Akibat Kebakaran, Beberapa Seri Balapan MotoE Dibatalkan

Jakarta – Buntut kebakaran yang terjadi di Jerez, kalender kejuaraan MotoE 2019 mulai banyak dibatalkan. Setelah Jerez, kini Prancis dikabarkan menyusul.

Motor-motor listrik MotoE, yang sedang diuji di Jerez, ludes terbakar pada 14 Maret 2019. Masalah pada sumber pengisian daya motor disebut menjadi penyebab kebakaran, yang menghanguskan paddock tempat motor-motor listrik disimpan.

FIM kemudian memutuskan merevisi kalender balap. Seri Jerez, yang menjadi seri pembuka kejuaraan MotoE pada 5 Mei 2019, dinyatakan dibatalkan.

Dilansir GPOne, seri Prancis juga dikabarkan dibatalkan. Promotor balapan mengatakan mereka tidak akan menggelar balapan dulu di Sirkuit Le Mans dan disebut berusaha menggelarnya pada Juni mendatang.

FIM sendiri bakal merilis kalender anyar terkait MotoE 2019, namun hingga saat ini belum ada kalender baru yang dirilis. Sebelumnya, FIM merilis kalender dengan lima seri balapan yakni di Jerez, Prancis, Jerman, Austria, dan San Marino.

MotoE merupakan kelas balapan terbaru yang diperkenalkan FIM. 2019 akan menjadi tahun debutnya, di mana 12 tim dan 18 pebalap menjadi pesertanya, termasuk mantan rider MotoGP Sete Gibernau dan Randy de Puniet.

(yna/rin)

Kuasa Hukum: Mas Dhani Beberapa Kali Cium dan Peluk Anak-anaknya

SurabayaMulan Jameela membawa serta dua anaknya, Shafeea Ahmad dan Muhammad Ali, saat membesuk Dhani di Rutan Medaeng.

Keduanya dibawa lantaran Dhani sudah lama tidak bertemu dengan anak-anaknya sejak menghuni Medaeng,

Salah satu kuasa hukum Ahmad Dhani, Sahid SH mengaku selama dibesuk dua anaknya, Dhani terlihat senang dan berulang kali memeluk anak-anaknya. Salah satunya Muhammad Ali.


“Tadi Mas Dhani beberapa kali memeluk mencium anak-anaknya. Terutama yang laki-laki Muhammad Ali, mungkin kangen. Mas Dhani yang meminta keduanya datang karena lama nggak ketemu, apalagi yang kecil,” kata Sahid usai keluar dari Rutan Medaeng, Sabtu (9/3/2019).

Mulan Jameela tiba di Rutan Medaeng pukul 09.45 WIB. Mulan turun dari mobil Toyota Innova warna hitam bernopol W 888 RR, dengan membawa dua anaknya. Selama kurang lebih 2 jam Mulan di dalam rutan.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polri: Andi Arief Sudah Beberapa Kali Konsumsi Narkoba

Jakarta – Polisi menyebut Andi Arief sudah beberapa kali mengonsumsi narkoba. Dari hasil tes urine usai penangkapan di Hotel Menara Peninsula, Andi Arief dinyatakan mengonsumsi sabu.

“Saya tidak sampaikan hasil pemeriksaan. Tapi dari asesmen sementara sepertinya selesai, bahwa saudara AA konsumsi narkoba bukan hanya sekarang, (tapi) sudah beberapa kali. Kita lakukan asesmen, profiling saudara AA sebagai pengguna,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2019).

Polisi masih didalami pasokan sabu yang dikonsumsi Andi Arief. Belum diketahui alasan Andi Arief mengonsumsi narkoba.

“Tidak sekali. Tapi saya belum dapat informasi dari teman penyidik berapa kali dan berapa bulan,” ujar Iqbal.

Iqbal kembali menegaskan, Andi Arief merupakan pengguna narkoba. Andi Arief–yang saat penangkapan tidak ditemukan bukti sabu–rencananya akan direhabilitasi usai proses asesmen di BNN rampung.

“Kita akan fokus pada kasusnya AA. Saat ini hasil pendalaman pemeriksaan tidak konek tidak berkorelasi dengan jaringan tertentu, mafia dan lain-lain. Kalau tidak salah proses asesmen sudah selesai sekarang dari BNN. Karena itu adalah mekanisme yang ada untuk seorang pengguna yang barbuk narkobanya tidak ditemukan penyidik di lokasi,” papar Iqbal.

Andi Arief ditangkap seorang diri saat berada di kamar hotel Menara Peninsula sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (3/3). Dari hasil pengembangan penyidikan, diketahui ada perempuan berinisial L yang sempat berada bersama Andi Arief di dalam kamar.

Iqbal menyebut perempuan L itu merupakan sahabat Andi Arief dan bukan caleg atau politikus. Saat ini L diperiksa di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
(fdn/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kantong Plastik Berbayar Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya Limbah

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga menyampaikan dukungannya terhadap penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG).

Dibanding dibiarkan tercecer menjadi limbah, dia mengatakan, Kementerian PUPR sudah berinisiatif mengolah kantong plastik sebagai bahan campuran aspal.

“Kami sangat mendukung. Kalau dulu saya di Balitbang (Kementerian PUPR) sudah proses kantong plastik dicacah bisa dicampur aspal dan perkuat campuran aspal. Istilahnya aspal plastik,” jelas dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk diketahui, beberapa toko ritel modern yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) menyatakan akan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar mulai Jumat 1 Maret 2019 ini.

Danis melanjutkan, kantong plastik tetap tergolong sebagai benda yang tak aman bagi lingkungan. “Kalau secara klasifikasi barang tak aman bagi lingkungan seperti ember dan botol mineral, plastik kresek ini nomor 7,” sebutnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat agar lebih memilih membawa tentengan sendiri seperti goodybag saat berbelanja daripada membeli kantong plastik.

“Masalahnya bukan berbayar atau tidak, utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bagaiman kurangi sampah plastik. Dengan bayar kan jadi mikir, lain kali saya bawa goodybag atau apa lah,” pungkas dia.

2 dari 3 halaman

Mulai 1 Maret, Konsumen Bayar Kantong Plastik Minimal Rp 200 di Toko Ritel

Semua toko ritel modern akan menerapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) mulai Jumat 1 Maret 2019.

Beberapa toko ritel tersebut di antaranya adalah Alfamart, Ramayana, SuperIndo, LotteMart, Informa, Electronic City, Matahari, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma dan retail lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande menyebutkan, pihaknya sebagai asosiasi resmi yang menaungi usaha ritel di Indonesia mengambil langkah tersebut sebagai salah satu upaya mendukung visi pemerintah pada 2025  yakni bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik. 

“Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata Roy dalam acara konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 


Dia menegaskan, membuat kantong plastik menjadi barang dagangan adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mobil Tanpa Sopir Harus Bisa Menepi Jika Diberhentikan Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Kendaraan autonomus alias tanpa sopir diyakini bakal benar-benar terjadi di masa depan. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebelum mobil otonom ini benar-benar menggantikan peran pengemudi manusia seperti yang ada saat ini.

Melansir Carscooops, Jumat (1/3/2019), salah satu hal yang paling sulit bagi pembuat mobil dan perusahaan teknologi, adalah memastikan kendaraan tanpa sopir dapat berinteraksi dengan lingkungan seperti yang dilakukan pengemudi manusia.

Membuat mobil tanpa sopir yang mampu berhenti saat lampu lalu lintas merah, masih cukup sederhana, begitu juga dengan mendeteksi pejalan kaki. Tapi, jika mobil tanpa sopir saat ditilang polisi bisa menepi seperti sesuatu yang tidak mungkin.

Sementara itu, berbicara soal fitur tersebut, Waymo telah bekerja keras untuk memastikan prototipe otonomnya dapat mengenali petugas polisi dan menanggapi berbagai permintaan.

Misalnya, pada Januari lalu, sebuah kendaraan uji Waymo berhenti di lampu merah yang gelap di Tempe, Arizona tak lama setelah listrik padam.

Seorang petugas polisi sedang berdiri di persimpangan mengatur lalu lintas, dan mobil menunggu sebelum melanjutkan perjalanan setelah dilambaikan oleh petugas.

Selain itu, Waymo juga telah mengembangkan perangkat lunak yang menginstruksikan kendaraannya untuk berhenti ketika mendeteksi lampu polisi berkedip di belakangnya.

2 dari 2 halaman

Mobil Nirsopir Mulai Antar Barang Belanjaan

Mobil tanpa sopir alias nirsopir bukan hanya isapan jempol semata. Bahkan sebuah perusahaan jaringan supermarket Kroger, bersama startup Nuro, menghadirkan mobil tanpa sopir yang mampu mengantarkan barang belanjaan konsumen hingga ke depan pintu rumah.

Proyek yang masih dalam program percontohan ini mulai beroperasi 16 Agustus 2018 dengan melibatkan Fry’s Food Store milik Kroger di East McDowell Road, Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat.

Dilansir thespoon.tech, Senin (20/8/2018), Konsumen bisa saja melakukan pemensanan dengan sentuhan jari. Sebab, pemesanan bisa melalui  frysfood.com atau aplikasi Fry.

Barang yang sudah terpesan dapat diatur jadwal pengirimannya, baik hari yang sama atau hari berikutnya, dengan biaya per pengiriman US$ 5,95 atau sekitar Rp 85 ribu tanpa batasan pesanan minimum.

Untuk sementara, armada nirsopir menggunakan Toyota Prius yang dibantu seseorang di belakang kemudi. Bagian kompartemen mobil dimodfikasi sedemikian rupa hingga mampu menampung enam kantong barang.

Kolev Pusing Hadapi Jadwal Padat Persija

Jakarta – Ivan Kolev mengakui Persija punya masalah pelik jelang Piala Presiden 2019. Ia mencari solusi agar para pemainnya tetap fit mengikuti turnamen itu dan juga Piala AFC 2019.

Saat ini Persija Jakarta masih melakukan persiapan menghadapi Borneo FC, pada pertandingan pertama Grup D Piala Presiden 2019. Mereka berlatih di Lapangan Sutasoma Halim Perdanakusuma. Namun, Ivan Kolev harus berpikir keras bagaimana menjaga kebugaran pemain dengan jadwal padat sampai 15 Maret mendatang.

“Jadwal bermain dua sampai tiga hari sekali, dan itu sulit sekali menjaga kebugaran. Kami harus mencoba memaksimalkan semua pemain. Sebenarnya kami beruntung karena memiliki skuat yang bagus,” ujar Ivan Kolev.

Persija menjalani dua laga Grup D Piala Presiden 2019 dalam sepekan ke depan, yakni menghadapi Borneo FC pada Selasa (5/3/2019) dan Madura United, Jumat (8/3/2019). Setelah itu, Persija akan bertandang ke Myanmar untuk menghadapi Shan United pada laga kedua Grup G Piala AFC 2019, Selasa (12/3/2019).

Setelah itu, Persija masih melakoni laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019 menghadapi PSS Sleman, Jumat (15/3/2019). Namun, Kolev ingin para pemainnya fokus menghadapi satu per satu laga yang harus dihadapi. “Kami terus menjalani program yang sudah kami buat. Kami berlatih setiap hari,  tentu dengan menyesuaikan persiapan kami dengan pertandingan-pertandingan yang akan datang,” ujar Kolev.

Persija akan menghadapi Borneo FC dalam laga pertama mereka di Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (5/3/2019).

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Gara-gara Nomor KTP Direktur Chen Tertukar

Chen pun akhirnya dipaksa sore hari itu juga harus datang ke Kantor Disnakertrans. Dia akhirnya datang membawa dokumen-dokumen ketenagakerjaan ditemani seorang warga negara China bernama A Wei. A Wei sudah lama di Indonesia dan menetap di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga memiliki peternakan ayam petelur di Cianjur dengan bendera perusahaan PT Saudara Makmur.

Rupanya, setelah dicek, IMTA yang dimiliki Chen berlaku di perusahaan A Wei. Di PT Saudara Makmur itu pula, Chen punya jabatan sebagai direktur keuangan. “Iya benar, Pak, dia direktur keuangan saya,” kata A Wei seperti ditirukan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Cianjur, Ricky Ardi Hikmat, saat pertemuan di kantor Disnakertrans, itu.

Yang mengejutkan juga, saat Chen menyerahkan akta perusahaan peternakan di Cibokor, Chen bukanlah tenaga kerja, melainkan pemilik peternakan. Jabatannya direktur utama  PT Indah Tunggal Alami, yang membuka peternakan itu sejak 2017. Di bawah Chen, ada beberapa direktur yang semuanya warga negara China. Chen pemilik saham mayoritas di perusahaan tersebut.

“Ternyata dia itu direktur utama sekaligus pemegang saham. Dia sih pegang IMTA, tapi bukan di posisi perusahaan yang sedang kita lakukan pembinaan. Jadi dia itu menunjukkan IMTA, tapi IMTA di perusahaan lain (PT Saudara Makmur). Sama, peternakan juga, tapi beda perusahaan,” ujar Ricky.

Dari hasil pemeriksaan, kata Ricky, dokumen berupa IMTA itu tidak ada masalah karena semua dokumen sesuai dengan yang dipersyaratkan. IMTA milik Chen juga masih berlaku. Hanya sempat terjadi miskomunikasi saja lantaran Chen tidak lancar Bahasa Indonesia sehingga dilakukan klarifikasi. “Makanya kita bingung kok yang ramai malah urusan e-KTP. Dan banyak yang mempertanyakan soal e-KTP Chen ke kami,” jelas Ricky.

Warganet memang ramai mengecek NIK e-KTP milik Chen di sistem Komisi Pemilihan Umum. Nah, ternyata NIK tersebut muncul atas nama Bahar, warga Kelurahan Sayang, Cianjur. Bahar, 47 tahun, yang kesehariannya berdagang bakso keliling, pun bingung namanya muncul di aplikasi KPU dengan NIK milik WNA. “Saya tinggal di sini sejak 1996, tidak ada masalah soal NIK. Baru kali ini saja ada perbedaan. Baru tahu setelah dikabari ketua RT pagi tadi,” begitu kata Bahar, Selasa, 26 Februari 2019.

Bahar bilang selama ini tak ada kendala dalam partisipasi pencoblosan pemilu. Namun, untuk tahun ini, dia sedikit heran karena mendadak NIK-nya berubah di DPT. “Katanya jadi nama China, ya, saya nggak tahu apa-apa. Sebelumnya, nyoblos Pilgub (Jawa Barat) juga nggak ada masalah. Baru kali ini saja tiba-tiba ramai, katanya NIK-nya dipakai orang asing,” ujar Bahar.

Menko Darmin Minta PLN Segera Terapkan B20 di Seluruh Pembangkit

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berencana memanggil PT Freeport Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan TNI terkait penggunaan Biodiesel 20 persen (B20). Hal ini untuk mendorong penggunaan B20 tercapai 100 persen.

“Untuk menaikkan ke 100 persen, ya 1 persen itu tidak mudah tapi barangkali kami akan fokus untuk membicarakan satu penggunaan B20 di PLN, di TNI/Polri dan di Freeport. Karena dari dulu yang minta dispensasi beberapa di antaranya adalah mereka,” ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk PLN memang sebagian sudah menggunakan B20. Namun masih ada beberapa pembangkit yang belum memakai B20. Ke depan, Kementerian ESDM akan melakukan komunikasi dengan PLN mencari solusi penggunaan B20.

“Kalau PLN tidak semuanya beberapa pembangkitnya. Tapi kami akan bicarakan itu ke depan ini secara keseluruhan kami akan persilakan ESDM saja yang ngurusinya. Karena kerja ribetnya sudah selesai,” jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, hingga kini realisasi penyaluran dan penggunaan B20 sudah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menandakan kebijakan B20 berjalan dengan baik.

“Tapi ukuran dari kinerjanya 99 persen itu adalah realisasi dibandingkan dengan seharusnya berapa. Ya, 99 sudahlah itu saja indikatornya, lebih sederhana urusannya. Jadi itu berarti kami sudah boleh mengatakan, B20 sudah berjalan dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Dalam 2 Bulan, Penyaluran B20 Capai 700 Ribu KL

Sebelumnya, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan penyaluran Biodiesel 20 persen (B20) pada Januari hingga Februari 2019 mencapai sekitar 700 ribu Kiloliter (Kl).

“700 ribu Kiloliter Januari hingga Februari,” ujar Paulus usai rapat koordinasi B20 di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Secara keseluruh angka penyaluran B20 ke seluruh wilayah Indonesia pada Januari-Februari telah mencapai 99 persen. Namun, masih ada daerah yang belum terjangkau seperti di Kalimantan. 


“Hanya daerah perbatasan yang memang susah dicapai, Kalimantan ada beberapa yang Pertamina beli dari Malaysia, dari kita sulit tapi kecil sekali. Persentasenya kurang lebih 99 persen ,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) FX Sutijastoto mengatakan, pihaknya telah melapor kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait penyaluran B20.

“Ya pokoknya B20 sukses. Intinya 99 persen dari target B20 penyalurannya. Makanya Pak Menko apresiasi,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

3 Pelatih yang Doyan Bongkar Pasang Skuat, Jose Mourinho Salah Satunya

Jakarta – Jose Mourinho dikenal sosok pelatih dan manajer yang gemar memborong pemain bintang dan membongkar pasang tim. Pria asal Portugal itu kerap meminta dibelikan pemain baru di tim yang dilatihnya termasuk saat di Manchester United.

Selama 2,5 musim di Old Trafford, Jose Mourinho telah menghabiskan 455 juta euro atau sekitar Rp 7,2 triliun untuk membeli pemain baru. Mereka antara lain Paul Pogba, Nemanja Matic, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Namun selama karier kepelatihannya, Jose Mourinho juga gemar menjual pemain. Sudah puluhan pemain yang dijual mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Yang bikin fans MU jengkel, tingkah boros Mourinho itu ternyata tak mampu mendatangkan prestasi, sehingga akhirnya dia dipecat dan digantikan Ole Gunnar Solksjaer.

Berikut 3 pelatih yang ahli menjual pemain, termasuk Jose Mourinho:

2 dari 4 halaman

Jose Mourinho (510,59 Juta Pound)

Jose Mourinho kini berstatus bebas. Pria asal Portugal itu belum kembali melatih klub setelah dipecat Manchester United pada Desember 2018.

Sepanjang karier kepelatihannya, mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu telah menjual total 64 pemain. Nilainya 510,59 juta pound atau sekitar Rp 9,2 triliun.

Sejumlah pemain yang pernah dijual Mourinho antara lain Mohamed Salah, Romelu Lukaku, serta Kevin De Bruyne. Mereja jadi pemain hebat di klub lain.

3 dari 4 halaman

Massimiliano Allegri (595,59 Juta Pound)

Massimiliano Allegri berpeluang memenangkan Scudetto Liga Italia kelima bersama Juventus. Selain itu, perekrutan Cristiano Ronaldo pada 2018 membuat Juventus diunggulkan meraih trofi Liga Champions musim ini.

Selama karier kepelatihannya, Allegri telah menjual 100 pemain. Jumlahnya mencapai 595,59 juta pound atau sekitar Rp 10,8 triliun.

4 dari 4 halaman

Leonardo Jardim (785,66 Juta Pound)

AS Monaco kembali menunjuk Leonardo Jardim, kurang dari empat bulan setelah digantikan legenda Arsenal Thierry Henry. Pelatih berusia 44 tahun itu sebelumnya sukses membawa Monaco juara Ligue 1 2016/17.

Namun, terpuruknya prestasi Monaco di musim ini diakibatkan kesalahan klub. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, klub telah menjual sejumlah pemain terbaik.

Mereka di antaranya Kylian Mbappe (PSG), Bakayoko (Chelsea), Benjamin Mendy (Manchester City), Bernando Silva (Manchester City), Fabinho (Liverpool), dan Thomas Lemar (Atletico Madrid).

Secara total, Jardim telah menjual 52 pemain di lima klub yang telah dilatihnya sejauh ini. Nilai seluruh pemain itu mencapai 785,66 juta pound.

Sumber: Bola.net

Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 Siap Bersaing Jadi yang Terbaik

Liputan6.com, Bandung Kontestan Grup A Piala Presiden 2019 berjanji memamerkan permainan terbaik dan tampil dengan kekuatan penuh saat mengarungi turnamen yang ditayangkan Indosiar ini. Pasalnya, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Tira-Persikabo dan Perseru Serui ingin merebut tiket ke babak berikutnya.

Pertandingan antara Persib dan Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, akan jadi laga pembuka Piala Presiden pada Sabtu (2/3/2019). 

“Kita sudah siap main. Kemarin kita selesaikan empat pertandingan di Piala Indonesia. Untuk sekarang Piala Presiden, semua pemain siap kerja keras setiap hari dan kita siap untuk laga pertama besok,” tegas pelatih Persib, Miljan Radovic dalam sesi jumpa pers di Hotel Mercure, Kota Bandung, Jumat (1/3/2019).

Bejo Sugiantoro, asisten pelatih Persebaya Surabaya, ikut buka suara. Pada partai awal turnamen pramusim kali ini, Bajul Ijo dijadwalkan melawan Perseru. Pada laga perdana, Ruben Sanadi dan kawan-kawan ingin meraih hasil maksimal.

“Kami harus respek pada semua lawan. Apalagi Perseru tim Liga 1, semua pemain kami minta untuk tetap waspada,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Lupakan Piala Indonesia

Asisten pelatih Tira-Persikabo, Miftahudin Mukson menyebut timnya siap bersaing di Grup A. Miftah mengatakan, para pemainnya sudah melupakan hasil di Piala Indonesia beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menyiapkan semua pemain sehingga kami bisa menunjukkan persiapan yang sudah dilakukan di Bogor untuk diaplikasikan di turnamen ini. Kemarin gagal di Piala Indonesia, tapi pelatih kepala sudah menyiapkan program di preseason ini,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Perseru Siap Bersaing

Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede, turut melontarkan hal serupa. Menurutnya, Cendrawasih Jingga sudah cukup siap menghadapi turnamen pramusim kali ini.

“Untuk Piala Presiden kami sudah datang ke Bandung. Persiapan sebenarnya minim ya, tapi sebagai tim kita siap untuk pertandingan besok,” kata I Putu Gede.