Pelatih Timnas Brasil Garansi Posisi Vinicius Junior di Copa Amerika 2019

Walau kemungkinan besar takkan bisa merumput hingga akhir musim 2018-2019 ini,  Tite tak menutup pintu Vinicius masuk ke dalam Timnas Brasil yang nanti akan berlaga di Copa America 2019.

Terlebih, performa Tim Samba belum terlihat ciamik. Terakhir anak asuh Tite hanya bermain imbang melawan Panama 1-1.

“Vinicius mempunyai kualitas yang kami lewatkan untuk bisa mengubah hasil pertandingan,” ujar Tite dikutip dari ​Goal International.

Selanjutnya, Brasil akan menjalani laga persahabatan melawan Republik Ceska di hari Rabu (27/3) dini hari WIB.  

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

https://www.vidio.com/watch/1616016-9-pemain-yang-diinginkan-zidane-untuk-real-madrid

Alex Noerdin Terbang ke Brasil, Ronaldinho Kunjungi Indonesia Usai Pilpres 2019

Liputan6.com, Palembang – Legenda Barcelona dan Timnas Brasil, Ronaldinho akan datang ke Indonesia usai gelaran pemilihan presiden (pilpres). Sebenarnya, dia dijadwalkan datang ke Palembang pada 31 Maret 2019.

Ronaldinho akan menyambangi Indonesia untuk pelaksanaan turnamen sepak bola All Star Tour Sumatera Selatan Alex Noerdin Cup 2019. Seluruh perwakilan tim kabupaten dan kota se-Sumsel tetap menjalani laga 18 besar di Stadion Bumi Sriwijaya, hingga laga final pada Rabu, 27 Maret 2019. 

Pada laga final Rabu besok, akan dilangsungkan seremoni pembagian hadiah kepada seluruh pemenang turnamen Alex Noerdin Cup. Termasuk 55 anak yang terpilih dari seluruh kabupaten kota juga akan dihadirkan bersama dengan 1200 anak-anak SSB kota Palembang sekaligus menyaksikan laga final.

Ketua pelaksana yang juga ketua umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan, mengatakan, Alex Noerdin selaku pembina akan terbang ke Brasil untuk bertemu dengan Ronaldinho. Mereka akan berbicara soal penjadwalan ulang.

“Hanya saja puncak acara yang seharusnya digelar tanggal 31 Maret diundur setelah pelaksanaan Pemilu. Hal ini terkait dengan penjadwalan ulang Ronaldinho yang seharusnya hadir pada hari tersebut. Bahkan, kami juga nanti akan turut mendampingi Alex Noerdin berkunjung langsung ke pihak manajemen Ronaldinho di Brasil guna membahas penjadwalan ulang kedatangan mantan bintang sepak bola dunia tersebut,” jelas Eddy.

Lebih lanjut, masih dikatakan Eddy, meski kedatangan Ronaldinho diundur hingga usai pemilu, pihaknya tetap bertanggung jawab dan akan menyelesaikan empat rangkaian acara yang masih tersisa.

“Kita masih ada empat rangkaian acara lagi yang harus dilaksanakan, pertama coaching clinic kepada 55 anak yang terpilih oleh sejumlah mantan pemain timnas. Kedua, menghadirkan seluruh peserta coaching clinic sekitar 7000 anak-anak untuk menerima langsung sertifikat yang sudah di tandatangani Ronaldinho. Kemudian yang ketiga adalah melaksanakan pertandingan antara tim Sumsel selection melawan tim All Star di Palembang,” kata Eddy.

Tite Sembur Pemain Brasil Setelah Main Buruk Lawan Panama

Liputan6.com, Porto – Brasil gagal meraih kemenangan pada laga persahabatan melawan Panama di Estadio Do Dragao, Minggu (24/3/2019) dini hari WIB. Pelatih Brasil, Tite menyebut anak asuhnya bermain buruk.

Pada laga tersebut, Brasil berhasil mencetak gol lebih dahulu pada menit ke-32 melalui Lucas Paqueta. Namun, empat menit berselang, Panama menyamakan kedudukan melalui Adolfo Machado.

Sayangnya, Selecao malah gagal mencetak gol, meski mendominasi permainan dengan menguasai ball possession hingga 72 persen. Roberto Firmino dan kawan-kawan mempunyak 18 sepakan, tapi hanya lima yang on target.

Tentunya, permainan buruk Brasil membuat sang pelatih, Tite naik pitam. Menurutnya, Brasil tampil di bawah ekspektasi.

“Tadi adalah sebuah penampilan yang buruk di babak pertama, di bawah ekspektasi,” kata Tite dikutip dari Four Four Two.

“Babak kedua biasa, dengan beberapa penyesuaian yang kami buat, pemain Brasil bermain dengan empat pemain di depan, kami merombak. Namun di babak pertama jelek, dan hasilnya juga jelek,” ujar Tite melanjutkan.

Laga Persahabatan: Brasil Ditahan Imbang Panama 1-1

JakartaBrasil mendapatkan hasil kurang memuaskan pada laga persahabatan melawan Panama. Selecao hanya mampu bermain imbang 1-1.

Pada laga yang diadakan di Estadio do Dragao, Minggu (24/3/2019) dinihari WIB, Brasil tidak diperkuat Neymar yang masih cedera. Namun nama-nama besar macam Philippe Coutinho, Casemiro, Miranda, hingga Roberto Firmino ada di line-up.

Secara permainan pun Brasil jauh lebih agresif dan menguasai permainan. Menurut statistik yang dilansir Onefootball, Firmino dkk unggul penguasaan bola mencapai 78-22 persen. Brasil juga melepaskan 14 tembakan berbanding lima milik Panama.

Meski demikian, seperti diketahui hanya satu gol yang didapatkan dari aksi Lucas Paqueta di menit ke-32. Keunggulan itu hanya bertahan empat menit setelah disamakan Adolfo Machado.

Brasil langsung menguasai permainan selepas kick-off. Meski demikian, Selecao butuh waktu setidaknya 18 menit untuk membuat peluang pertama.

Umpan silang Philippe Coutinho disambut sundulan Roberto Firmino yang masih menyamping. Lima menit berselang, giliran Arthur yang mencoba peruntungan. Tapi tendangan jarak jauhnya masih tipis di sisi gawang Panama.

Brasil mencetak gol pada menit ke-32. Berawal dari umpan akurat Casemiro, Lucas Paqueta yang ada di tiang jauh berdiri bebas dan menerima bola sempurna dengan bola. Tembakan mendatarnya mengoyak gawang Panama.

Kelengahan Brasil berbuah petaka. Empat menit setelah gol Paqueta, Panama berhasil menyamakan kedudukan.

Berawal dari umpan panjang Eric Davis, Adolfo Machado yang tak dijaga sempurna para pemain Brasil, memanfaatkannya lewat sundulan. Babak pertama berakhir 1-1.

Panama langsung menggebrak di babak kedua. Membuat kombinasi passing apik, Jose Luis Rodriguez melakukan tembakan jarak jauh yang masih bisa ditangkap Ederson.

Setelah momen itu, Brasil kembali menyerbu pertahanan Panama. Dua peluang berturut-turut didapat pada menit ke-51 dan 53, lewat tendangan jarak jauh Paqueta serta voli Richarlison. Tak membuahkan hasil.

Panama lolos dari situasi genting berkat sang kiper, Luis Mejia. Ia menggagalkan peluang Richarlison di menit ke-66. Tembakan lain dari pemain yang sama juga berhasil diamankannya.

Brasil terus menebar ancaman. Pada menit ke-71, umpan silang Coutinho ditanduk Casemiro dan masih mengenai tiang gawang. Tak ada lagi gol tercipta.

Susunan Pemain:

Brasil: Ederson; Telles, Miranda, Militao, Fagner; Paqueta (Everton 60′), Casemiro, Arthur (Anderson 72′); Coutinho, Firmino (Jesus 60′), Richarlison

Panama: Mejia; Davis, Escobar, Cummings, Machado, Murillo (Blackman 85′); Rodriguez (Arroyo 89′), Godoy (Campo 92′), Cooper (Walker 82′), Quintero (Browne 85′), Torres (Fajardo 74′) (raw/rin)


Gelandang AC Milan Dinilai Layak Kenakan Seragam 10 Timnas Brasil

Liputan6.com, Jakarta – Gelandang AC Milan Lucas Paqueta masuk Timnas Brasil untuk dua laga internasional di akhir Maret 2019. Dia bahkan mendapat kepercayaan mengenakan nomor punggung keramat.

Karena Neymar cedera dan tak dipanggil ke skuat, Paqueta pun dipercaya untuk mengenakan nomor 10.

Kaka, salah satu pemain terbaik Brasil yang pernah memakai nomor ini, menyuarakan dukungannya. Mantan pemain AC Milan itu menilai Paqueta sudah siap diberi tanggung jawab. 

“Melihat hubungan Milan dan Brasil seperti ini sungguh indah,” kata Kaka kepada Sky Sport. “Paqueta tumbuh di Brasil, bermain di Flamengo dan sekarang membawa ikatan antara AC Milandengan tanah kelahiran saya ini.”

“Nomor 10 Timnas Brasil?” Itu bagus untuknya, dia akan menulis sejarah hebat. Saya rasa dia siap.”

“Namun begitu berada di atas lapangan, nomor yang kita pakai tak boleh jadi beban. Dia siap untuk tim nasional. Dia hanya perlu mematangkan permainannya, tapi dia beruntung memiliki pelatih yang paham tentang Amerika Selatan.”

Highlights Serie A, AC Milan Dikalahkan Inter Milan 2-3

5 Pemain Brasil Paling Berprestasi di La Liga

Ronaldo Nazario menjalani dua periode terpisah di La Liga Spanyol. Yang pertama, ia tampil sangat luar biasa untuk Barcelona pada usia yang sangat muda.

Selama musim 1996-1997, striker Brasil itu mencetak 34 gol di pentas domestik dan 47 gol di semua kompetisi bersama Barcelona.

Periode keduanya adalah di Real Madrid. Ia mungkin bermain dengan gaya sepakbola yang sangat berbeda, tetapi ia masih tetap mematikana setelah mencetak lebih dari 100 gol selama mengenakan seragam Los Blancos.

Ronaldo juga memenangkan La Liga dengan kedua klub tersebut. Suatu hal yang tidak banyak dilakukan pemain lainnya dalam sejarah sepakbola.

Absen Bela Brasil, Bek Chelsea Pilih Lamar Kekasih

Liputan6.com, Jakarta – Bek Chelsea David Luiz tak dipanggil timnas Brasil untuk dua laga internasional bulan ini, melawan Panama dan Republik Ceko. Waktu senggang ini dipakai Luiz untuk kegiatan yang lebih berarti. 

Luiz memilih melamar kekasihnya Sara Madeira. Proses lamaran tersebut diabadikan lewat video dan diunggah di aplikasi Otro yang mengontrak Luiz dan beberapa pesepakbola top dunia.

Eks pemain Benfica itu melamar Madeira di sebuah taman dengan dipenuhi kembang api. Luiz berlutut dan meminta Madeira menikah dengannya. Ajakan Luiz naik pelaminan diterima oleh Madeira.

Luiz dan Madeira mulai berpacaran sejak tahun 2014 ketika pria kribo tersebut masih bermain untuk Paris Saint Germain (PSG). Keduanya kerap memamerkan kemesraannya di media sosial, Instagram.

Gelandang Milan Kenakan Nomor Punggung Neymar di Timnas Brasil

Jakarta Gelandang serang AC Milan, Lucas Paqueta, siap menggantikan peran Neymar di Timnas Brasil. Paqueta pun akan mengenakan nomor punggung 10 saat memperkuat Selecao.  

Penyerang Paris Saint-Germain tersebut harus absen ketika Timnas Brasil menghadapi Panama dalam laga persahabatan, di Estadio Do Dragao, Sabtu (23/3/2019). Neymar tak bisa bermain karena masih dalam tahap pemulihan cedera metatarsal.

Tanpa Neymar membuat nomor punggung 10 di timnas Brasil menjadi lowong. Meski begitu, nomor keramat tersebut akan tetap diwariskan kepada pemain lain, dan yang beruntung adalah Lucas Paqueta.

“Memakai jersey nomor punggung 10 di timnas Brasil akan menjadi sensasi yang akan saya rasakan untuk pertama kalinya. Saya tahu tanggung jawab saya. Saya berharap dapat membantu tim,” ujar Paqueta.

“Ronaldinho, Pele, dan Zico. Begitu banyak pemain telah mengenakan jersey ini. Hari ini saya memiliki kesempatan dan saya berharap dapat melakukan yang terbaik untuk memenuhi harapan itu,” lanjutnya.

“Jersey dengan nomor 10 adalah tanggung jawab besar. Tetapi, jersey Brasil itu berbobot, karena memiliki lima bintang. Tidak masalah dengan nomor,” papar pemain bernama lengkap Lucas Tolentino Coelho de Lima itu.

Reaksi Heboh Neymar usai Coutinho Nutmeg Filipe Luis

Bergabungnya Legenda MMA Brasil Bikin Atlet ONE Championship Indonesia Terpicu

Sebagai atlet yang juga bernaung di ONE, Rudy mengaku turut merasakan dampak positif dari kehadiran para bintang dunia tersebut. “Dengan bergabungnya mereka, dunia semakin melirik dan melihat ONE Championship. Ini membuktikan bahwa ONE adalah organisasi besar,” sebutnya.

Meski demikian, ia juga menyadari bahwa persaingan akan semakin keras, dimana setiap atlet Indonesia harus mampu meningkatkan kemampuan bertanding mereka dan tampil sebaik-baiknya di dalam tiap pertandingan.

Hal senada diungkapkan oleh Stefer “The Lion” Rahardian, atlet andalan Indonesia yang bertanding di divisi strawweight. Kehadiran para bintang dunia ini menunjukan bahwa ONE lebih diminati oleh para atlet internasional.

“Ini menunjukan bahwa ONE sangat bergengsi dan semakin menjadi sorotan di mata dunia,” kata Stefer.

“Menurut saya, bergabungnya Demetrious, Eddie dan Vitor menunjukan bahwa ONE memiliki tawaran yang lebih baik dan sesuai dengan visi atau nilai yang mereka anut, terkait courage, humility, respect dan lainnya.”

Dua Pria Tak Dikenal Menyerang Sekolah di Brasil, 6 Siswa dan Dua Karyawan Tewas

Liputan6.com, Brasilia – Sebuah insiden sejenis teror terjadi di sebuah sekolah di Sao Paulo, Brasil. Dua pria bersenjata menyerang karyawan dan siswa dengan tembakan, pada Rabu, 13 Maret 2019 pukul 09.30 waktu setempat, bertepatan dengan istirahat pertama sekolah.

Motif serangan ini tidak diketahui dengan pasti. Dari hasil olah TKP, kepolisian Brasil hanya mendapatkan revolver, busur, anak panah serta barang-barang yang disinyalir sebagai bahan peledak.

Kronologi

Pada waktu istirahat, tiba-tiba dua pria tak dikenal yang mengenakan masker wajah memasuki area sekolah. Salah satu di antara mereka menembak koordinator sekolah, Marilena Ferreira Umezo (59), dilanjutkan dengan menyerang karyawan dan empat siswa. Beberapa siswa yang lain juga luka-luka, mengutip BBC News pada Kamis (14/3/2019).

Setelah menembak korban, kedua pria itu bergerak menuju pusat bahasa di sekolah tersebut. Seorang guru dan siswa dengan sigap mengunci pintu dari dalam ruang kelas. Mereka sangat ketakutan.

Melihat hal itu, para penyerang tiba-tiba berpindah ke bagian lorong sekolah, dan bunuh diri di tempat itu.

Polisi tiba delapan menit setelah menerima laporan dan tidak sempat mengamankan pelaku.

Di waktu yang hampir bersamaan, para korban dilarikan ke rumah sakit lokal di Sao Paulo, Brasil dengan dua siswa kemudian dinyatakan meninggal.

Simak pula video pilihan berikut:

Mobil seorang caleg di Manado diduga ditembak oleh orang tak dikenal saat terparkir di rumahnya.