Buruan Cek, Ada Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA

Liputan6.com, Jakarta Kabar baik bagi kamu lulusan SMA yang lagi cari lowongan kerja, pasalnya Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta sedang membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta membuka kesempatan untuk menjadi Petugas Pendukung Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Serta Perlindungan Masyarakat. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hinga 1 Desember 2018.

Mengutip Instagram Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, @satpolpp.dki, berikut kualifikasi bagi para pelamar kerja, persyaratan berkas lamaran, tata cara pendaftaran, alur rekrutmen, dan ketentuan pendaftaran, lowongan kerja tersebut:

Petugas Pendukung Penyelenggaraan Tramtibum & Linmas

Kualifikasi:

1. Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 36 tahun per 1 November 2018;

2. Diutamakan ber-KTP DKI Jakarta;

3. Pendidikan minimal SMA/sederajat;

4. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);

5. Memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita;

6. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat sehat dari Puskesmas/RS Pemerintah;

7. Berkelakuan baik, dibuktikan dengan SKCK dari Polsek/Polres setempat;

8. Bebas NAPZA, dibuktikan dengan surat keterangan dari RS Pemerintah/SwastaBNN/BNNP;

9. Tidak menuntut untuk diangkat menjadi CPNS dan/atau PPPK;

10. Tidak menuntut apabila proses rekrutmen dibatalkan karena ketentuan dan keputusan yang ada.

Siap-siap, 203 Instansi Segera Rilis Hasil SKD dan Peserta SKB CPNS 2018

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 203 instansi telah selesai verifikasi dan validasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018). Beberapa diantaranya bahkan telah merilisnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Kepegawaian Negara melalui Twitter resminya, @BKNgoid, dikatakan bahwa per 30 November 2018 pukul 08.00 WIB, ada sebanyak 203 instansi yang sudah mencapai level 1 di tahap verifikasi dan validasi (verfal). Artinya, hasil tes SKD di instansi telah selesai diperiksa, dirangking, dan dikirimkan pihak BKN ke instansi masing-masing untuk diumumkan.

Lantas, siapa saja 203 instansi yang sudah mencapai level di tahap verfal dan siap merilis hasil SKD CPNS 2018? Berikut daftar instansinya:

1 Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan

2 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman

3 Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

4 Kementerian Badan Usaha Milik Negara

5 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

6 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

7 Kementerian Pemuda dan Olahraga

8 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

9 Kementerian Luar Negeri

10 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

11 Kementerian Keuangan

12 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

13 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

14 Kementerian Kesehatan

15 Kementerian Kelautan dan Perikanan

16 Kementerian Komunikasi dan Informatika

17 Kementerian Perdagangan

18 Kementerian Perindustrian

19 Kementerian Sekretariat Negara

20 Badan Intelijen Negara

Cek Hasil Tes SKD CPNS 2018 Kementerian BUMN dan Kemenkumham

Tes Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) akan memasuki tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Namun hingga saat ini, masih ada tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) susulan di beberapa instansi, termasuk Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

SKD susulan ini pun membuat para peserta CPNS lain bertanya-tanya, apakah akan berdampak pada ujian SKB sehingga mengalami penundaan atau tidak. 

Menjawab hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Twitter resminya, @BKNgoid, menegaskan bahwa tes SKD susulan di Kemenristekdikti tidak akan menunda SKB yang lain.

SKD susulan @ristekdikti tdk menunda SKB yg lain,” kicau BKN.

Untuk informasi, Kemenristekdikti akan kembali menggelar tes SKD CPNS 2018. SKD susulan ini diperuntukan untuk peserta tambahan yang baru saja diloloskan dari Seleksi Administrasi.

Pengumuman penambahan peserta lulus seleksi administrasi CPNS ini tertuang dalam surat pengumuman Nomor: 5227/A.A2/KP/2018 Tentang Penambahan Peserta Lulus Seleksi Administrasi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2018 yang dirilis pada 26 November 2018 dan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Selaku Ketua Panitia Seleksi, Ainun Na’im.

Keputusan menambah peserta lulus seleksi administrasi ini didasarkan pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/622/S.SM.01.00/2018 tanggal 23 November 2018 perihal Peninjauan Kembali Hasil Seleksi Pengadaan CPNS Tahun 2018.

Kemenristekdikti juga mendasarkan putusannya pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/V168-9/93 tanggal 22 November 2018 perihal Peninjauan Kembali Hasil Seleksi Pengadaan CPNS Tahun 2018.

Adapun peserta yang dinyatakan lulus administrasi dan dapat mengikuti SKD susulan CPNS 2018 Kemenristekdikti, berjumlah 554 orang. Untuk daftar nama peserta dapat dilihat di laman resmi CPNS Kemenristekdikti, https://cpns.ristekdikti.go.id/.

Rencananya peserta SKD susulan tersebut akan melaksanakan ujian SKD di 26 tempat yang telah disediakan, seperti BKN Pusat, Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Kantor Regional II BKN Surabaya, Kantor Regional III BKN Bandung, dan Kantor Regional IV BKN Makassar. SKD susulan ini akan digelar pada Kamis, 29 November 2018.

Di akhir pengumumannya tersebut, Panitia Seleksi Pengadaan CPNS Kemenristekdikti Tahun Anggaran 2018 menegaskan bahwa keputusannya ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Sebelumnya Kemenristekdikti telah menggelar tes SKD pada 8-14 November 2018 lalu. Jika mengikuti alur normal, seharusnya tahap selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Top 3: Pertamina Cari Pegawai Kontrak

Liputan6.com, Jakarta Peluang pekerjaan terbuka dari BUMN. PT Pertamina menawarkan untuk menjadi bagian dari perusahaan. 

Kali ini, Pertamina sedang mencari pegawai kontrak untuk posisi Specialist Renewable Energy Research (Experience Hire-Research and Development).

Artikel tentang lowonga kerja ini menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Rabu (28/11/2018):

1. Pertamina Cari Pegawai Kontrak, Apa Persyaratannya?

Tertarik berkarier di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama PT Pertamina (Persero)? Segera persiapkan diri terbaik Anda karena Pertamina kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Pertamina sedang mencari pegawai kontrak untuk posisi Specialist Renewable Energy Research (Experience Hire-Research and Development).

Berita selengkapnya

2. Selain Bolos Kerja, 33 PNS Dipecat Gara-Gara Zina hingga Penipuan

Sidang Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) memutuskan menjatuhkan sanksi Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) terhadap 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin selaku ketua yang pemimpin Sidang BAPEK tersebut membocorkan alasan pemecatan 33 PNS itu karena kasus perzinahan, penyalahgunaan wewenang, penipuan, calo PNS, perceraian tanpa izin, dan lainnya.

Berita selengkapnya

3. Daerah Wajib Pakai CAT BKN Saat SKB CPNS 2018, Bagaimana Kementerian?

Dalam pelaksanaan Seleksi Kompetesi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) yang akan digelar mulai 4 Desember 2018 nanti, Panitia Seleksi CPNS Daerah diwajibkan menggunakan metode CAT BKN. Lalu, bagaimana dengan kementerian/lembaga pemerintah?

Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Twitter resminya, @BKNgoid, angkat bicara menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu pengguna Twitter.

Berita selengkapnya

Gelar SKD Tambahan, Akun IG Ristekdikti Diserbu Netizen

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menggelar Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS susulan untuk peserta tambahan yang baru saja diloloskan dari Seleksi Administrasi. Kabar mengenai peserta tambahan menuai protes dari netizen di akun Instagram resmi Kemenristekdikti.

Beberapa postingan di akun Instagram Kemenristekdikti mendapat komenter netizen, seperti dilihat detikcom, Selasa (27/11/2018). Beberapa netizen mempertanyakan maksud dari digelarnya kembali tes SKD.

“Tes SKD udah selesai, masih aja ada tambahan..haha..aneh,” tulis akun @iranovi_88.

Padahal akun IG itu memposting gambar yang tak ada hubungannya dengan SKD. Selain itu, terdapat pula netizen yang meminta Kemenristekdikti bersikap profesional.

“Kalau memang ada peninjauan kembali, mbok jangan skd dulu, nah..kalau kayak gini kan orang jadi banyak yg berpendapat yg enggak2. Permen udah di ttd,..Plis Profesioanl dong, lah katanya sudah reformasi birokrasi. ni piye?” tulis akun @rubireloaded.

Baca Juga: Ini Daftar Peserta Tambahan SKD CPNS Kemenristekdikti Susulan

Kemenristekdikti mengumumkan SKD susulan ini lewat pengumuman bernomor 5227/A.A2/KP/2018. Surat ini diteken Ketua Panitia Pengadaan CPNS Kemenristekdikti Ainun Na’im.

Keputusan menambah peserta lulus seleksi administrasi ini didasarkan pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bernomor B/622/S.SM.01.00/2018 tanggal 23 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018. Selain itu, Kemenristekdikti mendasarkan putusannya pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/V168-9/93 tanggal 2 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018.
(fdu/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3: Jadwal CAT SKB CPNS Mulai 4 Desember 2018

Liputan6.com, Jakarta – Setelah sebelumnya mengalami pengunduran waktu karena satu dan lain hal, kini akhirnya jadwal pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) sudah menemukan titik terang.

Bila beberapa waktu lalu SKB CPNS 2018 rencananya akan digelar awal Desember 2018 ini, yaitu mulai tanggal 1 hingga 4 Desember 2018, kini dari pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN), telah memperkirakan dan bahkan menyebutkan jadwal pasti SKB akan mulai digelar.

Melalui akun Twitter resminya, @BKNgoid, BKN mengatakan bahwa sampai saat ini pengumuman peserta SKB untuk CPNS 2018 belum ada. Menurutnya, baik BKN maupun Pemda masih melakukan verifikasi dan validasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Namun, BKN memperkirakan jadwal SKB akan digelar mulai 4 Desember 2018, bukan dari tanggal 1 seperti yang sebelumnya beredar.

Informasi mengenai SKB CPNS 2018 menjadi artikel paling dicari pembaca. Lengkapnya berikut 2 artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com:

1. Jadwal CAT SKB CPNS Mulai 4 Desember 2018

BKN memprediksi jadwal SKB CPNS akan digelar mulai 4 Desember 2018. SKB ini nantinya akan diperuntukan bagi yang menggunakan CAT BKN.

“Baiklah. Wahai para ortu, saat ini pengumuman peserta SKB #CPNS2018 belum ada. BKN & Pemda masih verifikasi & validasi hasil SKD.Mimin perkirakan jadwal SKB mulai 4 Des u/ CAT BKN.Para ortu, yakinlah bahwa anak2mu sdh dewasa. Beri mereka kepercayaan. Hilangkan keraguanmu,” kicau BKN.

Selengkapnya baca di sini!

Ini Daftar Peserta Tambahan SKD CPNS Kemenristekdikti Susulan

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menggelar Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS susulan untuk peserta tambahan yang baru saja diloloskan dari Seleksi Administrasi. Ini daftar para peserta tes susulan itu:

Kemenristekdikti mengumumkan SKD susulan ini lewat pengumuman bernomor 5227/A.A2/KP/2018. Surat ini diteken Ketua Panitia Pengadaan CPNS Kemenristekdikti Ainun Na’im.

Keputusan menambah peserta lulus seleksi administrasi ini didasarkan pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bernomor B/622/S.SM.01.00/2018 tanggal 23 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018. Selain itu, Kemenristekdikti mendasarkan putusannya pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/V168-9/93 tanggal 2 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018.

Berikut daftar peserta yang lulus seleksi administrasi tambahan:

(tor/rvk) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ada Peserta Tambahan, Kemenristekdikti Gelar Tes SKD CPNS Susulan

Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menggelar lagi Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS. SKD ini untuk peserta tambahan yang baru saja diloloskan dari Seleksi Administrasi.

Pengumuman penambahan peserta lulus seleksi administrasi CPNS ini diumumkan lewat pengumuman bernomor 5227/A.A2/KP/2018. Surat ini diteken Ketua Panitia Pengadaan CPNS Kemenristekdikti Ainun Na’im.

Keputusan menambah peserta lulus seleksi administrasi ini didasarkan pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bernomor B/622/S.SM.01.00/2018 tanggal 23 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018. Selain itu, Kemenristekdikti juga mendasarkan putusannya pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26-30/V168-9/93 tanggal 2 November 2018 perihal peninjauan kembali hasil seleksi pengadaan CPNS tahun 2018.

Padahal, sebelumnya Kemenristekdikti sudah menggelar tes SKD pada 8-14 November 2018. Tahapan selanjutnya, jika mengikuti alur normal, adalah Seleksi Kemampuan Bidang (SKB).

Memang ada aturan baru dari pemerintah, yaitu Peraturan Menteri PANRB (Permenpan) Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018. Namun aturan itu mengatur sistem kelulusan CPNS bagi pelamar yang tak lulus passing grade.

Belum ada penjelasan dari Kemenristekdikti soal tes SKD CPNS susulan ini.
(tor/hns)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bulan Depan Tes SKB CPNS? Nih, Baca Dulu Bocorannya

Jakarta – Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 dimulai awal Desember 2018.

Peserta yang tidak lulus passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 pun masih berpeluang mengikuti SKB.

Itu karena pemerintah telah mengeluarkan aturan baru yakni Peraturan Menteri PANRB (Permenpan) Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018.

Sebelum melaksanakan tes SKB, sebaiknya peserta mempersiapkan diri dengan baik. detikFinance merangkum informasi terkait hal tersebut. Simak berita selengkapnya. (hns/hns)

Ssstt… Ini Bocoran Tes SKB untuk Peserta CPNS

Jakarta – Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 dimulai awal Desember 2018. Apa saja yang akan dites?

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, untuk tes yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT) pada dasarnya sama dengan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), khususnya untuk instansi di pemerintah daerah (Pemda).

“Kalau Pemda sama saja kan pakai CAT BKN kan,” katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Namun, dalam tes SKB ini, khususnya kementerian/lembaga (K/L) bakal memberlakukan tes lainnya. Tes-tes yang dimaksud untuk mengetahui kemampuan peserta secara lebih spesifik.

Jadi, dalam pelaksanaan rekrutmen CPNS ini terdiri dari 2 jabatan, yaitu jabatan fungsional dan jabatan pelaksana. Untuk jabatan pelaksana, tesnya akan sangat berkaitan erat dengan formasi jabatan yang dipilih.

“Misal analisa akuntabilitas, itu kan jabatan pelaksana biasa, itu pasti soalnya tentang akuntabilitas. Untuk pengelola data dan informasi pasti tentang bagaimana mengelola data dan informasi dengan teknologi terkini,” paparnya.

“Ditambah dengan tusi (tugas dan fungsi) dari instansinya, ada kekhususan misalnya pengelola data dan informasi di Kementerian PUPR misalnya, itu pasti tentang data dan informasi berkenaan dengan tusi PUPR dan sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, misalnya di Kementerian Hukum dan HAM juga ada tes kesamaptaan, yaitu tes untuk mengetahui kesiapan fisik. Biasanya tes-tes yang lebih spesifik ini sudah diumumkan saat pembukaan pendaftaran CPNS.

“Kalau K/L, pusat tergantung pengumumannya, kan dia kalau Kumham akan ada kesamaptaan dulu, tes lari, tes apa itu sesuai dengan pengumuman yang akan mereka sampaikan nanti,” tambahnya.

(fdl/fdl)