Cerita Tiga Batu Ajaib di Batusangkar

Batu Batikam

Batu batikam artinya batu yang ditusuk, objek wisata sejarah ini terdapat di Jorong Dusun Tuo, Nagari Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Batusangkar, Sumatera Barat. Menurut ceritanya batu ini ditikam oleh dua laki-laki bersaudara, yaitu Datuak Parpatiah Nan Sabatang dan Datuak Katumanggungan.

Ke dua datuak ini terlahir dari rahim ibu yang sama namun ayah mereka berbeda. Ayah dari Datuak Parpatiah Nan Sabatang merupakan seorang yang cerdas dan berbudi tinggi. Sedangkan ayah dari Datuak Katumanggungan adalah orang kaya raya.

Memilki ayah dengan latar belakang berbeda menjadikan mereka memiliki nilai pandang tersendiri atas perkara yang terjadi.

Memandang status masyarakat misalnya, Datuak Parpatih berpendapat bahwa masayarakat diatur secara demokrasi. “Duduk sama rendah, bediri sama tinggi”. Kesetaraan tidak ada perbedaan kasta antara anggota kerajaan dan masyarakat biasa.

Sedangkan Datuak Katumanggungan berpandangan rakyat lebih baik diatur sesuai strata. Berjenjang sama naik, bertangga sama turun. Menurut aturan dan aturan sewajarnya.

Karena selisih paham inilah dua bersaudara Datuak Parpatih Nansabatang dan Datuak Katumanggungan berdebat, karena takut saling melukai mereka melampiaskan kemarahan dengan menusukkan keris ke sebuah batu dari arah berlawanan, hingga batu itu berlubang. Batu itulah yang sampai kini dikenal sebagai Batu Batikam.

Hingga saat ini, peristiwa perkelahian Datuak Parpatih Nansabatang dengan saudaranya Datuak Katumanggungan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Salah seorang warga Batusangkar Elwardi mengatakan, ia selalu menceritakan kisah dua saudara ini kepada anak-anaknya.

Walaupun tengah berselisih paham, mereka tetap tak ingin melukai saudaranya. “Mereka melampiaskan kemarahannya pada benda lain, agar saudaranya tidak terluka dan amarahnya pun bisa reda,” ujar bapak kelahiran 1967 ini.

“Walau kita sedang berselesih paham dengan saudara, tapi harus ingat kita tidak boleh menyakitinya,” kata Elwardi kepada anak-anaknya. (Miftahul Jannah)

Saksikan video menarik berikut ini:

Menurut dokter, kondisi langka ini terjadi ketika ada kerusakan gen yang diwariskan orangtuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *