Ranty Maria Masih Simpan Barang Pemberian Ammar Zoni

“Kalau misalnya yang kayak bunga gitu kan cepet layu ya, Wil. Atau enggak, enggak tahu ke mana. Tapi kan enggak pernah ada niatan untuk buang. Ada kayak patung gitu, tadinya di kamar sekarang aku pindahin ke ruangan bawah, ruangan mbak-mbak aku pada nonton, makan gitu. Tapi enggak dibuang,” jelasnya.

Selama pacaran, hubungan Ammar dan Ranty sebenarnya sempat menuai pro dan kontra dari publik. Pasalnya, pasangan beda usia 6 tahun ini memiliki perbedaan keyakinan. Aktris 19 tahun itu tak menampik alasan tersebut benar adanya.

“Aku pacaran sama Ammar itu umur 15 tahun lho. Jadi agama ya sudahlah lihat nanti. Makin ke sini aku 18 sudah mulai mau dibawa ke mana ya. Kalaupun nanti nikah harus dengan cara apa,” terangnya.

Wanita kelahiran 26 April 1999 itu menceritakan ibundanya pernah khawatir karena dirinya pertama kali berpacaran dengan Ammar di usia 15 tahun. Ibunda Ranty menginginkan putrinya bisa berpacaran jika usianya memasuki 17 tahun saja.

7 Potret Barang Pengganti Helm Ini Bikin Geleng Kepala

Liputan6.com, Jakarta Sepeda motor memang menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Pasalnya, kendaraan beroda dua ini masih menjadi alat transportasi murah, dan praktis bagi masyarakat Indonesia. Dengan bodynya yang tidak sebesar mobil, motor mampu melintasi jalanan yang macet dan lebih gesit. 

Nah, hal yang tidak boleh dilupakan bagi pengendara sepeda motor ialah menggunakan helm sebagai alat pelindung kepala. Ada beragam variasi hel dari yang harganya ratusan ribu saja hingga jutaan rupiah. Motif dan warna helm saat ini pun juga sudah beragam. 

Tetapi alih-alih menggunakan helm, beberapa pengendara ini menggunakan barang lain sebagai pengganti pelindung kepalanya. Lucunya, barang pengganti helm tersebut terbilang kocak.

Dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, berikut 7 barang pengganti helm yang bikin kamu geleng kepala, Sabtu (13/4/2019).

Perkuat Tol Darat dan Laut Bakal Mampu Tekan Disparitas Harga Barang

Salah satu perwujudan tol laut telah diimplementasikan melalui Program Kontainer Masuk Desa. Program ini ditandai dengan pengiriman perdana tiga ton beras yang diangkut kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara II dengan tujuan desa-desa di kecamatan Essang Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara, dari Surabaya, Jawa Timur.

Selain diharapkan mampu menurunkan disparitas harga, program kontainer masuk desa diharapkan juga dapat memastikan ketersediaan berbagai bahan pokok dan penting di wilayah desa yang selama ini belum maksimal.

Direktur Usaha Angkutan Kargo dan Tol Laut PT Pelni, Harry Budiarto mengatakan, angkutan tol laut yang selama ini berjalan cukup menggugah, karena mampu mengurangi disparitas harga secara langsung.

“Kami sangat merasakan bahwa manfaatnya begitu besar mengurangi disparitas harga sebab selama ini harga yang diterima masyarakat kepulauan itu adalah harga dari kota-kota besar atau tidak langsung, sekarang justru bisa langsung,” ungkap Harry.

Dia berharap program tol bisa berjalan tanpa mengurangi anggaran yang disediakan pemerintah.

“Untuk kendala-kendala pada akhirnya bisa berjalan dengan sendirinya, misalnya selama ini kita yang angkut dan mendistribusikannya juga masih lewat PT Pelni. Sekarang sudah ada regulasi baik itu dari Kemendag maupun Dinas Perdagangan setempat,” ujar dia.

Dia menambahkan, saat ini kontainer juga sudah diizinkan masuk ke daerah kepulauan sehingga bisa lebih memudahkan.

7 Gaun Low Budget ala Mimi Peri, Ada Barang Dapur Hingga Daun Pisang

Lewat endorsement, Mimi pun bisa membantu perekonomian keluarganya. Kini dia pun sudah bisa merenovasi rumah dan membantu pengobatan ibunya yang biasa dipanggilnya Emak Ratu Clarion.

Pria kelahiran 13 Juni 1988 ini terkenal dengan tingkah gilanya di Instagram. Mulai dari mengaku peri kayangan hingga menjadi istri Sehun EXO yang tak jarang menggelitik pengikutnya.

Meski terkadang mengumbar konten vulgar, namun ada sisi kreatif dalam diri Mimi Peri yang patut untuk diapresiasi. Dengan modal barang sehari-hari yang mudah ditemui, Mimi Peri mampu menciptakan desain gaun unik yang tak sembarang orang bisa lakukan.

Mulai dari daun pisang, kantung kresek plastik, kain terpal, bahkan koran bekas dan sandal pun bisa Ia kreasikan menjadi gaun unik dan terlihat indah. Mimi Peri mengaku bahwa semua gaun yang ia kenakan murni dari buah hasil jari jemari lentiknya.

Tak heran banyak orang yang memuji kreatifitas Mimi Peri yang mengolah barang-barang sederhana menjadi gaun cantik. Tak sedikit orang yang terinspirasi untuk mengadaptasi gaun buatan Mimi Peri saat festival karnaval.

Bahkan, banyak komentar yang menyebutkan bahwa desainer kelas dunia kemungkinan sesekali mengintip akun Instagram mimi. Lantas, sebagus apa sih desain gaun unik hasil kreatifitas Mimi Peri? Yuk simak deretan fotonya seperti dihimpun Liputan6.com dari akun Instagram @mimi.peri, Kamis (11/4/2019).

Ini Barang Canggih yang Wajib Dimiliki Desainer dan Arsitek

Liputan6.com, Jakarta Desainer dan arsitek merupakan profesi yang berkaitan erat dengan gambar menggambar. Ide mereka dituangkan dalam sebuah gambar yang nantinya digunakan sebagai bahan presentasi proyek, sebelum akhirnya menjadi karya nyata.

Selain pengetahuan desain, seorang desainer dan arsitek wajib memiliki peralatan yang mendukung pekerjaannya. Salah satunya adalah printer yang dapat digunakan untuk lingkungan kantor berskala kecil atau besar.

Mengapa printer? Usai menuangkan idenya, desainer atau arsitek butuh alat yang menampilkan intepretasinya dalam bentuk cetakan yang tajam. Hasil cetakan tajam itulah yang nanti digunakan sebagai bahan presentasi, untuk memuaskan pelanggan saat melihat hasil karya kemudian.

Salah satu perangkat keras atau printer yang bisa diandalkan karena kecanggihannya adalah Epson. Kini Epson menghadirkan printer SureColour T-series, salah satu ukuran terkecil di kelasnya, plotters nirkabel fitur baru minimalis, ergonomis dengan desain ringkas yang cocok untuk kantor.

Product Marketing Commercial and Industry Departement Head, Lina Mariani mengatakan bahwa printer T-series membangun teknologi terbaru Epson, dalam menghasilkan cetakan berkualitas tinggi. Hasilnya memungkinkan pengguna untuk mendapatkan cetakan format besar, akurat.

“Printer SureColor T-series yang baru dirancang untuk kalangan inovator seperti insinyur, perancang dan arsitek, yang membutuhkan printer format besar kompak yang dapat diaplikasikan ke dalam ruang kerja mereka,” jelas Lina.

Selain itu, apa sih kelebihannya?

Detail

SureColour T-series didorong oleh teknologi printhead TFP PrintCore PrecisionCore Epson dan teknologi Verifikasi Nosel otomatis yang dapat mendeteksi dan menyesuaikan kondisi nozzle. Juga memberikan detail yang tepat dan keandalan pada tingkat komersial.

Selain itu, penggunaan tinta pigmen UltraChrome XD2 berkapasitas tinggi, memberi cetakan arsip tahan lama. Warna cetakan cemerlang dan garis-garis tajam pada hampir semua jenis kertas.

Kinerja Percetakan

SureColour T-series punya empat model, yaitu Epson SC-T3130, SC-T3430, SC-T5130, dan SC-T5430. Empat model itu punya rentang performa tinggi, dari 36-inch SC-T5430 dan 24-inch SC-T3430.

Selain itu kecepatan printer terbilang tinggi. Rentang performa tinggi terdiri dari 36-inch SC-T5430 dan 24-inch SC-T3430. Printer yang menghasilkan kecepatan tinggi yaitu 22 detik dan 25 detik untuk cetakan A1. Model entri SC-T5130, SC-T3130 dan SC-T3130N seri mencetak A1 dalam 31 dan 34 detik dan dapat diaplikasikan di lingkungan kantor kecil.

Konektivitas

Lina mengatakan bahwa printer T-series bisa menghasilkan cetakan format besar yang akurat dan dinamis secara nirkabel, dari perangkat seluler langsung. Itu karena T-series memiliki konektivitas nirkabel dan Wi-Fi Direct yang terintegrasi. Jadi arsitek dan desainer dapat mencetak dengan mulus dari tablet dan ponsel pintar.

Minim Kesalahan

Desainer dan arsitek dapat menggunakan layar sentuh LCD berwarna 4.3 inci dengan kontrol dan navigasi menu yang sederhana dan intuitif. Salah satu yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kesalahan print karena adanya driver printer yang canggih. Ya, driver printer memungkinkan pengguna untuk membuat perubahan menit terakhir sebelum mencetak.

(Adv)

Warga Cari Sisa Barang Usai Kebakaran di Kolong Tol Pluit

Jakarta – Warga yang tinggal di kolong tol Jembatan Tiga-Pluit, Jakarta Utara, mulai mencari barang-barang yang bisa diselamatkan pasca kebakaran.

“Kita di sini lagi cari barang berharga aja, siapa tahu masih ada dan masih bisa digunakan,” ujar salah satu warga, Sugiyono di kolong Tol Pluit, Penjaringan, Sabtu (30/3/2019).

Di lokasi, ada juga anak-anak yang ikut mencari barang-barang yang masih bisa digunakan. Mereka membawa gerobak ke area lokasi kebakaran.

Gerobak itu digunakan untuk mungumpulkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Hingga kini, terlihat anggota Satpol PP ikut menjaga lokasi kebakaran itu.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara Budi Aryono, mengatakan kebakaran diduga karena korsleting listrik.

“Sekitar 200 lapak kayu (terbakar). (Penyebab kebakaran) masih simpang siur, ada yang bilang kompor, ada yang korsleting listrik,” katanya Budi Aryono.

(sam/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Barang Bukti Vanessa Angel, Uang Pecahan Rp 100 ribu Senilai Rp 35 juta

Surabaya – Kasus UU ITE terkait penyebaran konten asusila Vanessa Angel telah melalui proses tahap II. Vanessa pun telah diserahkan ke Kejari Surabaya beserta barang bukti kasusnya.

Kepala Kejari Surabaya Teguh Darmawan mengatakan pihaknya telah menerima beberapa barang bukti. Misalnya saja pecahan uang Rp 100 ribu sebesar Rp 35 juta dan rekening koran milik Vanessa.

“Barang buktinya meliputi dari uang tunai pecahan Rp 100.000 sebanyak Rp 35 juta rupiah satu lagi rekening koran udah itu saja,” kata Teguh di Kejari Surabaya, Jumat (29/3/2019).


Teguh menambahkan pelimpahan tersangka dan berkas Vanessa memang cukup lama, yakni sekitar 2 jam. Hal ini lantaran pihaknya masih menunggu kehadiran pengacara Vanessa.

“Jadi pemeriksaannya lama karena menunggu pengacaranya tadi, setelah itu dilakukan administrasi penelitian tersangka, berikut barang buktinya. Saya juga melakukan penelitian jadi yang lama itu menunggu penasihat hukumnya,” paparnya.

Sementara itu, Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi menambahkan pihaknya tak hanya menyerahkan barang bukti uang dan rekening koran saja. Namun juga beberapa hal yang berkaitan dengan kasus UU ITE Vanessa. Seperti screenshot percakapan Vanessa dengan muncikari.

“Sebenarnya barang buktinya A, B, C, D ndak ada masalah jika unsurnya terpenuhi. UU ITE kan harus dari percakapan yang jadi buktinya,” imbuh Harissandi.
(hil/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Usai Membunuh, Pelaku Ambil Barang Belanjaan Wanita Calon Pendeta

Palembang – Nang (20) dan Hendri (18) ditangkap atas kasus pembunuhan dan pencabulan wanita muda calon pendeta asal Nias. Keduanya ditangkap setelah barang belanjaan korban ditemukan di rumah dua pelaku.

“Jadi berdasarkan informasi awalnya tim mengamankan 4 orang, hari Rabu (27/3). Kemudian dua di antara pelakuya ini jadi tersangka,” terang Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain saat rilis di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

Dua hari kemudian, kata Zulkarnain tim mengambil beberapa barang bukti dari kedua pelaku. Mulai dari air liur hingga darah untuk dicocokkan dengan uji lab yanh kumpulkan tim forensik.

“Hari Kamis kemarin, sebelumnya sudah diambil alat-alat untuk mecocokkan DNA mereka, baik air liur dan darah. Ternyata semuanya dicocokkan dengan yang kita temukan pada tubuh korban,” sambung Zulkarnain.

Adapaun barang bukti yang meguatakan penyidik dalam menangkap pelaku, kata Zulkarnain, karena barang belanjaan korban ada di rumah pelaku. Di mana keduanya tinggal dalam satu mes di PT PSM, Air Sugihan, Sungai Baung OKI.

“Dari situ kita kembangkan. Ditemukan Hp yang disimpan oleh pelaku dan tas merah korban di semak belukar kebun sawit. Barang bukti ini mereka tunjukkan di mana tempatnya,” kata Zulkarnain.

“Kemudian kami temukan sebonya atau penutup wajah dan barang bukti-barang bukti lain belanjaan korban. Di mana kita ketahui korban ini baru pulang belanja,” kata Zulkarnain lagi.

Berbekal keterangan saksi dan alat bukti di lapangan, tim gabungan dari Subdit III Jatanras Polda Sumael serta Satreakrim Polres OKI akhirnya memastikan Hendri dan Nang sebagai pelaku. Mereka pun akhirnya mengakui perbuatannya berkat keterangan saksi.
(ras/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>