Cuti Bercinta Demi Kembali Perawan, Mitos atau Fakta?

Liputan6.com, Jakarta Banyak yang mengatakan jika ingin selaput dara kembali menutup maka sebaiknya jangan berhubungan seks dalam waktu yang lama. Ini sangat lucu dan sulit untuk dimengerti. Apakah mungkin selaput dara menutup kembali hanya dengan cuti bercinta?

Ada banyak sekali kisah tentang apa yang terjadi pada tubuh wanita ketika dia berhenti berhubungan seks setelah aktif secara seksual untuk sementara waktu. Untuk mendapatkan fakta yang benar tentang apa yang terjadi pada tubuh wanita saat tak bercinta pada waktu yang lama, Anda perlu membaca tullisan yang dilansir The Healt site.com ini.

“Seks, bisa dikatakan seperti narkoba bagi tubuh Anda,” kata Dr Kumawat. Hormon yang dilepaskan selama hubungan seksual membuat Anda bahagia dan memperkuat ikatan dengan pasangan. Jadi, ketika Anda berhenti berhubungan seks, tubuh dan pikiran Anda bereaksi terhadap penghentian tiba-tiba. Di sini, kita mematahkan mitos paling umum tentang pantangan berhubungan seksual bagi wanita.

Mitos: Seorang wanita mengembangkan selaput dara baru setelah dia berhenti berhubungan seks

Fakta: Ini adalah ketidakmungkinan biologis. Selaput dara adalah selaput tipis yang mengelilingi pembukaan vagina, yang hadir sejak kelahiran wanita. Biasanya terkoyak ketika hubungan seksual pertamanya. Namun, tampon dan aktivitas olahraga intensitas tinggi juga bisa menjadi penyebab di balik hilangnya selaput dara Anda. Membran ini dapat dikembalikan melalui operasi plastik. Bukan lewat cuti bercinta. 

Saksikan juga video berikut ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *