Hasil Kualifikasi Piala Asia U-23: Indonesia Cuma Menang 2-1 Atas Brunei

HanoiTimnas Indonesia menutup kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan kemenangan. Garuda Muda cuma menang 2-1 saat melawan Brunei Darussalam.

Dalam pertandingan di My Dinh Stadium, Selasa (26/3/2019) sore WIB, Indonesia unggul 1-0 saat babak pertama. Dimas Drajad yang menjadi pencetak golnya.

Gol itu tercipta pada menit ke-31. Umpan dari Witan Sulaeman yang menjadi awalnya. Dimas Drajad menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.

Indonesia baru bisa menambah gol lagi pada menit ke-78. Muhamad Rafi Syarahil yang mencatatkan namanya di papan skor dengan tendangan bebas.

Brunei mendapatkan penalti pada menit ke-82. Muhamad Riyandi melangar MD Azreen Eskander, hingga wasit menunjuk titik putih. Riyandi mendapat kartu kuning.

Riyandi bisa menepis tendangan Muhammad Nur Asyraffahmi, tapi dinilai wasit bergerak sebelum eksekusi dilakukan. Kiper nomor 1 itu mendapat kartu kuning kedua.

Azim Izamuddin Suhaimi bisa menunaikan tugas dengan sempurna saat penalti diulang, Brunie mengecilkan ketertinggalan menjadi 2-1. Dimas Drajad yang menjadi kiper di waktu tersisa.

Indonesia mendapat hukuman penalti lagi pada masa injury time. Egy melakukan pelanggaran di kotak penalti. Beruntung, Dimas Drajad bisa menahan penalti pemain Brunei.

Di sisa pertandingan Indonesia bisa menahan Brunei, skor 2-1 tetap bertahan. Dengan tambahan tiga angka ini, Indonesia finis di posisi ketiga klasemen Grup K Piala Asia U-23 2020 dengan raihan tiga poin, sementara Brunei ada di posisi terbawah karena gagal meraih angka.

Susunan Pemain:

Indonesia: 1 Muhamad Riyandi, 16 Samuel Christianson (Andy Setyo), 5 Bagas Adi Nugroho, 4 Nurhidayat Haji Haris, 17 Fredyan Wahyu Sugiantoro, 6 Muhamad Rafi Syarahil, 18 Gian Zola (Egy Maulana Vikri 60), 19 Hanif Syabandi (Osvaldo Haay 72), 8 Witan Sulaeman, 15 Saddil Ramdani, 9 Dimas Drajad

Brunei: 19 Haime Anak Nyaring, 3 Syakir Bin HJ Basri, 6 Muhammad Wafi Aminuddin, 13 MD Haziq Kasyful, 14 MD MArtin Haddy, 22 Muhammad Hanif Hamir, 7 Muhammad Nur Asyraffahmi, 15 Rahimin Abdul Ghani, 8 Nazirrudin Haji Ismail, 9 Muhammad Hanif Farhan, 17 Mohammad Amin Sisa

(cas/mrp)


Pagi Berkesan di Wae Rebo, Desa Atas Awan

NTT – Simpel namun berkesan. Menyepi dan intim dengan alam. Demikian catatan Hana Adi tentang Desa Wae Rebo yang dimuat di jawapos.com di suatu pagi. Wae Rebo adalah desa yang menjadi salah satu ikon pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Lokasi desa ini terletak di perbukitan Kabupaten Manggarai di Pulau Flores. Kota terdekat dengan desa ini adalah Kota Ruteng. Desa Wae Rebo itu sendiri kerap dijuluki sebagai ‘desa di atas awan’ lantaran keberadaanya di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

Kampung adat tradisional ini namanya sudah sangat dikenal. Keindahan alam, budaya dan suasananya yang menyejukkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Cerita dimulai ketika perjalanan menuju Wae Rebo kami dari Labuan Bajo dengan menggunakan mobil mini MPV. Selama hampir empat jam perjalanan menuju Desa Denge, tempat terakhir yang bisa dilewati kendaraan.

Perjalanan menuju Desa Denge melewati sejumlah rute yang berliku dan berpotensi membuat penumpang menjadi mual atau mabuk. Bagi yang punya gejala tersebut, disarankan untuk meminum obat anti mabuk.

Setelah sampai di Desa Denge, kami melanjutkan perjalanan menuju Pos I Wae Lomba sejauh sekitar 4 KM dengan jalur menanjak menggunakan sepeda motor. Biaya ojek Rp 40 ribu – Rp 50 ribu per penumpang. Pos I merupakan titik terakhir motor bisa melintas. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 5,5 – 7 KM.

Di sinilah perjuangan selanjutnya dimulai. Kebetulan, kami melakukan perjalanan di saat Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Jalanan yang lembab dan cuaca dingin mewarnai perjalanan kami.

Pada awal, jalur menuju Wae Rebo akan terus mendaki. Bagi wisatawan yang tidak terbiasa dan memiliki riwayat penyakit jantung, disarankan untuk berhati-hati dengan mengatur ritme perjalanannya.

Selain itu, jalur pendakian yang dilewati masih banyak berupa batu dan tanah. Kondisi jalanan yang lembab serta udara yang mulai mendung membuat kami ekstra hati-hati karena jalur menjadi licin. Apalagi, di kanan maupun kiri jalur adalah jurang tanpa pembatas.

Belum sampai setengah perjalanan, badan kami terlihat basah kuyup dibanjiri keringat. Tak jarang, sebagian beristirahat lantaran fisik tak mendukung dan kelelahan.

Sudah setengah perjalanan, rintik air hujan mulai turun membasahi bumi. Menyambut kedatangan kami dengan semerbak khas musim penghujan di alam bebas. Begitu segar dan menenangkan pikiran.

Hujan seakan tak sendirian menyambut kami. Hewan kecil penghisap darah bernama pacet juga ikut serta. Darah yang keluar dari bagian kaki para pendaki menjadi penanda bahwa hewan yang satu keluarga dengan lintah itu ‘menerima’ kehadiran kami.

Tak terasa, 2 jam lebih perjalanan saya tempuh bersama beberapa rekan yang memang ada di barisan depan. Sementara yang lainnya, masih di belakang kami. Waktu tempuh menuju desa ini pun berbeda-beda, ada yang 2 jam, 3 jam bahkan bisa 4 jam, tergantung dari kemampuan fisik masing-masing.

Sebelum memasuki perkampungan, tamu harus singgah di pos terakhir. Di sana, perwakilan rombongan diminta membunyikan kentongan sebagai tanda tamu tiba. Dari pos tersebut terlihat jelas tujuh rumah adat berbentuk kerucut. Sebelum beraktivitas di kampung, kami diminta untuk wajib mengikuti upacara Waelu’u terlebih dulu.

Upacara itu digelar di rumah utama yang dinamakan Niang Gendang. Rumah adat yang paling besar itu merupakan tempat tinggal ketua adat. Maksud upacara itu untuk memohon ijin dan penghormatan kepada para leluhur Wae Rebo.

Pagi sudah menghilang, berganti siang.

Ikuti berita menarik lainnya dari Jawapos.com

Simak video pilihan berikut:

simak video pilihan berikut:

Kualifikasi Piala Eropa: Spanyol Menang Tipis atas Norwegia

Valencia – Tiga angka dikantongi Spanyol di laga pertama Kualifikasi Piala Eropa 2020. Berhadapan dengan Norwegia, Spanyol menang tipis dengan skor 2-1.

Melakoni laga Grup F, Spanyol menjamu Norwegia di Stadion Mestalla, Senin (24/3/2019) dinihari WIB. La Furia Roja mendominasi permainan dari awal sampai akhir.

Statistik ESPNFC mengungkapkan, Spanyol memiliki keunggulan penguasaan bola mencapai 75% dibanding Norwegia yang hanya 25%. Tim besutan Luis Enrique itu juga melahirkan banyak peluang yaitu 26 percobaan dengan 11 di antara mengarah ke sasaran.

Meski begitu hanya satu gol dari open play yang bisa diciptakan Spanyol di pertandingan ini. Sedangkan Norwegia menciptakan empat percobaan yang dua di antaranya mengarah ke sasaran.

Spanyol memulai pertandingan dengan menjanjikan setelah Rodrigo menggetarkan gawang Norwegia di menit ke-16. Bekerja sama dengan Marco Asensio, Jordi Alba mengirim umpan silang akurat kepada Rodrigo yang diteruskan sontekan dari jarak dekat. Spanyol memimpin 1-0.

Norwegia melewatkan peluang menyamakan skor di menit ke-31. Markus Henriksen melepaskan umpan silang mendatar di depan gawang di luar jangkauan David de Gea. Tarik Elyounoussi tinggal mensontek bola ke gawang, tapi sentuhannya justru membuat bola keluar.

Spanyol hampir memperbesar skornya dua menit kemudian. Dari set-piece Dani Parejo mengim umpan kepada Alvaro Morata untuk diteruskan dengan sundulan keras. Kiper Rune Jarstein merentangkan badannya untuk membuat penyelamatan gemilang.

Setelah turun minum, Norwegia mendapatkan bentuk permainannya sehingga mampu membuat Spanyol dalam tekanan di menit-menit awal. Pelanggaran Inigo Martinez kepada Johnsen memaksa wasit menunjuk titik putik.

Joshua King maju sebagai eksekutor dengan melepaskan tembakan keras. De Gea bisa menebak arah bola, tapi aliran bola begitu deras sehingga tak mampu dicegahnya. Skor 1-1 di menit ke-65.

Spanyol merespons secara instan. Hanya enam menit kemudian, Spanyol berhasil unggul kembali dengan kedudukan 2-1.

Diawali dari kesalahan back-pass, Morata bisa merebut bola. Wasit menghadiahi Spanyol setelah Morata dijatuhkan Jarstein. Bek sekaligus kapten Spanyol Sergio Ramos melakukan penalti panenka.

Spanyol bermain lebih santai, sedangkan Norwegia kesulitan merebut bola. Di masa injury time, Norwegie menciptakan ancaman-ancaman dari sepak pojok tapi Spanyol mampu bertahan dari ancaman tersebut untuk menjaga keunggulannya hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Spanyol duduk d posisi kedua klasemen grup dengan posisi kedua dengan nilai tiga poin sama dengan Malta [1] dan Swedia [3]. Norwegia berada di urutan kelima tanpa poin di bawah Kepualuan Faore [4] dan Romania [6].

Susunan Pemain

SPANYOL: De Gea, Sergio Ramos, Alba, Inigo Martinez, Jesus Navas, Dani Parejo (Rodri Hernandez), Busquets, Asensio, Ceballos (Canales 74′), Morata (Jaime Mata 89′), Rodrigo

NORWEGIA: Jarstein, Nordtveit, Elabdellaoui, Aleesami, Ajer, Johansen (Kamara 77′), Henriksen, Selnaes, Odegaard (Mohamed Elyounoussi 56′), Tarik Elyounoussi (Johnsen 55′), King (rin/raw)


Kominfo Minta Ortu Awasi Anak: PUBG Hanya Boleh Dimainkan 18 Tahun ke Atas!

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini sedang mengkaji fatwa haram untuk game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan PUBG tidak boleh dimainkan anak di bawah umur.

“Berdasarkan PM Kominfo No 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik, PUBG masuk kategori games 18+, artinya hanya boleh dimainkan oleh orang brusia 18 tahun ke atas,” kata Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo RI, Ferdinandus Setu saat dihubungi, Sabtu (23/3/2019).

Ferdinandus menyatakan, hingga saat ini tidak ada permintaan pemblokiran game PUBG oleh MUI ke Kominfo. Saat ini MUI masih akan melakukan kajian terhadap manfaat dan mudarat game ini dengan melibatkan seluruh mitra termasuk Kominfo.
Ferdinandus menegaskan, PUBG masuk kategori game 18+. Karena itu, dia meminta orang tua ikut berperan dengan mengawasi anak di bawah umur agar tidak memainkan game ini.
“Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka ketika anak-anak bermain game. Bermainlah game sesuai kategori umur,” ujar Ferdinandus.
(hri/idh)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Memburu Jejak Pejabat Bulukumba atas Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi

“Seluruh berkas hasil operasi intelijen telah diserahkan ke bidang Pidsus. Dan kita tinggal menunggu hasil penyelidikan berlanjut oleh bidang Pidsus,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin di ruangan kerjanya, Jumat 22 Februari 2019..

Kasus ini awalnya dilaporkan resmi oleh Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) Sulsel.

Bahkan mereka terhitung ketujuh kalinya berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel menagih kejelasan penanganan kasus yang mereka laporkan itu.

Ahmad Yani, yang bertindak sebagai koordinator aksi Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) Sulsel mengatakan unjuk rasa yang dilakukan pihaknya semata untuk mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut kasus dugaan suap dalam mendapatkan proyek irigasi senilai Rp 49 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang telah dilaporkan pihaknya sejak dua bulan lalu.

“Kejati seharusnya mengambil langkah tegas untuk mengupas persoalan tersebut hingga ke akar-akarnya. Apalagi kesaksian seorang oknum Aparat Sipil Negara (ASN) yang membeberkan keterlibatannya dalam menyuap proyek asal Pemerintah Pusat tersebut menjadi viral di media sosial, facebook,” kata Yani dalam orasinya kala itu.

Menurutnya, pengakuan oknum ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba di media sosial itu sangat jelas. Dimana oknum yang bersangkutan dengan terang-terangan mengaku telah menyuap untuk memuluskan upaya Kabupaten Bulukumba mendapatkan proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 49 miliar.

Tak hanya itu, oknum ASN tersebut bahkan menyebarkan foto surat rekomendasi yang digunakan olehnya dalam mengurus upaya penyuapan agar Kabupaten Bulukumba mendapat kucuran proyek irigasi senilai puluhan miliar tersebut.

“Jadi tak hanya bukti foto rekomendasi yang diduga diberikan oleh Bupati Bulukumba kepada oknum ASN tersebut yang dibeberkan sendiri oleh oknum ASN yang bersangkutan. Tapi melalui media sosial facebook, ia juga memperlihatkan pecahan uang Rp 100.000 dan pecahan Rp 50.000,” ungkap Yani.

Seharusnya kata dia, penegak hukum tidak mendiamkan berita viral yang disebarkan oleh oknum ASN itu. Melainkan tegas Yani, demi menjaga supremasi penegakan hukum, maka kasus tersebut harus segera ditindak lanjuti dengan memeriksa oknum ASN yang bersangkutan serta memeriksa Bupati Bulukumba selaku terduga pemberi surat rekomendasi kepada oknum ASN dalam rangka pemulusan proyek pusat yang dimaksud.

“Tapi buktinya tidak ada tindak lanjut hal ini. Padahal kami juga sudah laporkan secara resmi bahkan membantu Kejati dengan memasukkan bukti-bukti terkait termasuk foto kegiatan proyek irigasi yang dimaksud,” Yani menandaskan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

hoaks video kerusakan akibat gempa magnitudo 4,8 di Bulukumba

Pelatih Thailand Tak Kaget Menang Telak atas Timnas Indonesia U-23

Jakarta Timnas Thailand meraih kemenangan besar dengan skor 4-0 atas Timnas Indonesia U-23 dalam laga pertama Grup K kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019).

Thailand mengalahkan Timnas Indonesia U-23 dengan mencetak empat gol tanpa balas dalam pertandingan pertama di kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Gol Thailand dicetak Shinnaphat Leeaoh pada menit ke-22, Supachai Jaided pada menit ke-51 dan 71′, serta Supachok Sarachat pada menit ke-74.

Pelatih Thailand, Alexandre Gama, mengaku tidak terlalu terkejut bisa menekuk Timnas Indonesia U-23, yang berstatus juara Piala AFF U-22 2019.

Keberhasilan timnya mengendalikan jalannya pertandingan membuat sang pelatih merasa yakin bisa meraih kemenangan besar saat masih di tengah pertandingan.

“Kami tidak terkejut karena kami bermain baik dan benar-benar mengontrol pertandingan. Ini hasil yang sangat penting dan pemain bisa mencetak banyak gol. Kami menghormati Indonesia dan kami bermain lebih baik hari ini. Saya senang, tapi tidak terkejut,” ujar Alexandre Gama seusai pertandingan, Jumat (22/3/2019).

Alexandre Gama juga berhasil membuktikan kekalahan tim asuhannya dari Indonesia di final Piala AFF U-22 2019 pada Februari lalu, bukan sebuah ukuran. Bahkan pelatih asal Brasil itu membuktikan ucapan yang dilontarkannya seusai kalah dari Tim Garuda Muda di final Piala AFF U-22 2019.

“Saya tidak terkejut dengan permainan Indonesia. Waktu kami kalah di Kamboja, saya sudah mengatakan kami memainkan tim muda Thailand. Banyak yang mengatakan saya arogan, tapi itu memang benar, dan sekarang saya membawa pemain-pemain terbaik,” ujar pelatih Thailand itu soal kekalahan timnya dari Tim Garuda Muda di Piala AFF U-22 2019.

Berita video penjelasan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, soal langkah dalam pembinaan pemain yang nantinya berujung target Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

Panas! Elite Golkar Salahkan PSI Atas Turunnya Elektabilitas Jokowi

Jakarta – Elite Golkar mendadak melempar serangan panas ke PSI. PSI dianggap bersalah membuat elektabilitas capres Joko Widodo (Jokowi) turun.

“Blunder PSI memberikan sumbangan pada turunnya elektabilitas Jokowi. Resistensi rakyat terhadap PSI tinggi sekali dan itu berpengaruh negarif pada Jokowi,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Andi Sinulingga kepada wartawan, Jumat (22/3/2019).

Andi Sinulingga menjabarkan hal-hal yang dianggapnya sebagai blunder PSI. Menurutnya, banyak pernyataan PSI yang tendensius sehingga mengusik akal sehat banyak orang.

“Generalisasi bahwa mereka orang baik dan yang bukan mereka adalah orang tidak baik, yang tidak suka PSI adalah para koruptor. Pernyataan-pernyataan begitu yang bikin PSI blunder,” ungkapnya.

Dia juga mempersoalkan narasi PSI soal Perda Syariah. Seperti diketahui, PSI lewat ketumnya, Grace Natalie, berkali-kali bicara soal penolakan berbasis agama dan hal itu menimbulkan pro dan kontra.

“Narasi PSI atas Perda Syariah berkonotasi negatif atas apa yang dinamakan syariah Islam, seolah-olah syariah Islam itu tidak baik. Hal-hal seperti itu menyakitkan bagi sebagian besar pemeluk agama Islam,” ujar Andi.

“Jadi wajar kalau hasil survei menjelaskan bahwa resistensi publik atas PSI tinggi sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, ada beberapa survei yang menampilkan elektabilitas Jokowi dan Prabowo. Di survei Litbang Kompas pada Maret 2019, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 49,2% sementara elektabilitas Prabowo-Sandiaga yaitu 37,4%. Elektabilitas Jokowi turun dari 52,6% di Oktober 2018.
(imk/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menlu New Zealand: Terima Kasih Atas Ucapan Duka yang Diberikan RI Pada Kami

Jakarta – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu New Zealand Winston Peters berterima kasih kepada pemerintah dan publik Indonesia yang memberi dukungan moral dan simpati atas aksi teror terhadap dua masjid di Christchurch. Dia menyatakan, terorisme adalah musuh bersama.

“Kami bekerja sama dengan semua negara yang melihat bahwa terorisme merupakan sebuah masalah dan kami juga saling berbagi informasi. Dan saya yakin ini menjadi perhatian Indonesia juga, terutama dalam konteks mencegah ini akan terjadi lagi,” kata Peters di sela-sela acara High-Level Dialogue on Indo-Pacific Cooperation (HLD-IPC) di Fairmont Hotel Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Peters mulanya bercerita, dalam pertemuan ini ada banyak hal yang dia bahas bersama Menlu RI Retno LP Marsudi. Dia mengaku banyak bertukar pikiran mengenai pengalaman masing-masing dalam menangani berbagai isu strategis.

“Banyak hal yang kami bahas mengenai hubungan RI-New Zealand. Kami sangat tertarik dengan perkembangan yang telah dilakukan Indonesia belakangan ini, terutama pengaruh politik di bagian dunia ini. Dan apa yang telah dilakukan Indonesia, yang kita lakukan bersama telah memberikan yang terbaik bagi dunia dan kawasan dan semoga bisa terus begitu,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Peters mewakili negaranya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan publik Indonesia terkait teror yang mengoyak kedamaian di Selandia Baru.

“Terima kasih juga atas ucapan duka yang diberikan Indonesia kepada kami. Indonesia, negara muslim terbesar, paham apa yang terjadi di sini, dan kami berharap Indonesia bisa memberikan pengaruhnya untuk mengoreksi misinterpretasi segala hal yang mungkin bisa menjadi dampak atas teror Christchurch,” ucapnya.

Terkait teror ini, Peters mengaku menyampaikan kepada Menlu Retno bahwa pelakunya diduga lone wolf terrorist atau tidak terafiliasi dengan kelompok radikal. Peters menegaskan polisi bekerja ekstra keras untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Investigasi masih terus berlangsung. Tapi perwira tinggi polisi senior kami yakin pelaku merupakan lone terrorist acting by himself. Tapi kami membuka segala kemungkinan lain, kami melakukan penyelidikan seluas-luasnya, publik tahu dunia harus tahu hal ini. Saya yakinkan kepada Retno, kepada dunia, Selandia Baru akan memperlakukan keluarga korban dengan layak,” ucapnya.

“Saya kini melihat, komen-komen keras tentang apa yang terjadi seputar Christchurch justru malah akan menambah parah situasi. Misalnya apa yang dikatakan oleh beberapa anggota parlemen negara lain. Pada akhirnya, semua ini adalah sebuah tragedi menyedihkan bagi kemanusiaan dan tugas kita para pemimpin dunia sekarang adalah memberikan keyakinan pada masyarakat tentang moderasi, toleransi dan menghargai semua agama,” sambung Peters.
(hri/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Ada Daerah yang Elektabilitasnya di Atas Target

Liputan6.com, Jakarta – Calon presiden (capres) Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, soal elektabilitas pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, sampai saat ini kondisinya bervasiasi, ada daerah yang sudah di atas target tapi ada juga daerah yang masih di bawah target.

“Ya, saya tahu angka-angka itu. Untuk daerah yang masih di bawah target harus ada perlakukan khusus, yakni dilakukan kampanye door to door lebih intensif, selama 30 hari ke depan. Kalaupun tidak mencapai target, paling tidak selisihnya tipis saja. Kalau pun ada daerah yang kita kalah, tapi kecil saja, jangan gede-gede,” kata Jokowi usai di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu malam (17/3/2019).

Menurut Jokowi, saat memberikan arahan di hadapan peserta Konsolidasi H-30 Pemilu Presiden 2019, dirinya menyampaikan tiga hal, salah satunya adalah soal posisi pasangan capres-cawapres 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, berdasarkan angka-angka statistik hasil survei dari beberapa lembaga survei kredibel.

“Angka-angka hasil survei itu, jangan sampai membuat kita lengah, tapi harus tetap digunakan untuk evaluasi dan koreksi, sehingga hasilnya menjadi lebih baik. Angka-angka yang saya sampaikan,” kata dia seperti dikutip dari Antara.

Acara Konsolidasi H-30 Pemilu Presiden 2019 dihadiri sekitar 1.300 peserta yakni kepala daerah dan wakil kepala daerah serta ketua dan wakil ketua DPRD provinsi maupun bupati dan walikota dari seluruh Indonesia. Mereka semua dari partai politik pengusung dan pendukung capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, para ketua umum partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang menjadi pengusung dan pendukung capres-cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, yakni Megawati Soekarnoputri, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, Surya Paloh, Oesman Sapta, Diaz Hendro Priyono, Harry Tanoesoedibyo.

Ketua Umum PSI Grace Natalie dan Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa tidak tampak hadir. Dari PSI tampak hadir adalah Ketua PSI Tsamara Amany serta dari PPP tampak hadir Wakil Sekjen Ade Irfan Pulungan.

Hadir juga Ketua Dewan Pengarah Jusuf Kalla dan anggota Dewan Pengarah Pramono Anung. Kemudian hadir juga para Sekretaris Jenderal partai politik pengusung dan pendukung yakni, Hasto Kristiyanto (PDIP), Lodewijk Paulus (Partai Golkar), Hanif Dhakiri (PKB), Ahmad Rofiq (Perindo), dan Raja Juli Antoni (PSI).

Hasil Liga Jerman: Tertinggal Dua Kali, Dortmund Menang Dramatis atas Hertha

JakartaBorussia Dortmund bangkit dari dua kali ketertinggalan untuk menaklukkan Hertha Berlin. Gol Marco Reus di masa injury time memberikan kemenangan dramatis.

Bertandang ke OlympiaStadion, Minggu (17/3/2019) dinihari WIB di lanjutan Liga Jerman, Dortmund langsung terdesak selepas kick-off. Usai ancaman beruntun dari Marko Grujic dan Maximilian Mittelstadt, Dortmund kebobolan di menit keempat.

Sepakan jarak dekat Salomon Kalou mengoyak gawang Dortmund.

Dortmund merespons di menit ke-13 dan peluang Jacob Bruun Larsen dihalau Rune Jarstein. Semenit berselang, mereka menyamakan skor lewat serangan cepat yang diakhiri sepakan Thoma Delaney dengan kaki kiri.

Kedudukan berubah lagi di menit ke-35. Dortmund memberikan penalti ke Hertha setelah Julian Weigl melakukan hand ball. Kalou maju sebagai eksekutor dan mencetak gol keduanya.

Babak pertama berakhir tanpa gol lain.

Hanya semenit selepas sepak mula babak kedua, Dortmund kembali menyamakan skor. Umpan silang Jadon Sancho disambar Dan-Axel Zagado.

Dortmund mencoba meningkatkan intensitas serangan dan menjaga momentum. Sepakan dari Christian Pulisic dan Jadon Sancho membentur pemain Hertha, sementara upaya Larsen diamankan kiper.

Hertha balas mengancam di menit ke-57 melalui Grujic. Sepakannya cuma mengenai tiang gawang.

Peluang beruntun dari Pulisic sejak menit ke-71 belum membuahkan hasil. Upaya mereka baru membuahkan hasil di masa injury time.

Menerima umpan Sancho, Reus menaklukkan kiper dan membawa Dortmund berbalik memimpin di menit ke-92.

Hertha mencoba menyelamatkan poin di sisa waktu, tapi malah dihukum kartu merah. Vedad Ibisevic diusir wasit dan Dortmund pun mengunci kemenangan.

Dengan kemenangan ini, Dortmund sementara memuncaki klasemen dengan 60 poin dari 26 laga. Mereka unggul tiga poin dari Bayern Munich yang belum memainkan laga ke-26.

Sementara Hertha ada di posisi 10 dengan 35 poin.

Susunan pemain:

Hertha: Jarstein – Stark, Rekik, Torunarigha – Lazaro, Grujic, Maier, Mittelstädt – Duda (Lustenberger 90+2′) – Selke (Leckie 77′), Kalou (c) (Ibisevic 77′)

Dortmund: Buerki – Wolf (Hakimi 78′), Akanji, Zagadou, Diallo – Weigl, Delaney – Sancho (Toprak 90+6′), Pulisic, Bruun Larsen (Guerreiro 75′) – Reus
(raw/din)