Toyota Camry Tabrak Belasan Orang di Jalan Tendean Jaksel

Liputan6.com, Jakarta – Telah terjadi kecelakaan di Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019) malam. Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan diduga hingga 15 orang. Kejadian hal itu dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Iya benar adanya kecelakaan itu,” kata Argo kepada Merdeka.

Sebuah Toyota Camry diduga menabrak belasan orang di Jalan Tendean. Mobil itu kemudian menabrak sebuah tiang listrik. Tampak tubuh mobil penyok di sana-sini. Sementara kaca depan dan belakang pecah.

Beberapa korban tampak bergelimpangan di jalan dan ditolong oleh warga.

Terkait detil kronologi dan jumlah korban atas kecelakaan di Tendean itu, Argo mengaku saat ini anggota tengah di lapangan.

“Datanya nanti. Anggota masih ada di lapangan. Datanya segera,” ujar Argo.

Polisi Dalami Dugaan Seks Menyimpang Belasan Bocah di Garut

Liputan6.com, Garut – Sebanyak 19 anak di bawah umur di Garut, Jawa Barat, diduga melakukan aktivitas seks menyimpang. Dugaan itu diungkapkan SH (35), salah satu Ketua RW setempat, Jumat (12/4/2019).

SH menyebut, kuat dugaan belasan anak itu telah kumpul kebo lantaran ketagihan bermain seks usai melihat tayangan video porno lewat handphone.

“Kalau ke saya anak-anak terbuka, pengakuannya memang begitu (melakukan kegiatan seks menyimpang), dan itu sudah lama seperti itu,” ujar SH.

Menurutnya, aktivitas seks belasan anak itu berlangsung di salah satu rumah di Kampung Cipeuteuy, Margawati, Kecamatan Garut Kota.

Saat itu para pelaku dan korban yang rata-rata masih berusia sekitar 12 tahunan itu baru selesai bermain bola.

“Jadi selepas bermain bola ada salah satu anak yang bawa hp android, kemudian nonton bersama,” ujarnya.

Salah satu anak perempuan di antara mereka terlihat menangis yang akhirnya menimbulkan kecurigaan. Salah satu orang tua dari belasan anak di bawah umur itu melaporkan kejadian yang dialami anak perempuannya, hingga akhirnya memutuskan melapor ke polisi.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengakui adanya informasi mengenai dugaan asusila di bawah umur tersebut.

“Kebetulan kami belum menerima laporan ya. Yang pasti, saya sudah meminta tim bergerak dan kasus ini sedang kami dalami,” ujarnya kepada wartawan.

Untuk mengungkap persoalan itu, lembaganya telah menunjuk Saturan Reskrim dan membuka informasi selebarnya, bagi para orang tua yang akan menyampaikan keluhannya.

“Kami tugaskan mereka untuk mendalami seluruh kasus itu,” ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Allison Mack mengaku bersalah atas kasus pemerasan dan dugaan membantu perekrutan budak seks dalam sebuah organisasi. Allison adalah aktris

Prabowo Bilang Belasan Persen Suara akan Dicuri, KPU: Siapa yang Nyuri?

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengatakan ke pendukungnya mereka harus menang besar dengan selisih 25% suara karena belasan persen suara akan dicuri. KPU menegaskan suara tidak bisa dicuri.

“Ah kamu masih menanyakan suaranya dicuri. Siapa yang nyuri? Nggak, nggak bisa suaranya dicuri,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Hotel Sari Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2019).

Arief menekankan KPU telah memiliki mekanisme soal penghitungan suara. Karenanya, kalau ada pencurian suara pasti ketahuan.

“Saya ingin ingatkan ya, dengan mekanisme yang dibangun oleh KPU Sekarang, kalau ada yang nyuri, akan ketahuan. Dan kemudian Bawaslu juga bisa memberi rekomendasi untuk koreksi kalau memang ada kesalahan,” ujarnya.

Arief kembali menegaskan sistem yang dibangun saat ini transparan. Setiap kecurangan akan terungkap.

“Gini, kalau pertanyaanmu ‘ada yang curang nggak, Pak?’, semua potensi kejadian itu selalu ada. Pertama diawasi, makanya kami membangun sistem yang transparan. Jadi kalau ada yang curang akan ketahuan. Dan kalau ketahuan akan kita, pertama mengambil tindakan penegakan hukumnya. Yang kedua bisa dilakukan koreksi gitu lho,” tuturnya.

Prabowo Subianto sebelumnya mengajak para pendukungnya mengawal kemenangan pasangan nomor urut 02 di Pilpres 2019. Dia mengatakan Prabowo-Sandiaga Uno harus menang dengan minimal selisih 25%.

“Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih 25 persen. Karena siap akan dicuri sekian belas persen. Hanya itu usaha kita,” ujar Prabowo di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/4).

(idh/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo Sebut Belasan Persen Suara akan Dicuri, Ma’ruf Sindir Hasil Survei

Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin merespons pernyataan Prabowo yang menargetkan menang di atas 25 persen karena kemungkinan belasan persen akan dicuri. Dia mengatakan pasangan Prabowo-Sandi tidak pernah menang di setiap survei.

“Oh iya, gede banget itu. Padahal survei semua mengatakan tidak ada yang menang. Enggak ada satu survei pun yang mengatakan menang, paling kalah tipis, kalah banyak,” ujar Ma’ruf di kediamannya, Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2019).

Ma’ruf menuturkan, setiap kontestan pilpres selalu berkeyakinan untuk menang. Namun dia menyerukan agar masing-masih calon berkaca pada survei yang ada.

“Tapi kan kita lihat saja. Kita patokannya sejumlah survei seperti apa. Survei itu kan kita ambil yang terbanyak, yang paling pesimis berapa, yang optimis berapa,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf juga menampik adanya kecurangan dalam perhitungan suara nanti. Dia mempercayakan sepenuhnya pada penyelenggara pemilu.

“Mereka bilang menang, nanti kalau kalah artinya dicuri. Ini kan kita itu ada wasitnya. Ada tukang hitungnya, ada pengawasnya,” lanjut Ma’ruf.

Ma’ruf mengatakan sebaiknya setiap kandidat berjuang saja jika ingin memenangkan pilpres 2019. Menurut dia, jangan hanya mencari alasan untuk kekalahan nanti.

“Kalau kita ingin meningkatkan (suara) ya kita berusaha keras. Jangan seperti itu ‘saya menang sekian, kalau ga menang berarti curang’, nah itu kan,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf menyebut tim kampanye terus berusaha keras dalam meningkatkan suara. Berdasarkan survei yang dia peroleh, Jokowi-Ma’ruf Amin selalu memang dari Prabowo-Sandi.

“Kalau kita sih sedang berjuang untuk menang. Menurut indikasi dari lembaga survei kita itu sudah menang. Menangnya ada yang agak tipis, ada yang sedang, ada yang banyak. Bagaimana memperbesar kemenangan itu, kalau kita rasional saja,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, capres Prabowo Subianto mengajak para pendukungnya mengawal kemenangan pasangan nomor urut 02 di Pilpres 2019. Dia mengatakan Prabowo-Sandiaga Uno harus menang dengan minimal selisih 25%.

“Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih 25 persen. Karena siap akan dicuri sekian belas persen. Hanya itu usaha kita,” ujar Prabowo di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Pada pidatonya Prabowo menduga adanya kecurangan sekitar belasan persen. Sehingga kemenangan 25% bisa mengamankan kemenangannya.
(knv/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo Sebut Belasan Persen Suara akan Dicuri, TKN: Halusinasi!

Jakarta – Capres Prabowo Subianto ingin menang Pilpres 2019 dengan selisih suara 25% karena menurutnya belasan persen suaranya akan dicuri. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyebut Prabowo berhalusinasi.

“Prabowo bicara kemenangan selisih 25% seperti sedang mengigau. Dari mana menjelaskan kemenangan dengan besar itu bisa didapatkan? Tidak ada satupun lembaga survei kredibel yang mengunggulkannya. Bahkan lembaga-lembaga survei yang kredibel itu semua memenangkan Jokowi-Ma’ruf dengan selisih di atas 20%,” kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Sabtu (6/4/2019).

“Apalagi jika Prabowo menuduh kami akan mencuri suara darinya. Ini seperti sedang berhalusinasi. Sedang mengarang cerita yang disesuaikan dengan skenario yang konsisten selama ini,” imbuh Ace.

Ace menyebut pernyataan Prabowo yang mengaitkan pilpres dengan menganalogikan mengusir penjajah merupakan kekeliruan fatal. Dia mengatakan pilpres bukan ajang mengusir penjajah, tetapi berlomba-lomba dalam kebaikan dengan menawarkan program yang terbaik kepada rakyat.

Ketua DPP Partai Golkar itu memandang apa yang disampaikan Prabowo sesungguhnya ingin membangkitkan militansi pendukungnya sehingga mereka bisa dimobilisasi tanggal 17 April. Dia berbicara soal kemungkinan intimidasi kepada pemilih Jokowi-Amin.

“Militansi dukungan ini merupakan provokasi dan intimidasi kepada pemilih pendukung 01. Cara-cara intimidasi adalah karakter pendukung 02 yang terbukti saat peristiwa kekerasan pada warga yang memakai kaos Jokowi di Jawa Tengah. Ini bagian dari skenario besar yang sedang dirancang jelang dan pasca 17 April,” ucap Ace.

“Pasca 17 April juga kubu 02 telah berbicara tentang upaya menegasi peran MK dan mengangkat people power. Semua rakyat harus tahu skenario besar kubu 02 ini. Jangan kita dibodohi dengan konstruksi narasi tersebut,” imbuh anggota DPR itu.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto mengajak para pendukungnya mengawal kemenangan pasangan nomor urut 02 di Pilpres 2019. Dia mengatakan Prabowo-Sandiaga Uno harus menang dengan minimal selisih 25%.

“Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih 25 persen. Karena siap akan dicuri sekian belas persen. Hanya itu usaha kita,” ujar Prabowo di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/4).
(gbr/zap)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo: Kita Harus Menang Selisih 25%, Karena akan Dicuri Belasan Persen

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengajak para pendukungnya mengawal kemenangan pasangan nomor urut 02 di Pilpres 2019. Dia mengatakan Prabowo-Sandiaga Uno harus menang dengan minimal selisih 25%.

“Kita harus menang dengan angka yang sangat besar. Kita harus menang dengan selisih 25 persen. Karena siap akan dicuri sekian belas persen. Hanya itu usaha kita,” ujar Prabowo di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Gerakan Elaborasi Rektor Akademisi Alumni & Aktivis Kampus Indonesia. Prabowo kemudian bicara soal kekuatan rakyat yang mampu mengusir penjajah.

“Saya percaya dulu kita usir penjajah, menghadapi kekuatan paling canggih bisa kita kalahkan. Kalau ada mereka yang tidak bisa memahami keinginan rakyat, bahkan rakyat ditakut-takuti, ditindas, maka akan keliru melihat kekuatan rakyat Indonesia,” sebut dia.

Prabowo pun mengajak para akademisi-cendekiawan yang hadir menjadi panutan bagi rakyat Indonesia. Ia mengajak mereka ikut menyelamatkan bangsa.

“Hai para guru besar, cendekiawan, rakyatmu minta suri tauladan kamu semua. Bersama-sama kita selamatkan bangsa Indonesia,” kata Prabowo.
(tsa/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Belasan Siswa Tersesat Ditemukan Melalui Kamera Pengintai Harimau

Evakuasi juga dibantu personel Polres Indragiri Hulu, badan penanggulangan bencana setempat, Basarnas Provinsi Jambi. Selanjutnya, siswa diserahkan kepada guru pembimbing begitu tiba di Basecamp Granit TNBT.

Gede menerangkan, kejadian bermula ketika 20 siswa termasuk Polhut masuk ke TNBT untuk praktik pengamanan serta perlindungan hutan. Ada beberapa simulasi dilakukan sejak Selasa pagi.

Seusai jadwal, para siswa ini sudah harus kembali Selasa siang. Hanya saja yang sampai ke basecamp tersebut hanya delapan siswa sementara sisanya tak kunjung datang hingga petang menjelang.

“Akhirnya dilakukan pencarian, malamnya juga tapi tak ditemukan jejaknya karena diduga keluar dari jalur yang sudah dibuat,” sebut Gede.

Menurut Gede, tersesat di hutan merupakan peristiwa biasa apalagi bagi pemula. Diduga, para siswa ini kehilangan arah mata angin dalam perjalanan pulang sehingga keluar dari jalur.

“Bagaimana pastinya mereka tersesat nanti diminta keterangan, saat ini pemulihan dulu dan evakuasi,” Gede menegaskan.

Nenek Penipu di Makassar Mengaku Simpan Duit Gaib Belasan Miliar

Makassar – Nenek Tampa (61) mengaku pada polisi memiliki uang sebesar Rp 19,6 miliar di kosnya. Tampa diduga menipu sejumlah orang dengan modus penggandaan uang.

“Menurut dia, ada 3 kardus dia simpan di rumah kosnya dengan jumlah Rp 19,6 miliar,” ucap Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Bahtiar pada wartawan, Kamis (28/3/2019).

Pada polisi, Tampa mengklaim uang itu datang secara gaib. “Gaib, dia tidak tahu siapa yang antar (uang) itu,” imbuh Bahtiar.

Tampa sebelumnya diketahui melarikan diri dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Jakarta. Seorang korban Tampa bernama Hapsa berhasil menangkapnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta.

Hapsa mengaku tertipu Rp 350 juta. Selain Hapsa, belakangan ada 3 orang lain yang mengaku sebagai korban. Mereka berasal dari Bekasi hingga Nunukan, Kalimantan Utara.

Berkaitan dengan pengakuan Tampa itu, polisi masih menyelidikinya. Bahtiar mengatakan Tampa tidak mau diajak ke Jakarta untuk mengambil uang gaib itu.

“Kami masih mendalami pengakuannya. Dia diajak bersama ke Jakarta untuk ambil uang itu dia tidak mau, dia maunya ambil sendiri di Jakarta,” tutur Bahtiar.
(dhn/dhn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Belasan Rumah di Bogor Rusak Diterjang Puting Beliung, 1 Orang Luka

Liputan6.com, Jakarta Belasan rumah di Bogor, Jawa Barat rusak diterjang angin puting beliung, Rabu, 27 Maret 2019 sore. Akibat kejadian ini, satu orang luka tertimpa asbes.

Bencana itu menerjang Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Rabu, 27 Maret 2019 sekitar pukul 14.30 WIB.

Sekeretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo menyebutkan, data sementara ada 15 unit rumah rusak. Umumnya, kerusakan pada bagian atap akibat diterpa angin kencang.

“Atap genteng dan plafon rusak. Anggota di lapangan masih melakukan pendataan,” kata Budi.

Menurutnya, seorang warga RT03/03, Desa Leuwinutug, Citeureup, mengalami luka dibagian kepala akibat tertimpa asbes.

“Korban hanya mengalami luka ringan di bagian kepala,” kata dia.

Kini warga dibantu anggota BPBD tengah melakukan perbaikan atap rumah mereka yang rusak. Selain itu, mereka juga membersihkan serpihan genting dan asbes yang berserakan akibat terbawa terbang puting beliung.