Cerita Warga: Ditodong Celurit dan Motor Dirampas Napi Kabur di Aceh

Banda Aceh – Nurlela terduduk lemas di jalan depan Lapas Banda Aceh di Lambaro, Aceh Besar, Aceh. Celana di lututnya bolong akibat terjatuh didorong napi yang kabur. Motor yang dikemudikannya, dirampas secara paksa.

“Saya ditodong dengan celurit di tengah jalan. Motor saya diambil oleh salah satu napi,” kata Nurlela kepada wartawan di Lapas Banda Aceh, Kamis (29/11/2018).

Menurutnya, para napi keluar berbondong-bondong dan kabur ke area persawahan. Dia saat itu sedang melintas di jalan depan Lapas. Nurlela mengaku saat itu ketakutan ketika ditodong oleh seorang napi. Usai motornya dirampas, Nurlela kemudian masuk ke pekarangan Lapas.

Di sana, dia duduk di atas kursi sambil menunggu dijemput keluarganya. Ketika seorang perempuan mendekat, Nurlela menangis histeris. Keduanya kemudian saling berpelukan. Tak lama kemudian, mereka meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto mengaku belum mendapat informasi soal adanya napi yang merampas motor warga. Polisi belum mendapat laporan dari korban soal perampasan motor tersebut.

“Sementara kita belum dapat laporan dan saya kira masih aman. Napi (yang kabur) tidak bawa senjata,” kata Trisno kepada wartawan di lokasi.

Seperti diketahui, 113 napi Lapas Banda Aceh kabur setelah membobol kawat ruang penerima tamu dan tiga kaca jendela depan. Mereka selanjutnya keluar berbondong sekitar pukul 18.40 WIB. Para napi ini juga sempat memukul seorang sipir yang berjaga.
(agse/rna) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *