Bima Arya Cek TKP KRL Jakarta-Bogor Terguling

Jakarta – KRL relasi Jakarta-Bogor terguling di Kebon Pedes, Kota Bogor. Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau langsung lokasi kecelakaan KRL itu.

Pantauan di lokasi, Minggu (10/3/2019), Bima Arya tiba mengenakan pakaian warna hitam. Bima Arya melihat KRL yang terguling itu.

Diketahui, ada 3 gerbong KRL yang anjlok dan terguling. Salah satu gerbong tersebut merupakan gerbong khusus wanita.
Korban KRL terguling itu dibawa ke RS Salak. Belum diketahui jumlah pasti korban dari kecelakaan tersebut.
Karena kecelakaan tersebut, perjalanan KRL menuju Bogor lumpuh.
(gbr/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jalani Sidang Hoaks, Ratna Sarumpaet Acungkan 2 Jari

Liputan6.com, Jakarta – Ratna Sarumpaet memasuki ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dia menjalani sidang perdana kasus penyebaran hoaks mengenai penganiayaannya.

Pantauan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019) sekitar pukul 09.27 WIB, Ratna Sarumpaet duduk di kursi pesakitan. Dia mengenakan kemeja putih dan rompi tahanan warna oranye.

Ketika awak media meminta foto ketika duduk di kursi persidangan, Ratna mengacungkan dua jarinya.

Ratna Sarumpaet akan mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum.

Jaksa dalam sidang Ratna Sarumpaet ini adalah Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany, dan Las Maria Siregar. Nantinya, sidang diketuai Joni yang juga menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemudian, hakim anggotanya Kris Nugroho dan Merry Taat Anggarasih.

Sementara, Polisi menjerat Ratna Sarumpaet dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

2 dari 3 halaman

Kasus Ratna

Kasus penyebaran berita hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet bermula ketika beredar foto dirinya dengan kondisi wajah lebam dan bengkak cukup parah pada 2 Oktober 2018.

Ratna mengaku dianiaya oleh beberapa orang di Bandung, Jawa Barat pada 21 September 2018. Kala itu, aktris dan aktivis HAM ini mengaku baru pulang bersama rekannya dari Sri Lanka dan Malaysia setelah mengikuti konferensi internasional.

Sejumlah politikus, terutama dari Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bersuara dan mengecam penganiayaan tersebut. Apalagi Ratna Sarumpaet merupakan anggota pemenangan pasangan capres cawapres tersebut.

Bahkan, Prabowo Subianto mengaku akan bergerak mengusut hal tersebut dengan menemui Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Namun ternyata dia berbohong. Dia menjalani bedah plastik di Rumah Sakit Bina Estetika, Ratna Sarumpaet masuk hari Jumat, 21 September 2018 pukul 17.00 WIB.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

PN Jaksel Larang Media Siarkan Langsung Sidang Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melarang sidang perdana kasus hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet disiarkan media secara langsung.

Hal tersebut disampaikan Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ahmad Guntur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jaksel, Kamis (28/2/2019).

“Saya barusan berkordinasi dengan ketua majelis, bahwa pengambilan gambar di awal dipersilakan, nanti sebelum dibuka akan diberikan kesempatan peliputan media, yang tidak boleh proses persidangan,” kata Guntur.

Menurut dia, aturan yang diterapkan ini akan berlaku seterusnya. “Pengadilan punya aturan,” kata Guntur.

Meski demikian, persidangan tetap diberlakukan terbuka. Hanya saja, Guntur menegaskan, membatasi siaran langsung proses persidangan.

“Di luar ruang sidang boleh (siaran langsung),” kata Guntur.

2 dari 2 halaman

Sidang Perdana

Ratna Sarumpaet akan menjalani sidang perdana kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Kamis (28/2/2019). Terdakwa penyebaran hoaks ini akan mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum.

“Apabila tidak ada halangan sesuai jadwal yaitu pukul 09.00 WIB. Sidang terbuka untuk umum,” ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur pada Jumat 22 Februari 2019.

Jaksa dalam sidang Ratna Sarumpaet ini adalah Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany, dan Las Maria Siregar. Nantinya, sidang diketuai Joni yang juga menjabat Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kemudian, hakim anggotanya Kris Nugroho dan Merry Taat Anggarasih.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Supardi mengaku optimistis jaksa penuntut umum (JPU) dapat memenangkan proses persidangan melawan Ratna Sarumpaet dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Iya kalau sudah melengkapi, mesti optimis. Kalau dakwaan lengkap berarti kan optimis, memenuhi unsur pasal yang disangkakan,” kata Supardi di Jakarta, Selasa 26 Februari 2019

Sidang Perdana Kasus Hoax Ratna Sarumpaet Digelar Hari Ini

Jakarta – Sidang perdana kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet digelar hari ini. Sidang akan dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Joni.

“Rencana sidang jam 09.00 WIB pagi,” kata pengacara Ratna, Insank Nasruddin, saat dihubungi, Kamis (28/2/2019).

Insank mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan tim pengacara untuk menghadapi sidang tersebut. Selain itu, Insank mengatakan anak-anak Ratna termasuk Atiqah Hasiholan akan memberi dukungan di sidang perdana.

“Insyaallah datang, memberi support,” ujar dia.

JPU dalam perkara ini yaitu Kasipidum Kejari Jaksel Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany, dan Las Maria Siregar.

Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoax untuk membuat keonaran. Ratna dijerat dengan UU Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE.

Ratna menjadi tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna Sarumpaet memang mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta penelusuran isu penganiayaan.

(knv/fai)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Terbebani Harga Avtur, Air Asia Rugi Rp 998 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – PT AirAsia Indonesia Tbk (AAID) mencatatkan kenaikan pendapatan 54 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 1,32 triliun dari Rp 1,02 triliun pada periode yang sama di tahun lalu.

Meski begitu, perseroan mengalami kerugian sebesar Rp 998 miliar. Beban usaha ini disebabkan pelemahan nilai mata uang rupiah dan juga tingginya harga avtur.

Adapun total avtur di tahun 2018 naik 53 persen dengan harga avtur rata-rata sebesar USD 85 per barel dibandingkan harga rata-rata 2017 sebesar USD 64 per barel.

Beban usaha lainnya seperti biaya sewa, pemeliharaan, dan perbaikan pesawat juga meningkat disebabkan oleh pelemahan rupiah dan tambahan pesawat pada kuartal IV-2018.

“2018 merupakan tahun yang sangat penuh tantangan bagi operasional kami. Profitabilitas kamu juga sangat terdampak oleh meningkatnya biaya operasional yang didorong oleh peningkatan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah sepanjang tahun,” ujar Direktur Utama PT AirAsia Tbk Dendy Kurniawan di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Dia melanjutkan, pada tahun ini, dirinya optimistis dapat memperbaiki kinerja perseroan dan memperbesar pangsa pasar yang tanda-tanda perbaikanya telah terlihat di awal tahun 2019.

“Dengan kondusifnya lingkungan usaha, serta penurunan harga bahan bakar dan penguatan nilai mata uang rupiah, kami berencana untuk membuka hub baru di Lombok dan menambah 3 unit pesawat ke dalam armada kami sejalan dengan perluasan operasi ke bagian Timur Indonesia,” jelas dia.

2 dari 2 halaman

Pertamina Turunkan Harga Avtur

PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur yang berlaku pada 16 Februari 2019 mulai jam 00.00 waktu setempat.

Media Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan, Pertamina secara rutin melakukan evaluasi dan penyesuaian harga avtur secara periodik, yaitu sebanyak dua kali dalam sebulan.

Untuk periode 16 Februari 2019, harga avtur mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

“Harga baru avtur ini sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara,” kata Arya, Di Jakarta, Sabtu (15/2/2019).

Arya mencontohkan, harga avtur (published rate) untuk Bandara Soekarno Hatta Cengkareng mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 8.210 per liter menjadi Rp .7.960 per liter.

Harga ini lebih rendah sekitar 26 persen dibandingkan harga avtur (published rate) di Bandara Changi Singapura yang terpantau per tanggal 15 Februari 2019 sekitar Rp 10.769 per liter.

“Penyesuaian harga avtur dilakukan dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak dunia, nilai tukar rupiah dan faktor lainnya,” tuturnya.

Ratna Sarumpaet Disidang Besok, Jaksa Optimis Menang

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan, Supardi mengaku optimis jaksa penuntut umum (JPU) dapat memenangkan proses persidangan melawan Ratna Sarumpaet dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Iya kalau sudah melengkapi, mesti optimis. Kalau dakwaan lengkap berarti kan optimis, memenuhi unsur pasal yang disangkakan,” kata Supardi di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Supardi menyebut kasus Ratna bukanlah hal yang istimewa, sehingga jaksa tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi kasus tersebut.

“Apa sih istimewanya, itu perkara biasa, ada perbuatan, ada pasal. Ini kan perkaranya handel dari jaksa agung, artinya jaksa dari Kejati dan Kejari ikut. Itu sudah lumrah, bukan ini tok,” ucapnya.

Sedangkan untuk pengamanan, Supardi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. Ratna dijadwalkan menjalani sidang perdana pada Kamis, 28 Februari 2019 mendatang.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Warih Sadono menyebut sidang Ratna Sarumpaet tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Joni dengan dua hakim anggota, Krisnugroho dan Mery Taat Anggarasih. Sedangkan untuk JPU ada Arya Wicaksana, Sarwoto, Donny M Sany dan Las Maria Siregar.

“Dakwaannya satu ya. Nanti kita buka perbuatannya bagaimana, di sana kita kemukakan. Kalau saya buka di sini nanti enggak seru di sananya,” kata Warih.

2 dari 3 halaman

Ratna Tulis Buku

Pengacara Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin mengatakan, kliennya memanfaatkan waktu dengan menulis buku saat berada dalam tahanan.

“Aktivitas Ibu Ratna ya menulis buku,” kata Insank.

Menurut dia, Ratna menulis buku tentang perjalanan hidupnya. Namun, dia menyebut Ratna belum berniat untuk menerbitkan bukunya itu.

“(Bukunya) tentang perjalanan hidupnya, perjalanan pribadinya, fokus pada diri sendiri. Apakah diterbitkan atau tidak, itu urusan lain, Ibu Ratna hanya menulis saja dulu,” ujar Insank

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tol Semarang-Demak Target Mulai Konstruksi pada 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) menargetkan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 Km mulai dikerjakan konstruksinya pada 2019. 

Keberadaan tol ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas dan menambah kapasitas jaringan jalan yang sudah ada untuk melayani kawasan utara Jawa. 

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyatakan, desain sebagian jalan tol Semarang-Demak akan terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang. 

“Diharapkan apabila Jalan Tol Semarang-Demak sudah selesai, maka banjir rob di Semarang akan tertangani karena sekaligus berfungsi sebagai tanggul rob dan bersinergi dengan pembangunan tanggul, polder, dan rumah pompa yang dikerjakan oleh Ditjen Sumber Daya Air,” kata dia dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa (26/2/2019).

Pembangunan jalan tol senilai investasi sekitar Rp 15,3 triliun ditargetkan akan berlangsung selama 2 tahun.

Konstruksi Jalan Tol Semarang-Demak membutuhkan lahan seluas 1.887.000 meter persegi. Lahan dibagi menjadi dua seksi, yakni Seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak.

Secara teknis, Jalan Tol Semarang-Demak direncanakan memiliki empat simpang susun, yakni Kaligawe, Terboyo, Sayung, dan Demak.

Kecepatan rencana 100 km per jam dengan arah pelebaran pada jalan tol ini merupakan pelebaran ke dalam dengan jalur awal 2×2 dan jalur akhir 2×3. 


2 dari 2 halaman

Urai Kemacetan di Genuk dan Kaligawe

Di sisi lain, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit mengatakan, kehadiran ruas tol ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di sekitar kawasan industri di wilayah Genuk dan Kaligawe yang kerap dilanda banjir rob.

“Harapannya pembangunan tol ini sekaligus merevitalisasi kawasan industri di sana. Begitu jalan tolnya dibangun kawasan industri tidak lagi terdampak rob, sehingga bisa kembali membangkitkan ekonomi baru di sana,” ungkap dia.

Saat ini, ia menambahkan, proyek jalan tol tersebut masih dalam tahapan lelang investasi, dimana sudah ada 4 konsorsium lulus dalam proses pra kualifikasi dan selanjutnya akan lanjut ke tahap pemasukan penawaran. 

Keempat konsorsium itu antara lain PT Jasa Marga (Persero), PT Waskita Toll Road, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero). Lalu ada konsorsium PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), PT Misi Mulia Metrical, PT China Harbour Indonesia, dan Sinohydro Corporation Limited. 

“Jika semua berjalan sesuai rencana lelang, proses penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) bisa dilakukan pada awal Mei 2019,” ujar Danang. 


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi ‘Dikerdilkan’, TKN Singgung Rizal Ramli Salah Data soal Utang

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin membela capresnya yang ‘dikerdilkan’ Rizal Ramli perihal pidato soal konsesi tanah di Konvensi Rakyat. TKN menilai Rizal Ramli tak paham konteks dan menyinggung soal data tanah yang salah.

“Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak tahu konteks, jadi diminta supaya Pak Rizal Ramli banyak baca. Pak Rizal Ramli soalnya salah baca, data hutang salah, sekarang salah lagi. Kalau dia susah baca, jangan banyak komentar. Dia nggak tahu konteks,” ujar Jubir TKN, Arya Sinulingga saat dihubungi Senin (25/2/2019).

Rizal Ramli sebelumnya mengkritik pidato Jokowi soal tanah dalam jumpa pers di Jalan Tebet Barat Dalam IV No 7, Jakarta Selatan. Rizal menilai apa yang disampaikan Jokowi soal konsesi lahan seolah tebang pilih. Jokowi, menurut dia, hanya mengejar konsesi yang dimiliki kubu lawannya di Pilpres 2019.

Kembali ke Arya, politikus Perindo itu pun membantah tudingan Rizal Ramli. Arya mengatakan, pidato Jokowi perihal konsesi bukan untuk menagih dikembalikannya lahan negara.

“Kalau mau dikembaliin, dikembaliin aja. Kata Pak Jokowi kan begitu, kalau ada yang mau kembaliin silakan kembaliin. Jadi bukan menargetkan, kalau Pak Prabowo nggak ngomong mengembalikan kan, nggak ada omongan mengembalikan. Jadi Pak Rizal Ramli itu nggak fokus, jadi kan yang menantang Pak Prabowo sendiri. Pak Jokowi nggak pernah ngomongin suruh kembaliin. Kan nggak ada, kan Prabowo sendiri yang bilang,” jelasnya.

“Jadi HGU itu nggak ada masalah, nggak dipersoalkan, cuma pertama tadi soal diingatkan, Pak Prabowo itu pernah ngomong, tanah dimiliki elit, ternyata dia juga elitnya,” tambahnya.

Isu soal lahan ini pertama kali disinggung dalam debat capres kedua pada 17 Februari lalu. Saat di panggung debat, Jokowi mengungkap Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh. Ia menegaskan pembagian lahan tersebut tidak dilakukan di era pemerintahannya.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur. Sebesar 220 ribu hektare,” kata Jokowi dalam debat.

Merespons capres petahana itu, Prabowo mengakui memang menguasai ratusan ribu hektare tanah di berbagai tempat. Dia siap mengembalikan tanah itu untuk negara, namun ada ‘tapi’-nya.

“Saya minta izin, tadi disinggung tentang tanah yang katanya saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat. Itu benar, tapi itu adalah HGU (hak guna usaha), itu adalah milik negara,” ujar Prabowo.
(idn/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Perindo: AHY Punya Pengalaman Tanding di Pilkada, Wajar Pimpin PD

Jakarta – Partai Perindo menilai wajar jika Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin partai. AHY dinilai punya pengalaman politik pasca tanding di Pilkada 2017.

“Ya wajar juga, karena kan Pak AHY juga orangnya masih muda. tentunya apalagi kan beliau sudah pernah ikut tanding juga di Pilkada, punya pengalaman seperti itu, wajar kalau Demokrat mengajukan orang-orang mudanya sebagai ketua umum,” ujar Ketua DPP Partai Perindo Arya Sinulingga saat dihubungi Senin (25/2/2019).

Isu AHY mengambil alih takhta ketua umum partai lantaran SBY berfokus menjaga istrinya, Ani Yudhoyono, yang tengah dirawat di Singapura. PD sudah membenarkan soal adanya kemungkinan pergantian ketum.

Perindro mengganggap pengalaman politik AHY cukup untuk memimpin PD. Apalagi, saat ini menurutnya banyak parpol yang dipimpin generasi muda. Sehingga menurut Arya, AHY cocok jika menggantikan SBY.

“Sekarang kan banyak ketua partai yang muda juga, jadi bukan sesuatu yang luar biasa, mas AHY juga sudah punya pengalaman politk. Jadi bagus lah,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PD, Didik Mukrianto mengatakan kader berharap agar AHY atau adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) alias Ibas memimpin perjuangan PD di Pemilu 2019. Meski begitu, kehadiran SBY disebut Didik masih diharapkan. Untuk bisa menggantikan posisi SBY, maka kehadiran anak-anaknya untuk memimpin Demokrat dirasa sangat diperlukan.

“Menghadapi Pileg ini PD butuh energi ekstra untuk kampanye dan menyapa rakyat. Pak SBY sangat tidak mungkin karena Ibu Ani sedang membutuhkan kedekatan Pak SBY. Rakyat sangat merindukan SBY untuk bisa menyapa mereka, meskipun mereka menyadari ketidakmungkinan saat ini untuk hadirnya SBY. Maka mereka berharap AHY dan atau EBY yang bisa menggantikan sosok SBY,” ungkap Didik.
(idn/aud)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal Data Hoaks, Ini Tanggapan TKN

Liputan6.com, Jakarta – Koalisi masyarakat antihoaks melaporkan calon presiden nomor urut 01, Jokowi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan kebohongan publik terkait data yang disampaikan saat debat kedua Pilpres 2019 pada Minggu 17 Februari 2019.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga mengaku tidak memusingkan hal tersebut.

Sebab, data yang disampaikan Jokowi saat debat bukanlah suatu kebohongan. Misalnya saja, soal permasalahan sengketa tanah yang dikatakan semakin berkurang di Indonesia.

“Laporin aja. Laporin aja. Ya tapi coba bandingkan pada zaman sebelumnya. Jauh banget turunnya (sengketa tanah),” ujar Arya di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (25/2/2019).

“Berkurang ya memang berkurang, siapa bilang enggak berkurang, sangat jauh berkurang dibandingkan sebelumnya, gitu. Dulu kan konflik-konflik agraria itu kan banyak banget,” lanjutnya.

Ia mengatakan, seharusnya mereka yang melaporkan Jokowi tersebut juga sadar bahwa calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sendiri seringkali menyebutkan data yang tidak akurat.

“Itu Prabowo ngomong bahwa harga beras paling mahal di Indonesia itu gimana. Hoaks bukan. Baru ketika Ratna Sarumpaet, hoaks enggak penyebaran dia. Dibilang bahwa dia korban, itu gimana. Harusnya 02 langsung membawa Pak Prabowo ke Bawaslu mengaku bahwa salah gitu loh, kan udah terbukti salah,” tutur Arya.

Arya menegaskan, dengan ini TKN juga akan semakin gencar menumpas serangan yang ditujukan kepada Paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin dengan semakin mendekatnya pelaksanaan Pilpres 2019.

“Memang betul ini antisipasinya kita serangan makin dari tim media, tim sosmed kita kan makin kencang ya, membuka semua apa yang mereka (kubu Prabowo) buat gitu,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: