Cerita Ibu Rumah Tangga Jualan Tas Rotan Beromzet Puluhan Juta/Bulan

Jakarta – Menjadi ibu rumah tangga tak melulu soal mengurusi pekerjaan rumahan, namun juga bisa aktif berbisnis. Misalnya seperti, Angela Raharjo yang memiliki omzet hingga puluhan juta per bulan karena berbisnis.

Angela mengaku tak asing dengan dunia bisnis. Sebab, sejak kecil ia telah dikenalkan orang tuanya mengenai bisnis, terutama produk buatan pengerajin lokal.

“Awalnya sih karena keturunan, orang tuaku pecinta seni dan mamaku juga ada PT yang bergerak di bidang furniture di Lombok itu juga ngumpulin songket tapi nggak terlalu fokus karena kan ibu rumah tangga juga” kata dia saat berbincang dengan detikFinance baru-baru ini.

Kemudian, dari situ muncul rasa cinta terhadap produk yang diproduksi oleh pengerajin lokal. Akhirnya saat kuliah ia mencoba untuk berjualan songket.

Cerita Ibu Rumah Tangga Jualan Tas Rotan Beromzet Puluhan Juta/BulanFoto: dok tangan rantau

Songket tersebut ia tawarkan kepada teman-temannya dan mendapat respons positif. Namun, jualan tersebut mesti ia hentikan pasca lulus kuliah.

Hal itu lantaran minat penjualan yang lesu dan juga ketidaksesuaian kain songket yang dipilih antara ia dan sang bunda.

“Selesai kuliah itu nggak lanjutin lagi jualan. Karena nggak terlalu on lagi dan ngerasa lesu nih jualan apalagi songket kalau beli kan butuh waktu dan kadang yang beli dengan ibu beda model,” papar dia.

Cerita Ibu Rumah Tangga Jualan Tas Rotan Beromzet Puluhan Juta/BulanFoto: dok tangan rantau

Alhasil, Angela pun memutar otak mencari peluang yang bisa dimanfaatkan. Ia pun mendapatkan inspirasi dari tas rotan yang digunakan oleh penyanyi, Raisa.

Dari situ, akhirnya ia berusaha mencari pengerajin lokal yang mau bekerjasama memproduksi tas rotan. Alhasil di tahun 2017 ia secara resmi mengeluarkan produk bernama ‘Tangan Rantau’.

Tangan Rantau menjual berbagai macam produk pengerajin lokal yang terbuat dari bahan alam, seperti rotan, daun pandan hingga daun eceng gondok.

Lulusan sekolah chef ini mengatakan modal yang ia keluarkan untuk bisnis ini sebesar Rp 1 juta. Ia menggaet pengerajin lokal untuk bekerjasama dengan dirinya.

“Aku lihatnya bekerjasama dengan pengerajin lokal itu kita bisa besar sama-sama, sama-sama hidup, happy karena ada pemasukan. Modalnya pertama Rp 1 juta untuk beli produknya,” papar dia.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bisnisnya tak berjalan penuh dengan dukungan. Pasalnya, sang ayah sempat tak setuju dengan pilihan Angel. Namun hal sebut ia buktikan dengan keberhasilan membangun bisnis Tangan Rantau.

“Mamaku sudah biasa kan. Kalau papaku responsnya ngapain sih kaya gitu-gitu, buat apa dikira buat iseng-iseng. Tapi aku sih ngejelasin ini produk lucu lho dipakai anak muda dan banyak yang belum ngerti,” terang dia.

Cerita Ibu Rumah Tangga Jualan Tas Rotan Beromzet Puluhan Juta/BulanFoto: dok tangan rantau

Berkat hal itu, kini ia mampu mempekerjakan hingga puluhan pengerajin dan tujuh karyawan dengan omzet hingga Rp 18 juta per bulannya. Bahkan, produknya telah menjangkau Nusantara.

“Per bulannya bisa mencapai Rp 18 juta per bulan. Itu kita jualan sampai ke Timika, Aceh juga macem-macem deh,” ungkap dia.

Sementara itu, ke depan ia berencana untuk membangun toko untuk memasarkan produknya secara offline serta melakukan ekspor. Adapun, produk yang dijual di Tangan Rantau ini dijual dari Rp 35 ribu hingga Rp 600 ribu. (dna/dna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *