Polisi Sterilisasi Lokasi Ledakan Keras di Parkit Senayan

Liputan6.com, Jakarta Lokasi yang diduga asal ledakan saat ini disterilisasi oleh puluhan petugas kepolisian. Belum diketahui penyebab ledakan tersebut.

Pantauan merdeka.com, Minggu (17/2/2019), lokasi ledakan yang berada di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), dilarang didekati oleh masyarakat umum.

Petugas kepolisian membuat barikade agar lokasi tetap steril. Bau terbakar masih tercium meski ledakan terjadi sekitar pukul 20.15 WIB.

Polisi juga memasang garis polisi guna menyelidiki penyebab ledakan.

Belum diketahui penyebab ledakan tersebut. Petugas kepolisian masih menjaga ketat lokasi kejadian.

Seorang saksi, Raja Ginting, mengatakan ledakan terdengar sangat keras.

“Ada asap hitam, kami sempat lari semua,” kata Raja Ginting di lokasi kejadian, Minggu malam.

Sementara itu, usai ledakan terdengar, beberapa aparat kepolisian mencari asal muasal ledakan.

Terlihat kendaraan Brimob untuk menjinakan bom bergerak ke lokasi yang diduga menjadi asal ledakan.

Reporter: Ronald

Barcelona Tak Harus Selalu Menang dengan Cara Indah

Liputan6.com, Barcelona – Barcelona hanya menang 1-0 atas Real Valladolid dalam laga lanjutan kompetisi La Liga Spanyol di Camp Nou, dini hari tadi WIB. Gol tunggal Blaugrana dicetak Lionel Messi pada menit ke-43 melalui titik penalti.

Dalam kemenangan tipis itu, permainan Barcelona mendapat kritik. Tim asuhan Ernesto Valverde juga dinilai melanjutkan tren penampilan mengecewakan, kendati kali ini berbuah tiga poin, setelah tiga laga sebelumnya selalu imbang.

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, yakin performa para pemainnya akan kembali seperti semula. Dia mengakui bahwa Barcelona bermain di bawah rata-rata saat mengalahkan Real Valladolid.

“Di babak pertama, serangan kami kurang mengalir dan tidak menggerakkan bola dengan kecepatan yang diperlukan,” ujar Valverde, seperti dilansir Marca.

“Mereka mengubah sistem mereka dan kami tidak bergerak dengan bebas dan tidak bisa memainkan bola dengan cepat tetapi penjaga gawang mereka tampil baik,” papar pelatih asal Spanyol ini.

2 dari 3 halaman

Tantangan Lain

Menurut Valverde, Barcelona tidak harus selalu memenangkan pertandingan dengan cara bermain menghibur nan indah. Pada laga selanjutnya, Barcelona akan berkunjung ke markas Olympique Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (20/2/2019) dini hari WIB. 

“Beberapa pertandingan dimenangkan seperti itu, dan pada Selasa (melawan Lyon) akan menjadi tantangan lain bagi kami,” terang eks pelatih Athletic Bilbao ini.

3 dari 3 halaman

Performa Tertinggi

“Saya melihat tim sudah siap untuk memberikan yang terbaik sekarang dan kembali ke performa tertinggi. Terkadang Anda tidak akan bermain brilian di setiap pertandingan tetapi ada empat pertandingan penting yang akan datang dan kami akan bergerak selangkah demi selangkah,” jelas pelatih berusia 55 tahun ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Membongkar Pertahanan Mafia Bola Lewat Joko Driyono

Liputan6.com, Jakarta – Satgas Antimafia Bola telah menetapkan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka atas kasus dugaan perusakan dokumen.

Sebelum Joko, polisi sudah lebih dulu menangkap tiga pelaku pencurian dan perusakan barang bukti terkait skandal pengaturan skor di Kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Jakarta Selatan.

Ketiga tersangka atas nama M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur. Mereka memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut.

“Ketiganya terkait kasus perusakan. Kemudian pencurian barang bukti di lokasi yang jadi lokasi sasaran penggeledahan Satgas,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Usai memeriksa ketiga tersangka, Satgas Antimafia Bola menemukan tersangka baru lagi yang diduga berperan sebagai aktor intelektual perusakan dokumen, yaitu Joko Driyono.

Dedi mengungkapkan Joko diduga berperan menyuruh dan memerintahkan ketiga tersangka merusak sejumlah dokumen.

“Sebagai aktor intelektual untuk menyuruh tiga orang tersebut melakukan pencurian, perusakan police line, masuk tanpa izin. Mengambil laptop, ambil dokumen-dokumen yang terkait masalah barang bukti yang akan digunakan oleh satgas untuk membongkar ‘match fixing’ yang ada di beberapa liga,” papar dia.

Tak berhenti sampai di situ, Satgas Antimafia Bola kini tengah mendalami apakah Joko Driyono terlibat dalam kasus pengaturan skor.

“Dalam rangka membongkar peristiwa pidana match fixing atau pengaturan skor di beberapa pertandingan yang sudah dilaksanakan di Indonesia,” ungkap Dedi.

Oleh sebab itu, Dedi mengatakan Satgas telah melayangkan surat panggilan terhadap Joko untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin 18 Februari 2019 mendatang.

“Senin dimintai keterangan di posko Satgas Antimafia Bola di Polda Metro, pemanggilan pukul 10.00 WIB. Surat sudah dilayangkan ke saudara J,” kata Dedi.

2 dari 4 halaman

Geledah Apartemen

Usai ditetapkan tersangka, Satgas Antimafia Bola langsung bergerak ke apartemen Joko Driyono di Tower 9 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Kamis 15 Februari 2019.

“Satgas lakukan geledah, ditemukan 75 item. Barang bukti memiliki keterkaitan dengan tindak pidananya sebelumnya,” ucap Dedi.

Dedi menyatakan penggeledahan tersebut dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel Nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel, dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Penggeledahan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dari Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya.

“Penggeledahan disaksikan langsung oleh saudara Joko Driyono dan sekuriti apartemen,” tuturnya.

Dalam penggeledahan itu, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen berupa sebuah buah laptop merek Apple warna silver beserta charger, sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dan dokumen-dokumen terkait pertandingan.

Berikut ini barang-barang pribadi di kediaman Joko Driyono yang disita Satgas Antimafia Bola, yaitu 4 buah bukti transfer (struk), 3 buah handphone warna hitam, 6 buah handphone, 1 bandel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam, 1 buku note kecil warna hitam, 2 buah flash disk, 1 bandel surat, 2 lembar cek kwitansi, 1 bandel dokumen dan 1 buah tablet merek Sony warna hitam.

3 dari 4 halaman

Sita Rp 300 Juta

Selain menyita dokumen, Tim Satgas Antimafia Bola juga merampas uang sebesar Rp 300 juta dari tangan Joko Driyono.

“Total Rp300 juta,” kata Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo saat di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Uang ratusan juta rupiah itu didapat dari penggeledahan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola di kediaman Joko di Tower 9 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, Satgas Antimafia Bola akan mempelajarinya terlebih dahulu. Sejumlah barang bukti akan dijadikan petunjuk polisi untuk mengungkap kasus ini.

“Tentunya apakah ada kemungkinan tersangka yang lain, banyak dokumen-dokumen yang sedang kami pelajari. Baik itu adanya aliran dana, bukti-bukti digital yang tentunya perkembangan berikutnya nanti akan disampaikan,” tuturnya.

4 dari 4 halaman

Peran Bandar Judi

Sementara Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, menyebut adanya keterlibatan bandar judi terkait pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Indonesia.

Khrisna mengatakan informasi tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan Vigit Waluyo pemeran utama dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan salah satu orang penting di PS Mojokerto Putra (PSMP).

“Satu tersangka yang kami periksa menyatakan itu ada dari luar, main. Satu tersangka yang kami periksa menjelaskan detil soal itu saudara VW (Vigit Waluyo),” kata Krishna seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/2/2019) .

Dia menjelaskan keterlibatan bandar judi tidak hanya berlangsung di luar negeri saja, melainkan juga di dalam negeri. Menurut Krishna, di beberapa negara, judi merupakan hal yang biasa di sepak bola.

“Di sepak bola, toto (judi) itu biasa, seluruh dunia. Di Inggris itu ada judi, di luar negeri sah. Di Indonesia tidak ada perjudian itu, yang jadi problem, dia pasang pertandingan yang sudah terlihat statistiknya kemudian berkeinginan taruhannya menang. Itu yang dilakukan pemain judi,” ucapnya.

Nasdem: Impor Pangan untuk Kepentingan Negara

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Fraksi NasDem DPR RI Ahmad M Ali menyayangkan pernyataan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo yang terkesan menuding Partai Nasdem bertanggung jawab urusan impor. NasDem menegaskan bahwa impor pangan untuk kepentingan negara.

Ahmad M Ali menilai pernyataan tidak mendasar Firman tak patut diucapkan oleh negarawan yang saat ini menjadi wakil rakyat di DPR RI.

“Apa yang disampaikan oleh Firman Soebagyo itu menunjukan bahwa ia bukan seorang negarawan, dan sama sekali tidak mengerti urusan tata negara. Pernyataannya itu, terkesan tendensius tidak etis, dan tidak pantas karena secara vulgar menyebut Partai NasDem bertanggung jawab masalah impor pangan,” ujar Ali dalam keterangan, Sabtu (16/2/2019).

Ali menekankan, negara melalui Presiden dan Menteri memiliki pertimbangan yang bersifat komperehensif dalam menentukan kebijakan impor berdasarkan data dan pertimbangan banyak hal, misalnya, soal inflasi, kebutuhan nasonal, ketercukupan pangan, dan pemenuhan nasional.

“Keputusan soal impor pangan itu tidak ada kaitannya dengan kebijakan atau kepentingan partai politik, atau NasDem. Walaupun Pak Enggar sebagai Menteri Perdagangan adalah kader NasDem, tetapi ia sudah diwakafkan sebagai abdi negara setelah jadi menteri. Kebijakan dia, itu murni soal urusan negara,” terang Ali.

Bendahara Umum Partai DPP Partai NasDem ini menyebut bahwa kebijakan impor tidak bisa dilihat dalam satu sudut pandang saja. Tetapi harus melihat hal itu, dalam urusan kepentingan nasional.

“Bila landasan argumen adalah berbasis curiga tanpa data, maka kita akan disesatkan oleh pernyataan Firman. Tidak ada kaitan NasDem dengan impor pangan, tidak ada orang NasDem yang bergerak dalam urusan bisnis seperti itu,” Ali meyakinkan.

2 dari 2 halaman

Jangan Generalisasi

Lebih jauh Ali menyesalkan pernyataan Firman menggeneralisasi kepentingan negara dengan kebijakan partai. Pernyataan itu dipandangnya tidak logis dan terkesan sebagai manuver. Tidak ada alasan mengaitkan kebijakan Istana dengan impor pangan urusan kepentingan Partai NasDem.

“Saya kasih contoh begini, apakah ketika Setya Novanto korupsi dana E-KTP itu lantas bisa disebut sebagai tanggung jawab Partai Golkar?,” ujar Ali.

“Idrus Marham selaku Menteri Sosial ketika ditersangkakan menerima suap, apakah juga bisa kaitkan tanggung jawab Partai Golkar? Kan tidak begitu cara pandanganya,” sambungnya.

Ali meminta Firman untuk segera mengklarifikasi pernyataan itu karena dianggap tidak pantas, dan merugikan nama Partai NasDem.

“Firman harus mengklarifikasi pernyataan itu karena tidak etis dan ceroboh. Itu merugikan Partai NasDem yang sama sekali tidak bisa dikaitkan dengan urusan impor pangan,” tegasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Ma’ruf Amin Optimistis Raup 70 Persen Suara di Jawa Barat

Liputan6.com, Cimahi – Relawan Barisan Nusantara (Barnus) Jawa Barat mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketua Umum relawan Barnus Nurdin Tampubolon juga melantik beberapa pengurus Dewan Pimpinan Daerah Barnus Jabar untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Dengan ini saya berharap pengurus DPD Barisan Nusantara Jawa Barat bergerak untuk memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” kata Nurdin di Cimahi Convention Hall, Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin merespons dukungan dari Barnus ini. Dia yakin dengan dukungan tersebut Jokowi-Ma’ruf akan menang di Jawa Barat.

“Saya ingin berterima kasih kepada Barnus Jawa Barat dengan seluruh Pengurus DPP Barnus yang telah menyatakan dukungan ke Paslon 01. Dengan dukungan Barnus ke Paslon 01 ini, saya yakin akan memenangkan di Jawa Barat,” kata Ma’ruf.

Dengan makin banyaknya dukungan yang diterima, Ma’ruf makin optimistis dapat memperoleh suara 70 persen di Jawa Barat.

“Karena itu di Jawa Barat harus menang 70 persen. Ini harus dipegang. Minimal 70 persen. Dan banyak lagi prestasi-prestasi yang telah dicapai,” ungkapnya.

Ma’ruf mengakui pada Pilpres 2014 lalu pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memang kalah dari pasangan Prabowo-Hatta. Karena itu, dia menginginkan kemenangan Pilpres 2019 menang.

“2014 Pak Jokowi kalah di Jawa Barat. Apa di 2019 mau kalah lagi? Mau kalah apa tidak? Karena itu tahun 2019 harus menang,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Sosialisasi Capaian Pemerintah

Sementara para pengurus DPD maupun DPC Barnus se-Jawa Barat juga diminta terus menyosialisasikan capaian pemerintah Jokowi selama empat tahun terakhir. Caranya, dengan mendatangi warga dari pintu ke pintu.

“Bagaimana kita harus door to door, mengenalkan Pak Jokowi, Kiai Ma’ruf, dan menangkis hoaks-hoaks. Ini tugas kita menjelaskan,” ujar Nurdin.


Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka


Saksikan video pilihan berikut ini:

Opera Sabun Mauro Icardi

Liputan6.com, Milan – “Di belakang setiap pria hebat, pasti ada wanita hebat,” mungkin inilah peribahasa yang ada di benak Wanda Nara. Namun, banyak fans Inter Milan mungkin tak setuju dengan hal tersebut. Bagi mereka, Wanda adalah racun dalam karier suaminya, Mauro Icardi.

Semua berawal dari masalah kontrak baru. Mauro Icardi masih terikat kontrak di Inter sampai 2021, tapi terus dikejar tim-tim besar. La Beneamata merasa harus bergerak cepat untuk memagari Icardi.

Negosiasi pun dilakukan, namun berlangsung alot. Selama negosiasi, komentar Wanda sering berubah-ubah.

Dia pernah berkata Mauro Icardi sudah pasti menandatangani kontrak baru, lalu mengubah komentar itu sepekan kemudian. Dia juga mengatakan situasi Icardi masih tidak jelas.

(AFP/Miguel Medina)

Komentar-komentar Wanda inilah yang jadi awal permasalahan. Pihak klub tidak terima, tetapi Wanda ngotot. Terjadilah perang kecil di antara keduanya dan yang jadi korban adalah Icardi.

Inter mencopot ban kapten pemain asal Argentina itu dan memberikannya kepada kiper Samir Handanović. Hal ini sangat memalukan bagi Icardi.

AFP/Miguel Medina)

“Ada perang kecil antara manajemen dengan Wanda Nara, yang sering muncul di media dalam beberapa pekan terakhir. Icardi telah membuktikan diri sebagai kapten luar biasa di lapangan, tapi dalam situasi seperti ini dia selalu memihak istrinya,” kata Jatin Dietl, Area Manager Transfermarkt.

“Itulah yang menyebabkan permasalahan dalam tim,” imbuh dia.

2 dari 2 halaman

Marotta Marah Besar

Beppe Marotta (GABRIEL BOUYS / AFP)

Hal yang sama juga dibocorkan oleh Mario Sconcerti, jurnalis kawakan yang sudah lama bekerja di sekitar Inter. Dia menyebut masalah ini dimulai dari sikap Wanda, yang membuat Direktur Inter, Giuseppe Marotta marah besar.

“Situasi Icardi di Inter semakin tidak bisa dikendalikan. Telah terjadi perpecahan dalam beberapa pekan terakhir, dan Wanda terus memancing masalah, situasi ini nyaris berada di titik jenuh,” kata Sconcerti.

“Marotta terpaksa turun tangan dan harus melakukannya dengan cara yang jelas dan resmi. Wanda telah memecah belah Inter,” imbuh dia.

“Saya sudah melihat situasi yang serupa, ketika para pemain tetap memihak istrinya dengan setia. Tapi kisah Icardi telah berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa Anda terima. Dia telah menyerang fondasi klub,” ucapnya.

Gara-gara masalah ini, Inter mulai mempertimbangkan opsi melepas Icardi. Adalah Juventus yang mulai melakukan negosiasi tahap awal dengan La Beneamata.

Mungkinkah Icardi pindah ke Juventus yang notabene rival abadi Inter? Kita tunggu saja.

(AFP Photo/Josep Lago)

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

2 Ujung Tombak Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengumumkan skuat Piala AFF 2019, Rabu (14/2/2019). Dia hanya membawa dua striker murni. 

Pada awal Januari 2019, Indra Sjafri memanggil 38 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Dalam daftar tersebut, sebanyak delapan nama diantaranya merupakan penyerang.

Namun, seiring perkembangannya, nama-nama tersebut dikerucutkan menjadi dua penyerang.

Ezra Walian tidak mendapatkan izin dari klubnya RKC Waalwijk, adapun Septian Satria Bagaskara (Persik Kediri), Yoga Pratama (PSIM Yogyakarta), Beni Oktaviansyah (Kalteng Putra), dan Dalmiansyah Matutu (Arema FC) dicoret.

Otomatis slot penyerang murni yang dibawa Indra Sjafri ke Piala AFF 2019 tersisa dua nama yakni Marinus Wanewar (Persipura Jayapura) dan Dimas Djarad (PS Tira Persikabo). Jumlah yang harus dikorbankan Indra Sjafri karena memutuskan untuk membawa lebih banyak pemain tengah.

Marinus dan Dimas diproyeksi menjadi ujung tombak skuat Timnas Indonesia U-22. Asumsinya adalah mereka tidak banyak bergerak dan tinggal melakukan penyelesaian akhir di depan gawang lawan.

Pada tiga laga uji coba jelang Piala AFF 2019, peran keduanya memang tidak terlalu mencolok. Beberapa kali mendapatkan peluang, namun penyelesaian akhirnya belum sempura.

Hanya Marinus yang pada uji coba terakhir mampu mencetak gol ke gawang Madura United sekaligus menghindari Timnas Indonesia U-22 dari kekalahan.

2 dari 3 halaman

Marinus Wanewar

Pemain Timnas Indonesia U-22, Marinus Wanewar, mengamati instruksi saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (15/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Nama lengkap: Marinus Maryanto Wanewar

Tempat dan Tanggal Lahir: Sarmi, Papua, 24 Februari 1997

Tinggi badan: 181 cm

Posisi: Penyerang

Klub: Persipura Jayapura

Marinus merupakan produk asli binaan akademi Persipura Jayapura. Pada 2016, Marinus mendapatkan kepercayaan tampil di skuat reguler.

Persaingan yang ketat di lini depan Persipura akhirnya membuat Marinus dipinjamkan ke Bhayangkara FC pada 2018. Bersama The Guardian, pemain berusia 21 tahun itu sukses mencetak tiga gol dalam 18 laga.

3 dari 3 halaman

Dimas Drajad

Pemain Timnas Indonesia U-22, Dimas Drajad, mengamati rekannya saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (15/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Nama Lengkap: Muhammad Dimas Drajad

Tempat dan Tanggal Lahir: Gresik, 30 Maret 1997

Tinggi Badan: 178 cm

Posisi: Penyerang

Klub: PS Tira Persikabo

Dimas Drajad memulai kariernya sebagai pesepak bola dengan bergabung di akademi Deportivo Indonesia, Persegres Gresik United, dan PS TNI. Namanya kemudian melejit setelah bergabung dengan PS Tira pada Liga 1 2018.

Pemain berusia 21 tahun itu tampil sebanyak 20 pertandingan dan sukses mencetak empat gol. Dimas Drajad juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 periode 2013-2016 dan tampil sebanyak 20 pertandingan dengan sumbangan 12 gol.


Sumber: Bola.com

Timses Jokowi Tantang BPN Sebut Kepala Daerah Pendukung Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Kubu pasangan capres dan cawapres 02, Prabowo Subianto– Sandiaga Uno, sedang mengkaji dugaan pelanggaran 31 kepala daerah di Jawa Tengah yang mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, upaya kubu Prabowo-Sandiaga Uno itu merupakan bentuk kepanikan.  

“Mereka panik dan menerapkan strategi gugat kepala daerah yang terbukti malah menjadi bumerang, menjadi arus balik yang memperkuat Jokowi,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.

Hasto menilai langkah itu sia-sia. Justru, akan memperkuat militansi kepala daerah untuk melawan Prabowo-Sandiaga.

“Seluruh kepala daerah pendukung Pak Jokowi memiliki pengalaman kongkret bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi sangat responsif terhadap aspirasi daerah. Ketika kepala daerah pendukung Paslon 01 ditekan kubu Prabowo-Sandi, semakin mantap mereka bergerak memenangkan Pak Jokowi,” jelas Hasto.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menantang kubu Prabowo-Sandiaga untuk menampilkan kepala daerah yang mendukung mereka. Hasto memamerkan sejumlah kepala daerah berprestasi yang mendukung Jokowi-Ma’ruf. Seperti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sampai Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Tim Prabowo-Sandi silakan sebut mana kepala daerahnya yang berprestasi yang mau dukung Prabowo? Gerindra dan PKS silakan lakukan deklarasi yang sama. Sebut mana kepala daerahnya yang berprestasi? Mana kepala daerahnya yang benar-benar kader asli Gerindra dan PKS,” kata Hasto.

2 dari 2 halaman

Dianggap Minim Bukti

Hasto mengatakan, laporan yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandiaga minim bukti. Kendati demikian, divisi hukum TKN siap memberikan bantuan kepada para kepala daerah yang dilaporkan.

“Jadi jangan hanya karena tidak punya kepala daerah yang hebat, lalu Tim Prabowo-Sandi main lapor minim bukti,” kata dia.

Adapun beberapa kepala daerah yang dilaporkan adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Laporkan Kepala Daerah Pendukung Jokowi, Kubu Prabowo Dinilai Panik

Liputan6.com, Jakarta – Kubu pasangan capres dan cawapres 02, Prabowo Subianto– Sandiaga Uno, sedang mengkaji dugaan pelanggaran 31 kepala daerah di Jawa Tengah yang mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, upaya kubu Prabowo-Sandiaga Uno itu merupakan bentuk kepanikan.  

“Mereka panik dan menerapkan strategi gugat kepala daerah yang terbukti malah menjadi bumerang, menjadi arus balik yang memperkuat Jokowi,” ujar Hasto di Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.

Hasto menilai langkah itu sia-sia. Justru, akan memperkuat militansi kepala daerah untuk melawan Prabowo-Sandiaga.

“Seluruh kepala daerah pendukung Pak Jokowi memiliki pengalaman kongkret bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi sangat responsif terhadap aspirasi daerah. Ketika kepala daerah pendukung Paslon 01 ditekan kubu Prabowo-Sandi, semakin mantap mereka bergerak memenangkan Pak Jokowi,” jelas Hasto.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menantang kubu Prabowo-Sandiaga untuk menampilkan kepala daerah yang mendukung mereka. Hasto memamerkan sejumlah kepala daerah berprestasi yang mendukung Jokowi-Ma’ruf. Seperti Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sampai Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

“Tim Prabowo-Sandi silakan sebut mana kepala daerahnya yang berprestasi yang mau dukung Prabowo? Gerindra dan PKS silakan lakukan deklarasi yang sama. Sebut mana kepala daerahnya yang berprestasi? Mana kepala daerahnya yang benar-benar kader asli Gerindra dan PKS,” kata Hasto.

2 dari 2 halaman

Dianggap Minim Bukti

Hasto mengatakan, laporan yang dilayangkan kubu Prabowo-Sandiaga minim bukti. Kendati demikian, divisi hukum TKN siap memberikan bantuan kepada para kepala daerah yang dilaporkan.

“Jadi jangan hanya karena tidak punya kepala daerah yang hebat, lalu Tim Prabowo-Sandi main lapor minim bukti,” kata dia.

Adapun beberapa kepala daerah yang dilaporkan adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. 

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Polda Jambi Tangkap Kurir 4 Ribu Ekstasi Jaringan Internasional

Jakarta – Polda Jambi menangkap seorang pria bernama Rajali Ibrahim (52) warga asal Sumatera Utara, Medan. Rajali ditangkap karena membawa 4 ribu butir pil ekstasi asal Belanda senilai Rp 1,2 miliar, saat melintasi jalan di kawasan Kabupaten Muaro Jambi.

“Kita tangkap tersangka ini di kawasan Jalan Km 35 di Kabupaten Muaro Jambi. Dia kita tangkap tanpa perlawanan saat mengendarai mobil yang direntalnya. Rencana ekstasi itu akan dibawa tersangka ke Sumatera Selatan, Palembang,” kata Direktur Narkoba Polda Jambi, Kombes Eka Wahyudianta kepada wartawan di Mapolda Jambi, Jalan Jend Sudirman, Thehok Jambi, Jumat (15/2/2019).

Penangkapan itu dilakukan polisi pada Kamis (14/2). Polisi awalnya mendapatkan informasi adanya penyelendupan narkoba jenis ekstasi yang akan melintasi Jambi. Dari laporan itu, polisi kemudian bergerak cepat sehingga penyelundupan ribuan ekstasi itu berhasil terungkap.

“Ekstasi itu kita temukan di bagian kap mobil yang dirental oleh tersangka dengan dibungkus kecil. Diduga ekstasi ini berasal dari Belanda dengan kualitas terbaik,” ujar Eka.

Dari hasil penyelidikan polisi, 4 ribu ekstasi itu didapatkan tersangka dari tangan salah satu narapidana Lapas Bengkalis Provinsi Riau berinisial O. Rencananya ribuan ekstasi itu akan diserahkan tersangka kepada S yang merupakan bandar besar serta juga merupakan mantan napi Palembang.

“Tersangka ini adalah kurir. Ini merupakan jaringan International. Jadi setiap tersangka dapat mengantar ekstasi itu, tersangka mendapatkan imbalan uang sebesar Rp 1,5 juta,” terang Eka.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara di atas 10 tahun penjara.
(knv/knv)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>