5 Aplikasi Bacaan Terbaik di Android untuk Anak, Kampanye Baca Sejak Dini

FarFaria akan membantu anak untuk hobi membaca. Bagaimana tidak, banyak sekali cerita cerita anak yang disediakan di FarFaria ini.

Cerita cerita seperti Rapunzel, Cinderella, Frankenstein, Putri Salju, Peter Pan dan lain sebagainya, dapat kamu baca di aplikasi ini.

Namun, tentu saja layaknya aplikasi aplikasi berkualitas lainnya, untuk mengakses aplikasi ini secara lengkap, diwajibkan untuk berlangganan terlebih dahulu.

Pendaftaran UTBK 2019 Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Persyaratan Lengkapnya

Liputan6.com, Jakarta – Mulai 2019 ini, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Dan mulai hari ini, Jumat (1/3/2019), pendaftaran UTBK dibuka.

Dilansir dari laman resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT www.ltmpt.ac.id, pendaftaran ujian UTBK sebagai syarat mengikuti SBMPTN 2019 ini akan dibuka hingga 1 April 2019.

Namun, dibagi menjadi dua gelombang, yaitu gelombang pertama 1–24 Maret 2019 dan gelombang kedua 25 Maret–1 April 2019.

UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C 2017, 2018, dan 2019.

Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK maksimal dua kali, dengan ketentuan, UTBK kelompok sains dan tekhnologi (saintek) satu kali dan kelompok sosial dan hukum (soshum) satu kali, atau kelompok saintek dua kali, atau kelompok soshum dua kali.

Kemudian, peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua.

Waktu pelaksanaan tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama 13 April–4 Mei 2019 dan gelombang kedua 11–26 Mei 2019.

Peserta yang ingin mengikuti tes UTBK dua kali, harus mendaftarkan diri pada gelombang pertama dan gelombang kedua. Sehingga, peserta yang mendaftar pada gelombang kedua, hanya dapat mengikuti satu kali tes pada 11–26 Mei 2019.

Persyaratan mengikuti UTBK ada tiga yaitu, siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada 2019 atau peserta didik Paket C 2019, lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat 2017 dan 2018 atau lulusan Paket C 2017 dan 2018, serta membayar biaya UTBK.

Biaya pendaftaran UTBK sebesar Rp 200.000 setiap mengikuti tesnya dan dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN.

Apabila sudah membayar, maka uang tersebut tidak dapat ditarik kembali oleh peserta ujian UTBK dengan alasan apapun. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan lolos persyaratan tidak dipungut biaya.

2 dari 4 halaman

Tahapan dan Waktu Tes UNBK

Tahapan UNBK ini yang pertama adalah peserta wajib mendaftar melalui laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id menggunakan NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan password.

Kedua, mengunggah pas foto berwarna terbaru, mengisi data, memilih jenis dan sesi ujian, serta lokasi Pusat UTBK PTN untuk mendapatkan slip pembayaran UTBK.

Ketiga, peserta membayar di Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN menggunakan slip pembayaran paling lambat 1×24 jam, kecuali bagi pendaftar Bidikmisi.

Keempat, peserta melakukan login ke laman pendaftaran di https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id untuk mencetak kartu peserta UTBK.

Terakhir, peserta mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal, sesi, dan lokasi Pusat UTBK PTN yang dipilih.

Untuk jadwal UTBK 2019 akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu sebanyak 10 kali atau setiap hari terdapat dua sesi tes, yaitu pagi dan siang sebanyak 20 sesi (kecuali hari libur nasional).

Waktu pelaksanaan tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama 13 April–4 Mei 2019, khusus Tuna Netra 4 Mei 2019 pukul 07.30-11.45 WIB dan gelombang kedua 11–26 Mei 2019, khusus Tuna Netra 25 Mei 2019 pukul 07.30-11.45 WIB.

Pengumuman hasil UTBK adalah paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.

3 dari 4 halaman

Jenis Tes dan Kelompok Ujian UTKB

UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

TPS digunakan mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Kemudian TKA digunakan untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi.

TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Sedangkan kelompok ujian UTBK terbagi menjadi dua, yaitu sains dan tekhnologi atau saintek serta sosial dan humaniora atau soshum.

Kelompok ujian saintek dengan materi ujian TPS dan TKA saintek, yaitu Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi. Kemudian, kelompok ujian soshum dengan materi ujian TPS dan TKA soshum, yaitu Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jerat Pidana Hoaks Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta – Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet akhirnya duduk di kursi pesakitan. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kali pertama menggelar sidang dugaan hoaks yang dilakukan ibunda artis Atiqah Hasiholan tersebut, Kamis 28 Februari 2019.

Jaksa mendakwa Ratna Sarumpaet telah menyebarkan berita bohong kepada banyak orang yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Apalagi, berita bohong yang disebarkannya itu dinilai telah menimbulkan pro dan kontra.

Jaksa penuntut umum mendakwa Ratna Sarumpaet dengan dakwaan alternatif.

“Dakwaan kesatu Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau dakwaan kedua Pasal 28 ayat (2) jo 45A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujar jaksa. 

Sementara pada dakwaan kedua, jaksa menduga Ratna Sarumpaet, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, ras atau antar golongan (SARA).

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tutur jaksa.

Dalam dakwaan, terungkap bahwa Ratna menangis mengaku dipukuli sehingga mukanya lebam dan bengkak. Jaksa menyatakan, pada Jumat 21 September 2018 sekira pukul 16.00 WIB, Ratna Sarumpaet memberitahukan kepada saksi Ahmad Rubangi, Saharudin, dan Makmur Julianto alias Pele akan pergi ke Bandung.

“Namun ternyata, terdakwa tidak pergi ke Bandung melainkan pergi ke Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan tindakan medis operasi perbaikan muka (facelift) atau tarik muka (pengencangan kulit muka),” kata jaksa.

Bedah medis tersebut, sudah dijadwalkan dengan dr Sidik Setiamihardja. Kemudian Ratna Sarumpaet ditempatkan di ruang perawatan kamar B1 lantai 3 untuk menjalani rawat inap sejak Jumat, 21 September 2018 sampai dengan Senin 24 September 2018.

“Bahwa selama menjalani rawat inap tersebut, terdakwa beberapa kali mengambil foto wajahnya dalam kondisl lebam dan bengkak akibat tindakan medis dengan menggunakan handphone merk Iphone. Setelah selesai menjalani rawat inap. Pada hari Senin tanggal 24 September 2018, terdakwa pulang ke rumah,” kata jaksa.

Di dalam perjalanan, Ratna mengirim beberapa foto wajah dalam kondisi lebam dan bengkak tersebut melalui whatsappnya kepada saksi Ahmad Rubangi. Saksi Ahmad kemudian menanggapi foto tersebut dengan membalas pesan Ya Allah, Kak sampai begitu.

Ratna pun membalas. “Dipukulin 2 laki-laki,” kata Jaksa.

Jaksa mengatakan, sesampainya di rumah, Ratna meminta Ahmad Rubangi untuk memanggil saksi Saharudin dan saksi Makmur Julianto alias Pele masuk ke kamar.

Ratna Sarumpaet lalu bercerita sambil menangis bahwa dipukuli orang dengan menunjukkan wajah lebam dan bangkak.

“Kemudian terdakwa mengatakan ingin istirahat. Selelah itu saksi Ahmad Rubangi dan saksi Makmur Julianto alias Pele dan saksi Saharudin keluar dari kamar terdakwa,” kata jaksa.

Keesokan harinya pukul 20.43 WIB, terdakwa mengirimkan foto yang sama ke Rocky Gerung dengan pesan, “21 September jam 18.50 WIB, area bandara Bandung”. Pukul 20.44 WIB, dia mengirim pesan lagi, “Not For Public”.

Rabu 26 September 2018 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, terdakwa bertemu dengan Deden Syarifuddin dan bercerita habis dipukuli. Dia pun kembali sambil menangis.

Pukul 16.30 WIB, Kamis 27 September 2018, saksi mengirim pesan lagi ke Rocky Gerung dengan pesan, “Hei Rocky negrinya makin gila n hancur – need badly :)”, dan pukul 16.33 WIB dengan pesan, “Need you badly”, pukul 16.36 WIB dengan pesan “Pasti kamu bahagia sekali disana ya, Penghormatan pada alam, bless you”.

Pada Jumat 28 September pukul 19.22 WIB, terdakwa kembali mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan “Day 7th”.

Pukul 23.00 WIB, Ratna Sarumpaet meminta Saharudin menelepon Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Setelah terhubung, dia curhat telah dianiaya sembari menangis. Dia meminta Said Iqbal ke rumahnya.

Ketika Said Iqbal datang, terdakwa berkata, “Kakak dianiaya” dan menceritakan kronologi penganiayaannya. Dia juga menunjukkan foto wajahnya yang lebam.

Dia lalu minta dipertemukan dengan Prabowo Subianto. Ratna mengaku sudah berbicara dengan Fadli Zon dan mendapat informasi tengah diatur waktu untuk bertemu Prabowo.

Dia kemudian mengirimkan foto wajah lebamnya ke Saiq Iqbal untuk diteruskan ke ajudan Prabowo atas nama Dani.

Pukul 23.01 WIB, Sabtu 29 September 2018, Ratna Sarumpaet mengirim foto wajahnya ke Rocky Gerung dengan pesan, “Mungkin aku tidak harus ngotot membantu memperbaiki bangsa yang sudah terlanjur rusak ini. It’s painful.”

Pukul 23.42 WIB dia juga kembali mengirimkan 3 foto wajahnya ke Basariaja alias Basari dan 3 menit kemudian dia mengirim pesan, “KK sedang sangat kesakitan/menderita saat KK minta tolong ingin bicara dengan Pak Joksan.”

Tak berhenti di situ, dia mengirim 3 foto wajahnya ke Simon Aloysius Mantiri dengan pesan, “Ini terjadi di area parkir Bandara Bandung 21 sept 2018, Saya harus bertemu 08 segera Pak Simon, Saya mohon …..” dan mendapat jawaban, “Kurang ajar sekali Bu itu pelakunya.”





2 dari 3 halaman

Akui Salah dan Ajukan Penangguhan Penahanan

Ratna Sarumpaet mengakui kesalahan di hadapan majelis hakim saat sidang perdana kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya ingin menyampaikan sebagai warga negara yang harus berhadapan dengan pengadilan. Pengalaman dari saya ditangkap dan apa yang saya ketahui baik melalui bacaan saya betul melakukan kesalahan,” ucap Ratna, Kamis 28 Februari 2019.

Meski begitu, Ratna merasa ada beberapa poin yang tidak sesuai fakta. Dia melihat kasusnya bernuasa politik.

“Yang terjadi di lapangan dan terjadi peristiwa penyidikan ada ketegangan bahwa memang ini politik,” ucap dia.

Karenanya Ratna berharap majelis hakim mengutamakan keadilan dibandingkan kekuasaan.

“Dengan semua unsur yang ada di sini, marilah menjadi hero untuk bangsa ini. Bukan untuk saya. Tapi di atas segalanya hukum bukan untuk kekuasaan,” tutup dia.

Namun, tudingan nuansa politis ini dibantah kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Desmihardi. Dia menyanggah adanya muatan politis yang disebut disebut kliennya.

“Tidak ada motif politik sama sekali. Dakwaan kedua kita lihat kebohongan itu diproduksi untuk meyakinkan masyarakat saja, dan bahkan untuk meyakinkan BPN Prabowo-Sandi,” katanya usai persidangan.

Desmihardi mengatakan, lontaran kebohongan yang disebut Ratna murni karena malu dengan keluarga. Dia menegaskan, kebohongan itu hanya dibuat untuk keluarga, tidak ada tujuan menyebarkannya kepada publik.

“Ini murni karena beliau malu lebamnya diketahui oleh keluarga, sehingga harus mengarang cerita bahwa beliau dipukuli. Ini kebohongannya hanya untuk keluarga, karena beliau ingin keluarga tidak tahu beliau operasi plastik,” katanya menandasi.

Pada sidang tersebut, pengacara juga mengajukan permohonan kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan status penahanan kliennya dari tahanan Polda Metro Jaya menjadi tahanan rumah atau kota.

Desmihardi membacakan pertimbangan mengajukan permohonan tersebut. Dia menyebutkan dua pertimbangan pengajuan penangguhan tahanan bagi kliennya, yakni berdasarkan hukum dan sisi kemanusian.

Ia menyatakan, Ratna Sarumpaet tidak ada niat melarikan diri. Kemudian, terdakwa tidak pernah melakukan hal-hal yang dapat dianggap mempersulit jalannya proses hukum.

“Bahwa selama proses pemeriksaan di tingkat kepolisian dan tingkat Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terdakwa Ratna Sarumpaet sangat kooperatif dan tidak mempersulit jalannya pemeriksaan. Selanjutnya terdakwa maupun keluarga dalam hal ini anak-anak menjamin bahwa terdakwa akan selalu menghadiri persidangan dengan tidak sulit jalannya sidang pengadilan ini,” ucap Desmihardi.

Sementara itu, dari sisi kemanusiaan, terdakwa adalah seorang perempuan lemah yang telah berusia senja. Pada usia 69 tahun, dia sangat rentan dalam penyakit terbukti selama penahanan dilakukan terdakwa sering sakit-sakitan dan selama penahanan beberapa kali terdakwa harus diperiksa di Bidokkes Polda Metro Jaya.

Apabila terus-menerus ditahan, lanjut dia, akan memperburuk kesehatan Ratna Sarumpaet baik secara fisik maupun secara mentalnya.

“Tidak berlebihan melalui permohonan ini kami minta kemudian lagi sakit yang teramat agar terdakwa dapat dialihkan status,” ucap Desmihardi.

Desmihardi mengatakan, anak kandung terdakwa yakni Atiqah Hasiholan dan Fathom Saulina akan menjadi penjamin penangguhan penahanan Ratna Sarumpaet.

Oleh karena itu, pengacara memohon kearifan dan kebijaksanaan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengalihkan jenis penahanan rutan menjadi penahanan rumah atau kota atas terdakwa Ratna Sarumpaet.

“Tujuan permohonan kami bukan untuk ditangguhkan akan tetapi hanya sebatas pada pengalihan jenis penahanan yang semula penahanan rumah tahanan negara menjadi penahanan rumah tahanan kota sebagaimana yang diatur dalam KUHP,” kata Desmihardi.

3 dari 3 halaman

Siapkan 20 Saksi Ahli

Jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berencana menghadirkan 20 saksi untuk sidang kasus penyebaran berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet. Hanya, jaksa enggan membeber siapa 20 saksi tersebut.

“20 saksi fakta, 5 saksi ahli, dan saksi meringankan,” kata Jaksa kasus Ratna Sarumpaet, Panyaman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 28 Februari 2019.

Panyaman menegaskan nama Prabowo dan Fadli Zon tidak masuk dalam daftar itu. Hanya Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang disebut akan dihadirkan senagai saksi di persidangan.

“Dalam bacaan saya tidak ada nama Prabowo dan Fadli Zon,” imbuhnya.

Sidang Perdana Ratna Sarumpaet, Wasekjen Gerindra Terlihat di PN Jaksel

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal Andre Rosiade tampak terlihat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat sidang perdana Ratna Sarumpaet. Namun, dia menyangkal kedatangannya untuk menghadiri sidang Ratna.

“Gue enggak ada urusan sama mak lampir, ada urusan lain,” katanya, Kamis (28/02/2019).

Urusan tersebut, kata Andre, adalah persoalan perusahaan. Namun, dia tidak menyebutkan secara gamblang persoalan apa yang dimaksud.

Kendati tidak menghadiri persidangan Ratna Sarumpaet, Andre menyebut pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menginginkan pelaku kasus Ratna segera ditemukan. Dia menyatakan kalau pihaknya adalah korban hoaks Ratna.

“Sidang ini kan dihubung-hubungkan dengan kita nih, yang pasti kan kami (BPN) korban,” ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Akui Salah

Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet mengakui kesalahan di hadapan majelis hakim saat sidang perdana kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Saya ingin menyampaikan sebagai warga negara yang harus berhadapan dengan pengadilan. Pengalaman dari saya ditangkap dan apa yang saya ketahui baik melalui bacaan saya betul melakukan kesalahan,” ucap Ratna, Kamis (28/2/2019).

Meski begitu, Ratna Sarumpaet merasa ada beberapa poin yang tidak sesuai fakta. Dia melihat kasusnya bernuasa politik.

“Yang terjadi di lapangan dan terjadi peristiwa penyidikan ada ketegangan bahwa memang ini politik,” ucap dia.

Karenanya Ratna berharap majelis hakim mengutamakan keadilan dibandingkan kekuasaan.

“Dengan semua unsur yang ada di sini, marilah menjadi hero untuk bangsa ini. Bukan untuk saya. Tapi di atas segalanya hukum bukan untuk kekuasaan,” tutup dia.

Dalam dakwaannya, jaksa menyatakan Ratna Sarumpaet dinilai telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Akibat rangkaian cerita seolah-olah memar disertai foto-foto wajah dan kondisi lebam mengakibatkan kegaduhan, keonaran di masyarakat baik di media sosial dan terjadi unjuk rasa,” ungkap jaksa, Kamis (28/2/2019).

Perbuatan Ratna Sarumpaet, sambung Jaksa, dengan mengaku menjadi korban penganiayaan disertai kata-kata dan pemberitahuan kepada banyak orang ternyata berita bohong tersebut telah mencipatakan pro dan kontra di kelompok masyarkat.

“Perbuatan terdakwa (Ratna Sarumpaet) itu melanggar Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” kata jaksa.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Cara Memandikan Jenazah Beserta Doanya Sesuai Ajaran Islam

Liputan6.com, Jakarta Pada setiap kehidupan pasti ada sebuah kematian yang mengikutinya. Satu hal ini pasti akan dialami semua manusia yang hidup. Manusia mengalami roda kehidupan lahir, tua dan meninggal. Kematian seseorang merupakan rahasia Illahi dan ketika saat itu tiba tidak ada satu manusia pun yang mampu menolaknya. 

Kelahiran manusia akan membawa sukacita, sedangkan kematian akan membawa kesedihan Meskipun roda kehidupan tersebut diketahui dan disadari manusia, namun kematian tetap meninggalkan kesedihan bagi yang tinggalkan.

Dalam Islam kematian juga merupakan sebuah takdir mutlak. Yakni terjadi di luar campur tangan manusia sama sekali, Hal itu sesuai dengan firman Allah pada surat Luqman ayat 34 “Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok, dan tiada seorangpun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.”(QS Luqman: 34)

Merawat jenazah adalah fardu kifayah. Fardu kifayah  adalah status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, namun bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Akan tetapi alangkah baiknya jika setiap umat islam bisa mengetahui hal-hal tersebut.

Berikut Liputan6.com Selasa (26/2/2019) rangkum dari berbagai sumber cara memandikan jenazah beserta doanya.           

2 dari 5 halaman

Ketentuan Orang yang Memandikan Jenazah

Sebelum mengetahui cara memandikan jenazah beserta doanya, sebaiknya lebih diutamakan jika dari kalangan kerabat jenazah.

Wajib bagi jenazah laki-laki dimandikan oleh laki-laki. Demikian juga jenazah wanita dimandikan oleh wanita. Kecuali  jenazah tersebut adalah suami terhadap istrinya atau sebaliknya. Hal ini dikarenakan wajibnya untuk menjaga aurat meskipun sudah meninggal dunia.

Namun, terkecuali bagi anak yang berusia kurang dari 7 tahun maka boleh dimandikan oleh lelaki atau wanita. Selain itu memandikan jenazah hendaknya adalah orang yang paham fikih pemandian jenazah.

3 dari 5 halaman

Mempersiapkan peralatan

.  Sebelum memandikan jenazah, siapkan peralatan yang diperlukan dahulu. Ambil kain penutup dan gantikan kain basahan sehingga aurat utamanya tidak kelihatan.  Memandikan jenazah juga harus pada tempat yang  tertutup

Beberapa peralatan yang diperlukan untuk memandikan jenazah antara lain sebagai berikut:

– Tempat memandikan pada ruangan tertutup.

– Air secukupnya.

– Sabun, air kapur barus dan wangi-wangian.

– Sarung tangan untuk memandikan.

– Potongan atau gulungan kain kecil-kecil.

– Kain basahan, handuk, dan lain-lain.

4 dari 5 halaman

Cara Memandikan Jenazah Beserta Doanya

Cara memandikan jenazah beserta doanya diawali dengan niat, memandikan jenazah dimulai dari anggota tubuh bagian kanan. Perlakukan jenazah dengan lembut ketika membalik dan menggosok anggota tubuhnya.

Gunakan sarung tangan yang bersih dan masih baru untuk membasuh jenazah. Setelah itu, ikuti beberapa langkah di bawah ini.

1.  Membaca niat

Sebelum memandikan jenazah, terlebih dahulu untuk membaca niat memandikan jenazah. Berikut bacaan niatnya bagi jenazah laki-laki dan perempuan. 

Niat Memandikan Jenazah Laki-laki

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haa-dzal mayyiti lillaahi ta’aala

Niat Memandikan Jenazah Perempuan

Nawaitul ghusla adaa’an ‘an haadzihil mayyitati lillaahi ta’aala

2. Setelah itu, tinggikan kepala jenazah agar air tidak mengalir kearah kepala. Kemudian, bersihkan seluruh badannya dan tekan perutnya secara perlahan.

3. Masukkan jari tangan yang telah dibalut dengan kain basah ke mulut jenazah, gosok giginya dan bersihkan hidungnya, kemudian diwudhukan.

4. Siramkan air ke sebelah kanan dahulu, kemudian ke sebelah kiri tubuh jenazah.

5. Mandikan jenazah dengan air sabun dan air mandinnya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian.

6. Keringkan tubuh jenazah seteah dimandikan dengan kain sehingga tidak membasahi kain kafannya.

7. Selesai dimandikan, sebelum dikafani berilah wangi-wangian yang tidak mengandung alkohol, seperti air kapur barus.

5 dari 5 halaman

Memandikan jenazah perempuan.

Bagi jenazah wanita, sanggul rambutnya harus dilepaskan dan dibiarkan menjulur ke belakang, setelah disiram dan dibersihkan, lalu dikeringkan dengan handuk dan dikepang.

Jika keluar dari jenazah itu najis setelah dimandikan dan mengenai badannya, wajib dibuang dan dimandikan lagi. Namun, jika keluar najis setelah diatas kafan tidak perlu diulangi mandinya, cukup hanya dengan membuang najis tersebut.

Setelah memandikan jenazah, disunnahkan untuk mandi seperti sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Barangsiapa yang memandikan mayit, maka hendaklah dia mandi. Dan barangsiapa yang memikul jenazah, maka hendaklah dia wudhu“. (HR Abu Dawud no. 3161 dihasankan Al Albani dalam Ahkamul Janaiz no. 71).

Nah di atas adalah cara memandikan jenazah beserta doanya.  Semoga bermanfaat.

Jaksa Akan Hadirkan 20 Saksi Ahli di Kasus Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta – Jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berencana menghadirkan 20 saksi untuk sidang kasus penyebaran berita bohong yang menjerat Ratna Sarumpaet. Hanya, jaksa enggan membeber siapa 20 saksi tersebut.

“20 saksi fakta, 5 saksi ahli, dan saksi meringankan,” kata Jaksa kasus Ratna Sarumpaet, Panyaman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Panyaman menegaskan nama Prabowo dan Fadli Zon tidak masuk dalam daftar itu. Hanya Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang disebut akan dihadirkan senagai saksi di persidangan.

“Dalam bacaan saya tidak ada nama Prabowo dan Fadli Zon,” imbuhnya.

Persidangan perdana kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet telah usai digelar. Ratna dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahum 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

2 dari 2 halaman

Diteriakan Massa

Ratna Sarumpaet kembali digiring ke Rutan Polda Metro Jaya usai menjalani sidang perdana kasusnya.

Ketika hendak meninggalkan PN Jaksel Pukul 11.00 WIB, sekelompok massa telah menunggu di depan gerbang pengadilan. Massa yang tampak mengenakan atribut topeng Ratna meneriaki pendiri Ratna Sarumpaet Crisis Centre itu.

Mereka mendesak Ratna untuk memberikan keterangan yang sebenar-benarnya. “Ratna jujur, Ratna Jujur, Ratna jujur,” teriak massa.

Koordinator Aksi Ivan meminta Ratna untuk memberikan keterangan secara jujur. Massa menduga Ratna bukan merupakan aktor satu-satunya penyebaran berita bohong terkait tersebarnya foto dia yang tampak memar beberapa waktu lalu.

“Ibu Ratna, kami harap ibu mengusut tuntas, memberitahu publik, memberitahu hakim, masyarakat luas, agar lebih mengetahui ini dilakukan bukan sendiri, tapi ada oknum yang sengaja melakukan ini, tetapi Ibu Ratna Sarumpaet jadi korban,” teriak Ivan.


(Rifqi Aufal Sutisna)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya, Meminta Petunjuk Saat Bimbang

Liputan6.com, Jakarta Manusia setiap hari dihadapkan dengan cobaan hidup. Meski berat, namun Allah SWT tidak akan memberi cobaan hidup melebihi batas kemampuan umat-Nya. Untuk itu, seluruh umat Islam diharapkan agar selalu berlindung kepada Allah SWT agar senantiasa dilapangkan dadanya dalam mencari ridho-Nya.

Cobaan hidup seringkali berupa kebimbangan saat menentukan pilihan yang tepat. Tak jarang, seseorang akan mencari jalan keluar untuk menemukan jawaban. Biasanya, mereka yang kurang dekat dengan Allah SWT akan memilih jalan hidup seadanya.

Namun, alangkah baiknya jika setiap umat Islam yang dihadapkan dengan pilihan berat untuk meminta petunjuk Allah SWT agar keputusannya tidak membuat menyesal nantinya. Meskipun segala keputusan yang diambil telah ditakdirkan Allah SWT, namun sebaiknya selalu ingat dengan Sang Pencipta alam semesta agar hidup berjalan dengan hikmat.

2 dari 5 halaman

Anjuran Melaksanakan Sholat Istiqarah

Dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajari kami shalat Istiqarah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapai, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surah dari Al-Quran.”

Untuk itu, sudah jelas bahwa agama Islam menganjurkan seluruh umat agar menjalankan sholat Istiqarah ketika dihadapkan dengan pilihan yang sulit. Sholat Istiqarah adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang sedang bimbang tentang keputusan yang akan diambil.

Sholat ini memiliki tujuan untuk memohon petunjuk terbaik atas pilihan yang harus diambil. Sholat Istiqarah dilakukan saat berurusan dengan berbagai macam keputusan, baik itu tentang jodoh, pekerjaan, maupun pendidikan.

3 dari 5 halaman

Jawaban Tidak Berupa Mimpi

Dengan sholat Istiqarah, seseorang akan mampu membuat pilihan yang benar dan terbaik menurut petunjuk Allah SWT. Kebanyakan orang mengatakan bahwa petunjuk atau jawaban yang diberikan berupa mimpi. Namun, sebenarnya tidak ada dalil yang membuktikan tanda-tanda jawaban sholat Istiqarah.

Sholat Istiqarah kemudian diibaratkan berkonsultasi kepada Allah SWT mengenai keputusan yang hendak diambil. Dengan menjalankan sholat ini, seseorang akan merasa lega karena sudah berkonsultasi kepada Yang Maha Esa.

Umumnya, sholat Istiqarah dilaksanakan pada sepertiga malam. Namun, apabila sudah mendesak, sholat Istiqarah dapat dilaksanakan kapanpun. Terlepas dari pelaksanaannya yang tidak terpaku pada waktu, setiap umat Islam tetap harus memahami tata cara sholat Istiqarah yang baik dan benar.

Pada dasarnya, tata cara sholat Istiqarah sama seperti sholat wajib dan sholat sunnah pada umumnya. Namun, khusus sholat Istiqarah terdiri dari dua rokaat.

Untuk itu, Liputan6.com sajikan dengan lengkap mengenai tata cara sholat Istiqarah beserta doanya agar ibadah Anda senantiasa diterima oleh Allah SWT, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2019).

4 dari 5 halaman

Tata Cara Sholat Istiqarah dan Doanya

1. Niat Sholat Istiqarah

Sebelum melakukan sholat Istiqarah, berikut ini adalah niat sholat yang harus dibaca saat mempraktikkan tata cara sholat Istiqarah:

“Ushalli sunnatan istikhorooti rok’ataini lillahi ta’aala.”

2. Takbiratul Ihram

Takbiratul Ihram dilakukan setelah membaca niat yaitu dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga untuk laki-laki, dan sejajar dengan dada untuk perempuan, sambil membaca “Allaahu akbar”.

Kemudian, kedua tangan disedekapkan pada dada dan membaca do’a iftitah seperti sholat wajib dan sholat sunnah lainnya. Setelah selesai membaca do’a iftitah, dilanjutkan dengan membaca Al-Fatihah.

3. Bacaan Surat Pendek

Setelah Alfatihah, pada rokaat pertama bacaan surat pendeknya diutamakan membaca Surat Al Kafirun. Pada rokaat kedua, setelah Al Fatihah diutamakan membaca Surat Al Ikhlas.

4. Ruku’

Setelah selesai membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, tata cara sholat Istiqarah selanjutnya adalah ruku’. Kedua tangan diangkat setinggi telinga dan membaca Allaahu akbar. Kemudian, badan dibungkukkan dengan kedua tangan memegang lutut dan ditekankan. Usahakan antara punggung dan kepala supaya rata.

Setelah sempurna, kemudian membaca do’a berikut sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal ‘adziimi wa bihamdih”. (3x)

5. I’tidal

Setelah ruku’, kemudian bangkit tegak dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga sambil membaca:

“Sami’allaahu liman hamidah. Rabbanaa lakal hamdu mil’us samaawati wa mil ‘ulardhi wa mil ‘umaasyi’ta min syai’in ba’du.”

6. Sujud

Selesai I’tidal lalu sujud dengan meletakkan dahi di alas shalat. Ketika turun, yaitu dari berdiri i’tidal ke sujud sambil membaca “Allahuu akbar”. Saat sujud membaca tasbih sebanyak tiga kali:

“Subhaana rabbiyal a‘laa wa bihamdih.” (3x)

7. Setelah sujud, lakukan duduk di antara dua Sujud dan membaca

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.”

8. Sujud kedua dikerjakan seperti sujud pertama baik cara maupun bacaannya.

Setelah sujud pertama, berdiri dan melakukan raka’at kedua dengan tata cara sama seperti raka’at pertama namun tanpa membaca do’a Iftitah.

9. Tahiyatul Akhir

Setelah sujud pada rokaat kedua, lakukan tahiyatul akhir dengan duduk kaki bersilang (tawarruk) serta membaca:

“attahiyaatul mubaarakaatush shalawaa-tuth thayy1baatu lillaah. assalaamu alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. assalaamualainaa wa’alaa `ibaadillaahish shaalihhn. asy-hadu al laa ilaaha illallaah, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullaah. allaahumma shalli alaa sayyidinaa muhammad. wa alaa aali sayyidinaa muhammad. kama shallaita ‘alaa sayyidinaaibraahiim. wa’alaa aali sayyidinaa ibraahiim wabaarik-‘alaa sayyidinaa muhammad wa-‘alaa aali sayyidinaa muhammad. kamaa baarakta alaa sayyidinaa ibraahiim. wa ‘alaa aali sayyidinaa ibraahiim fil’aala miina innaka hamiidum majiid.”

10. Salam

Selanjutnya, lakukan salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri bergantian sambil membaca:

“Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.”

5 dari 5 halaman

Doa sholat Istiqarah

Dalam mengerjakan tata cara sholat Istiqarah berupa dua rokaat sholat, sangat dianjurkan untuk membaca doa Istiqarah sebagai berikut:

“Allahumma inni astakhii-ruka bi ‘ilmika, wa astaq-diruka bi qud-ratika, wa as-aluka min fadh-likal adziim, fa in-naka taq-diru wa laa aq-diru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amro khoiron lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii faq-dur-hu lii, wa yas-sirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii, fash-rifhu ‘annii was-rifnii ‘anhu, waqdur lial khoiro haitsu kaana tsumma ardhi-nii bih”

Menyalakan Lentera Literasi Lewat Perpustakaan Keliling

Liputan6.com, Jakarta – Walau sudah banyak ditinggalkan sebagai sumber bacaan, nyatanya keberadaan perpustakaan tetap dibutuhkan. Gudang ilmu itu diperlukan agar literasi tetap menyala, terutama di pelosok.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat yang sulit mengakses perpustakaan yang menetap. Penggiatnya termasuk Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) yang berdiri sejak 2017.

Kota pertama yang ditargetkan adalah Tulungagung. Berawal dari tiga kecamatan, perpustakaan keliling berwujud Mobil Pustaka Pintar itu kini sudah melayani 22 sekolah dan 10 tempat publik. Keanggotaannya mencapai 3.170 anak.

Perpustakaan keliling tidak saja melayani peminjaman buku, tapi juga berbagai kegiatan atau aktivitas yang akan terus berkembang upaya untuk mencerdaskan masyarakat,” kata Direktur Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia, Trini Hariyanti saat konferensi pers di Gedung Teater Perpustakaan Nasional Republik Indoneia, Jakarta, Kamis, 21 Februari 2019.

Menurut Trini, angka buta huruf dan penggangguran masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibereskan. Ia berharap program literasi melalui keberadaan perpustakaan keliling bisa menekan angka tersebut.

“Maka sejak dini, masyarakat sudah harus didekatkan akses membaca, akses buku, sehingga pengetahuannya meningkat,” ujarnya.


Tahun ini, program Mobil Pustaka Pintar meluaskan program yang mencakup penambahan 2000 koleksi buku. Perpustakaan itu tetap memfokuskan operasi di Tulungagung, Jawa Timur, karena memiliki angka pekerja migran yang tinggi dan kesejahteraan warga yang belum terpenuhi dengan baik. (Indah Permata Niska)


Saksikan video pilihan di bawah ini :



Deretan Momen Kocak Pria Ketika Memasak, Kreatif tapi Lebay Banget

Liputan6.com, Jakarta – Memasak erat kaitannya dengan wanita. Ya, sebagian besar dari wanita tentu berusaha untuk bisa memasak terlebih bagi mereka yang telah menikah. Memasak memang dikatakan susah-susah gampang. Makanya tak semua wanita bisa memasak, terlebih lagi para pria.

Meski saat ini telah banyak pria yang akrab dengan dapur dan lihai memasak. Namun, sebagian besar dari mereka tentu sangat jarang menyentuh dapur. Sayangnya, tentu ada beberapa momen yang mengharuskan mereka “terjun” ke dapur.

Tentunya ada begitu banyak hal lucu yang dilakukan para pria ketika harus memasak di dapur. Kebanyakan dari mereka dengan kreatif menggunakan pengaman agar tak terkena minyak ketika memasak, khususnya menggoreng makanan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut momen kocak para pria ketika memasak.


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 8 halaman

1. Tips biar mata enggak perih saat potong bawang

3 dari 8 halaman

2. Pakai ponco untuk melindungi diri dari cipratan minyak panas

4 dari 8 halaman

3. Helm ternyata bermanfaat juga ya untuk memasak

5 dari 8 halaman

4. Boleh juga idenya

6 dari 8 halaman

5. Masak sambil dengerin lagu enggak masalah sih, tapi jangan gini juga kali

7 dari 8 halaman

6. Kalau ini lengkap dengan jaket kulitnya

8 dari 8 halaman

7. Ini terniat sih, sampai pakai tameng segala

Mitos Atau Fakta, Tangkur Buaya Bikin Pria Ganas di Atas Ranjang

Liputan6.com, Purwokerto – Seorang kawan mengarahkan saya untuk membelokkan kendaraan ke sebuah sudut di Kota Purwokerto. Dia bilang, di toko obat tradisional itu, mungkin masih ada tangkur buaya, kelamin buaya jantan yang konon berkhasiat meningkatkan vitalitas pria.

Sedikit malu-malu, kami pun bertanya apakah ada stok tangkur buaya di toko itu. Si pelayan toko, yang kebetulan perempuan, tersenyum. Tapi lantas menggeleng.

“Tidak ada. Kalau dulu ada,” ucap dia.

Pencarian tangkur buaya kemudian berlanjut di internet. Inilah jalan pintas yang kebanyakan digunakan saat dunia nyata buntu. Maka terpampanglah berderet-deret iklan obat kuat lelaki, obat oles untuk kejantanan pria dan lain sebagainya.

Ada satu nomor telepon yang tersanding. Maka, saya pun menghubunginya.

Tetapi, kembali saya dibuat kecewa. Responnya pun berbelit-belit. Di seberang sana, orang yang mengiklankan tangkur buaya dengan harga Rp200 ribu itu mengaku tangkur buaya itu bukan miliknya, melainkan temannya.

Dan si teman, sudah lama tak berhubungan. Kembali buntu.

Saya lantas teringat dengan seorang kawan, pemilik penangkaran buaya berizin satu-satunya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Namanya, Fatah Arif Suyanto. Saya memanggilnya Mas Yanto, terkadang Mas Fatah.

“Saya percaya kalau sebagian besar orang (yang belum pernah mencobanya) rata-rata percaya hal tersebut. Sebab di semua artikel media bacaan hanya ada keterangan membenarkan hak tersebut,” ucap Yanto, saat ditanya apakah ia percaya khasiat tangkur buaya untuk meningkatkan vitalitas pria.

Tetapi, sebagaimana misteriusnya fosil hidup zaman Dinosaurus ini, Yanto pun meyakini ada sisi-sisi tubuh buaya yang bermanfaat bagi manusia. Sebabnya, bangsa buaya mampu bertahan hidup berjuta-juta tahun. Ini tentu berbeda saudara tuanya, spesies lain sezaman yang akhirnya punah.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 3 halaman

Pawang Buaya: Antara Mitos dan Fakta Khasiat Tangkur Buaya

Namun, ia sendiri mengaku belum pernah mencoba. Karenanya, ia tak bisa memastikan apakah tangkur buaya memang benar berkhasiat atau tidak.

Yanto, yang juga pawang buaya berlisensi ini mengakui, di komunitasnya pernah ada perbincangan soal tangkur buaya jantan. Namun, informasinya yang berkhasiat adalah kelamin buaya jantang yang mati karena usia.

Artinya, tangkur buaya yang didapat dari peternakan atau tangkapan alam yang buaya dibunuh, tak berkhasiat apa pun. Hanya saja, secara ilmiah, itu pun tak pernah dibuktikan.

Sedangkan di Indonesia, buaya tua yang mati secara alamiah mesti dilaporkan. Seluruh bagian tubuhnya diperiksa sehingga tak memungkinkan untuk mengambil bagian tubuh yang terkecil sekalipun, apalagi kelaminnya.

“Biasanya ada proses verbal hukum. Tidak ada yang sempat mengambil tangkur, kalaupun diambil mngkin tidakk bisa tahu persis cara pneggunaannya,” kata Yanto lagi.

Ia menganggap fenomena tangkur buaya yang dipercaya meningkatkan vitalitas pria telah bercampur antara fakta dengan mitos. Sebab, rata-rata pembelinya adalah orang yang belum pernah mencoba.

Celakanya, terkadang, ada obat-obatan tradisional atau jamu tertentu yang memasang foto tangkur buaya yang disebut sebagai salah satu bahannya. Padahal, belum tentu juga di dalam obat itu terkandung zat yang berasal dari kelamin buaya jantan.

“Obat-obatan vitalitas biasanya dijual kepada konsumen yang punya khayalan seksual berlebihan. Hanya menguntungkan si penjual,” Yanto menarik kesimpulan.

3 dari 3 halaman

Salah Kaprah Penyebutan Tangkur Buaya Versi Pengobatan Tradisional

Penjelasan lebih gamblang soal tangkur buaya dikemukakan oleh Kepala Laboratorium Biologi Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr Diniatik. Ternyata, ada perbedaan tangkur buaya versi pengobatan tradisional dengan tangkur buaya versi awam.

Dalam versi pengobatan tradisional, tangkur buaya yang dimaksud adalah hewan sejenis ikan laut dari keluarga Syngnathoides ordo Solonichtyes, dengan nama latin Syngnathoides biaculoatus. Sepintas lalu penampakannya mirip dengan kuda laut.

Hewan ini lah yang masuk dalam daftar bahan obat tradisional Tiongkok dan banyak diteliti secara ilmiah. Dari berbagai literatur, tangkur buaya atau Syngnathoides biaculoatus itu mengandung banyak asam amino.

Tentu saja, asam amino bermanfaat untuk kesehatan, Akan tetapi, dalam penelitian-penelitian yang telah dilakukan itu tak ada satu pun yang mengarah secara spesifik ke kemampuan seksual.

“Misalnya steroid, alkaloid atau afrodisiak. Itu belum ada,” ucap Diniatik.

Kandungan hewan laut yang disebut itu hanya bersifat tonikum, atau penambah stamina. Bisa dikonsumsi segar, berbentuk olahan, atau dibuat tablet dan kapsul.

Berbeda dengan tangkur buaya yang hewan laut yang banyak dipublikasikan secara ilmiah, tangkur buaya kelamin buaya jantan sulit ditemukan. Yang ada, adalah publikasi penelitian pengobatan dengan memanfaatkan sampel organ dalam buaya.

“Ini penelitian yang saya dapat tentang aktivitas antiamuba dan antitumor dari lisat organ jantung dan organ kandung empedu dari buaya crocoadylus palustris,” dia menerangkan.

Dan ampel yang diambil pun bukan lah testis buaya, melainkan darah buaya. Dan itu diperkuat banyak artikel penelitian tentang antikanker dari Crocodylus siamensis.

Soal pemanfaatan tangkur buaya sebagai penambah vitalitas, Dini justru memperingatkan kemungkinan munculnya toksin atau racun. Pasalnya, bahan tersebut berasal dari benda hidup yang telah mati.

Kalau pun ada zat yang efektif untuk meningkatkan stamina atau vitalitas, ia tak yakin metode yang digunakan, seperti merendam tangkur buaya dalam air dan minyak, mampu mengikat senyawa yang diperlukan.

“Menurut saya masih perlu penelitian lagi,” dia menambahkan.