Banjir dan Longsor Landa Sumbar, 2 Warga Tewas

Padang – Banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat dalam dua hari terakhir, menimbulkan korban jiwa. Dua orang tewas, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

“Dua warga hanyut terseret banjir berada di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman, sementara satu lainnya tertimbun longsor di Pariaman,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Provinsi Sumatera Barat, Rumainur kepada detikcom, Jumat (9/11/2018).

Korban di Pasaman Barat bernama Ahmad Arpikan. Bocah berusia 10 tahun itu arus Sungai Batang Lapu Pegambiran Kecamatan Parit Koto Balingka yang meluap tiba-tiba saat hujan lebat. Jasadnya ditemukan mengapung tak bernyawa sekitar 600 meter dari lokasi awal korban berada pada Kamis (8/11/2018) sore.

Di Kabupaten Pasaman, salah seorang warga bernama Johan (41) dilaporkan hanyut di aliran Batang Sumpu, Sungai Pandahan, Lubuk Sikaping. Hingga Jumat pagi, korban belum ditemukan. Hingga kini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Selain banjir, sejumlah daerah di Sumbar juga dilanda tanah longsor. Antara lain di Kabupaten Agam, Sijunjung dan Pariaman.

Di Pariaman, longsor menimbun satu rumah di Desa Sintuk, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (9/11/2018). Tiga orang menjadi korban, yakni Syahrial (67) bersama dua anaknya Sriwardani (15) dan Sawitri (23).

Ketiganya berhasil dievakuasi petugas dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawa salah satu korban, Sawitri tak bisa diselamatkan.
(asp/asp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *