Top 3: Siapa Lebih Kaya antara Jokowi vs Prabowo

Liputan6.com, Jakarta Pada Minggu malam ini, Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto akan kembali dihadapkan pada Debat Capres Kedua.

Sebagai Petahanan, Jokowi selama ini sudah dikenal sebagai pengusaha. Demikian pula Prabowo. Keduanya memiliki kekayaan tak sedikit. Ini berdasarkan pada laporan harta kekayaan dari para capres yang berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Artikel tentang kekayaan Prabowo dan Jokowi menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita paling dicari, Minggu (17/2/2019)

1. Jokowi vs Prabowo, Siapa yang Lebih Kaya?

Calon presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan kembali bertemu dalam debat capres yang membahas soal energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam (SDA), dan lingkungan hidup pada Minggu 17 Februari 2019.

Sebelum menyimak debat capres 2019 terkait bidang ekonomi, mari menengok harta kekayaan dari Jokowi dan Prabowo.

Berikut gambaran harta kekayaan dari para capres yang berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Berita selengkapnya

2. Sering Jadi Amunisi Prabowo, Rasio Utang RI Ternyata Terendah No.2 di ASEAN

Isu banyaknya utang Indonesia kembali marak menjelang debat pilpres 2019 kedua. Calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto sudah memakai isu ini dan menyebut Sri Mulyani sebagai Menteri Pencetak Uang.

Utang Indonesia memang naik secara rasio terhadap GDP pada era Presiden Jokowi. Menurut data Global Finance per Desember 2018, rasio utang Indonesia pada GDP sudah mendekati 30 persen.

Berita selengkapnya

3. Dipijit Menteri Basuki, Susi Pudjiastuti Tertawa Senang

Kekompakan menteri Presiden Jokowi kerap kali terjadi dalam pertemuan-pertemuan yang bersifat formal dan non formal. Kali ini, giliran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mendapat perhatian.

Dalam foto yang diperoleh merdeka.com, nampak Menteri Basuki tengah memijat kaki Menteri Susi saat berada di suatu ruangan. Menteri Susi lantas tertawa lebar mendapat perlakuan Menteri Basuki.

Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP, Lily Aprilya Pregiwati, mengatakan ruangan tersebut merupakan ruang tunggu Bandara Fatmawati, Bengkulu. “(Foto) Ini Ibu (Menteri Susi) di VIP room Bandara Fatmawati,” ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, pada Jumat 15 Febuari 2019.

Berita selengkapnya

Dipijit Menteri Basuki, Susi Pudjiastuti Tertawa Senang

Liputan6.com, Jakarta – Kekompakan menteri Presiden Jokowi kerap kali terjadi dalam pertemuan-pertemuan yang bersifat formal dan non formal. Kali ini, giliran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mendapat perhatian.

Dalam foto yang diperoleh merdeka.com, nampak Menteri Basuki tengah memijat kaki Menteri Susi saat berada di suatu ruangan. Menteri Susi lantas tertawa lebar mendapat perlakuan Menteri Basuki.

Kepala Biro Kerja Sama dan Humas KKP, Lily Aprilya Pregiwati, mengatakan ruangan tersebut merupakan ruang tunggu Bandara Fatmawati, Bengkulu. “(Foto) Ini Ibu (Menteri Susi) di VIP room Bandara Fatmawati,” ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, pada Jumat 15 Febuari 2019.

Lily mengatakan, hari ini memang Menteri Susi dan menteri lainnya sedang mendampingi Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bengkulu. “Hari ini presiden kunjungan ke Bengkulu dan didampingi beberapa menteri,” jelasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo tengah membangun dan menata sebuah Kampung Nelayan yang terletak di Sumber Jaya Kota Bengkulu yang diharapkan bisa menjadi ‘prototype’ bagi kampung-kampung nelayan yang lain.

“Paling tidak kita ada ‘prototype’ dari penataan kampung nelayan kalau sudah benar dikoreksi betul baru seluruh kampung nelayan digarap seperti ini,” kata Presiden Jokowi setelah meninjau Kampung Nelayan Sumber Jaya Kota Bengkulu, seperti dikutip dari Antara.

Presiden Jokowi melihat kampung tersebut belum sepenuhnya rampung dibangun atau baru di bawah 20 persen rampung. Dari mulai sertifikat, fasilitas, hingga bangunan rumah belum terbangun sempurna namun sudah mulai tampak tertata rapi.

“Kurang lebih hasilnya akan seperti ini (lebih tertata rapi),” katanya.

2 dari 3 halaman

Kampung Sumber Jaya

Kampung Sumber Jaya, Bengkulu, dibangun di lahan seluas 12 hektare menampung 800 kepala keluarga (KK). Anggaran digelontorkan melalui Kementerian PUPR senilai Rp50,7 miliar dengan kontraktor PT Tirta Restu Ayunda.

Saat meninjau kampung tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Reporter : Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Quick Count Pilpres 2014 Diungkit, Husin Yazid Serang Balik Hamdi Muluk

Jakarta – Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Hamdi Muluk menyebut Indomatrik cuma ganti nama dari Puskaptis. Direktur Riset Indomatrik, Husin Yazid, menyerang balik Hamdi.

Yazid menyebut Hamdi tidak independen dan melibatkan lembaga survei yang ada di bawah naungan Persepi untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di Pilgub DKI 2017. Ini lantaran Hamdi mengungkit soal Puskaptis yang dikeluarkan dari Persepi karena dituding manipulatif karena quick count di Pilpres 2017 berbeda dari lembaga survei lainnya dengan memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa.

“Justru Pak Hamdi Muluk yang ganti nama dari ketua jadi anggota. Karena sebagai ketua dewan etik dia tidak independen. Keberpihakan kepada calon-calon. Dan bahkan disinyalir menyuruh beberapa anggotanya di Persepi untuk mendukung calon tertentu. Contoh di Pilgub DKI 2017, di Ahoker,” tutur Yazid saat dihubungi, Sabtu (16/2/2019).


Dia mengatakan hanya berasumsi. Setelah mendukung Ahok di Pilgub DKI 2017, Yazid menduga Hamdi bersama beberapa lembaga survei di bawah Persepi kini mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Saya berasumsi. Dulu dia Ahoker benar. Sekarang dia disinyalir. Karena dia membawahi beberapa lembaga survei yang dulu ke Ahok ini. Sekarang kan ke Jokowi, 01,” ucap Yazid.

Dia juga menyebut Hamdi tak punya pengalaman. Alasan-alasan ini pula yang disebut Yazid Puskaptis tak bersedia untuk diaudit pada 2014 lalu.

“Kedua, Saya pertanyakan integritas, kredibilitas, plus kompetensi dari Prof Hamdi Muluk karena dia belum punya pengalaman dalam survei bupati, wali kota, dan gubernur.Sementara saya, dari 2014 sudah lakukan 350-an untuk bupati-wali kota. Plus 34 provinsi. Dan presiden 2004-2009. Artinya dia tak punya kompetensi. Untuk apa saya diperiksa orang tak berpengalaman,” kata Yazid.

Sebelumnya diberitakan, Indomatrik mengeluarkan survei terkait Pilpres 2019. Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Sandiaga semakin mendekati Jokowi-Ma’ruf Amin.

Anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk, mengatakan Indomatrik tidak terdaftar di Persepi. Hamdi kemudian mengungkit soal hasil quick count Pilpres 2014 dari Puskaptis yang berbeda dengan perhitungan real count KPU.

Quick count Puskaptis, menyatakan elektabilitas Prabowo-Hatta Radjasa unggul dari Jokowi-Jusuf Kalla. Padahal kebanyakan lembaga survei mengumumkan kemenangan Jokowi-JK.

Hamdi kemudian mengungkit Puskaptis yang tak mau diaudit terkait quick count tersebut. Hamdi kemudian meminta masyarakat skeptis dengan melihat rekam jejak penyelenggara riset.

“Publik harusnya tidak melupakan rekam jejak Yazid dalam kasus kesalahan quick count di 2014. (Indomatrik) itu ganti nama saja (dari Puskaptis),” tandas Hamdi ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (16/2/2019).

Puskaptis merupakan satu dari 4 lembaga survei yang dipermasalahkan saat Pilpres 2014 karena diduga memanipulasi hasil quick count. Pukaptis dan tiga lembaga riset lainnya, yakni Lembaga Survei Nasional (LSN), Indonesia Research Center (IRC), dan Jaringan Suara Indonesia (JSI), memenangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Padahal lembaga survei lainnya merilis hasil Jokowi-Jusuf Kalla yang menang, dengan selisih angka tidak jauh dari real count KPU.

Hasil prediksi 4 lembaga itu sangat melenceng jauh dari real count KPU di mana pasangan Jokowi-JK mendapat perolehan 53,15% sementara Prabowo-Hatta 46,65%. Dari 4 lembaga survei yang diduga melakukan manipulatif, Puskaptis dan IRC yang prediksinya paling melenceng.

Puskaptis memiliki perbedaan angka sebesar 5,20%, sementara IRC selisihnya 4,26%. Padahal mereka sama-sama mematok margin error +-1%. Artinya, dalam prediksi mereka, kemungkinan perbedaan data dengan real count tidak akan lebih dari 1 persen. Namun kenyataannya sangat jauh.
(jbr/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bantah Sewa Indomatrik, BPN Prabowo Singgung Hasil Pilgub DKI

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membantah menyewa lembaga survei Indomatrik untuk menguntungkan pihaknya. Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga juga tak mempersoalkan pimpinan Indomatrik, Husin Yazid yang pernah bermasalah di Pilpres 2014 bersama lembaga survei Pusat Studi Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

“Saya ingin tegaskan Indomatrik tidak ada hubungan sama sekali dengan BPN Prabowo-Sandi. Karena kami tidak menyewa jasa konsultan atau lembaga survei dari eksternal karena kami menggunakan dari Internal,” kata Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019).

Indomatrik sendiri diketahui tak masuk dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi). Pihak Persepi menyoroti soal Direktur Riset Indomatrik, Husin Yazid yang pernah bermasalah di Pilpres 2014. Saat itu Yazid merupakan Direktur Eksekutif Puskaptis, lembaga survei yang dituding manipulatif karena hasil quick countnya memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa, meleset dari real count KPU yang memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla.


Akibatnya, Puskaptis dikeluarkan dari keanggotaan Persepi. Puskaptis juga dilaporkan ke pihak kepolisian. Kini nama Yazid kembali diperbincangkan sebab hasil survei Indomatrik juga berbeda dengan banyak lembaga survei lainnya. Jelang Pilpres 2019, Indomatrik menyebut elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin hanya terpaut tipis dari Prabowo-Sandiaga Uno, tak sampai 4%.

BPN Prabowo-Sandiaga Uno tak mempermasalahkan track record Yazid di Pilpres 2014. Andre Rosiade mengungkit soal Indomatrik yang hasil surveinya di Pilgub DKI 2017 sesuai, Anies Baswedan-Sandiaga mengalahkan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

“Mengenai hasil survei yang meleset di Pilpres 2014, kita juga tahu lembaga-lembaga survei yang sekarang menyatakan Pak Jokowi unggul 20% adalah lembaga-lembaga survei yang menyatakan Ahok juga unggul di 2017,” tuturnya.

Andre pun menyebut lembaga-lembaga survei yang hasilnya menunjukkan keunggulan Jokowi sebagai partisan.

“Ternyata mereka semua juga meleset. Sedangkan Indomatrik waktu Pilkada 2017 prediksinya tepat bahwa Anies dan Sandi akan menang, termasuk hasil quick count nya di Pilkada DKI Indomatrik juga tepat. Ini menunjukkan bahwa lembaga-lembaga survei pendukung Jokowi juga pernah salah,” sebut Andre.

Bantah Sewa Indomatrik, BPN Prabowo Singgung Hasil Pilgub DKIFoto: Husin Yazid. (Dok detikcom).

Meski mengaku tak membela Indomatrik, ia kembali mengungkit soal hasil lembaga survei itu yang bisa sesuai dengan real count KPU di Pilgub DKI. Andre juga menyebut salah satu tokoh riset pemilu yang berpindah dari satu lembaga ke lembaga survei lainnya.

“Dan yang publik harus ketahui bahwa lembaga survei yang menyatakan Jokowi menang ini sama dengan lembaga-lembaga survei yang menyatakan Ahok menang,” ujar politikus Gerindra itu.

“Saya tidak ingin membela Indomatrik tapi saya ingin kita objektif saja. Bahwa lembaga-lembaga survei yang menyatakan Pak Jokowi unggul 20% ini adalah lembaga2-lembaga yang sama menyatakan Ahok unggul 20% juga dan faktanya Ahok kalah dan yang benar ini adalah Indomatrik. Saya rasa enggak ada masalah ya. Dulu juga Saiful Mujani ada di LSI sekarang ada SMRC, kan enggak ada masalah,” tambah Andre.

Yazid juga sudah membantah Indomatrik berafiliasi dengan Prabowo-Sandiaga. Senada dengan Andre, Yazid juga menyinggung hasil Pilgub DKI Jakarta 2017.

“Ada 7-9 lembaga survei yang menjadi konsultannya Ahok terdiri dari Lembaga Survei Indonesia, Indikator, Indo Barometer, Charta Politika, SMRC, Vox Populi, dan lainnya yang mengatakan 6 bulan sebelum pilkada sampai H-1 sebelum pencoblosan mengatakan Ahok menang. Dan LSI Denny JA mengatakan Agus menang. Dan tidak terbukti. Apakah ini abal-abal? Apakah ini bisa dipercaya oleh masyarakat?” ungkap Yazid, Sabtu (16/2).

TKN Jokowi-Ma’ruf meragukan kredibilitas hasil suevi ini. Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menuding Puskaptis dan Indomatrik sama-sama bersamalah.

“Antara Puskaptis dan Indomatrik sama saja. Kedua-duanya memiliki rekam jejak bermasalah. Lembaga survei ini seperti ini dapat membodohi rakyat dengan tujuan penggiringan opini dengan motif bisnis. Publik perlu kritis terhadap hasil survei dari lembaga survei yang partisan. Lihat dulu track record lembaga survei tersebut. Sandingkan dengan hasil lembaga survei yang lain. Kalau hasil surveinya nyeleneh sendiri patut diduga lembaga survei tersebut sedang membangun framing politik,” urai Ace.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Top 3 News: Liburan Romantis Ala Ahok dan Puput Nastiti Devi di Jeju Korea

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 news hari ini mengungkap sejumlah momen romantis seorang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Puput Nastiti Devi di Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang. 

Lewat akun Instagram @sanggarguna dan @basuki_btp_lovers, sejumlah foto-foto kebersamaan keduanya tersebar luas di media sosial. Tak sedikit warganet yang dibuat baper karenanya.

Belakangan diketahui, momen romantis itu dilakukan Ahok dan Puput di Pulau Jeju Korea Selatan. 

Sementara itu, sebuah granat aktif meledak di permukiman warga di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 14 Februari 2019. Dua orang bocah meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Sementara, satu orang lainnya kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Leuwiliang.

Berawal dari tiga orang bocah belasan tahun yang menemukan sebuah kaleng susu di area lapangan dan membawanya pulang. Kaleng tersebut sempat dibuang orangtua dari salah satu anak, namun kembali diambil untuk dimainkan bersama kedua temannya.

Tanpa tahu jika isi kaleng tersebut berisi granat aktif, Muhammad Ibnu Mubarok (11), Muhammad Doni (11) dan Khoirul Islami (10), memukul kaleng susu tersebut menggunakan batu hingga terjadi ledakan.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Jumat, 15 Februari 2019:

2 dari 5 halaman

1. 3 Pose Ahok Puput di Hari Valentine yang Bikin Baper Netizen

Seiring rencana pernikahan keduanya yang disebut segera digelar, Ahok dan Puput belum lama ini menunjukkan beberapa momen kemesraan di Hari Kasih Sayang, Kamis, 14 Februari kemarin. Tak terlihat lagi rasa canggung di antara kedunya.

Baik Ahok dan Puput nampak kompak dalam balutan baju serba hitam dengan latar belakang hamparan bunga kuning dan laut biru di kejauhan.

Dalam foto yang diposting oleh @sanggarguna di akun Instagramnya, terlihat Ahok merangkul pinggang Puput dengan erat sambil duduk dengan latar pemandangan alam yang indah.

Selain disuguhkan dengan panorama alam, hamparan bunga kuning dan lautan lepas di belakang semakin menambah keromantisan yang terjalin antara Ahok dan mantan ajudan Veronica Tan ini.


Selengkapnya…

3 dari 5 halaman

2. 5 Fakta 2 Bocah di Bogor Tewas Akibat Ledakan Granat Kaleng Susu

Sebuah granat aktif meledak di permukiman warga, tepatnya di Kampung Wangun Jaya RT 02/06, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua bocah tewas dalam kejadian tersebut.

Cerita berawal saat tiga orang bocah tengah asyik bermain di sekitar lapangan tembak yang berada di kampung sebelah. Di sana mereka menemukan sebuah kaleng susu yang belakangan isinya ternyata granat aktif. 

Meski sang ibu telah membuangnya, salah satu korban kembali mengambil kaleng susu tersebut dan memainkannya. Ketiganya memukul-mukul kaleng berisi granat itu dengan menggunakan batu hingga terjadi ledakan.


Selengkapnya…

4 dari 5 halaman

3. Profil Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak yang Sukses Berkarier di Usia Muda

From zero to hero mungkin predikat ini sangat pas disematkan untuk sosok Achmad Zaky, sebagai pendiri salah satu startup terbesar di Indonesia, yaitu Bukalapak. 

Sebenarnya apa alasan predikat tersebut pantas untuk disematkan pada pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 32 tahun lalu ini?

Ketertarikan Achmad Zaky dengan dunia teknologi rupanya sudah tumbuh sejak dirinya menggeluti buku-buku pemrogaman yang dibelikan oleh pamannya, yaitu pada tahun 1997 silam.

Karena ketekunannya itu, saat menduduki bangku sekolah menengah atas di sebuah sekolah di Solo, Zaky berhasil meraih juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang komputer.

Kesuksesan akademisnya itu tidak Zaky raih semata-mata hanya dengan belajar. Semasa kuliah, pria berkaca mata ini berkontribusi dalam menggagas ShARE Global Student Think-Tank bersama teman-temannya.


Selengkapnya… 

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi Bertolak ke Bengkulu, Hadiri Tanwir Muhammadiyah

Bengkulu – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini bertolak ke Bengkulu. Jokowi hendak membuka Sidang Tanwir PP Muhammadiyah.

Jokowi bertolak ke Bengkulu dari Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (15/2/2019) pukul 07.35 WIB. Jokowi menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Jokowi Bertolak ke Bengkulu, Hadiri Tanwir MuhammadiyahFoto: Presiden Joko Widodo tiba di Bengkulu (Ray Jordan/detikcom)

Setibanya di Bengkulu, Jokowi akan mendatangi lokasi Sidang Tanwir PP Muhammadiyah, yakni di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jokowi akan membuka forum sidang tertinggi di bawah Muktamar tersebut.
Sidang Tanwir Muhammadiyah itu sendiri mengangkat tema ‘Beragama yang Mencerahkan’. Sidang tersebut berlangsung dua hari, yakni 15-16 Februari 2019.
Informasi yang dihimpun, ada empat agenda utama dalam sidang Tanwir Muhammadiyah di Bengkulu. Yakni, membahas keorganisasian, kehidupan keumatan dan kebangsaan, mendengarkan pidato capres yakni Jokowi dan Prabowo, dan membahas permusyawaratan yang berkaitan perkembangan dan dinamika persyarikatan Muhammadiyah di tingkat nasional dan wilayah.

Ikut mendampingi Jokowi dalam perjalanan ke Bengkulu yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
(jor/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Rini Rayu Sri Mulyani Pangkas Pajak Avtur

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya resmi meminta beberapa menteri kabinet kerja untuk menghitung ulang harga avtur yang dijual oleh PT Pertamina (Persero).

Hal itu disampaikan langsung Jokowi pada saat rapat internal bersama Menteri BUMN Rini Soemaeno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Acara rapat berlangsung sebelum Jokowi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Gubernur Jambi di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Dalam rapat itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku telah mengusulkan adanya pemangkasan pajak pertambahan nilai (PPN) pada avtur ke Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Simak selengkapnya di sini: (hek/ang)

JK Larang BTP Gabung TKN, PA 212: Memang Masih Ada Kekuatan Ahok?

Jakarta – Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla (JK) tak ingin Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok bergabung dengan TKN. JK khawatir gabungnya Ahok akan mengurangi suara untuk Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin khususnya segmen pemilih muslim.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar menilai ungkapan JK bersifat normatif. Pasalnya, Ahok yang sudah bergabung dengan PDIP pasti akan memberi andil terhadap kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

“Itu urusan JK dan tim. Memangnya kekuatan Ahok bagaimana? Masih ada kekuatan dia? Ya silakan-silakan aja. Dia kan sekarang sudah masuk PDIP, jadi otomatis harus bantu PDIP meskipun belum dimasukkan ke dalam timses,” kata Bernard saat dihubungi, Rabu (13/2/2019).
Namun Bernard melihat jika Ahok bergabung ke dalam timses, tak akan terlalu berpengaruh pada jumlah dukungan kalangan muslim ke Jokowi. Sebab, dukungan yang diberikan kalangan muslim karena memandang sosok Jokowi-Ma’ruf.
“Bergabungnya Ahok atau tidak bergabungnya Ahok, kita tahu Ahok sudah dihukum, penista agama, baru bebas juga. Mungkin bagi pendukungnya ya tetap. Tapi kalau Islam secara umum mendukung Jokowi-Ma’ruf mungkin ada reaksi. Cuma nggak terlalu berpengaruh, mereka kan nggak memandang Ahok. Tapi paslonnya yang dipandang,” kata Bernard.

Sebelumnya diberitakan, JK menyebut Ahok tak perlu bergabung dengan TKN Jokowi-Ma’ruf. Jika Ahok bergabung ke dalam TKN, lanjutnya, akan membuat orang mengaitkan Jokowi pada kasus Ahok.

“Kalau saya ditanya sebagai Ketua Dewan Pengarah, jangan (Ahok masuk TKN),” kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

“Bahwa bisa berakibat lagi orang mengingat bahwa ‘oh ini Pak Jokowi dukung orang yang penista agama’, kan bahaya itu, bisa mengurangi suara. Apa saya bilang nanti, jadi lebihlah tenang-tenang, toh pemilu lagi 2 bulan, juga efeknya tidak akan banyak,” sambung JK.
(jbr/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Eva Sundari Yakin Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Tak Turun Meski Ahok Gabung ke PDIP

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris Bidang Pelatihan dan Pendidikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Kusuma Sundari yakin elektabilitas pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin tak akan merosot meski Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok gabung ke PDIP. Sebab, kata dia, pemilih Jokowi memiliki pandangan Islam yang moderat.

“Menurutku enggak. Karena gini, siapa yang mendukung Pak Jokowi itu selalu mempunyai pandangan yang moderat tentang Islam dan bukan pandangan yang konservatif,” kata Eva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Menurut dia, Ahok juga akan tahu diri untuk tidak membantu Jokowi pada bagian-bagian pemenangan yang bisa merugikan pasangan nomor urut 01. Karena itu, dia yakin elektabilitas Jokowi-Ma’ruf tidak akan terpengaruh oleh Ahok.

“Pak Ahok tahu dirilah enggak mungkin akan bertindak sesuatu yang merugikan Pak Jokowi yang sahabat karibnya,” ujar Eva.

“Jadi kalau dia mau memaksakan kehendak-kehendak yang sensitif tidak akan dilakukan. kalau mau membantu ya jangan menurgikan itu menurutku,” sambung dia.

2 dari 3 halaman

Ahok Tak Gabung ke TKN

Eva juga menegaskan Ahok tidak akan bergabung ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Pasalnya, struktur TKN sudah tidak bisa diubah.

“Nah susunan TKN juga sudah fix di dalamnya jadi spekulasi bahwa Pak Ahok akan masuk ke TKN itu tidak benar. Dan Pak JK juga sudah menegaskan ini kan tidak masuk karena memang secara teknis nggak memungkinkan untuk merubah susunan TKN,” ucap dia.


Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

HEADLINE: Usulan Harga Avtur Turun, Mungkinkah?

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah penumpang pesawat beberapa bandara di Tanah Air mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena harga tiket penerbangan yang cukup mahal.

Salah satu contohnya di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Jumlah penumpang di bandara tersebut mengalami penurunan hampir 20 persen.

Branch Communication and Legal Manajer Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto kepada Liputan6.com, pada Selasa 12 Februari 2019 mengatakan, akibat harga tiket pesawat domestik naik, Bandara Kualanamu mengalami penurunan 189.762 penumpang.

“Data yang kita terima sejak Januari 2019, penurunan sebesar 189.762 penumpang atau 19,9 persen,” kata Wisnu.

Selain penurunan jumlah penumpang, mahalnya harga tiket pesawat juga berdampak pada penurunan jumlah penerbangan, yaitu sekitar 1.734 penerbangan atau 23,6 persen.

“Sedangkan yang mengalami pembatalan di Bandara Kualanamu sebanyak 1.904 penerbangan,” katanya.

Hal yang sama juga terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma. Di awal tahun ini, jumlah penumpang di bandara tersebut turun hingga 25 persen.

“Secara garis besar ada penurunan, kurang lebih hingga 9 Febuari 2019 sekitar 25 persen. Dari sejak Natal kemarin sudah ada penurunan,” kata Pelaksana Tugas Office in Charge (Plt. OIC), Ariko Mahjaya kepada merdeka.com, Rabu (13/2/2019).

Peneliti Institute for Development Economy and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, salah satu penyebab mahalnya harga tiket pesawat adalah harga avtur yang mahal.

Dia menuturkan, harga avtur di Indonesia menjadi mahal karena infrastruktur penyaluran avtur yang tidak efisien.

“Akar masalahnya adalah infrastruktur penyaluran avtur masih tidak efisien sehingga harga avtur di Indonesia cenderung lebih mahal dari Singapura dan Malaysia. Itu yang membuat avtur kita enggak bersaing,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Bhima dalam jangka panjang, Pemerintah perlu memikirkan untuk membangun infrastruktur penyaluran avtur terutama di luar Jawa.

“Jadi Infrastruktur. Ini jangka panjang. Pemerintah harus panggil investasi untuk masuk ke infrastruktur penyaluran avtur,” kata dia.

Tak berbeda jauh, Ketua Umum INACA Ari Ashkara juga mengatakan agar maskapai bisa menurunkan harga tiket maka salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menurunkan harga avtur.

Ari pun meminta kepada regulator dan operator untuk menurunkan harga bahan bakar untuk pesawat terbang hingga 10 persen.

Ia menyatakan, avtur merupakan kebutuhan paling besar dalam pengoperasian pesawat, yakni dapat mencapai 45 persen.

“Komponen paling besar adalah fuel (bahan bakar), menyumbang 40 sampai 45 persen dari biaya maskapai penerbangan,” jelasnya.

2 dari 5 halaman

Monopoli Pertamina

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku telah menerima permintaan dari INACA untuk menurunkan harga avtur hingga 10 persen.

“Memang itu permintaan dari INACA. INACA minta kepada kami dan kami teruskan kepada Kementerian ESDM dan BUMN. Nanti kita ngomong bersama,” kata dia.

Budi Karya melanjutkan, avtur memang menjadi salah satu beban terberat yang harus ditanggung perusahaan maskapai. Hal ini lantaran avtur menjadi komponen terbesar dalam pengoperasian pesawat.

“Beban terberat mereka itu dua. Satu leasing pesawat, yang kedua adalah avtur. Jadi itu hampir 70 persen. Avtur kira-kira 35-40 persen. Leasing pesawat mungkin 25-30 persen,” terang dia.

Mahalnya harga avtur ini ternyata tidak hanya berdampak kepada industri penerbangan,  tetapi sampai ke industri pariwisata.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, mahalnya harga avtur ini membuat tiket pesawat mahal serta kamar- kamar hotel menjadi sepi.

Dia pun meminta pemerintah agar mencari solusi agar harga tiket pesawat turun. Salah satunya membuka dominasi PT Pertamina (Persero) dalam rangka penyediaan avtur. Memang, selama ini badan usaha yang bisa menjual avtur di Indonesia hanya Pertamina.

Hariyadi pun mengadu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai masalah tersebut saat acara Gala Dinner PHRI di Hotel Sahid Jakarta, Senin 11 Januari 2019.

Jokowi pun mengaku kaget mendengar hal tersebut. Jokowi mengatakan dirinya akan memberikan dua pilihan kepada Pertamina, yaitu menurunkan harga atau mengizinkan perusahaan minyak lainnya untuk menjual avtur. Hal ini lantaran dia menilai harga avtur yang tinggi akan berdampak negatif kepada sektor-sektor lainnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, opsi yang ditawarkan Jokowi tersebut sangat bagus.

“Bagus juga (swasta ikut menjual avtur) Kenapa tidak? Sekarang mungkin lagi dirumuskan jangan lagi hanya Pertamina,” kata dia, saat ditemui, di Kantornya, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Menurut dia, dengan adanya opsi yang demikian, Presiden ingin memberi ruang pada sektor swasta untuk terlibat dalam ekonomi, terutama penjualan BBM.

“Presiden mau tidak hanya semua BUMN. Memang ada kewajiban Pertamina juga untuk daerah-daerah terpencil ndak bisa dipungkirin sih,” jelas dia.

Diharapkan dengan masuknya sektor swasta dalam penjualan avtur, maka harga avtur di Indonesia bisa lebih kompetitif.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun membuka pintu kepada swasta untuk turut memasok avtur ke bandara-bandara yang sedang di bangun di Indonesia. Selama ini, kebutuhan avtur bandara selalu dipasok Pertamina.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan, dengan masuknya swata ini diharapkan bisa membuat harga avtur di Indonesia lebih kompetitif.

“Jadi kita sudah bebaskan, fuel ini tidak boleh monopoli oleh Pertamina maka kita berikan kesempatan swasta untuk berpartisipasi,” jelas Agus di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Agus mengakui harga avtur di Indonesia saat ini memang lebih mahal dibandingkan harga avtur internaisonal. Hal ini yang sering dikeluhkan maskapai di Indonesia.

Jika harga avtur ini lebih mahal dibandingkan internasional, sejumlah maskapai internasional lebih memilih Singapura menjadi hub untuk masuk ke Indonesia ketimbang langsung menuju salah satu kota di Indonesia.

Padahal di sisi lain, pemerintah tengah meningkatkan jumlah wisatwan asing ke Indonesia.”Dengan begitu maka harapannya harga avtur lebih kompetitif,” jelas Agus.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah untuk membuka ruang bagi pihak swasta agar bisa ikut menjual avtur. Hal ini agar harga avtur di Indonesia bisa lebih kompetitif.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, jika memang harga avtur yang dinilai mahal ini membuat harga tiket pesawat naik, maka lebih baik penjualan avtur tidak hanya dilakukan oleh Pertamina, tetapi juga oleh badan usaha BBM swasta.

“Kami usulkan kepada Presiden kalau memang harga avtur lebih mahal, ya dibuka saja kompetisi. Tidak hanya Pertamina yang boleh jual avtur. Untuk menjawab masalah,” ujar dia di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Jika memang dinilai harga avtur Pertamina sudah kompetitif, lanjut Hariyadi, maka pemerintah harus mencari tahu permasalahan lain yang menyebabkan harga tiket pesawat mengalami kenaikan.




3 dari 5 halaman

Penurunan PPN

Menteri Badan Usah Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mengakui harga avtur yang dijual Pertamina sedikit lebih mahal jika dibandingkan beberapa negara tetangga.

Menurut Rini, ada beberapa penyebabnya. Pertama, jika dibandingkan dengan Singapura, avtur Indonesia dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sementara di Singapura penyelenggaraan avtur tersebut bebas PPN.

“Ya kita mengusulkan gitu (PPN dihapus) sih ke Menkeu, nanti kita lihat. Tapi kita lihat cost structure kita, saya sudah mendetailkan lagi,” kata Rini di Istana Kepresidenan, Rabu (13/6/2019).

Menanggapinya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani akan mengkaji penurunan pajak pertambahan nilai (PPN) avtur Pertamina.

“Saya menyampaikan, Garuda pernah menyampaikan, kalau itu sifatnya playing field. Kita bersedia untuk meng-compare dengan negara-negara lain,” Sri Mulyani.

PPN avtur milik Pertamina selalu dibandingkan dengan beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Jika nantinya ditemukan perbedaan signifikan pihaknya bersedia melakukan perubahan.

“Kita selalu dibandingkan dengan Singapura, KL, kalau memang treatment terhadap PPN, itu adalah sama, ya kita akan lakukan sama hal ini. Kita lihat supaya tidak ada kompetisi yang tidak sehat, antara Indonesia dengan negara lainnya,” jelas dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, saat ini Pertamina masih mengkaji berapa penyesuaian harga avtur termasuk setelah dikenai PPN. “Ya nanti Pertamina akan review saja, kita akan lihat apa ada implikasinya,” tandasnya.



4 dari 5 halaman

Formula Baru

Untuk mendorong penurunan harga avtur, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun menetapkan formula harga avtur untuk menjaga kestabilan harga jual eceran jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 17 K/10/MEM/2019.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, formula harga avtur menjadi perhitungan harga dasar untuk menetapkan harga jual eceran yang disalurkan melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) kepada maskapai penerbangan berbadan hukum Indonesia di titik serah untuk setiap liter.

Dalam menetapkan harga jual eceran avtur yang disalurkan melalui Depot Pengisian Pesawat Udara tersebut, ditetapkan batas atas margin sebesar 10 persen dari harga dasar.

“Kita taruh harganya batas atas, tadinya enggak ada formulanya kita bikinkan formulanya batas atasnya sekian,” kata Arcandra.

Dalam lampiran, dinyatakan bahwa formula harga dasar ditetapkan berdasarkan biaya perolehan, biaya penyimpanan dan biaya distribusi, serta margin dengan batas atas sebagai berikut: Mean Of Platts Singapore (MOPS) + Rp 3.581 per liter + Margin 10 persen dari harga dasar.

Dengan ketentuan MOPS merupakan bagian biaya perolehan atas penyediaan Jenis Bahan Bakar Minyak Umum jenis Avtur dari produksi kilang dalam negeri atau impor sampai dengan Terminal atau Depot Bahan Bakar Minyak.

PT Pertamina (Persero) akan mengikuti pemerintah dalam menetapkan harga avtur, dengan mengacu pada formula yang telah dibuat. Hal ini untuk menjaga agar harga avtur tetap kompetitif.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pemerintah telah menerbitkan formula harga berbagai jenis Bahan Bakar‎ Minyak (BBM) salah satunya adalah avtur. Sehingga dalam menetapkan harga avtur Pertamina mengacu pada formula tersebut.‎

“Jadi kita mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah, sama halnya dengan BBM kamarin,” kata Nicke.

Menurut Nicke, saat ini pihaknya masih melakukan perhitungan perubahan harga avtur, dengan mengacu pada formula harga yang telah diterbitkan pemerintah.

“Belum tahu sih, lagi dihiitung simulasikan. Kan ada formulanya, ditetapkan pemerintah, kita ikutin aturannya,” tutur dia.‎

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra mengatakan, dalam formula harga avtur ada patokan harga tertinggi, sehingga Pertamina tidak bisa melebihi harga tersebut dalam menetapkan besaran harga avtur.

“Ya kan dikasihnya harga patokan, ya kita ikut aja sama harga patokan,” tuturnya.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menjelaskan, pada dasarnya, penurunan harga avtur sangat mungkin untuk direalisasikan oleh Pertamina. Kendati begitu, secara regulasi harga avtur sendiri sebenarnya telah melalui proses persetujuan antara pihak maskapai dengan Pertamina (business to business/b2b).

“Secara regulasi, avtur itu bukan barang subsidi sehingga memang dijual secara b2b. Jadi kalau ditanya apakah mungkin untuk diturunkan harganya, ya mungkin bisa. Tetapi kan Pertamina tidak hanya menjual avtur di Pulau Jawa saja tetapi di remote area Indonesia juga,” ungkapnya saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (13/2/2019).

Dia menambahkan, yang terpenting dari harga avtur saat ini ialah tidak melebihi batas wajar dari yang sudah ditentukan.

“Yang penting harga avtur Pertamina tidak melebihi batas wajar saja,” ujarnya. 

5 dari 5 halaman

Benarkan Harga Avtur di RI Lebih Mahalnya?

Direktur Eksekutif RefoMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, harga avtur yang dijual di dalam negeri sudah kompetitif dengan negara-negara lain.‎ Bahkan jauh lebih murah dibanding beberapa negara.

“Saya kira penilaian tersebut perlu dilihat lebih jauh,” tutur komaidi kepada Liputan6.com.

P‎orsi avtur dalam komponen pembentukan harga tiket sekitar 20 persen, sehingga biaya bahan bakar hanya memiliki sedikit peran dalam menentuan harga tiket pesawat.

“Artinya ada 80 persen biaya lain yang semestinya lebih menentukan besaran harga tiket penerbangan,” tandasnya.