MS Kaban Minta PBB Dukung Prabowo-Sandiaga

Jakarta – Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban merekomendasikan kadernya untuk mendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Alasannya karena ideologi partai mengikuti garis umat Ijtimak Ulama yang mendukung Prabowo-Sandiaga.

“Majelis Syuro itu merekomendasikan kepada DPP bahwa di dalam penetapan atau pemilihan karena sekarang bukan persoalan mendukung mengusung, tapi memilih. Pilihan hanya ada dua yaitu 01 atau 02. Maka Majelis Syuro itu merekomendasikan agar DPP itu mengikuti Ijtimak Ulama kedua dalam hal ini pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” ujar MS Kaban, di kantor DPP PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

Ia mengatakan rekomendasi Majelis Syuro ini nantinya akan disosialisasikan dalam Rakornas PBB yang akan digelar akhir bulan Januari. Namun dalam rakornas itu juga tak langsung menentukan sikap dukungan PBB, karena rekomendasi Majelis Syuro itu tetap akan dibawa ke rapat harian bersama DPP PBB.

Ia menyebut alasan mendukung paslon Prabowo-Sandiaga karena sesuai dengan garis ideologi PBB yang mengikuti perjuangan umat.

“Kita tahu Dewan Dakwah Islamiah memberikan dukungan kepada caleg PBB dan dewan-dakwah sudah meminta memilih paslon 02. PBB dilahirkan dan dibesarkan seluruhnya dari ukhuwah islamiyah yang panjang prosesnya. Artinya PBB harus tetap selamanya di dalam mainstream garis perjuangan umat. Kita nggak lihat garis personalnya, tapi kita lihat basis gerakan PBB harus berada mainstream perjuangan keumatan yang kita sama sama ketahui sudah berjalan,” ujarnya.

Ia menegaskan walaupun kini Ketum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara paslon 01 Jokowi-Maruf Amin, dewan Majelis Syuro menghormati sikap tersebut. Namun ia berharap Yusril tetap mau menjadi kuasa hukum HTI maupun Habib Rizieq.

“Kita sosialisasikan adalah Majelis Syuro sangat menghormati Ketum sebagai konsultan hukum di paslon 01. Jadi kita menghormati itu. Kita berharap bahwa ketum terus melakukan pembelaan-pembelaan kepada HTI dan Rizieq jika ada masalah hukum,” kata MS Kaban.

Konferensi pers ini turut dihadiri Sekretaris Majelis Syuro PBB Sahar L Hassan, Ketua Mahkamah Partai PBB Yasin Ardi.
(gbr/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tahun Politik, Tiket.com Prediksi Masih Tetap Raup Untung Besar

Liputan6.com, Jakarta – Co-Founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan, tahun politik tidak akan menggangu industri travel online di tahun 2019. Sebaliknya, hajatan politik itu akan membawa peruntungan bagi perseroan.

“Pertumbuhan industri online saya rasa akan bagus ya di tahun ini. Banyaknya kompetitor juga akan baik berarti industri kita bagus. Apalagi di tahun politik,” ujarnya di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Perhelatan pemilihan umum akan berdampak baik bagi industri travel online. Lantaran momen ini membawa banyak pesanan (order) terutama bagi Tiket.com sendiri.

“Karena yang kami alami juga di 2014 itu pas tahun politik malah record breaking, pertumbuhanya tinggi. Jadi industri travel itu malah pertumbuhanya gede banget pas Pemilu karena Pemilu mobilisasi orang malah lebih banyak,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan, tahun politik justru merupakan bonus bagi industri travel online termasuk bagi Tiket.com.

“Karena Pemilu mobilisasi orang malah lebih banyak seperti kirim-kirim orang, posko-posko perjuangan, dana kemanusiaan, dari segi caleg-calegnya. Kalau kami sih malah jadi bonus ya buat kita,” tegasnya.

2 dari 2 halaman

8 Pencapaian yang Berhasil Diraih tiket.com

Bulan Agustus 2018, online travel agent tiket.com genap berusia 7 tahun. Merayakan usia yang ketujuh, tiket.com mengusung tema Ke7utan Ekstra, dimana konsumen bisa mendapatkan berbagai promo menarik mulai dari tiket pesawat, kereta api, booking hotel hingga sewa mobil.

Setelah di akuisisi oleh GDP Venture melalui blibli.com, tiket.com banyak melakukan pengembangan signifikan di segala bidang. Satu tahun kebelakang menjadi periode paling penting bagi tiket.com selama eksistennya sebagai online travel agent.


“7 Tahun usia tiket.com, paling heboh dan sibuk ya selama 7 bulan terakhir. Bahkan, selama 7 bulan terakhir pencapaiannya paling besar ketimbang 6 tahun sebelumnya,” kata Chief Marketing Officer & Co-Founder tiket.com, Gaery Undarsa saat Media Gathering Perayaan 7 Tahun tiket.com di Pasific Palace, Kamis (30/8).

Berikut paparan Gaery Undarsa mengenai beberapa pencapaian-pencapaian yang berhasil di raih tiket.com selama 7 tahun eksis di Indonesia.

1. Pada aplikasi terbaru, tiket.com meluncurkan beberapa fitur andalan. Di antaranya Smart Round Trip, Smart Refund, Smart Reschedule, dan Smart Traveler yang semakin memudahkan pelanggan tiket.com untuk bepergian.

2. Total Kenaikan kunjungan tiket.cim pada semester 1 tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 80% dibandingkan data kunjungan tahun lalu.

3. Kunjungan dan kontribusi transaksi dari perangkat aplikasi mobile telah mengambil porsi sebesar 80% dari total keseluruhan transaksi tiket.com

4. Jumlah tingkat kunjungan aplikasi pada semester 1 tahun 2018 naik sebesar 208% dibanding periode yang sama di tahun 2017.

5. Tingkat unduh aplikasi naik lebih dari 280% dengan total pengunduh menembuh lebih dari 5 juta unduhan.

6. Inventory produk pesawat dan hotel di tiket.com ada sebanyak 58 partner maskapai dan lebih 350.000 produk hotel.

7. Peresmian kantor baru tiket.com di Bali sebagai upaya menjaring industri perhotelan.

8. Pertumbuhan penjualan hotel di tiket.com naik sebesar 250% dari tahun lalu dengan pertumbuhan inventory dibanding tahun lalu naik mencapai 2 kali lipat.

Nodai Kemenangan Juventus, Apa Guna VAR?

Liputan6.com, Jakarta – Kontroversi video assistant referee (VAR) mewarnai kemenangan Juventus atas AC Milan pada Piala Super Italia. Berfungsi mengurangi kesalahan wasit, VAR nyatanya tidak menyelesaikan masalah.

Juventus merebut gelar kedelapan Piala Super Italia berkat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada laga di King Abdullah Sports City, Kamis (17/1/2019) dini hari WIB.

VAR digunakan pada partai tersebut dan menghasilkan keputusan tepat dengan dianulirnya gol Juventus karena offside dan kartu merah bagi gelandang AC Milan Franck Kessie. 

Meski tepat, I Rossoneri tidak sepenuhnya gembira akan teknologi itu. Pasalnya, wasit dan VAR tidak memberi penalti ketika Emre Can menjegal Andrea Conti jelang berakhirnya laga. Rekaman menunjukkan Can menekel Conti tanpa menyentuh bola.

Polemik tersebut menambah panjang daftar kesalahan VAR dalam musim ini. Banyak pelatih klub Italia protes seiring penggunaannya di Serie A. Dari Spanyol, kecaman muncul setelah Real Madrid dikalahkan Real Sociedad pada La Liga. 

Di Inggris, kontroversi muncul ketika Tottenham Hotspur mengalahkan Chelsea 1-0 berkat gol penalti Harry Kane pada leg pertama semifinal Piala Liga awal bulan ini. Sebab, terdapat dua bukti yang menunjukkan tafsir berbeda.

Tayangan resmi dari ofisial menunjukkan Kane tidak dalam posisi offside sebelum dijatuhkan kiper Kepa Arrizabalaga, yang kemudian berbuah tendangan 12 pas. Sedangkan Chelsea punya gambar yang menunjukkan hal sebaliknya.

“Wasit di sini harus membiasakan diri pada sistem dan penggunaan VAR. Saat ini ofisial Inggris belum siap dan mesti belajar lagi,” kata pelatih Chelsea Maurizio Sarri usai laga itu, dilansir Sky Sports.

2 dari 4 halaman

Kekurangan VAR

Perdebatan ini menunjukkan adanya kekurangan pada VAR. Menyusul penggunaannya di Piala Dunia 2018, media Inggris Guardian menemukan kelemahan dalam teknologi itu.

VAR efektif untuk menentukan keputusan pasti, dalam hal ini offside atau kesalahan wasit dalam mengidentifikasi pemain saat memberikan kartu.

Sedangkan VAR masih labih pada keputusan subyektif, seperti pemberian penalti dan pemberian hukuman. Di sini intepretasi dan konsistensi terhadap penerapan peraturan jadi penyebabnya.

Guardian menyebut dua contoh. Iran mendapat tendangan penalti ketika bola menyentuh tangan bek Portugal Cedric Soares di area terlarang. Namun, ketika bola mengenai lengan bek Argentina Marcos Rojo pada partai versus Nigeria, VAR tidak memberi tendangan 12 pas.

3 dari 4 halaman

Bantuan Teknologi

VAR merupakan bantuan kesekian untuk meningkatkan kualitas sepak bola. Sebelumnya digunakan teknologi garis gawang demi menentukan terciptanya gol atau tidak.

Sejak dicoba di Belanda pada Eredivisie 2012/2013, negara-negara besar mengadopsi VAR pada beberapa tahun terakhir. Bundesliga Jerman dan Serie A Italia menerapkannya sejak 2017/2018. Sedangkan La Liga Spanyol per 2018/2019.

Liga Primer Inggris akan menggunakan VAR di 2019/2020, dengan UEFA mengumumkan mulai memakainya pada babak gugur Liga Champions musim ini.

4 dari 4 halaman

Masih Awal

Kenyataannya, VAR masih dalam tahap awal penggunaan. Kesalahan-kesalahan bakal hadir seiring proses perbaikan.

Yang jelas, VAR harus dipertahankan untuk memperbaiki sepak bola. “Dengan VAR, pemain sekarang tahu mereka selalu dalam pantauan dan tidak bisa seenaknya melakukan pelanggaran,” ungkap David Elleray, direktur teknis International Football Association Board, organisasi yang menciptakan peraturan dalam sepak bola.

Dalam 6 Bulan, SMF Telah Salurkan Rp 948 Miliar untuk KPR FLPP

Liputan6.com, Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), atau SMF kembali melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Bank Penyalur KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Ini dilakukan untuk mewujudukan ketersediaan rumah yang layak dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan, penandatanganan ini merupakan kerjasama lanjutan setelah PKO sebelumnya yang ditandatangani bersama, PPDPP, SMF dan Bank Pelaksana, pada 14 Agustus 2018 lalu. Rencananya komitmen bersama ini akan ditegaskan ulang setiap tahun.

Ananta menyampaikan, sejak Agustus 2018 hingga saat ini, SMF telah berhasil merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP kepada 28.932 debitur. Adapun total penyaluran dana mencapai Rp 948 miliar, melalui 10 bank penyalur KPR FLPP yang merupakan bagian dari realisasi program FLPP 2018 sebesar Rp 5,896 triliun.

“Realisasi penyaluran KPR FLPP tersebut merupakan komitmen SMF dalam Program Penurunan Beban Fiskal direalisasikan melalui pemberian dukungan kepada Pemerintah lewat program KPR FLPP, yang berkoordinasi dengan BLU PPDPP, Kementerian PUPR,” ujarnya dalam penandatangan perjanjian kerjasama, di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Ananta mengaku yakin dengan adanya sinergi yang kuat, program sejuta rumah dapat tercapai dan memberikan kontribusi luar biasa bagi perekonomian Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan rumah.

Dukungan dari SMF, kata Ananta, juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan penyaluran KPR FLPP dalam ketersediaan likuiditas bagi penyaluran KPR FLPP. Sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang memperoleh fasilitas KPR FLPP di samping adanya penyerapan tenaga kerja dari pembangunan rumah yang berujung pada terciptanya multiplier effect.

2 dari 3 halaman

Kurangi Beban Fiskal

Ananta mengatakan, adanya Surat Menteri Keuangan, No. S-163/MK.6/2018 tanggal 12 April 2018, perihal penurunan beban fiskal dalam KPR program FLPP dan SSB, dan Keputusan Menteri PUPR No 463/KPTS/M/2018, tentang proporsi pendanaan kredit atau pembiayaan pemilikan dan perumahan rakyat, menjadi dasar bagi SMF sebagai Special Mission Vehicle (SMV) menjalankan fungsi sebagai fiscal tools pemerintah dalam penyediaan dana jangka menengah panjang guna merealisasikan penurunan beban fiskal pemerintah.

Adapun dalam program penyaluran KPR FLPP ini, SMF memiliki peran dalam mengurangi beban fiskal pemerintah dengan membiayai porsi 25 persen pendanaan KPR FLPP. Sehingga pemerintah hanya menyediakan 75 persen dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90 persen.


Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Diminta Jokowi, Mendikbud dan Mensos Bahas Pendidikan Kebencanaan

Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi dan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan tertutup. Pertemuan kedua menteri itu rupanya terkait pelatihan dan pendidikan kebencanaan sesuai dengan perintah Presiden Jokowi.

“Jadi ini pertemuan kami dengan Pak Mensos untuk menindaklanjuti pertama yaitu permintaan Presiden untuk ada pendidikan kebencanaan yang tersistem dengan baik di seluruh sekolah. Kemudian yang kedua rapat kabinet terbatas kemarin juga ditekankan kembali oleh presiden agar secepatnya direalisasi bahkan beliau memberi… akhir bulan ini harus sudah mulai ada langkah-langkah konkret terhadap masalah gerakan mitigasi bencana nasional,” kata Muhadjir di Gedung A Kemdikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Muhadjir memastikan semua jenjang pendidikan akan mendapatkan pendidikan kebencanaan. Maka itu Kemendikbud menyesuaikan dengan apa yang sudah dilakukan di Kemensos.

“Pak Mensos dengan saya membicarakan kolaborasi antara program yang ada di Kemensos yang memang selama ini sebagai kementerian utama yang masalah bencana ini adalah di Kemensos. Kita akan kerja sama tadi itu mengimplementasikan pendidikan kebencanaan di sekolah karena beliau memiliki tenaga instruktur dan tutor yang sangat banyak yaitu dari Tagana. Sementara Kemendikbud memiliki subjek yang bisa digarap, yaitu para siswa,” imbuh Muhadjir.

Agus Gumiwang memastikan Tagana siap menjadi tutor dalam pendidikan mitigasi bencana. Dia berharap program ini bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Sekitar ada 40 ribu Tagana. Tapi karena lokasi pembentukan Tagana per tahun itu ada batasannya tapi animo dari masyarat menjadi Tagana itu besar sekali maka kami bentuk apa yang disebut relawan Tagana dan apa yang disebut dengan sahabat Tagana. Nah, itu relawan Tagana dan sahabat tagana itu berbeda dengan Tagana inti karena Tagana inti diberikan suatu pelatihan yang sangat disiplin, ada silabusnya. Tapi relawan Tagana dan sahabat Tagana itu pendidikan dan latihannya itu relatif lebih elementer. Jumlah dari relawan Tagana dan sahabat Tagana sekarang sudah sekitar 65 ribu. Jadi total keluarga Tagana itu bisa sekitar 100 ribu seluruh Indonesia,” papar Agus.
(bag/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

#10YearsChallenge, Dolar AS di 2009 Rp 11.930, Sekarang Berapa?

Jakarta – Belakangan ini warganet tengah terjangkit virus tagar 10 years challange. Mereka memajang foto transformasi 10 tahun lalu dan sekarang.

Tujuan dari tantangan itu untuk melihat perbedaan di antara kedua masa itu. detikFinance mencoba ikut tantangan 10 years challange itu tapi dari sisi ekonomi. Pertama dari sisi nilai tukar kita, Rupiah.

Bagaimana perbedaan nilai tukar rupiah terhadap dolar di 2009 dan 2019. Sebesar apa perbedaannya?

Melansir data Reuters, Kamis (17/1/2019), nilai pada penutupan 1 Januari 2009 dolar AS berada di posisi Rp 11.380. Sementara pada 1 Januari 2019 dolar AS sudah berada di posisi Rp 14.160.
Jika dihitung perubahannya maka nilai tukar rupiah selama 10 tahun sudah turun 24.4%. Tapi kondisi nilai tukar rupiah pada kedua masa itu sedikit berbeda. Pelemahan rupiah di sepanjang 2018 masih lebih baik ketimbang di 2008.

Dolar AS pada 1 Januari 2008 berada di posisi Rp 9.385, sementara di 1 Januari 2009 sudah berada di level Rp 10.950 atau melemah 16,67%. Dolar AS juga sempat melonjak hingga Rp 12 ribuan.

Tentu banyak faktor yang membuat rupiah di tahun itu begitu terpuruk. Kondisi ekonomi global menjadi biang kerok.

“Ya betul 2008 itu karena ada krisis global,” kata Vice President Research Artha Sekuritas Indonesia Frederik Rasali.

Krisis saat itu merupakan krisis finansial global yang terjadi di banyak negara. Indonesia pun terkena imbasnya.

Di sepanjang 2018, menurut data chart Reuters nilai tukar rupiah pada penutupan 1 Januari 2018 berada di posisi Rp 13.535, sementara pada penutupan 1 Januari 2019 berada di level Rp 14.105. Jika dihitung penurunannya mencapai 4,21%.

Namun kondisi rupiah di 2018 juga begitu berfluktuatif. Bahkan rupiah sempat anjlok hingga level Rp 15 ribuan di bulan Oktober.

Faktor eksternal disebut sebagai penyebab penguatan dolar AS saat itu. Tahun lalu memang begitu banyak gejolak yang disebabkan naiknya suku bunga acuan The Fed hingga ketegangan dua negara ekonomi besar yakni AS dan China. (das/zlf)

Pertamina Mulai Transisi Pengelolaan Blok Rokan

Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina (Persero) memulai masa transisi pengolahan Blok Rokan di Riau untuk menjaga tingkat produksi minyak. Transisi dilakukan sebelum Pertamina resmi ‎menjadi operator pasca kontrak Chevron Pacific Indonesia habis pada 2021.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, perusahaan sudah membuat anak usaha untuk mengelola Blok Rokan pada 22 Desember 2018, serta menandatangani ketentuan dimulainya masa transisi dengan Chevron Pacific Indonesia.

‎”Jadi sudah terjadi penandatanganan transisi antara Pertamina dan Chevron,”‎ kata Dharmawan, saat menghadiri Workshop Media 2019, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Dia menyebutkan, dalam masa transisi Pertmina akan melakukan peremajaan ruas pipa Minas-Duri-Dumai, Balam-Bangko-Dumai. Pipa tersebut diganti lebih awal sebelum 2021, untuk menghindari penghentian kegiatan operasi saat Pertamina sudah menjadi operator.

Saat ini Pertamina sedang melakukan kajian untuk penggantian pipa, sehingga proyek tersebut bisa diesekusi pada tahun ini. Namun dia belum bisa menyebutkan investasinya.

“Harus diganti sebelum 2021 karena memang sudah harus diganti, tetapi kalau harus menunggu 2021 pipa itu bisa berhenti produksi harus dirawat,” tutur dia.

Dia melanjutkan, dalam masa transisi Pertamina juga melakukan pengeboran sumur di Blok Rokan. Hal ini untuk mempertahankan tingkat produksi minyak dari Blok Rokan yang menjadi andalan produksi nasional.

“Kedua adalah program pengeboran yang memungkinkan Pertamina partisipasi, ini tidak sederhanan karena secara legal masih dikelola Chevron‎,” tuturnya.

Menurut Dharmawan, dalam masa transisi akan dilakukan transfer pengetahuan pengelolaan Blok Rokan‎ dari pihak Chevron Pacific Indonesia.‎”Tindak lanjut komite dilakukan secara periodik, untuk mendesain rencana. Ini sebuah model sangat baik,” tandasnya.



2 dari 2 halaman

Pertamina Incar Beli 30 Ribu Barel Minyak Mentah Blok Cepu

PT Pertamina (Persero) terus melakukan negosiasi untuk meningkatkan penyerapan minyak bagian Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS). Negosiasi antara lain dilakukan kepada Exxon Mobile Limited selaku operator Blok Cepu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan, dari‎ seluruh produksi minyak Blok Cepu di atas 200 ribu barel per hari (bph), 180 ribu antaranya sudah dipasok ke dalam negeri.

Namun masih ada 30 ribu bph yang belum dijual ke dalam negeri.”180 ribuan sekian sudah ke domestik kan,” kata Djoko, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Menurut Djoko, saat ini sedang dilakukan negosiasi, agar 30 ribu bph minyak dari Blok Cepu yang sebelumnya diekspor, dapat dibeli Pertamina untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. “Tinggal 30 ribu kan lagi negosiasi. Siapa bilang batal,” tutur Djoko.

Penjualan minyak bagian KKKS ke [Pertamina]( 3867699 “”) diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 42 Tahun 2018 Tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi Untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri yang mulai berlaku pada 5 September 2018.

Pertamina telah sepakat melakukan pembelian minyak bagian PT Chevron Pacific Indonesia dari Blok Rokan sebanyak 2,5 juta barel per bulan.

Pertamina juga telah melakukan kesepakatan dengan KKKS lainnya seperti ; RH Petrogas Limited, PT SPR Langgak, PetroChina International Jabung Ltd, PT Bumi Siak Pusako, SAKA Pangkah Indonesia Ltd, PT Energi Mega Persada Tonga, Petronas Carigali Ketapang I Ltd, Husky CNOOC Madura Ltd dan PT Energi Mega Persada Tbk.

Seluruh upaya ini dapat mengurangi import minyak mentah dan kondensat sekitar 115.000 barrels per hari dan diharapkan dapat mengurangi pembelian impor menjadi 250 ribu barel per hari.

KPU Akan Bentuk TPS di Lapas-Rutan yang Jumlah Pemilihnya Cukup

JakartaKomisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus untuk lapas dan rutan. Namun, tidak semua lapas dan rutan bisa mempunyai TPS.

“Kalau lapas, rutan yang cukup jumlah pemilihnya akan ada TPS. Namun ada juga lapas di daerah mungkin pemilih yang penuhi syarat cuma 10 atau 20 itu akan dimasukkan ke TPS terdekat,” ucap Ketua KPU RI Arief Budiman kepada wartawan di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (17/1/2019).

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa memilih calon anggota legislatif jika lapas yang ditempati sama dengan alamat tinggalnya. Jika tidak, mereka hanya memilih calon presiden dan wakil presiden.

“Kalau warga sini, misal DKI, maka dia dapat surat suara (Caleg) Dapil DKI. (Kalau bukan), cuma surat suara presiden dan wakil presiden,” ucap Arief.

Saat ini, hanya 31 persen dari 245.694 WBP se-Indonesia yang masuk Daftar Pemilih Tetap. Mereka yang tidak masuk terhambat oleh ketiadaan e-KTP.

Untuk itu, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) akan melakukan rekam dan cetak KTP-el di seluruh Indonesia dari 17 sampai 19 Januari 2019. Semua WBP diharapkan bisa menggunakan hak suara pada Pemilu 2019.

“Itulah tugas kami tiga hari ini (rekam dan cetak KTP-el di Lapas dan Rutan). Kalau kurang nanti kita bikin lagi (sesi ke 2). Persiapan sudah lama, berbulan-bulan. Ini agar negara hadir untuk lindungi hak pilih warga negaranya,” ucap Menkum HAM Yasonna Laoly.
(aik/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Baru 31% Napi Masuk DPT, Kemenkum HAM Kebut Pendataan e-KTP

Jakarta – Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkum HAM) mencatat hanya 31 persen Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Untuk itu, Kemenkum HAM mengebut pendataan dalam waktu tiga hari dengan rekam dan cetak KTP-el di Lapas dan Rutan.

Dengan memiliki e-KTP, para napi akan masuk ke dalam Data Pemilih Tambahan (DPTb). Untuk itu, Menkum HAM, Yasonna Laoly meminta jajarannya untuk menyelesaikan sisa 69 persen napi yang belum memiliki e-KTP.

“Itulah tugas kami tiga hari ini (rekam dan cetak KTP-el di Lapas dan Rutan). Kalau kurang nanti kita bikin lagi (sesi ke 2). Persiapan sudah lama, berbulan-bulan. Ini agar negara hadir untuk melindungi hak pilih warga negaranya,” ucap Yasonna kepada wartawan di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (17/1/2019).

Warga Binaan Pemasyarakatan di Indonesia ada 245.694 orang. Kebanyakan dari yang belum memiliki e-KTP karena lupa Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Nggak ingat NIK, ada saat ditangkap KTP hilang atau tidak dimunculkan karena takut dan sebagainya,” ucap Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami di lokasi yang sama.

Sementara itu, Ketua KPU RI Arief Budiman menyambut baik kegiatan rekam dan cetak e-KTP di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia. Dengan begitu, hak memilih masyarakat bisa terjamin.

“Setiap warga negara yang penuhi syarat, harus kita jamin mereka bisa gunakan hak pilih,” ucap Arief.
(aik/idh)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TKN: Jokowi-Ma’ruf Tak Persiapan Khusus untuk Debat karena Rekam Jejak Baik

Jakarta – Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin siap menjalani debat capres 2019 yang digelar malam nanti. Begini persiapan keduanya sebelum debat capres 2019.

“Jadi rencana beliau (Jokowi) baru sore ke bidakara. Beliau akan melaksanakan tugas seperti biasa,” ujar juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Kamis (17/1/2019).

Untuk Ma’ruf Amin, Ace mengatakan tokoh Nahdlatul Ulama itu tak memiliki agenda khusus jelang debat capres 2019. “Beliau tidak ada acara khusus. Mungkin beliau lebih siang menuju Bidakara (lokasi debat, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan) itu,” sebut Ace.

Ace mengatakan Jokowi sudah siap debat lantaran punya data-data. Soal kehadiran Yusril semalam di pematapan debat, Ace menyebut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu hanya memperkaya perspektif pasangan calon nomor urut 01 itu. “Bahwa Pak Yusril hadir di situ memberikan masukan untuk memperkaya perspektif Pak Jokowi dan KH Ma’ruf,” ucap Ace.

Ketua DPP Partai Golkar itu menegaskan Jokowi-Ma’ruf akan berkegiatan seperti biasa sebelum debat capres, tak ada persiapan khusus. Bahkan, Ace menyebut Jokowi tetap akan melaksanakan tugas kepresidenan.

“Kalau mungkin Pak KH Ma’ruf lebih siang. Nggak ada kampanye, beliau fokus untuk hadapi debat. Kalau Pak jokowi masih menjalankan tugas kepresidenan, mungkin baru sore (ke lokasi debat),” jelas Ace.

Ace mengatakan Jokowi-Ma’ruf akan menjalani sesi debat tanpa beban. Ace mengatakan Jokowi-Ma’ruf tak punya beban masa lalu.

“Karena memilik rekam jejak yang baik, tidak dibebani kasus-kasus pelanggaran HAM berat, berintegritas tanpa terlibat kasus-kasus korupsi dan juga punya pengalaman dalam aspek-aspek teknis hukum dan pemerintahan,” katanya.

“Ibarat lomba lari cepat pasangan kami tidak harus memikul ransel dengan beban yang berat. Kakinya juga bergerak lincah tanpa tertahan kasus-kasus. Inilah yang membuat pasangan mantul. Pak Jokowi semakin mantul karena dalam 4 tahun ini sudah meletakkan fondasi bagi reformasi di bidang hukum, penegakan HAM, pemberantasan korupsi,” tutur Ace.
(gbr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>