6 Penampilan Tak Neko-Neko Istri Sandiaga Uno Saat Mendukung Suami

Liputan6.com, Jakarta – Calon Wakil Presiden Indonesia nomor urut 02, Sandiaga Uno menerima banyak dukungan di masa kampanye saat ini. Tidak terkecuali dari sang istri, Nur Asia, yang terlihat kerap menemani sang suami di berbagai kesempatan.

Sandiaga Uno dan Nur Asia mengikat janji suci pernikahan pada 1996 silam. Mengarungi bahtera rumah tangga lebih dari dua dekade, keduanya dikarunia tiga buah hati yakni Anneesha Atheera Uno, Amyra Atheefa Uno, dan Sulaiman Saladdin Uno.

Tak hanya Sandiaga Uno, sosok Nur Asia pun tidak jarang menjadi sorotan publik. Ia setia menemani sang suami untuk menghadiri ragam kegiatan baik dan dibagikan melalui akun Instagram pribadi, @nurasiauno.

Menarik pula melihat penampilan Nur Asia yang kerap memadukan outfit berwarna senada. Sebut saja sebuah potret yang mengabadikan kebersamaan Nur Asia dan sang suami.

Ia mengenakan sweater abu-abu dan hijab berwarna senada. Penampilan Nur Asia turut didukung dengan sling bag, jam tangan hitam, serta kalung bernuansa gold. Selain itu, seperti apa gaya istri Sandiaga Uno ini? Simak rangkumannya berikut ini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

Kemeja Stripes Biru

Nur Asia tampil cantik dalam balutan kemeja bermotif stripes berwarna biru muda bersama pin Burung Garuda merah di dada kanan. Hijabnya pun berwarna senada yang dibarengi dengan celana panjang khaki dan kacamata frame hitam dan tali kacamata gold.

Potret ini diunggah Nur Asia di akun Instagram pribadi pada 13 Januari 2019 lalu. Kala itu, ia menghadiri bakti sosial USG gratis dan khitanan di Bekasi Barat.

3 dari 6 halaman

Batik Mega Mendung

Nur Asia juga trelihat kerap mengenakan batik. Salah satunya ketika hari Batik Nasional, ia tampil cantik dalam balutan batik bermotif Mega Mendung dengan dasar yang didominasi biru muda dan coklat muda. Hijab Nur Asia pun berwarna coklat muda.

Ia menambahkan kalung sebagai aksesori. Melalui kolom komentar, Nur Asia menyampaikan kekagumannya pada batik Megan Mendung.

Kalau motif batik kesukaan saya adalah motif Mega Mendung dari Cirebon. Kalau motif batik kesukaan kalian apa?” tulis Nur Asia pada 2 Oktober 2018 lalu.

4 dari 6 halaman

Kebaya Putih

Nur Asia kali ini mengenakan kebaya Betawi berwarna putih dengan beberapa detail cantik di beberapa bagian termasuk pergelangan tangan. Ia pun memilih hijab berwarna muda dengan menyematkan bros di bagian tengah.

Kala itu, Nur Asia diundang dalam diskusi di sebuah talk show yang membahas budaya Betawi dalam acara Kartini menginspirasi perempuan Jakarta zaman now.

5 dari 6 halaman

Dalam Balutan Hijau Muda

Pada sebuah acara pada Maret 2018 lalu, Nur Asia tampak mengenakan kebaya yang didominasi hijau muda. Kebaya ini dihiasi oleh banyak detail cantik dan dipadukan dengan hijab berwarna oranye dan kain coklat tua beragam motif.

6 dari 6 halaman

Tampil Kasual

Selain menghadiri berbagai acara formal, Nur Asia juga tampil kasual ketika menemani Sandiaga Uno. Salah satunya ketika ia mengenakan kemeja bermotif stripes dengan hijab abu-abu dan memakai celana jeans.

Kiprah 6 Mantan Ratu Kecantikan Indonesia dengan Profesi Tak Biasa

Liputan6.com, Jakarta – Sederet perempuan yang tak hanya cantik, tetapi juga cerdas telah terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi kecantikan tingkat dunia. Namun sebelumnya, Ratu Kecantikan ini harus berjuang untuk mendapatkan gelar sebagai Puteri Indonesia, Miss Indonesia, dan lainnya.

Di masa jaya, mereka menjalankan tugas sebagai Ratu Kecantikan di dalam juga luar negeri. Namun tak jarang, usai menyerahkan mahkota kemenangan pada penerus, mereka menggeluti profesi yang tidak biasa.

Lantas, prosesi tak biasa apa saja yang ditekuni para mantan Ratu Kecantikan Indonesia ini? Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

1. Agni Pratistha

Agni Pratistha yang kala itu mewakili Jawa Tengah, berhasil menyandang gelar Puteri Indonesia 2006. Ia mengungguli Ananda dari Kalimantan Selatan damn Rahma Landy dari DKI Jakarta 5 dan melenggang ke Miss Universe 2007 di Meksiko.

Usai menjalankan tugas sebagai Puteri Indonesia, Agni masih memerankan beberapa film layar lebar dan meneruskan hobi lari. Saat ini, ibu dari dua putra ini menjadi pendiri dari ARK Motion Images, sebuah perusahaan yang memusatkan pada video hiburan online yakni film pendek dan film berseri.

2. Bernika Irnadianis Ifada

Puteri Indonesia 2000 diraih oleh Bernika Irnadianis Ifada dari DKI Jakarta 3. Kemenangan Bernika kala itu ditandai dengan penyerahan mahkota oleh pemenang sebelumnya, Puteri Indonesia 1996 Alya Rohali.

Usai bertugas sebagai Ratu Kecantikan, Bernika sempat terjun di dunia pertelevisian sebelum mengikuti kontes, juga menjalankan bisnis kecantikan. Kini, ia menjadi salah satu dosen di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Bogor, Jawa Barat.

2 dari 3 halaman

3. Venna Melinda

Venna Melinda dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 1994 silam. Kala itu, ia mengalahkan wakil Sumatera Utara, Irma Rahmayani Lubis dan wakil Sumatera Selatan, Valentina Tohir.

Usai kontes kecantikan, Venna masih aktif di dunia hiburan Tanah Air. Ia juga menjadi anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat dapil Jawa Timur periode 2009-2014 dan 2014-2018. Kini, ia pindah ke Partai Nasdem dan kembali mencalonkan diri pada Pemili 2019.

4. Kristania Virginia Besouw

Kristania Virginia Besouw merupakan Miss Indonesia 2006. Atas kemenangan tersebut, ia mengikuti Miss World 2006 yang diselenggarakan di Polandia dan kala itu, Kristania masuk 24 besar.

Pada 2007, Kristy, begitu ia akrab disapa menikah dengan Frank Piay dan tinggal di Amerika Serikat. Tak hanya menjadi warga negara AS, ia juga bergabung dengan US Army sejak 2014-2018.

3 dari 3 halaman

5. Anindya Kusuma Putri

Anindya Kusuma Putri sebagai wakil Jawa Tengah berhasil menyabet gelar Puteri Indonesia 2015. Ia pun mewakili Indonesia ke Miss Universe 2015 dan masuk posisi 15 besar.

Lepas sebagai Ratu Kecantikan, ia tampil di beberapa acara petualangan. Saat ini, Anindya Kusuma Putri berprofesi sebagai Juru Bicara Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia.

6. Susanty Manuhutu

Susanty Manuhutu meraih gelar Puteri Indonesia 1995. Skill komunikasinya pun kian terasah dan membawa Susanty pada beragam profesi. Ia sempat terjun sebagai reporter di salah satu stasiun televisi.

Kemudian, ia melangkah ke industri migas di 1999. Saat ini, Susanty Manuhutu bekerja sebagai juru bicara di salah satu perusahan minyak multinasional.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cerita di Balik Penemuan Jasad Wanita di Pemakaman Umum Serang

Liputan6.com, Serang – Wanita berinisial T (43) ditemukan tewas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Kelurahan Banjarsari, Serang, Banten, pada 10 Januari 2019. Warga sekitar pun heboh.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Polres Serang Kota, wanita T adalah korban pembunuhan. Korban diketahui merupakan ibu tiga orang anak. Penyelidikan pun dilakukan.

Polisi berhasil menangkap Anton (23), pria asal Cikeusik, Pandeglang yang mengomntrak rumah di Tambora, Jakarta Barat. Anton diduga kuat sebagai kekasih gelap korban dan pelaku pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Ifan Dittira mengatakan, pelaku berkenalan dengan korban di dalam angkot jurusan Pakupatan-Cikande, dan saling bertukar nomor handphone, pada Kamis, 3 Januari 2019.

Malamnya, Anton menggoda Tia dan janjian bertemu di Cikande Asem, Kabupaten Serang, pada Jumat, 4 Januari 2019. Keduanya lalu menaiki angkot menuju Serang Kota dan turun di lokasi kejadian.

Pelaku mengaku sempat bercinta dengan korban di makam. Usai berhubungan badan, pelaku Anton bicara jujur ke korban, bahwa dia tidak bekerja dan tinggal di kontrakkan.

Seketika korban marah, lantaran merasa tertipu dan sudah mau berhubungan intim. Anton tersinggung, kemudian mencekik dan membunuh korban.

“Korban berteriak marah. Pelaku panik dan pelaku mencekik korban. Mayat korban ditemukan dan di bagian leher terdapat tali tambang dan tangan di ikat oleh kain,” kata AKP Ifan Dittira, Selasa (15/01/2019).

Anton ditangkap pada 15 Januari 2019, pukul 02.00 WIB dini hari. Saat hendak ditangkap, Anton sempat melarikan diri. Timah panas pun bersarang di kaki kanannya.

“Kami lakukan pembuntutan sebelum ditangkap. Pelaku diancam pidana 20 tahun, dikenakan pasal 339 KUHAP,” jelasnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Penjualan Baby Lobster di Cirebon Masih Marak

Liputan6.com, Cirebon – Praktek jual beli satwa laut ilegal jenis Baby Lobster masih marak terjadi. Terutama di sepanjang pantai selatan Jawa Barat.

Tercatat 9575 ekor Baby Lobster jenis mutiara dan pasir berhasil diamankan jajaran Dit Polairud Polda Jabar di awal tahun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9548 Baby Lobster jenis pasir dan 117 jenis mutiara.

“Penangkapannya hari Senin 14 Januari 2019 lalu di Desa Loji Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat,” kata Direktur Polairud Polda Jabar Kombes Pol Widi Handoko di Cirebon, Selasa (15/1/2019).

Dia mengungkapkan, penangkapan tersebut hasil dari pengembangan informasi yang diberikan oleh warga setempat. Jajaran Ditpolairud Polda Jabar menangkap dua pelaku yang diduga akan melakukan transaksi secara ilegal.

Kedua pelaku, diketahui akan melakukan transaksi Baby Lobster ke pengepul besar yang ada di Provinsi Banten. Dari hasil penangkapan tersebut, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 2,3 miliar.

“Baby Lobster merupakan salah satu satwa laut yang dilindungi pemerintah oleh karena itu banyak tangkap untuk di perjual belikan secara ilegal,” kata dia.

Dia mengungkapkan, dari hasil penyelidikan, harga jual Baby Lobster dari nelayan Rp 15 ribu per ekor, kemudian dijual ke pengepul di Banten Rp 16 ribu per ekor. Dari pengepul di Banten, Baby Lobster dijual ke pengepul besar dengan harga bervariasi.

Untuk Baby Lobster jenis mutiara dijual Rp 300 ribu per ekor dan jenis pasir Rp 250 ribu per ekor. Atas perbuatannya, dua pelaku dijerat Pasal 88 UU RI no 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 2004 tentang perikanan Jo Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan dendan Rp 1,5 milyar.

“Baby Lobster dijual ke Jakarta maupun Jambi bahkan luar negeri. Kami akan kembangkan terus sejauh mana aktivitas jual beli baby lobster ilegal ini,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Lepas Liar

Dia mengatakan, pihaknya akan menyerahkan hasil tangkapan Baby Lobster ke Balai Karantinan Jawa Barat untuk segera dilepas liarkan.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh iming-iming keuntungan hasil ilegal fishing. Dia juga akan meningkatkan sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat guna menekan praktek ilegal fishing.

“Dari tahun ke tahun Ilegal Fishing Baby Lobster yang paling sering kami tangani. Tahun lalu kami banyak ungkap kasus ini,” kata dia.

Kepala Stasiun Karantinan Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPKP) Cirebon Obing Hobir mengatakan, ribuan Baby Lobster tersebut akan segera dilepas liarkan. Namun, pihaknya masih melihat kondisi perairan di Jawa Barat.

Namun, pelepas liaran tersebut tidak berarti di perairan asal Baby Lobster diburu pengepul. Dia menyebutkan, perairan selatan Jawa Barat merupakan habitat terbesar Baby Lobster.

“Lihat sikon dan kondisi laut yang tenang baru kami lepas liarkan kemungkinan yang terdekat di Pangandaran ya,” kata dia.

Obing menyebutkan, Baby Lobster banyak diburu dan dijual ke sejumlah restauran di luar negeri. Vietnam merupakan salah satu negara tujuan ekspor Baby Lobster secara ilegal.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

Top 3 Berita Hari Ini: Liburan Bareng Pacar, Ini 6 Potret Cantik dan Seksi Angel Karamoy di Maldives

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini mengulas berita tentang sederet potret seksi dan cantik Angel Karamoy saat liburan ke Kepulauan Maldives atau Maladewa. Potret-potret tersebut diabadikan oleh sang kekasih, sutradara senior Jose Poernomo.

Selain dikunjungi Angel Karamoy, Maldives menjadi salah satu destinasi wisata pantai yang menarik banyak pengunjung. Negara kepulauan ini terletak di barat daya Sri Lanka.

Lalu, makanan yang legendaris di era 90-an tak kalah menjadi sorotan. Makanan ini seperti mengajak penikmatnya bernostalgia pada masa-masa saat dahulu bersama orang-orang terkasih.

Tak hanya itu, makanan ini juga kerap dibawa ke sekolah atau saat rekreasi. Dijamin, ketika mendengar nama makanan ini, Anda benar-benar mengenang masa seru dahulu.

Lalu, ada pula sederet nama Puteri Indonesia yang menjadi buah bibir karena berbagai kasus. Satu di antaranya adalah kasus prostitusi online yang menyeret dua nama finalis Puteri Indonesia.

Keduanya berinisial FG dan ML. Menjadi sorotan publik karena asus prostitusi online, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) buka suara dan menyampaikan status keduanya.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Yuk, simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

Liburan Bareng Pacar, Simak 6 Potret Cantik dan Seksi Angel Karamoy di Maldives

Angel Karamoy menghabiskan waktu senggangnya dengan berlibur di di Kepulauan Maldives atau Maladewa. Deretan potret seksi dan cantiknya pun diunggah melalui akun Instagram pribadi.

Ternyata, potret itu merupakan hasil jepretan sang kekasih yang tidak lain adalah sutradara senior Jose Poernomo. Mereka pun mengabadikan keindahan pantai yang super cantik.

Selanjutnya…

6 Snack Legendaris Makanan Anak Tahun 90-an

Banyak hal yang dapat membangkitkan kenangan di masa lalu. Satu di antaranya adalah makanan-makanan legendaris saat era 90-an dan jadi sarana yang tepat untuk bernostalgia.

Biasanya, makanan-makanan tersebut menemani kegiatan sehari-hari, baik di rumah ataupun sekolah. Semakin seru jika disantap bersama orang-orang terkasih ketika berkumpul.

Selanjutnya…

Sederet Nama Puteri Indonesia dalam Berbagai Kasus yang Jadi Buah Bibir

Kasus prostitusi online kembali terjadi dan menjadi sorotan publik. Tak hanya itu, kasus tersebut menyeret dua nama finalis Puteri Indonesia. Keduanya berinisial FG dan ML.

Ramainya perbincangan kasus prostitusi online di masyarakat, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) pun tak tinggal diam dan mengklarifikasi mengenai status yang disandang keduanya.

Selanjutnya…

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sindikat AN Cs Pakai Sabu di Sekolah

Liputan6.com, Jakarta – Polsek Kembangan Jakarta Barat menyita 355 gram sabu dan 7910 butir dan psikotropika golongan IV serta obat-obatan daftar G. Totalnya 7.910 butir.

Barang tersebut ditemukan sebuah laboratorium sebuah sekolah di Jakarta Barat. Adalah DL dan CP, kakak beradik yang mendesain tempat tersebut menjadi gudang penyimpanan narkoba sekaligus tempat tinggal.

“Barang disimpan di dalam laboratorium. di situ ada sebuah ruangan yang dialihfungsikan jadi gudang dan tempat tidur,” kata Kapolsek Kembangan, Komisaris Joko Handono, Selasa (15/1/2019).

Joko mengatakan, pihaknya meringkus DL dan CP Kamis 10 Januari 2019 di sebuah sekolah kawasan Jakarta Barat. Hasil pengembangan dari tersangka lainnya.

“Total ada tiga tersangka yang kami amankan,” ujar dia.

Joko menjelaskan peran masing-masing tersangka. Sabu dan psikotropika golongan IV serta obat-obatan daftar G dipasok oleh seorang bandar narkoba berinisial BD yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Lembaga Pemasyarakatan.

Tersangka AN yang akan berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan bandar tersebut. Lalu, bandar akan menyuruh tangan kepercayaan untuk menaruh sabu di tempat-tempat yang telah ditentukan. Di tempat tersebutlah, AN mengambil dan menyerahkan kepada DL dan CP.

“Antara tangan kepercayaan bandar dengan kurir (AN) tidak saling kenal. Sebab barang-barang selalu diambil di suatu tempat. Mereka tidak pernah bertemu,” terang dia.

“Kami mengetahuinya jaringan Lapas karena dari pembicaraan saat ditangkap komunikasi diantara mereka intens,” imbuh dia.

2 dari 3 halaman

Instruksi dari Lapas

Joko menambahkan, terakhir adalah tugas dari DL dan CP. Mereka berdua mengantarkan sabu sesuai list yang telah dibuat oleh Bandar.

“Sabu dipecah menjadi beberapa bagian sesuai instruksi dari Lapas. Kemudian diantarkan juga sesuai dengan petunjuk dari Lapas,” terang dia.

Joko menuturkan, sekali antar mereka berdua akan mendapatkan imbalan berupa uang tunai dan beberapa paket sabu. “Nah sabu itu pakai oleh mereka bertiga di lingkungan sekolah oleh tiga tersangka saat situasi sudah sepi,” ujar dia.

Joko membeberkan, DL dan CP merupakan karyawan dari sekolah tersebut. Status keduanya pegawai harian lepas.

Sejak enam bulan terakhir tinggal di laboratorium sekolah. Keduanya memanfaatkan salah satu ruangan yang disulap menjadi tempat tinggal sekaligus gudang penyimpanan narkoba.

“Mereka menumpang tanpa izin. Sekolah tidak keberatan mungkin karena orangtua mereka seoranf pejabat di sekolah tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Selain Laboratorium Sekolah, Sindikat AN Cs Simpan Narkoba di Apartemen

Liputan6.com, Jakarta – Selain laboratorium sekolah, Sindikat narkoba AN Cs ternyata memiliki gudang lain untuk menyimpan naroba.

Unit Narkoba Polsek Kembangan bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menemukan gudang penyimpanan narkoba di sebuah Apartemen di kawasan Srengseng, Kembangan Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan Kompol Joko Handoko, mengatakan, penemuan ini setelah pelaku diperiksa instensif.

“Kami melakukan penggeledahan di Apartemen Park View. Di sini (Apartemen) terdapat ratusan ribu butir narkoba golongam 4 dan obat-obatan yang masuk dalam daftar G,” tandas dia.

Sebelumnya, Polsek Kembangan Jakarta Barat menyita 355 gram sabu dan 7910 butir dan psikotropika golongan IV serta obat-obatan daftar G. Totalnya 7910 butir.

Barang tersebut ditemukan sebuah Laboratorium sebuah sekolah di Jakarta Barat. Adalah DL dan CP, kakak beradik yang mendesain tempat tersebut menjadi gudang penyimpanan narkoba sekaligus tempat tinggal.

“Barang disimpan di dalam laboratorium. Di situ ada sebuah ruangan yang dialihfungsikan jadi gudang dan tempat tidur,” kata Kapolsek Kembangan, Komisaris Joko Handono, Selasa (15/1/2019).

2 dari 3 halaman

Tes Urin Siswa

Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Jakarta Barat Uripasih mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pemeriksaan urine terhadap sejumlah siswa di Jakarta Barat.

Ini buntut dari hasil temuan Polsek Kembangan yang menemukan gudang Narkoba di dalam Laboraturium di sebuah sekolah.

“Iya pasti,” kata dia di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (15/1/2019).

Uripasih mengatakan, pihaknya akan berkerja sama dengan Kepolisian dan BNN Provinisi DKI Jakarta agar kegiatan tersebut segera merealisasikan.

Menurut dia, nanti hanya satu sekolah yang siswa akan dites urine. Itu yang dijadikan gudang narkoba oleh DL dan CP.

“Kami saat ini sedang menyusun perencenaan yang jelas nanti saya akan bersurat ke BNN,” terang dia.

Jika hasil tes urin ada yang positif, Uripasih menyatakan akan memberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku. Yang terberat dikeluarkan dari sekolah.

“Saya akan melihat di tata tertib berapa nilai ketika anak terlibat menggunakan narkoba. Kalau nilai 100 pasti dikembalikan di orang tua,” tandas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cegah Penyelundupan, Pemerintah Gelar Operasi Bersama di Wilayah Perbatasan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) menggelar operasi bersama rutin di beberapa wilayah perbatasan Indonesia yang rawan kegiatan penyelundupan. Beberapa waktu belakangan setidaknya operasi bersama dilakukan di empat wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura.

Operasi bersama dalam rangka pengawasan lalu lintas hasil perikanan di pulau-pulau terdepan dan kawasan perbatasan Indonesia, 

BKIPM bersama TNI AL Nunukan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), DKP Kabupaten Nunukan, Bea Cukai, Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Intelijen Negara (BIN), petugas Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik, Kantor Imigrasi, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan menggelar Operasi Bersama di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia pada 18-19 Oktober 2018.  Salah satunya perairan sekitar Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Selanjutnya pada 7-8 November 2018, operasi bersama kembali digelar di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Sabang dan Selat Malaka. Dalam kegiatan tersebut turut serta Komisi II DPR RI, Pangkalan Utama TNI I Sabang, Polisi Perairan Aceh, dan Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo.

Operasi bersama kembali dilakukan pada 22 Desember 2018 di jalur tikus perbatasan darat Indonesia (Entikong) dan Malaysia. Satgas Pamtas Yonif 511 (TNI), Stasiun Karantina Pertanian Entikong, BIN, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Entikong, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Imigrasi, Bea Cukai, Polsek Entikong, Komando Rayon Militer (Koramil) Entikong, Pos PSDKP Entikong, hingga pelajar dan mahasiswa turut serta dalam operasi bersama BKIPM tersebut.

Operasi bersama dilanjutkan di Batam, yaitu di sekitar perbatasan Indonesia-Malaysia dan Indonesia-Singapura pada 8-9 Desember 2018 lalu. Dalam kegiatan tersebut BKIPM bersama Bea Cukai, Pangkalan Angkatan Laut Indonesia (Lanal), Polair, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PSDKP, dan Dinas Perikanan Batam melakukan pengamanan sesuai dengan pedoman Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan.

Kepala BKIPM Rina mengatakan, operasi bersama tersebut digelar dalam upaya menegakkan kedaulatan Indonesia. Menurutnya kedaulatan diartikan sebagai kemandirian dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya kelautan dan perikanan dengan memperkuat kemampuan nasional. Hal ini dapat diwujudkan dengan penegakan hukum demi mencapai kedaulatan ekonomi.

“Ini merupakan upaya kita dalam mengawasi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan. Bagian dari kegiatan perkarantinaan ikan, pengendalian mutu, keamanan hasil perikanan, dan keamanan hayati ikan,” tutur Rina di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Menurut Rina, kawasan perbatasan ini sering dijadikan perlintasan aktivitas pengiriman barang secara ilegal, termasuk komoditas perikanan seperti benih lobster. “Ini adalah bentuk sinergitas instansi terkait. Kita menggabungkan potensi aparat penegak hukum agar optimal dalam meminimalisir potensi penyelundupan di berbagai wilayah perairan Indonesia,” tambah Rina.

Meskipun tak ditemukan adanya kegiatan penyelundupan, illegal fishing, dan destructive fishing dalam rangkaian operasi ini, namun Rina mengatakan operasi pengawasan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala.

“Kita tidak boleh lengah. Kegiatan penyelundupan masih marak terjadi dan selalu melihat celah. Mungkin saja mereka sengaja menghindar karena sudah mendengar bocoran adanya operasi,” imbuh Rina.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron menyebutkan, koordinasi lintas sektoral ini telah menjadi tugas pokok BNPP. Tujuannya adalah untuk merencanakan program di perbatasan demi kesejahteraan rakyat.

“Kita tahu bahwa indonesia wilayahnya sebagian besar terdiri dari laut dan sumber daya terbesarnya ada di laut. Untuk itulah sumber daya yang ada ini harus kita jaga. Sumber daya alam yang besar ini harus dimanfaatkan menjadi sumber kesejahteraan rakyat Indonesia. Tetapi pada sisi lain kita juga harus menjaga kedaulatan terhadap sumber daya, kedaulatan terhadap negara kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Herman Khaeron beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada semua instansi terkait dan para stakeholder sektoral yang telah menggelar operasi bersama. 

Dia mencontohkan Sabang di Aceh misalnya merupakan pintu masuk dari barat Indonesia yang merupakan perbatasan dengan tiga negara, yaitu Malaysia, Thailand, dan India, sehingga pengawasan di wilayah ini dinilai sangat penting.

“Wilayah perbatasan ini merupakan wilayah strategis ditinjau dari berbagai aspek baik geopolitik maupun geostrategis. Untuk itu tentu kita harus menyeriusi ini, dan ke depan, Sabang khususnya dapat dijadikan sebagai pusat pertumbuhan baru yang dapat juga menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Masuki Puncak Musim Hujan, 100 Pasien Anak-Anak di Cimahi Terjangkit DBD

Liputan6SCTV, Cimahi – Ratusan warga di wilayah Cimahi dan Bandung Barat, Selasa pagi terjangkit deman berdarah (DBD) dan harus dirawat di rumah sakit. Memasuki periode tingginya curah hujan tinggi, masyarakat diimbau agar menjaga kebersihan lingkungan dan waspada dengan penyakit tersebut.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (15/1/2019), dalam sebulan terakhir, tercatat sudah ada 100 pasien terjangkit DBD yang didominasi anak-anak, di hampir seluruh ruangan RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Menurut tim dokter, tingginya serangan DBD pada periode Desember hingga Januari setiap tahunnya disebabkan faktor cuaca.

Sementara itu, di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, penderita DBD juga meningkat. Sejak musim penghujan, dalam sehari, rata-rata ada tiga hingga empat pasien DBD yang dirawat di RSUD Dokter Soeselo, Tegal. Sebagian besar merupakan anak-anak usia 5-10 tahun.

Kondisi pasien yang lemah membuat mereka harus mendapat penanganan serius. Karena trombosit darah terus menurun dan sudah muncul bintik-bintik merah di badan.

Seiring meningkatnya kasus DBD, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui gejala demam berdarah yang diawali suhu tubuh panas selama 5-7 hari, sakit perut, mual dan muntah.

Satu hal yang tak kalah penting dan perlu diperhatikan masyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup penampungan air, dan mengubur barang untuk memutus siklus hidup jentik nyamuk. (Galuh Garmabrata)

China Ingatkan Perusahaan Negara Hindari Kunjungan ke AS dan Sekutu

Beijing – Pemerintah China mengingatkan sejumlah perusahaan yang dikelola negara untuk menghindari kunjungan bisnis ke Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya. Para pejabat perusahaan negara juga diminta lebih berhati-hati dalam menjaga perangkat elektronik jika sedang bepergian.

Seperti dilaporkan Bloomberg dan dilansir Reuters, Selasa (15/1/2019), Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Milik Negara (SASAC), yang mengawasi sekitar 100 perusahaan negara, telah meminta sejumlah perusahaan dalam beberapa pekan terakhir untuk hanya membawa laptop yang aman dan dikeluarkan perusahaan saat bertugas ke luar negeri. Laporan itu disampaikan Bloomberg dengan mengutip sejumlah sumber yang memahami permintaan SASAC itu.

Imbauan perjalanan yang dirilis pemerintah China juga termasuk peringatan saat bepergian ke sejumlah negara lain yang merupakan sekutu AS. Negara-negara yang dimaksud tergabung dalam pakta intelijen Five Eyes, yakni Inggris, Kanada, Australia dan Selandia Baru.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah China terkait laporan Bloomberg ini.
Namun diketahui bahwa imbauan perjalanan ini muncul saat China dan AS sedang bersitegang usai penangkapan petinggi perusahaan telekomunikasi China, Huawei pada Desember 2018. Chief Financial Officer (CFO) Huawei Technologies Co Ltd, Meng Wanzhou, ditangkap otoritas Kanada atas permintaan AS.

Meng ditangkap atas dugaan pidana terkait pelanggaran sanksi Iran yang diberlakukan AS. Jaksa AS menuduh Meng menyesatkan sejumlah bank soal transaksi terkait Iran, sehingga menempatkan bank-bank itu pada risiko melanggar sanksi-sanksi AS.

Meng dibebaskan otoritas Kanada usai membayar jaminan CAN$ 10 juta. Saat ini Meng tinggal di sebuah rumah mewah di Vancouver, Kanada sembari menunggu proses persidangan ekstradisi terhadapnya yang masih berlanjut.

China telah memperingatkan bahwa konsekuensi khusus akan diterima AS dan Kanada kecuali Meng dibebaskan.

Terlepas dari itu, China telah menahan dua warga Kanada — Michael Kovrig dan Michael Spavor — atas tuduhan membahayakan keamanan negara. Otoritas China tidak menyatakan secara terang-terangan apakah penahanan dua warga Kanada itu berkaitan dengan penangkapan Meng. Namun para pakar dan diplomat negara Barat mencurigai penahanan dua warga Kanada merupakan balasan China untuk penangkapan Meng.

Dalam kasus terpisah, seorang warga Kanada bernama Robert Lloyd Schellenberg baru saja divonis mati oleh pengadilan China dalam kasus penyelundupan narkoba. Menanggapi vonis itu, Kementerian Luar Negeri Kanada memperbarui imbauan perjalanan bagi warganya ke China. Setiap warga Kanada di China diminta mewaspadai ‘risiko penegakan hukum sewenang-wenang’ oleh otoritas setempat.

(nvc/ita)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>