BPN Ingin Prabowo Menyerang, Hasil Survei Bicara Sebaliknya

Jakarta – Jelang debat Pilpres kedua, Badan Pemenangan Nasional (BPN) berharap Prabowo Subianto lebih menyerang. Namun rupanya hasil survei internal berkata lain. Seperti apa?

“Ya tentu saja dari tim internal penginnya lebih menyerang gitu. Tapi kita lihat saja kan Pak Prabowo persiapan sendiri dan bisa saja ada kejutan,” kata Direktur Logistik BPN, Aryo Djojohadikusumo, kepada wartawan, Minggu (18/2/2019).

Namun ternyata secara strategi lebih menguntungkan kalau Prabowo tidak menyerang Jokowi. Kenapa?

“Dari hasil survei kita, masyarakat terutama voters yang undecided itu lebih senang dengan Pak Prabowo yang kalem, jadi kelihatannya akan cenderung kalem-kalem saja dulu,” kata Aryo.

Namun situasi saat debat bisa berkata lain. Menurut Aryo, Prabowo sosok yang banyak kejutan.
“Tapi kita lihat dulu, kita tidak tahu karena Pak Prabowo banyak kejutan,” pungkasnya.
(van/tor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Alasan Kenapa Orang Suka Memencet Bubble Wrap, Ternyata Bermanfaat

Liputan6.com, Jakarta Bubble wrap sering dijumpai dalam bungkusan paket, agar barang kiriman paket tidak mudah pecah dan rusak. Siapapun yang memegang lembaran bubble wrap tanpa sadar akan memencetnya. Mungkin kegiatan ini terlihat hanya membuang waktu.

Plastik yang didesain dengan gelembung-gelembung kecil ini, justru sering jadi rebutan. Anehnya banyak banget orang yang sepertinya mendapatkan kesenangan tersendiri dengan memencet bubble wrap. Apa kamu juga termasuk salah satunya?

Fenomena unik ini tentu saja bukan cuma terjadi di Indonesia saja. Bahkan di Amerika Serikat, ada protes besar-besaran setelah perusahaan iBubble Wrap mengeluarkan inovasi baru yaitu bubble wrap yang tidak bisa meletus.

Secara fungsional produk baru itu jelas lebih mumpuni karena tidak bakalan kempes, tapi ternyata mayoritas konsumen justru menolak habis-habisan.

2 dari 2 halaman

Manfaat Memencet Bubble Wrap

Dillon KM, salah satu anggota Departemen Psikologi di Western New England Collage, Springfield menjadikan topik tersebut sebagai sebuah penelitian. Laporannya yang berjudul “Popping Sealed Air-Capsules to Reduce Stress” dipublikasikan di US National Library Medicine National Institutes of Health.

Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa untuk meletuskan bubble wrap. Sebanyak 75% subjek penelitian merasakan perubahan yang signifikan seperti lebih berenergi, berkurangnya rasa lelah dan lebih tenang setelah meletuskan bubble wrap.

Dilansir Liputan6.com, Minggu (17/2/2019) dari The Health Orange, cara merngurangi stres dengan meletuskan bubble wrap sama seperti peninggalan nenek moyang manusia yang mengurangi stres dengan cara mencari kutu di rambut dan memencetnya.

Kegiatan meletuskan bubble wrap juga merupakan alternatif untuk orang yang memiliki kebiasan menggigiti kuku. Jadi,kamu bisa menyimpan bubble wrap untuk terapi stres. Menurut survei tiga alasan yang dapat menjelaskan dorongan tidak terkendali untuk memencet Bubble Wrap.

1. Dilansir dari Times of India, studi menunjukkan pembungkus gelembung (Bubble Wrap) ini membantu beristirahat sejenak dari berpikir keras. Namun, masih dalam konsentrasi yang sama.

2. Mengurangi ketegangan otot. Psikolog Robert E. Thayer menjelaskan ketika orang stres, mereka cenderung meluangkan waktu sejenak untuk memahami tindakan mereka. Selama kondisi itu mereka tanpa sadar menekan jari, melakukan gerakan dengan kaki, atau bahkan meletuskan bubble wrap.

3. Meletuskan gelembung berkaitan dengan orgasme otak. Saat meletuskan gelembung, otak mendapat kepuasan yang sama seperti ketika berhubungan seks.

Intip Rincian Utang Luar Negeri RI, Paling Banyak untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah utang sering kali menjadi bahan kritik untuk pemerintah. Hal ini mengingat total utang Indonesia yang terus naik. Meski demikian, apakah utang Indonesia masih aman? Bagaimana rincian utang Indonesia tersebut?

Pemerintah selalu menyatakan kalau pengelolaan utang dilakukan pruden dan akuntabel. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun pernah menegaskan, meski utang pemerintah meningkat tetapi tidak melanggar amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Yaitu defisit APBN masih terjaga kurang dari tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan rasio utang kurang dari 60 persen dari PDB.

Mengutip berita Liputan6.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat Indonesia bijak memahami soal utang negara.

“Negara mirip dengan perusahaan. Kalau ingin dikembangkan dengan optimal, butuh dana besar,” ujar JK, pada Selasa 29 Januari 2019.

JK menuturkan, jika ingin pembangunan dilakukan pesat, misalnya dalam hal infrastruktur dibutuhkan dana besar. Di sisi lain, anggaran negara juga diperlukan untuk mebiayai hak-hak dasar warga, seperti pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendanaan lain.

“Utang bukan jumlahnya yang penting, tapi bisa dibayar atau tidak,” tutur JK.

Selama utang negara untuk hal-hal produktif, bukan sekedar untuk menggelar konferensi atau bangun kantor pemerintah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut berpendapat, itu sah-sah saja.

Misalnya, kata dia, untuk pembangunan MRT, moda angkut massal yang diyakini bisa mengatasi masalah transportasi, terutama di kota-kota besar.

“Kalau yakin dalam 40 tahun bisa dibayar dari hasil MRT, tidak masalah,” tambah JK.

Utang, tambah JK, juga digunakan untuk membangun sarana atau infratruktur yang penting untuk orang banyak. Ia menambahkan, uang pinjaman bisa untuk membangun pengairan. Efeknya, kebun dan sawah makin banyak, penghasilan negara dari pajak pun meningkat. “Kita tidak utang untuk foya-foya,” tambah JK.

JK menegaskan, tak hanya Indonesia yang punya utang. “Negara-negara besar juga tetap meminjam tetapi meminjam ke dalam, misalnya Amerika Serikat dalam bentuk cetak duit,” tutur dia.

Ingin tahu bagaimana perkembangan utang luar negeri Indonesia? Bagimana dengan perkembangan rasio utangnya? Siapa saja pemberi pinjaman?

Berikut rincian utang seperti dikutip dari laman Bank Indonesia (BI):

Bila melihat data BI, utang luar negeri Indonesia cenderung meningkat sejak 2010. Jika dilihat posisi utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam, total utang luar negeri Indonesia mencapai USD 293,32 miliar pada 2014. Jumlah tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 129,736 miliar dan swasta sebesar USD 163,59 miliar.

Kemudian pada 2015, total utang luar negeri Indonesia naik menjadi USD 310,730 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 142,608 miliar dan swasta sebesar USD 168,123 miliar.

Utang tersebut juga meningkat menjadi USD 320,006 miliar pada 2016. Rincian utangnya terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 158,283 miliar dan swasta sebesar USD 161,722 miliar.

Pada 2017, total utang bertambah menjadi USD 352,469 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 180,622 miliar dan swasta sebesar USD 171,847 miliar.

Pada Desember 2018, total utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam naik menjadi USD 376,839 miliar. Rinciannya utang pemerintah bank sentral mencapai USD 186,220 miliar dan swasta sebesar USD 190,619 miliar.

Posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang

Adapun posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang masih terbesar dalam denominasi dolar AS. Totalnya mencapai USD 212,513 miliar pada 2014. Kemudian menjadi USD 222,771 miliar pada 2015.

Selanjutnya utang dalam denominasi dolar AS itu turun menjadi USD 221,307 miliar pada 2016. Utang meningkat lagi menjadi USD 236,620 miliar pada 2017. Pada Desember 2018, totang utang dalam denominasi dolar AS mencapai USD 258,938 miliar.

Negara kreditor terbesar

Kalau dilihat berdasarkan negara pemberi pinjaman antara lain pada 2014 mencapai USD 176,82 miliar. Negara pemberi pinjaman terbesar dari Singapura mencapai USD 60,45 miliar pada 2014. Lalu turun menjadi USD 58,19 miliar pada 2015.

Hal ini berlanjut pada 2016, kreditor utang dari Singapura turun menjadi USD 51,397 miliar pada 2016. Selanjutnya naik lagi menjadi USD 54,95 miliar pada 2017. Desember 2018, utang dari kreditor asal Singapura naik menjadi USD 60,62 miliar.

Jepang juga menjadi salah satu negara pemberi pinjaman terbesar untuk Indonesia. Total pinjaman dari Jepang mencapai USD30,46 miliar pada 2014.

Lalu naik menjadi USD 31,35 miliar pada 2015. Selanjutnya turun lagi menjadi USD 30,23 miliar pada 2016, dan 2017 mencapai USD 29,154 miliar. Pada Desember 2018, utang tercatat USD 29,56 miliar di Jepang. Negara lainnya yang memberi pinjaman terbesar yaitu China dan Amerika Serikat.

Pembiayaan Utang

Adapun pembiayaan utang pada 2014 hingga 2019 antara lain pada 2014 sebesar Rp 255,7 triliun, 2015 sebesar Rp 380,9 triliun, 2016 sebesar Rp 403 triliun, 2017 sebesar Rp 429,1 triliun. Kemudian realisasi pada 2018 turun menjadi Rp 366,7 triliun.

Pembiayaan utang ini membiayai defisit anggaran, pembiayaan investasi terutama PMN kepada BUMN BLU, dan pemberian pinjaman kepada Pemda.

Kementerian Keuangan menegaskan, kebijakan pembiayaan utang ini menerapkan hal kehati-hatian, efisiensi biaya utang, produktivitas dan keseimbangan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

 Utang dilihat dari jangka waktunya

Utang pemerintah dan bank sentral bila dilihat dari jangka waktu yang dimiliki sebagian besar utang jangka panjang lebih dari satu tahun.

Tercatat utang luar negeri pemerintah dan bank sentral yang lebih dari satu tahun mencapai USD 126,075 miliar pada 2014. Dibandingkan utang jangka pendek pada 2014 mencapai USD 3,66 miliar.

Pada 2015, utang jangka panjang bank sentral dan pemerintah mencapai USD 139,65 miliar. Sedangkan utang kurang dari satu tahun mencapai USD 2,95 miliar pada 2015.

Lalu pada 2016, tercatat utang jangka panjang lebih dari satu tahun mencapai USD 157,43 miliar pada 2016. Utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 845 juta pada 2016.

Sedangkan 2017, utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 2,4 miliar. Utang jangka panjang, total utangnya mencapai USD 178,20 miliar.

Pada Desember 2018, tercatat total utang jangka pendek berkurang menjadi USD 900 juta pada Desember 2018. Utang jangka panjang melonjak jadi USD 185,23 miliar.


3 dari 4 halaman

Rasio Utang Masih di Batas Aman

Adapun rasio utang terhadap PDB relatif masih aman di bawah 60 persen. Ini sesuai ketentuan, meski rasionya cenderung naik.

Dibandingkan negara lainnya, berdasarkan data tradingeconomics, rasio utang Indonesia terhadap PDB termasuk yang terendah. Dibandingkan AS yang rasio utangnya mencapai 105,40 persen terhadap PDB. Lalu Jepang mencapai 253 persen terhadap PDB, China mencapai 47,60 persen terhadap PDB, dan India sebesar 68,70 persen terhadap PDB.

Selain itu dibandingkan Vietnam, rasio utangnya mencapai 61,50 persen, Malaysia mencapai 50,90 persen, dan Singapura sebesar 110,60 persen terhadap PDB. Lalu Filipina sebesar 41,90 persen terhadap PDB.

Pada 2014, rasio utang terhadap PDB mencapai 32,95 persen. Pada 2015, rasio utang terhadap PDB naik menjadi 36,09 persen pada 2015. Lalu kembali turun menjadi 34,30 persen pada 2016. Selanjutnya rasio utang kembali naik tipis menjadi 34,77 pada 2017. Lalu pada 2018, tercatat rasio utang terhadap PDB menjadi 36,18 persen.

Dilihat dari jenis utang luar negeri, dari sisi pemerintah rinciannya antara lain:

Pinjaman pada 2014 mencapai USD 123,80 miliar yang komposisinya USD 53,923 miliar yang merupakan pinjaman bilateral mencapai USD 26,70 miliar, komersial sebesar USD 23,34 miliar, multilateral sebesar USD 3,72 miliar, dan pemasok 19.

Dari surat utang mencapai USD 69,88 miliar pada 2014. Surat utang itu terdiri dari surat berharga negara (SBN) internasional mencapai USD 32,797 miliar dan SBN domestik mencapai USD 37,08 miliar.

Pada 2015, total utang luar negeri pemerintah capai USD 137,39 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman mencapai USD 54,22 miliar yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar USD 24,48 miliar, komersial sebesar USD 26,09 miliar, multilateral sebesar USD 3,63 miliar. Pemasoknya mencapai 12.

Kemudian surat utang dari SBN internasional mencapai USD 42,68 miliar dan SBN domestik sebesar USD 40,38 miliar.

Pada 2016, total utang luar negeri mencapai USD 154,87 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman sebesar USD 54,188 miliar yang berasal dari pinjaman bilateral sebesar USD 23,32 miliar, komersial sebesar USD 3,35 miliar, pemasok 8. Sedangkan total penerbitan surat utang pada 2016 mencapai USD 100,68 miliar.

Selanjutnya pada 2017, total utang luar negeri pemerintah capai USD 177,318 miliar. Itu dari total pinjaman yang mencapai USD 54,48 miliar yang terdiri pinjaman bilateral sebesar USD 23,15 miliar, komersial sebesar USD 3,14 miliar, multilateral sebesar USD 28,11 miliar dan pemasok 72. Adapun penerbitan surat utang mencapai USD 122,83 miliar pada 2017.

Selanjutnya pada Desember 2018, total utang luar negeri pemerintah mencapai USD 183,19 miliar. Pinjaman itu mencapai USD 56,17 miliar yang rinciannya antara lain pinjaman bilateral sebesar USD 22,85 miliar, pinjaman komersial sebesar USD 2,94 miliar, dan multilateral sebesar USD 29,30 miliar. Pemasok tak ada. Dilihat dari penerbitan SBN capai USD 128,01 miliar.

Posisi utang luar negeri pemerintah berdasarkan lembaga kreditor antara lain dari ADB mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Kemudian naik menjadi USD 9,19 miliar pada 2015 dan berlanjut pada 2016 mencapai USD 9,31 miliar. Pada 2017, tercatat total utang luar negeri dari ADB mencapai USD 9,01 miliar dan 2018 mencapai USD 9,77 miliar.

Kemudian pemberi pinjaman besar lainnya dari lembaga kreditor yaitu IBRD dengan total mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Lalu naik menjadi USD 14,38 miliar pada 2016. Kemudian naik lagi menjadi USD 15,81 miliar pada 2016 dan 2017 tercatat USD 16,56 miliar. Sedangkan utang dari IBRD pada 2018 mencapai USD 9,7 miliar.



4 dari 4 halaman

Rincian Anggaran dan Realisasi Infrastruktur

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran untuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan setiap tahun. Anggaran tersebut untuk tiga sektor itu bervariasi tapi catatkan kenaikan.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), anggaran infrastruktur mencapai Rp 256,1 triliun pada 2015. Lalu meningkat menjadi Rp 269,1 triliun pada 2016, kemudian naik lagi menjadi Rp 388,3 triliun pada 2017. Selanjutnya naik menjadi Rp 410,7 triliun, dan terus meningkat menjadi Rp 415 triliun pada 2019.

Bagaimana dengan anggaran pendidikan?

Anggaran pendidikan mencapai Rp 409,1 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 419,2 triliun pada 2016.  Namun pada 2017, anggaran pendidikan turun jadi Rp 416,1 triliun. Kemudian meningkat menjadi Rp 444,1 triliun pada 2018. Anggaran pendidikan tercatat menjadi Rp 492,5 triliun pada 2019.

Lalu bagaimana anggaran kesehatan?

Anggaran kesehatan tercatat mencapai Rp 65,9 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 92,3 triliun pada 2016. Anggaran tersebut naik lagi menjadi Rp 104,9 triliun pada 2017 dan mencapai Rp 111 triliun pada 2018. Lalu anggaran kesehatan tercatat menjadi Rp 123,1 triliun pada 2019.

Dalam pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2018, menyebutkan sejumlah pengembangan infrastruktur. Hal itu antara lain dari 2015-2017, pemerintah terus menguat konektivitas tol laut dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan. Dari 2015 hingga 2017 ada 477 lokasi.

Selain itu, mengutip dari laporan 4 tahun Jokowi-JK untuk infrastruktur konektivitas, hingga 2018 telah terbangun jalan sepanjang 3.432 KM, jalan tol sepanjang 947 KM, jembatan sepanjang 39,8 KM, dan jembatan gantung 134 unit.

Lalu kereta api, hingga 2018 telah terbangun jalur KA termasuk jalur ganda dan reaktivitas 754, km, peningkatan dan rehabilitasi jalur KA 413,6 km, light rail transit (LRT) yaitu di Sumatera Seletan, Jakarta, dan Jabodebek, serta mass rapid transit.

Selanjutnya hingga 2018 telah terbangun 10 bandara baru, revitalisasi dan pengembangan 408 bandara di daerah rawan bencana, terisolasi dan wilayah perbatasan. Kemudian, jembatan udara ada penirinan disparitas harga lima bahan kebutuhan pokok sebesar 57,21 persen untuk masyarakat daerah terpencil dan tertinggi atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain.

Untuk pelabuhan, telah terbangun 19 pelabuhan, 8 pelabuhan sedang dibangun dan selesai 2019. Ada tambahan lima unit kapal penyeberangan penumpangan, tambahan tiga unit kapal motor penyeberangan, dan tambahan 10 pelabuhan penyeberangan,

Di infrastruktur energi, pembangunan jaringan gas kota dan pipa transmisi distribusi gas antara lain pada 2014 ada 200.000 sambungan rumah tangga (SR), kemudian naik jadi 220.363 pada 2015, kemudian 319.514 pada 2016. Selanjutnya naik menjadi 373.190 pada 2017, dan 463.619 pada 2018.

Di infrastruktur telekomunikasi, palapa ring paket baret yang mulai berinovasi pada awal April 2018 di 475 kabupaten dan kota. Penguatan BTS mencapai 175 ribu menara, dan mobile coverage ada 75 ribu kelurahan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

12 Negara Ini Penghasil Pria Paling Romantis di Dunia

Liputan6.com, Jakarta Setiap wanita pasti mendambakan pria yang romantis, tetapi juga setia. Cara pria mencintai wanita dengan romantis tidak hanya dengan lewat seikat bunga mawar atau kata-kata gombal. Romantis menjadi daya tarik tersendiri dalam memilih pasangan.

Tak hanya untuk berkencan, mungkin ini jadi satu di antara beberapa pertimbangan dalam memilih pasangan hidup. Tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa negara yang memiliki pria-pria romantis di dunia.

Mens Health pernah melakukan survei terhadap lebih dari 1.000 perempuan usia 21 hingga 54 tahun dalam sebuah aplikasi. Salah satu survei itu dilakukan Opinion Research Corporation yang berbasis di Princeton, New Jersey.

Mereka lalu mengategorikan ciri-ciri pria idaman tersebut. Selain itu, mereka juga membuat pemeringkatan berdasar presentase karakter yang diidamkan perempuan. Dari hasil tersebut banyak pria-pria yang memenihi kategori dala survei berada di 12 negara di dunia.

Berikut 12 negara penghasil pria paling romantis di dunia yang telah Liputan6.com rangkum dari mens health, Minggu (17/02/2019).

2 dari 5 halaman

Italia, Brasil dan Prancis

1. Italia “Roma”

Seperti dikutip dari The Talko, biasanya pria Italia merayu wanita dengan pembawaan mereka yang indah, makanan lezat, wine, kisah hidup dan bahasa yang sangat romantis. Jika menginginkan pria yang dapat memenuhi segala kebutuhan wanita, tidak ada yang lebih baik dari pria Italiano.

 2. Brasil

Pria Brasil memiliki daya tarik romantis yang tidak ada duanya. Satu hal yang wanita sukai dari pria Brasil, adalah mereka yang tidak suka bertele-tele untuk urusan asmara. Kalau mereka melihat seorang wanita menarik, mereka akan mengatakannya secara langsung.

Pria Brasil tahu persis apa yang harus dikatakan untuk membuat wanita merasa istimewa dan seolah-olah dia adalah satu-satunya gadis yang ada.

 3. Prancis

Orang-orang Prancis terkenal dengan sikapnya yang romantis dan mereka sangat mengerti tentang bahasa cinta. Selain itu orang Prancis juga suka membicarakan tentang cinta, dan membuat orang di dekatnya merasa sangat spesial. Selain itu mereka memiliki sebutan French Kiss di mana orang Prancis sangat pandai berciuman.

3 dari 5 halaman

Irlandia, Vietnam, dan Inggris

4. Irlandia

Pria Irlandia sangat cerdik dalam hal berpakaian. Tampak sangat rapi dan tahu bagaimana harus bersikap untuk merayu orang tersayang. Dalam polling tahun 2015, pria Irlandia dinyatakan sebagai pria paling seksi di dunia. Mereka juga sangat mempesona dan romantis.

 5. Vietnam

Jika berkencan dengan pria Vietnam, mereka memperlakukan wanita seperti seorang putri. Pria Vietnam juga bersikap sangat santun.

6. Inggris

Aksen British dikenal sebagai aksen paling seksi. Sopan santun para pria Inggris sering kali membuat orang kagum. Kesopanan dan sikap lembut tersebut yang membuat pria Inggris punya pesona tersendiri.

4 dari 5 halaman

Australia, Norwegia dan Swiss

7. Australia

Tidak ada yang bisa mengabaikan keseksian pria Australia. Pria Australia biasanya tidak curang, mereka kemungkinan besar tidak akan pernah menipu.

Mereka juga akan melindungi wanita dari berbagai gangguan. Pria Australia suka bersenang-senang dan memiliki selera humor yang santai, banyak yang senang berada di dekat mereka.

 8. Norwegia

Orang Norwegia suka menunjukkan kasih sayang di depan umum, seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan berciuman. Pria Norwegia bisa menjadi pasangan yang fantastis selama komunikasi terjaga dan paham satu sama lain. Mereka lebih suka mengekspresikan cinta melalui tindakan non-verbal.

 9. Swiss

Meskipun dikenal humoris, pria Swiss cenderung tetap formal dengan orang-orang yang baru saja mereka temui. Kabarnya, pria Swiss sangat santai dengan hal informal yang sensitif, mereka lebih suka meluangkan waktu untuk mengenal orang-orang sebelum yakin untuk membuka diri akan perasaan mereka. Artinya, pria Swiss akan bertahan untuk waktu yang lama saat menjalin hubungan.

5 dari 5 halaman

Swedia, Kanada, dan Argentina

10. Swedia

Swedia adalah salah satu negara dengan warga paling menarik dan romantis di dunia. Keyakinan pria Swedia dalam kesetaraan gender membuat mereka sempurna untuk dijadikan pasangan.

Rahasia pria Swedia adalah kesediaannya untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Mereka dikenal sangat perhatian pada rumah dan keluarga. Sebuah studi mengungkapkan bahwa sikap pria Swedia menjadikan mereka suami potensial terbaik di dunia.

11. Kanada

Pria kanada umumnya tenang dan misterius. Orang Kanada senang menikmati alam bebas, selalu sopan dan ramah. Mereka juga percaya diri, namun rendah hati dan memiliki aksen yang menawan.

12. Argentina

Pria Argentina dikenal sangat bersungguh-sungguh dan romantis. Ungkapan romantisme pria Argentina dapat dilihat dari ciri khas mereka, tango, tarian paling sensual di dunia.

Pria Argentina benar-benar tahu bagaimana membuat seorang wanita merasa istimewa. Mereka bersedia membukakan pintu, membayar makan malam dan memanjakan telinga dengan pujian.

BPN Samakan Tol Jokowi dengan Pembunuh Bayaran, Inas Sasar Prabowo

Jakarta – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dian Fatwa, menyamakan jalan tol yang dibangun di era Presiden Joko Widodo dengan pembunuh bayaran. Anggota Penugasan Khusus Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, lantas menyasar Prabowo.

“Anggota salah satu BPN ini mengatakan bahwa jalan tol pembunuh bayaran, padahal jalan tol adalah benda mati, mana mungkin menjadi pembunuh bayaran? Ini adalah logical fallacy atau sesat logika yang sering juga dipertontonkan oleh Prabowo Subianto dan rupanya menular kepada tim suksesnya,” kata Inas kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Inas menuding Prabowo kerap berpikir sesat dalam menyampaikan argumen. Sifat Prabowo itu, katanya, menular kepada Dian Fatwa selaku salah satu tim sukses.

“Kebiasaan Prabowo Subianto di dalam berargumen dengan logika yang sesat, diturunkan kepada full kepada Dian Fatwa, di mana argumen untuk mendukung pernyataan mereka berdua sama, yakni selalu didasarkan pada kepercayaan dan keyakinan sesuka hatinya Prabowo/Dian sendiri sehingga pernyataannya menjadi lebih sering subjektif yang cenderung hoax,” tuding Inas.

Politikus Partai Hanura itu meminta Dian memberikan data soal penyebab kecelakaan di jalan tol yang dibangun Jokowi. Dia ragu Dian bisa memenuhi tantangannya.

“Coba tanya kepada Dian Fatwa, apakah dia memiliki data, fakta dan analisa penyebab kecelakaan di jalan tol? Saya yakin Dian Fatwa tidak mampu menghadirkan data, fakta dan analisa tersebut, dan hal ini juga yang sering dipertontonkan oleh Prabowo subianto yakni tidak punya data, fakta dan miskin analisa,” sebut Inas.

Sebelumnya diberitakan, Dian Fatwa menyebut tol yang dibangun oleh pemerintahan Jokowi sebagai tol pembunuh bayaran. Pernyataan itu disampaikan Dian saat membahas pembangunan infrastruktur yang tepat guna. Menurutnya ada jalan tol yang pembangunan-pembangunannya mengabaikan keselamatan manusia.

“Ternyata kita masuk jalan tol, jalan tol pembunuh bayaran, masuk jalan tol bayar tapi mati. Kalau ini mengabaikan keselamatan manusia dari jalan tol itu saja, saya lupa jalan tol mana karena baru 4 bulan di Indonesia, ada 65 kecelakaan yang terjadi di tol yang dibangun oleh Presiden Jokowi,” ungkap Dian dalam diskusi ‘Perspektif Indonesia’ di Gado-gado Boplo, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).


(gbr/ibh) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tahun Politik Tak Hambat Bisnis Properti

Liputan6.com, Jakarta – Mengamati data Rumah.com Property Index dan data nasional, pasar properti nasional di tahun 2019 dipastikan akan lebih positif, melanjutkan tren yang telah terbentuk di sepanjang 2018.

Meski kepuasan terhadap upaya Pemerintah dalam menjaga harga hunian tetap terjangkau sedikit menurun, namun mayoritas merasa optimistis dengan iklim properti Indonesia saat ini. Kendati begitu, berbelitnya proses pengurusan KPR bisa menjadi penahan laju pasar properti nasional.

Kebijakan Pemerintah yang melonggarkan Loan To Value (LTV) atau uang muka membuka kesempatan bagi para pencari properti untuk membeli rumah dengan uang muka yang serendah-rendahnya.

Secara umum, pasar properti Indonesia di tahun ini tidak akan begitu terpengaruh dengan keadaan politik.

Pasar properti akan terus merangkak naik dan menuju pemulihan, sehingga ini merupakan kesempatan yang tepat untuk membeli properti. Baik untuk dihuni atau dipakai sendiri maupun sebagai sarana investasi.

Simak juga: Mau tahu kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!

Senada, menurut pengembang PT Bakrie Swasakti Utama sebagai anak usaha Bakrieland Development Tbk (ELTY), situasi politik yang akan terus ramai hingga semester satu 2019 diyakini tak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas penjualan.

“Sebab kami punya target pasar yang spesifik, sehingga kami tetap optimistis penjualan tiga proyek yang ada di kawasan Rasuna Epicentrum Kuningan, yakni The Masterpiece, The Empyreal serta Ocea Condotel, akan memenuhi target di tahun 2019,” kata Hermon Simanjuntak, Sales & Marketing Division Head PT Bakrie Swasakti Utama.

Ia melanjutkan, “Buktinya di Januari, empat unit apartemen telah terjual. Berbanding bulan yang sama tahun lalu, dimana hanya terjual 2 unit itu sudah bagus.”

The Masterpiece dan The Empyreal yang berada di megasuperblok terpadu Rasuna Epicentrum dibanderol dengan harga jual mulai Rp 3 miliaran. Terkini, unit di kedua apartemen hanya tersisa sekitar 5% dari total keseluruhan 463 unit.

Sementara Ocea Condotel ditawarkan mulai dari Rp 1 miliaran – Rp 2 miliaran. Kondotel ini mengusung konsep arsitektur modern, yang dibangun di atas lahan seluas 12.582 meter persegi dengan ketinggian 32 lantai dan berjumlah 324 unit.

“Ocea Condotel sangat ideal untuk ajang investasi, bisa digunakan investor sebagai penginapan pribadi namun dalam batas waktu tertentu. Pemiliknya bisa stay sampai 25 kali dalam satu tahun, mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Hermon.

2 dari 2 halaman

Peluang Itu Tetap Ada

Kilas balik di tahun lalu, Colliers International Indonesia menemukan fakta bahwa masyarakat Jakarta lebih memilih menabung daripada membelanjakan uangnya ke dalam bentuk properti.

Alasan turunnya minat dipicu oleh pertumbuhan harga tahunan apartemen, yang tercatat lebih rendah (2,5%) dari tingkat inflasi 2018 sebesar 3,13%.

Sedangkan di tahun ini, diperkirakan permintaan apartemen bakal cenderung stagnan. Hal tersebut disebabkan konsumen lebih menunggu sampai pemerintahan baru terbentuk.

Di samping itu, adanya potensi kenaikan suku bunga dan kemungkinan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian global turut menjadi penyebab.

(Cek Rumah.com/Panduan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan terkait KPR dan membeli rumah sampai mengurus sertifikat rumah)

Kendati demikian, pangsa hunian vertikal tetap memiliki peluang dari efek lanjutan relaksasi Loan To Value (LTV) serta penurunan pajak properti (PPnBM dan Pajak Barang Sangat Mewah).

Untuk itu, terkait rencana penjualan ketiga produk, PT Bakrie Swasakti Utama berupaya menarik minat konsumen dengan mengimplementasikan strategi yang sudah terbukti berhasil pada tahun lalu.

“Tahun lalu properti disebut lesu, tapi penjualan kami masih tetap ada. Lalu sales di awal tahun ini sendiri sudah cukup memuaskan, meski belum mencapai 100% dari target yang ditentukan tiap bulannya. Dan kami tetap yakin, di akhir tahun semua produk yang tersisa akan sold out,” Hermon menjelaskan.

Beberapa metode penjualan yang bakal dilakukan diantaranya menyiasati uang muka (Down Payment) agar bisa lebih rendah dari harga normal. Ada juga komponen lain seperti gratis biaya-biaya terkait urusan perbankan.

“Namun teknik ini situasional, mana yang lebih disukai calon customer itu yang akan kami gencarkan. Sebab penetrasi kami lakukan lewat dua cara, baik konvensional dan digital,” tukasnya.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Kapolri: Jawa Barat Harus Tetap Kondusif pada Pemilu 2019 Ini

Liputan6.com, Bandung – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan Provinsi Jawa Barat harus tetap kondusif pada pelaksanaan Pemilu 2019. Terlebih, daerah ini adalah penyumbang daftar pemilih tetap (DPT) terbesar se-Indonesia di pemilu tahun ini.

“Jawa Barat merupakan penyumbang DPT terbesar seluruh Indonesia. Kita harus jaga Jawa Barat. Indonesia dan Jawa Barat terus dijaga,” kata Kapolri pada silaturahim Kamtibmas Polri dengan tokoh masyarakat dan peresmian Masjid Al-Amman di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (16/2/2019).

Kapolri berharap, kontestasi politik Pemilu 2019 di Provinsi Jabar berjalan aman seperti saat pelaksanaan pilkada serentak tahun lalu. Padahal, pada pilkada lalu, wilayah ini masuk zona merah polisi.

“Tapi Jawa Barat alhamdulilah, semula diperkirakan panas, tapi aman dan damai. Dua kontestan di sini Kang RK (Ridwan Kamil) dan Kang Anton (Charliyan) lihat baik-baik saja berdua. Ini jadi modal bagi Jawa Barat pengamanan bagus di 2017 dan di 2018 aman, damai dan tenang,” ujar Tito.

Dia mengatakan, silaturahmi antara Polri dengan Kamtibmas merupakan kegiatan penting selama pelaksanaan Pemilu 2019 karena dapat akan menambah semangat kondusivitas.

“Bagi Polri saya menganggap persemian mesjid ini memiliki nilai tambah, karena ini berada di dalam institusi yang memiliki power yang diberikan kekuasan dan kekuatan oleh rakyat,” ucap Kapolri.

2 dari 3 halaman

Tugas Utama Polri

Menurut dia, salah satu tugas utama Polri ialah sebagai penjaga keamanan sehingga dengan kewenangan tersebut maka tidak ada penyimpangan kewenangan.

“Dengan power yang sedemikian besar ini harus dijaga karena kewenangan itu cenderung akan menyimpang. Ini harus dijaga jangan sampai terjadi abuse of power. Alih-alih menjadi pelindung masyarakat malah jadi pengganggu masyarakat,” kata Kapolri.

Dia mengatakan, pelaksanaan pemilu yang aman menjadi salah satu syarat dari sebuah negara maju.

“Salah satu kunci dari negara yang maju adalah keamanan yang harus dijaga dan juga dirawat. Dalam sebuah negara demokrasi pasti harus melalui tahap transisi kepemimpinan dan itu yang harus dijaga bersama-sama,” ujar Tito.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tampak Bersih, 10 Benda di Rumah Ini Padahal Harus Rutin Dibersihkan

Liputan6.com, Jakarta Rumah menjadi tempat untuk menghabiskan banyak waktu bersama keluarga atau dengan orang-orang terdekat. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di rumah. Oleh karena itu, banyak orang yang akhirnya memberikan perhatian lebih untuk perawatan rumahnya. Hal ini dilakukan pemilik agar selalu mendapat kenyamanan di rumah mereka sendiri.

Namun terlepas dari usaha kamu untuk membersihkan, ternyata rumah itu tidak selalu benar-benar bersih seperti apa yang kamu inginkan. Hal ini karena ada area-area penting di rumah yang ternyata kamu abaikan saat proses bersih-bersih.

Berikut benda-benda di rumah yang tampak bersih tapi harus rutin dibersihkan seperti Liputan6.com lansir dari Boldsky, Jumat (15/2/2019).

2 dari 6 halaman

Barang-barang Elektronik dan Gagang Pintu

1. Barang-barang Elektronik

Pasti kamu memiliki sejumlah barang elektronik di rumah seperti handphone atau keyboard pada komputer. Nah, contoh dua alat elektronik ini pasti sering kamu pinjamkan atau dipakai dengan anggota keluarga lainnya.

Terlihat sepele, namun ternyata kamu juga perlu membersihkan barang-baramg elektronik yang sering digunakan bergantian ini, lho. Mengapa? Karena hal ini untuk mencegah penyebaran kuman dari satu anggota ke anggota keluarga lainnya. Kamu bisa membersihkannya dengan lap basah disinfektan yang dilakukan setiap seminggu sekali.

2. Gagang Pintu

Benda satu ini hampir disentuh oleh semua anggota keluarga maupun orang lain di rumah. Benda inilah merupakan salah satu sarang kuman dan bisa menyebar. Oleh karena itu, kamu perlu secara rutin untuk membersihkan gagang pintu.

Kamu bisa coba membersihkannya dengan disinfektan setiap tiga atau empat hari. Hal ini berlaku juga pada gagang lainnya seperti gagang lemari es dan lain sebagainya. Membersihkannya secara rutin juga dapat menghindari kamu dari penyebaran kuman di dalam rumah.

3 dari 6 halaman

Remot dan Tempat Cuci Piring

3. Remot

Benda ini juga menjadi langgangan bergilir berpindah dari tangan satu ke tangan yang lain. Menyebabkan benda ini menjadi tempat penyebaran kuman. Oleh karena itu, kamu juga perlu melakukan pembersihan secara rutin setidaknya sebulan sekali.

Caranya, lepas baterai remot terlebih dahulu. Kemudian ambil kain lembut dan semprotkan dengan tetasan larutan pembersih ke seluruh badan remot. Selain itu, bersihkan bagian-bagian lainnya yang terdapat noda. Setelah bersih semua, keringkan dan masukkan kembali baterai remot.

4. Tempat Cuci Piring

Sama halnya dengan alat elektronik lainnya. Tempat mencuci piring juga perlu kamu bersihkan secara rutin. Kamu perlu membersihkan kran terlebih dahulu. Setelah itu kamu bersihkan seluruh bagian tempat cuci piring.

Caranya, taburkan secangkir soda kue ke seluruh bagian tempat mencuci piring, tak terkecuali dengan lubang saluran airnya. Setelah itu, sikat setiap bagiannya dan siram dengan air bersih.

4 dari 6 halaman

Filter Udara dan Spons

5. Filter Udara

Kalau rumah kamu menggunakan filter udara, pastikan kamu juga menggantinya setiap 30 hingga 60 hari. Kalau kamu tidak membersihkan penyaring atau filter udara ini, maka benda itu akan menjadi sarang kuman dan bisa membawa sejumlah penyakit ke dalam keluargamu.

6. Spons

Biasanya, spons digunakan untuk mencuci piring atau mencuci kendaraan. Tak perlu menggantinya dengan yang baru. Untuk menjaga agar benda ini selalu steril, kamu bisa membersihkannya dengan rutin. Kamu bisa membersihkannya dengan air dan dimasukkan ke dalam microwave. Diamkan spons di dalam microwave sekitar dua menit. Hal ini akan membunuh sekitar 99 persen kuman.

5 dari 6 halaman

Eksterior Toilet dan Saklar

7. Eksterior Toilet

Memberihkan bagian dalam toilet memang harus dilakukan secara rutin. Namun jangan lupa juga untuk membersihkan bagian luarnya. Bagian luar toilet dapat menjadi sama kotornya dengan bagian lainnya..

Pastikan kamu juga harus membersihkan dudukan, tutup, dan area luar toilet lainnya. Gunakan pembersih disinfektan untuk membersihkan pegangan flush, karena ini merupakan tempat bersarangnya kuman juga.

8. Saklar

Sama seperti pegangan pintu, saklar juga menjadi pusat untuk dipegang oleh semua anggota keluarga bahkan orang lain. Ini membuat saklar menjadi tempat bersarangnya kuman.

Kamu perlu membersihkannya dengan menggunakan lap dan disinfektan. Pastikan kamu melakukannya setidaknya seminggu sekali.

6 dari 6 halaman

Saluran Wastafel dan Wadah Garam

9. Saluran Wastafel

Tak jarang kamu membuang berbagai sisa makanan ke lubang atau saluran wastafel. Hal ini menyebabkan wastafel menghasilkan kuman dan bau. Untuk menghindarinya, kamu perlu mengeringkan saluran setiap dua minggu sekali.

Caranya, alirkan air dan masukkan potongan es batu. Hal ini akan bantu untuk membersihkan saluran pembuangannya. Atau, kamu juga bisa memasukkan kapur kecil ke dalamnya. Setelah itu berikan beberapa tetes perasan lemon agar kuman menghilang dan agar wastafel tetap segar.

10. Wadah Garam dan Merica

Benda satu ini juga menjadi tempat yang menyimpan banyak kuman penyebab flu dan cenderung berkembang di rumah. Tenang, cukup mudah untuk membersihkan bagian ini.

Pastikan kamu menyeka tutup garam dan merica setiap malam sambil membersihkan meja makan. Perlu juga untuk mengosongkan isinya setiap beberapa bulan sekali dan rendam wadah ke dalam air panas yang dicampurkan dengan beberapa tetes disinfektan dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu dibilas dengan air bersih dan keringkan.

Pelajari 11 Ungkapan Khas Ini Sebelum Berwisata ke Korea Selatan

Liputan6.com, Korea Selatan – Demam K-Wave –julukan budaya populer Korea– melanda banyak wilayah di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Paparannya meluas, tidak hanya dari musik dan drama televisi, melainkan juga peningkatan minat terhadap sektor pariwisatanya.

Menurut data Korea Tourism Agency (KTO) Jakarta pada kuartal ketiga 2018, sebagaimana pernah ditulis oleh Liputan6.com, jumlah wisatawan Indonesia ke Korea Selatan tercatat berjumlah hampir 130 ribu orang.

Data tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebanyak 15,5 persen dari kuartal serupa di 2017 lalu.

Tiga destinasi favorit wisatawan Indonesia di Korea Selatan, masih menurut KTO, adalah Seoul, Busan, dan Pulau Jeju,

Jika Anda tertarik untuk berwisata ke Korea Selatan, pastikan juga untuk menyiapkan sedikit kemampuan berbahasa setempat, setidaknya untuk sekadar menyatakan ekspresi dasar saat berkomunikasi di sana.

Berikut adalah 13 ekspresi dasar yang perlu Anda ketahui untuk menjalin komunikasi dengan penduduk lokal saat berwisata ke Korea Selatan, sebagaimana dikutip dari Koreabridge.net pada Jumat (15/2/2019).


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 5 halaman

1. Annyeonghaseyo

Ini adalah cara masyarakat lokal dalam mengatakan “Halo!” Atau “Hai!”. Orang Korea dikenal sangat sopan dan hormat terutama kepada orang tua. Jika Anda tidak menyapa orang yang lebih tua dari Anda, mereka akan sering menyebut Anda “tidak sopan”.

Anda juga bisa mengatakan “Annyeong!” Ketika Anda ingin mengatakan “Selamat tinggal!” Atau “Sampai jumpa!” kepada lawan bicara. Namun, angan pernah menggunakan singkatan kata ini ketika berbicara dengan orang yang lebih tua, jika Anda tidak ingin dimarahi.


2. Kamsahamnida atau Gomapsumnida

Ilustrasi Terima Kasih (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Ungkapan ini berarti “Terima kasih” dalam bahasa Korea, dan sebaiknya dilakukan dengan ekspresi yang sangat antusias.


3. Gwenchana

Adikku korban bully, dia tetap tersenyum. (Ilustrasi: huffingtonpost.com)

Anda dapat menggunakan ungkapan ini ketika ingin mengatakan “tidak apa-apa” atau “tidak masalah”.

Harap perhatikan bahwa di Korea, sangat penting untuk menggunakan kata-kata formal ketika berbicara dengan seseorang yang lebih tua dari Anda, sebagai tanda penghormatan. Dalam hal ini, Anda harus menambahkan “-yo” di akhir kata, sehigga berbunyi “Gwenchanayo” bukannya “Gwenchana”.

3 dari 5 halaman

4. Geurae

Ungkapan ini berarti “Baiklah”, yang cenderung untuk menyepakati sebuah kompromi dengan penduduk lokal, di mana seseorang setuju untuk satu pendapat.


5. Jinjja

Ilustrasi terkejut melihat pulsa berkurang | Via: bibliofilland.wordpress.com

Ungkapan ini diucapkan untuk menunjukkan rasa kaget, kurang lebih bermakna “Sungguh?” atau “Serius?”.


6. Daebak

ilustrasi makanan korea/copyright unsplash/Filippo Faruffini

Ini adalah ungakan untuk menunjukkan rasa kagum, di mana kurang lebih bermakna sebagai “luar biasa”, atau bisa juga ditujukan untuk menyebut kata “enak” pada cita rasa makanan.

4 dari 5 halaman

7. Ottoke

Biasanya ungkapan singkat ini digunakan untuk mempermudah kebingungan akan suatu hal, di mana kurang lebih berarti: “apa yang harus saya lakukan sekarang?”.

Sebagai contoh:

Saya lupa di mana saya meletakkan Kartu Pengenal Orang Asing milik saya. Ottoke? (Apa yang harus saya lakukan sekarang?)”


8. Aigoo

Walaupun memasang ekspresi kaget, akan tetapi Suzy masih terlihat cantik menawan. (Foto: instagram.com/skuukzky)

Kurang lebih ungkapan ini berarti ungkapan terkejut, seperti “ya ampun”, atau “astaga”.


9. Wae

Ilustrasi Korea Selatan (iStock)

Konon katanya, ini merupakan kata serapan dari bahasa Inggris “why”, yang berarti “kenapa?”.

5 dari 5 halaman

11. Olmayeyo

Secara harafiah berarti “berapa?” yang merujuk pada harga pembelian barang dalam kegiatan membeli di toko atau penjual lokal.


11. Ige dan Geuge

Salah satu toko yang menjual beragam aksesoris dan kerajinan tangan tradisional Korea di Jalan Insadong, Seoul, Korea Selatan. (visitkore.or.kr)

Dalam aktivitas jual beli, kamu bisa mengatakan dua kata ini untuk menunjuk barang yang diinginkan, sebelum bertanya tentang harganya. Ige berarti “ini” dan geuge berarti “itu”.

Top3 Berita Hari Ini: Nasib Tragis Mobil Termurah dan Mitos Nitrogen buat Motor

Liputan6.com, Jakarta Nasib mobil termurah di dunia ternyata tragis. Hal ini membuktikan tidak selamanya yang murah itu digemari. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Nasib Tragis Mobil Termurah di Dunia

Meski menyandang gelar mobil termurah di dunia, Tata Nano kabarnya akan segera disuntik mati. Kabar tersebut muncul setelah angka penjualan yang dicatatkan sangat kecil.

Bahkan selama bulan Januari 2019 tidak ada produksi dan penjualan yang dilakukan untuk mobil mungil tersebut di pasar otomotif India. Selengkapnya baca di sini.

2. Mitos dan Fakta Penggunaan Nitrogen Pada Ban Motor

Mengisi ban menggunakan nitrogen saat ini menjadi salah satu pilihan pengguna kendaraan bermotor. Selain stasiun pengisiannya semakin banyak, penggunaan nitrogen diyakini memiliki keuntungan ketimbang angin biasa.

Zat nitrogen pada ban memang cenderung lebih tahan lama. Salah satunya karena sifat zat tersebut yang lebih dingin ketimbang udara biasa, juga ringan.Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Tak Perlu Repot Angkat Telepon Saat Mengemudi dengan Cara Ini

Menelepon saat mengemudi telah dilarang di banyak negara karena dapat mengganggu konsentrasi pengemudi sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan.

Pengemudi biasanya akan memegang telepon dengan satu tangan sembari ngobrol dengan lawan bicaranya. Risiko menyetir dengan satu tangan ini bisa mengakibat pengemudi kehilangan keseimbangan. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini: