AS-China ‘Gencatan Senjata’, Perang Dagang Berhenti Sementara

Jakarta – Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China mereda. Kedua negara sepakat untuk menunda pemberlakuan tambahan tarif dan kembali berunding dalam waktu 90 hari.

Mengutip Reuters, Senin (3/12/2018), pihak Gedung Putih menyatakan Presiden Donald Trump tidak akan meningkatkan tarif senilai US$ 200 miliar dari barang-barang China atau menjadi 25% seperti yang diumumkan sebelumnya. Keputusan negosiasi ini ada setelah Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam rangkaian pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina.

Dalam kesepakatan itu, China setuju untuk membeli sejumlah produk pertanian, energi, industri dan barang lainnya. Lalu, kedua negara akan melakukan pembicaraan untuk mengatasi masalah seperti transfer teknologi, kekayaan teknologi, hambatan non tarif, pencurian cyber, dan pertanian.


Jika tidak kesepakatan dicapai dalam 90 hari, kedua belah pihak sepakat adanya kenaikan tarif dari 10% menjadi 25%.

Hari Minggu, media pemerintah China memuji kesepakatan ini. Meski, tidak menyebutkan batas waktu 90 hari.

Trump sendiri telah memberlakukan tarif 10% atas barang-barang China senilai US$ 200 miliar pada September lalu. Negara Tirai Bambu tak tinggal diam dengan memberlakukan tarifnya sendiri.

Lebih lanjut, berbicara dengan wartawan di Air Force One, Trump memuji kesepakatan dengan Xi.

“Ini adalahan kesepakatan luar biasa,” kata Trump.

“Apa yang akan saya lakukan adalah menahan tarif. China akan terbuka. China akan menyingkirkan tarif,” sambungnya.

Trump melanjutkan, China akan membeli sejumlah produk pertanian dari AS. Menurutnya, ini akan memiliki dampak yang positif bagi pertanian AS.

Penasehat China Wang Yi mengatakan, kedua negara percaya kesepakatan ini akan mencegah perpecahan dua negara. AS dan China, kata dia, menyetujui gencatan senjata.

“Fakta menunjukkan bahwa kepentingan bersama antara China dan Amerika Serikat lebih besar daripada perselisihan, dan kebutuhan untuk kerjasama lebih besar daripada friksi,” ujarnya. (dna/dna)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *