Dikaitkan dengan Real Madrid, Eden Hazard Akui Masih Kerasan di Chelsea

London – Gelandang Chelsea, Eden Hazard, merupakan satu di antara pemain buruan Real Madrid. Tetapi, Hazard tak memikirkan rumor transfer ke Madrid dan hanya ingin fokus menjalani karier bersama The Blues.

El Real sudah sejak bursa transfer musim panas tahun lalu menginginkan jasa pemain timnas Belgia tersebut. Los Blancos butuh gelandang seperti Eden Hazard untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah.

Akan tetapi, upaya Real Madrid mendapatkan jasa sang pemain selalu menemui jalan terjal. Chelsea baru akan melepas Hazard ke Madrid dengan banderol 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun).

Sementara itu, Eden Hazard masih belum memikirkan untuk angkat kaki dari Stamford Bridge. Kendati durasi kerjanya menyisakan 18 bulan lagi, pemain 28 tahun itu mengaku masih betah berada di Chelsea.

“Setelah Piala Dunia, saya ingin pergi, tetapi pada akhirnya saya bertahan di Chelsea dan saya memainkan salah satu musim terbaik sejauh ini,” kata Hazard.

“Jadi, saya tidak berpikir saya membutuhkan tantangan yang berbeda. Tetapi, itu tidak berarti bahwa saya akan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Eden Hazard memang tampil apik bersama Chelsea pada musim ini. Dia berhasil mencetak 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Sumber: FourFourTwo/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Eden Hazard Bakal Selalu Bikin Manajer Chelsea Frustrasi

London – Eden Hazard mengaku akan selalu membuat manajer Chelsea frustrasi. Hazard menyebut manajer The Blues merasa frustrasi karena menuntutnya untuk selalu tampil apik.

Gelandang timnas Belgia itu merupakan pemain penting di lini tengah skuat London Biru. Mulai berseragam Chelsea pada 4 Juni 2012, Eden Hazard turut mempersembahkan lima trofi juara, termasuk dua gelar Premier League dan satu titel juara Liga Europa.

Penampilan apik Hazard masih berlanjut pada musim ini. Dia telah mendulang 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama The Blues.

Meski begitu, performa impresif Eden Hazard masih belum mendongkrak posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League. Klub asuhan Maurizio Sarri itu tertahan di posisi empat dengan nilai 47.

Alhasil, Sarri menuntut Hazard untuk terus mendulang gol. Situasi serupa juga pernah dialami pemain 28 tahun tersebut saat Chelsea masih ditangani Antonio Conte dan Jose Mourinho.

“Saya tidak hanya membuat Conte frustrasi. Dalam karier saya, saya telah membuat frustrasi semua manajer. Sekarang, saya membuat Sarri frustrasi. Saya membuat Mourinho frustrasi,” ujar Hazard.

“Mereka semua berpikir Anda perlu mencetak lebih banyak gol, melakukan lebih banyak hal, dan lebih banyak lagi. Saya juga akan membuat frustrasi manajer berikutnya yang saya miliki,” paparnya.

Eden Hazard memang pemain paling bersinar di Chelsea pada musim ini. Dengan koleksi 12 gol tersebut, Hazard menjadi top skorer The Blues, unggul tiga gol atas Alvaro Morata.

Sumber: FourFourTwo

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Milan yang Nyatanya Baik-Baik Saja Tiap Kali Tanpa Higuain

JakartaAC Milan tinggal sesaat lagi ditinggal Gonzalo Higuain di Januari ini. Tapi Rossoneri setidaknya punya bekal untuk melepas sang penyerang.

Kepindahan Higuain ke Chelsea diyakini tinggal menunggu waktu saja. Penyerang 31 tahun ini sudah tak dibawa Milan kala bertandang ke Genoa, Senin (22/1/2019), yang jadi pertanda bahwa kepindahan memasuki tahap akhir.

Kehilangan Higuain jelas jadi kerugian besar. Pemain pinjaman Juventus ini mencetak delapan gol di 22 penampilan semua kompetisi, dengan enam gol di 15 laga Serie A.

Dia adalah salah satu penyumbang gol terbanyak sepanjang musim ini bersama Patrick Cutrone. Cutrone sendiri mengoleksi satu gol lebih banyak.

Meski demikian, ada sebuah fakta yang setidaknya bisa membuat fans Milan sedikit lebih tenang. Bahwa Rossoneri sejauh ini tak terkalahkan saat tampil tanpa Higuain.

Total enam pertandingan telah dilalui Milan tanpa Higuain di semua kompetisi. Catatannya adalah tiga kemenangan dan tiga kali imbang.

Diavolo Rosso mencetak 11 gol dalam periode tersebut, atau dengan rata-rata 1,83 gol per laga.

Milan sendiri tengah berusaha mendapatkan pengganti Higuain, yakni Krzysztof Piatek dari Genoa. Piatek musim ini sudah bikin 13 gol di Serie A.

(raw/cas)

Tanpa Gonzalo Higuain, AC Milan Mampu Tampil Impresif

Genoa – AC Milan menang 2-0 atas Genoa pada laga pekan ke-20 Serie A, di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Senin (21/1/2019). Kemenangan itu sekaligus memperpanjang tren apik Il Diavolo Rosso tanpa kehadiran Gonzalo Higuain.

Melawat ke markas Genoa, pelatih Milan, Gennaro Gattuso, memutuskan untuk tak mengikutsertakan Higuain. Gattuso menganggap penyerang timnas Argentina itu tidak dalam kondisi siap untuk bermain.

Pasalnya, Gonzalo Higuain santer disebut bakal angkat kaki dari San Siro dan melanjutkan kariernya ke Chelsea pada Januari 2019. Bahkan, kepindahannya ke skuat London Biru akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Meski tak diperkuat pemain pinjaman dari Juventus itu, AC Milan berhasil mengalahkan Genoa dengan skor 2-0. Sepasang gol I Rossoneri disarangkan Fabio Borini pada menit ke-72 dan Suso menit ke-83.

Kemenangan tersebut sekaligus membuktikan jika AC Milan tak masalah jika ditinggalkan Gonzalo Higuain. Sebab, Milan justru mampu memetik tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan belum pernah kalah dari enam laga tanpa Higuain.

AC Milan bermain imbang melawan Empoli (1-1), Lazio (1-1), dan Real Betis (1-1). Sementara itu, kemenangan didapat saat bersua Sassuolo (4-1), Parma (2-1), serta Genoa (2-0).

Andai penyerang 31 tahun benar-benar hengkang, AC Milan bakal mengincar penyerang Genoa, Krzysztof Piątek. Seperti dilansir Milannews.it, pemain timnas Polandia itu telah tiba di Kota Milan pada Senin (21/1/2019), untuk merampungkan transfernya ke skuat Merah-Hitam.

Sumber: Football Italia, Transfermarkt

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Donnarumma Doakan yang Terbaik untuk Higuain

GenoaGonzalo Higuain tak ada di skuat AC Milan saat melawan Genoa. Kiper Rossoneri, Gianluigi Donnarumma, mendoakan yang terbaik untuk pemain asal Argentina itu.

Milan memetik kemenangan 2-0 atas Genoa saat bertanding di Stadio Luigi Ferraris, Senin (21/1/2019). Fabio Borini dan Suso yang menjadi penentu kemenangan.

Higuain tak masuk daftar susunan pemain. Penyerang 31 tahun itu disebut meminta untuk tak disertakan dalam lawatan ke Genoa.

Ada kabar yang menyebutkan bahwa Higuain sudah berpamitan dengan skuat Milan. Dia menuju Chelsea untuk bereuni dengan pelatihnya saat bermain di Napoli, Maurizio Sarri.

“Andai Higuain menentukan pilihan ini, pasti ada alasannya. Tapi dia merupakan seorang teman dan saya mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Donnarumma di Sky Sports Italia.

Mengenai absennya Higuain, asisten pelatih Milan, Luigi Riccio, juga memberikan keterangan pasca pertandingan.

“Itu sudah beredar sejak beberapa hari belakangan, tapi kami akan terus berjuang dengan pemain yang kami miliki,” kata Riccio.

(cas/raw)

Tanpa Higuain, AC Milan Bungkam Genoa

Liputan6.com, Genoa – AC Milan menaklukkan Genoa 2-0 pada lanjutan Serie A di Stadio Luigi Ferarris, Senin (21/1/2019). Tampil tanpa Gonzalo Higuain, yang hendak pindah ke Chelsea, I Rossoneri mencetak gol lewat Fabio Borini dan Suso. 

Borini membuka kemenangan AC Milan pada menit ke-72. Suso lalu menggandakan keungggulan tim tamu sepuluh meniit berselang.

AC Milan tertekan sepanjang babak pertama. Genoa memiliki peluang melalui Christian Kouame, Davide Biraschi, Darko Lazovic, dan Daniel Bessa. Namun, tidak ada yang berbuah gol.

I Rossoneri juga hampir tertinggal karena bunuh diri Tiemoue Bakayoko. Beruntung kiper Gianluigi Donnarumma bisa menghalau bola.

Di sisi lain, Lucas Paqueta hampir membuat gol pertama bagi AC Milan jika tendangan volinya tidak mengenai gawang.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Kedua tim tetap saling jual beli serangan pada babak kedua. AC Milan mendapat kesempatan dua kali lewat Borini.

Sementara tuan rumah hampir unggul kalau sepakan Domenico Criscito tidak melebar. Donnarumma lalu melakukan penyelamatan ganda untuk mementahkan usaha beruntun Veloso dan Bessa.

AC Milan akhirnya unggul setelah Borini meneruskan umpan silang Andrea Conti. Namun, tidak lama berselang, Veloso menyaksikan tendangannya dimentahkan Donnarumma dan mengenai mistar.

Aksi heroik sang kiper akhirnya berbuah manis lewat gol Suso. Dia menjebol gawang Genoa lewat serangan balik memaksimalkan umpan Patrick Cutrone. Skor lalu tidak berubah. 

Kemenangan ini mengangkat I Rossoneri ke posisi empat klasemen sementara. Mereka memiliki 34 poin dari 20 laga, unggul satu nilai atas pesaing terdekat AS Roma. 

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

Genoa: Radu; Biraschi (Pereira 76), Romero, Zukanovic, Criscito; Lazovic, Rolon, Veloso (Dalmonte 84), Bessa; Kouame, Pandev (Favilli 58)

AC Milan: G Donnarumma; Abate, Musacchio, Zapata (Conti 14), Rodriguez; Paqueta, Bakayoko, Calhanoglu (Mauri 78); Suso (Castillejo 88), Cutrone, Borini

3 Pemain Bintang yang Disia-siakan Chelsea

Liputan6.com, Jakarta Chelsea menjadi kuburan bagi pemain-pemain bintang yang ingin berkembang di Liga Inggris. Berstatus pemain bintang dan dibeli mahal, pemain-pemain ini malah gagal berkembang.

Salah satu yang cukup fenomenal yaitu Andriy Shevchenko. Siapa yang tak mengenal Shevchenko yang tampil gemilang bersama AC Milan dan Dynamo Kyiv.

Namun kebintangan Shevchenko langsung runtuh saat gabung dengan Chelsea. Dia sempat jadi pemain termahal saat dibeli 73 juta euro plus Hernan Crespo oleh Chelsea dari AC Milan pada 2005.

Dia hanya bertahan dua musim di Chelsea sebelum dipinjamkan kembali ke AC Milan pada 2008-2009. Sempat dibawa pulang Chelsea pada 2009-2010, Shevchenko akhirnya dipulangkan ke kyiv karena permainannya tak berkembang.

Saat ini, Chelsea sudah membuang pemain bintang seperti Cesc Fabregas. Sebentar lagi, The Blues juga akan melepas Gary Cahill. Siapa saja pemain yang pernah disia-siakan Chelsea tapi mampu bersinar di klub lain, berikut rinciannya:



2 dari 4 halaman

3. Fernando Torres

Fernando Torres atau El Nino adalah raja bagi Atletico Madrid. Klub masa kecilnya ini sudah berhasil melambungkan namanya sehingga menjadi salah satu striker yang diperhitungkan di Spanyol.

Setelah cukup lama mencuat bersama Atletico Madrid, Torres akhirnya diboyong Liverpool pada Agustus 2017. Saat itu, dia diboyong dengan transfer 20 juta pounds plus Luis Garcia hijrah ke Atletico Madrid.

Bersama Liverpool, Torres masih menunjukkan sinar yang terang. Dia berhasil mencetak 24 gol di musim pertamanya bersama Liverpool dan inilah yang membuat dia cukup dicintai fans Liverpool.

Namun keputusan mendadak datang pada 31 Januari 2011. Dia dijual ke Chelsea dengan transfer 50 juta pounds, salah satu yang terbesar di sejarah transfer Liga Inggris. Inilah petaka bagi Torres.

Gabung Chelsea, dia malah kesulitan cetak gol bahkan harus menanti 903 menit untuk gol pertamanya. Pelatih Chelsea kala itu pun enggan memberi kesempatan kepada Torres yang terus menunjukkan penurunan dalam permainan.

3 dari 4 halaman

2. Kevin de Bruyne

Kevin de Bruyne terkenal sebagai raja assist sejak mulai mencuat bersama Wolfsburg di Bundesliga. Penampilannya yang efektif saat membawa bola dan memberikan umpan membuat dia jadi buruan klub-klub besar.

Chelsea tak mampu melihat bakat istimewa ini. Dia diboyong dari Genk dengan transfer 7 juta pounds saja pada 31 Januari 2012.

Namun setelah transfer ini, Chelsea malah meminjamkan De Bruyne ke Werder Bremen. Dia baru kembali ke Chelsea pada 1 Juli 2013.

Jose Mourinho sempat menjanjikan De Bruyne posisi di tim utama. Namun cedera dan persaingan yang keras di lini tengah membuat De Bruyne tersisih. Dia pun akhirnya dijual ke Wolfsburg.

Penampilannya mencuat di Wolfsburg hingga membuat Manchester City terpesona. Dia pun diboyong pada 30 Agustus 2015 dengan transfer 55 juta pounds. Hingga kini, De Bruyne jadi andalan Manchester City.

4 dari 4 halaman

3. Mohamed Salah

Inilah boleh jadi blunder paling besar bagi Chelsea. Mohamed Salah yang memukau di Basel membuat Chelsea memboyongnya pada 23 Januari 2014 dengan transfer 11 juta pounds.

Salah yang masih muda, 22 tahun kala itu, sempat menunjukkan harapan bersama Chelsea. Namun Jose Mourinho belum memberinya banyak kesempatan di musim pertama.

Mourinho akhirnya benar-benar melepas Salah di Februari 2015. Salah dipinjamkan ke Fiorentina dan membuat La Viola jatuh cinta.

Namun Salah tak mau lama di Fiorentina dan lebih memilih dipinjamkan ke AS Roma. Disinilah dia mulai menancapkan kuku di sepak bola dunia sebelum diboyong Liverpool pada 22 Juni 2017.

Liverpool berani membayar mahal dengan transfer 42 juta euro untuk Salah. Dan, kualitas Salah terbukti memukau dan berpotensi kembali jadi pemain terbaik di Liga Inggris musim ini.

Ada Ferguson di Balik Kebangkitan MU Bersama Solskjaer

Manchester – Ole Gunnar Solskjaer tak malu membeberkan ada peran Alex Ferguson di balik kebangkitan MU. Solskjaer mengaku Ferguson terus berpesan pada pemain untuk meraih kemenangan di setiap laga.

Solskjaer membawa MU meraih kemenangan 2-1 atas Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Sabtu (19/1/2019). Itu merupakan kemenangan ketujuh beruntun The Red Devils di bawah asuhan Solskjaer.

“Jika kami bisa menjaga momentum ini terus, kemenangan akan diraih. Kami bisa mendapatkan banyak poin dan menaikkan posisi di tabel klasemen,” kata Solskjaer.

“Sir Alex Ferguson dulu sering memberikan para pemain tantangan. ‘Mengapa kalian tidak sekalian memenangi 10 laga beruntun?’. Setiap kali menang, kami siap pada laga berikutnya,” lanjut Solskjaer.

Pada laga melawan Brighton and Hove Albion, dua gol kemenangan Manchester United dicetak Paul Pogba dan Marcus Rashford. Kemenangan itu membawa Manchester United semakin mendekati poin Chelsea yang berada di posisi keempat klasemen sementara Premier League.

MU bersama Arsenal memiliki 44 poin. Sementara itu, Chelsea hanya berjarak tiga poin dari dua tim tersebut.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-23

Liputan6.com, London – Liga Inggris telah menyelesaikan pekan ke-23. Klub-klub papan atas meraih hasil positif pada pekan ini.

Liverpool mampu menang 4-3 atas Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (19/1/2019). Kemenangan ini membuat Liverpool tetap memuncaki klasemen sementara.

Manchester City sebagai pesaing terberat juga meraih kemenangan meyakinkan pada Liga Inggris pekan ke-23. Bermain di kandang Huddersfield, City menang tiga gol tanpa balas.

Hasil itu membuat City tetap menjaga persaingan di papan atas. The Citizens mengoleksi 56 poin atau berselisih empat poin dengan Liverpool.

Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga juga meraih hasil positif. Menjalani derby London melawan Fulham, Spurs menang dengan skor tipis 2-1.


2 dari 3 halaman

Hasil Lain

Big match Liga Inggris pekan ke-23 mempertemukan Arsenal dengan London. Hasilnya, The Gunners menang dengan skor 2-0.

MU juga terus menunjukkan kualitasnya. Setan Merah menang 2-1 melawan Brighton di Old Trafford.

Berikut hasil lengkap Liga Inggris pekan ke-23:

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Inggris

Wolverhampton 4 – 3 Leicester City

AFC Bournemouth 2 – 0 West Ham United

Liverpool 4 – 3 Crystal Palace

MU 2 – 1 Brighton

Newcastle 3 – 0 Cardiff City

Southampton 2 – 1 Everton

Watford 0 – 0 Burnley

Arsenal 2 – 0 Chelsea

Huddersfield 0 – 3 Manchester City

Fulham 1 – 2 Tottenham

Saksikan video pilihan di bawah ini

Sikat Chelsea, Emery Puji Kualitas Striker Arsenal

Liputan6.com, London – Unai Emery menyanjung penampilan striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang. Manajer asal Spanyol itu menilai Aubameyang sebagai pemain yang serbabisa.

Aubameyang tidak mencetak gol saat Arsenal menang lawan Chelsea, Sabtu (19/1/2019). Ia justru ditempatkan sebagai gelandang serang dalam laga tersebut.

Menariknya, Aubameyang langsung menunjukkan kualitasnya meski posisi aslinya sebagai striker murni. Ia mampu mengobrak-abrik pertahanan Chelsea dengan pergerakannya.

“Aubameyang bisa bermain di kiri maupun kanan. Dan saat dia ditempatkan di berbagai posisi yang paling menonjol adalah sikap dan mentalnya,” kata Emery seperti dilansir Evening Standard.

“Dia selalu mau menjalankan apa yang saya suruh. Padahal dalam laga kemarin pun dia diturunkan sebagai gelandang serang,” kata Emery yang baru menangani Arsenal musim panas kemarin.

2 dari 2 halaman

Ganti Formasi

Saat melawan Chelsea, Aubameyang juga diturunkan bersamaan dengan Alexandre Lacazette. Padahal biasanya keduanya dipasang secara bergantian.

“Semua tergantung siapa lawannya. Saya hanya mencari komposisi terbaik dalam tim ini,” kata Emery.

“Mungkin di laga lain hanya satu striker yang dibutuhkan. Jadi tak mungkin keduanya selalu saya duetkan,” katanya menambahkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini: