Banjir Luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bandung Kian Tinggi dan Meluas

Liputan6.com, Bandung – Alih-alih surut dan menghilang, banjir luapan Sungai Citarum di Kabupaten Bandung, Senin pagi justru bertambah tinggi dan meluas. Banjir paling parah di wilayah kampung Bojongasih, Kecamatan Dayeuhkolot.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (8/4/2019), berbatasan langsung dengan bantaran Sungai Citarum, membuat ketinggian air hingga mencapai dua meter. Aktivitas warga pun terganggu.

Perahu jadi tumpuan warga untuk hilir mudik dan mengevakuasi harta benda.

Tidak hanya ribuan rumah warga terendam, akses jalan utama menuju Kota Bandung kembali terputus akibat banjir. Banjir setinggi 50 sentimeter hingga satu meter membuat kendaraan bermotor tak berani melintas.

Delman dan perahu jadi alternatif pilihan warga jika tak ingin jalan kaki. Geliat ekonomi pun terhenti, sejumlah toko memilih tutup.

Melihat penderitaan warganya, Bupati Bandung berharap sejumlah proyek pengendalian banjir segera selesai.

“Kalau proyek sudah selesai dan bisa berjalan, menurut analisa teknis, kalau sudah selesai semua itu bisa memperlancar aliran sungai,” kata Bupati Bandung Dadang M Naser.

Selain merendam Dayeuhkolot dan Baleendah, banjir kali ini juga merendam kecamatan Rancaekek, Majalaya, Solokanjeruk, dan bojongsoang. (Rio Audhitama Sihombing) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *