TKN Jokowi-Ma’ruf Amin Siap Bertemu 21 Dubes Uni Eropa Bahas Pemilu

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin siap menerima para duta besar negara Uni Eropa. Rencana pertemuan akan dibicarakan dalam rapat internal TKN besok.

“Insyaallah Ketua TKN (Erick Thohir) hadir memimpin rapat dan bersama-sama dalam forum Command and Control Room 9 Sekjen untuk memutuskan tanggal pertemuan penting dengan 21 Dubes UE ini,” ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Verry Surya Hendrawan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (20/1/2019).

Para dubes disebut sudah bersurat kepada TKN Jokowi-Ma’ruf terkait rencana pertemuan. TKN siap menerima masukan apabila pertemuan menyinggung pelaksanaan Pemilu 2019.

Pertemuan dubes negara UE dengan BPN Prabowo-Sandi.Pertemuan dubes negara UE dengan BPN Prabowo-Sandi. (Foto: Gerindra)

“Bila kemudian pembahasan menyinggung pelaksanaan proses Pemilu, maka tentu saja TKN Koalisi Indonesia Kerja akan menegaskan tekad di depan 21 Dubes untuk memenangkan kontestasi Pilpres dan Pileg dengan cara-cara yang amanah, jujur dan berkampanye dengan narasi positif, tanpa narasi negatif, apalagi hoax atau fitnah,” ucap Verry.
Para dubes dari negara Uni Eropa sebelumnya menggelar pertemuan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan diterima langsung oleh Ketua BPN Djoko Santoso di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Isu yang dibahas di antaranya terkait kebijakan ekonomi Prabowo-Sandi, khususnya terkait isu reformasi pajak hingga keterbukaan bagi dunia bisnis dan investasi.

Soal rencana pertemuan dengan TKN Jokowi-Ma’ruf, para dubes akan bertukar pikiran membahas kemitraan. Sebab, kemitraan antra negara-negara Uni Eropa dengan Indonesia dinilai sangat penting.

“Kemitraan Uni Eropa-Indonesia berkembang dengan pesat dan Indonesia penting bagi Uni Eropa. Sangat penting untuk tukar pikiran dengan kedua belah pihak,” ujar Duta Besar Uni Eropa HE Vincent Guerend dalam akun Twitter resminya, hari ini.
(dkp/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bukan Morata, Barcelona Segera Boyong Eks Striker Arsenal

Liputan6.com, Jakarta Barcelona sedang sibik mencari penyerang di bursa transfer Januari 2019 ini. Blaugrana ingin mendatangkan pemain depan pelapis untuk mesin gol Luis Suarez.

Pada awal Januari ini, Barcelona baru saja melepas penyerang Munir El Haddadi. Kepergian Munir membuat El Barca praktis tak memiliki striker murni lain selain Suarez. 

Dengan masih main di tiga kompetisi sekaligus, Barcelona merasa perlu adanya tambahan penyerang murni, untuk mengantisipasi jika Suarez cedera atau kelelahan.

Ada beberapa pemain yang dikaitkan dengan Barcelona untuk menjadi pengganti Munir. Mulai dari bomber Chelsea Alvaro Morata hingga mesin gol Girona Cristhian Stuani.

Media Spanyol Sport melaporkan bila Morata dan Stuani kemungkinan batal direkrut. Barcelona akan mendatangkan pemain Meksiko Carlos Vela. Kepindahan Vela ke Nou Camp tinggal selangkah lagi.

Barcelona konon sudah mencapai kesepakatan dengan klub Vela saat ini, Los Angeles FC. Pelatih Ernesto Valverde juga sudah memberi lampu hijau untuk merekrut eks pemain Real Sociedad itu.

2 dari 2 halaman

Dipinjam

Vela hanya akan dipinjam Barcelona selama semusim saja. Blaugrana baru akan mempermanenkannya jika eks pemain Arsenal itu bermain bagus selama masa peminjaman.

Sosok Vela cocok dengan karakter yang dibutuhkan Barcelona. Dia sudah mengenal La Liga dengan baik karena pernah bermain untuk Salamander, Osasuna dan Sociedad.

Vela juga takkan mengeluh jika dijadikan pelapis Suarez. Akan sangat berbahaya bila Barca merekrut pemain dengan nama besar. Sang pemain bakal sering mengeluh jika lebih banyak dicadangkan.

Nggak Tahu Soal Nikah, Ernest Sarankan Ahok Jadi Komika Saja

Jakarta – Pada 24 Januari 2019 mendatang, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dapat menghirup udara bebas selepas bebas dari penjara. Sebagai salah satu artis yang terang-terangan memberikan dukungannya pada Ahok, Ernest Prakasa merasa senang dengan kabar tersebut.

“Selamat menempuh kebebasan, buat Pak Ahok, kita tunggu apakah kembali berkiprah di politik dan kembali membuat heboh. Tapi ya serulah menyambut gembira dan sukacita bebasnya Pak Ahok,” kata Ernest ditemui di Kasablanka, Jakarta Selatan.

Meski mengaku akan menyambut dengan senang hati bila Ahok bakal kembali berkiprah di pemerintahan, namun Ernest Prakasa mengerti apabila Ahok ingin beristirahat dari kancah politik. Ia bahkan menyarankan Ahok agar menjadi komika seperti dirinya.

“Gue rasa beberapa tahun terakhir cukup melelahkan buat beliau. Smeoga ketika keluar bisa istirahat, bisa menikmati hidup dululah, atau jadi stand up comedy-an ajalah” ungkapnya.

Bila bisa berandai-andai, Ernest mengungkapkan keinginannya agar Ahok dapat mendapatkan kursi di kabinet yang baru. Sebab ia melihat sosok mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai sosok yang mampu menjalankan tugas tersebut.

“Kalau Pak Ahok masih dipercaya sama Pak Jokowi, misalnya, atau siapapun presidennya nanti, sebenarnya beliau sebagai birokrat yang berpengalaman. Gue rasa ada aja posisi untuk dia karena dia pernah menjadi kepala daerah,” tutur Ernest.

“Misalnya di DKI dia terkenal membenahi birokrasi, apakah menjadi Menteri Aparatur Negara misalnya. Mungkin nanti presidennya yang lebih tahu,” sambungnya.

Disinggung mengenai isu Ahok akan menikah setelah keluar dari penjara, sutradara dan pemain ‘Cek Toko Sebelah’ ini mengaku enggan berkomentar.

“Gosip-gosipnya mau menikah juga, nggak tahulah,” ucap Ernest menanggapi kabar Ahok akan menikah 15 Februari ini dengan Puput Nastiti Devi.
(srs/kmb)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Jualan Xpander Kalah dari Avanza, Mitsubishi Santai

Jakarta – PT Toyota Astra-Motor baru meluncurkan New Avanza dan Veloz 2019, untuk pabrikan penyegaran merupakan cara untuk terus eksis berjualan di pasar otomotif. Salah satu kompetitornya, Xpander juga terus melakukan strategi untuk mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia.

Bila berkaca pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) selama periode Januari-Desember 2018, memang Avanza masih menjadi nomor wahid. Tercatat sebanyak 82.167 unit Avanza terjual.

Sementara Xpander dalam 12 bulan kiprahnya di industri otomotif Indonesia berhasil merangsek ke tempat kedua mobil terlaris di bawah Avanza. Total 75.075 unit Xpander terjual.

Xpander di beberapa bulan tahun 2018 sempat menyerang Avanza dengan menjadi mobil terlaris. Tapi pada setahun penuh, titel mobil terlaris di Indonesia direbut Avanza.

Menanggapi hal ini Director of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Michimasa Kono mengatakan tidak melulu menjadi nomor satu, yang paling penting adalah kepuasan konsumen.

“Xpander masih di posisi 2 di kelas MPV di bawah Toyota. Bukan menjadi yang pertama yang terpenting tapi kepuasan konsumen dan memenuhi kebutuhan mereka,” ungkap Kono saat grand launching diler penjualan atau 1S di Wisma Keiai, Jl. Jend Sudirman Kav 3-4, Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/01/2019).

“Kami senantiasa berkomitmen untuk membahagiakan konsumen melalui produk kami. Tidak hanya di segmen penumpang tapi juga di segmen niaga. Kepuasan dan kebahagiaan kostumer menjadi yang utama, maka ada aktivitas lain seperti Tons of Real Happines,” tambahnya.

Lebih lanjut Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengatakan sebenarnya Xpander lebih mendominasi penjualan LMPV karena hanya mengeluarkan varian mesin 1.5.

“Persaingan Xpander dengan Avanza tidak selalu sama yakni segmentasi kita di middle high 1.5 lebih mendominasi. Kalau di sisi middle low 1.3 mereka lebih unggul, aftersales juga sangat penting,” ujar Kuncoro.

Untuk menambah jaringan konsumen, saat ini Mitsubishi tengah membangun jaringan diler yang tersebar di wilayah Indonesia. Saat ini sudah tersedia 124 diler dari target 143 hingga Maret 2019. (riar/rgr)

PSSI Boleh Terima Uang Iuran dari Anggota

Liputan6.com, Jakarta – Anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa gembira dengan gerak cepat Satuan Tugas (satgas) Anti Mafia sepakbola dalam menertibkan para terduga pelaku pengaturan skor di lapangan hijau. Ini disebutnya bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas sepak bola di tanah air.

“Saya pribadi melihat, gerakan satgas anti mafia sepakbola ini menuju ke arah positif,” kata Gusti seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Beragam kasus pengaturan skor membuat beberapa anggota PSSI tersandung hukum. Banyak pihak menilai, antara PSSI dan anggota terjadi transaksi pengaturan skor.

Menanggapi kecurigaan ini, Gusti meminta masyarakat berpikiran positif. Sebab, sesuai statuta, PSSI boleh menerima iuran dari para anggota di semua level dari tingkat asosiasi kecamatan sampai provinsi.

“Dalam statuta, PSSI boleh memungut iuran kepada anggota ,sebagai uang pendaftaran, penyelanggaraan turnamen, kursus-kursus kepelatihan dan wasit yang digelar anggota PSSI,”ujar mantan Asprov PSSI DKI Jakarta ini.

Meski begitu, dia tak sepakat sepak bola Indonesia berada dalam kondisi darurat pengaturan skor. Sebab, banyak pertandingan berakhir dengan skor murni.

“Karena belum tentu, semua skor pertandingan diatur. Semua kembali kepada individu masing-masing. Kalau memang terlibat, aparat harus bertindak dan pelaku harus mempertanggung jawabkan di depan hukum,” ujar mantan aktor sekaligus pengacara ini.

2 dari 2 halaman

Ditentukan Kongres

Dalam Pasal 71 statuta PSSI tertulis, Kongres PSSI bakal menentukan nilai iuran tahunan anggota setiap 2 tahun sekali berdasarkan rekomendasi Komite Eksekutif. Jumlah iuran keanggotaan untuk semua anggota sama dan tidak lebih dari Rp 10 juta.

Kemudian, dalam pasal 73 tertulis, PSSI boleh memungut iuran sekaligus menetapkan iuran kepada anggota bila berniat menggelar pertandingan tertentu dengan monitor PSSI.

Dalam pasal 68 Statuta PSSI; terdapat tiga macam sumber pendapatan PSSI secara khusus antaralain; iuran tahunan keanggotaan, penerimaan hak dari pemasaran (marketing) di mana telah menjadi kewenangan PSSI, denda dari Komisi Disiplin PSSI sesuai ketetapan dari Komite Eksekutif PSSI. Terakhir, iuran dan penerimaan lain sesuai dengan tujuan PSSI.

Kejam, Pegawai China Merangkak di Jalan Gara-Gara Gagal Capai Target

Liputan6.com, Shandong – Perusahaan di China tampaknya tidak lelah menjadi sorotan dunia akibat kekejaman mereka. Kali ini, sebuah perusahaan memerintahkan pegawai merangkak karena gagal penuhi target akhir tahun.

Dilansir dari South China Morning Post, perusahaan asal Shandong itu menyuruh sekitar delapan pegawai, pria dan wanita, untuk merangkak di jalan raya. Seorang pria tampak berdiri di depan membawa bendera.

Para pegawai wanita tampak menundukkan kepala mereka ketika menjalani humiliasi tersebut. Hukuman tak berperikemanusiaan itu akhirnya berhenti setelah pihak berwajib melakukan intervensi.

Pegawai di China dihukum merangkak akibat tak capai target. Dok: South China Morning Post

Perusahaan kabarnya ditutup sementara akibat kasus ini. Para warganet Tiongkok pun turut marah dan menyayangkan para pegawai yang mau saja menjalani hukuman ini.

Tindakan kejam pada pegawai di negara komunis China adalah sesuatu yang berulang terjadi. Sebelumnya, pernah ada ksus pegawai disuruh merangkak di jalan demi “menginspirasi” pegawai. Para pengguna jalan pun sampai berupaya menghentikan kejadian itu.

Ada pula kasus pegawai dipaksa makan kecoa dan minum air seni karena perkara target penjualan. Akibatnya, tiga manajer masuk bui.

Pada 2017, pernah pula ada kasus pegawai yang disuruh saling menampar demi memperkuat kerja sama tim di sebuah acara perusahaan, dan kasus lain beredar video pegawai wanita menampar para pegawai laki-laki yang performanya tidak baik.

Urusan Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan isu yang kurang mendapat perhatian di pemerintah komunis China. Akibatnya, hak para pegawai pun menjadi ikut terkena imbasnya.

2 dari 2 halaman

Pegawai Dipaksa Makan Kecoak Bila Tak Capai Target

Satu lagi kekejaman yang terjadi di dunia kerja Tiongkok. Para pegawai di sebuah firma perumahan di Zunyi, Provinsi Guizhou, ketahuan menghukum pegawai dengan cara menyuruh makan kecoak dan hukuman tidak manusiawi lainnya.

Dilansir Yahoo News, sebuah video beredar di media sosial Weibo menunjukkan pegawai perusahaan tersebut yang gagal mencapai target harus dihukum, di antaranya dengan makan kecoak dan minum air kencing. Video dilengkapi dengan hashtag “pegawai-pegawai yang gagal mencapai target dipaksa minum air kencing.” 

Ritual hukuman dilakukan secara ramai-ramai. Mereka meminum air kencing dari sebuah gelas, dan dalam video juga terdapat pegawai pria berdiri tanpa mengenakan baju di tengah ruangan, sembari dicambuk dengan ikat pinggang oleh pria lain.

Kumpulan screenshot berisi ancaman para manajer terhadap para pegawai juga turut beredar. Tertulis di sana bermacam hukuman jika pegawai tidak mencapai target perusahaan.

“Jika capaian penjualan tidak terpenuhi di akhir bulan ini, ketua tim harus memakan tiga kecoak untuk setiap penjualan yang gagal,” tulis salah satu pesan itu. Hukuman lainnya adalah minum cuka atau air toilet, menjual kondom dan pembalut di jalanan, dan kepala digundulkan.

Warganet Tiongkok mempertanyakan kenapa para pegawai tidak keluar saja. Seorang pegawai menyebut gaji mereka masih menunggak dua bulan dan mereka khawatir pesangon akan dikurangi.

Tiga manajer sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Namun, hukumannya sangat singkat. Dua orang dipenjara selama 10 hari dan satu manajer lagi dipenjara 5 hari.

Ini bukan kabar pertama menyangkut kebrutalan hukuman pegawai di negara komunis Tiongkok. Sebelumnya, pegawai dipaksa saling menampar dan merangkak karena urusan target penjualan.

Minta Santri Melek Usaha, Sandiaga: Wis Wayahe Jihad Ekonomi

Sidoarjo – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta agar para santri masa kini melek usaha. Dengan begitu mereka tak lagi mencari kerja, tetapi justru menciptakan lapangan kerja.

“Enam puluh persen santri jika diberikan pelatihan, pendampingan dan permodalan bisa menciptakan lapangan kerja,” kata Sandi saat hadir di acara Pemberdayaan Ekonomi Umat ala Millenials, Santri Melek Usaha di Desa Pepe Legi, Waru, Sidoarjo, Sabtu (19/1/2019).

Perlunya santri melek usaha adalah karena bagi Sandi, sudah saatnya Indonesia berjihad di bidang ekonomi. Sebab bila dibiarkan terus, kondisi perekonomian dewasa ini kian memberatkan hidup masyarakat. Terlihat dari harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi dan sulitnya mencari pekerjaan.


Langkah nyata juga telah digagas oleh Sandi lewat program OK OCE miliknya. Menurutnya, OK OCE sudah bergerak untuk mendampingi dan memberikan pelatihan kepada para santri.

“Gerak OK OCE bersama BKSN akan membuat santri melek usaha. Jika mereka terus diingatkan untuk menciptakan lapangan kerja, ketimbang mencari kerja, saya yakin 60 persen santri bisa menjadi santripreneur-santripreneur baru. Kami juga punya program magang untuk santri sampai ke luar negeri,” tambah Sandiaga.

Salah satu peluang yang bisa diambil ketika Indonesia melakukan jihad ekonomi didasarkan pada fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Menurut Sandi, sudah seharusnya Indonesia menjadi pusat industri halal dunia.

“Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan. Indonesia masih nomor lima. Ini adalah potensi besar bagi kita dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Saya akan openi (kelola, red) betul pesantren,” tekadnya.

“Republik ini punya utang besar pada pesantren. Pesantren Insyaallah akan kami jadikan kawah candradimuka pemimpin bangsa ini dan mencetak para santri yang menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja,” tambahnya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Penjelasan Yusril soal Abu Bakar Ba’asyir Tak Mau Teken Ikrar NKRI

Jakarta

Yusril Ihza Mahendra menuturkan isi pertemuannya dengan Abu Bakar Ba’asyir di LP Gunungsindur. Ba’asyir berbicara soal tak mau mengambil opsi pembebasan bersyarat yang mengharuskan napi meneken surat ikrar setia NKRI.

“Syarat bebas bersyarat antara lain setia kepada Pancasila. Ustaz Abu menyatakan saya nggak mau teken dan lebih memilih dalam tahanan sampai dengan penjara selesai,” ujar Yusril dalam jumpa pers bersama Tim Pengacara Muslim (TPM) di The Law Office of Mahendradatta, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1/2019).

“Ini lah materi masalahnya (untuk bebas bersyarat, red). Kawan-kawan sudah berusaha agar bisa keluar dan kami menghargai pendapat Beliau (Ba’asyir). Mengenai ini, kemarin pun saya ketika datang, ustaz Abu menyatakan hal sama, ‘saya kalau disuruh bebas bersyarat suruh tanda tangan setia Pancasila’. Karena dia hanya setia kepada Allah dan patuh kepada Allah,” sambung Yusril.

Bila mekanisme ini diambil, Ba’asyir sudah berhak bebas bersyarat pada 13 Desember 2018. Yusril kemudian mencari jalan keluar agar Ba’asyir bisa bebas tanpa syarat. Yusril juga mengaku berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya bilang gimana kalau kita cari jalan keluar dari ini. Kemudian kita cari jalan keluar apalagi usia sudah uzur,” terang Yusril.

Hingga akhirnya, Jokowi setuju dengan rencana pembebasan Ba’asyir tanpa syarat. Yusril menyebut presiden bisa mengesampingkan peraturan menteri.

“Jadi cari jalan keluar, ini namanya bebas bersyarat tapi ini kan bebas bersyarat ada suratnya. Kalau kita lunakkan bagaimana? Apalagi Ba’asyir sudah bilang kalau memang harus taat Pancasila (yang) sejalan dengan Islam, kenapa tidak taat pada Islam saja,” tuturnya.

Yusril menegaskan, presiden bisa mengambil kebijakan di atas peraturan menteri terkait pembebasan Ba’asyir tanpa syarat.

“Sekarang presiden ambil alih, presiden punya kebijakan. Kebijakan saya ini dibebaskan, artinya dia menyampingkan peraturan menteri. Peraturan Menteri itu dari dari segi hukum adalah aturan kebijakan, karena di aturan kebijakan yang tertinggi pengambilan kebijakan adalah presiden, kalau presiden mengesampingkan, ya selesai,” terang Yusril.

Soal pembebasan tanpa syarat ini, Yusril menegaskan Jokowi mempertimbangkan alasan kemanusiaan.

“Pertimbangannya adalah kemanusiaan dan penghormatan pada seorang ulama,” ujarnya.

Saksikan juga video ‘Yusril dan Jokowi Rembukan Permudah Syarat Abu Bakar Ba’asyir’:

[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fjp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kebahagiaan Keluarga di Nganjuk Jika Benar Ahok Nikahi Puput

Nganjuk – Meski belum ada yang memastikan, kabar pernikahan Bripda Puput Nastiti Devi dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada 15 Februari mendatang disambut gembira keluarga di Nganjuk.

“Senang dong Pasti datanglah kalau nanti betul menikahkan Puput. Ada dua saudara dekat ayah Puput, saya dan kakak saya,” ungkap Sunarwatik, budhe Puput kepada detikcom, Sabtu (19/1/2019).

Hal senada juga disampaikan suami Watik, Sucipto. “Pasti senanglah mas keluarga di Nganjuk. Semua orang tahu siapa Ahok,” sahut Sucipto.


Di mata mereka, Ahok bukan hanya sosok yang terpandang sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta. Ahok pun dikenal memiliki banyak pengagum karena kebijakan-kebijakannya semasa menjabat, kendati saat ini masih dibui.

“Siapa sih yang tidak kenal Ahok. Orang tua itu mana yang terbaik saja doanya. Dan pak Ahok sendiri bukan orang yang biasa,” tutur Watik.

Tetangga Watik pun rata-rata sudah mendengar tentang kabar ini. Mereka juga mengaku gembira bila kabar itu benar adanya.

“Saya ke pasar saat belanja pun sudah pada heboh ditanya soal pak Ahok. Dan mereka intinya juga sangat senang jika pak Ahok jadi menikah dengan keponakan saya,” celotehnya.

“Pada intinya keluarga di Nganjuk selalu mendukung apa yang terbaik untuk Puput dan Ahok jika memang benar akan menikah setelah bebas nanti. Keluarga di Nganjuk menilai sosok Ahok adalah orang yang bijaksana,” lanjutnya.

Namun Watik kembali menegaskan jika pernikahan itu benar terjadi maka tidak mungkin diselenggarakan di Nganjuk.

“Kalau di Nganjuk tidak mungkin ya pak,” kata Watik sambil menoleh ke arah suaminya.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Harry Kane Cedera, Tottenham Mainkan Dele Alli seperti Lionel Messi

Liputan6.com, London – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, yakin punya opsi penyerang kendati Harry Kane absen. Pochettino siap menjadikan Dele Alli sebagai penyerang dengan posisi yang mirip bintang Barcelona, Lionel Messi.

Harry Kane dipastikan menepi hingga Maret setelah mengalami cedera ligamen pergelangan kaki saat dikalahkan Manchester United pada pekan lalu. Alli akan jadi penyerang dadakan.

Pochettino melihat bagaimana cara Barcelona menggunakan Lionel Messi sebagai penyerang tengah. Selain itu juga ada pergeseran posisi Eden Hazard di Chelsea. Dia meyakini Dele Alli cocok bermain sedikit ke depan. Situasi ini tak terhindarkan mengingat striker lainnya, Son Heung-min juga harus meninggalkan Spurs untuk membela Korea Selatan di Piala Asia.

Pemain asal Spanyol, Fernando Llorente adalah satu-satunya penyerang yang saat ini tersedia di skuat Tottenham. Pelatih asal Argentina tersebut terpaksa memutar otak.

Tottenham akan berhadapan dengan Fulham pada Minggu (20/1/2019). Pochettino menegaskan bahwa dirinya dapat membentuk ulang timnya bila diperlukan dan setelah menyaksikan Lionel Messi bemain sebagai “false nine” untuk Barcelona saat mengalahkan Levante di Copa del Rey, Kamis lalu.

2 dari 3 halaman

Opsi Lain

“Kemarin saya menonton Barcelona dan penyerang mereka adalah Leo Messi,” kata Pochettino dilansir Telegraph.

Lucas Moura yang sesungguhnya bisa jadi opsi lain di lini depan Spurs juga harus absen karena belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut.

“Anda memainkan Llorente, Dele Alli, Erik Lamela dan Anda bisa memainkan (pemain muda) Kazaiah Sterling, Troy Parrott, saya tidak tahu. Anda dapat memainkan banyak, banyak pemain. Anda tidak harus bermain dengan satu penyerang tertentu,” terang Pochettino.

3 dari 3 halaman

Seperti Hazard

“Lihat, Chelsea bermain melawan kami dengan Hazard sebagai striker, ketika Giroud berada di bangku cadangan dan Morata tidak masuk dalam skuat mereka,” bebernya.

Saksikan video menarik di bawah ini