Cara Berjabat Tangan Bisa Ungkap Kepribadianmu, Cek di Sini

Penelitiannya juga menemukan bahwa pria cenderung berjabat tangan dengan erat ketimbang wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan wanita juga punya cara jabat tangan yang erat. Biasanya, para wanita yang terbiasa melakukan cara ini adalah sosok yang lebih menyenangkan.

Nyatanya, jabat tangan dapat menjelaskan kepercayaan diri seseorang, niat, kontrol, ketakutan, intimidasi dan bahkan sikap kurangnya rasa hormat seorang individu. Terlebih lagi, cara jabat tangan tak hanya meliputi erat dan tidak eratnya genggaman.

Untuk itu, berikut Liputan6.com paparkan makna di balik 5 cara jabat tangan yang biasa dilakukan, seperti yang dihimpun dari Bright Side, Sabtu (20/4/2019).

Sandiaga Uno Disarankan Cek Darah, Warganet: Cepat Sembuh ya Pak

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengunggah foto dirinya bersama dengan putra satu-satunya yang bernama Sulaiman.

Sandiaga Uno mengunggah sebuah foto kebersamaannya bersama sang putra, Sulaiman, di Instagram (Foto: Instagram/ @sandiuno)

Keduanya tampak menautkan tangan satu sama lain sambil duduk di karpet sajadah. Tampaknya, Sandiaga dan Sulaiman baru saja selesai salat Jumat.

Dia mengunggah keterangan foto, “Berkat Jumat, hari ini ialah bisa salat Jumat bersama anak lelakiku satu-satunya, Sulaiman,” tulis Sandiaga dalam sebuah unggaha Intagramnya, @sandiuno.

Sandiaga: Saya Disarankan Dokter Cek Darah Besok

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, telah menjalani pemeriksaan kesehatan karena sakit. Karena sakitnya itu pula, dia tidak menghadiri acara syukuran klaim kemenangan bersama capres Prabowo Subianto.

Dalam postingan yang diunggah di akun instagramnya, Jumat (19/4/2019), Sandiaga mengaku disarankan dokter untuk beristirahat.

“Baru saja saya menjalani cek kesehatan oleh dengan Kartariadi Gandadinata, dan hasilnya saya masih harus istirahat dan disarankan untuk cek darah esok hari. Buat teman-teman yang biasanya ikut berlari pagi dan main basket di akhir pekan, saya terpaksa harus absen dulu hingga diperbolehkan oleh dokter,” kata Sandiaga dalam akun instagramnya, Jumat (19/4/2019).

“Selamat berakhir pekan semuanya. Sampaikan salam saya untuk seluruh keluarga dan kerabat. Tetap semangat!” imbuh Sandi.

Pada foto yang diunggah, Sandiaga terlihat menggunakan baju koko putih dan sedang diperiksa dokter. Postingannya tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet. Banyak di antaranya mendoakan kesembuhan Sandiaga.

Sementara itu, Anggota Media dan Komunikasi BPN Prabowo-Sandi, Yuga Aden mengatakan, setelah diperiksa dokter, Sandiaga disebut mengalami gangguan lambung dan radang tenggorokan.

“Hasil pemeriksaan sore ini diketahui Sandiaga memiliki gangguan lambung dan radang tenggorokan,” kata Yuga Aden, Jumat petang.

Yuga menyampaikan, Sandiaga diperiksa dokter Kartariadi yang merupakan ahli penyakit dalam dari RS Awal Bros, Bekasi Barat. Dokter juga menyarankan Sandi mengecek darah dan kolesterol

“Saat diperiksa, Sandiaga sempat bertanya apakah boleh melakukan kegiatan olahraga. Tapi dokternya menyarankan bed rest,” pungkas Yuga.

Cek Garis di Telapak Tangan, Ini Maknanya Buat Kepribadianmu

Liputan6.com, Jakarta – Sejak zaman dulu, garis di tangan sering dikaitkan dengan nasib dan kepribadian seseorang. Dengan melihat garis tangan, seseorang yang memiliki kemampuan membaca garis tangan bisa memprediksi masa depan orang yang diramal.

Nah, berikut ini tak jauh berbeda. Cukup melihat garis di telapak tangan, kami akan menguak kepribadianmu. Caranya, temukan dua garis seperti yang ditunjukkan pada gambar.

Kemudian, periksa panjang dan ketinggiannya. Bila sudah, berikut maknanya melansir dari Betterme.tips.

1. Garis di tangan kiri lebih tinggi

Jika garis di tangan kiri lebih tinggi, itu berarti kamu seorang penakluk dan pejuang dalam kehidupan percintaanmu. Kamu tidak melewatkan kesempatan untuk bersama seseorang yang kamu cintai.

Kamu bersemangat dan baik hati. Tak heran, orang senang membangun hubungan jangka panjang denganmu.

* Ikuti Hitung Cepat atau Quick Count Hasil Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 di sini

Sandi akan Cek Kesehatan, Belum Pasti Hadiri Syukuran di Rumah Prabowo

Jakarta – Calon wakil presiden Sandiaga Uno belum pulih total dari sakitnya. Rencananya hari ini Sandiaga akan memeriksa kesehatan di rumah sakit.

“Memang kondisi Bang Sandi masih belum fit, setelah ini Bang Sandi akan melakukan serangkaian proses medis, pemeriksaan darah kemudian beberapa proses pemeriksaan karena Bang Sandi nyaris belum fit dan kemungkinan akan istirahat di sini sambil terus berkomunikasi dengan Pak Prabowo,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, di kediaman Sandiaga, Jalan Pulombangkeng, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019).

Dahnil mengatakan saat ini kondisi tubuh Sandiaga masih panas. Keputusan untuk cek kesehatan di rumah sakit itu juga atas dasar saran Prabowo
“Bang Sandi panas dari kemarin, suaranya hilang, cegukan nggak berhenti, makanya ingin cek darah, dari kemarin dan Pak Prabowo juga ingatkan segera ke rumah sakit karena teman-teman di BPN banyak yang kena DBD,” ujarnya.
Dahnil belum bisa memastikan di rumah sakit mana Sandiaga akan cek kesehatan. Dia juga menyebutkan kehadiran Sandiaga dalam syukuran kemenangan di kediaman Prabowo tergantung pemeriksaan dokter.

“Belum tahu nanti kita lihat proses di dokter apakah lama atau tidak, yang jelas Bang Sandi hari ini masih kurang fit. Saran dokter sih harus banyak istirahat karena nyaris 7 bulan proses kampanye menyita tenaga dan pikiran,” ucapnya.

“Bang Sandi ingin sekali hadir bahkan saran Pak Prabowo kemarin agar segera ke rumah sakit karena Pak Prabowo khawatir Bang Sandi kena DBD,” imbuhnya.
(abw/jbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Buruan Cek Lowongan Kerja Terbaru LKPP di Sini!

Liputan6.com, Jakarta – Kabar baik bagi Anda karena Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, lowongan kerja untuk posisi Senior Programmer, Senior Database Administrator, dan System Programmer dibuka dalam rangka mendukung kelancaran tugas unit organisasi Direktorat Perencanaan, Monitoring, dan Evaluasi pada Tahun Anggaran 2019. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 30 April 2019.

Mengutip laman LKPP, Jumat (19/4/2019), berikut kualifikasi bagi para pelamar kerja serta tata cara pengiriman dokumen lamaran untuk lowongan kerja tersebut:

1. Senior Programmer (1 orang)

Kualifikasi:

1. Berpendidikan minimal S1, untuk Jurusan Teknik Informatika/Ilmu Komputer/Sistem Informasi/setara. Evaluasi dilakukan dengan cara melihat ijazah;

2. Berpengalaman minimal 3 tahun sebagai programmer;

3. Memiliki kemampuan teknis sebagai berikut:

– Bahasa pemrograman Java;

– Menguasai Java Framework, diutamakan yang memahami Play Framework;

– MVC model

– SOAP/REST

– Teknik Import/export

– Database PostgreSQL

4. Memiliki pemahaman konsep Software Development Lifecycle dan Technical Documentation;

5. Mampu menyusun laporan yang berkualitas dengan waktu yang terbatas;

6. Memiliki kemampuan komunikasi dan presentasi yang baik;

7. Mampu bekerjasama dalam tim.

KPU Cek Proses Input Data Penghitungan Suara DKI Jakarta ke Situng

JakartaKPU RI melakukan pengecekan entri data ke Sistim Informasi Penghitungan (Situng) DKI Jakarta. Data yang dientri ini merupakan data penghitungan suara di TPS.

Pantauan detikcom, entry data situng DKI Jakarta ini dilakukan di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Pengecekan ini dilakukan langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman di dampingi oleh anggota KPU Viryan Aziz, Wahyu Setiawan, Evi Novida Ginting Manik, dan Pramono Ubaid Tanthowi.

Entry data ini dilakukan oleh relawan demokrasi yang direkrut oleh KPU. Mereka melakukan pengentrian dengan beberapa tahapan.

Di awal, mereka melakukan pengcekan atau memverifikasi kelengkapan data formulir C1 (hasil penghitungan suara TPS) yang dikirim dari tingkat kecamatan. Di antaranya, Model C1 Presiden, C1 DPR, C1 DPRD, 1 Provinsi dan C1 DPD.

Setelah proses verifikasi, data tersebut dientri atau dimasukkan ke dalam Situng oleh operator. Total terdapat 250 orang yang melakukan tugas ini, mereka terbagi untuk mengentri data pada wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Arief mengatakan, proses pengentrian ini dilakukan di seluruh kota pada masing-masing tempat. Namun, Arief mengatakan bagi DKI Jakarta dikumpulkan pada satu tempat agar pengentrian data mudah.

“Iya tapi kalau di tempat lain kan kerjanya di masing-masing kabupaten, nah kalau teman-teman DKI ini supaya memudahkan ngontrol ini kan deket antar kota/kabupatennya dikumpulin sini semua supaya gampang,” kata Arief.

Arief menyebut, dirinya ingin memastikan seluruh pekerja dalam kondisi baik. Serta bekerja tanpa adanya tekanan dari berbagai pihak.

“Saya memastikan bahwa kerja kita yang transparan itu dilakukan secara terbuka, input datanya, semua bisa lihat hasilnya dan mau memastikan bahwa semua yang terjadi di sini dalam kondisi sehat-sehat saja, memastikan bahwa mereka bekerja tanpa ada intervensi dari siapapun,” tuturnya.
(dwia/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

[Cek Fakta] TV Luar Negeri Sudah Memberitakan ‘Prabowo Subianto The Next President’?

Liputan6.com, Jakarta – Akun facebook Edi Ar Rayah mengunggah sebuah video dari Bloomberg, perusahaan media massa multinasional di Amerika Serikat.

“TV Luar Negeri Sudah Memberitakan Prabowo Subianto The next Presiden,” demikian narasi yang ditambahkan dalam postingan di Facebook.

Sejak diunggah pada 14 April 2019, postingan tersebut telah dilihat sebanyak 434.481 kali dan menjaring setidaknya 1.100 komentar.

Salah satunya dari pemilik akun Facebook bernama Mulyadi. “Di luar negri prabo di nyatakan sudah menang. Mari saudaraku yg sependapat atau yg punya ke ahlian. Mari kita usut tuntas lembaga survei ini. Terlalu banyak kecurangan disana sini,” kata dia.

Sementara, pemilik akun امي نجو menulis, “Amazing…! A prediction that is in line with reality, support for Prabowo Subianto’s victory has been widely recognized by foreign analysts as in the following interview with analysts at Bloomberg TV.#IndonesiaMenang #Pilpres2019”

Benarkah televisi asing mengabarkan tentang kemenangan Prabowo?

[Cek Fakta] Hoaks Hasil Exit Poll Pemilu Luar Negeri Beredar di Medsos

Dari penelusuran, hasil exit poll pemungutan suara di luar negeri ternyata tidak benar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mengatur tentang exit poll pemungutan suara di luar negeri. Hitung cepat pemilu hanya untuk pemungutan suara di dalam negeri saja.

Fakta ini dikutip dari situs Liputan6.com dengan judul artikel ‘Tak Diatur KPU, Waspadai Hoaks Exit Poll Luar Negeri‘.

Liputan6.com, Jakarta – Maraknya penyebaran hasil exit poll pemungutan suara luar negeri yang dilakukan lewat media sosial mendapat perhatian dari KPU. Sebab, penyelenggara pemilu hanya mengatur publikasi hasil hitung cepat pemungutan suara di dalam negeri, tidak di luar negeri.

Menanggapi hal itu, pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ari Junaedi, menilai ketiadaan aturan KPU terkait hitung cepat di luar negeri tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Tujuannya untuk mempengaruhi pemungutan suara di dalam negeri yang baru akan berlangsung 17 April mendatang.

“Wajar saja KPU tidak membuat aturan hitung cepat luar negeri. Sebab, dengan DPT yang sedikit di setiap negara, lembaga survei mana yang mau capek-capek bikin exit poll? Misalnya di Melbourne yang cuma 22 TPS, tapi toh informasi yang katanya hasil exit poll di Melbourne itu beredar luas di dalam negeri,” kata Ari di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ari menaruh perhatian khusus pada informasi yang katanya hasil exit poll itu dengan hanya mencantumkan nama dan email penyebarnya.

Menurut dia, hitung cepat seharusnya dilakukan oleh lembaga resmi yang sudah dikenal rekam jejaknya di mata publik. Sebab, untuk hitung cepat di dalam negeri, KPU juga mengharuskan lembaga penyelenggara resmi dan sudah terdaftar.

“Kalau dilakukan perorangan atau kelompok orang yang tidak jelas, kemudian disebar seolah-olah itu benar, lalu siapa yang mempertanggungjawabkannnya hasilnya secara akademik kepada publik?” kata Ari.

Menurutnya, mereka yang punya niat baik melakukan survei saja bisa salah kalau tidak paham metode survei dengan baik.

“Apalagi kalau tidak punya niat baik, seperti mempengaruhi pemungutan suara dalam negeri. Oleh karenanya, kita harus waspada potensi hoax dari informasi exit poll luar negeri macam begini,” tegas Ari.

Kecurigaan Ari ini juga muncul dari tidak adanya informasi lengkap terkait survei yang dilakukan. Misalnya, ambang batas kesalahan (margin of error) dan tingkat kepercayaan.

“Katakan hasil exit poll meleset sekian persen dari hasil resmi KPU, toh kita juga tidak bisa menyalahkan karena margin of error tidak dicantumkan. Makanya saya bilang ini aneh,” ujar dia.

Sementara Ketua KPU Arief Budiman memastikan bahwa penghitungan cepat dari luar negeri baru akan dilakukan pada 17 April 2019, setelah semua daerah di Indonesia melakukan pemungutan suara.

Fakta ini sebagaimana dikutip dari Liputan6.com dengan judul artikel ‘KPU: Jika Ada Rilis Hasil Perhitungan Suara di Luar Negeri, Bukan dari Kami‘.

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan tidak ada hasil pemungutan suara pilpres 2019 di luar negeri, meski pemungutan suara telah berlangsung sejak 8 April dan akan berakhir pada 14 April 2019.

Arief menegaskan penghitungan suara tetap dilaksanakan sesuai hari pencoblosan di Indonesia, 17 April 2019. Hasil dari pemilu itu kemudian dikirim ke KPU pusat.

“Jadi kalau sudah ada yang mengeluarkan rilis-rilis hasil itu, itu bukan hasil yang dikeluarkan oleh KPU,” ujar Arief, Jakarta, Rabu, 9 April 2019.

Ia menambahkan, sosialisasi pemilihan awal di luar negeri telah dilakukan sejak jauh hari dari pelaksanaan pemungutan suara.

“Kalau berubah itu bagaimana, dia kan harus sosialisasi kepada pemilih, kepada para pihak, itu kan harus mendapat informasi semua. Enggak bisa tiba-tiba. Tapi, kalau jauh-jauh hari sih mungkin saja dilakukan perubahan,” ujarnya.

Arief menegaskan, jika ada rilis mengenai hasil hitungan suara, biasanya merupakan exit poll. Namun, di luar negeri, kata Arief, tidak ada perhitungan suara sesaat setelah pemungutan.

“Sepanjang yang saya tahu di luar negeri enggak ada yang melakukan itu (exit poll),” ujarnya.

Anies Cek TPS di LP Salemba, Ada yang Teriak ‘Hidup Prabowo’

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi tempat pemungutan suara (TPS) LP Salemba, Jakarta Pusat. Anies mengecek langsung kegiatan pemungutan suara di sana.

Anies datang ke LP Salemba, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (17/4/2019), disambut oleh Kepala Rutan Klas I Salemba, Masjuno. Sesampainya di sana, Anies melewati proses lebih dahulu, yaitu pengecapan stempel di depan pintu masuk rutan.

Kemudian mereka mulai melihat proses pemilihan di TPS, di rutan Salemba menyediakan 7 TPS untuk warga binaan. Sesekali Anies juga menyapa warga binaan.
“Lagi nunggu ya, asal dari mana, Pak?” tanya Anies ke salah satu warga binaan sambil menyalami mereka.

“Dari Padang,” ucap salah satu dari mereka.

“Udah tahu mau milih siapa?” kata Anies.

“Udah, Pak,” ucap warga binaan.

Kemudian Anies juga sempat menyapa warga binaan yang dibatasi dengan pagar besi tinggi. Dia menyampaikan harapan ke mereka agar selalu sehat

“Assalamualaikum, apa kabar ini semua, sehat-sehat ya semuanya,” ucap Anies seraya dijawab ‘sehat’ oleh warga binaan.

Tak berbicara lama, Anies pun pamit pulang kepada mereka. Saat Anies mengucap salam terakhir ke mereka, salah satu dari warga binaan itu kemudian meneriakkan nama salah satu capres.

“Saya pamit dulu ya, wassalamualaikum,” ucap Anies.

“Hidup Prabowo! Hidup Prabowo!” teriak warga binaan. Pantauan di lokasi, ada tiga orang yang meneriakkan ‘hidup Prabowo’ ke Anies.

Diketahui, jumlah warga binaan yang menggunakan hak pilih di rutan Klas I Salemba ini ada 1.476 warga binaan. TPS di rutan ini ada tujuh yaitu TPS 71 hingga TPS 77.

“Jumlah DPT berikut DPTb tercatat sebanyak 1.476,” ucap Karutan Klas I Salemba, Masjuno kepada wartawan.
(zap/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>