David Luiz Tak Terkejut MU Bangkit Bersama Solskjaer

Liputan6.com, London – Bek Chelsea David Luiz tidak kaget dengan peningkatan performa Manchester United (MU) di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Menurut Luiz, Setan Merah sudah punya tim yang bagus sebelum ditangani Solskjaer.

MU menjalani start yang buruk di bawah asuhan Jose Mourinho pada musim ini. Namun, manajer asal Portugal itu kemudian digantikan oleh Solskjaer pada bulan Desember lalu.

Solskjaer baru saja menelan kekalahan pertamanya setelah ditaklukkan oleh PSG di Liga Champions. Namun, sebelum itu pria asal Norwegia itu berhasil memimpin timnya tidak tersentuh kekalahan dalam 11 pertandingan.

Setan Merah kini sudah berhasil menembus posisi empat besar di klasemen sementara Premier League. Selain itu, para pemain MU sekarang sudah tampil dengan penuh percaya diri.

2 dari 2 halaman

Komentar Luiz

Chelsea akan menjamu United dalam putaran kelima Piala FA pada hari Senin (18/2/2019). Luiz pun memberikan penilaian tentang performa United di bawah Solskjaer.

“Bahkan sebelumnya sudah mereka menjadi tim yang hebat dengan manajer hebat, Jose Mourinho mencoba melakukan segalanya untuk yang terbaik bagi Man United tetapi kemudian mereka memutuskan untuk berubah,” kata pemain Brasil itu di situs resmi Chelsea.

“Kemudian datang Solskjaer dan dia melakukan hal luar biasa karena dia pelatih yang hebat dan juga dia memiliki pemain-pemain hebat. United sudah memiliki tim yang sama sejak lama, mereka memahami filosofinya dan mereka mencoba menikmatinya.”

Statistik Manchester United di bawah manajer interim Ole Gunnar Solskjaer sejak Desember 2018 memang mengundang decak kagum. Bahkan tidak ada yang menyangka jika mantan striker United itu menjalani start yang bagus di Old Trafford.

Di bawah tangan dingin manajer asal Norwegia itu, Setan Merah mencatatkan sepuluh kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kekalahan. Selain itu, Paul Pogba dan kawan-kawan juga berhasil menyarangkan 28 gol.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Juventus Bungkam Frosinone, Gol Bonucci untuk Istri dan Anak

Liputan6.com, Turin – Leonardo Bonucci ikut mencetak gol saat Juventus mengalahkan Frosinone. Gol itu ia persembahkan untuk istri serta putrinya.

Juventus masih terus meraih kemenangan dalam ajang Serie A. Kali ini Frosinone dibuat bertekuk lutut dengan skor 3-0 pada Sabtu (16/2) dini hari WIB.

Bonucci mencetak gol kedua Juventus dalam pertandingan tersebut, setelah Paulo Dybala membuka skor terlebih dulu. Cristiano Ronaldo kemudian mempersembahkan gol ketiga untuk membawa Juventus unggul 14 angka di puncak klasemen.

Bonucci yang mencetak gol pada menit ke-17. Ia mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang Frosinone.

Selepas menjebol gawang lawan, bek berusia 31 tahun itu melakukan selebrasi dengan membentuk inisial “LM” dengan jari-jari tangannya. Selebrasi tersebut ternyata ditujukan untuk istri serta putrinya yang baru lahir sepekan kemarin.

“Beberapa hari terakhir sangatlah indah, Matilda tiba dan memberi sinar cahaya bagi keluarga kami,” kata Bonucci kepada Sky Sport Italia.

“Saya mendedikasikan gol tersebut untuknya, keluarga dan istri, juga kepada semua yang telah dekat dengan saya selama beberapa tahun terakhir yang agak intens.”

2 dari 3 halaman

Momentum Bagus

Kemenangan atas Frosinone akan menjadi momentum yang bagus bagi Juventus menjelang pertandingan Liga Champions. Bianconeri akan menghadapi Atletico Madrid dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar.

“Kami dalam bentuk yang bagus, laga ini membantu kami agar siap untuk hari Rabu esok,” lanjutnya.

“Kami pergi ke Madrid dengan kesadaran penuh menghadapi tim yang akan berjuang maksimal hingga akhir, tapi Atleti juga akan menghadapi tim hebat yang tak akan lengah sedikit pun di atas lapangan.”

3 dari 3 halaman

Kasih Sayang

Bonucci dibenci para pendukung Juventus setelah membelot ke AC Milan pada musim kemarin. Namun, ia mendapat standin ovation dalam pertandingan tersebut.

“Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Saya pulang ke rumah, kasih sayang dari mereka penting, tetapi saya juga tahu apa yang bisa saya berikan dan kami semua bekerja keras untuk mencapai tujuan kami,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Fabio Capello Larang Juventus Boyong Matthijs De Ligt

Liputan6.com, Turin – Ketertarikan Juventus terhadap bek Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt sudah menjadi rahasia umum. Namun, Fabio Capello menyarankan mantan klubnya untuk tidak merekrut pemain asal Belanda tersebut.

Sosok yang pernah membela dan melatih Juventus itu punya pertimbangan berdasar pengalaman. Dia mengaku tidak percaya terhadap bek dari Negeri Kincir Angin.

Capello menilai Juventus seharusnya mendahulukan produk Italia untuk mengisi sektor tersebut. “Saya tidak pernah suka bek Belanda. Mereka tidak punya kualitas sama seperti bek Italia,” ungkapnya, dikutip Calciomercato.

La Vecchia Signora siap bersaing dengan Barcelona dan Paris-Saint Germain demi mendatangkan De Ligt. Fabio Paratici bahkan memantaunya langsung saat Ajax menghadapi Real Madrid pada leg pertama 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2/2019).

Direktur Olahraga Juventus itu mencari darah segar untuk menggantikan Daniele Bonera (37 tahun), Giorgio Chiellini (34 tahun), dan Leonardo Bonucci (31 tahun).

2 dari 3 halaman

Alasan Capello

Capello punya dasar berdasar pengalamannya. Menangani Juventus, AC Milan, AS Roma, dan Real Madrid, dia kerap mempercayakan lini belakang ke pemain Italia.

Sosok yang juga pernah melatih Timnas Inggris dan Rusia itu bahkan mendatangkan Fabio Cannavaro Estadio Santiago Bernabeu pada 2006 agar pertahanan Real Madrid tidak mudah ditembus.

3 dari 3 halaman

Talenta Berbakat

Reputasi De Ligt meningkat setelah menembus tim utama Ajax pada musim lalu. Baru berusia 19 tahun, dia kemudian dipercaya menjadi kapten klub dan diandalkan timnas.

Kisah Henhen, Bintang Muda Persib Awali Karier dengan Sepatu Buatan Sendiri

Liputan6.com, Bandung – Bintang muda Persib Bandung, Henhen Herdiana, bercerita tentang perjalanan awal karier sepak bolanya. Bek kanan ini menuturkan, dia mengawali karier dengan penuh perjuangan.

Henhen, 23 tahun, bahkan harus memulai karier dengan sepatu sepak bola buatannya sendiri.

“Saat SD, mungkin kelas 6 atau 5 ada sepatu kulit, saya ganti bawahnya. Bagian bawah sepatu saya beli dan dilem kemudian dijahit sendiri. Kuat juga, lama terpakai walau kurang nyaman,” kata Henhen di situs resmi Persib.

Henhen menuturkan, keluarganya memang hidup sederhana. Maka itu, membeli sepatu bola pun menjadi hal yang susah, lantaran untuk keperluan sehari-hari pun mereka harus berjuang.

Cukup lama, Henhen, yang jebolan akademi sepak bola Persib, mengenakan sepatu buatannya sendiri itu. Bahkan, saat bergabung dengan sebuah sepak bola, dia pun masih mengenakannya.

2 dari 3 halaman

Sepatu Bola Pertama

Sampai akhirnya, sang ayah membelikannya sebuah sepatu baru. Ketika itu, kebetulan sang ayah punya rezeki, dan membelikan Henhen sepatu bola pertamanya. Harganya, Rp 200 ribu.

Henhen pun senang bukan kepalang, sepatu itu terus dia pakai hingga hancur.”Sepatu sampai jebol. Saya masih pakai sepatu itu sampai rusak. Sampai sekarang saya pakai sepatu merek yang sama,” ungkap Henhen.

3 dari 3 halaman

Bersyukur

Maka itu, saat ini, Henhen menyebut dirinya sangat bersyukur karena masa-masa sulit itu sudah dia lalui. Dia pun mengambil banyak hikmah dari pengalamannya di masa lalu.

Kini, Henhen mengaku lebih peduli terhadap sepatu.

Kenangan-kenangan masa lalu tersebut, kata Henhen selalu memotivasinya, sebelum akhirnya dia bergabung dengan Persib.

David Luiz: Para Pemain Chelsea Percaya kepada Maurizio Sarri

Jakarta Bek Chelsea, David Luiz, memastikan timnya masih memercayai manajer Maurizio Sarri. Di mata David Luiz, Sarri bisa memberikan banyak gelar untuk The Blues.

“Saya yakin kalau Chelsea memiliki masa depan yang cerah. Kami melakukan banyak diskusi dan tidak ada yang keberatan dengan kondisi saat ini,” ujar David Luiz.

“Tidak ada yang bicara apa pun, itu tandanya semua pemain Chelsea masih yakin dengan Maurizio Sarri.”

“Hal yang paling penting bagi kami adalah menjalankan filosofi manajer. Kami melakukan hal tersebut saat bertanding melawan Malmo.”

“Kami terus berusaha meningkatkan performa klub. Manchester City adalah satu di antara klub terbaik di dunia pada saat ini. Mereka lebih baik dari kami sejak awal laga.”

“Namun, kekalahan adalah bagian dari proses kematangan tim. Selain itu, Sarri masih menjalani musim perdananya di Premier League. Berbeda dengan manajer tiga klub teratas yang sudah bermusim-musim di Inggris,” ungkap David Luiz.

Posisi Maurizio Sarri sebagai manajer Chelsea terancam setelah kalah dari Manchester City dengan skor 0-6. Sarri disebut akan kehilangan pekerjaannya pada akhir musim 2018-19.

2 dari 2 halaman

Nama Frank Lampard Mulai Menggema

Spekulasi masa depan Mauruzio Sarri membuat Chelsea dikaitkan dengan sejumlah manajer. Satu di antaranya adalah Frank Lampard.

Saat ini, Lampard menangani Derby County. Mereka membuat kejutan ketika menyingkirkan Manchester United dari Piala Liga.

Derby County melaju hingga babak keempat sebelum disingkirkan Chelsea. Derby County yang berkompetisi di Divisi Championship, masih menjaga peluang untuk bisa menembus Premier League musim mendatang.

Frank Lampard difavoritkan untuk menjadi manajer Chelsea karena status legenda di klub tersebut dan menjadi sosok yang dihormati oleh pemain Chelsea.

Sumber: Metro

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

Bantah Soal Rumor Beltrame, Manajer Persib Tertarik Pulangkan Jufriyanto

Liputan6.com, Bandung – Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar menepis rumor kepindahan mantan bek Madura United asal Brasil, Fabiano Beltrame. Dia menyatakan klub justru tertarik untuk memulangkan Achmad Jufriyanto.

Umuh mengaku tak tahu alasan Beltrame dirumorkan bakal memperkuat Persib.

“Ya dari mana itu saya juga bingung. Saya bingung nama Fabiano muncul di Persib,” ujar Umuh ditemui dalam acara peresmian masjid di Mapolda Jabar, Jumat (15/2/2019).

Kabar Beltrame ke Bandung mencuat setelah pelatih Persib Miljan Radovic menganulir pemain asal Jepang Kunihiro Yamashita yang sudah mengikuti masa percobaan selama dua pekan.

Madura United kemudian mengancam akan mencabut dukungan atas proses naturalisasi bek tengah berusia 36 tahun itu. Menurut Umuh, Persib masih berkonsentrasi pada Yamashita.

“Kalau Fabiano bukan naturalisasi percuma buat apa, sudah saja yang pemain Asia,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Rekrut Achmad Jufriyanto

Umuh mengatakan, saat ini Maung Bandung mencari pengganti Yamashita. Bahkan ia menyebut tak menutup kemungkinan akan kembali mendatangkan Achmad Jufriyanto.

Jufriyanto sendiri baru saja meninggalkan klub asal Malaysia, Kuala Lumpur FA. Saat ini mantan bek Persib itu sedang dalam masa peningkatan kondisi fisik setelah mengalami cedera.

“Kalau bisa kembali ke Persib. Jika memungkinkan itu pasti diambil karena juga dulu dia keluar baik-baik,” ujar Umuh.

MU Tumbang, Lindelof Malas Bicara dengan Istrinya

Liputan6.com, Manchester – Bek Manchester United (MU), Victor Lindelof, sangat benci dengan kekalahan. Bahkan, dia menyebut kekalahan sebagai salah satu yang paling buruk dalam hidupnya.

Lindelof bergabung dengan MU pada musim 2017/18 lalu. Pada musim ini, pemain asal Swedia mulai sering menjadi pilihan utama di lini belakang United. Sudah 27 laga dia mainkan bersama dengan Setan Merah.

Dari laga yang sudah dimainkan, Lindelof mengalami beberapa momen buruk. Salah satunya yakni ketika MU kalah dari PSG pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions di Old Trafford tengah pekan ini.

Kekalahan United atas PSG memang jadi momen yang buruk. Selain karena terjadi di Old Trafford, kekalahan itu juga terjadi setelah United tidak pernah kalah dalam 11 pertandingan pada era Ole Gunnar Solksjaer sebagai manajer.

Lindelof tentu saja sangat marah dengan kekalahan tersebut, seperti yang terjadi pada kekalahan di laga-laga lainnya. Bahkan, dia sampai tak bicara dengan istrinya.

“Saya benci kekalahan, itu adalah hal terburuk yang saya tahu. Saya selalu ingin menang. Jadi, setelah kalah, saya bisa sangat marah untuk sesaat dan istri saya sudah tahu hal itu,” ucap Lindelof di situs resmi klub.

“Istri saya tidak akan bicara dengan saya sedikit pun ketika saya pulang [sambil tertawa]. Tidak masalah marah, untuk beberapa jam, lalu move on dan saya pandai melakukan itu,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Segera Move On

Kekalahan memang menjadi momen pelik bagi setiap pemain sepak bola. Begitu juga dengan Lindelof. Tapi, dengan jadwal yang begitu padat, pemain 24 tahun menyadari bahwa dia harus segera siap untuk laga selanjutnya.

“Saya akan katakan, ‘Oke, sekarang itu sudah terjadi, mari kita segera move on dan memastikan itu tidak terjadi lagi’. Saya menyukai kemenangan.”

“Tapi, situasinya juga hampir sama. Anda senang akan kemenangan, tetap sehari berselang, Anda sudah harus melihat ke depan dan bekerja keras untuk bersiap ke pertandingan selanjutnya,” tandas eks pemain Benfica tersebut.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

3 Bintang yang Memperbaiki Kinerja Real Madrid

Jakarta – Real Madrid menunjukkan peningkatan dalam beberapa laga terakhir. Usai menaklukkan rival sekota Atletico Madrid, mereka menumbangkan Ajax Amsterdam di Liga Champions.

Pelatih Santiago Solari pun banjir pujian. Dia dikenal sebagai pelatih yang cukup kejam dalam hal pemilihan pemain dan tidak ragu-ragu mencadangkan pemain kunci Zinedine Zidane yang vital saat memenangkan Liga Champions musim lalu.

Nama-nama seperti Gareth Bale, Marcelo, dan Keylor Navas sekarang menunggu giliran mereka di bangku cadangan. Di sisi lain, beberapa pemain yang sebelumnya tidak diperhitungkan menjadi starter reguler.

Berkat Santiago Solari, Real Madrid sekarang penuh dengan pemain muda berbakat yang secara teratur menjadi starter dalam pertandingan penting. Performa mereka pun juga cukup mengesankan di atas lapangan.

Berikut ini tiga pemain yang tak diduga mampu menjadi pemain penting Real Madrid di bawah asuhan Santiago Solari seperti dilansir Sportskeeda:

2 dari 4 halaman

Vinicius Junior

Transfer Vinicius Junior mungkin merupakan perjudian terbesar Florentino Perez di bursa transfer musim panas. Dia punya talenta yang cukup besar, tetapi tidak banyak orang yang memperkirakan dia akan menjadi starter reguler Real Madrid secepat ini.

Banyak yang meragukan kalau Vinicius bisa sukses di Bernabeu setelah diminta untuk bermain di Castilla (tim muda Real Madrid). Ia tidak pernah menjadi starter di bawah Julen Lopetegui dan hanya bermain kurang dari 15 menit ketika pelatih Spanyol itu memimpin.

Nasib Vinicius kemudian berubah setelah Santiago Solari menggantikan Lopetegui. Pemain muda Brasil itu secara bertahap menjadi pemain penting bagi Real Madrid dan bahkan sekarang bisa menggeser Gareth Bale dari posisi starter. Vinicius secara rutin mengisi starting XI Madrid dalam 10 pertandingan terakhirnya dengan mencetak dua gol.

3 dari 4 halaman

Lucas Vazquez

Lucas Vazquez jarang mendapatkan kesempatan bermain di bawah Julen Lopetegui. Setelah tidak terlalu terpakai dalam masa kepemimpinan Zinedine Zidane, Vasquez bahkan di ambang menuju pintu keluar Bernabeu ketika Lopetegui mengambil alih.

Solari kemudian mulai menunjuk Vazquez sebagai starter di Madrid tidak lama setelah pelatih Argentina itu menjadi pelatih kepala. Untungnya, kepercayaan Solari kepada mantan pemain Espanyol itu secara bertahap terbayar.

Vazquez kini sudah menjadi salah satu starter Madrid yang paling penting. Ia sudah mencetak beberapa gol penting dan assist di semua kompetisi sepanjang musim ini.

4 dari 4 halaman

Sergio Reguilon

Beberapa bulan yang lalu, tidak ada yang menyangka Sergio Reguilon bisa menggeser Marcelo di posisi starter Real Madrid. Pemain muda asal Spanyol itu tidak pernah terlihat pada masa kepemimpinan Julen Lopetegui dan Zinedine Zidane.

Pertama kali Reguilon menjadi berita utama mungkin ketika Sergio Ramos menggertaknya saat latihan. Untungnya, Solari secara bertahap memberikan kesempatan kepada bek sayap muda itu dan kepercayaannya terbayar.

Sekarang baik Reguilon dan Sergio Ramos bekerja berdampingan di pertahanan Real Madrid sementara Marcelo hanya mendapat kesempatan di Copa del Rey. Performa Reguilon juga mengesankan dan dia sudah bermain penuh 90 menit dalam empat pertandingan terakhirnya di La Liga dan membuat dua assist.


Sumber: Bola.net

Cerita Bek Persib Pernah Pakai Sepatu Bola Rakitan Sendiri

Liputan6.com, Bandung – Karier Henhen Herdiana sebagai pemain muda terus berkembang bersama Persib Bandung. Pemain yang biasa beroperasi sebagai bek ini punya cerita unik di awal kariernya.

Awal kariernya di sepak bola terbilang penuh perjuangan. Henhen mengaku pernah merakit sepatu bola sendiri untuk dia gunakan.

Pemain Persib bernomor punggung 12 ini berasal dari keluarga yang sederhana. Jangankan buat membeli sepatu bola, keperluan sehari-hari pun harus berjuang.

“Saat SD, mungkin kelas 6 atau 5 ada sepatu kulit, saya ganti bawahnya,” kata Henhen, seperti dilansir situs resmi Persib.

“Bagian bawah sepatu saya beli dan dilem kemudian dijahit sendiri. Kuat juga, lama terpakai walau kurang nyaman,” terangnya. 

2 dari 3 halaman

Sampai Jebol

Henhen mengaku sepatu bola itu dipakai ketika dia masih sekolah. Dia mengatakan orang tuanya baru punya rezeki dan membeli sepatu bola pertamanya seharga 200 ribu.

“Sepatu itu sampai jebol. Saya masih pakai sepatu itu sampai rusak. Sampai sekarang saya pakai sepatu merek yang sama,” ungkap Henhen.

3 dari 3 halaman

Lebih Peduli

Sekarang, Henhen bersyukur bisa melewati masa sulit tersebut. Hikmahnya, selain lebih peduli terhadap sepatu, Henhen selalu termotivasi oleh kenangan perjuangan dulu sebelum menjadi pemain Persib.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Juventus Pernah Serius Minati Matthijs de Ligt

Jakarta Juventus ternyata pernah tertarik kepada bek muda sekaligus kapten Ajax, Matthijs de Ligt. Hal itu disampaikan petinggi Ajax, Edwin van der Sar, yang juga mantan pemain I Bianconeri.

De Ligt telah menunjukkan sinarnya, dan baru dipercaya sebagai kapten Ajax pada musim ini. Penampilannya kontra Real Madrid hari Kamis (14/2) lalu membuatnya jadi kapten termuda dalam sejarah fase gugur Liga Champions.

Sayangnya, penampilannya di jantung pertahanan tidak mampu membantu Ajax terhindar dari kekalahan. Bermain di markasnya sendiri, Johan Cruijff ArenA, klub raksasa asal Belanda itu tumbang dengan skor tipis 1-2 atas Los Merengues.

De Ligt sudah menjadi incaran banyak klub besar sejak dirinya tampil lebih reguler pada musim lalu. Juventus diyakini sebagai tim yang tertarik untuk menggunakan jasanya, terlebih dengan Giorgio Chiellini yang semakin menua.

Saat ditanya mengenai rumor tersebut, Edwin van der Sar langsung membenarkan. Hanya saja, ia masih belum yakin apakah bek berusia 19 tahun itu akan bergabung dengan Bianconeri.

“Akankah De Ligt pergi ke Juventus? Saya bisa bilang bahwa hanya ada satu tim di Italia yang menginginkan dia, tapi saya tak tahu apakah dia akan pergi ke Juventus,” tutur Van der Sar kepada Rai Sport.

Juventus sendiri diyakini sedang melakukan pemantauan. Menurut beberapa laporan terakhir, Fabio Paratici yang menjabat sebagai direktur Bianconeri disebut terlihat sedang menghadiri laga antara Ajax melawan Real Madrid belum lama ini.

Ia disebut ingin memantau performa De Ligt saat bertemu klub besar seperti Madrid. Selain itu, kegiatan pemantauan Paratici tidak terhenti sampai di situ saja.

Disebutkan juga bahwa Paratici menghadiri laga antara AS Roma melawan Porto yang berlangsung satu hari sebelumnya, tepatnya pada Rabu (13/2) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, ia diyakini tengah memantau pemain muda berbakat Giallorossi, Nicolo Zaniolo.

Sumber: bola.net

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini: