Bermain 10 Orang, Kalteng Putra Singkirkan Persija Jakarta Lewat Adu Penalti

Pertandingan berlangsung seru sejak menit awal. Baik Kalteng maupun Persija sama-sama bermain terbuka.

Jual-beli serangan pun terjadi antara kedua tim. Namun gol yang ditunggu baru lahir di babak kedua.

Pertandingan memang berjalan lebih seru di babak kedua. Kalteng Putra terlihat mengandalkan sektor sayap untuk mencari gol.

Umpan-umpan silang dikirim Pahabol dan kawan-kawan ke jantung pertahanan Persija. Kalteng Putra mendapatkan gol di menit 58 lewat Patrich Wanggai.

Gol ini sempat diprotes para pemain Persija lantaran berbau handball. Namun wasit Toriq Alkatiri yang memimpin pertandingan tetap mensahkannya.

Persija mencoba meningkatkan tempo demi mencari gol penyeimbang. Usaha keras Persija berbuah di menit 76 lewat tendangan keras Bruno Matos dari dalam kotak penalti.

Pertandingan berjalan keras jelang akhir babak kedua. Dadang Aprianto dari Kalteng Putra harus menerima kartu merah usai melanggar keras kapten Persija, Ismed Sofyan.

Skor 1-1 membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti. Persija akhirnya tersingkir setelah kalah adu penalti 3-4 dari Kalteng Putra.

Gagalnya eksekusi Bruno Matos menjadi titik balik Persija di babak adu penalti. Diogo Campos yang bertindak sebagai algojo penentu bagi Kalteng Putra sukses menceploskan bola ke gawang Shahar Ginanjar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *