Cerita Warga Saat Polisi Tembak Pelaku Bentrok di Solo

Solo – Polisi melakukan penangkapan terhadap 10 pelaku sweeping berujung bentrok di Solo, Sabtu (12/1/2019). Dua di antara ditembak karena melawan aparat. Begini suasana mencekam saat penangkapan menurut warga.

Suasana mencekam diceritakan oleh warga sekitar, Wawan. Puluhan pelaku sweeping dikejar puluhan aparat bersenjata hingga terjadi penangkapan di Semanggi, Solo.

“Tadi tiba-tiba puluhan motor masuk gang sini, ternyata ada polisi di belakangnya. Mereka lalu ditangkapi. Saya dan warga lain berlari menjauh,” kata Wawan ditemui di sekitar lokasi.


Adapun tempat penangkapan para pelaku sweeping ialah di sekitar Pasar Klitikan. Tepatnya berada di gang sebelah selatan Pasar Klitikan.

Peristiwa penangkapan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu lokasi kejadian sudah cukup lengang, sebab Pasat Klitikan saat itu sudah tutup. Tinggal beberapa pedagang dan warga sekitar saja yang berada di sekitar lokasi.

Mengenai peristiwa penembakan, Wawan mengaku tidak melihat langsung. Namun dia mendengar adanya suara tembakan.

“Ada suara tembakan beberapa kali. Paling tidak dua kali. Tadi ada yang kena kakinya,” ujarnya.

Sementara itu, penjual angkringan di sekitar lokasi, Mulyadi, mengaku hanya melihat keramaian sebelum terjadi penangkapan. Dia melihat puluhan kendaraan polisi mengejar para pelaku sweeping.

“Saya hitung itu motor polisinya ada 20-an, mobilnya sekitar 10. Mereka masuk ke dalam gang. Tapi saya tidak berani mendekat,” katanya.

“Saya hanya lihat ada banyak yang ditangkapi tadi, tidak tahu kasusnya apa,” kata dia.

Saat ini lokasi kejadian sudah sangat sepi. Sama sekali tidak ada aktivitas di sana, baik dari pedagang maupun warga sekitar.
(bai/mbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *