Inter Imbang Lawan Roma, Spalletti: Hasil yang Adil dan Berharga

MilanLuciano Spalletti menilai Inter Milan tak sepenuhnya main bagus saat imbang lawan AS Roma. Karena itu, Spalletti menerima satu poin yang didapat Inter.

Laga Inter vs Roma pada pekan ke-33 Liga Italia digelar di Giuseppe Meazza, Minggu (21/4/2019) dini hari WIB. Sempat tertinggal lebih dulu, Inter akhirnya dapat hasil seri 1-1.

Inter kebobolan pada menit ke-14 lewat tendangan Stephan El Shaarawy. Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui sundulan Ivan Perisic.

Dengan hasil ini, Inter masih tak tergoyahkan di peringkat tiga klasemen Liga Italia dengan 61 poin. Mereka unggul enam poin atas Roma yang ada di urutan keenam.

Spalletti mengakui Inter main lebih baik pada babak kedua. Menilai Inter harusnya bisa tampil lebih baik, Spalletti pun menerima hasil imbang melawan Roma.

“Hasilnya adil, karena ada peluang untuk kedua tim dan kami tidak bagus saat menyerang sementara tetap rapi di lini belakang. Itulah titik lemah kami,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Kami selalu meninggalkan fullback terlalu terbuka dan itu jadi masalah saat bertahan. Setelah unggul, Roma bertahan lebih dalam dan tidak meninggalkan ruang antara lini tengah dan belakang, karena mereka cuma melihat di sepertiga akhir lapangan.”

“Mereka membiarkan kami mengalirkan bola di tengah dan mencoba menyerang bali, seperti bagaimana mereka mencetak gol.”

“Saya kira kami bisa lebih bagus, karena kami beberapa kali salah oper yang seharusnya tidak diperbolehkan di level Inter. Meski demikian, bagaimanapun, imbang adalah hasil yang oke dan berharga dalam situasi ini,” katanya menambahkan.

(nds/yna)


Barang Berharga Wanita yang Tewas di Parkiran Hotel di Gunung Sahari, Raib

Seorang karyawati swasta ditemukan tewas dengan luka jerat di leher di dalam mobilnya yang tengah terparkir di sebuah hotel di kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis malam, 18 April 2019. Korban bernama Indrawati Cipta (45) warga Gang Fajar, RT 12 RW 08, Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Ade Candra mengatakan korban tewas bukan pengunjung hotel. Namun, dia berlangganan parkir di hotel tersebut.

“Jadi korban ini biasa memarkirkan mobilnya di basement hotel karena member. Jadi biasanya pulang pergi mobil di parkir di situ. Habis itu naik gojek dari sini pulang ke rumah di Kartini,” kata Ade Candra saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (19/4/2019).

“Jadi kebiasaan korban ini pulang itu sampai di hotel sekitar pukul 17.00 WIB, dan sampai di rumah menurut keterangan suaminya biasanya setengah 18.00 WIB, sudah sampai di rumah,” katanya.

Namun, pada kemarin hari suaminya merasa ada yang aneh karena istrinya belum juga pulang hingga pukul 18.00 WIB. Suaminya berusaha menghubungi handphonenya namun tak aktif.

“Di WA pun nggak ada balasan, akhirnya karena suaminya curiga atau feeling nggak enak disusullah ke parkiran di sini, jadi suaminya datang itu sekitar jam 18.50 WIB. Sampai di sini ngecek ke parkiran lihat mobil itu sudah ada terparkir dan melihat istrinya sudah tergeletak di kursi tengah,” jelas Ade Candra.

Atas temuan ini, suami korban menghubungi kepolisian dan langsung menuju ke lokasi. Saat di lokasi, lanjutnya, anggota menemukan cairan pembersih toilet dan bekas luka di tubuh korban tewas.

“Kalau dugaan kita belum tahu kan masih menunggu hasil visum dulu, cuma di sekitar mobil itu ditemukan cairan prostek di sekeliling mobil, cairan pembersih kamar mandi itu. Di luar, di gagang, sama di sekujur badan korban. (Dibunuh) Belum tahu masih menunggu visum,” pungkas Ade Candra.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka

Petugas Damkar Prancis Berhasil Selamatkan Artefak Berharga Gereja Notre Dame

Paris – Petugas pemadam kebakaran Prancis berhasil menyelamatkan struktur bangunan Gereja Katedral Notre Dame dari kehancuran pasca dilalap api. Tak hanya itu, petugas juga berhasil menyelamatkan beberapa artefak yang tak ternilai dengan bergegas masuk ke dalam gereja.

Dua artefak yang diselamatkan di antaranya Mahkota Suci Duri dan tunik suci yang dikenakan raja Prancis abad ke-13 Louis. Dua artefak tak tergantikan itu berhasil diselamatkan saat api masih berkobar di gereja.

“Petugas pemadam kebakaran juga bekerja untuk melindungi bagian belakang gedung di mana artefak paling berharga berada,” ujar Kepala Dinas pemadam kebakaran Paris Jean-Claude Gallet kepada wartawan di lokasi kejadian, seperti dikutip dari AFP, Selasa (16/4/2019).

Gallet menjelaskan, pasca runtuhnya atap gereja, operasi pemadaman difokuskan untuk menahan inferno dan mencegah api menyebar ke dua menara gereja di fasad barat. Petugas pemadam kebakaran terus berjuang untuk mencegah menara ikut runtuh karena dilalap api yang terus membesar. di tengah kobaran api yang semakin membesar. Seorang petugas pemadam kebakaran dilaporkan terluka parah.

“Sekarang kami yakin bahwa dua menara di Notre Dame telah diselamatkan dan dilestarikan,” ujar Kepala petugas kebakaran Paris, Jean Claude Gallet, seperti dilansir Reuters.

Gereja Notre Dame terbakar pada Senin (15/4) sore waktu setempat. 400 petugas pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk memadamkan gereja yang dibangun pada abad 12 itu.
(mae/zap)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Eko Roni dan Dwi Ani Retno Bawa Pelajaran Berharga dari Manila

Atlet penyumbang medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games ini, mengaku bahwa ia kerap tampil agresif dalam gulat. Hal ini nampaknya terbawa saat ia tampil, dimana ia sempat membanting lawan di awal stanza.

“Saya pikir saya unggul dari segi poin sebelum terkena sikutan. Satu hal yang dapat saya petik sebagai pelajaran adalah bagaimana mengatur ritme,” katanya.

“Di gulat, bisa saja maju terus untuk menyerang, namun di MMA, adakalanya saya harus mundur,” ujarnya.

“Rekan setim saya di Evolve, Alex Silva, mengatakan bahwa terlalu agresif di awal laga bukan strategi yang bagus, kecuali kalau sudah memasuki ronde akhir.”

Selepas laga, banyak yang menanyakan kondisinya, termasuk CEO One Championship Chatri Sidyodtong. Eko menjawab bahwa kondisinya baik-baik saja dan siap untuk kembali bertanding.

“Saya akan beristirahat seminggu, sebelum melakukan persiapan untuk laga selanjutnya. Saya siap untuk laga selanjutnya, karena ada rasa penasaran juga,” ujar Eko, yang saat ini berada di Samarinda, Kalimantan Timur bersama keluarga besarnya.

Pengalaman Berharga Pemenang Go Ahead Challenge Manggung di Luar Negeri

Selama perjalanan tersebut Gabriela pun mendapatkan beberapa pengalaman yang ia yakini sebuah pembelajaran penting yang dapat memperkaya diri dan sebagai bekal dalam memasuki industri kreatif yang sesungguhnya. 

“Ada banyak yang bisa saya catat di jurnal pribadi saya. Mengikuti perjalanan band sebesar Maliq & D’Essentials di studio legendaris sekelas Abbey Road Studio dalam pembuatan album terbarunya, dan mengenal karya-karya seni legendaris dan kontemporer dunia bersama Kendra Ahimsa (Ardneks), tentu menjadi pengalaman yang tidak bisa saya lupakan,” ujar Gabriela di tempat yang sama.

Tak hanya itu saja, Gabriela bersama pemenang lainnya juga bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di luar negeri.

“Saya bersama pemenang lainnya Athyo mendapatkan pengalaman untuk tampil membawakan karya saya sendiri di sebuah bar di Inggris, dan senangnya pertunjukkan kecil kami mendapatkan respon yang baik dari audiens,” ujar pemilik nama lengkap Gabriela Fernandez ini.

Astrid Tiar Ajarkan Anak Main Hujan-hujanan

Liputan6.com, Jakarta – Astrid Tiar menginginkan momen berharga bersama anak-anaknya. Dan ia memulai dengan hal yang kecil.

Bagi Astrid Tiar, bisa membahagiakan anak-anaknya tak melulu dengan pergi ke mal atau tempat wisata.

“Sebagai ibu bagaimana berkreasi menciptakan momen sama keluarga saya di rumah. Dari hal-hal kecil saja. Momen terakhir banget itu aku hujan-hujanan bareng anak-anak, ungkap Astrid Tiar, di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Astrid Tiar, mengaku ia tak khawatir anak-anaknya sakit akibat mandi hujan. Lantaran usai bermain, mereka langsung mandi.

2 dari 3 halaman

Takut

Awalnya, kedua buah hati Astrid Tiar takut bermain hujan-hujanan. Namun, setelah dibujuk dengan penjelasan sederhana keduanya pelan-pelan mencobanya.

“Kok anakku takut hujan. Aku bilang, ‘Hujan itu enggak galak, enggak menyakitkan, asal habis hujan-hujanan enggak kering di badan’,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Ketagihan

Dan kini, anak-anak Astrid Tiar justru ketagihan mandi hujan lagi. Sampai-sampai mereka merengek untuk mandi hujan, padahal tak sedang turun hujan.

“Aku ambil selang, mari hujan-hujanan. Itu sangat langka zaman now. Orang pasti ke mal, water park, it’s ok tapi enggak melulu. Bahagia itu sederhana,” papar Astrid Tiar. (Antaranews.com)

Fokus City Bukan ke Liverpool, tapi Lawan Berikutnya

JakartaManchester City memilih tak mengarahkan pandangan ke Liverpool yang jadi rival utama dalam persaingan gelar Premier League. City fokus selangkah demi selangkah.

Tak seperti musim lalu di mana City dominan hingga menjuarai Premier League, kali ini mereka jadi tim pengejar. The Citizens sementara ada di belakang Liverpool yang memimpin.

City mengoleksi 68 poin dari 28 laga di posisi dua. Mereka satu poin dari Liverpool, yang begitu sulit ditaklukkan musim ini.

Liverpool sejauh ini baru menelan satu kekalahan, kendati sudah enam kali ditahan imbang. Sementara City menelan empat kekalahan dan dua kali berimbang.

Sementara keduanya bersaing ketat, tim-tim lain kesulitan mengikuti laju. Tottenham Hotspur di posisi tiga kini sudah tertinggal delapan poin dari City.

Dengan persaingan yang semakin mengerucut, City memilih tak fokus ke Liverpool sebagai rival terbesar. Winger City Raheem Sterling menyebut tim cuma melihat ke lawan di laga berikutnya, demi tiga poin yang berharga.

“Kami percaya diri dengan diri kami. Kami punya keyakinan dan karakter, serta etos kerja yang dibutuhkan,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Kami sepenuhnya fokus ke tugas dan bukan ke siapa rival kami dalam persaingan gelar, tapi siapa yang kami hadapi berikutnya. Itu sih yang penting,” imbuhnya.

(raw/rin)

OMD Dinobatkan Sebagai Global Media Agency of The Year

Liputan6.com, Singapura – OMD Worldwide, yang merupakan bagian dari Omnicom Media Group Agency, dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek, publikasi perdagangan iklan mingguan asal Amerika.

Dalam memilih OMD, Adweek menilai dari segi kinerja perusahaan yang mengesankan setelah tahun 2017. Adweek menganggap bahwa OMD mampu mempertahankan lebih dari US$ 2,6 miliar bisnisnya selama 2018.

“Merupakan sebuah kehormatan besar karena telah dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek. Kami tidak hanya memenangkan lebih dari 300 titinada di semua geografi pada tahun lalu, tetapi pada saat yang sama, kami juga menggandakan tingkat retensi kami dan meningkatkan peringkat klien kami empat kali berturut-turut sepanjang 2018,” kata Florian Adamski, CEO Global OMD melalui pernyataan tertulisnya yang Liputan6.com terima Kamis (28/2/2019).

“Kami juga konsisten untuk tetap menjadi agensi paling bergengsi di Cannes Lions Festival of Creativity. Ketika Anda melihat semua ini, hasilnya sangat mencengangkan. Namun semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja keras, kemauan, dan kemampuan beradaptasi dari orang-orang kami, atau kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh klien dan mitra kami. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan berharap untuk membangun fondasi ini lebih kuat pada tahun 2019 dan seterusnya,” lanjutnya.

Menurut Adweek, turnaround (proses penyelesaian atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas) dimulai dari adanya perubahan kepemimpinan, dengan penunjukan Florian Adamski menjadi Global CEO pada akhir 2017 dan secara lateral, ketika dia membangun tim eksekutif dan regionalnya, dengan perpaduan bakat yang dimilikinya ketika memimpin Omnicom dan karyawan dari industri yang lebih luas.

Keputusan yang lebih baik menggabungkan brand promise dan posisi kompetitif. Untuk memastikan hal itu tak hanya sekadar slogan, banyak inisiatif dilakukan untuk menginformasikan setiap aspek bisnis dan memberdayakan kemampuan OMD.

Selain itu, peran dari platform teknologi baru (Omni) dan proses perencanaan media (OMD Design) berpengaruh dalam turnaround. Omni adalah platform pemasaran presisi yang dibuat oleh Omnicom. Kemudian, secara paralel, OMD menata kembali proses perencanaan mereka melalui OMD Design.

Kemitraan teknologi terbaik di kelasnya, yang dipandu oleh proses unik, bertujuan memberdayakan OMD untuk menciptakan pengalaman yang lebih bernilai dan berharga, agar memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Adweek menyimpulkan bahwa, setelah bertahun-tahun mendominasi pasar global, meskipun tahun 2017 adalah tahun tersulit, OMD –yang kliennya mencakup McDonald’s, PepsiCo, Apple dan Renault Nissan Alliance– kini kembali berada di puncak permainannya.

Di Asia Pasifik, kembalinya peran OMD antara lain penunjukan yang sukses dari bisnis-bisnis terkenal seperti Suncorp dan Belong di Australia; The Warehouse Group di Selandia Baru; Singtel di Singapura; Wipro dan Levi’s di India; serta WH Group, Papadai, Toutiao dan Amway di Tiongkok.

Hal ini juga dibuktikan dengan perluasan hubungan jaringan dengan Beiersdorf di seluruh Asia Tenggara dan keberhasilan retensi bisnis McDonald di China dan Taiwan pada tahun 2018.

Stephen Li, CEO OMD APAC, menambahkan, “Kami sangat senang bisa kembali menduduki puncak setelah melalui tahun yang luar biasa –dan penting– bagi jaringan kami. Sepanjang tahun 2018, kami telah mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa kami terus memberikan proposisi nilai kami untuk menjadi mitra bisnis sejati bagi klien kami, mendorong kinerja bisnis nyata bagi perusahaan mereka.”

“Penghargaan terbaru ini adalah validasi dari semua upaya dan perkembangan kami. Kami menantikan untuk melanjutkan momentum kemenangan luar biasa ini dengan klien kami hingga 2019 dan seterusnya,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Menguak Harga Fantastis Busana Sederhana Kendall Jenner

Liputan6.com, Jakarta – Kendall Jenner memang dikenal dengan penampilan yang stylish. Busana model asal Amerika itu seringkali menjadi buah bibir dan inspirasi tren masa kini.

Tidak sembarang memadukan penampilannya, Kendall Jenner memiliki selera busana yang high class. Beberapa unggahan Instagram @kendalljennercloset_ mengungkap harga busana yang digunakan kakak Kylie Jenner tersebut. Simak rangkuman harga fantastis busana Kendall Jenner berikut.

Busana Serba Putih

Baru-baru ini Kendal Jenner mengunggah foto  instagram @kendalljenner dengan busana serba putih ditambah dengan penutup kepala bewarna paduan biru, kuning, dan, hitam.

Ternyata setelan atasan dan bawahan yang dipakainya bermerek Versace. Brand busana italia yang merancang, memasarkan, dan mendistribusikan pakaian mewah. Diketahui harga kemeja denim yang digunakan Kendall sekitar 1.550 dolar AS setara dengan Rp 21 juta.

Untuk bawahan celana denim dengan harga sekitar 995 dolar AS setara dengan Rp 14 juta. Harga yang fantastis untuk sekali tampil, ditambah lagi dengan sepatu bot yang dipakainya dengan harga 580 dolar AS atau setara dengan Rp 8 juta.

2 dari 3 halaman

Blazer Tanpa Bahawan

Saat menghadiri pesta peluncuran koleksi #SWWalk Stuart Weitzman di New York Fashion Week 2019, Kendall Jenner mengenakan blazer mengkilap tanpa bawahan atau celana panjang. Kendall memakai blazer dari Blazé Milano, harganya sekitar 1.111 dolar AS atau setara dengan Rp 15,5 juta.

Kendall memadukan blazer tersebut dengan sepasang sarung tangan kulit hitam. Penampilannya semakin seksi dengan hig heels warna coklat cappuccino dengan merek Stuart Weitman seharga 398 dolar AS setara dengan  Rp 5,5 juta. Tampil manis dengan tambahan anting-anting warna emas seharga 189 dolar AS atau sekitar Rp 2,6 juta.

3 dari 3 halaman

Baju Sporty Adidas

Baru hari ini, Minggu (24/02/2019) Kendall Jenner berpose di depan kaca menggunakan baju sporty bermerek Adidas. Diketahui baju sporty yang dipakainya kali ini dibanderol dengan harga 150 dolar AS atau setara dengan Rp 2,1 juta. Berbeda dengan celana yang dipakainya berharga 120 dolar AS setara dengan Rp 1,6 juta. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah

Drama Pengejaran Ular hingga ke Tempat Persembunyiannya di Lubang Batu

Liputan6.com, Kendari – Seekor ular piton (Python reticulatus) membuat geger warga Jalan Lakarambau, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari Baubau, Selasa, 26 Februari 2019. Tak jelas dari mana datangnya, ular sepanjang 8 meter tiba-tiba dipergoki seorang ibu rumah tangga sedang menyeberang jalan beraspal di wilayah itu sekitar pukul 04.30 Wita pagi.

“Awalnya kita dengar suara ibu-ibu. Dia berteriak panggil warga yang lain,” ujar Hamid, salah seorang warga Kelurahan Lipu.

Hamid menceritakan, setelah mendengar asal suara histeris, sejumlah warga langsung datang melihat ke arah semak-semak yang dimaksud si ibu rumah tangga yang tak diketahui identitasnya.

“Warga yang lari ke arah yang ditunjuk si ibu, melihat ular berusaha masuk di dalam lubang yang berada di bawah tebing batu,” tambah Hamid.

Saat itu, warga yang berada di lokasi ular bersembunyi langsung berusaha menarik ekor ular. Usaha ini memakan waktu hingga hampir 1 jam hingga sekitar pukul 5.30 Wita.

Penyebabnya, bagian kepala ular yang sudah lebih duluan masuk ke dalam lubang, melilitkan tubuhnya di antara celah bebatuan. Ditambah ekor ular yang bersisik licin membuat warga kesulitan menarik ular keluar dari lubang.

Aswad, warga lainnya ikut membantu di lokasi penemuan ular mengatakan, salah seorang warga terpaksa melukai bagian tengah tubuh ular agar bisa dipasang pengait untuk menarik ular keluar.

“Lubang batunya tak cukup besar untuk membuat tubuh besar ular piton itu bisa bersembunyi,” ujar Aswad.

Setelah tarik-menarik sekitar 2 jam, warga akhirnya berhasil menarik ular keluar. Sebelumnya, warga sempat memanggil ‘orang pintar’ yang datang di lokasi dan merapal sejumlah mantra.

2 dari 2 halaman

Ular Sering Mendekati Permukiman Warga

Hamid, warga di sekitar kelurahan Lipu mengatakan, ular sering terlihat oleh warga setempat. Tidak hanya sekali, beberapa rumah warga malah sempat didatangi hewan melata itu.

“Tapi, yang pernah masuk di dalam rumah seukuran lengan tangan orang dewasa,” kata Hamid.

Beberapa kasus ular yang tepergok warga, langsung dibunuh saat itu juga. Namun, sisanya bisa lolos ke rimbunan semak-semak di wilayah itu.

Sejumlah warga cukup khawatir dan ketakutan. Sebab, lokasi penemuan ular tepat berada di belakang SMK 2 Kota Bau-Bau. Wilayah yang padat dengan anak sekolah setiap hari.

“Bisa saja dia serang anak sekolah,” tambah Hamid.

Hamid mengungkapkan, di sekitar lokasi penemuan ular ada lokasi bebatuan yang memiliki celah semacam gua. Warga menduga, bukan hanya seekor ular yang menggunakan lokasi itu sebagai tempat bersembunyi.

Ular Dijual di Kabupaten Tetangga

Setelah warga mengeluarkan ular dari lubang batu, sejumlah tubuh ular sudah mengalami luka-luka karena sabetan benda tajam milik warga. Yakin tak bisa menjual kulit yang penuh luka kepada pembeli, ular piton sepanjang 8 meter itu langsung dipotong-potong menjadi bagian kecil.

Setelah itu, tubuh ular langsung diangkut dengan satu buah mobil bak terbuka dan dibawa ke Raha, ibu kabupaten Muna, yang berjarak sekitar 100 kilometer lebih dari lokasi kejadian.

“Ular berharga Rp 80 ribu per kilogram, kalau ini bisa sampai 60 kilo, bisa kaya kita,” ujar Ade Ponto, salah seorang warga.

Dari informasi warga, wilayah terdekat yang siap menerima ular hanya ada di Kabupaten Muna. Sebab, di wilayah itu sudah ada beberapa kali penangkapan ular dan penampung siap menerkam hasil buruan warga.

“Di sana kan ada pembeli. Di Bau-Bau tidak ada ini,” ujar Ade Ponto.


Simak video pilihan berikut ini: