Liga Inggris: Transfer Jadon Sancho, Manchester City Diduga Langgar Aturan

Jakarta – Juara bertahan Liga Inggris Manchester City kembali bermasalah dengan hukum. Mereka diselidiki FA atas dugaan transfer ilegar Jadon Sancho.

Padq 2015, juara Liga Inggris lima kali itu mendatangkan Sancho dari Watford. Pemain yang kini berseragam Borussia Dortmund tersebut masih berusia 14 tahun ketika pindah ke Etihad.

Kabar yang berkembang, media Jerman, Der Spiegel, menemukan bukti laporan Manchester City membayar agen Sancho, Emeka Obasi, sebesar 200 ribu poundsterling. Menurut peraturan, pemain di bawah usia 16 tahun tidak diperbolehkan memiliki agen.

Dugaan tersebut membuat Manchester City kesal. Melalui keterangan resmi, The Citizens merasa ada pihak yang dengan sengaja mencuri berkas-berkas rahasia tim.

“Ada upaya merusak reputasi klub. Kami tidak akan memberikan komentar apapun tentang materi di luar konteks yang diduga dicuri ataupun diretas dari City Football Group dan personel Manchester City serta orang-orang terkait,” sebut pernyataan Manchester City.

Selain itu, ada juga dugaan Manchester City memanipulasi peraturan Financial Fair Play (FFP) yang dibuat UEFA. Ada indikasi Manchester City menjanjikan bayaran kepada orang tua Sancho begitu sang pemain resmi menjadi pemain profesional.

Saat ini, Sancho bukan lagi menjadi pemain Manchester City. Dia dibeli Borussia Dortmund pada 2017 dan tidak pernah bermain di Liga Inggris.


Sumber: Bola.com

Banyak Talenta Muda, AC Milan Incar 3 Pemain Klub Eropa Timur

Liputan6.com, Jakarta Kesibukan dirasakan pemandu bakat AC Milan akhir-akhir ini. Mereka sibuk memamtau pemain-pemain muda berbakat.

Ini sejalan dengan program AC Milan yang ingin melakukan peremajaan skuad, Dan, kedatangan Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta, Milan berharap bisa melanjutkan bentuk transfer terbaik mereka di jendela transfer musim panas mendatang.

Kehadiran Piatek dan Paqueta sejauh ini dianggap pembelian terbaik AC Milan. Tak butuh waktu lama, keduanya bisa langsung beradaptasi dengan klub rakasasa Serie A tersebut.

Dilansir CalcioMercato.com, jaringan pemandu bakat AC Milan saat ini tengah fokus pada klub Kroasia, Dinamo Zagreb. Milan tampaknya melihat Zagreb sebagai klub yang memiliki banyak talenta.

Setidaknya tiga nama dri klub tersebut, yang masuk dalam daftar belanja Rossoneri.

2 dari 4 halaman

Dani Olmo

Pemain asal Spanyol ini, telah dikaitkan dengan AC Milan selama beberapa bulan terakhir. Olmo dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Dinamo Zagreb dan klub menghargainya sebesar 25 juta euro.

Namun, untuk mendapatkan tanda tangan Olmo, Milan akan menghadapi persaingan ketat dari klub lainnya. Barcelona dan Borussia Dortmund; juga sama-sama tertarik untuk mengontraknya.

Dani Olmo mencuri perhatian musim ini setelah memberikan penampilan apik di Dinamo Zagreb. Dani Olmo mencetak satu gol ketika membantu timnya mengikuti babak play off ke Liga Champions 2018-2019.

3 dari 4 halaman

Nikola Moro

Sebelumnya, manajemen AC Milan juga dilaporkan tengah mengincar pemain yang dijuluki “Modric baru”, Nikola Moro. Pemain muda Dinamo Zagreb tersebut dipandang sebagai salah satu pemain terbaik U-20.

Moro biasa bermain di lini tengah, tapi dia juga kerap bermain sedikit lebih dalam. Sejak pertandingan pertamanya melawan Juventus, performa Moro terus berkembang.

4 dari 4 halaman

Antonio Marin

Statistik Antonio Marin bersama Dinamo Zagreb juga terus menanjak. Pemain dengan tinggi 182 cm ini, punya kelebihan di kaki kanan.

Upaya AC Milan untuk mendapatkan Marin memang cukup berat. Ia masih mempunyai kontrak dengan Zagreb hingga 2021.

6 Bek Bidikan Juventus di Bursa Transfer Musim Panas

Turin – Juventus salah satu tim yang mengagungkan pertahanan kuat. Kesuksesan yang mereka dapat saat ini mereka dibangun dari pertahanan yang bagus. Gianluigi Buffon, Andreas Barzagli, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonnuci merupakan fondasi utama dari barisan belakang Juventus yang kuat.

Tetapi banyak hal yang sudah berubah sekarang. Buffon sudah meninggalkan Juventus, Barzagli berusia 37 tahun, Chiellini 34 tahun sedangkan Bonnuci 31 tahun. Kini lini belakang Juventus sudah mulai terlihat bermasalah dan tim asuhan Massimiliano Allegri itu bahkan pernah kebobolan enam gol dalam dua pertandingan.

Meskipun para pemain tersebut punya segudang pengalaman, sepertinya mereka tidak akan bisa bermain untuk jangka waktu yang lama dan Si Nyonya Tua membutuhkan darah muda dan segar untuk mempertahankan gawang mereka.

Menurut laporan, petinggi Bianconeri ingin membangun kembali pertahanan mereka pada musim depan. Mereka akan merekrut sejumlah pemain belakang baru di bursa transfer.

Berikut ini enam bek yang bisa jadi target Juventus pada musim depan seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 7 halaman

Andreas ChristensenAndreas Christensen

Andreas Christensen adalah produk dari akademi Chelsea dan banyak bermain pada musim lalu di bawah Antonio Conte. Pemain internasional Denmark itu baru berusia 22 tahun tetapi dia mampu menunjukkan bisa tampil secara konsisten di level tertinggi.

Meski bukan mungkin bek yang kuat secara fisik seperti Chiellini atau Bonnuci, Christensen bisa membaca permainan dengan baik, punya pengalaman dan potensi yang besar di usia 22 tahun. Seharusnya itu bisa meyakinkan Bianconeri untuk merekrutnya dan menjadikannya sebagai pemain belakang mereka di masa depan.

Mantan bek Borussia Monchengladbach itu tidak banyak mendapat kesempatan pada musim ini dan baru membuat 15 penampilan di semua kompetisi. Dia dikaitkan dengan Juventus pada bursa transfer musim dingin tetapi transfer itu tidak pernah terjadi dan Juve bisa kembali mengejarnya pada musim panas.

3 dari 7 halaman

Nikola Milenkovic

Bek asal Serbia itu sudah mencuri perhatian di Serie A bersama Fiorentina. Milenkovic juga mampu bermain sebagai bek kanan dan sudah berpengalaman bermain di Serie A.

Meski Fiorentina tidak konsisten di Serie A, Milenkovic mampu menampilkan performa yang luar biasa bagi klub. Pada usia 21 tahun, Milenkovic masih bisa berkembang dan bakal menjadi pembelian berkualitas bagi Bianconeri.

Si Nyonya Tua sudah dikaitkan dengan kepindahan sang pemain sebelumnya. Namun, jawara Serie A itu kemungkinan akan menghadapi persaingan dari klub-klub seperti Manchester United dan Tottenham.

4 dari 7 halaman

Joachim Andersen

Jochim Andreson adalah bek asal Denmark yang bermain di Serie A untuk Sampdoria. Dia berusia 22 tahun dan dia mampu bermain sebagai gelandang bertahan juga.

Andersen sudah membuat 25 penampilan untuk Sampdoria di semua kompetisi musim ini. Melihat karakteristiknya, dia bisa menjadi kandidat yang sempurna untuk menggantikan salah satu pemain belakang Juventus saat ini.

Juventus dikabarkan sudah melakukan kontak dengan pihak Sampdoria untuk memboyong sang pemain. Namun, Andersen juga dikaitkan dengan sejumlah klub seperti Arsenal, Tottenham, Manchester United dan Inter Milan.

5 dari 7 halaman

Cristian Romero

Cristian Romero bermain di liga Italia untuk Genoa sebagai bek tengah dan juga bisa bermain sebagai bek kanan. Pemain Argentina itu sudah membuat 17 penampilan untuk timnya pada musim ini.

Romero adalah bek yang banyak kompromi dan sudah menyatakan keinginannya untuk bermain bersama Juventus di masa depan. Mantan bek Belgrano itu adalah salah satu talenta paling menjanjikan di Serie A saat ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk lini belakang Bianconeri.

Menurut beberapa laporan, Juventus dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Genoa untuk merekrut sang bek pada tahun 2020 dengan biaya mendekati € 30 juta. Selain itu, Presiden Genoa sudah mengkonfirmasi kalau Juventus tertarik dengan Romero.

6 dari 7 halaman

Davinson Sanchez

Davinson Sanchez bermain untuk Tottenham di Premier League. Dia bergabung dengan klub yang berbasis di London pada 2017 dari Ajax dan dia sudah membuat 26 penampilan musim ini untuk Spurs di semua kompetisi.

Pemain asal Kolombia itu adalah pembelian termahal Tottenham dan permainannya meningkat drastis di bawah Mauricio Pochettino. Jika melihat penampilannya, Sanchez seharusnya bisa menjadi pengganti yang bagus untuk Andrea Barzagli atau Giorgio Chiellini.

Petinggi Bianconeri mengangganp Sanchez sebagai tambahan yang bagus untuk lini belakang mereka. Klub yang bermarkas di Turin itu dikabarkan sedang mempertimbangkan tawaran senilai € 80 juta untuk sang bek.

7 dari 7 halaman

Matthijs de Ligt

Matthijs de Ligt adalah pemain internasional Belanda yang bermain untuk Ajax di Eredivisie. Pemain berusia 19 tahun itu juga menjadi kapten dari raksasa Belanda itu dan memenangkan penghargaan Golden Boy pada tahun 2018.

Jika Juventus mencari kapten masa depan atau pemimpin di ruang ganti maka pemain asal Belanda itu akan menjadi pilihan ideal. De Ligt sudah menunjukkan kalau dia memiliki potensi besar dengan jiwa kepemimpinan.

Si Nyonya Tua pasti ingin membawa De Ligt ke Allianz Stadium tetapi mereka kemungkinan akan menghadapi persaingan dari sejumlah klub raksasa seperti Barcelona, Arsenal, Chelsea, dan Bayern Munchen.

Sumber: Bola.net

‘Serangan Balik MU Ancaman Utama Bagi Liverpool’

LiverpoolJuergen Klopp mewaspadai serangan balik Manchester United. Hal tersebut diprediksi menjadi senjata utama Setan Merah untuk melumpuhkan Liverpool.

Laga North West Derby yang mempertemukan MU dengan Liverpool akan tersaji, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Duel itu berlangsung di Stadion Old Trafford. Pada pertemuan sebelumnya di Anfield, The Reds mampu tampil dominan dan menang 3-1 atas Setan Merah.

Hasil tersebut juga sekaligus membuat MU kehilangan kesabaran kepada Jose Mourinho. The Special One dipecat usai rentetan hasil buruk yang dialami Setan Merah

Posisi pria asal Portugal ini kemudian digantikan Solskjaer. Kehadiran The Baby Faced-Assasin mampu membangkitan MU di Liga Inggris.

Setan Merah tak terkalahkan di sembilan laga terakhir Liga Inggris sejak dilatih oleh Solskjaer. Torehan ini membuat mereka kini merangsek ke peringkat keempat.

Kegemilangan Solskajaer mengangkat performa timnya mendapat apresisasi dari Juergen Klopp. Ia menyebut pria asal Norwegia ini sebagai manajer hebat.

“Saya sendiri seorang manajer dan saya tahu bahwa kami bukan penyihir. Ini tidak seperti kami datang dan mengatakan ‘kamu tidak baik, tapi aku bisa membuatmu benar-benar baik’,” tutur Klopp dilansir dari Sky Sport.

“Ole Gunnar Solskjaer melakukan pekerjaan yang cemerlang. Ini semua tentang mengeluarkan potensi tim, meningkatkan kualitas, dan itulah yang jelas dia lakukan dan yang menjadikannya manajer papan atas.”

Salah satu faktor melejitnya MU adalah efektifnya taktik serangan balik Solskjaer. Pendekatan ini membuat Setan Merah tampil subur dengan koleksi 23 gol hanya dalam sembilan laga di Liga Inggris.

Cara bermain MU tersebut jelas diwaspadai oleh Klopp. Meski begitu pelatih Borussia Dortmund tak ingin berjudi dengan terburu-buru menentukan taktik yang akan mereka kembangkan di Old Trafford.

“Kami akan melihat bagaimana mereka bermain melawan kami. Saya pikir mereka bisa bermain dengan cara yang berbeda,” ujar Klopp.

“Mereka jauh lebih diunggulkan saat ini, itu sudah jelas. Serangan balik mereka ancama utama untuk kami, terutama ketika Anthony Martial dan Jesse Lingard kembali fit untuk tampil.”

“Mereka tak hanya bagus dalam satu hal. Ada berbagai cara di mana Anda setidaknya bisa memberi mereka beberapa pertanyaan yang mereka tidak bisa menjawabnya dengan mudah – tetapi ini akan menjadi pertandingan yang sangat mengandalkan fisik dan menuntut bagi kedua tim,” tambahnya.

(cas/ran)

Lyon vs Barcelona: Imbang, Blaugrana Tetap Percaya Diri

Liputan6.com, Lyon – Barcelona gagal membawa pulang kemenangan saat jadi tamu Lyon di laga pertama 16 besar Liga Champions, Selasa (19/2) Rabu dini hari WIB. Di Groupama Stadium, mereka ditahan tuan rumah 0-0.

Kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, menyebut itu hasil yang fair. Blaugrana, kata pria berambut pirang ini, sama sekali tak frustrasi lantaran hasil imbang tersebut.

“Tentu, kami menginginkan hasil yang lebih baik. Tapi, masih banyak pertandingan dan kami ingin lolos ke babak selanjutnya. Jadi, kami akan tampil lebih bagus lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar ter Stegen, 26 tahun, di MARCA.

Laga kedua sendiri akan digelar di kandang Barcelona, Stadion Camp Nou. Rabu (13/3), mereka akan coba manfaatkan peluang yang ada saat ganti menjamu “kuda hitam” asal Prancis itu.

“Tentu saja kami percaya diri karena, meski Lyon lawan yang berkualitas, kami sangat kuat dalam menyerang,” kiper asal Jerman itu melanjutkan. “Kami akan mencetak gol sebanyak mungkin.”

2 dari 3 halaman

Gemilang

Ter Stegen sendiri tampil gemilang di laga yang dipimpin wasit asal Turki, Cuneyt Cakir itu. Beberapa kali pemain yang direkrut Barcelona dari Borussia Moenchengladbach pada 2014 itu, membuat penyelamatan gemilang.

Salah satunya, yang paling menyita perhatian saat dia menepis tendangan keras Martin Terier dari luar kotak penalti Barcelona. Dengan tangan kiri, sambil terbang dia menghalau bola sepak keras Terrier, hingga membentur mistar dan keluar lapangan.

3 dari 3 halaman

Enggan Bahas Luis Suarez

Namun, ter Stegen enggan berkomentar saat ditanya tentang performa penyerang Luis Suarez. Pasalnya, penyerang asal Uruguay itu mendapat banyak kritik karena dianggap tampil tak maksimal.

“Saya tidak bisa bicara tentang rekan seklub saya. Tapi, kita semua tahu, dia memiliki kualitas luar biasa dan kami senang dia ada di tim,” ujarnya.

Ter Stegen menambahkan, “Saya hanya berharap dia bisa mencetak gol lagi secepatnya. Sebab, dengan begitu dia akan kembali mendapatkan kepercayaan dirinya.”

Prediksi Atletico Madrid Vs Juventus: Bongkar Pertahanan

Madrid- Atletico Madrid bakal melawan Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019). Duel ini bakal jadi ajang pembuktian tim mana yang lebih kuat dalam bertahan.

Soalnya, kedua tim selama ini dikenal memiliki pertahanan solid dan tak mudah diruntuhkan.Namun Juventus, yang mulai musim ini diperkuat Cristiano Ronaldo, punya kekuatan ofensif yang lebih baik daripada Los Colchoneros.

Di La Liga 2018-2019 sejauh ini, pertahanan Atletico adalah yang terkuat dibandingkan lawan-lawannya. Pasukan Diego Simeone baru kebobolan 17 gol dalam 24 pertandingan. Sementara itu, Juventus merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi (52) sekaligus angka kebobolan terendah (15) di Serie A hingga pekan ke-24.

Atletico sedikit kesulitan di fase grup. Mereka mencetak sembilan gol dan kebobolan enam dalam enam pertandingan untuk finis sebagai runner-up Grup A di bawah Borussia Dortmund.

Juventus juga mencetak sembilan gol di fase grup, tapi anak-anak asuh Massimiliano Allegri hanya kebobolan empat, dan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup H.

Atletico dan Juventus baru pernah berhadapan dua kali, yakni di fase grup Liga Champions 2014/15. Atletico, yang waktu itu masih diperkuat Mario Mandzukic, menang 1-0 lewat gol tunggal Arda Turan di kandang sendiri dan imbang 0-0 di Italia.

Di liga akhir pekan kemarin, setelah menelan dua kekalahan beruntun lawan Real Betis dan Real Madrid, Atletico menang 1-0 lewat gol tunggal Antoine Griezmann atas tuan rumah Rayo Vallecano. Itu adalah golnya yang ke-130 untuk Atletico, membawa dia menyalip Fernando Torres sebagai pencetak gol terbanyak ke-5 dalam sejarah Atletico.

Griezmann, yang mencetak sepuluh gol dalam 11 penampilan terakhirnya, bakal jadi salah satu tumpuan Atletico untuk coba meraih hasil terbaik melawan La Vecchia Signora. Namun Griezmann tak sendirian. Dia bakal berpartner dengan eks Juventus yang baru bergabung dari Chelsea di bursa transfer Januari, Alvaro Morata.

Atletico memiliki pemain-pemain ofensif berkualitas, juga skema serangan balik yang mematikan. Namun untuk urusan sepakbola menyerang, Juventus tidak kalah dari mereka.

2 dari 3 halaman

Faktor Ronaldo

Juventus sempat kebobolan enam gol dan tanpa kemenangan dalam dua laga beruntun, yakni ketika ditekuk Atalanta 0-3 di Coppa Italia dan ditahan imbang Parma 3-3 di Serie A. Periode negatif itu sudah lewat. Buktinya adalah kemenangan dengan skor identik 3-0 atas Sassuolo dan Frosinone dalam dua laga terakhir mereka.

Kemenangan atas Frosinone di Turin akhir pekan kemarin juga ditandai dengan kembalinya duet bek sentral utama Juventus, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, dari cedera. Bonucci bahkan menyumbang satu gol untuk membantu timnya mengamankan tiga angka. Gol-gol lainnya dicetak oleh Ronaldo dan Paulo Dybala.

Dybala mencetak gol Serie A pertamanya sejak 3 November 2018. Ronaldo mencetak golnya yang ke-19 di Serie A dan mengukuhkan posisi di puncak daftar top scorer sementara.

Bagi Ronaldo, Atletico jelas bukan lawan yang asing. Selama masih memperkuat Real Madrid antara 2009 dan 2018, Ronaldo mencetak 22 gol dalam 31 penampilan melawan Atletico di semua kompetisi.

Jika ada satu pemain Juventus yang benar-benar harus diwaspadai oleh barisan pertahanan Atletico, dialah orangnya.

3 dari 3 halaman

Komposisi Pemain

Prakiraan Susunan Pemain

Atletico (4-4-2): Oblak; Luis, Godin, Gimenez, Arias; Saul Niguez, Partey, Rodrigo, Correa; Griezmann, Morata

Pelatih: Diego Simeone

Juventus (4-3-1-2): Szczesny; Cancelo, Bonucci, Chiellini, Sandro; Pjanic, Bentancur, Matuidi; Dybala; Mandzukic, Ronaldo

Pelatih: Massimiliano Allegri

Sumber: Bola.net

Dipimpin Wasit Wanita, Televisi Iran Batal Tayangkan Duel Bayern Munchen

Liputan6.com, Jakarta Bayern Munchen semakin mempersempit jarak dengan pimpinan Bundesliga, Borussia Dortmund, usai mengalahkan Ausburg 3-2, Sabtu (16/2/2019). Kemenangan ini membuat The Bavarian kini terpaut 3 poin dari Dortmund yang memimpin dengan koleksi 51 poin. 

Sayang, bagi para pendukung Bayern Munchen di Iran tidak bisa menyaksikan kemenangan atas Ausburg. Sebab stasiun televisi IRIB sebagai pemegang hak siar Bundesliga di sana tidak bersedia menayangkan pertandingan yang berlangsung di WWK Arena tersebut. 

Seperti dilansir AS, IRIB membatalkan siaran langsung Ausbugr vs Bayern Munchen karena pertandingan dipimpin oleh wasit wanita, Bibiana Steinhaus. Tayangan ini dianggap tidak sopan mengingat kostum yang dikenakan Steinhaus terlalu terbuka menurut aturan Iran. 

Steinhaus sendiri merupakan wasit wanita pertama yang memimpin pertandingan divisi utama Bundesliga. Sebelumnya, polisi wanita berusia 39 tahun itu sudah memimpin pertandingan yang mempertemukan Hertha Berlin dan Werder Bremen pada pekan ketiga. 

Kariernya diawali dari liga wanita Jerman pada tahun 1999. Pada tahun 2007, dia lalu merambah dunia pria dan masuk daftar wasit Bundesliga, September tahun yang sama. 

Selain Bundesliga, Steinhaus juga memimpin pertandingan laga final Piala Dunia wanita yang berlangsung di Jepang, 2011 dan final sepak bola wanita Olimpiade London, 2012.

2 dari 2 halaman

Sensor Logo MU

Bukan kali ini saja, televisi menyensor tayangan pertandingan sepak bola di Iran. Sebelumnya, televisi Iran juga sempat menjadi perbincangan di media sosial gara-gara menghilangkan gambar Setan membawa trisula yang menjadi logo Manchester United (MU). 

Saat menayangkan duel MU vs PSG, televisi Iran memilih menampilkan logo lama MU. Logo MU tanpa gambar setan sudah lama sekali ditinggalkan klub yang bermarkas di Old Trafford. Logo jadul itu dipakai MU tahun 1970 sebelum berganti dengan gambar setan di tahun 1973.

Kejadian yang sama juga diterapkan saat pertandingan AS Roma. Logo Roma yang bergambar serigala betina menyusui terpaksa dikaburkan (Simak selengkapnga di sini).

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Liverpool vs Bayern: Klopp Singkirkan Catatan Buruk

Liputan6.com, Liverpool – Liverpool akan menjamu Bayern Munchen di Anfield Stadium, Selasa (19/2/2019) atau Rabu dini hari WIB pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Jelang laga ini, manajer Liverpool, Jurgen Klopp punya catatan buruk.

Tercatat, Klopp sudah menghadapi Bayern Munchen sebanyak 29 kali. Eks pelatih Borussia Dortmund itu baru mengantongi sembilan kemenangan. Sisanya, berakhir dengan 16 kekalahan dan empat hasil imbang.

Namun di laga dini hari nanti, Klopp tak mau memusingkan soal catatan buruknya. Dia melihat Liverpool punya peluang meraih kemenangan atas Robert Lewandowski dan kawan-kawan.

“Saya lihat para pemain Munchen sedikit mengalami kemunduran di liga ketika Dortmund berhasil memainkan sepak bola luar biasa. Itu sebabnya saya bilang ada celah,” kata Klopp, seperti dikutip dari situs resmi Liverpool.

“Gaya main mereka berubah. Sekarang mereka dilatih Niko Kovac, tentu saja itu berbeda saat Munchen dilatih Jupp Heynckes atau Pep Guardiola. Namun, saya sudah siap beradaptasi dengan perubahan mereka,” ucap manajer Liverpool berusia 51 tahun itu, menambahkan.

2 dari 3 halaman

Bakal Habis-habisan

Klopp melanjutkan, Mohamed Salah dan kawan-kawan bakal tampil habis-habisan saat menjamu Munchen di Anfield atau bermain tandang di Allianz Arena, bulan depan.

“Kami bermain dengan semua yang tim ini miliki pada leg pertama nanti. Saya benar-benar menantikannya,” ujar pria berkebangsaan Jerman tersebut.

“Ini akan menjadi suasana yang fantastis. Mari kita bermain sepak bola dengan sangat bagus,” ucap Klopp menengaskan.

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan

03.00 WIB Liverpool vs Bayern Munchen (RCTI)

03.00 WIB Lyon vs Barcelona (BT Sport)

Saksikan video pilihan berikut ini:

Hasil Liga Jerman: Diimbangi Nuernberg, Dortmund Gagal Jauhi Bayern

NurembergBorussia Dortmund ditahan oleh tim juru kunci, Nuernberg, 0-0 dalam lanjutan Liga Jerman. Hasil ini membuat Die Borussen gagal menjauhkan diri dari kejaran Bayern Munich.

Dortmund tampil dominan saat bertandang ke markas Nuernberg di Max-Marlock-Stadion dalam pertandingan pekan ke-22 Liga Jerman, Selasa, (19/2/2019) dini hari WIB. Skuat asuhan Lucian Favre itu mencatatkan penguasaan bola mencapai 71 persen berbanding dengan tuan rumah yang hanya 29 persen.

Dortmund tercatat melepaskan 17 tembakan, di mana enam di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Nuernberg melakukan tujuh tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang Roman Burki.

Dortmund langsung tancap gas di awal laga. Mereka membuat ancaman perdana lewat Thomas Delaney pada menit ke-11. Namun usaha dari luar kotak penalti pemain asal Denmark ini memanfaatkan umpan Max Philip masih melebar dari gawang Nuernberg.

Die Borussen kembali mencoba peruntungan mereka melalui tembakan jarak jauh. Kali ini lewat Axel Witsel di menit ke-24 saat sepakannya masih mampu diamankan Christian Marthenia.

Kegemilangan Marthenia menjadi mimpi buruk bagi Dortmund di babak pertama. Ia membukukan beberapa penyelamatan untuk membuat skor tetap 0-0.

Di babak kedua, keadaaan tak banyak berubah. Tim tamu tetap tampil menyerang dan memaksa Nuernberg untuk bertahan. Namun secara intensitas serangan, peluang Dortmund cenderung menurun.

Tercatat di paruh kedua, hanya usaha Mario Goetze pada menit ke-53 yang benar-benar mengancam gawang Nuernberg. Sepakan kaki kiri mendatar pemain 26 tahun ini menyelesaikan umpan Jadon Sancho masih mampu diredam oleh Marthenia.

Ini jadi hasil imbang ketiga secara beruntun yang dipetik Dortmund di Liga Jerman. Selisih poin antara Dortmund dan Bayern pun semakin terpangkas.

Dortmund memang masih kokoh di puncak klasemen dengan 51 poin. Namun Bayern kini hanya berjarak tiga poin di peringkat kedua.

Sementara bagi Nuernberg, hasil imbang ini belum mampu mengangkat mereka dari dasar klasemen. Klub besutan Boris Shommers itu baru mengumpulkan 13 poin dari 22 laga.

(nds/cas)

5 Calon Pelatih Chelsea jika Maurizio Sarri Dipecat

Jakarta – Chelsea mendatangkan Maurizio Sarri menggantikan Antonio Conte, di awal musim ini. Eks pelatih Napoli itu diharapkan mampu membawa kejayaan bagi The Blues.

Pada awal musim, Chelsea memiliki musim yang bagus bersama Sarri. Namun, setelah kekalahan dari Tottenham di Wembley, Chelsea seperti mengalami kesulitan di semua ajang kompetisi.

Sarri juga kerap mendapat kritik karena hanya memiliki satu taktik dan menerapkannya sepanjang musim. Selain itu, banyak yang heran dengan keputusan Sarri menggeser N’Golo Kante demi Jorginho.

Kekalahan memalukan dari Bournemouth beberapa waktu lalu memberi tekanan hebat pada Sarri. Muncul banyak keraguan tentang masa depan Sarri pasca kekalahan tersebut.

Meski Chelsea baru saja menang besar 5-0 atas Huddersfield, posisi Sarri mungkin masih belum aman. Sarri berpotensi dipecat jika tidak bisa memberikan hasil yang konsisten sampai akhir musim.

Berikut ini lima manajer yang bisa dipertimbangkan Chelsea jika memutuskan memecat Maurizio Sarri pada musim panas seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 6 halaman

Frank Lampard

Frank Lampard mungkin masih belum dianggap sebagai manajer papan atas saat ini, tetapi kinerjanya saat menangani Derby County sejauh ini cukup mengesankan.

Lampard berpeluang membawa Derby promosi ke Premier League dan mereka saat juga lolos ke putaran kelima FA Cup. Gaya sepak bola menyerang Lampard telah berhasil membawa Rams ke level berikutnya.

Dalam hal pengalaman sebagai manajer, Lampard mungkin tidak akan menjadi pilihan pertama, tetapi jika ia menjadi manajer Chelsea, ia akan sangat dihormati para pemain karena statusnya sebagai legenda di klub.

Manajer seperti Zinedine Zidane, Ole Gunnar Solskjær, Pep Guardiola dan Roberto Di Matteo adalah contoh utama ketika seorang mantan pemain berubah menjadi manajer bisa menjadi jawaban bagi sebuah klub.

Meski mendatangkan Lampard akan menjadi perjudian besar, tetapi mengingat pekerjaannya di Derby dan statusnya sebagai ikon klub itu bisa berubah menjadi risiko yang layak diambil juga.

Sumber: Sportkeeda dan ditulis ulang oleh Bola.net

3 dari 6 halaman

Thomas Tuchel

Thomas Tuchel adalah manajer PSG saat ini. Ia sebelumnya pernah menangani klub raksasa Bundesliga Borussia Dortmund dan membantu mereka meraih DFB Pokal pada musim terakhirnya di klub

Rekor Tuchel di Ligue 1 juga sangat fantastis. Ia baru menelan satu kekalahan dan meraih 18 kemenangan sehingga PSG sangat kokoh di puncak klasemen dan mencetak 67 gol dari 21 pertandingan. Tuchel juga berhasil membawa PSG lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Bagi Tuchel, tawaran menangani klub Premier League seperti Chelsea akan sangat menarik. Premier League akan menjadi tempat yang bagus bagi manajer seperti Tuchel untuk menguji kemampuannya.

4 dari 6 halaman

Diego Simeone

Diego Simeone mengambil alih Atletico Madrid pada 2011 dan sejak itu ia berhasil membawa klub menjadi penantang Barcelona dan Real Madrid. Kontrak Simeone dengan Atletico Madrid akan berakhir pada tahun 2020 dan ada spekulasi bahwa ia ingin meninggalkan Wanda Metropolitano dalam waktu dekat.

Meski tidak menerapkan gaya sepak bola menyerang, Simeone punya rekam jejak yang bagus dalam hal trofi. Ia berhasil tujuh trofi dalam delapan tahun dengan anggaran transfer yang terbatas dan terus menerus kehilangan pemain kunci. Simeone juga punya reputasi yang bagus dengan pemain muda dan ia mungkin bisa mengembangkan pemain muda di Chelsea.

Karena itu, mengingat pengalamannya, rekor trofi dan situasi kontraknya di Atletic saat ini, Simeone harus dipertimbangkan oleh The Blues pada musim panas mendatang.

5 dari 6 halaman

Laurent Blanc

Laurent Blanc adalah salah satu nama yang muncul ketika Chelsea mencari pengganti Antonio Conte. Mantan manajer PSG itu sudah memenangkan empat gelar Ligue 1 dan dua Piala Liga Prancis selama waktunya di PSG dan Bordeaux.

Saat ini, Blanc sedang menganggur dan juga menjadi target Manchester United sebelum mereka menunjuk Ole Gunnar Solskjaer untuk menggantikan Jose Mourinho. Blanc juga punya pengalaman di level internasional setelah menangani tim nasional Prancis.

Mengingat pengalaman, ketersediaan dan gaya permainan menyerangnya, Blanc bisa dikatakan sebagai pengganti yang sempurna jika Sarri tidak ada di Stamford Bridge pada musim depan.

6 dari 6 halaman

Zinedine Zidane

Zidane punya reputasi yang sangat bagus di dunia sepakbola. Ia meraih kesuksesan besar sebagai pemain dan mampu mengantarkan Real Madrid memenangkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun sebagai pelatih.

Sejak meninggalkan Madrid, Zidane sekarang masih menganggur. Zidane adalah idola dari bintang Chelsea, Eden Hazard, dan jika Chelsea merekrutnya, dia bisa meyakinkan Hazard untuk tetap bertahan di Stamford Bridge.

Zidane juga berhasil mengembangkan pemain seperti Casemiro, Nacho, Marco Asensio dan Lucas Vasquez menjadi pemain kunci, sementara pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, dan Marcelo juga membawa permainan mereka ke level berikutnya di bawahnya.

Seperti Lampard, dia juga seorang tokoh besar dalam sepakbola dan dia pasti akan mendapatkan respek dari para pemain Chelsea.