Titik Kebakaran Hutan Bertambah, Kabut Asap Selimuti Kota Dumai

Kondisi ini, tambah Marzuki, tak berlangsung lama. Dalam beberapa hari ke depan ada potensi hujan meskipun bersifat lokal dengan intensitas ringan.

Sebelumnya, BMKG Pekanbaru mendeteksi 187 titik panas indikasi Karhutla di Pulau Sumatera. Paling banyak di Riau dengan 165 titik, kemudian di Aceh 1 titik, Sumatera Utara 3 titik, Sumatera Barat 9 dan Kepulauan Riau 8 titik.

165 titik panas di Riau itu tersebar di Kabupaten Rokan Hilir 17 titik, Pekanbaru satu, Rokan Hulu dua, Siak 11, Kota Dumai 16, Bengkalis 39, Kampar 2, Pelalawan 37, Indragiri Hulu 6, Indragiri Hilir 3 dan Kepulauan Meranti 31 titik.

Dari keseluruhan titik panas itu, yang terindikasi titik api atau telah terjadi kebakaran sebanyak 107 titik dengan level kepercayaan di atas 70 persen lebih. Paling banyak terdapat di Bengkalis 27 titik, berikutnya Kepulauan Meranti 20 dan Pelalawan 19 titik.

Selanjutnya Kota Dumai 13 titik, Rokan Hilir 11, Kabupaten Siak 7, Indragiri Hulu 5, Pekanbaru 1 dan Indragiri Hilir 2 titik. Titik api tidak terpantau di Kampar dan Kuantan Singingi.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tiupan angin kencang dan luasnya areal yang terbakar serta sulitnya sumber air membuat petugas kewalahan meredam amukan si jago merah.

Utang Pemerintah Bertambah Rp 531 T dalam Setahun

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali merilis perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Salah satu yang dirilis juga kondisi utang pemerintah.

Hingga Februari 2019 total utang pemerintah sudah mencapai Rp 4.566,26 triliun. Utang itu setara rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 30,33%.

Utang pemerintah itu meningkat dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama di tahun sebelumnya. Dalam setahun utang pemerintah sudah naik Rp 500 triliun lebih. (das/ang)

Gelombang Pengungsi Karena Dua Bulan Lagi Kiamat Terus Bertambah

Hal senada disampaikan, salah seorang tetangga desa, Suja’i. Dia menjelaskan saudaranya bernama Fian juga diajak masuk dalam pengajian itu.

“Buat apa beli tanah, wong kiamat sudah dekat,” kata Suja’i menirukan perkataan Fian saudaranya.

Kapolsek Puger, AKP Sudaryanto membenarkan warganya mengungsi ke Malang karena isu kiamat sudah dekat. Dari data yang dihimpun kepolisian ada 6 KK, yang berjumlah 23 orang, dengan rincian sebagai berikut:

1. Keluarga Kiai Nur Salam(ketua rombongan) beserta istrinya, Hariyanti dan anaknya, Zahro.

2. Keluarga Pak Musdi, berserta seorang Istri dan seorang Anak.

3. Keluarga Pak Rohman beserta seorang dengan 3 orang anak.

4. Keluarga Sokeh, beserta seorang istri dan 2 orang anak.

5. Keluarga Nasir beserta istri dengan dua anak.

6. Keluarga Pak Zaenal, beserta 1 orang istri dan 1 orang anak.

Sudaryanto juga menjelaskan, polisi tidak menghalangi mereka pergi ke Malang karena mereka beralasan hanya untuk mengaji. Untuk sementara polisi, masih belum menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Polisi tidak bisa menghalangi kemerdekaan orang yang mau ngaji. Harta yang mereka jual, harta milik sendiri, yang dijual atas suka sama suka. Mereka mengikuti aliran tersebut, karena sudah yakin dengan perkataan gurunya,” katanya.

Sudaryanto mengimbau masyarakat supaya berfikir rasional, sehingga tidak mudah termakan isu kiamat yang tidak benar. Apalagi sampai menjual aset-aset yang dimilikinya. “Masa ada kiamat, yang sifatnya regional. Yang namanya kiamat, terjadi semuanya,” ujar Sudaryanto.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Puluhan warga Ponorogo pergi meninggalkan rumahnya menuju Malang karena adanya isu kiamat di desa mereka.

Korban Tewas Banjir-Longsor Sentani Jayapura Bertambah Jadi 58 Orang

Jakarta – Korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Sentani, Jayapura, Papua, bertambah jadi 58 orang. 4.000-an orang mengungsi akibat bencana alam tersebut.

“Korban meninggal 58 orang, 51 di Kabupaten Jayapura karena longsor dan banjir. 7 orang di Kota Jayapura karena tertimbun longsor,” ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jl Pramuka Raya, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Sutopo menambahkan, jumlah korban luka ialah 74 orang. Banjir tersebut menggenangi 6 titik dan 4 ribuan pengungsi yang tersebar di berbagai titik.

“Jumlah korban 74 luka-luka, 4.150 pengungsi, di 6 titik, 1.450 komplek Perumahan Gajah Mada, 1.000 kompleks Jabatan Jayapura, Kemiri, BTP Sentani, 200 kantor bupati, 200 di Doyo,” ungkapnya.

Dia memprediksi, jumlah korban akan terus bertambah karena evakuasi masih berlangsung. Adapun kelurahan yang paling terkena dampak ialah Dobonsolo, Doyobaru dan Hini Kumbi.

“Belum semua terjangkau oleh tim SAR, yang paling parah di Kelurahan Dobonsolo, Doyobaru, Hini Kumbi. 300 rumah mengalami kerusakan,” ungkapnya.
(rvk/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Korban Tewas Akibat Banjir di Sentani Jayapura Bertambah Jadi 50 Orang

Sentani – Jumlah korban akibat banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua terus bertambah. Saat ini tercatat sebanyak 50 orang meninggal.

“Jumlah korban 50 orang meninggal dunia,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Minggu (17/3/2019).

Dari 50 orang meninggal dunia, 38 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 jenazah di RS Marthin Indey, dan 5 jenasah di RS Yowari. Sebanyak 49 korban sudah berhasil diidentifikasi sedangkan 1 jenazah masih dalam proses identifikasi.

Sebanyak 59 orang luka-luka yang dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara dan RS Yowari. Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua mengkoordinir penanganan tim medis bagi korban.

“Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban diintensifkan untuk mencari korban. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan belum semua daerah terdampak dijangkau karena tertutup pohon, batu, lumpur dan material banjir banjir bandang,” papar Sutopo.

Sutopo mengatakan Kepala BNPB Doni Munardo telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo dampak bencana dan penanganan bencana banjir bandang. Hari ini, Doni bersama unsur dari Kementerian/Lembaga hari ini berangkat ke Sentani untuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada Pemda Jayapura dan Papua.
(imk/dhn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Korban Banjir Bandang di Sentani Jayapura Terus Bertambah, 42 Orang Tewas

Sentani – Korban tewas akibat banjir bandang yang melanda Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua terus bertambah. Hingga pagi ini, korban tewas bertambah menjadi 42 orang dan 21 orang luka-luka.

“Hingga Minggu (17/3/2019) pukul 08.30 WIB, tercatat dampak banjir bandang sebanyak 42 orang meninggal dunia, dan 21 orang luka-luka,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis, Minggu (17/3/2019).

Sementara, kerusakan akibat banjir di BTN Doyo Baru hingga kini meliputi 9 rumah, 1 mobil rusak atau hanyut, dan jembatan Doyo serta jembatan Kali Ular mengalami kerusakan. Kemudian sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani dan 1 pesawat jenis Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani juga mengalami kerusakan.
“Dampak kerusakan masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan dan belum semua daerah terdampak dijangkau oleh Tim SAR gabungan,” katanya.
Sutopo mengatakan hingga kini Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, PMI dan relawan terus melakukan penanganan darurat. Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban masih dilakukan di daerah terdampak.

“Posko didirikan untuk memudahkan koordinasi. Sebagian bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak,” ujar Sutopo.
(mae/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Warga Asing Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru Bertambah, Ini Daftarnya

Sembilan warga negara India dinyatakan hilang sejak penembakan masjid di Selandia Baru terjadi pada Jumat, 15 Maret 2019. Hal itu disampaikan oleh perwakilan India untuk Negeri Kiwi.

Sanjiv Kohli, diplomat India mengatakan dalam sebuah kirimannya di Twitter bahwa informasi terkait jumlah warga India yang hilang didapatkan dari sejumlah sumber, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera pada Sabtu (16/3/2019).

“Sesuai pembaruan yang diterima dari berbagai sumber ada 9 orang hilang kebangsaan / asal India. Konfirmasi resmi masih menunggu. Kejahatan besar terhadap kemanusiaan. Doa kami dengan keluarga mereka,” cuitnya melalui akun Twitter pribadi.

Hingga saat ini para pihak Kedutaan Besar India di Wellington masih belum memberikan keterangan apakah kesembilan orang hilang tersebut tinggal di Christchurch.

Selain sembilan orang hilang, laporan media India mengatakan terdapat setidaknya satu orang tewas dalam insiden penembakan masjid di Selandia Baru.

Korban tewas diidentifikasi sebagai Mohammed Juned Kara (34) yang merupakan warga negara asal Gujarat bagian barat, sebagaimana diwartakan oleh Indian Express.

Media India itu sempat mengabarkan beberapa nama yang hilang, di antaranya adalah Arif Vohra, Rameez Vohra, Ahmed Jahangir Khursheed, dan Farhaj Ehsan.

Ayah Ehsan sempat memberikan informasi bahwa anaknya tidak ditemukan di rumah sakit, serta bukan termasuk di antara 49 korban jiwa.

“Pihak berwenang di satu rumah sakit yang dirawat mengaku mengatakan kepadanya [istri Ehsan] bahwa dia tidak ada di sana. Polisi memberi tahu dia bahwa dia bukan di antara 49 korban jiwa. Tetapi polisi mengatakan bahwa setidaknya 17 orang hilang,” pungkasnya.

Bertambah Banyak Warga AS yang Khawatir Naik Boeing 737 MAX 8

Washington – Sejumlah negara dan maskapai-maskapai dunia telah mengandangkan pesawat Boeing 737 MAX 8, menyusul kecelakaan Ethiopian Airlines pada Minggu (10/3) lalu. Namun tidak demikian halnya dengan maskapai-maskapai Amerika Serikat yang yakin akan keselamatan pesawat model baru tersebut.

Sejumlah politikus AS juga telah menyerukan agar pesawat tersebut dikandangkan sementara menunggu hasil penyelidikan atas jatuhnya Ethiopian Airlines. Namun badan penerbangan AS telah menyatakan bahwa saat ini tak ada dasar untuk mengandangkan pesawat terlaris milik Boeing, raksasa penerbangan AS itu.

Lantas, bagaimana pendapat publik AS? Saat ini bertambah banyak warga AS yang mengaku khawatir untuk menaiki pesawat Boeing 737 MAX 8.

“Dua pesawat Boeing 737 MAX 8 yang baru, jatuh dalam 5 bulan. Jika China telah mengandangkan keseluruhan 96 unit 737 MAX 8-nya, maka maskapai Southwest, American dan United Airlines harus melakukan sesuatu untuk memastikan warga Amerika bahwa pesawat-pesawat 737 MAX 8-nya layak terbang atau mengandangkan mereka juga,” tulis warga Maryland, Eugene Gu dalam postingan di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/3/2019).

Di media-media sosial, banyak warga AS yang menuliskan hal senada. Sebagian bahkan membatalkan penerbangan yang menggunakan pesawat tipe tersebut.

Uni Eropa, Inggris, Jerman, Prancis dan China termasuk di antara negara-negara yang telah melarang pesawat tersebut mengudara di wilayah udara mereka. Di Twitter pun muncul tagar #GroundBoeing737max8 untuk mendorong otoritas AS melakukan hal yang sama.

“Kami mendapat beberapa pertanyaan dari pelanggan yang menanyakan apakah penerbangan mereka akan dioperasikan oleh Boeing 737 MAX 8,” kata juru bicara Southwest Airlines, Michelle Agnew.

Bahkan para pilot dan kru penerbangan AS pun dilanda kecemasan. Airline Personnel Union (APFA) yang mewakili para pegawai maskapai American Airlines, telah memberitahukan semua anggotanya untuk tidak menaiki 737 MAX 8 jika mereka merasa tidak aman.

Asosiasi Petugas Penerbangan (AFA) juga secara resmi menyerukan penyelidikan oleh Badan Aviasi Federal AS. “Setelah kecelakaan kedua, regulator, produsen, dan maskapai penerbangan harus mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah dengan segera,” demikian disampaikan AFA.

Pesawat Ethiopian Airlines jenis Boeing 737 MAX 8 yang membawa 157 penumpang dan awak, jatuh saat mengudara ke Nairobi, Kenya pada Minggu (11/3) waktu setempat. Pesawat dilaporkan jatuh hanya sekitar enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa. Otoritas Ethiopia telah menyatakan tidak ada yang selamat dalam insiden mengenaskan itu. Disebutkan juga bahwa para korban tewas berasal dari 35 negara.

Penyebab jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines ini belum sepenuhnya jelas. Namun pihak Ethiopian Airlines menyatakan pilot sempat melaporkan adanya masalah dan meminta izin untuk terbang kembali ke Addis Ababa. Pesawat itu baru saja diantarkan ke Ethiopian Airlines pada 15 November 2018. Pesawat itu diklaim telah menjalani ‘pemeriksaan awal yang teliti’ pada 4 Februari lalu.

Sebelumnya pada Oktober 2018, pesawat Boeing 737 MAX 8 milik maskapai Lion Air juga jatuh hanya sekitar 12 menit setelah lepas landas dari Jakarta. Keseluruhan penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 189 orang. Menyusul jatuhnya pesawat Lion Air, penyelidik mengatakan bahwa pilot tampaknya berkutat dengan sistem otomatis yang dirancang untuk mencegah pesawat mandek di angkasa, fitur terbaru dalam jet tersebut.

Sistem anti-mandek tersebut berkali-kali memaksa hidung pesawat turun, meskipun pilot berusaha mengangkatnya, menurut temuan awal. Pesawat Lion Air tersebut juga baru dan kecelakaan terjadi tak lama setelah lepas landas.

(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Korban KRL Terguling Bertambah Jadi 6 Orang, Masinis Juga Terluka

Bogor – Korban kecelakaan KRL Jakarta-Bogor yang terguling bertambah. Total korban saat ini mencapai 6 orang.

“Korban ada enam orang, termasuk masinis,” kata Kapolres Bogor Kombes Hendri Fiuser saat dihubungi detikcom, Minggu (10/3/2019).

Tiga korban sudah dipulangkan, sementara 3 korban lainnya masih dirawat di RS Salak, Kota Bogor.

“Yang tiga orang ini sepertinya agak parah lukanya,” imbuhnya.

Hendri tidak bisa memastikan luka yang diderita pra korban. Saat ini polisi bersama tim operasional PT KAI masih melakukan penanganan di lokasi.

Kecelakaan terjadi pada pukul 10.10 WIB. Kereta saat itu melaju dari arah Jakarta menuju ke Bogor.

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa menyebutkan kecelakaan terjadi karena kereta anjlok.

(mea/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menkominfo: Jumlah Berita Hoaks Tervalidasi Terus Bertambah

Liputan6.com, Solo – Jumlah berita hoaks atau informasi bohong yang tervalidasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus bertambah sejak pertengahan 2018.

“Sekarang kami sisir terus karena menangani hoaks tidak mudah,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sabtu (9/3/2019).

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada Agustus 2018, jumlah hoaks yang teridentifikasi dan sudah divalidasi ada 25 berita. Sedangkan pada September naik sebanyak 27 berita.

“Sedangkan bulan Oktober naik 53, November 63, Desember 75, Januari 175, dan di bulan Februari ada sebanyak 353 hoaks,” tutur Rudiantara seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, angka tersebut adalah yang sudah divalidasi bahwa berita tersebut memang hoaks atau sudah disandingkan dengan faktanya. “Kalau tidak nanti saya dikira yang bilang hoaks. Sejauh ini, paling banyak atau 181 dari 700-an hoaks tadi adalah politik. Jadi memang makin ke sini makin banyak,” lanjut dia.

Oleh karena itu, Kemenkominfo terus berupaya agar hoaks tidak dikonsumsi oleh lebih banyak orang. Salah satunya dengan meminta partisipasi masyarakat khususnya mahasiswa.