CVR Lion Air PK-LQP Masih di Dasar Laut

Jakarta – Salah satu bagian kotak hitam atau black box dari pesawat Lion Air PK-LQP belum ditemukan. Bagian kotak hitam itu berupa Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam komunikasi di dalam kokpit hingga antara kokpit dengan pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC).

“Dalam kasus ini CVR sangat penting karena untuk mengungkap secara tepat, secara pasti, maka informasi yang ada di CVR itu akan sangat kita butuhkan. Maka demi kelengkapan proses investigasi, dan kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menemukan, meskipun kalau nantinya tidak kita temukan, data yang ada akan tetap kita proses,” ucap Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2018).

Saat ini menurut Soerjanto sinyal CVR sudah tidak terdeteksi. Namun hal itu tidak menyurutkan pencarian.

“Ya sekarang pun kita sudah tak mendengar sinyalnya. Jadi dengan metode apa pun kita akan cari CVR itu. Nanti meski Basarnas berhenti, kami akan cari CVR karena paling penting yang masih kita cari CVR,” ujar Soerjanto

Sementara itu selain penemuan FDR, hari ini KNKT mengambil tiga bagian pesawat yang tiba di JICT, Tanjung Priok. Ketiga benda itu di antaranya roda pesawat, Emergency Locator Transmitted (ELT) dan Flight Direction.

Ketiga benda itu tidak akan disimpan sementara di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) PLTU, Jakarta Utara. Tim KNKT akan berfokus pada FDR dan CVR lebih dulu.

“Dibawa ke BTKP, Kalijapat, sementara di situ dulu,” ujar investigator KNKT Ardi Gunawan.

Selain itu, Dansatgas SAR Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan tim penyelam selalu siaga untuk membantu pencarian. Selain itu, menurutnya, pencarian dilakukan menggunakan kapal survei milik Pertamina, Victory.

Area pencarian difokuskan tak jauh dari titik jatuhnya pesawat di koordinat 05 derajat 46 menit 15 detik South – 107 derajat 07 menit 16 detik East. Tim yang mencari juga membawa ping locator.

“Gimana kita sudah membuat area sekitar 100 meter dari pusat atau dari Victory untuk titik pencarian yang pertama untuk menjadi objek adalah VCR sampai sekarang kita sudah membawa ping locator untuk mendeteksi adanya VCR tersebut,” ujarnya.
(dhn/rna)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *