Rebut MotoGP Austin, Alex Rins Bicara Kans Jadi Juara Dunia

Jakarta Kepercayaan diri pembalap Suzuki, Alex Rins meningkat usai menjuarai MotoGP Austin. Rins finis pertama usai memenangi duel dengan Valentino Rossi di Circuit of The Americas (COTA), Senin (15/4/2019) dini hari WIB.

Banyak pihak yang menyebut kemenangan Rins juga dipengaruhi jatuhnya Marc Marquez pada tikungan ke-12 saat dia memimpin balapan. Namun, Rins menyebut ia layak bersaing dan optimistis meraih titel juara dunia.

“Saya berjuang melawan pembalap-pembalap kuat dan saya merasa bisa bersaing. Anda harus bekerja keras untuk menang dan saya akan melakukan segalanya untuk itu. Memang tak akan mudah karena level MotoGP sangat tinggi tapi kami berada di trek yang benar dan harus kami lanjutkan,” kata Rins.

Alex Rins juga menyebut semakin nyaman dengan motornya. Ia menilai hal itu faktor yang penting ketika naik podium di Austin.

“Kami punya motor yang sangat stabil dan beradaptasi dengan baik di trek, saya merasa kuat dan sensasinya bagus. Kami bisa mengambil langkah besar kedepan dan jujur memang saya berpikir ni saatnya kami menang,” kata pembalap Spanyol berusia 23 tahun itu.

Rins segera fokus menghadapi MotoGP Spanyol. Ia mengaku sangat fokus dan tidak mau terlena dengan kemenangannya di Texas.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di Jerez, tapi saya senang menang di Austin. Saya berterma kasih kepada tim. Mereka menyanyi Taki Taki saatsaya naik podium.

Sumber: Gpone/Bola.com

Duel Seru Valentino Rossi dengan Alex Rins di Austin

Zidane Bicara Masa Depan Toni Kroos di Real Madrid

Madrid – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane bicara soal masa depan Toni Kroos. Dia mengatakan Kroos sebagai pemain penting, namun dia tak bisa menjamin masa depan Kroos di Madrid. 

Gelandang timnas Jerman itu santer disebut bakal angkat kaki dari Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim panas tahun ini. Toni Kroos menjadi satu di antara beberapa nama yang masuk daftar jual Real Madrid.

Nantinya, dana hasil penjualan Kroos bakal digunakan Real Madrid untuk membeli sejumlah gelandang baru. Los Blancos santer disebut ingin menebus Paul Pogba dari Manchester United, gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, atau Eden Hazard yang saat ini masih berseragam Chelsea.

Sejumlah klub elite Eropa siap menampung pemain 29 tahun tersebut. Manchester City dan Manchester United merupakan dua klub yang paling serius menginginkan jasa Kroos.

“Toni adalah pemain kunci. Dia sudah lima tahun di Real Madrid dan telah melakukan hal-hal hebat. Dia pemain hebat yang membawa ketenangan. Saya selalu menyukainya,” kata Zidane.

“Semua orang berbicara tentang Toni, dan pemain lain, terkait apakah saya menginginkannya atau tidak. Setiap pemain itu bagus dan penting. Akan ada perubahan di Real Madrid tetapi tidak sekarang, melainkan pada akhir musim,” lanjutnya.

Bicara Industri Digital, Sandiaga Ceritakan Milenial Rahman

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno berbicara tentang industri digital. Sandiaga pun menceritakan milenial bernama Rahman yang menggunakan teknologi di industri pertanian.

“Saya teringat cerita dari Rahman, anak muda milenial. Dia menggunakan teknologi di industri pertanian. Dan di DKI, perusahaan BUMD di DKI Food Station memilih beras bagi milenial-milenial yang sekarang masuk ke industri pertanian,” kata Sandiaga saat debat kelima capres-cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Sandiaga ingin Rahman menjadi contoh bagi generasi muda lainnya, sehingga anak-anak muda mampu bersaing dan berperang di industri Indonesia yang semakin maju dengan teknologinya ini.
“Banyak yang mengatakan milenial ini pasti akan ke kota meninggalkan pedesaan. Tapi banyak sekali milenial seperti Rahman. Bersama Prabowo-Sandi, kita akan ciptakan Rahman-Rahman baru. Rahman-Rahman baru di seluruh Indonesia. Kita harus mampu anak-anak muda ini dengan teknologi digital, teknologi yang berkaitan dengan pertanian, mekanisasi, mereka bisa meningkatkan produktivitas sektor pertanian kita,” tuturnya.

Kendati demikian, Sandiaga mengatakan hal itu tidak bisa serta-merta dilakukan tanpa diimbangi harga bahan pokok yang bisa dijangkau oleh masyarakat.

“Jangan terus kita akhirnya harus dibulan-bulani dengan harga bahan pokok yang mahal,” kata Sandiaga.

Sandiaga yakin dengan satu per satu mewujudkan hal tersebut, Indonesia akan menjadi bangsa dan negara yang kuat, baik secara ekonomi, pangan, maupun industri.

“Pada satu saat kita harus bermimpi bisa mengekspor pangan, sudah saatnya, wis wayahe. Indonesia harus menjadi kekuatan ekonomi pangan, dan kekuatan energi dunia,” pungkasnya.
(mae/van)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bicara Peran Emak-emak, Prabowo Contohkan Megawati

Jakarta – Capres Prabowo Subianto menjawab soal strategi agar partisipasi dan perlindungan terhadap perempuan semakin meningkat. Menurut Prabowo, selama ini partisipasi perempuan di Indonesia cukup menonjol.

“Saya berpendapat bahwa partisipasi perempuan dalam kehidupan bangsa dan negara sangat penting, vital, dan sebetulnya sudah sangat menonjol,” ujar Prabowo saat debat kelima capres-cawapres, di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Prabowo kemudian menyontohkan peran presiden perempuan pertama yang dimiliki Indonesia, yakni Megawati Soekarnoputri. Selain itu, dia juga menyontohkan peran perempuan, khususnya emak-emak dalam Pilpres 2019.
“Kita sudah pernah memiliki presiden perempuan. Dan sekarang dalam pemilihan kampanye kami ini peran emak-emak sangat besar, sangat-sangat besar,” katanya.
Karena itu, Ketum Partai Gerindra itu meyakini, dalam pemerintahannya kelak kebijakan yang berpihak pada perempuan akan lebih banyak. Sebab, akan banyak perempuan yang berperan dan terlibat.

“Dengan demikian, dengan peranan mereka yang sangat besar, pasti kebijakan-kebijakan UU pasti akan benar-benar mencerminkan kepentingan mereka. Mau tidak mau. Karena mereka sangat menentukan kehidupan kesejahteraan, sosial dan politik kita,” tutur Prabowo.
(mae/van)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bicara Mark Up, Prabowo: Jembatan Rp 100 M Dibilang Rp 200 M!

Jakarta – Capres Prabowo Subianto berbicara soal mark up atau penggelembungan nilai proyek. Dia memberi contoh soal pembangunan jembatan.

Prabowo awalnya berbicara soal Pancasila sebagai landasan negara. Baginya, Pancasila jika ditegakkan secara penuh, akan menjamin keberhasilan negara ini.

“Kita mau hidup damai, tapi kita mau hidup secara Pancasila, kita mau hidup dengan kehormatan, kita mau hidup dengan demokrasi, kita mau hidup dengan keadilan sosial. Hanya keadilan, demokrasi, persatuan dan tentunya ketuhanan,” ujar Prabowo di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

“Hanya itu yang bisa menjamin negara kita berhasil. Kita mau menjamin dan berhasil. Kita harus hidup sebagai bangsa yang berhasil, bukan bangsa yang gagal,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan melihat kecenderungan demokrasi saat ini bisa diatur-atur. Dia mengatakan bangsa ini sebaiknya mengoreksi diri.

“Jadi saudara-saudara, kalau ada anggapan bahwa demokrasi bisa diatur-atur dan ini saya lihat ada kecenderungan di bangsa kita. Kita harus koreksi diri. Ada budaya curang di bangsa kita ini. Harus jujur. Benar tidak?” ucapnya.

Ketum Partai Gerindra itu lantas memberi contoh budaya curang tersebut. Dia berbicara soal ujian sekolah yang kadang menurutnya sudah bocor soalnya.

“Bagaimana coba kita lihat sepakbola nasional. Kita tahu sama tahu, banyak pertandingan belum mulai, kita sudah tahu golnya berapa. Betul?” sebut Prabowo.

Eks Danjen Kopassus itu meminta budaya itu dikurangi karena mendorong suasana korupsi. Di sinilah dia memberi contoh soal mark up anggaran pembangunan jembatan.

“Proyek dibuat-buat, proyek di-mark up, digelembungkan. Jembatan Rp 100 miliar dibilang Rp 200 miliar. Ini yang namanya perampokan. Jadi kalau saya bicara gini ada yang tanya mana buktinya. Buktinya ada di KPK, di BPK, di mana-mana,” sebut Prabowo.
(gbr/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cak Nun Bicara Hukum Tuhan di Peringatan 2 Tahun Teror Novel

Jakarta – Kehadiran Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan jemaah Maiyah menutup peringatan 2 tahun teror terhadap Novel Baswedan. Dalam Sarasehan Budaya itu, Cak Nun bicara tentang adanya hukum tuhan.

“Minimum yang bisa kita lakukan sekarang adalah, ada hukum macam-macam loh di dunia. Ada hukum Tuhan, ada hukum negara, yang tidak pernah kita kerjakan hukum Tuhan itu,” kata Cak Nun di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2019).

Cak Nun mengatakan, hukum tuhan itu selalu dijunjungnya selama ini. Dia juga mengajak setiap unsur di KPK memakai hukum tersebut.

“Nah saya kan hidupnya pakai hukum Tuhan terus di mana-mana. Jadi dulu saya melawan Pak Harto, melawan siapapun, dari dulu saya tidak apa-apa karena saya pakai hukum Tuhan,” ucapnya.

Paling tidak kita sekarang pakai itu lah di KPK. Saya minta Teman KPK untuk wiridan khusus untuk teman-teman di KPK selamat. Mereka dilindungi Tuhan, mereka terus punya etos kerja dan daya juang yang tidak berhenti untuk menjaga Republik Indonesia dari pencurian korupsi,” imbuhnya.

Dia juga mengaku sangat mendukung KPK di era kepemimpinan Busyro Muqoddas. Namun dukungan itu sempat surut dan sekarang kembali muncul.

“Saya melihat ‘oh di jaman Pak Busyro saya full membantu,’ Pak Busyro turun saya mulai tidak intens lagi. Kemudian ada beberapa hal yang membuat saya ragu ke KPK. Tapi akhir-akhir ini saya mulai mengenal lagi KPK yang dulu saya kenal,” ucapnya.

Dalam Sarasehan itu, kehadiran Maiyah yang didominasi kalangan muda itu sudah mulai tampak sejak pukul 19.30 WIB. Mereka memenuhi halaman depan gedung KPK sebelum Sarasehan dimulai.

Selain Cak Nun, Sarasehan ini juga dihadiri Najwa Shihab dan Novel Baswedan. Najwa sempat membacakan puisi sebelum pengajian bersama Cak Nun dimulai.
(abw/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Temui Driver GoJek, Jokowi Bicara Pemerintah Dukung Ekonomi Digital

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan para driver ojek online GoJek di Ancol. Pertemuan tersebut berlangsung dalam acara Mitra Juara GoJek 2019.

Jokowi tiba di lokasi acara malam penganugerahan Mitra Juara GoJek 2019 di Ecovention Park, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (11/4/2019) pukul 20.00 WIB. Kehadiran Jokowi disambut antusias oleh para mitra GoJek, mulai dari driver go-ride hingga mitra go-food.

Kehadiran Jokowi disambut langsung oleh Founder and CEO Global Gojek Indonesia Nadiem Makarim. Sebelum duduk, Jokowi menyapa dan bersalaman dengan para mitra GoJek.

Dalam sambutannya, Nadiem mengatakan acara yang diadakan tersebut untuk mengapresiasi para mitra GoJek. Nadiem menyebut para pemenang Mitra Juara GoJek adalah pahlawan.

“Gojek hari ini memberikan penghargaan kepada mitra kami pada acara Mitra Juara Gojek 2019. Mereka adalah pahlawan di era industri 4.0,” kata Nadiem.

Sementara itu, dalam sambutannya Jokowi mengatakan dalam 4,5 tahun terakhir ini pemerintah telah bekerja keras mendukung ekonomi digital. Ada tiga hal pokok untuk mendukung ekonomi digital tersebut.

“Pertama penyediaan infrastruktur digital baik lewat broadband kecepatan tinggi termasuk Palapa Ring yang kita harapkan akan selesai 100 persen di pertengahan tahun 2019. Kedua, kita juga mengerjakan yang namanya penciptaan ekosistem yang mendukung iklim usaha yang nyaman bagi ekonomi digital. Dan ketiga, kita mulai membangun kualitas SDM di digital. Kita juga minta perusahaan yang sudah maju untuk dukung anak muda untuk go online dan adopsi teknologi digital,” jelas Jokowi.
(jor/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Di Banyuwangi Luhut Bicara Tentang Pentingnya Teknologi dalam Entrepreneurship

Liputan6.com, Jakarta Para santri dan ulama dari Pondok Pesantren Darussalam Blok Agung, Kecamatan Tegalsari dan Ponpes Mabadi’ul Ihsan Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari mendapat kunjungan dari Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Kamis (11/4). 

Pada pertemuan tersebut Luhut mengajak santri melengkapi ilmu agama dengan pengetahuan teknologi, untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.

Luhut mengatakan salah satu profesi menjanjikan untuk kaum muda ada dibidang teknologi. Misalnya dengan bertumbuhnya startup yang memiliki valuasi triliunan rupiah. Di Indonesia sendiri ada empat startup unicorn dengan valuasi di atas Rp4 triliun.

“Kami ingin generasi muda pondok pesantren di Banyuwangi juga bisa ikut menjadi startup baru. Dengan dasar keilmuan agama yang sudah kuat, dipadukan dengan kemampuan teknologi pasti akan menghasilkan sesuatu yag dahsyat,” kata Luhut.

Luhut mencontohkan, seperti startup Warung Pintar yang ide awalnya sangat sederhana, yaitu ingin mengembangkan warung rakyat dengan memanfaatkan teknologi modern, sekaligus menawarkan kemudahan, kecepatan. Hasilnya cukup sukses saat ini sudah ribuan warung rakyat yang berkolaborasi dengan Warung Pintar. Salah satunya juga berkembang di Banyuwangi.

“Apalagi, Banyuwangi sudah menjadi daerah yang maju. Bahkan daerah ini juga sangat melek teknologi bahkan berkolaborasi dengan beberapa perusahaan startup nasional, seperti Gojek dan Warung Pintar. Oleh karena itu para santri juga harus punya motivasi untuk maju seperti daerahnya,” cetusnya.

Untuk bisa menguasai teknologi, kata Luhut, santri harus semangat untuk belajar. Pemerintah sendiri menyediakan berbagai beasiswa yang dimanfaatkan oleh santri untuk melanjutkan pendidikan.

“Jangan menyerah, selama ada kemauan di situ ada jalan,” kata Luhut.

Ditambahkan Bupati Abdullah Azwar Anas, pemkab telah menggelar berbagai aktivitas untuk meningkatkan entrepreneurship di kalangan anak muda dan para santri. Bekerja sama dengan BPPT dan BUMN, Banyuwangi telah menjalankan program pengembangan SDM kopi dan cokelat dikalangan anak muda dan santri.

“Berbagai pelatihan telah digelar, bahkan kami menyiapkan SMK yang membuka jurusan kopi dan cokelat. Selain itu, kami juga baru saja menggelar hackaton, di mana para developer muda berkompetisi membuat aplikasi untuk pengembangan pariwisata dan UMKM di Banyuwangi,” kata Anas. 

(*)

Olga Lydia Mulai Rajin Bicara Politik, Ada Apa?

Menurut Olga Lydia, dirinya merasa terkesan dengan partai dukungannya yang berbeda dari parpol lain. Makanya artis 42 tahun ini merasa perlu untuk menyampaikannya kepada publik.

“Jadi PSI dari pertama berdiri adalah partai yang dengan keras menolak intoleransi. Partai ini juga membela kaum yang lemah, dari minoritas hingga kaum perempuan. Itu kenapa saya menginformasikannya di medsos,” tuturnya.

Terakhir, Olga Lydia mengimbau setiap warga untuk tidak menjadi bagian dari golongan putih alias golput. “Saya ingin mengimbau teman-teman untuk memberi kesempatan untuk PSi di Pemilu nanti. Jangan golput ya,” ia mengakhiri.

Prabowo Bicara ‘Elite Bajingan’ Lagi, TKN: Bisa Saja dari Lingkungan Sendiri

Jakarta – Capres Prabowo Subianto kembali melontarkan pernyataan pedas soal adanya ‘elite bajingan’. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan rakyat akan menilai kepantasan seorang calon pemimpin lewat ucapannya.

“Kami serahkan pada masyarakat untuk menilai siapa pemimpin yang dapat menjadi panutan dengan diksi yang terukur dan yang mana yang kasar dan belum dapat dijadikan panutan,” kata Wakil Ketua TKN Johnny G Plate kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Johnny kemudian menyinggung pernyataan Prabowo soal Ibu Pertiwi saat ini ibarat sedang diperkosa. Prabowo mengatakan para pemerkosa itu merupakan para bajingan, tetapi tidak menyebutkan secara spesifik.

“Kami tidak tahu siapa saja bajingan yang memerkosa Ibu Pertiwi seperti yang disampaikan Pak Prabowo. Mungkin beliau mengetahuinya, dan jika tidak disampaikan secara detail dan terbuka, maka dapat membangun persepsi masyarakat bahwa bisa saja dari lingkungannya sendiri, entahlah,” ujar Johnny.

Menurut dia, masyarakat akan bertanya-tanya siapa ‘bajingan’ yang disebut-sebut Prabowo. Namun, Johnny memastikan Jokowi menjalankan pemerintahan dengan baik selama hampir lima tahun ini.

“Siapakah mereka? Yang pasti Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla melaksanakan pemerintahan yang bersih dan penyelenggaraan negara yang baik,” sebutnya.

“Tidak ada KKN pada lingkaran keluarga Pak Jokowi dan itu perlu dicontoh dan seharusnya menjadi role model untuk kemajuan Ibu Pertiwi,” tegas Johnny.

Prabowo kembali berbicara soal ‘elite bajingan’ saat berkampanye akbar di Palembang, Selasa (9/4). Dia mengatakan elite di Jakarta tidak prorakyat. Prabowo menyebut para elite sebagai ‘bajingan’.

“Banyak antek-antek asing itu di Jakarta, bajingan itu. Eh, maaf, maaf, nggak boleh bicara kasar… Ini karena Wong Kito Galo ini,” kata Prabowo.

“Tapi kalian mau dengar yang kasar apa yang benar? Kalau kalian mau dengar yang benar, memang bajingan mereka,” lanjut dia.
(tsa/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>