5 CEO Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Liputan6.com, New Jersey – Saat mendengar kata CEO, mungkin yang terbayang di pikiran Anda adalah laki-laki yang kreatif dan mampu mengembangkan bisnis seperti Mark Zuckerberg dengan Facebooknya, Bill Gates dengan Microsoftnya dan lainnya.

Namun, bukan berarti tidak ada CEO wanita yang turut andil dalam bisnis di seluruh dunia. Meski jumlahnya tidak sebanyak CEO pria, mereka tetap memiliki peran besar.

Dilansir dari Forbes, berikut lima CEO wanita paling berpengaruh di dunia:

1. Marry Barra

Siapa yang menyangka kalau CEO General Motors adalah seorang wanita? Ya, Marry Barra yang mendedikasikan hidupnya dengan menjadi teknisi Pontiac Motor Division sebelum menjadi CEO GM patut diacungi jempol atas kerja kerasnya.

Barra merupakan CEO wanita pertama yang memimpin perusahaan otomotif. Pada 2017, ia mendapat penghasilan USD 22 juta atau sekitar Rp 308,94 miliar (asumsi kurs Rp 14.043 per dolar AS).

Barra masuk ke dalam daftar World’s Most Powerful Woman milik Forbes dan menduduki peringkat 4.

Tak Banyak Tahu, Ini 4 Fakta tentang RA Kartini

Perjuangan Kartini tidak berhenti setelah menikah dengan Raden Adipati Djojo Adiningrat, dia beruntung memiliki suami yang selalu mendukung akan cita citanya untuk memperjuangkan pendidikan dan martabat kaum perempuan. Dari situlah Kartini mulai memperjuangkan untuk didirikannya sekolah Kartini pada 1912 di Semarang.

Pendirian sekolah wanita tersebut berlanjut di Surabaya, Jogjakarta, Malang, Madiun, Cirebon. Sekolah Kartini didirikan oleh yayasan Kartini, adapun yayasan Kartini sendiri didirikan oleh keluarga Van Deventer dan Tokoh Politik etis.

4. Meninggal di usia muda

Perjuangan Kartini harus selesai di usianya yang terbilang muda, 25 tahun. Dia meninggal beberapa hari setelah melahirkan.

Dari hasil pernikahannya dengan Raden Adipati Djojo Adiningrat, Kartini dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Soesalit Djojoadhiningrat pada 13 September 1904. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Penulis: Syifa Hanifah/Merdeka.com

Jokowi Utus Luhut Temui Prabowo, TKN: Ingin Ajak Bersatu Bangun Indonesia

Jakarta – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) disebut mengutus Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk bertemu Prabowo Subianto. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menyebut Luhut bakal menyampaikan ajakan bersatu bangun Indonesia.

“Materinya saya kira ajakan untuk bersama, ajakan untuk berkolaborasi, ajakan untuk bersaudara ajakan untuk bersatu untuk membangun Indonesia ke depan,” kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding saat dihubungi detikcom, Minggu (21/4/2019).

Dia mengajak setiap pihak untuk menghormati sikap Jokowi yang merangkul semuanya, termasuk lawan saat proses Pemilu. Karding menyebut diutusnya Luhut sebagai bukti Jokowi akan merangkul Prabowo demi kepentingan bangsa.

“Mesti kita hormati adalah kebesaran jiwa dan sikap merangkul yang luar biasa dari pak Jokowi, merasa menang dan memang sudah menang beliau ingin mengajak lawannya menghargai dan menghormati dengan bukti akan mengajak untuk berkomunikasi untuk merangkul kembali,” ujar Karding.

“Kita harus bersama-sama saling merangkul dan sebagainya itulah hakikat paling penting sekaligus ujian berdemokrasi. Saya melihat bahwa pak Jokowi betul-betul mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” sambungnya.

Sebelumya, Jokowi mengatakan sudah mengutus seseorang untuk membuka komunikasi dengan Prabowo dan Sandiaga Uno. Jokowi ingin tali persahabatannya usai Pilpres 2019 dengan dua orang tersebut tetap terjaga dengan baik.

“Saya sudah mengutus seseorang untuk bisa bertemu kembali dengan Pak Prabowo, dengan Pak Sandi, yang sudah sering saya sampaikan bahwa persahabatan kami ini jangan sampai putus hanya gara-gara pilpres. Silaturahmi kita juga jangan sampai putus gara-gara pilpres,” kata Jokowi saat wawancara dengan detikcom, Kamis (18/4).

Terkait utusan ini, adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, menyebut utusan tersebut adalah Luhut Binsar Pandjaitan. Namun, Hashim belum mengetahui pasti kapan pertemuan itu akan berlangsung, diperkirakan akan berlangsung Minggu (21/4).

“Pak Luhut Pandjaitan akan ketemu Pak Prabowo,” kata Hashim selaku Direktur Media dan Komunikasi BPN di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4).

Belakangan, Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan Prabowo belum tentu akan menemui Luhut. Prabowo disebut Dahnil masih fokus mengawal perhitungan suara Pilpres 2019.

“Sampai dengan malam ini, Pak @prabowo belum dan tdk memutuskan menerima utusan Pak Jokowi yakni Pak Luhut untuk bertemu beliau di Kertanegara,” cuit Dahnil lewat akun Twitter @Dahnilanzar, Sabtu (20/4).

“Pak Prabowo masih Fokus memperjuangkan dan mengawal agar rakyat terus mengawal C1,” imbuh dia. detikcom telah mencoba menghubungi Dahnil untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, tetapi belum direspons.
(dwia/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kapolda: Anggota Wafat Saat Amankan Pemilu Naik Pangkat 1 Tingkat

Berikut beberapa anggota Polri yang meninggal saat melakukan pengamanan Pemilu 2019 :

1. Aiptu M. Saepudin, Bhabinkamtibmas Cilengkrang, Polsek Cileunyi. Gugur karena kelelahan setelah mengawal kotak suara.

2. Aiptu M. Supri, anggota Polresta Sidoarjo. Gugur saat melaksanakan pengamanan TPS 21 di Desa Bareng Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

3. AKP Suratno, Panit Subdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Kaltim. Gugur dikarenakan sakit.

4. Brigadir Prima Leion Nurman Sasono, anggota Polsek Cerme, Polres Bondowoso. Gugur dalam kecelakaan menuju TPS.

5.Bripka Ichwanul Muslimin, personel Polres Lombok Tengah, Polda NTB. Gugur karena kecelakaan menuju salah satu Polsek untuk apel kesiapan pengamanan TPS.

6. Aipda Stef Pekualu, anggota Polres Kupang, NTT. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

7. Brigadir Arif Mustaqim, anggota Brimob Cikarang, Polda Metro Jaya. Gugur saat pengamanan Pemilu 2019.

8. Brigadir Slamet Dardiri, anggota Polsek Tosari, Polres Pasuruan. Gugur dalam kecelakaan saat pengamanan Pemilu 2019.

9. Brigjen Syaiful Zahri, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Nestapa Pemilu Serentak, Banyak Anggota KPPS Meninggal Kelelahan

JakartaPemilu serentak 2019 menyisakan nestapa. Sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga anggota Polri yang bertugas untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu meninggal dunia.

Di Jawa Barat misalnya, setidaknya hingga Jumat (19/4) siang ada 10 petugas KPPS yang meninggal saat maupun setelah menjalankan tugas. Sebagian besar mereka meninggal karena serangan jantung atau kelelahan.

“Sejauh ini ada sekitar 10 orang (meninggal). Ini laporan dari petugas KPPS dari lima kota-kabupaten,” ucap Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok di kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Hampir semuanya ada serangan jantung karena faktor kelelahan. Ada juga meninggal setelah menerima laporan surat suara kurang ini mungkin stres (jadi beban pikiran). Kami terima laporan ini mungkin jadi bahan evaluasi,” sambung Rifqi.

Jumlah itu bertambah karena pada sore harinya Ketua KPPS di TPS 1 Cipandak, Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Somantri (51) dikabarkan meninggal dunia. Somantri sempat disebut merasakan sakit dada pada tengah malam usai penghitungan suara, Rabu (17/4).

Masih di Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Bogor, ada 2 ketua KPPS Pemilu 2019 yang meninggal diduga akibat kelelahan. Selain itu, empat ketua KPPS lainnya pingsan.

Selain itu, di Jawa Timur, hingga Sabtu (20/4) sore, ada 9 petugas yang meninggal dunia saat bertugas. Mereka adalah 5 petugas KPPS, 2 petugas PPS, 1 petugas linmas, dan 1 petugas pembantu KPU. Mereka meninggal karena faktor kelelahan dan mengidap penyakit sebelumnya.

Kemudian, di Jawa Tengah, hingga Sabtu (20/4) sore, ada 8 KPPS dan petugas TPS yang meninggal usai kerja keras dalam masa pemilu. Komisioner KPU Jateng, Paulus Widiyantoro 8 orang meninggal tersebut berada di Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara, dan Rembang.

Jaktim-Jaksel Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Hari Ini

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Selatan (Jaksel) bakal diguyur hujan disertai angin kencang. Menurut BMKG, hujan berpotensi turun pada siang dan sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaktim dan Jaksel pada siang dan sore hari,” tulis BMKG dalam situs resminya, Minggu (21/4/2019).

Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan. Hujan lokal hingga ringan diprediksi turun di Jakbar, Jakpus, Jaksel serta Jaktim.

Sementara wilayah Jakut dan Kepulauan Seribu diprediksi cerah berawan. Kemudian, BMKG memperkirakan Jaksel dan Jaktim masih diguyur hujan lokal hingga malam hari, sedangkan wilayah lainnya berawan.

Suhu di Jakarta diprediksi berada pada angka 24 hingga 31 derajat celcius. Kelembapan diprediksi berada di angka 75 hingga 100 persen.

Selain itu, wilayah di sekitar Jakarta, seperti Kota Bogor, Kota Bekasi, serta Kota Depok diprediksi bakal diguyur hujan pada malam hari. Wilayah Kota Tangerang diprediksi diguyur hujan pada siang hari.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kegelisahan Kartini yang Memicu Penerjemahan Alquran di Tanah Jawa

Kegelisahan Kartini terjawab saat dia bertemu seorang ulama dari Darat, Semarang, Jawa Tengah. Ulama itu adalah Kiai Sholeh Darat.

Keduanya bertemu dalam acara pengajian di rumah Bupati Demak Pangeran Ario Hadiningrat, paman Kartini. Saat itu, Kiai Sholeh sedang memberikan pengajaran tentang tafsir surat Al Fatihah, surat pembuka dalam Alquran. Satu hal yang sangat baru ditemui dan didengar Kartini.

Pertemuan Kartini dan sang ulama dituturkan cucu Kiai Sholeh, Fadhila Sholeh. Fadhila memaparkan hal ini lewat tulisan dalam bentuk selebaran yang terdapat di makam Kiai Sholeh di Semarang.

“Kartini memang tak pernah tahu apa arti dan makna dari surat Al Fatihah meski ia sering membacanya. Kartini benar-benar terpukau dan tersedot perhatiannya,” tutur Fadhila dalam tulisannya.

Begitu pengajian usai, Kartini segera menemui pamannya. Ia menyampaikan keinginan bertemu Kiai Sholeh untuk berguru. Perempuan kelahiran Rembang 21 April 1879 itu bahkan sampai mendesak pamannya untuk menemani dirinya menemui sang ulama.

Usahanya tak sia-sia. Pamannya yang terenyuh melihat Kartini pun mengantarnya.

“Kiai, perkenankan saya bertanya bagaimana hukumnya apabila seorang berilmu, namun menyembunyikan ilmunya?” tutur Kartini membuka dialog dengan Kiai Sholeh Darat setelah berbasa-basi lazimnya orang Jawa.

Kiai Sholeh malah balik bertanya, “Mengapa Raden Ajeng mempertanyakan hal ini? Kenapa bertanya demikian?”

Dijawab oleh Kartini, “Kiai, selama hidupku baru kali ini saya berkesempatan memahami makna surat Al Fatihah, surat pertama dan induk Alquran. Isinya begitu indah, menggetarkan sanubariku.”

Kartini lalu menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah diberi kesempatan memahami Al Fatihah. Kyai Sholeh tertegun. Kiai kharismatik itu tak kuasa menyela.

“Namun, saya heran mengapa selama ini para ulama melarang keras penerjemahan dan penafsiran Alquran ke dalam bahasa Jawa. Bukankah Alquran adalah bimbingan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?” ucap Kartini.

Dialog berhenti, Kiai Sholeh tak bisa berkata apa-apa kecuali bertasbih, “Subhanallah.”

Kartini telah menggugah kesadaran Kiai Sholeh untuk melakukan pekerjaan besar, menerjemahkan Alquran ke dalam Bahasa Jawa.

Ditaruh di Pot Terendah dalam Drawing SEA Games 2019, Timnas Vietnam Protes

Hanoi – Panpel SEA Games sudah merilis daftar unggulan untuk kepentingan pengundian grup untuk sepak bola putra SEA Games 2019 pada Maret lalu. Dalam daftar itu, timnas Vietnam masuk pot terendah, Pot 4, bersama Laos, Kamboja, Brunei, dan Timor Leste.

Tuan rumah Filipina dan perebut medali emas SEA Games 2017, Thailand, jadi unggulan teratas (Pot 1), sedangkan Pot 2 dihuni Malaysia dan Indonesia, serta Myanmar dan Singapura mengisi Pot 3.

Pembagian Pot ini tak memuaskan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF). VFF ingin mendapatkan jawaban mengapa mereka ada di Pot terendah, padahal mengacu pada poin yang dikumpulkan dari SEA Games sebelumnya, mereka mengoleksi poin 10, sementara Myanmar dan Singapura masing-masing hanya mengoleksi poin sembilan dan enam.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Komite Olimpiade Vietnam (VOC) dan meminta kepada mereka untuk menanyakan hal ini kepada AFF,” demikian keterangan dari salah seorang pejabat VFF kepada VNEXpress, Sabtu (20/4/2019).

Pejabat VFF itu berujar Panpel lokal SEA Games 2019 di Filipina bisa saja membuat kesalahan dan ada peluang Timnas Vietnam akan menjalani proses untuk di-ranking lagi.

VOC berujar pihaknya sudah menyampaikan komplain ini dan AFF ingin mendiskusikan hal ini pada pertemuan yang digelar Senin (22/4/2019).

VFF mengajukan keberatan lantaran dampak posisi mereka di Pot terendah bisa menyebabkan Timnas Vietnam berada di grup maut, tergabung bersama tim dari Pot 1 dan Pot 2.

Di sisi lain, mulai SEA Games 2019, timnas Vietnam dan seluruh tim peserta boleh menggunakan dua over aged player (pemain melewati usia 22 tahun). Ini jadi kebijakan anyar mengingat pada SEA Games 2017, SEA Games hanya diizinkan untuk pemain level U-22.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Timnas U-22 melaju ke Final Piala AFF U-22 2019 setelah mengalahkan Vietnam 1-0.

5 Keuntungan Olahraga di Pagi Hari yang Wajib Diketahui

Liputan6.com, Jakarta – Ada beragam cara untuk menjaga kebugaran tubuh mulai dari makan-makanan bergizi, gaya hidup sehat, hingga rutin berolahraga. Sebelum menjalani aktivitas yang segudang, tidak ada salahnya untuk memulai pagi hari dengan olahraga.

Tahukah Anda ternyata melakukan olahraga di pagi hari mempunyai banyak keuntungan dan manfaat. Kebiasaan menyehatkan ini akan mengantarkan Anda pada rutinitas yang terasa jauh lebih baik.

Lantas, apa saja keuntungan tersebut? Yuk, simak rangkuman selengkapnya seperti melansir PureWow, Sabtu, 20 April 2019 di bawah ini.

1. Anda Akan Mulai Kebiasaan

Saat Anda secara konsisten bangun untuk olahraga pada waktu yang sama setiap pagi, Anda menciptakan sebuah kebiasaan. Jika berencana pergi ke gym usai bekerja membuat Anda mencari lebih banyak alasan dan perubahan tak terduga pada jadwal Anda.

Selain itu, satu-satunya hal yang menahan Anda di pagi hari adalah ingin lebih lama untuk tidur. Mengatasi hal tersebut dengan cepat akan menjadikanya sebagai kebiasaan.

Juventus Melawan Kemarahannya Demi Scudetto

TurinJuventus meninggalkan kemarahannya akibat kegagalan di Liga Champions. Bianconeri menguatkan tekad untuk mengunci scudetto secepat mungkin.

Juventus menjadi kampiun Liga Italia 2018/2019 usai mengalahkan Fiorentina di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019) malam WIB. Jumlah 87 poin milik Juve sudah dipastikan tidak bisa disusul Napoli meski masih ada lima pekan lagi.

Scudetto ini didapat selang beberapa hari gagal di Liga Champions. Itu adalah trofi yang sudah lama diidam-idamkan Juve. Si Nyonya Tua terakhir meraih Liga Champions pada musim 1995/1996.


“Kami sangat ingin merayakannya hari ini dan kami meninggalkan semua kemarahan dalam diri ke luar lapangan. Scudetto ini unik, saya merasa emosional,” kata bek Juventus, Leonardo Bonucci, yang dikutip dari situs resmi Juve.

“Ini merupakan tahun yang sulit dan kami akan menjadi lebih baik lagi, bersama klub yang hebat ini dan tim yang hebat ini. Sekarang, bagaimanapun, kami harus menikmati kemenangan ini,” tegasnya.

Ini menjadi scudetto kedelapan Juventus secara beruntun sejak 2011/2012. Untuk Allegri, ini menjadi scudetto kelima secara beruntun di Juve sejak gabung pada 2014/2015.

(ran/nds)