Presiden Macron: Kita akan Bangun Kembali Gereja Notre Dame Bersama-sama

Paris – Gereja Katedral Notre Dame terbakar pada Senin (15/4) sore waktu setempat. Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji akan membangun kembali Gereja Katedral Notre Dame.

“Notre-Dame adalah sejarah kita, literatur kita, bagian dari jiwa kita, tempat semua peristiwa besar kita, epidemi kita, perang kita, pembebasan kita, pusat kehidupan kita,” kata Macron, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/4/2019).

Macron mengatakan kebakaran yang melanda situs warisand dunia UNESCO itu meninggalkan kesedihan di warga Prancis. Mengingat, Notre Dame merupakan gereja bersejarah.

“Notre-Dame terbakar, dan saya tahu kesedihannya, dan getaran ini dirasakan oleh begitu banyak orang Prancis. Tetapi malam ini, saya juga ingin berbicara tentang harapan,” katanya.

Macron juga berencana akan melakukan penggalangan dana untuk membantu pembangunan Gereja Notre Dame.

“Mari kita bangga, karena kita membangun katedral ini lebih dari 800 tahun yang lalu, kita telah membangunnya dan, selama berabad-abad, membiarkannya tumbuh dan memperbaikinya. Jadi saya sungguh-sungguh mengatakan malam ini: kita akan membangunnya kembali bersama-sama,” ujar Macron.

Api yang membakar Notre Dame berhasil meruntuhkan atap gereja yang dibangun sekira abad 12 itu. 400 petugas pemadam kebakaran juga telah diterjunkan untuk memadamkan api di Notre Dame.
(mae/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Pemerintah Tengah Bangun Infrastruktur Digital

Dari penelusuran, Indonesia memang tengah mempercepat pembangunan infrastruktur digital. Namun pembangunan infrastruktur digital ini dibangun untuk menyambut revolusi industri generasi keempat.

Hal ini seperti dikutip dari disitus resmi Kementerian Perindustrian, kemenperin.go.id dengan judul artikel ‘Genjot Daya Saing Industri Nasional, RI Percepat Bangun Infrastruktur Digital‘.

Indonesia akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur digital dalam rangka mendukung penerapan revolusi industri generasi keempat sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Langkah ini perlu kolaborasi antara pemerintah dan swasta guna merealisasikannya, terutama mengenai investasi dan teknologi yang akan dikembangkan.

“Bagi industri yang paling penting itu infrastruktur, termasuk infrastruktur digital, karena untuk memacu daya saing agar lebih kompetitif di tingkat global,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peluncuran Telkomsel Innovation Center di Jakarta, Rabu (25/7).

Menurut Menperin, di era digital, aktivitas sektor manufatur tidak lagi sekadar melibatkan mesin dalam proses produksinya. Saat ini, beberapa pabrikan sudah melompat lebih jauh, yakni memadukan dengan internet of things (IoT) atau kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menjadi ciri dari industri 4.0.

“Oleh karena itu, untuk mendukungnya, diperlukan jaringan internet dengan kecepatan tinggi, teknologi cloud, data center, security management dan infrastruktur broadband,” sebut Airlangga. Menurutnya, Indonesia punya potensi dan peluang yang baik untuk bertransformasi ke arah ekonomi digital tersebut.

“Negara kita ini kaya, punya cloud atau data di atas tanah, yang dikelola oleh Telkomsel. Kita harus bangga, Telkomsel adalah aset nasional, makanya perlu kita jaga untuk menata masa depan lebih baik lagi,” papar Menperin.

Di samping itu, Indonesia adalah bangsa terbesar di ASEAN. Apalagi, saat ini telah masuk dalam 1 trillion dollars club economy. “Selain melalui teknologi, yang bisa membuat kita maju lebih cepat adalah bonus demografi sampai tahun 2030,” imbuhnya.

Menteri Airlangga optimistis, dengan keunggulan tersebut dan menerapkan industri 4.0, Indonesia akan menjadi negara 10 besar dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030. Selanjutnya juga, diyakini, produktivitas akan meningkat hingga dua kali lipat.

“Dari teknologi akan tercipta inovasi dan menghasilkan champion. Ini yang menjadi aspirasi kita dalam meningkatkan produksi, kemampuan ekonomi negara, dan investasi bertambah. Jadi, kami terus pacu agar pertumbuhan industri bisa melebihi 1-2 persen daripada ekonomi,” paparnya.

Adapun lima sektor industri manufaktur yang tengah dipacu sebagai pionir penerapan revolusi industri keempat di dalam negeri sesuai Making Indonesia 4.0, yakni industri otomotif, elektronika, kimia, tekstil dan pakaian, serta makanan dan minuman.”Kita punya 84 sektor industri, kita sudah pilih lima, supaya fokus untuk implementasi ekonomi digital,” jelas Airlangga.

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada Telkomsel yang memperkuat keseriusannya dalam mengembangkan Internet of Things (IoT) dengan meluncurkan program Telkomsel Innovation Center (TINC). “Sebab, hal ini sejalan dengan Making Indonesia 4.0,” tegas Airlangga.

Program TINC akan merangkum berbagai kegiatan dalam membentuk ekosistem IoT Indonesia. Di antaranya, penyediaan laboratorium IoT, program mentoring dan bootcamp bersama para ahli di bidang IoT, serta networking access bagi para startup, developer, maupun system integrator dengan para pemain industri terkait.

“IoT menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung roadmap Making Indonesia 4.0. Untuk itu, Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global,” kata Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Menurut Ririek, TINC akan menjadi wadah bagi ratusan inovator di Tanah Air. Selama setahun berjalan, kolaborasi bersama para inovator yang berada di bawah naungan TINC sudah menghasilkan berbagai solusi bisnis berbasis NB-loT (Narrowband Internet of Things).

“loT telah merevolusi gaya hidup serta menggabungkan dunia fisik dengan dunia digital, yang selanjutnya menawarkan sejumlah peluang dan tantangan baru bagi kalangan bisnis, pemerintahan, dan juga konsumen perorangan,” paparnya.

Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah membangun infrastruktur digital dengan Palapa Ring.

Hal ini sebagaimana yang dikutip dari situs kominfo.go.id dengan judul artikel, ‘Bangun Infrastruktur, Kembangkan Potensi Ekonomi Digital‘.

Medan, Kominfo – Pemerintah berupaya memastikan perbaikan kualitas layanan publik dapat dirasakan dan dinikmati langsung oleh masyarakat. Hal itu selaras dengan prioritas pembangunan tahun 2019 pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.  

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti menyebut  Palapa Ring sebagai kebijakan afirmatif Pemerintah untuk memudahkan akses internet di setiap pelosok Indonesia. 

“Saat ini Indonesia bagian barat dan tengah sudah 100% dan bagian timur 94,52%,” ungkap Niken dalam Dialog Publik di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Medan, Sumatera Utara pada Kamis (21/03/2019)..

Menurut Sekjen Kominfo, keberadaan infrastruktur internet cepat diharapkan dapat mendorong inovasi generasi muda khususnya di bidang ekonomi digital.

“Pemerintah ingin mendorong generasi muda berinovasi terutama di bidang digital ekonomi dan perkembangan industri 4.0. Terlebih untuk membantu pengembangkan daerah pesisir timur di Sumatera Utara,” papar Niken Widiastuti. 

Meskipun demikian, Sekjen Niken menyatakan perlunya untuk memperhatikan risiko teknologi dan peningkatan keterampilan generasi muda, 

“Antara lain adanya risiko keamanan teknologi informasi terhadap sistem industri, membutuhkan investasi besar, para pekerja perlu keterampilan yang berbeda, serta kurangnya privacy di zaman modern,” kata Niken Widiastuti.

Semua itu, dalam pandangan Niken menjadi penting karena potensi ekonomi digital yang besar dimiliki oleh Indonesia. “Indonesia diprediksi memiliki nilai ekonomi digital USD 130 Miliar di 2020. Potensi ini harus dimanfaatkan dengan menumbuhkembangkan ekonomi digital di Indonesia melalui berbagai macam inisiatif strategis,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah menurut Sekjen Kominfo memberikan perhatian untuk pengembangan ekonomi digital dengan menargetkan 8 juta UMKM Go Digital, sampai penjual di pasar-pasar rakyat dibukakan toko online.

“Selain itu, kita menargetkan 1 juta petani 8 dan Nelayan Go Online,” terangnya. Program petani dan nelayan go online bertujuan memberikan solusi atas permasalahan di sektor pertanian dan perikanan untuk menunjang pengusahaan petani, nelayan serta kinerja sektor pertanian dan perikanan

 

Dukung E-Sports, Jokowi Janji Terus Bangun infrastruktur Digital

Liputan6.com, Jakarta – Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan terus membangun infrastruktur di sektor teknologi informasi guna mendorong berkembangkan e-sports di Indonesia.

Dalam Debat Capres kelima yang berlangsung di Hotel Sultan, Sabtu (13/4/2019), Jokowi menjelaskan bahwa pemerintah harus cepat tanggap terhadap perubahan global yang terjadi.

“Barang baru masuk begitu cepat setiap hari, artificial intelligence, internet of things, big data, bitcoin, cryptocurrency,” kata dia.

Tak terkecuali juga dengan perkembangan e-sports. Saat ini profesi sebagai atlet e-sport sangat digemari oleh anak muda.

Oleh sebab itu, pemerintah akan terus membangun infrastruktur di sektor digital dengan membangun broadband kecepatan tinggi dan palapa ring sehingga Indonesia memiliki infrastruktur disektor digital untuk mengembangkan profesi tersebut.

Selain itu, Jokowi akan terus mengembangkan ekosistem yang nyaman untuk berusaha sehingga membuat e-sports berkembang pesat.

Tak terkecuali dengan pengembangan sektor gim di Indonesia. “kita melihat nilai ekonomi di bidang ini (gim) tumbuh pesat,” kata dia.

Dalam catatan Jokowi, perputaran uang di sektor digital di 2017 mencapai Rp 12 triliun dengan pertumbuhan mencapai 25 persen.

Menko Luhut Ajak Santri Bangun Startup

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melakukan rangkaian kunjungan di Kabupaten Banyuwangi, Kamis (11/4/2019). Salah satunya mengunjungi para santri dan ulama di Pondok Pesantren Darussalam Blok Agung, Kecamatan Tegalsari dan Ponpes Mabadi’ul Ihsan Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari.

Pada pertemuan tersebut Luhut mengajak santri untuk melengkapi ilmu agama dengan pengetahuan akan teknologi untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.

Luhut mengatakan saat ini salah satu profesi yang menjanjikan untuk anak-anak muda adalah di bidang teknologi. Salah satunya tumbuhnya startup yang memiliki valuasi triliunan rupiah. Di Indonesia sendiri ada empat startup Unicorn.

“Kami ingin generasi muda pondok pesantren di Banyuwangi juga bisa ikut menjadi startup baru. Dengan dasar keilmuan agama yang sudah kuat, dipadukan dengan kemampuan teknologi pasti akan menghasilkan sesuatu yag dahsyat,” kata Luhut.

Luhut pun mencontohkan, seperti Startup Warung Pintar, yang ide awalnya sangat sederhana. Yaitu ingin mengembangkan warung rakyat dengan memanfaatkan teknologi modern yang menawarkan kemudahan, kecepatan. Hasilnya cukup sukses saat ini sudah ribuan warung rakyat yang berkolaborasi dengan Warung Pintar. Salah satunya juga berkembang di Banyuwangi.

“Apalagi, Banyuwangi sudah menjadi daerah yang maju. Bahkan daerah ini juga sangat melek teknologi bahkan berkolaborasi dengan beberapa perusahaan startup nasional, seperti Gojek dan Warung Pintar. Karenanya para santri juga harus punya motivasi untuk maju seperti daerahnya,” tuturnya.

Untuk bisa menguasai teknologi, kata Luhut, santri harus semangat untuk belajar. Pemerintah sendiri menyediakan berbagai beasiswa yang dimanfaatkan oleh santri untuk melanjutkan pendidikan. “Jangan menyerah, selama ada kemauan disitu ada jalan,” kata Luhut.

Tommy dan Pengusaha Dubai Bangun Rumah Murah, Segini Harganya

Jakarta – Tommy Soeharto melalui perusahaannya PT Berkarya Makmur Sejahtera akan membangun rumah murah. Tommy menggandeng perusahaan asal Dubai, Bin Zayed Group yang telah menyiapkan dana US$ 3 miliar hingga US$ 5 miliar atau setara Rp 42 triliun hingga Rp 70 triliun.

Rumah yang akan dibangun rencananya mencapai 500 ribu hingga 1 juta unit. Lalu, berapa harganya?

Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera Milasari Kusumo Anggraini menjelaskan, untuk skema kerja sama dengan Bin Zayed Group akan dibahas dalam 3 bulan ke depan.


Dia mengatakan, pemerintah sendiri punya program satu juta rumah. Soal harga, rumah murah yang akan dijual akan menyesuaikan dengan harga yang dipatok pemerintah.

“Karena pemerintah memiliki proyek 1 juta rumah, yang sampai hari ini tercapai belum banyak saya bisa bilang seperti itu. Itu program pemerintah Rp 158 juta. Kita lihat juga market, kita sesuaikan dengan market,” katanya di Crowne Plaza Jakarta, Kamis (11/4/2019).

“Range-nya buat Indonesia Rp 158 juta kita ikut saja market,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Tommy Soeharto yang merupakan Komisaris Utama mengatakan, rumah yang akan dibangun akan tersebar di wilayah Indonesia. Meski, dirinya belum menyebutkan secara rinci.

Soal harganya, dia mengatakan, akan menyesuaikan ketentuan harga rumah murah pemerintah.

“Harga yang ditentukan pemerintah tentunya, enggak bisa lebih tinggi,” katanya.

“(Rumah subsidi?) Subsidi juga enggak karena yang disubsidi bunganya pinjamannya sehingga cicilannya bisa ringan dalam 15 tahun itu. Kalau harga bangunan enggak subsidi, makanya masalah utama di tanah, karena bangunan sekarang juga mahal,” tutupnya. (hns/hns)

PT KAI Berencana Bangun Kereta Tanpa Kabel di Kota Tangerang

Arief berharap wacana tersebut dapat direalisasikan demi memberikan pelayanan moda transportasi massal bagi masyarakat di Kota Tangerang. Selain itu, kehadiran transportasi massal ini pula dapat mengurai kemacetan di Kota Tangerang.

“Intinya sih sebenarnya kita butuh dukungan masyarakat juga kalau di Kota Tangerang ada transportasi massal yang nyaman laik,” tuturnya.

Selain memang ada ART, Kota Tangerang juga dilewati bus Transjakarta di sejumlah rute dengan perbatasan menuju Jakarta. Juga ada bus dalam kota yang disebut Tangerang Ayo (Bus Tayo) yang menghubungkan padat pemukiman dengan moda trasportasi umum lain, seperti KRL dan BRT.

Pemprov DKI Butuh RP 214 Triliun untuk Bangun 223 Kilometer Jalur MRT

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membutuhkan anggaran Rp 214 triliun untuk pembangunan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) sepanjang 223 kilometer.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan anggaran tersebut mencakup pembangunan secara keseluruhan, mulai dari infrastuktur hingga kereta MRT.

“Tentunya itu pembangunan yang lengkap. Jadi sudah intinya sampai MRT siap dipakai, itu namanya kebutuhan pembangunan,” kata Bambang di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Selain itu, dia menyebut dalam pelaksanaannya nanti Pemprov DKI Jakarta juga dapat menjalin kerjasama dengan pihak swasta. Seperti halnya dalam pengembangan kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) di sekitar kawasan stasiun MRT.

“Itu yang bisa dikerjasamakan dengan swasta. Sedangkan MRT nya sendiri utama operasinya itu bisa diselenggarakan dengan KPBU (kerja sama pemerintah dengan badan usaha),” ucap dia.

Proyek ini merupakan salah satu pembangunan infrastruktur transportasi yang diajukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

MRT Jakarta akan menuntaskan pembangunan jalur timur (Ujung Menteng, Jakarta Timur)-barat (Kalideres, Jakarta Barat) dengan panjang lintasan 31 kilometer.

Rencananya dibangun pula jalur kereta layang atau loopline yang terbagi menjadi dua, yaitu dalam kota dan luar kota.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengajukan proposal sebesar Rp 571 Triliun ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019.

 

Menteri Jonan Apresiasi Kerja Keras PLN Bangun Gardu Induk di Aceh Tengah

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi bisa mencapai 99,9 persen pada 2019. Dengan demikian, seluruh masyarakat di berbagai daerah bisa menikmati pasokan listrik untuk kehidupan sehari-hari dan kebutuhan usaha pada 2019.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN, I Made Suprateka mengatakan, saat ini rasio elektrifikasi telah mencapai 98,3 persen.

Untuk mencapai minimal 99,9 persen, meski persentase kekurangannya terlihat kecil, yaitu hanya 1,7 persen, tapi menjadi tantangan besar bagi PLN lantaran lokasinya berada di pedesaan dan daerah terpencil.

“Tantangan untuk melistriki sisa 1,7 persen desa yang belum dialiri listrik saat ini tak bisa dibilang mudah bagi PLN,” ujar dia di Jakarta, Kamis 4 April 2019.

Selain itu, lanjut Made, untuk mencapai target elektifikasi tersebut, setidaknya PLN harus mampu mengatasi dua tantangan besar yaitu masalah daya beli masyarakat dan ketersediaan infrastruktur.

Terlebih sejak 2016, program listrik pedesaan sudah sepenuhnya ditangani oleh PT PLN (Persero) hingga tidak lagi menggunakan APBN yang dikelola oleh Kementerian ESDM. 

“Akses yang terbatas adalah kendala terbesar dalam upaya PLN untuk mengalirkan listrik ke desa-desa terpencil dan daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau. Kendala biasanya muncul dalam proses pengiriman peralatan listrik karena banyak akses jalan yang tidak memadai untuk dilalui kendaraan pengangkut material,” kata dia.

Meski demikian, Made memastikan PLN dan Kementerian ESDM tetap bertekad untuk memenuhi target 99,9 persen rasio elektrifikasi ini.

Selain upaya penambahan jaringan melalui Program Listrik Perdesaan dan membagikan sumber Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), pada 1 Februari lalu Menteri ESDM Ignasius Jonan telah menyurati Gubernur se-Indonesia, untuk mengalokasikan anggaran pasang baru listrik 450 VA bagi rumah tangga miskin.

“Untuk keperluan ini, Pemda bisa mengalokasikan anggaran dari APBD atau dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di daerah,” ujar dia.

“Selain itu, Kementerian ESDM juga meminta kepada Pemda untuk memperbaiki akses jalan, sehingga bisa mempermudah PLN dalam proses penyaluran listrik di daerah tersebut. Bagaimana pun juga, program elektrifikasi untuk memajukan masyarakat akan sulit terwujud tanpa dukungan Pemda-Pemda setempat,” ia menambahkan.

Tim Jokowi Siapkan Penangkal Isu Bangun Infrastruktur Pakai Utang

Jakarta – Isu pembangunan infrastruktur oleh BUMN yang menggunakan dana dari utang diduga akan muncul dalam debat kelima pada 13 April 2019.

Influencer tim kampanye nasional (TKN) Mukhamad Misbakhun mengatakan ada strategi yang akan dimanfaatkan capres petahana dalam menjawab isu tersebut.

“Tidak mungkin negara hadir ke pasar secara langsung. Negara hadir melalui agen pembangunan, itu adalah BUMN,” kata Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (8/4/2019).


Di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK). Peran BUMN dalam menggarap proyek infrastruktur memang sangat dominan. Hanya saja yang akan dipertanyakan mengenai modal BUMN dalam investasi tersebut berasal dari pembiayaan.

Menurut Misbakhun, total utang BUMN sekitar Rp 5.000 triliun. Namun jika modal ditambah utang hasilnya aset BUMN, sekarang nilainya sekitar Rp 8.000 triliun.

Itu artinya, kata Misbakhun, setiap pembiayaan yang diambil oleh BUMN sangat produktif.

“Kalau lihat rumus akuntansi utang plus modal itu total aset kita. Jangan beranggapan kalau punya utang itu titik lemah kuta, kalau utang itu produktif menjadi modal untuk mengerjakan yang lebih besar,” jelas Misbakhun.

Selain itu, kata Misbakhun, pembangunan infrastruktur di Indonesia juga sudah dimanfaatkan oleh swasta melalui skema seperti KPBU.

“Ada utang yang dicetak untuk kebutuhan produktif, sehingga tidak mempengaruhi, orang bisa mengutang, aset bertambah kemampuan bayarnya mencukupi, ini yang perli diketahui,” ungkap dia.

(hek/dna)

Di Depan Ribuan Pendukung, Jokowi Janji Bangun Jembatan dari Batam ke Bintan

Liputan6.com, Batam – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menjanjikan akan membangun jembatan dari Batam ke Bintan untuk mempermudah akses masyarakat di dua kota tersebut, saat berkampanye di Kota Batam.

Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan orasi politik di hadapan ribuan pendukungnya di Kompleks Stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, Sabtu (6/4/2019) sore, berjanji akan mengirimkan tim dalam waktu dekat untuk merampungkan desain teknis rinci atau “DED” (Detail Engineering Design) pengerjaan jembatan Batam-Bintan.

“Ada permintaan jembatan dari Batam ke Bintan. Pekan depan akan saya kirim tim untuk cek secepat cepatnya. Sehingga DED bisa dilakukan secepatnya. Siapa yang setuju jembatan Batam Bintan? Tunjuk jari,” kata Jokowi.

Masyarakat yang hadir langsung antusias dan meneriakkan nama Jokowi berkali-kali.

Selain janji membangun jembatan penghubung Pulau Batam dan Bintan, Jokowi juga memanfaatkan momentum kampanye tersebut untuk kembali menyosialisasikan tiga kartu baru yang akan ia luncurkan kalau terpilih sebagai presiden untuk periode kedua.

Tiga kartu yang dimaksud adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga mengajak pendukungnya untuk tidak seketika percaya kepada kabar bohong, hoaks, dan fitnah yang saat ini banyak beredar.

Capres petahana itu dalam pesannya juga mengajak warga Batam untuk berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) mengajak keluarga dan tetangga untuk menyalurkan hak pilihnya.

Pada kampanye terbuka itu Jokowi bersama Ketua TKN Erick Thohir, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Wakil Ketua TKN Moeldoko.

Sementara ribuan masyarakat yang hadir dihibur dengan penampilan band rock ibu kota Zamrud dan artis lokal.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Mahfud MD prediksi dukungan Jokowi capai 60 persen lebih