Susui Anaknya 7 Tahun, Ibu di Australia Dilabeli Pedofil oleh Netizen

Jakarta

Seorang ibu di Adelaide, Australia, yang muak dilabeli ‘pedofil’ oleh netizen akhirnya buka suara membela keputusannya untuk menyusui kedua putranya di luar usia yang lazim.

Poin Utama Menyusui

Poin utama:

Lisa Bridger telah mengalami perundungan daring karena pandangannya tentang menyusui. Ibu di Adelaide ini telah menyusui lima anaknya hingga usia tujuh tahun

Seorang psikolog anak mengatakan dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang dampak pemberian ASI dalam waktu lama.

Lisa Bridger, 46, mengatakan bahwa menyusui adalah pilihan yang sehat, secara fisik dan psikologis, untuk anak laki-lakinya Chase dan Phoenix yang keduanya didiagnosa mengidap autisme. Tetapi sikapnya itu membuatnya menjadi sasaran pelecehan yang ‘menjijikkan’ dari orang-orang yang menuduhnya ‘sakit’ dan membutuhkan bantuan.

“Pesan daring (internet) dan pribadi yang saya terima menyebut saya pedofil, anak-anak saya harus diambil dari pengasuhan saya dan diberikan kepada keluarga yang akan menghormati mereka dan mencintai mereka dengan benar,” katanya.

“Saya dijuluki ‘nenek tua’, bahwa saya melakukannya hanya untuk saya, segala macam komentar buruk. Orang-orang melihatnya dan berkomentar ‘kamu pasti mengambil keuntungan dari hal itu’.”

“Ini benar-benar berbeda dari ketika mereka masih bayi dan itulah yang tampaknya tidak dilihat oleh banyak orang.”

Bridger, yang baru-baru ini mengunggah surat terbuka tentang masalah ini di situs parenting (pengasuhan), mengatakan ia telah menjadi obyek perundungan secara terus-menerus.

Ia memiliki lima anak – tiga di antaranya sudah dewasa – dan menyusui mereka masing-masing hingga di atas usia empat tahun.

Bridger mengatakan Chase yang berusia tujuh tahun saat ini sedang disapih, tetapi Phoenix yang berusia lima tahun terus disusui.

“Saya sedang mengalami menopause dan saya masih memproduksi ASI,” katanya.

“Ini tak bisa menjadi pelecehan karena bukan tindakan seksual.”

“Itu menawarkan mereka kenyamanan, itu menawarkan keamanan, memberi mereka cara untuk menenangkan diri.”

Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.
Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.

Bridger mengatakan meskipun ada stigma seputar menyusui, dan usia anak-anaknya, ia hanya melakukan sesuatu yang alami.

“Ada kalanya satu atau dua-duanya muncul dan bilang ‘kami mau susu’ (dan) saya jawab ‘Ibu sedang melakukan sesuatu, kalian harus menunggu’,” ujarnya.

“Ketika mereka mengalami kesedihan atau mereka sangat lelah … Saya mengizinkan mereka untuk mendapatkan susu yang mereka minta. Saya tak memberinya ke wajah mereka, Anda tak bisa memaksa mereka menyusu.”

“Mereka membutuhkannya, mereka menginginkannya, mereka memerlukannya, mereka memintanya. Karena saya mengikuti kemauan mereka, karena itu normal.”

Apa kata pakar?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menawarkan pedoman luas tentang menyusui tetapi tak memberikan batas atas pada usia berapa anak harus disapih.

“Bayi harus menerima makanan pendamping ASI yang berkelanjutan hingga usia dua tahun atau lebih,” tulis WHO di situs resminya.

Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah berfokus pada manfaat nutrisi dari menyusui yang “diperpanjang”, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang ibu menyusui semakin rendah kemungkinan ia mengalami kanker payudara.

Pakar perkembangan anak, Dr John Irvine, yang keberatan dengan praktik itu, mengatakan ada sedikit penelitian tentang dampak psikologis jangka panjang.

“Tak ada topik yang pernah saya bicarakan yang menimbulkan lebih banyak kemarahan daripada topik menyusui,” katanya.

“Ada kebutuhan untuk melihatnya secara lebih rinci karena itu semua persepsi dan prasangka.”

Menurut konsultan laktasi Pinky McKay, keberatan untuk memperpanjang periode menyusui di atas usia dua tahun tidak didasarkan pada temuan ilmiah atau penelitian medis.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang. (Worry Woos)

“Bukannya tidak wajar untuk menyusui anak seusia ini … tetapi itu ‘tidak biasa’,” katanya.

“Usia rata-rata penyapihan di dunia adalah antara empat dan tujuh tahun.”

“Orang-orang tak melihat ini dan mereka tak mengalaminya dan mereka berpikir tentang anak 7 tahun yang mereka tahu, bukan anak Lisa (Bridger) yang berusia tujuh tahun yang telah tumbuh dengannya dan bagian dari pengasuhannya.”

McKay mengatakan ASI penuh dengan “enzim baik” dan “sangat baik untuk perkembangan otak”.

“Orang-orang melihat payudara sebagai hal seksual dan mereka tak bisa memisah-misahkan – ini adalah ibu dan anak, ini bukan tentang seks, dan ini mungkin mengapa mereka merasa sedikit tidak nyaman,” katanya.

Bisakah periode menyusui yang diperpanjang lebih umum?

Periode menyusui yang diperpanjang adalah subjek yang menghasilkan pendapat berlawanan.

Masalah ini disorot pada tahun 2012, ketika majalah TIME memicu kontroversi dengan menerbitkan gambar seorang ibu bernama Jamie Grumet yang sedang menyusui anaknya yang berusia tiga tahun.

Dr Irvine mengatakan ia khawatir bahwa pemberian ASI yang lama dapat menyebabkan anak-anak yang mendekati remaja menjadi terlalu bergantung pada orang tua mereka.

“Persepsi saya sendiri melalui bekerja di sebuah klinik selama lebih dari 30 tahun adalah bahwa kadang-kadang anak-anak mengembangkan keterikatan, ketergantungan,” katanya.

“Pertanyaan lain adalah siapa yang benar-benar mendapat manfaat dari kelanjutan ini?.”

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012.

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012. (www.time.com)

“Jika ibu mendapat manfaat karena rasanya enak untuknya, saya akan mengajukan pertanyaan kepada ibu: ‘apakah kita hadir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak atau apakah itu tentang memenuhi kebutuhan kita sendiri dan mendahulukan itu di atas kepentingan anak yang sedang tumbuh?’.”

“Itulah persepsi pribadi saya yang sama biasnya dengan orang lain, jadi semua alasan untuk area ini agar diperhatikan.”

Bridger mengatakan keputusannya adalah tentang anak-anaknya, bukan dia pribadi.

Ia mengatakan tidak ada efek merugikan pada perkembangan anak-anaknya, dan keputusan itu bukannya dilakukan tanpa pengorbanan, karena ia harus ekstra hati-hati dengan pola makannya.

“Saya akan berharap bahwa sikap terhadap menyusui itu, berhenti sepenuhnya, berubah,” katanya.

“Laki-laki bisa melenggang dengan payudara yang lebih besar dari yang dimiliki perempuan dan tak memakai atasan, tetapi perempuan tak bisa – mereka tak bisa menunjukkan payudara untuk memberi makan seorang anak.”

“Para ibu masih dilecehkan ketika anak-anak mereka masih bayi, apalagi yang lebih tua.”

“Semakin banyak terlihat, semakin normal jadinya.”

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.


(zak/zak) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Indahnya Elysian Gangchon Resort di Korea, Tempat Kevin Aprilio Melamar Vicy Melanie

Liputan6.com, Jakarta – Banyak destinasi wisata di berbagai negara jadi tempat untuk melamar pujaan hati. Begitu juga dengan putra pasangan Addie MS dan Memes, Kevin Aprilio, yang melamar Vicy Melanie.

Ia memilih Elysian Gangchon Resort di Korea Selatan yang bersalju. Sebuah lokasi wisata yang sangat indah sebagai lokasi lamarannya. Disaksikan sejumlah orang dan kedua orangtuanya di padang salju dan cuaca Korea yang menusuk kulit, Kevin mengungkapkan isi hatinya.

“Vicy Melanie aku cinta banget sama kamu. Tiga tahun kamu sudah kasih aku hidup yang bahagia banget. Aku happy banget sama kamu,” ujar Kevin kepada kekasihnya itu dalam YouTube chanel yang ia unggah pada 20 Januari 2019.

Sambil berlutut, Kevin kemudian menyodorkan sebuah cincin kepada Vicy. Kata-kata romantis kembali meluncur dari mulut Kevin.

“Aku nggak pengin hidup sama orang lain selain kamu. Will you marry me? I love you so much,” sambung pria kelahiran Jakarta, 7 April 1990 itu.

Mengenakan baju cokelat dan topi hitam, Vicy terharu. Ia tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya dilamar oleh Kevin. Beberapa orang yang menyaksikan momen romantis itu pun berteriak, “yes!”.

“Yes,” kata Vicy yang sambil menyodorkan jari manis tangan kirinya.

Sesaat Kevin memasukkan cincin lamarannya itu sambil berdiri dan kemudian memeluk Vicy. “Terima kasih semuanya. Yesss! Alhamdulillah,” ucap Kevin dengan tertawa di tengah dinginnya cuaca di Elysian Gangchon.

Elysian Gangchon adalah satu-satunya resor ski Korea yang dapat dicapai dengan kereta bawah tanah atau kereta api. Stasiun Baegyang-ri, stasiun kereta bawah tanah / kereta api, terletak tepat di dalam resor.

“Ini membuat Anda lebih nyaman untuk langsung dan mudah mencapai resor kami kapan saja dari mana saja. Naik Kereta Bawah Tanah Gyeongchun Jalur Subway Seoul atau Kereta Berkecepatan Tinggi ITX Chengchun tanpa ketidaknyamanan seperti kemacetan lalu lintas dan cuaca buruk,” tulis situs elysian.co.kr, seperti dikutip Liputan6.com, Selasa, 22 Januari 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

PWI Gelar Seminar Peranan Pers Era Digital Dalam Pembangunan Daerah

Liputan6.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar seminar bertemakan Peranan Pers Pada Era Digital Dalam Mendukung Pembangunan Daerah. Acara yang digelar di Wisma Antara, Jakarta Pusat itu menghadirkan sejumlah narasumber yang juga kepala daerah.

Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyampaikan, acara tersebut digelar dalam rangka menghadapi era digital yang semakin berkembang. Media mainstream hadir agar dapat bersama dengan pemerintah mengatasi maraknya informasi di media sosial yang bebas.

“Sekarang masalahnya seperti apa media digital kita. Media digital yang benar, bisa objektif, atau apa yang diangkat di situ,” tutur Atal di lokasi, Selasa (22/1/2019).

Menurut Atal, media sosial dengan sumber informasi yang tanpa batas tentu memiliki dampak baik dan buruk. Bagi kepala daerah, memantau situasi kota atau desa yang dipimpinnya menjadi hal yang diperlukan dalam upaya perbaikan dan percepatan pertumbuhan daerah tersebut.

“Media itu kadang-kadang sudah jadi nomor dua. Bagaimana pemerintah daerah membangun daerahnya dari informasi medsos. Di situ dia tahu bahwa di situ juga ada kebenaran,” jelas dia.

Termasuk juga berita bohong atau hoaks yang ada di medsos, media mainstream bersama dengan pemerintah harus dapat bekerjasama menekan itu. Untuk media mainstream, mesti dapat menyajikan informasi yang dapat menangkal hal tersebut.

“Orang semua sudah lari ke medsos. Nah ini saya kira produk-produk pers harus lebih bermutu ke depan. Bisa objektif, faktual, bisa dipertanggungjawabkan. Dan secara kode etik penulisannya harus dipenuhi,” kata Ketum PWI.

2 dari 3 halaman

Kata Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan, percakapan di sosial media seringkali menjadi jauh lebih dominan dibandingkan yang lain. Di sisi lain, informasinya tidak selalu membawa data fakta yang sesuai dengan lapangan.

“Karena itulah media-media ini menjadi preferensi kita, bagi Pemprov DKI. Berkepentingan sekali untuk bisa memberikan informasi yang akurat, yang objektif, lengkap, dan jalur-jalur media konvensional baik online maupun printing maupun televisi, radio, itu yang membantu masyarakat untuk bisa mendapat rujukan,” beber Anies.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

4 Insiden Misi Angkasa Luar Paling Tragis di Dunia

Liputan6.com, New York – Menjadi seorang astronot itu berat. Nyawa taruhannya. Sebelum melakukan misi angkasa luar, seorang astronot harus menjalankan latihan berat hingga karantina.

Hidup di angkasa luar selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, tentu bukan hal yang mudah. Harus rela berpisah dengan keluarga hingga teman terdekat.

Dikatakan berbahaya karena insiden menyeramkan kapan saja bisa terjadi. Apalagi misi yang mereka lakukan bukan di Bumi lagi.

Dalam catatan sejarah, ada sejumlah insiden tragis yang terjadi saat misi di luar Bumi. Seperti dikutip dari laman Toptenz, Selasa (22/1/2019), berikut empat insiden tragis saat misi angkasa luar itu:


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 5 halaman

1. Intelsat-708

Kejadian nahas menimpa Intelsat-708 pada 14 Februari 1996 di China. Pasalnya, saat melakukan peluncuran Intelsat-708 mengalami kebocoran bahan bakar.

Akibatnya, mesin Intelsat-708 tidak berfungsi dengan baik. Satelit itu melenceng dan keluar dari jalur sehingga jatuh di pemukiman warga.

Satelit ini diluncurkan pada 14 Februari 1996 di dekat kota Xichang, perbatasan dengan Vietnam. Kecelakaan terjadi setelah satelit lepas landas selama 20 detik.

Dalam catatan misi angkasa luar, insiden ini jadi yang paling buruk.

3 dari 5 halaman

2. Columbia STS-107

Tragedi antariksa itu terjadi 1 Februari 2003. Pesawat ulang alik Columbia STS-107 meledak, hancur berkeping-keping. Tujuh awaknya: Rick D Husband, William C McCool, Michael P Anderson, Ilan Ramon, David Brown, Laurel Salton Clark, dan Kalpana Chalwa — astronot wanita pertama asal India, tewas.

Tragisnya, musibah terjadi 16 menit sebelum mereka mendarat pulang ke Bumi, dari waktu pendaratan yang dijadwalkan di Cape Canaveral.

Kala itu, sesaat sebelum pesawat meledak, pusat kontrol misi NASA di bumi mengetahui bahwa Columbia akan menemui bencana, dan para awaknya kemungkinan besar tak bakal selamat.

Wayne Hale, yang kemudian menjadi manajer program ulang alik pesawat luar angkasa, menulis di blognya soal hari nahas itu.

Hale menulis, kala itu Direktur Jon Harpold berpendapat, “Tak ada yang bisa kita lakukan soal kerusakan TPS (Thermal Protection System). Kupikir para awak tak perlu tahu. Bukankah akan lebih baik bagi mereka terbang pulang dengan perasaan bahagia dan kemudian tewas tanpa diduga ketika memasuki Bumi, ketimbang tetap tinggal di orbit, mengetahui tak ada sesuatu yang bisa dilakukan, hingga persediaan oksigen habis?”

Sementara tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan Columbia celaka, para insinyur di Johnson Space Center cukup yakin, mereka menemukan jawabannya. Sebelumnya, mereka telah mencoba mengingatkan para petinggi, namun diabaikan.

4 dari 5 halaman

3. Misi Soyuz-11

Pada tahun 1971, dunia mencatat terjadinya kematian pertama tiga manusia di angkasa luar. Adalah kosmonot Uni Soviet, Georgy Dobrovolsky, Vladislav Volkov, dan Viktor Patsayev yang meregang nyawa dalam peristiwa tragis itu.

Semua berawal dari keberangkatan ketiganya pada 7 Juni 1971 dari Baikonur Cosmodrome. Mereka menaiki pesawat Soyuz 11 ke luar Bumi, menuju stasiun pertama yang dibangun manusia: Salyut 1.

Ketiganya lalu tinggal di Salyut selama 24 hari. Hingga akhirnya pada 30 Juni 1971, mereka dijadwalkan kembali ke Bumi. Setelah mendarat, saat pintu kapsul dikuak, para petugas pemulihan terkejut bukan kepalang. Mendapati tiga manusia di dalamnya dalam kondisi tak sadarkan diri.

“Mereka menemukan 3 kosmonot di kursi masing-masing, sama sekali tak bergerak, dan ada bercak-bercak biru kehitaman di wajahnya,” kata Kerimov. “Darah mengalir dari hidung dan telinga.”

Petugas kebingungan bagaimana ketiga kosmonot itu bisa meninggal dunia. Padahal proses pendaratan berjalan normal, sesuai petunjuk, tak jauh dari lokasi peluncuran di Kazakhstan.

Berdasarkan laporan, penyebab kematian ketiganya adalah sesak napas. Penyelidikan mengungkap, katup ventilasi pernafasan mereka pecah, para kosmonot mengalami sesak nafas. Penurunan tekanan secara ekstrem juga makin memperberat kondisi mereka.

Mereka tewas dalam hitungan detik, yang terjadi pada ketinggian 168 kilometer di angkasa luar, saat pesawat masuk kembali ke atmosfer sebelum sampai di Bumi.

Karena kapsul yang membawa ketiganya kembali secara otomatis, satelit itu bisa mendarat tanpa dikemudikan pilot.

5 dari 5 halaman

4. The Apollo 1 Fire

Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chafee tak pernah mencapai Bulan. Ketiga astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) itu tewas saat roket Apollo 1 meledak dalam simulasi peluncuran pada 27 Januari 1967.

Hubungan pendek arus listrik menimbulkan loncatan bunga api dan menyambar oksigen murni yang menjadi salah satu pendorong roket.

“Kebakaran, aku mencium kebakaran,” kata salah satu astronot pada pukul 18.31 di hari nahas itu. Dua detik kemudian, astronot lain, mungkin Ed White berkata, “Kebakaran di kokpit.”

Kebakaran menyebar dengan cepat ke kabin. Komunikasi terakhir dengan para kru terdengar hanya 17 detik kemudian.

Ketiganya tahu, ada risiko yang mengancam mereka ketika bergabung dalam misi angkasa luar. Apalagi untuk Letkol Grissom. Ia adalah orang AS kedua yang ke angkasa luar, menggunakan Liberty Bell 7.

Saat kembali ke Bumi, kapsul antariksanya dipenuhi air. Ia nyaris tenggelam. Pascatragedi, program angkasa luar ditunda tapi tidak dihentikan. Pada 25 Mei 1961 Presiden John F Kennedy berkomitmen bahwa Amerika Serikat akan mendaratkan seorang manusia di Bulan pada akhir dekade.

Setelah itu, Apollo 7 berhasil diluncurkan pada tanggal 11 Oktober 1968, pertama yang membawa astronot.

Kurang dari setahun kemudian pada bulan Juli 1969, Apollo 11 mendaratkan Neil Armstrong di Bulan.

Sejumlah orang berpendapat, “Seandainya kecelakaan Apollo 1 tak terjadi, manusia mungkin tak akan pernah menjejakkan kaki di Bulan.”

Ronaldo Gagal Penalti, Pelatih Juventus: Yang Penting Menang

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan Cristiano Ronaldo mencetak gol lewat titik putih penalti. Dia tetap senang karena Juventus berhasil memenangkan pertandingan melawan Chievo.

Bertanding dalam lanjutan Serie A, Senin (21/1/2019) waktu setempat, Juventus menang 3-0 atas Chievo. Si Nyonya Tua sebenarnya punya kesempatan unggul lebih besar lewat penalti setelah Mattia Bani menyentuh bola di kotak terlarang.

Namun Ronaldo gagal mengkonversinya menjadi gol. Tendangan CR7 yang mengarah ke sisi kanan gawang masih mampu dihalau penjaga gawang Chievo.

“Penalti penting adalah hal lain. Gagal penalti bisa saja terjadi,” kata Allegri seperti dilansir Goal. “Saya rasa ini bukan kegagalan penalti Ronaldo pertama sepanjang kariernya. Yang paling penting, pada akhirnya tim kami menang,” beber Allegri.

Kegagalan ini membuat Ronaldo tidak mencatatkan namanya di papan skor. Tiga gol Juventus dicetak oleh Douglas Costa, Emre Can, dan Daniele Rugani. “Ronaldo ingin mencetak skor dan babak kedua secara teknis kami bermain lebih baik,” beber Allegri.

2 dari 2 halaman

Lebih Buruk dari Messi?

Sejauh ini, Ronaldo telah mencatat 25 kali gagal mencetak gol dari titik putih penalti dari dari 139 tendangan penalti yang ia ambil selama kariernya, termasuk adu penalti.

Angka yang sama juga ditorehkan oleh rivalnya, Lionel Messi. Hanya saja, pemain asal Barcelona itu gagal dari 108 percobaan.

Messi, yang telah mencetak 83 gol dari 108 penalti, menawarkan tingkat keberhasilan 76,85 persen. Rasio penalti terburuk Messi adalah untuk Argentina, hanya mencetak 11 dari 16 – memberinya rasio 75 persen.

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Rentetan Bencana Melanda Aceh Akibat Cuaca Buruk

Liputan6.com, Aceh – Cuaca buruk terjadi di wilayah Aceh beberapa hari ini. Kondisi ini menyebabkan terjadinya sejumlah bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung, hingga kapal tenggelam.

Informasi diterima Liputan6.com, sebuah perahu bermotor yang mengangkut rombongan zikir tujuan Pulau Banyak, karam di muara Kuala Baru, Kecamatan Kuala Baru, Senin, 21 Januari 2019. Beruntung semua penumpang selamat dan telah dievakuasi ke Pendopo Camat Kula Baro.

Kapal tersebut karam karena cuaca buruk melanda wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Daratan kabupaten ini dilanda hujan deras disertai angin kencang, sementara ombak berkecamuk di tengah lautan.

Pada hari yang sama, angin kencang menyebabkan pohon bertumbangan di Kabupaten Aceh Jaya. Satu rumah warga di Desa Gampong Baroh, Kecamatan Setia Bakti rusak akibat tertimpa pohon.

“Satu unit rumah tertimpa pohon tumbang di bagian atap atas nama Ilyas Is. Korban terdampak 1 Kepala Keluarga (KK), 3 jiwa,” sebut Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ahmad Dadek, kepada Liputan6.com, Senin (21/1/2019).

Kemarin, hujan deras menyebabkan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah. Longsor menyebabkan jalan yang menjadi penghubung antarkabupaten putus total sehingga lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.

Jalur utama tidak memungkinkan dilewati kendaraan karena terdapat bagian jalan ambles sepanjang 11 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter, ditambah pinggir jalan tergerus sepanjang 50 meter. Selain itu, aspal yang ambles terlihat membentuk ceruk hingga 8 meter.

Menjelang tengah malam, petugas masih melakukan penjagaan di lokasi jalan ambles di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pisam, Minggu malam. Saat itu, masih terdapat pengendara yang tidak tahu ada jalan ambles.

Sebelumnya, Minggu pagi, angin puting beliung menerbangkan atap rumah seorang warga di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. Rumah tersebut milik perempuan bernama Samsiah (60).

2 dari 2 halaman

Prediksi BMKG

Pengamat Cuaca dan Pemerhati Iklim BMKG Aceh Besar, Dea Rimasilana mengungkap, cuaca buruk masih akan berlanjut hingga Februari mendatang. Stasiun Klimatologi Aceh Besar memperkirakan curah hujan tinggi akan terus terjadi di sejumlah tempat.

“Pada Februari mendatang, khususnya di wilayah Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, hingga Aceh Singkil dengan rentang curah hujan 200 mm hingga 400 mm per bulan,” ungkap Dea, kepada Liputan6.com

Dea mengimbau agar selalu waspada. Tindakan mitigasi, menurutnya, perlu dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadi banjir dengan dampak yang lebih besar.

“Ketika hujan lebat hindari daerah dengan pepohonan tinggi dan daerah rawan longsor,” ujarnya.

Sebelumnya, sebut Dea, banjir terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara pada 15 Januari lalu. Curah hujan sebelum terjadi banjir antara tanggal 10 hingga 14 Januari mencapai 100 mm, sedangkan pada 15 Januari curah hujan mencapai 150 mm dalam sehari.

“Akumulasi curah hujan 150 mm per hari, jika dibagi per jam, artinya setiap jamnya curah hujan turun sebesar 6,2 mm, dan kondisi tanah tidak mampu lagi menampung curah hujan sebanyak itu sehingga terjadi banjir,” dia memungkasi.


Simak video pilihan berikut ini:

Gagal Penalti, Rekor Ronaldo Lebih Buruk dari Messi?

Liputan6.com, Jakarta Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol saat Juventus menang telak 3-0 atas Chievo pada pada laga pekan ke-20 Serie A, di Allianz Stadium, Selasa (22/1/2019) dini hari WIB.

Hasil ini membuat Juve semakin kokoh berada di puncak klasemen sementara Serie A.

Pada pertandingan ini, bintang Juventus itu gagal mencetak gol lewat tendangan penalti. Juventus mendapat hadiah penalti, usai Mattia Bani menyentuh bola di kotak terlarang.

Namun, Ronaldo yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Tendangan CR7 ke sisi kanan dapat dihalau penjaga gawang.

Ini adalah kegagalan Ronaldo yang ke-25 dari 139 tendangan penalti yang ia ambil selama kariernya, termasuk adu penalti.

Sedangkan, rival abadinya Lionel Messi juga telah mencatat kegagalan yang sama dari tendangan ini. Tapi, ia hanya gagal 25 kali dari 108 tendangan.

Messi, yang telah mencetak 83 gol dari 108 penalti, menawarkan tingkat keberhasilan 76,85 persen. Rasio penalti terburuk Messi adalah untuk Argentina, hanya mencetak 11 dari 16 – memberinya rasio 75 persen.

2 dari 3 halaman

Tingkat Keberhasilan

Ronaldo juga telah berjuang untuk laga internasional dengan tujuh gol dari 11 penalti. Rekor mantan pemain Real Madrid ini 83,73 persen.

Messi gagal mengeksekusi penalti di Piala Dunia 2018 di Rusia saat melawan Islandia. Ronaldo, yang absen melawan Austria di Euro 2016, juga gagal mencetak gol melawan Chelsea di final Liga Champions 2008 untuk MU.

3 dari 3 halaman

Rekor Pele

Dalam hal gol reguler, baik Ronaldo dan Messi mengejar rekor Pele. Messi memiliki total 577 gol dalam 661 penampilan untuk Barcelona, sejak melakukan debut pada 2004.

Pele, yang bermain untuk Santos antara tahun 1956 dan 1974, sudah mencetak total 619 gol dalam 638 pertandingan. Ronaldo sendiri telah mencetak 589 gol mengesankan dalam 790 pertandingan.

Usai Kalahkan Broner, Rumah Pacquiao Dibobol Maling

Liputan6.com, Jakarta – Manny Pacquiao berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas welter versi WBA dengan mengalahkan Adrien Broner, di Las Vegas, Minggu (20/1/2019) WIB. Kemenangan ini terasa spesial karena diraih saat petinju asal Filipina tersebut sudah memasuki usia 40 tahun. 

Dalam pertandingan ini, Pacquiao menang angka multak atas Broner. Ketiga hakim memberikan masing-masing 117-111, 116-112, dan 116-112 untuk Pacman. Kemenangan ini sekaligus mengubah rekor bertanding Pacquiao menjadi 61 (39KO)-7 (3kO)-2. 

Namun belum genap sehari usai mengalahkan Broner, kabar buruk justru menghampiri Pacquiao. Seperti dilansir GMA News Online, rumahnya di Los Angeles dibobol maling. 

Insiden ini pertama kali diketahui oleh polisi yang tengah berpatroli. Saat melintas pukul 16.00 Minggu waktu setempat, mereka curiga melihat salah satu pintu terbuka. Dari tetangga polisi mengetahui kalau seharusnya tidak ada orang yang di rumah tersebut. 

Polisi kemudian menelepon bibi Pacquiao untuk meminta izin masuk ke rumah. Setelah mendapat izin, polisi menemukan salah satu kamar di lantai dua telah diacak-acak maling. Salah satu laci berisi perhiasan dan barang-barang desainer juga telah dibobol. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berusaha mendata barang-barang yang hilang. 



2 dari 2 halaman

Bukan Kali Pertama

Pacquiao, istrinyam Jinkee, dan beberapa kerabat, bersama anggota tim Pacquiao sudah tiba di LA. Meski demikian, mereka belum diperkenankan masuk karena polsisi masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara mereka pun terpaksa harus tinggal di rumah kerabatnya. 

Ini bukan kali pertama rumah Pacquiao dibobol maling. Kejadian yang sama juga pernah menimpa Senator Filipina itu pada tahun 2011 lalu. Saat itu, maling menyatroni salah satu rumah mewahnya di Hancock Park. Empat orang telah ditahan dalam kasus ini. 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Selain Ngamuk, Hakim di Bengkulu Juga Mabuk di Pengadilan

Jakarta – Karier hakim inisial A di Bengkulu terancam dipecat. Ia mengamuk di depan rumah Wakapolda Bengkulu dan menodongkan obeng ke arah polisi. Ternyata, ia punya catatan buruk lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Selasa (22/1/2019), hakim A kerap menyambangi kantor Pengadilan Tinggi (PT) Bengkulu pada malam hari. Yaitu pada 2 hingga 11 Januari 2019. Saat itu, hakim A ngomong ngelantur dalam keadaan mabuk.

Hakim A juga pernah menyanyi dan menari-nari di ruang kerja di jam kantor sehingga mengganggu suasana kerja. Hal itu diulangi lagi pada 14 Januari, yaitu tiba-tiba menyanyi dan menari di halaman PT Bengkulu di bawah derasnya hujan.

Puncaknya yaitu pada Kamis (17/1). Saat itu, A jalan di depan rumah Wakapolda sekitar pukul 00.00 WIB.
Karena curiga, petugas jaga menegur A. Tapi A malah melawan dan melempar tas ke arah polisi jaga. Tak hanya itu, A juga mengacungkan obeng ke arah polisi jaga. Dengan sigap, polisi langsung membekuk A dan memborgol A serta membawanya ke Mapolda Bengkulu untuk diamankan.
Juru bicara Mahkamah Agung (MA) hakim agung Andi Samsan Nganro membenarkan informasi tersebut.

“Benar, Tim Bawas MA sudah turun ke Pengadilan Tinggi Bengkulu dan hakim yang bersangkutan sudah menjalani hukuman disiplin non palu di Pengadilan Tinggi Bengkulu,” ujar Andi.
(asp/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3: Rupiah Jadi Mata Uang Terbaik Nomor 2 di Dunia

Liputan6.com, Jakarta Bersama dengan mata uang negara lain, rupiah sempat terpuruk di tahun lalu. Namun kini lambat laun rupiah mulai menguat.

Rupiah berhasil mempertahankan stabilitasnya dan menjadi mata uang terbaik kedua di dunia dalam segi performa.

Artikel tentang rupiah ini pun menuai perhatian pembaca Liputan6.com. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Selasa (22/1/2019)

1. Rupiah Jadi Mata Uang Terbaik Nomor 2 di Dunia

Meski sempat terkena sentimen negatif di paruh akhir tahun 2018, rupiah berhasil mempertahankan stabilitasnya dan menjadi mata uang terbaik kedua di dunia dalam segi performa.

Ini berdasarkan data terkini mata uang dengan performa terbaik di dunia versi Bloomberg. Mata uang dari Asia Tenggara berhasil meroket lebih dari 5 persen dan menjadi yang terkuat di dunia dalam setengah tahun terakhir.

Berita selengkapnya

2. Lion Air PK-LQP Jatuh Bukan karena Pemeliharaan yang Buruk

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meyakinkan bahwa pemeliharaan atau maintenance pesawat terbang yang dilakukan oleh maskapai di Tanah Air sudah cukup baik. Pernyataan ini terkait adanya insiden jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 tujuan Pangkal Pinang pada 29 Oktber 2018 lalu.

“Yang jelas, maintenance pesawat terbang kita semua sesuai standar, itu yang kami cek,” kata Menko Luhut di kantornya, Senin (21/10/2019).

Berita selengkapnya

3. Begini Cara Urus Balik Nama Motor di 2019

Memiliki kendaraan pribadi sudah menjadi hal yang wajib dimiliki bagi orang-orang dengan mobilitas yang tinggi, baik itu di kota besar hingga daerah. Dibanding kendaraan roda empat, kendaraan roda dua alias motor lebih banyak digemari oleh masyarakat Indonesia.

Pasalnya ketika mengalami kemacetan, motor bisa melaju lebih cepat dibanding mobil. Ditambah lagi, ada banyak daerah-daerah Indonesia yang hanya bisa dilalui motor, seperti gang-gang kecil. Tak heran kalau penjualan motor jauh lebih tinggi dibanding mobil. Baik itu penjualan motor baru maupun bekas.

Berita selengkapnya