Novel Bamukmin Tepis Tuduhan Tak Mau Mundur dari Caleg PBB karena Rugi

Jakarta – Novel Bamukmin membantah Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer yang mengatakan Bamukmin masih berstatus sebagai caleg dan rugi jika mundur dari pencalegan PBB. Menurut Novel hal itu sangat tidak berdasar.

“Sampai saat ini sudah jelas dari semenjak Rakornas PBB tanggal 27 Januari 2019 yang telah memutuskan bahwa DPP PBB mendukung 01 maka hari itu juga saya sudah resmi secara lisan berikrar bahwa saya bukan caleg dari PBB lagi,” ungkap Novel kepada detikcom, Sabtu (23/2/2019).

Novel mengaku belum mengundurkan diri secara administrasi, ia baru menyatakan secara lisan. Novel mengaku baru akan mengurus pengunduran diri sebagai caleg usai pemilu.
“Adapun secara adminitrasi memang saya belum mengundurkan diri dari pencalegan karena menghindarkan spekulasi antara kena sanksi atau tidak dari KPU dan secara adminitrasi saya akan urus pengunduran resmi secara tertulis dari caleg PBB setelah selesai pemilu,” ungkapnya.
Sebelumnya Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer mengatakan hingga kini Novel Bamukmin masih berstatus sebagai caleg. Kepada Ferry, Novel mengaku rugi jika mundur dari pencalegan PBB.

“Yang jelas sampai sekarang Novel masih tetap caleg PBB. Belum mengundurkan diri atau membuat surat pemunduran diri belum ada. Dan dia sendiri kemarin saya minta mundur dia bilang, ‘Rugi, Bang, kalau saya mundur’,” kata Ferry di Rumah Aspirasi, Jl Proklamasi, Menteng, Jakpus, Sabtu (23/2/2019).

Dia pun meminta Novel serius membesarkan PBB. Menurut Ferry, saat ini Novel sudah bisa menerima keputusan PBB yang mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
(yld/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Cerita Kirana Larasati yang Pakai Topi Unicorn

JakartaKirana Larasati mengunggah foto di Instagram-nya sedang memakai topi unicorn. Ada beberapa cerita tentang Kirana. Apa saja?

Kirana lahir di Jakarta, pada 29 Agustus 1987. Dia merupakan aktris Indonesia.

Berikut cerita Kirana Larasati.

1. Bintang Sinetron

Keterlibatan Kirana dalam dunia sinetron berawal dari ketidaksengajaan saat memenangkan acara untuk promosi film Eiffel I’m in Love yang diselenggarakan sebuah stasiun radio. Hadiahnya adalah makan malam bersama Samuel Rizal dan Shandy Aulia.

Kemudian Kirana ditawari untuk mengikuti casting sebuah sinetron oleh Dewi Yulia Razif, casting director PT Soraya Intercine Film. Setelah casting itu, karier Kirana makin bersinar.

Sinetron yang melambungkan nama Kirana adalah Azizah yang ditayangkan stasiun televisi swasta pada tahun 2007. Sinetron lain yang pernah dibintanginya antara lain Aku Bukan Untukmu, Benci Bilang Cinta, Kakak Iparku 17 Tahun, Pasangan Heboh, Habibi dan Habibah.

2. Pemain Film

Selain sinetron, Kirana juga bermain film. Beberapa film yang dibintanginya antara lain D’Girlz Begins (2006), Claudia/Jasmine, Gotcha, dan Perempuan Punya Cerita (2008).

3. Kehidupan pribadi

Kirana Larasati menikah dengan Tama Gandjar pada 9 Mei 2015. Dari pernikahan itu keduanya dikaruniai seorang anak bernama Kyo Karura Gantama.

Namun pernikahan itu kandas dan Kirana serta Tama resmi bercerai pada 13 Juli 2017. Hak asuh anak jatuh ke tangan Kirana.

4. Caleg PDIP

Kirana saat ini terdaftar sebagai caleg PDIP. Dia caleg dari Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

5. Unggah Foto Pakai Topi Unicorn

Terbaru, Kirana Larasati mengunggah fotonya saat memakai topi unicorn. Istilah unicorn mencuat setelah Debat Capres Putaran Kedua pada Minggu (17/2/2019). Pada Debat itu, Capres nomor 1, Joko Widodo bertanya kepada Capres nomor 2 Prabowo Subianto soal kebijakan untuk pengembangan unicorn Indonesia. Nah di Instagram-nya Kirana memakai topi Unicorn sambil duduk di sebuah kursi. Dia mendapat 7.446 like untuk postingannya itu. Namun kolom komentarnya ditutup.
(nwy/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Selain Kakak, Pelaku Incest di Lampung Juga Setubuhi Kambing-Sapi Tetangga

Lampung – Perempuan berinsial AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayahnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). YF diduga mengalami kelainan.

“Keluarga ini ada kelainan sepertinya karena adiknya ada pengakuan bahwa dia pernah berhubungan juga dengan binatang, kambing, sapi,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

“Nanti mau kami periksakan juga ke psikolog, pemerhati, kenapa keluarga ini bisa seperti ini, kita mau urut ke belakang supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi,” sambungnya.


Menurut AKP Edi, para tersangka sudah menyetubuhi korban berulang kali sejak 2018. Korban tidak kuasa melawan karena takut dan mengalami keterbelakangan mental.

“Kakaknya itu sudah menyetubuhi 120 kali dalam setahun, adiknya 60 kali. Kalau bapaknya sudah berulang kali, saya yakin sudah sering,” jelasnya.

Selain Kakak, Pelaku Incest di Lampung Juga Setubuhi Kambing-Sapi TetanggaBarang bukti yang disita dari lokasi Foto: Dok. Polres Tanggamus

Hal senada juga disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila. Pihaknya terus melakukan pendalaman agar tepat menangani kasus ini.
“Ini lagi coba kita dalami lagi karena bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” ujarnya saat berbincang dengan detikcom lewat telepon.

Menurut Ipda Dona, secara visual tidak ada keanehan dari tersangka M dan SA. Namun tersangka YF ini memang agak berbeda karena terlihat santai saat diperiksa. Saat ditanya, tidak ada penyesalan terlontar dari mulutnya telah berulangkali memperkosa kakak kandungnya sendiri.

“Memang yang nyeleneh dikit ini yang bungsu, yang kecil. Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja. Makanya kita Senin mau melakukan pemeriksaan psikologi, sudah panggil psikolog juga terkait kelakuan tiga pelaku ini,” ucapnya.
(hri/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sekjen PBB: Novel Bamukmin Masih Caleg, Katanya Rugi Kalau Mundur

Jakarta – Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Ferry Noer mengatakan hingga kini Novel Bamukmin masih berstatus sebagai caleg. Kepada Ferry, Novel mengaku rugi jika mundur dari pencalegan PBB.

“Yang jelas sampai sekarang Novel masih tetap caleg PBB. Belum memundurkan diri atau membuat surat pemunduran diri belum ada. Dan dia sendiri kemarin saya minta mundur dia bilang, ‘rugi bang kalau saya mundur'” kata Ferry di Rumah Aspirasi, Jl. Proklamasi, Menteng, Jakpus, Sabtu (23/2/2019).

Dia pun meminta Novel serius membesarkan PBB. Menurut Ferry, saat ini Novel sudah bisa menerima keputusan PBB yang mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
“Saya bilang, sudahlah ini sudah keputusan organisasi partai. Novel sebagai caleg, kader, dan anggota partai harus patuh. Ya, kan proses ini berjalan sampai sekarang, adalah proses penyadaran buat dia. Proses yang awalnya emosional sekarang bisa nerima,” tuturnya.
Diberitakan, Novel merasa dibohongi setelah partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu resmi mendukung Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019. Saat itu, Novel mengaku akan mundur dari partai dan tak akan mengampanyekan PBB lagi.

“Saya vakum terhadap pencalegan dengan tidak lagi turun untuk sosialisasi ke masyarakat,” kata Novel, Senin (28/1).
(tsa/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Luhut Sindir soal Harga Telur, Timses Prabowo Singgung Raja Impor

Jakarta – Ekonom sekaligus anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dradjad Wibowo menilai wajar kritikan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terhadap rencana capres Prabowo Subianto pangkas harga telur dalam 100 hari. Sebaliknya Dradjad menilai pemerintah tak mampu mengamankan harga pangan dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

“Harga pangan ini memang keberpihakan Prabowo-Sandi. Jadi saya maklum jika Menko Luhut menyindir, protes dan lain-lain karena, selama 4 tahun pemerintahan Presiden Jokowi tidak mampu mengamankan harga pangan,” kata Dradjad saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (23/2/2019).

“Selama 4 tahun, pemerintah tidak menunjukkan keberpihakan harga pangan yang solid seperti Prabowo-Sandi,” sambung politikus PAN itu.

Dradjad menegaskan jika Presiden Jokowi tidak bisa menekan atau menurunkan harga telur cs, maka sebaiknya ditanyakan langsung kepada Menteri Perdagangan.

“Silakan tanya pemerintah berpihak kepada siapa. Silakan cek siapa saja raja-raja impor dan mafia pangannya,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengkritik tokoh yang berjanji akan turunkan harga beras hingga telur dalam waktu 100 hari. Menurut Luhut justru yang terpenting adalah menjaga keseimbangan harga.

Luhut menegaskan jika harga bahan pangan dipaksa untuk diturunkan, maka nasib petani dan peternak justru akan tertekan.

“Orang bilang mau nurunin beras, beras diturunin beras, gula diturunin, telur murah, lah petaninya? Kalau berasnya terlalu murah ya costnya ada,” ujar Luhut dalam acara Lecture Series on Indonesia’s Maritime Diplomacy: The Current Challenges di Auditorium Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Jumat (22/2/2019).

(hek/hns)

Luhut Kritik Keras yang Janji Turunkan Harga Telur dalam 100 Hari

Jakarta – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengkritik tokoh yang berjanji akan turunkan harga beras hingga telur dalam waktu 100 hari. Menurut Luhut justru yang terpenting adalah menjaga keseimbangan harga.

Luhut menegaskan jika harga bahan pangan dipaksa untuk diturunkan, maka nasib petani dan peternak justru akan tertekan.

“Orang bilang mau nurunin beras, beras diturunin beras, gula diturunin, telur murah, lah petaninya? Kalau berasnya terlalu murah ya costnya ada,” ujar Luhut dalam acara Lecture Series on Indonesia’s Maritime Diplomacy: The Current Challenges di Auditorium Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Sebelumnya Capres nomor Urut 02 Prabowo Subianto berjanji menurunkan harga pangan. Dia berjanji akan menurunkan harga telur di program 100 hari kerja jika dia terpilih jadi presiden.

“Kita akan bekerja untuk emak-emak semuanya. Insyaallah kalau hitungan saya harga daging, harga telur, harga ayam, bisa kita turunin dalam 100 hari pertama. Harga beras saya juga feeling hitungan saya bisa kita turunkan,” tegas Prabowo di Desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Babakan Madang, Bogor, Jumat (8/2/2019).

Mau tahu isi lengkap sindiran Luhut? Baca di sini informasinya (das/hns)

TKN ke BPN Prabowo: Jurus Turunkan Harga Telur Ngapain Dirahasiakan?

Jakarta – Ahmad Muzani selaku Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merahasiakan jurus capres Prabowo Subianto menurunkan harga telur dalam waktu 100 hari. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mempertanyakan Muzani.

“Jawabnya bukan rahasia! Karena hitung-hitungan seperti itu gampang kok. Ngapain dirahasiakan? Bilang saja nggak punya program dan ‘jawabannya sudah sama, untuk apa diperdebatkan’ seperti yang disampaikan Pak Prabowo di debat, itu malah lebih elegan daripada beli kucing dalam karung,” ujar Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Jumat (22/2/2019) malam.

Irma menyarankan Prabowo ataupun cawapres Sandiaga Uno memberikan solusi yang rasional berdasarkan data kepada masyarakat. Irma memberikan contoh yang dilakukan Jokowi-Ma’ruf.
“Harusnya setiap jawaban itu beri solusi yang masuk akal, by data dan rasional. Harusnya yang dilakukan itu seperti konsep Jokowi-KH Ma’ruf: petani untung, pedagang untung, pembeli tidak dirugikan alias harga normal. Itu artinya pemerintah selain dapat menjaga stok atau persediaan, juga dapat mengontrol harga,” ujar politikus asal NasDem ini.
Muzani sebelumnya menjawab sindiran Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan yang menyindir janji Prabowo menurunkan harga beras hingga telur dalam waktu 100 hari. Muzani yakin Prabowo bisa menurunkan harga telur dalam program 100 hari kerjanya.

“Bisa itu. Itu kan jawaban dari Pak Jokowi ketika dikritik oleh Pak Prabowo tentang menekan harga sembako, harga pangan dalam konteks beras, misalnya. Masalahnya, kata Pak Jokowi, kan keseimbangan antara produsen dan konsumen,” kata Muzani di kompleks DPR, Jakarta, Jumat (22/2).

Namun Muzani masih merahasiakan jurus Prabowo menurunkan harga telur. “Ya jangan cerita dulu, menang dulu nanti baru diceritain,” ujar Muzani.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(dkp/eva)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

2 Jari Terangkat dan Permainan Gimik Fadli di Malam Munajat

Jakarta – Malam munajat di pelataran Monas berujung pada balas-berbalas politikus yang kutub politiknya berbeda. Tudingan politisasi munajat menurut Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin ditepis Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyindir karena sirik.

Tak dipungkiri, malam munajat 212 itu didatangi para tokoh politik yang erat kaitannya dengan Prabowo. Juru bicara BPN Sodik Mudjahid pun mengamininya tapi menegaskan bila hal itu tidak melanggar aturan apapun.

“Apakah salah menurut UU dan demokrasi jika dalam acara Munajat 212, peserta dan pengelolanya ada terlibat pendukung relawan 02 dan ada teriakan paslon 02? Tunjukkan di mana salahnya?” ujar Sodik.

Tak ketinggalan, dua Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah dan Fadli Zon, tampak hadir di antara para tokoh yang datang pada Kamis malam, 21 Februari 2019 itu. Keduanya bahkan semobil Toyota Crown ketika memasuki area Monas dari pintu di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Kehadiran Fadli dan Fahri tidak diam-diam. Para peserta munajat yang mengetahui langsung memanggil nama mereka, terutama Fadli.

“Pak Fadli…. Pak Fadli!” teriak sejumlah ibu menyapa.

Dari sisi kiri mobil Fadli menurunkan jendela mobilnya. Dia juga sempat menunjukkan salam dua jari. Mobil yang mengantar keduanya kemudian melaju.

Di pagi harinya yaitu Jumat, 22 Februari 2019, juru bicara TKN Abdul Kadir Karding meminta gestur Fadli diselisik. “Terkait ada pose 2 jari, saya kira Bawaslu atau Panwaslu harus melakukan penyelidikan,” ucap Karding.

Namun kolega Fadli yang turut hadir dalam acara itu, Fahri, tidak sependapat bila apa yang dilakukan Fadli dinilai sebagai pelanggaran terkait Pemilu. “Setahu saya, yang nggak boleh itu ajakan lalu menyebut nama calon,” ucap Fahri.

“Kalau menyebut nomor apa, nggak (melanggar aturan). Permainan simbolik ya. Semalam itu, misalnya, Pak Kiai bilang, ‘Tes… tes… 01 atau 02,’ dua orang teriak kan,” imbuhnya.

Selama tidak ada ajakan untuk memilih salah satu kandidat, menurut Fahri, tidak ada masalah menunjukkan simbol-simbol. Dia menyebut apa yang terjadi di Munajat 212 tidak dapat dikategorikan pelanggaran dalam pemilu.

“Itu kan permainan gimik. Sebenarnya dalam skala itu dibilang permainan yang halus,” ucap Fahri.

“Yang bermasalah itu misalnya ada ajakan seperti marilah kita coblos pasangan nomor 01, Bapak Jokowi-Ma’ruf, atau marilah kita coblos Prabowo-Sandi. Itu adalah kalau di forum nonkampanye itu nggak bagus,” imbuhnya.

Fahri menilai permainan simbol saat tahun politik seperti ini tidak bisa dihindari. Dia menyebut aturan yang harus ditegakkan adalah kampanye-kampanye yang vulgar.

“Yang perlu diatur adalah yang tidak simbolik, yang kasar yang vulgar, karena konotasi kampanye itu ya harus vulgar, kalau samar ya bukan kampanye namanya,” ujarnya.

Terlepas dari pembelaan Fahri, Fadli sejauh ini belum memberikan respons terkait tudingan-tudingan dari kubu Jokowi. Fadli sendiri diketahui aktif di kubu Prabowo sebagai anggota Dewan Pengarah BPN.

Acara munajat itu diselenggarakan oleh MUI DKI Jakarta. Dalam pernyataannya, MUI DKI menyatakan acara dengan tajuk ‘Senandung Selawat dan Zikir’ ini digelar pada tanggal ‘212’ untuk mencegah ada pihak yang memanfaatkan momentum tertentu berkaitan dengan tanggal acara. MUI DKI juga menyatakan acara ini tidak berkaitan dengan kepentingan politik tertentu.

Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini

(dhn/dkp)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kultur Gonta-Ganti Manajer Chelsea Bikin Guardiola Terkejut

ManchesterChelsea sering mengganti manajer di tengah musim saat pada era Roman Abramovich. Kultur itu membuat terkejut manajer Manchester City, Josep Guardiola.

Chelsea sedang tampil naik-turun bersama Maurizio Sarri. Dalam enam pertandingan terakhir, The Blues membukukan tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.

Karena performa seperti roller coaster itu, masa depan Sarri dispekulasikan. Memang, sejak dimiliki Abramovich, Chelsea sudah 13 kali mengganti manajer.

Manajer terakhir yang kena pecat, Antonio Conte. Italiano itu sebenarnya memberi sumbangan trofi Liga Inggris dan Piala FA.

Guardiola mengomentari kultur itu menjelang laga City melawan Chelsea pada final Piala Liga Inggris di Wembley, Minggu (24/2/2019).

“Saya terkejut saat (Antonio) Conte memenangi gelar juara dan mereka kalah satu atau dua pertandingan awal pada musim (berikutnya), lalu semua orang bilang dia akan dipecat,” kata Guardiola di Sky Sports.

“Saya bilang, ‘Wow, tapi dua atau tiga bulan lalu mereka memenangi Premier League’. Tapi menurut pendapat mengenai Sarri dan tim asuhannya selalu menilai tinggi. Saat kita melihat kembali laga melawan kami, mungkin orang-orang tak percaya pada saya, tapi mereka melakukan suatu hal yang luar biasa,” dia menambahkan.

Guardiola juga mengungkapkan perbedaan situasi musim pertamanya di City dengan yang dialami Sarri.

“Situasinya sedikit berbeda. Pada tahun pertama saya, klub tak pernah meragukan saya. Tak pernah ada kabar di media bahwa saya akan dipecat andai mereka kalah laga ini atau laga lainnya. Itu tak pernah terjadi,” kata eks manajer Barcelona dan Bayern Munich itu.

“Terkadang situasinya sulit dan butuh waktu. Musim pertama bersama Sarri juga sama. Anda butuh waktu, tapi semua orang di sini mendukung saya,” dia menambahkan.

(cas/cas)

Sinopsis Sinetron SCTV Orang Ketiga Episode Jumat 22 Februari 2019: Rangga Tenangkan Afifah yang Sedih

Liputan6.com, Jakarta Episode Orang Ketiga malam ini, Rossy juga mulai bereskan barang barangnya di meja. Saat Yuni datang lagi ke kantor. Rossy yang miris dan agak nuduh Yuni yang sebenarnya sudah tahu kalau Salman mau akuisisi perusahaan. Yuni sedih dan bilang dia betul-betul nggak tau. Rossy bilang ke Yuni yang paling kecewa adalah Aris. Karena Aris sudah kerja keras buat perusahaan dan korbankan semua.

Masih di Orang Ketiga juga, dikisahkan di tengah kegalauannya, Putra kembali bertemu Desi. Dan, Desi langsung bilang ke Putra, Yuni bisa bekerjasama terus dengan Aris harusnya Putra juga bebas kerjasama dengan Desi. Tapi Putra bilang kini tidak seperti ayahnya yang bisa membalas dendam begitu saja, apalagi pada Yuni.

Rangga di rumah. siap-siap buat besok berangkat. Afifah bantu siapkan keperluan Rangga besok sambil tetap sedih. Rangga tetap tenangkan Afifah dan minta istrinya itu jangan banyak pikiran. Yang penting jaga kandungan. Sementara Riris di dapur minta Bik Nanik besok siapkan bekal buat Rangga yang mau ke Puncak.

Riris cerita Rangga mau cari tahu soal kecelakaan Rifat. Bik Nanik malah bilang itu kan kampung dia. 

Dan, selanjutnya di Orang Ketiga….

2 dari 2 halaman

Indi Kaget dan Panik

Afifah ke rumah Aji karena mikir mau tetap baik dengan ayah mertuanya itu. Biar bagaimana pun Afifah nggak mau Aji dan suamina sampai putus hubngan.  Ini kan soal ayah dan anak. Tapi Aji tetap usir Afifah dan nggak mau ketemu. Sampai Aji kumat. Indi dan Nek Wiwiek kaget.

Afifah sedih dan pergi dulu. Indi kejar Afifah dan sok menghibur. Indi tanya kok nggak sama Rangga? Dalam hati Indi mikir kan mau minta duit sama Rangga. Tapi Afifah malah cerita Rangga lagi ke Puncak buat cari tahu soal kecelakaan Rifat yang ceritanya mencurigakan. Indi jadi kaget dan panik.