Bu Bupati, Wargamu Jalan Kaki Ditandu Pakai Sarung ke Puskesmas

Pandeglang – Akibat jalan berlumpur dan tidak bisa diakses kendaraan, Abah Tolib warga Lebak Jeruk, Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sukaresmi, Pandeglang ditandu pakai sarung ke puskesmas. Dibantu 2 orang, ia ditandu sekitar 3 kilometer ke puskesmas.

Warga setempat, Agus Angkasa mengatakan kondisi jalan di kampung itu memang tak bisa dilalui kendaraan saat hujan. Makanya, saat Abah Tolib sakit, ia ditandu warga.

“Motor lamun musim hujan mah susah, amun musim halodo bisa jalan tapi taneh (Motor kalau musim hujan susah, tapi kalau musim kemarau jalan tanah),” kata Agus saat dihubungi detikcom, Pandeglang, Banten, Minggu (3/3/2019).

Saat Abah Tolib ditandu, rekannya bernama Muhtadin ikut mendampingi. Ia juga mengambil gambar saat ditandu dan diunggah ke media sosial.
Kejadian warga sakit ditandu pakai sarung menurutnya beberapa kali terjadi di Sindangresmi. Selain belum ada pembangunan jalan, akses ke kampung-kampung juga rusak apalagi hujan.

“Kalau kejadian sakit musim hujan susah, gararati (sulit). Musim hujan ya kumaha deui (mau gimana lagi),” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Sindangresmi Edih Rohedi mengatakan akses kendaraan ke rumah Abah Tolib di Lebak Jeruk memang sulit dijangkau. Tapi, akses untuk ke desa menurutnya sudah bisa dilalui kendaraan.

“Kalau ke kampungnya rusak, nggak bisa kendaraan. Sudah diajukan ke Pemkab, dari desa belum dianggarkan,” kata Edih kepada detikcom.

Saat ini pasien menurutnya sudah di puskemas mendapatkan perawatan.

“Ini juga pengen ke sana (puskesmas) betul tidaknya,” ujarnya.

(bri/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *