3 Polisi dan 1 Perempuan Ditangkap Saat Pesta Sabu di Makassar

Makassar – Polda Sulawesi Selatan mengamankan 3 orang oknum anggota Polisi terkait Narkotika jenis sabu di salah satu kamar hotel di Makassar, Sulawesi Selatan. Selain 3 oknum itu, 2 orang perempuan juga diamankan.

“TKP-nya di Hotel Colonial jalan Tanjung Bunga Makassar, kita amankan 3 orang oknum Polisi dan 1 orang perempuan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Sabtu (22/2/2019).

Penangkapan 4 orang itu terjadi pada Jumat (22/2) malam. Ketiga oknum itu masing-masing, Brigpol Herianto (38), Brigpol Sri Amar (37), Brigpol Ruslan (33) dan Asriani (29). Tiga oknum Polisi itu semua bertugas di Polda Sulsel.

Pengungkapan kasus Narkoba yang melibatkan 3 oknum Polisi itu berawal saat Tim Khusus Dires Narkoba Polda Sulsel mendapatkan informasi adanya penyalahgunaan Narkoba di tempat itu. Penggerebekan itu pun dipimpin langsung oleh Diresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan.

“Setibanya di kamar di temukan pelaku SA (Sri Amar) H (Herianto), R (Ruslan) dan A (Asriani). Dilakukan penggeledahan kamar tersebut dan di temukan 1 sashet diduga narkotika jenis sabu yang di buang oleh H di bawah tempat tidur dan di temukan pula 1 set alat isap bong, 2 sacset bekas pakai, 1 sendok sabu,” lanjutnya.

Selain barang bukti itu, Polisi juga menyita 5 buah handphone, uang tunai Rp 3,8 juta serta 1 pucuk Senpi Genggam Jenis Revolver Amunisi 6 (enam) peluru milik SA. Semua pelaku langsung dibawa ke Polda untuk diproses.

“Kita sudah tes Urine ketiga oknum itu hasilnya positif. Juga pelaku perempuan, juga positif Methapetamine. Siapapun yang terlibat Narkoba kami akan sikat,” tegasnya.

Hingga saat ini, keempat pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sulawesi Selatan. “Perkembangan nya nanti selesai pemeriksaan. Belum ada data lagi,” pungkas Dicky.
(rvk/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Metode Psikologi Ini dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri

Liputan6.com, Jakarta – Banyak orang mengatakan bahwa jika seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, maka ia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Hal itu disebabkan ia mampu berani mengambil peluang yang bahkan terasa tidak mungkin di awal.

Sayangnya, tidak semua orang dilahirkan dengan perasaan percaya diri yang baik. Banyak orang justru sering kali merasa minder, misalnya dengan penampilan yang dimiliki, padahal sebetulnya ia telah “sempurna”.

Kabar baik bagi Anda yang memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Pasalnya, psikolog percaya bahwa percaya diri dapat diciptakan dan dikembangkan.

Berikut adalah lima metode psikologis yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, dilansir dari situs brightside.me pada Sabtu (23/2/2019).


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 6 halaman

1. Luruskan Punggung Anda dan Berjalanlah dengan Tegak

Berjalan dengan punggung yang lurus serta gerak tubuh yang terbuka dapat menjadikan Anda terlihat percaya diri.

Jangan lupa, tegakkan pula kepala Anda, melihat ke depan atau ke atas dan bukan ke bawah. Dengan demikian, orang-orang di sekitar akan melihat Anda sebagai sosok yang berbeda.

Selain itu, dengan mempraktikkan hal ini Anda juga akan merasa lebih baik. Mengingat menurut penelitian, bahasa tubuh seperti orang yang percaya diri secara tidak langsung akan mengurangi tingkat stres.

3 dari 6 halaman

2. Singkirkan Pikiran Negatif

Mengontrol dialog internal adalah salah satu metode efektif untuk memunculkan kepercayaan diri. Anda harus membuang jauh-jauh pikiran negatif tidak berdasar yang ada di dalam benak.

Setelah itu, berusahalah menciptakan dialog internal yang positif yang dapat diciptakan dengan membuat daftar kualitas diri dan mengingat pencapaian positif.

Jika firasat buruk tiba-tiba datang, abaikan saja hal itu dan anggap seperti angin lalu.

4 dari 6 halaman

3. Belajar Menerima Pujian dengan Baik

Jika ada seseorang yang memberikan pujian kepada Anda, jangan malu atau bahkan menganggap pujian sebagai sindiran. Itu adalah cara-cara yang salah dan justru memperlihatkan bahwa Anda bukanlah orang dengan kepercayaan diri yang baik. Selain itu, tindakan Anda justru terlihat seperti tidak menghargai pendapat orang lain.

Cara yang tepat untuk bereaksi terhadap pujian adalah dengan tersenyum tulus dan mengucapkan terima kasih. Berpikirlah bahwa memang beberapa kualitas diri Anda mungkin memang benar terlihat menarik di mata orang lain.

5 dari 6 halaman

4. Belajar untuk Mempertahankan Kontak Mata

Anda dapat belajar untuk memandang orang lain tepat di kedua matanya, agar terlihat sebagai sosok yang berani dan percaya diri. Hanya orang yang tidak percaya diri atau tengah berbohong yang akan memalingkan muka atau menghindari kontak mata.

Menurut psikologis, menjaga kontak mata dengan orang lain akan membantu Anda mendapatkan kepercataan diri dan meyakinkan mereka bahwa Anda orang yang jujur.

6 dari 6 halaman

5. Jangan Buang Banyak Waktu di Media Sosial

Jangan terlalu banyak membuang waktu di media sosial. Hal ini dikarenakan bagi sebagian orang, terlalu banyak melihat foto orang lain akan memunculkan usaha untuk memperbandingkan dengan diri sendiri.

Kebiasaan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain tersebut, dapat merusak kepercayaan diri.

Selalu ingat bahwa media sosial merupakan tempat bagi siapapun untuk berbagi hal-hal terbaik mereka. Anda tidak perlu merasa minder karena Anda juga dapat mengeksplor diri dan menemukan sisi menarik versi Anda.

Anda juga bisa memilih untuk berhenti mengikuti akun-akun yang memberikan dampak negatif dan terus memunculkan tekanan psikologis.

Awas, Kurang Minum Air Putih Bikin Miss V Tersiksa

Liputan6.com, Jakarta Tidak hanya tubuh yang bisa dehidrasi, vagina (Miss V) juga bisa mengalaminya. Bila vagina sudah dehidrasi, hal ini bisa membuat kehidupan seksual tersiksa.

Kekeringan pada area vagina merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi wanita. Menggunakan pelumas saat berhubungan seksual memang bisa membantu. Namun, minum air putih secukupnya itu lebih penting.

“Jaringan vagina terdiri dari selaput lendir yang berfungsi untuk mengatur kelembapan dan kehadiran cairan vagina. Dehidrasi, dapat menyebabkan kekeringan pada vagina,” kata dokter kebidanan dan kandungan Lakeisha Richardson seperti dikutip Brides, Jumat (22/2/2019).

Jika wanita tidak memiliki cukup cairan dalam tubuh, maka tidak akan memiliki cukup cairan untuk mengirimkannya ke vagina Anda agar lembap.

“Dehidrasi mengurangi pelumasan vagina alami. Hal ini terjadi karena kurangnya cairan esensial yang diperlukan untuk membuat sekresi pada vagina,” tambah Richardson.

2 dari 2 halaman

Gejala vagina kering

Bila tubuh dehidrasi, kemungkinan besar vagina pun mengalami hal yang sama. Ada beberapa gejala yang terlihat jelas.

“Tanda-tanda dehidrasi termasuk kulit kering, urine pekat (gelap), mulut kering, dan frekuensi buang air kecil berkurang ,” kata Richardson.

Apabila seorang wanita mengalami salah satu dari gejala-gejala tersebut dan memiliki masalah vagina, kemungkinan itu berhubungan dengan dehidrasi. Jika Anda sudah minum cukup atau lebih dari biasanya tapi tidak membantu, Richardson, menyarankan untuk mengonsultasikan dengan dokter kebidanan dan kandungan.

Pastikan juga, jika vagina masih kering selalu gunakan menggunakan pelumas. Jika tidak, bisa amat menyiksa bagi wanita.

“Kekeringan vagina dapat menyulitkan untuk mengalami orgasme karena rasa sakit, iritasi, lecet vagina, dan kemungkinan pendarahan,” tutup Richardson.



Saksikan juga video menarik berikut

Pelatih MU Masa Bodoh dengan Persaingan Liverpool dan Man City

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU),Ole Gunnar-Solskjaer masa bodoh dengan persaingan perebutan juara antara Liverpool dengan Manchester City musim ini. Bagi Solskjaer, MU wajib finis empat besar.

Tak hanya itu, Solskjaer juga percaya bukan hanya Man City dan Liverpool yang patut diperhitungkan. Dia menyebut Tottenham Hotspur di peringkat ketiga juga patut diwaspadai.

Saat ini, persaingan papan atas Premier League bak terbelah dua. Tiga tim berusaha merebut gelar juara (Man City, Liverpool, Tottenham), dan tiga tim lainnya berebut peringkat keempat (MU, Chelsea, Arsenal).

Bagi Solskjaer, persaingan kedualah yang lebih penting, yakni berusaha menembus empat besar. Peluang MU untuk finis empat besar terbuka kalau bisa kalahkan Liverpool besok malam.


2 dari 3 halaman

Tidak Penting

Menurut Solskjaer, memikirkan balapan gelar juara hanya buang-buang waktu. Dia percaya MU harus mengutamakan prioritas mereka dengan baik, yakni memanfaatkan 12 pertandingan sisa Premier League musim ini untuk mempertahankan posisi di empat besar.

“Saya tidak terlalu fokus pada tim-tim lain dan apa yang mereka lakukan. Saya fokus pada diri kami sendiri dan apa yang harus kami perbuat untuk mencapai posisi yang kami inginkan,” tegas Solskjaer di manutd.com.

“Ada persaingan tiga tim di puncak, dan persaingan tiga tim untuk posisi keempat, jadi itulah fokus saya.”

“Apakah saya ingin Spurs meraih gelar juara? Saya tidak benar-benar terlibat dengan itu. Mungkin!”

3 dari 3 halaman

Hadapi Liverpool

Minggu (24/2 malam WIB besok, MU akan menjamu Liverpool pada laga lanjutan Premier League. Laga itu penting bagi MU untuk menjaga posisi di klasemen sementara, juga sangat penting bagi Liverpool untuk merebut kembali posisi puncak klasemen dari Man City.

“Kami tahu kami menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Mereka [Liverpool] tampil sangat fantastis musim ini. Merka juga tahu, datang ke Old Trafford akan sulit.”

“Saya pikir mereka akan menghargai kami dan kami akan menaruh respek terhadap mereka. Mereka adalah tim dengan banyak pemain bagus,” tandas Solskjaer.

Sayangnya, Solskjaer masih harap-harap cemas jelang pertandingan ini. Dia berharap Anthony Martial dan Jesse Lingard bisa pulih tepat waktu untuk bermain.

Sumber: Bola.net

Cerita Akhir Pekan: Setumpuk Masalah Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari, sampah memang masih jadi persoalan sulit dan kompleks yang belum bisa sepenuhnya diatasi di Indonesia. Jumlah sampah diperkirakan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pelan tapi pasti, sampah menjadi masalah besar bagi negara kita. Sayangnya, belum ada kesadaran mengelola sampah, karena pedoman umum yang ada adalah sampah harus dibuang. Padahal, seharusnya tiap rumah tangga memilah sampahnya sebelum membuang.

Di Indonesia, tiap rumah biasanya memiliki satu tempat sampah di bagian dapur, di mana semua sisa makanan, plastik bekas, kemasan produk rumah tangga, dibuang menjadi satu. Di halaman depan, juga hanya ada satu tempat sampah besar. Di dalam tempat sampah besar itu, sampah dapur akan dijadikan satu dengan sampah dari bagian rumah yang lain.

Seperti dilansir VOA Indonesia, memilah sampah memang belum menjadi budaya. Ini tidak terlepas dari kebiasaan di masa lalu, di mana setiap rumah khususnya di pedesaan, memiliki satu lubang besar di sudut halaman mereka.

Di lubang itulah sampah dibuang, kadang kemudian dibakar atau ditimbun. Namun sebagian besar sampah di Indonesia, berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Saat ini model penanganan sampah semacam itu tak bisa lagi dilakukan.

Pemerintah sampai ke tingkat paling rendah, sudah mulai memiliki kesadaran baru bahwa sampah harus dipilah dan kemudian diolah. Tapi jumlahnya masih sedikit.

Menurut data dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia memproduksi 65 juta ton sampah pada 2016, naik 1 juta ton dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah 65 juta ton, sekitar 15 juta ton mengotori ekosistem dan lingkungan karena tidak ditangani. Lalu, 7 persen sampah didaur ulang dan 69 persen sampah berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di Indonesia ada lebih dari 400 TPA tapi baru 10 persen yang beroperasi secara maksimal. Itu karena ada sejumlah masalah dalam hal pengelolaan.

Mungkin belum banyak yang tahu kenapa tiap 21 Februari dijadikan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Alasannya karena untuk mengenang tragedi longsornya gunungan sampah di TPA sampah Leuwigajah, Kabupaten Banding dan Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005.

2 dari 3 halaman

Hari Peduli Sampah Nasional

Dilansir dari Solopos dan berbagai sumber, kawasan TPA yang berbukit-bukit itu diguyur hujan selama dua hari berturut-turut. Gunungan sampah setinggi 50 meter-70 meter itu longsor dan menimpun lebih dari 100 rumah di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Ada 157 warga tewas akibat longsornya tempat pembuangan akhir (TPA) Leuwigajah. Bahkan kabarnya, dua kampung terhapus dari peta akibat tergulung gunung sampah yang longsor. Hingga kini, belum jelas terdakwanya siapa.

Longsor TPA Leuwigajah mengingatkan kita, betapa sebetulnya TPA-TPA yang ada di Indonesia juga merupakan bom waktu, bisa ‘meledak’ sewaktu-waktu.

Peristiwa tragis itu diyakini bisa terjadi karena TPA di Indonesia belum standar dengan sanitary landfill atau sistem pengelolaan sampah dengan cara membuang sampah di lokasi cekung, memadatkan dan kemudian menimbunnya dengan tanah.

Yang terjadi di Indonesia, kebanyakan masih berupa siste open dumping atau dibuang begitu saja di TPA sehingga sampahnya menggunung dan rawan longsor. Lalu bagaimana jalan keluarnya?  Pemerintah sudah berusaha menyelesaikan masalah sampah tersebut dengan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Target sampah yang terkurangi adalah sebesar 20 persen pada 2019 dan target sampah yang tertangani sebesar 75 persen pada 2019. Sementara dalam Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah, target sampah yang terkurangi adalah sebesar 30 persen dan tertangani sebesar 70 persen pada 2025.

3 dari 3 halaman

Buang Sampah pada Tempatnya

Lalu ada UU No. 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah yaitu mengubah paradigma pengelolaan sampah dari kumpul-angkut-buang menjadi pengurangan di sumber (reduce at source) dan daur ulang sumber daya (resources recycle).

Selain itu, semua TPA diharapkan bakal lebih berwawasan lingkungan agar tragedi 2005 tak terulang lagi. Belakangan ini, tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah cenderung meningkat.

Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, dalam empat tahun terakhir jumlah Bank Sampah meningkat signifikan dari 1.172 unit menjadi 7.488 unit.

Pada rangkaian HPSN 2019 ini, KLHK juga mengadakan berbagai rangkaian kegiatan seperti Clean Up yang akan serentak diselenggarakan pada 24 Februari 2019 di pantai dan sungai di delapan kota yaitu Kendal, Tegal, Brebes, Pemalang, Batang, Rembang, Jepara dan Kebumen.

Rangkaian kegiatan lainnya adalah Temu Karya Bank Sampah, FGD dengan Para Champion di Pemerintah Daerah, Komunitas dan Private Sector, Lomba Video/VLOG Citizen Journalism serta Edukasi melalui Animasi Web Series dan Comic Strips. Dan jangan lupa satu cara paling mudah untuk ikut berperan dalam menangani masalah sampah di negara kita, dengan membuang sampah pada tempatnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pagupon Mbah Pon, Pembelajaran Etika Lewat Bahasa jawa

Liputan6.com, Semarang – “Ya wis aku lila yen omah iki arep mbok rebut, aku lila yen awakku sing wis tuwa iku mbok singkang-singkang, mbok ambrukke! Mbok singkirke…” (Baikah, aku ikhlas jika rumah ini hendak kau rebut, aku ikhlas jika tubuh tuaku ini kau telantarkan, kau buang, kau singkirkan)

Penggambaran emosi antara kemarahan, kesedihan, kesia-siaan, hingga kepasrahan begitu apik digambarkan dengan bahasa Jawa. Cuplikan itu bisa dibaca dalam cerkak (cerita cekak) atau cerpen Bahasa Jawa berjudul Pagupon Mbah Pon, gubahan Budi Wahyono.

Pagupon adalah kandang merpati. Biasanya hanya berbentuk kotak kecil dengan satu pintu tanpa jendela. Menurut Budi Wahyono, penggambaran pagupon sebagai rumah manusia sebenarnya sikap alam bawah sadar manusia Jawa untuk bersikap rendah hati.

“Jadi melalui bahasa Jawa itu, saya malah bisa bercerita dengan lebih klimaks. Diksi bahasa Jawa sangat kaya. Tapi saya tak memilih model diksi klasik, justru dengan diksi yang lebih kekinian, merakyat, keseharian, saya bisa bercerita lebih klimaks,” kata Budi Wahyono menjelaskan alasan memilih setia berbahasa Jawa.

Kekhawatiran sejumlah kalangan bahwa bahasa Jawa sebagai bahasa ibu semakin tersisihkan, dianggap sebagai peluang. Budi mengambil ceruk sastra dengan pasar yang sangat khusus sebagai upaya menambah dan menjaga nilai budaya.

Dituturkannya bahwa menggunakan bahasa jawa sesungguhnya bukan hanya menjaga budaya dan kearifan lokal saja. Namun di dalamnya secara otomatis ada pembelajaran etika, nilai rasa atau kepekaan juga.

“Misalnya, seseorang yang biasa memanggil temannya dengan sebutan ‘Mas’, namun tiba-tiba berubah menjadi ‘Pak’ atau ‘Bapak’ pada saat-saat tertentu ketika si teman tadi sudah menjadi seorang pejabat, bisa dipastikan ia sedang menyembunyikan sebuah maksud,” kata Budi.

Dalam pergaulan Jawa, memang sangat lekat dengan basa-basi. Namun basa-basi yang disampaikan atau penghormatan yang berlebihan pada saat-saat tertentu, menunjukkan isi hatinya.

Cerita-cerita pendek berbahasa Jawa karya Budi Wahyono, juga jauh dari bahasa sastra Jawa tingkat tinggi. Sebaliknya secara sadar Budi memilih bahasa Jawa pasaran atau sehari-hari karena yang ia ceritakan adalah dunia sehari-hari masyarakat kebanyakan.

“Nanti malah ‘njomplang’ (tak seimbang) jika saya bercerita tentang dunia prostitusi jalanan namun menggunakan bahasa Jawa keraton,” kata Budi.

Simak video pilihan berikut:

2 dari 3 halaman

Topografi dan Pengaruhnya

Bahasa Jawa memang mengenal struktur penggunaan. Ini sama dengan beberapa bahasa daerah lainnya. Namun ragam bahasa Jawa yang ada dan masih hidup seperti Mataraman, Ngapak (Banyumas), Ngapak (Tegalan), Osing (Banyuwangi), Pesisiran, Keraton, dan ragam-ragam lain yang merupakan percampuran itu tak bisa disandingkan.

“Bahasa-bahasa itu memiliki kedudukan yang sama. Bahasa Ngapak (Banyumas) dan bahasa Ngapak (gaya Tegal) tak berarti salah satunya lebih halus atau lebih bergengsi. Semua terhormat,” kata Budi.

Sementara itu budayawan Eko Tunas menyebutkan, bahasa ibu menunjukkan akar budaya darimana penutur itu berasal. Ia memetakan bahwa ada tiga kelompok masyarakat yang secara umum memiliki ciri khusus.

Pertama adalah masyarakat yang tinggal di gunung atau pegunungan. Masyarakat gunung atau pegunungan ini karena sulitnya medan untuk hidup sehari-hari mereka sangat gemar bergotong-royong. Tentu saja dimaksudkan agar bisa mengatasi kesulitan hidupnya sehari-hari.

“Masyarakat ini cara bertuturnya sopan. Namun aksen bahasanya keras secara volume. Awalnya untuk mengatasi kesulitan berbicara akibat jarak yang jauh,” kata Eko Tunas.

Kedua, adalah kelompok masyarakat tengahan. Masyarakat ini biasanya tinggal di kawasan lembah atau tempat-tempat subur lainnya sehingga hidup lebih mudah. Model masyarakat ini memiliki kebiasaan suka berpesta.

“Bentuk pesta bisa macam-macam. Salah satunya dengan syukuran. Bahasa yang digunakan relatif lebih pelan saat diucapkan,” kata Eko.

Kemudian yang terakhir adalah kelompok masyarakat pesisir. Karena keseharian mereka berada di tengah laut dan bertaruh nyawa untuk bertahan hidup mencari makan, maka kecenderungan masyarakat ini juga keras. Berbicara apa adanya agar efektif.

“Biasa berpacu dengan waktu mempertahankan nyawa, sehingga gaya bahasa mereka sangat efektif,” kata Eko.

Sepakat dengan Budi Wahyono, Eko Tunas juga tak mau membandingkan. Semua memiliki tingkat kesopanan dan strata penggunaan tersendiri di penggunanya. Namun tak dipungkiri bahwa ada anggapan bahwa bahasa daerah tertentu dianggap lebih halus dibanding daerah lain.

Anggapan bahwa ada daerah yang dianggap lebih halus ini sangat berkait erat dengan dominasi secara politik. Bahasa Jawa gaya Mataram dianggap paling halus karena mereka memiliki keraton sebagai pusat kekuasaan. Sementara bahasa Jawa pesisiran karena disampaikan secara terbuka dan efektif, sedikit basa-basi dianggap kasar.

“Ah itu hanya anggapan saja. Sebenarnya tidak demikian. Itulah sebabnya akhir-akhir ini muncul semacam gerakan kebanggaan menggunakan bahasa ibu. Misalnya seloroh ‘ora ngapak ora kepenak’. Itu menunjukkan kebanggaan mereka,” Budi Wahyono menambahkan.

3 dari 3 halaman

Masih Ada Suriname

Kembali ke awal tulisan ini yang mengutip penggalan cerita pendek Budi Wahyono. Dalam cerkak Pagupon Mbah Pon itu, Budi Wahyono menyentil tentang keberadaan seorang anak, meskipun anak tiri yang sering menjadi kerikil dalam urusan harta dunia.

Anak tiri mbah Pon menginginkan agar rumah lapuk yang ditinggali mbah Pon dijual. Mbah Pon berusaha mempertahankan. Namun ia mesti menyerah dan menjual rumah itu. Kejutan terjadi di akhir cerita ketika mbah Pon memilih pulang ke kampungnya di Wonogiri. Setelah dibagi-bagi, sisa penjualan rumahnya di kota ia gunakan untuk menikah dengan mantan istri pak Mantri Kesehatan

Warga mengantar ke rumah barunya. Rumah yang lebih bagus dari yang dijual itu oleh mbah Pon disebutnya sebagai pagupon atau kandang merpati.

Ternyata dari dalam rumah itu muncul sosok perempuan yang masih menyisakan garis kecantikannya. Ia adalah seorang pesinden di masa mudanya. Warga kaget. Ternyata mbah Pon yang sederhana dan terlihat menderita itu malah mampu berpoligami sebagai salah satu jalan keluar mengusir kesedihan.

Begitulah. Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu tetap memiliki pesona dan mampu mencipta drama-drama dalam karya sastra yang mudah dipahami. Tentu saja Budi Wahyono tak sendiri, ada Turiyo Ragilputra dari Kebumen, Djayus Pete dari Bojonegoro, Achmad Dalady dari Magelang dan sederet sastrawan-sastrawan bahasa Jawa lainnya.

Bahasa Jawa sebagai bahasa ibu tentu akan terus hidup. Apalagi jumlah penggunanya bukan hanya di Indonesia, namun juga di Suriname masih sangat banyak. Hanya saja jika tak ada dukungan dari masyarakat dan negara hadir dalam pengembangannya, tentu akan semakin bergeser dan hilang identitasnya.

Polemik ‘Simsalabim’ Panjang Jalan Desa

Jakarta – Cuitan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang mempertanyakan klaim Joko Widodo (Jokowi) soal pembangunan jalan desa sepanjang 191.000 km jadi polemik. Kubu Jokowi memberi penjelasan.

“Jokowi klaim membangun jalan desa 191.000 km. Ini sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi. Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? Ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi,” cuit Dahnil.

Hingga Selasa (19/2/2019), cuitan Dahnil itu sudah dibanjiri 4.900 komentar. Cuitan itu juga diretweet lebih dari 3.200 kali.

Pertanyaan Dahnil itu terkait ucapan Jokowi soal penggelontoran dana desa di awal debat yang berlangsung pada Minggu (17/2/2019). Saat itu, Jokowi sedang memaparkan visi dan misinya sesuai tema debat yaitu infrastruktur, energi, pangan, lingkungan hidup, dan sumber daya alam.

Dahnil Anzar Simanjuntak / Dahnil Anzar Simanjuntak / Foto: Lamhot Aritonang

“Kita tahu dalam tiga tahun ini telah kita gelontorkan 187 triliun dana desa ke desa desa. Apa yang kita dapatkan dari dana ini? Telah dibangun 191 ribu kilometer jalan di desa. Ini jalan produksi yang sangat bermanfaat bagi para petani dan juga 58 ribu unit irigasi yang telah kita bangun dari dana desa,” kata Jokowi saat debat.

Kembali ke cuitan Dahnil, kubu Jokowi dan kubu Prabowo saling lempar komentar soal klaim 119.000 km jalan desa tersebut. Ini kata mereka

1. Wakil Ketua TKN Johnny G Plate

Jika Pak Prabowo ingin tahu berapa persisnya jalan pertanian di desa yang telah terbangun, maka silakan saja ke desa-desa di seluruh penjuru Tanah Air dan tanyakan langsung pada rakyat dan melihat langsung. Perang kata-kata oleh tim suksesnya hanya buang waktu saja

2. Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily

Harus dipahami bahwa yang dimaksud Pak Jokowi dengan jalan desa sepanjang 191.000 (kilometer) itu bukan membangun jalan yang baru, tapi membangun kembali jalan-jalan, tadinya tidak dapat diakses karena jelek dan serta berbatu, kembali diperbaiki jalan-jalan desa yang rusak dengan menggunakan dana desa yang semakin tahun semakin naik

3. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid

Saya lebih percaya pada angka yang mengatakan bahwa 191 ribu (kilometer) itu dibangun sejak zaman Bung Karno, Pak Jokowi melanjutkan. Dan memang harus negara, kepala negara harus membangun tol, jalan desa. Dan itu bukan baru mulai, mereka melanjutkan apa yang dilakukan presiden sebelumnya

4. Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon

Kalau dana desa dipakai jalan desa, yang memang sudah seharusnya begitu. Tetapi sampai 191 ribu, apakah itu data yang akurat? Menurut saya harus diperiksa lagi datanya. Yang saya dengar data ini bukan data yang benar, bukan data yang akurat.

Bahwa jalan setapak kemudian ditambal menjadi lebih bagus ya itu memang amanat undang-undang. Dan undang-undangnya dibikin bukan pada masa sekarang, itu pada periode yang lalu, pada zaman Pak SBY. Nggak ada yang hebat itu. Semua orang pasti menjalankan itu kok

(imk/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

6 Kondisi pada Penis yang Bisa Jadi Pertanda Masalah Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Seperti bagian tubuh lainnya, apa yang terjadi dengan penis bisa menunjukkan kondisi tubuh Anda. Yang menjadi masalah, pria seringkali tidak menyadarinya.

Karena itu, baik istri atau suami sendiri harus mengerti tentang berbagai kondisi yang mungkin menimpa penis dan kesehatannya. Mengutip Health pada Selasa (19/2/2019), ahli urologi dari Cleveland Clinic, Ryan Berglund memberikan 6 tanda kesehatan yang bisa dilihat dari kondisi penis.

1. Penis melengkung

Penis yang melengkung atau bengkok secara ekstrem bisa terjadi akibat Peyronie. Berglund mengatakan, kondisi itu diakibatkan oleh menumpuknya jaringan parut. Namun, para ahli belum mengetahui dengan jelas apa penyebab sesungguhnya. Beberapa mengira hal itu akibat cedera saat berolahraga.

“Jika Anda berpikir nol derajat berarti lurus dan 90 derajat adalah lengkungan ekstrem, kami biasanya akan membahas kurva yang lebih tinggi dari 30 derajat atau jika itu mengganggu hubungan seksual,” kata Berglund.

Karena pengobatannya yang bervariasi, temui dokter ahli untuk mengatasinya. Selain itu, dalam sebuah studi tahun 2017 di Fertility & Sterility pria dengan Peyronie memiliki risiko kanker lebih tinggi.

2. Benjolan di bawah kulit

Jika Anda merasakan benjolan pada penis, segera kunjungi dokter. Berglund mengatakan, ini biasanya terasa keras dan terkadang disebabkan oleh pembuluh darah. Kelenjar getah bening yang tersumbat juga bisa menjadi penyebabnya.

“Atau pria akan mengatakan bagian tengahnya keras, yang seringkali merupakan bekas luka jaringan dari Peyronie.”

Ini biasanya bukanlah kanker. Benjolan ini umumnya jinak dan bisa hilang sendiri. Namun, jika ini disebabkan oleh jaringan parut dan mempengaruhi hubungan suami istri, segera temui dokter.

2 dari 4 halaman

Bintik-bintik di penis

3. Lebih dari satu bintik kecil

Berglund mengatakan, hal ini bisa terjadi karena papula penis mutiara yang berupa bintik-bintik kecil. Biasanya, ini juga pertanda kista. Namun, pada umumnya hal itu bukanlah masalah besar. Namun, beberapa bintik mungkin pertanda masalah yang lebih besar. Misalnya seperti kutil kelami atau infeksi menular seksual.

Berglund mengatakan, kondisi ini biasanya sering terlihat seperti kepala kembang kol kecil. Untuk mengobatinya, Anda harus pergi ke dokter dan melihat apakah kondisi itu bisa dihilangkan dengan atau tanpa pengobatan.

4. Penis terluka

Luka pada penis bisa terasa tidak sakit atau malah sangat menyakitkan jika dilihat dari kondisinya. Sifilis contohnya. Anda bisa menemukan luka tetapi biasanya tidak menyakitkan dan bisa disembuhkan dengan suntikan penisilin biasa.

“Herpes juga menyebabkan sakit dan kita punya obat untuk mengurangi wabahnya,” kata Berglund.

Karena herpes atau sifilis adalah infeksi menular seksual, mintalah istri untuk ikut memeriksakan diri. Jangan sampai, dia ikut tertular penyakit tersebut.

3 dari 4 halaman

Masalah urin dan testis

5. Masalah buang air kecil

Jangan remehkan masalah saat buang air kecil. Adanya darah dalam urin, meskipun sedikit, harus mendapat perhatian besar. Berglund mengatakan, bukan tidak mungkin ini menjadi pertanda kanker. Sehingga Anda disarankan untuk melakukan pemindaian seluruh organ. Di sisi lain, jika Anda melihat warna urin merah muda atau merah, hal itu bisa menjadi pertanda batu ginjal, infeksi kandung kemih, atau cedera.

Masalah lain seperti retensi kandung kemih juga biasanya merupakan hasil pembesaran prostat yang jinak. Namun, Berglund tetap meminta Anda melakukan skrining kanker prostat sekalipun merasa tidak ada masalah.

Jika ada riwayat keluarga atau pasangan, penting untuk melihat pertanda awal kanker prostat sebelum timbul gejalanya. Biasanya, tes darah juga bisa dilakukan untuk melihat kondisi tersebut.

6. Benjolan di testis

Walaupun bukan berada di batang penis, namun masalah di testis bisa mempengaruhi keseluruhan organ intim pria. Jika ada benjolan terasa sakit di testis, bisa jadi ini adalah infeksi dan butuh antibiotik untuk menyembuhkannya.

Yang harus diwaspadai adalah torsio testis. Kondisi ini terjadi ketika tali yang memasok darah ke testis bengkok dan terputus. Biasanya ini menyebabkan cedera dan disertai gejala seperti demam, mual, skrotum bengkak, hingga sakit perut. Jika ini terjadi, segeralah bawa ke gawat darurat karena ini harus cepat ditangani.

Kondisi lain yang harus diwaspadai adalah kanker testis. Berglund mengatakan, kondisi ini biasanya terjadi di antara pria berusia 15 sampai 45 tahun. Namun, penyakit ini bisa diobati dengan deteksi dini.

4 dari 4 halaman

Saksikan juga video menarik berikut ini:

Dahnil Sindir 191 Ribu Km Jalan ‘Simsalabim’, TKN Jokowi: Lihat Langsung!

Jakarta – Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mempertanyakan klaim capres petahana Joko Widodo (Jokowi) yang telah membangun 191 ribu kilometer jalan desa. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin justru meminta capres Prabowo Subianto beserta kubunya melihat langsung ke desa-desa.

“Jika Pak Prabowo ingin tahu berapa persisnya jalan pertanian di desa yang telah terbangun maka silakan saja ke desa-desa di seluruh penjuru tanah air dan tanyakan langsung pada rakyat dan melihat langsung. Perang kata-kata oleh tim suksesnya hanya buang waktu saja,” kata Wakil Ketua TKN Johnny G Plate kepada wartawan, Selasa (19/2/2019).

Johnny mengatakan petani di Indonesia sudah menikmati hasil pembangunan jalan pertanian di desa-desa. Sekjen NasDem ini menyebut pemerintahan Jokowi telah mengalokasikan ratusan triliun untuk kesejahteraan petani, nelayan, dan buruh.


“Para petani seluruh Indonesia sudah mulai menikmati hasil pembangunan dengan dibangunnya lebih dari 190.000 km jalan pertanian melalui dana desa yang setiap tahun dianggarkan semakin besar. Dalam 5 tahun pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla mengalokasikan hampir Rp 257 triiun. Jokowi sangat berpihak pada petani, nelayan, buruh, melalui kebijakan anggaran dan akan semakin banyak dana yang dialokasikan bagi rakyat kecil,” ungkapnya.

Menurut Johnny, Jokowi jelas berpihak kepada rakyat kecil melalui berbagai kebijakannya. Ia lalu membandingkan dengan Prabowo yang menurutnya gagal menyampaikan gagasan konkret yang berpihak pada ekonomi rakyat kecil.

“Pak Jokowi jelas sekali berpihak pada rakyat kecil, seperti misalnya redistribusi lahan pada rakyat kecil. Prabowo gagal menyampaikan gagasan konkret tentang keberpihakan ekonomi pada rakyat kecil,” tegas anggota DPR ini.

Sebelumnya, koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan klaim Jokowi soal 191 ribu kilometer jalan pertanian di desa. Dia bertanya-tanya soal cara Jokowi mewujudkannya.

“Jokowi klaim membangun jalan desa 191.000 km. Ini sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi,” cuit Dahnil melalui akun Twitternya.

“Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? Ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi,” sambungnya.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(azr/elz)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

‘Buku Merah’ Xi Jinping Jadi Aplikasi Paling Populer di China

Beijing – Aplikasi paling populer di Cina selama beberapa hari terakhir adalah aplikasi buku digital yang memuat propaganda presiden Cina, XiJinping.

Dengan logo merah bertuliskan “belajar” dalam bahasa Mandarin, atau “belajar Xi” sebagai permainan kata yang cerdik, aplikasi ini bertujuan untuk membentuk pikiran bangsa di bawah kepresidenan Xi Jinping.

Diluncurkan pada hari pertama tahun ini oleh departemen propaganda pusat, anggota Partai Komunis yang berkuasa diminta untuk mengunduh dan menggunakannya setiap hari.

Begitu juga pegawai negeri, pegawai perusahaan milik negara, dan guru sekolah negeri, bahkan mereka yang bukan anggota Partai Komunis.

Aplikasi, “Study (Xi) Strong Country,” mulai naik peringkat pada akhir Januari dan menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di App Store Cina pada hari Selasa (12/02), melampaui beberapa aplikasi besar yang fenomenal seperti WeChat dan TikTok, yang dikenal sebagai Weixin dan Douyin di pasar lokal, menurut firma analisis seluler App Annie.

Sebagai petunjuk yang jelas tentang status dan pengaruh Xi, Partai Komunis setuju pada tahun 2017 untuk menjalankan filosofinya, yang disebut “Pemikiran Xi Jinping tentang Sosialisme dengan Karakteristik Tiongkok untuk Era Baru”, dalam konstitusinya.

Sebagai pemimpin paling kuat sejak Mao Zedong, Presiden Xi telah mengikuti langkahnya untuk menyebarkan filosofinya secara nasional. Produk ideologis terakhir yang melanda Cina adalah Buku Merah Kecil Mao, lebih dari satu miliar salinannya telah diterbitkan.

Selama Revolusi Kebudayaan Cina, sebenarnya wajib untuk memiliki dan membawa “buku merah kecil”. Di era Xi, buku ini hadir dalam bentuk yang lebih canggih, sebagai “aplikasi merah kecil”.

Mao Zedong, Cina, Mao Zedong -difoto pada tahun 1963- merupakan penggemar berat sastra klasik. Sebagai pemimpin paling kuat sejak Mao Zedong, Presiden Xi telah mengikuti langkahnya untuk menyebarkan filosofinya secara nasional. (Getty Images)

Pengguna aplikasi dapat mempelajari pemikiran Xi, membaca berita media pemerintah, mengikuti kursus pembelajaran online MOOC dan mendapatkan poin berdasarkan penggunaannya.

Akumulasi dari poin-poin ini dapat digunakan sebagai titik referensi bagi bos mereka dan Partai Komunis (PKC).

Sangat masuk akal bahwa pengaruh propaganda online harus lebih besar daripada selama era cetak, mengingat kemajuan teknologi dan basis pengguna yang luas dan instan.

Anggota PKC telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak era Mao, apalagi para pengguna lain yang bekerja di lembaga yang dikelola pemerintah, terpaksa mendaftar.

Di aplikasi Twitter versi Cina, Weibo, beberapa orang mengeluh tentang formalitas aplikasi, menyebutnya kosong, dan membuang-buang waktu. Jika ada yang mengharapkan game, mereka akan kecewa. Ini urusan serius.

Seorang pengguna Weibo dari Provinsi Shandong mengatakan dia harus mendapatkan 66 poin per hari – yang menurut tangkapan layar dari catatan pembelajaran yang dia posting, memerlukan waktu sekitar dua jam.

Partai Komunis yang berkuasa, di bawah kepemimpinan Xi, telah lama berusaha untuk mempromosikan filosofinya melalui format yang semakin inovatif, sama hausnya dengan outlet media apa pun untuk audiensi milenial yang sulit dipahami.

Stasiun televisi negara, CCTV, dan saluran TV provinsi di Hunan tengah meluncurkan pertunjukan tahun lalu yang menampilkan kutipan dan pemikiran Xi.

Tetapi propaganda juga telah menemukan kembali dirinya sebagai stiker WeChat yang menghidupkan moto atau garis PKC, dan kartun yang didasarkan pada kehidupan Karl Marx yang dirilis bulan lalu di situs video populer Bilibili dan Youku.

“Aplikasi merah kecil” tidak memiliki aspirasi yang cukup aneh, tetapi tetap saja populer.


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>