dari 3 halaman

Dakwaan

Sebelumnya, Eni Maulani Saragih didakwa menerima suap Rp 4,750 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Uang yang diterima Eni itu untuk munaslub Golkar Rp 2 miliar, biaya pilkada suami Eni di Kabupaten Temanggung Rp 2 miliar, Rp 200 juta dan Rp 500 juta kepentingan pribadi. 

Atas perbuatannya, dia didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Eni juga didakwa menerima gratifikasi Rp 5,6 miliar dan SGD 40 ribu sejak menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019. Penerimaan graritifikasi tersebut diperuntukan biaya pencalonan M Al Khadziq, suami Eni, sebagai calon Bupati Temanggung.

Gratifikasi pertama pada Mei 2018 dari Prihadi Santoso sebagai Direktur PT Smelting sebesar Rp 500 juta. Pemberian gratifikasi secara bertahap. 

Gratifikasi kedua berasal dari Herwin Tanuwidjaja selaku Direktur PT One Connect Indonesia sebesar SGD 40 ribu dan Rp 100 juta.

Gratifikasi kembali diperoleh Eni dari Samin Tan selaku pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal sebesar Rp 5 miliar. Terakhir, gratifikasi Rp 500 juta berasal dari Iswan Ibrahim yakni Presdir PT Isargas. 

Atas perbuatannya Eni didakwa melanggar Pasal 12 B ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.


Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kolaborasi dengan Rumah Zakat, Shopee Ikut Resmikan Hunian Sementara di Palu

Liputan6.com, Palu – Shopee yang merupakan e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, bermitra dengan lembaga kemanusiaan, Rumah Zakat, melanjutkan kontribusinya untuk mendukung upaya bantuan bencana di Palu-Donggala setelah gempa bumi dan tsunami pada Oktober lalu.

Shopee dan Rumah Zakat kembali berkolaborasi untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi para korban yang mengungsi akibat bencana. Menurut Data dan Informasi Bencana Tsunami dan Likuidasi di Sulawesi Tengah, masih ada lebih dari 50.000 keluarga yang menunggu giliran untuk ditempatkan di hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah dan lembaga kemanusiaan di kabupaten atau kota di sekitar Palu-Donggala.

Sejalan dengan ini, Shopee dan Rumah Zakat bekerja bersama untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) tambahan di Kecamatan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Palu. Sampai Desember tahun lalu, total dua Huntara dan enam sekolah darurat sudah berhasil dibangun.

Tahun ini, Shopee dan Rumah Zakat memperbarui komitmen mereka untuk membangun empat Huntara tambahan untuk para korban di daerah tersebut. Ini ditandai dengan peresmian pembangunan Huntara oleh Rezki Yanuar, Country Brand Manager Shopee, dan Didi Sabir sebagai Strategic Partnership Division Head Rumah Zakat, pada 22 Januari 2019.

“Shopee berkomitmen untuk mengambil bagian dalam membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Dalam hal ini kemitraan dengan Rumah Zakat, yang bertujuan untuk melanjutkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Palu dan Donggala,” tutur Rezky Yanuar pada Liputan6.com di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 22 Januari 2019.

“Dengan melakukan donasi di platform kami, mengunjungi sekolah, dan menyediakan sumber daya untuk mendukung pembangunan fasilitas darurat adalah cara kontribusi berkelanjutan Shopee kepada para korban bencana,” sambungnya.

Acara peresemian juga dihadiri jajaran pemerintah Palu yang diwakili Imran M Lataha selaku Asisten Dua Wali Kota Palu dan Daeng Malatu selaku pemilik tanah yang dijadikan Huntara. Ada 200 huntara yang dibangun di lahan dengan luas sekitar 1 hektare tersebut yang terwujud berkat sinergi dari sejumlah donatur termasuk Shopee.

2 dari 2 halaman

Shopee

“Kami berharap setelah diserahkannya bangunan huntara ini, semua pihak, khususnya masyarakat dapat bergotong royong untuk menjaga dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada secara tepat,” ucap Imran. Sementara pihak Rumah Zakat nantinya akan tetap menggandeng para donatur untuk dapat menambah 300 unit Huntara lagi sehingga total akan ada 500 unit huntara yang terbangun.

“Huntara yang baru kita resmikan ini sudah siap huni. Di tiap pintu sudah ada nama keluarga yang tinggal di sini. Setelah listrik tersambung, kemungkinan minggu depan sudah bisa ditinggali,” terang Didi Sabir.

Pada Oktober 2018, Shopee bermitra dengan Rumah Zakat dan tiga lembaga lainnya, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Aksi Cepat Tanggap (ACT), dan Dompet Dhuafa, untuk mengumpulkan dana dan mendistribusikan berbagai paket donasi kepada para korban di Palu-Donggala.

Melalui kampanye #ShopeeBersamaPaluDonggala, pengguna diajak untuk membeli paket donasi bantuan di Shopee. Sekitar 90.000 pengguna di seluruh Indonesia berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut.  (Henry Hens)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kapitalisasi Pasar Saham BCA Tembus Rp 683 Triliun

Liputan6.com, Jakarta – Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan level tertinggi tertinggi dalam lima tahun.

Berdasarkan data RTI, Selasa (22/1/2019), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,99 persen ke posisi 28.000 per saham. Saham BBCA sempat berada di level tertinggi 28.100 per saham dan terendah 28.000 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 7.207 kali dengan nilai transaksi Rp 626,4 miliar.

Bila melihat data RTI, saham BBCA sentuh 28.100 merupakan level tertinggi dalam lima tahun yang diraih pada Selasa 22 Januari 2019. Sedangkan level terendah dalam lima tahun berada di kisaran 9.250 per saham pada 6 Desember 2013.

Adapun kenaikan harga saham BBCA pada Selasa pekan ini mendorong kapitalisasi harga sahamnya mencapai Rp 683 triliun. BCA pun mencatatkan kapitalisasi pasar saham terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Januari 2019.

Kemudian disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatatkan kapitalisasi pasar saham Rp 460 triliun. Lalu PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencetak kapitalisasi pasar saham Rp 439 triliun. Disusul PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang mencatatkan kapitalisasi pasar saham Rp 396 triliun.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pun masuk lima besar kapitalisasi pasar terbesar di BEI. Tercatat kapitalisasi pasar saham PT Unilever Indonesia Tbk mencapai Rp 374 triliun.

Lalu kapitalisasi pasar saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tercatat Rp 358 triliun. Selanjutnya PT Astra International Tbk (ASII) membukukan kapitalisasi pasar saham Rp 332 triliun. Disusul PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mencetak kapitalisasi pasa rsaham Rp 171 triliun.

Lalu ada PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang mencatatkan kapitalisasi pasar saham Rp 159 triliun. Pada posisi 10, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mecetak kapitalisasi pasar saham Rp 136 triliun.

Kapitalisasi pasar saham ini merupakan harga saham dikalikan jumlah saham yang beredar. Oleh karena itu, kapitalisasi pasar saham ini dapat berubah setiap hari.

2 dari 2 halaman

BCA Alokasikan Rp 5,2 Triliun buat Investasi Digital pada 2019

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyediakan dana sekitar Rp 5,2 triliun untuk investasi digital banking di 2019. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan ATM, server serta EDC agar menyamai laju pengembangan fintech di Indonesia.

“Banyak, tapi termasuk ATM, EDC, sekitar Rp 5,2 triliun tahun depan. Enggak kalah sama fintech. Untuk yang sudah ada di manintenance, pengembangan nambah EDC, ATM, server,” ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmaja di JCC Senayan, Jakarta, Selasa 27 November 2018.

Jahja mengatakan, BCA juga akan melakukan transformasi aplikasi yang saat ini belum menggunakan QR (Quick Response) code. Sehingga ke depan, lebih digital dan tingkat kepatuhan terhadap penggunaan QR code meningkat.

“Kemudian transformasi dari aplikasi kita kan yang lama belum ada QR sekarang ada transformasi supaya lebih digital dan complience. Risiko itu harus diinvstasikan, dijaga supaya tetap compli dan sesuai ketentuan,” ujar dia.

Jahja menambahkan, tahun ini pihaknya sebenarnya sudah mencanangkan penggunaan QR code untuk tranfer dana. Di mana pedagang di sosial media dapat melakukan transfer sebesar Rp 100 juta per hari.

“Kita habis perkenalkan QR untuk meudahkan orang transfer dan bisa sampai Rp 100 juta per hari. Buat yang jualan IG, FB, itu gampang enggak perlu ketik nomor rekening kan takut salah, dengan QR bisa jalan,” tutur Jahja.

“Ini perlu disosialisasi saya kira, produk baru enggak boleh dalam waktu dekat bersamaan kita keluarkan. Yang penting educate customer, yang penting kesulitan kita punya melalui halo BCA bisa support bantu beri penjelasan edukasi nasabah,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

3,8 Miliar Warga Dunia Makin Miskin di 2018

Liputan6.com, New York – Badan amal Oxfam merilis laporan yang menyatakan 26 miliarder paling kaya di dunia memiliki aset yang lebih banyak dari 3,8 miliar orang di dunia. Oxfam juga menilai tahun 2018 adalah saat ketika orang kaya makin kaya dan mikin makin miskin.

Dilansir pada laman CBS news, Oxfam Found menyatakan, berkembangnya perekonomian dunia menghasilkan keuntungan luar biasa bagi para miliarder, dan membuat kekayaan mereka naik 12 persen pada tahun lalu. Sementara hal yang berbeda dirasakan kalangan menengah ke bawah, sebanyak 3,8 miliar orang merasakan kekayaan mereka menurun 11 persen.

Miliarder menambah kekayaannya USD 2,5 miliar atau setara Rp 35,5 triliun setiap harinya berkat ekspansi ekonomi. Hal ini membuat seorang jutawan melompat ke jajaran kelas miliarder setiap dua harinya, menurut laporan Oxfam.

Oxfam menambahkan, pendekatan baru pada kebijakan ekonomi diperlukan untuk membantu memperbaiki kesenjangan.

Para pembuat kebijakan konservatif percaya bahwa menurunkan tarif pajak pada orang kaya dan pembisnis akan memacu pertumbuhan perekonomian yang pada akhirnya memberikan lebih banyak pekerjaan dan upah lebih tinggi kepada pekerja berpenghasilan menengah dan rendah. Namun sayangnya, hal ini tidak terbukti, pertumbuhan ekonomi tetaplah lemah.

Alih-alih ingin menekan pertumbuhan perekonomian orang kaya, Oxfam justru menilai kebijakan ini malah menekan pertumbuhan perekonomian kalangan menengah ke bawah.

Untuk itu, menaikkan pajak pada orang-orang terkaya di dunia akan membantu program-program untuk kalangan menengah kebawah. Oxfam telah menghitung bahwa setiap kenaikan 0,5 persen pajak akan mengumpulkan cukup dana untuk mendidik 262 juta anak-anak yang tidak bersekolah dan mendapatkan perawatan kesehatan. Hal ini juga akan menyelamatkan 3,3 juta orang dari kematian yang dapat dicegah.

“Kami pikir pajak yang lebih tinggi bagi mereka yang sangat kaya harus menjadi elemen fundamental dari pertumbuhan ekonomi yang sehat.” ujar O’Frien dari Oxfam.





Geo Dipa Siapkan Belanja Modal Rp 850 Miliar Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta PT Geo Dipa Energi menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 850 miliar. Dana tersebut ditujukan untuk menunjang kegiatan operasi perusahaan.

Direktur Utama Geo Dipa Energi Rifki Ibrahim mengatakan, capex Geo Dipa Energi tahun ini meningkat dibanding tahun lalu, dari sebesar Rp 500 miliar menjadi Rp 850 miliar.

“Rp 850 miliar, tahun lalu di bawah itu sekitar Rp 500-an miliar,” kata Rifki, di Kantor Geo Dipa Energi, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Rifki mengungkapkan, anggaran belanja tersebut untuk membiayai beberapa kegiatan operasi, seperti pengeboran ekploitasi, serta perbaikan mesin untuk Pembangkit Listrik ‎Tenaga Panas Bumi (PLTP).

“Untuk pengeboran, terus workover mesin retrofit tadi dibenerin,” tuturnya.

Menurut Rifki, ‎pada tahun ini perusahaan menargetkan laba sebesar Rp 187 miliar, lebih tinggi dibanding realisasi tahun lalu Rp 170 miliar. Sementara target yang ditetapkan Rp 185 miliar.

“Laba tahun lalu Rp 169 miliar-Rp 170 miliar dari target Rp 185 miliar karena produksi berkurang, faktor nya kita bisa produksi besar kan,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Bersihkan Praktik Korupsi, Geo Dipa Energi Terapkan E-procurrement

PT Geo Dipa Energi (Persero) memanfaatkan sistem digital pada pengadaan proyek (e-procurrement). Hal ini merupakan upaya perusahaan menghindari praktik korupsi.

Direktur Utama Geo Dipa Energi Rifki Ibrahim mengatakan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) panas bumi, Geo Dipa Energi akan terus menjaga ketahanan energi nasional, dengan mematuhi dan melaksanakan tata kelola perusahaan.

Hal ini wujud pembersihan tata kelola perusahaan.”Geo Dipa telah menandatangani Geo‎ Dipa bersih,” kata Rifki, di Kantor Geo Dipa, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Direktur Keuangan Geo Dipa Energi M Ikbal Nur mengungkapkan, perusahaan telah menerapkan sistem pengadaan elektronik e-procurrement.‎ Hal ini untuk menciptakan transparansi dan membersikan perusahaan dari praktik korupsi.

Menurut Ikbal, jajaran direksi pun telah berpesan ke pelaksana operasi, untuk tidak menerima suap sebab perusahaan telah melakukan deklarasi Geo Dipa Bersih.

“Kami anti korupsi dan tidak menerima suap dalam bentuk appaun. Seluruh proses transparan dan penuh tanggung jawab. Kami menuju perusahaan modern. Kami menegaskan manejemen geodipa tidak ada hanky panky di balik transaksi,” jelas dia.

Jokowi Borong Sabun Cuci Rp 2 Miliar, Pramono Anung: Itu Dana Tim Kampanye

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi berbelanja sabun cuci piring dan baju senilai Rp 2 miliar saat berada di Garut, Jawa Barat. Dana yang dipakai untuk membeli sabun dipertanyakan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, dana yang dipakai capres petahana itu berasal dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jadi dana yang digunakan untuk membeli sabun sejumlah 100 ribu sabun. (Harga) per sabunnya Rp 20 ribu, totalnya Rp 2 miliar itu adalah dana dari TKN,” jelas Pramono di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Pramono yang merupakan Anggota Dewan Pengarah TKN itu menjelaskan, Jokowi memborong sabun tersebut dengan tujuan untuk mengangkat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurut dia, sabun cuci itu nantinya akan dikelola oleh TKN untuk dibagikan.

“Pertanyaannya adalah kenapa Pak Jokowi sebagai Presiden kemudian membeli (sabun cuci) itu? Karena beliau memang berkeinginan mengangkat UMKM. Nah sabun tadi tentunya setelah dibeli menjadi otoritas dari TKN,” kata dia.

“Jadi pertanyaannya siapa yang membeli? TKN. Nanti akan dimasukkan dalam laporan secara terbuka oleh TKN,” sambung Pramono.

Sementara, itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kritikan yang kerap dialamatkan kepada Jokowi sebagai calon presiden petahana hal wajar. Sebab, kontestasi demokrasi memang selalu diwarnai adu kritik.

“Pemilu itu hidup dengan kritik. Kalau kampanye tidak ada kritik, itu bukan masa pemilu. Ya kritik-kritik, dijawab-dijawab,” kata JK.

2 dari 3 halaman

Beli Sabun

Presiden Jokowi berbelanja sabun cuci senilai Rp 2 miliar. Hal tersebut menjadi berkah bagi Kelompok Usaha Bersama Padawangi Binaan Program Keluarga Harapan atau KUBE PKH di Banjarwangi, Garut, Jawa Barat.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV,  Minggu 20 Januari 2019, penjual sabun cuci Elia Liawati kaget saat dagangannya diborong Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

Jokowi membeli 100 ribu botol sabun yang bisa digunakan untuk mencuci piring dan baju. Total uang yang dibayarkan Presiden Jokowi mencapai Rp 2 miliar.  

Awalnya Presiden Jokowi hanya bertanya berapa harga satu botol sabun cuci dalam kemasan berisi satu liter. Eli menjawab harganya Rp 20 ribu per botol.  

Ia sama sekali tak menyangka, Presiden Jokowi lantas memborongnya. Uang panjer sebesar Rp 10 juta diberikan sebagai tanda jadi. Eli pun menyanggupi pesanan Presiden Jokowi rampung di akhir Februari 2019.  

Uang Rp 2 miliar hasil penjualan sabun rencananya akan digunakan Eli untuk mengembangkan usaha dan anggota KUBE PKH lainnya. Eli juga akan mewujudkan ungkapan syukur dengan memberangkatkan kedua orangtuanya umrah ke Tanah Suci.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi Borong Sabun Cuci Rp 2 M, AGK: Dari Dana Kampanye TKN

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan sumber dana yang dipakai Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memborong 100 ribu botol sabun cuci piring total senilai Rp 2 M dari salah satu pegiat UMKM. Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sumber dana pembelian sabun tersebut bersumber dari Tim Kampanye Nasional (TKN).

“(Sumber) dari dana kampanye tim TKN. Itu program Pak Jokowi melalui TKN,” kata Agus, di Kelas Gabungan Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Ia mengatakan jangan dilihat dari jumlah pembelian sabun cuci tersebut. Melainkan dilihat dengan adanya program itu akan meningkatkan omzet pengusaha itu.
“Programnya itu jangan dilihat dari pembelanjaannya sabun itu sendiri, tapi ada nilai tambah. Nilai tambahnya itu si ibu ibu itu bisa langsung kalau istilahnya jalan tol, ada pengusaha yang nggak cuma pengusaha level grass root tapi dia bisa jadi berlevel mikro sehingga nanti kita bisa barengi dengan program UMKM. Dengan dia sudah mempunyai omzet yang cukup besar,” kata Agus.

Ia mengatakan nantinya ibu penjual sabun cuci itu juga akan didampingi Kemensos untuk mendapatkan pembinaan. “Itu contoh-contoh yang sangat positif yang ada di pikiran pak Jokowi. Ibu itu dalam pendampingan Kemensos, akan jadi pengusaha yang tingkat naik kelas. Selain dia berusaha sendiri bagus akan kami bina,” ujar politikus Golkar itu.

Sebelumnya, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana memborong 100 ribu botol sabun cuci piring saat meninjau pameran giat kewirausahaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Gedung Serbaguna Mandala, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1). Sabun cuci piring yang dibeli Jokowi itu merupakan produk dari salah satu stan yang dipamerkan dalam acara tersebut.

Sabun cuci piring yang diborong Jokowi milik pengusaha lokal Eli Liawati. Sabun itu diberi label ‘Sabun Cuci Padawangi’. Eli merupakan anggota kelompok usaha PKH Padawangi dari Desa Padahurip, Kecamatan Banjarwangi, Garut.
(yld/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Borong Sabun Cuci Rp 2 M, Ngabalin: Pasti Pakai Dana Pribadi

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertanyakan dana yang dipakai Presiden Joko Widodo untuk membeli sabun cuci piring senilai Rp 2 miliar. Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP Ali Mochtar Ngabalin yakin dana yang digunakan berasal dari kantong pribadi Jokowi.

“Insyaallah saya pastikan dana sebesar itu pasti Presiden memiliki dana pribadi,” kata Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Ngabalin pun yakin, Jokowi memiliki anggaran dari kantong pribadi senilai miliaran rupiah. “Bilang sama siapa saja yang ngomong deh, masa sih Presiden nggak punya uang sampai Rp 2 miliar?” katanya.


Soal pembelian sabun cuci piring itu, Ngabalin mengatakan hal itu ditujukan untuk memberi dorongan kepada pegiat UMKM di Kabupaten Garut. Untuk diketahui, Jokowi membeli sabun cuci piring sebanyak Rp 2 miliar itu dari salah satu ibu pegiat UMKM Kabupaten Garut yang juga tergabung dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP Ali Mochtar NgabalinTenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)

“Kalau toh nanti dari 100 ribu botol sabun cuci yang dipesan oleh Presiden kepada ibu Ely, itu dimaksudkan agar bisa memberikan dorongan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam keluarga harapan yang ada di Kemensos. Karena ibu itu ternyata mendapat cara membuat sabun itu dari hasil browsing. Paten kan? Masa sih dengan cara begitu Presiden memberikan motivasi jualan kok ujungnya nyerang pribadi,” jelas Ngabalin.
“Nggak banyak itu Rp 2 miliar. Orang gue aja lebih dari itu,” imbuhnya.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandi mengapresiasi aksi Jokowi yang memborong 100 ribu botol sabun cuci piring senilai Rp 2 miliar saat berkunjung ke Garut, Jawa Barat. Namun BPN mempertanyakan, apakah dana yang dipakai Jokowi menggunakan kocek pribadi atau anggaran negara.

“Tapi tentu kami ingin mengetahui pembelian ini apakah dengan anggaran Negara atau uang pribadi pak Jokowi? Krn aksi beli ini terkesan pak Jokowi lagi berkampanye di Jabar,” ujar Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, Senin (21/1).
(jor/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>