Eden Hazard Bakal Selalu Bikin Manajer Chelsea Frustrasi

London – Eden Hazard mengaku akan selalu membuat manajer Chelsea frustrasi. Hazard menyebut manajer The Blues merasa frustrasi karena menuntutnya untuk selalu tampil apik.

Gelandang timnas Belgia itu merupakan pemain penting di lini tengah skuat London Biru. Mulai berseragam Chelsea pada 4 Juni 2012, Eden Hazard turut mempersembahkan lima trofi juara, termasuk dua gelar Premier League dan satu titel juara Liga Europa.

Penampilan apik Hazard masih berlanjut pada musim ini. Dia telah mendulang 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi bersama The Blues.

Meski begitu, performa impresif Eden Hazard masih belum mendongkrak posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League. Klub asuhan Maurizio Sarri itu tertahan di posisi empat dengan nilai 47.

Alhasil, Sarri menuntut Hazard untuk terus mendulang gol. Situasi serupa juga pernah dialami pemain 28 tahun tersebut saat Chelsea masih ditangani Antonio Conte dan Jose Mourinho.

“Saya tidak hanya membuat Conte frustrasi. Dalam karier saya, saya telah membuat frustrasi semua manajer. Sekarang, saya membuat Sarri frustrasi. Saya membuat Mourinho frustrasi,” ujar Hazard.

“Mereka semua berpikir Anda perlu mencetak lebih banyak gol, melakukan lebih banyak hal, dan lebih banyak lagi. Saya juga akan membuat frustrasi manajer berikutnya yang saya miliki,” paparnya.

Eden Hazard memang pemain paling bersinar di Chelsea pada musim ini. Dengan koleksi 12 gol tersebut, Hazard menjadi top skorer The Blues, unggul tiga gol atas Alvaro Morata.

Sumber: FourFourTwo

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Ada Ferguson di Balik Kebangkitan MU Bersama Solskjaer

Manchester – Ole Gunnar Solskjaer tak malu membeberkan ada peran Alex Ferguson di balik kebangkitan MU. Solskjaer mengaku Ferguson terus berpesan pada pemain untuk meraih kemenangan di setiap laga.

Solskjaer membawa MU meraih kemenangan 2-1 atas Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Sabtu (19/1/2019). Itu merupakan kemenangan ketujuh beruntun The Red Devils di bawah asuhan Solskjaer.

“Jika kami bisa menjaga momentum ini terus, kemenangan akan diraih. Kami bisa mendapatkan banyak poin dan menaikkan posisi di tabel klasemen,” kata Solskjaer.

“Sir Alex Ferguson dulu sering memberikan para pemain tantangan. ‘Mengapa kalian tidak sekalian memenangi 10 laga beruntun?’. Setiap kali menang, kami siap pada laga berikutnya,” lanjut Solskjaer.

Pada laga melawan Brighton and Hove Albion, dua gol kemenangan Manchester United dicetak Paul Pogba dan Marcus Rashford. Kemenangan itu membawa Manchester United semakin mendekati poin Chelsea yang berada di posisi keempat klasemen sementara Premier League.

MU bersama Arsenal memiliki 44 poin. Sementara itu, Chelsea hanya berjarak tiga poin dari dua tim tersebut.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-23

Liputan6.com, London – Liga Inggris telah menyelesaikan pekan ke-23. Klub-klub papan atas meraih hasil positif pada pekan ini.

Liverpool mampu menang 4-3 atas Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (19/1/2019). Kemenangan ini membuat Liverpool tetap memuncaki klasemen sementara.

Manchester City sebagai pesaing terberat juga meraih kemenangan meyakinkan pada Liga Inggris pekan ke-23. Bermain di kandang Huddersfield, City menang tiga gol tanpa balas.

Hasil itu membuat City tetap menjaga persaingan di papan atas. The Citizens mengoleksi 56 poin atau berselisih empat poin dengan Liverpool.

Tottenham Hotspur yang berada di posisi ketiga juga meraih hasil positif. Menjalani derby London melawan Fulham, Spurs menang dengan skor tipis 2-1.


2 dari 3 halaman

Hasil Lain

Big match Liga Inggris pekan ke-23 mempertemukan Arsenal dengan London. Hasilnya, The Gunners menang dengan skor 2-0.

MU juga terus menunjukkan kualitasnya. Setan Merah menang 2-1 melawan Brighton di Old Trafford.

Berikut hasil lengkap Liga Inggris pekan ke-23:

3 dari 3 halaman

Hasil Liga Inggris

Wolverhampton 4 – 3 Leicester City

AFC Bournemouth 2 – 0 West Ham United

Liverpool 4 – 3 Crystal Palace

MU 2 – 1 Brighton

Newcastle 3 – 0 Cardiff City

Southampton 2 – 1 Everton

Watford 0 – 0 Burnley

Arsenal 2 – 0 Chelsea

Huddersfield 0 – 3 Manchester City

Fulham 1 – 2 Tottenham

Saksikan video pilihan di bawah ini

Sikat Chelsea, Emery Puji Kualitas Striker Arsenal

Liputan6.com, London – Unai Emery menyanjung penampilan striker Arsenal, Pierre Emerick-Aubameyang. Manajer asal Spanyol itu menilai Aubameyang sebagai pemain yang serbabisa.

Aubameyang tidak mencetak gol saat Arsenal menang lawan Chelsea, Sabtu (19/1/2019). Ia justru ditempatkan sebagai gelandang serang dalam laga tersebut.

Menariknya, Aubameyang langsung menunjukkan kualitasnya meski posisi aslinya sebagai striker murni. Ia mampu mengobrak-abrik pertahanan Chelsea dengan pergerakannya.

“Aubameyang bisa bermain di kiri maupun kanan. Dan saat dia ditempatkan di berbagai posisi yang paling menonjol adalah sikap dan mentalnya,” kata Emery seperti dilansir Evening Standard.

“Dia selalu mau menjalankan apa yang saya suruh. Padahal dalam laga kemarin pun dia diturunkan sebagai gelandang serang,” kata Emery yang baru menangani Arsenal musim panas kemarin.

2 dari 2 halaman

Ganti Formasi

Saat melawan Chelsea, Aubameyang juga diturunkan bersamaan dengan Alexandre Lacazette. Padahal biasanya keduanya dipasang secara bergantian.

“Semua tergantung siapa lawannya. Saya hanya mencari komposisi terbaik dalam tim ini,” kata Emery.

“Mungkin di laga lain hanya satu striker yang dibutuhkan. Jadi tak mungkin keduanya selalu saya duetkan,” katanya menambahkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Catatan Istimewa Manchester City Setelah Lumat Huddersfield Town

Huddersfield – Manchester City berhasil menorehkan prestasi istimewa saat menang 3-0 atas Huddersfield Town pada laga pekan ke-23 Premier League, Minggu (20/1/2018). City menjadi klub pertama di liga utama Eropa yang membukukan 100 gol pada musim ini. 

Landmark tersebut diukir tim besutan Pep Guardiola tersebut pada menit ke-18, saat Danilo membobol gawang Huddersfield. 

Posisi kedua dalam kategori ini ditempati klub League 1, Paris Saint-Germain (PSG). Kemenangan 9-0 atas Guingamp di Ligue 1, Sabtu (19/1/2019), membawa PSG mengoleksi 90 poin pada musim ini. 

Posisi ketiga ditempati Barcelona (La Liga) yang melesakkan 78 gol, diikuti Sevilla (La Liga) yang mengukir 71 gol. 

Barcelona have scored 78 times this term, seven more than LaLiga counterparts Sevilla.

Tiga posisi berikutnya ditempati klub-klub Premier League, yaitu Tottenham Hotspur (70), Arsenal (68), dan Liverpool (65). 

Manchester City sedang terlibat pacuan juara sengit di Premier League melawan Liverpoo. Berkat kemenangan kontra Huddersfield, City kini kembali hanya berselisih empat angka dari Liverpool. 

Sumber: Bola.com

Chelsea Tumbang, Ferdinand Kritik Jorginho

Liputan6.com, London – Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand memberikan kritikan keras kepada gelandang Chelsea, Jorginho. Ia menilai sang gelandang tidak berkontribusi di lini tengah The Blues saat kalah dari Arsenal.

Chelsea sendiri kembali menelan kekalahan di pertandingan pekan ke 23 Premier League musim ini. Mereka harus kehilangan poin saat berhadapan dengan Arsenal dini hari tadi setelah tumbang dengan skor 2-0.

Pada laga itu Chelsea kesulitan mengimbangi permainan agresif Arsenal. Mereka tercatat hanya mampu membuat 1 tembakan tepat sasaran ke gawang Bernd Leno pada laga tersebut.

Ferdinand sendiri menilai kekalahan Chelsea ini disebabkan Jorginho yang tidak bermain optimal pada laga itu. “Jorginho adalah pemain yang bertugas untuk mengatur tempo permainan,” buka Ferdinand di BT Sports.

Ferdinand menilai Jorginho adalah pusat permainan Chelsea, namun ia menilai pemain Timnas Italia itu sama sekali tidak berkontribusi dalam penciptaan gol The Blues.

“Para pemain Chelsea memberikan bola kepadanya dan ia mengatur aliran bola itu ke area serang lawan, dan saya harus akui dia sangat baik dalam aspek itu.”

“Namun jika anda lihat berapa banyak assist yang ia buat musim ini? Dia sudah melakukan 2000 umpan namun ia tidak membuat satupun assist.”

2 dari 2 halaman

Minim Dampak

Banyak pihak menilai Jorginho tidak berkontribusi banyak untuk gol Chelsea karena posisinya sebagai gelandang bertahan. Namun Ferdinand menyangsikan hal tersebut karena ia menilai eks Napoli itu tidak memberikan sesuatu yang berarti untuk lini pertahanan The Blues.

“Dia bukan seorang pemain bertahan yang bagus. Pada pertandingan seperti ini, melawan tim-tim besar, ia harus terus berlari di lini tengah. Namun nyatanya ia tidak bisa berlari.”

“Ketika ia tidak bisa berlari, ia tidak memberikan dampak apapun pada lini pertahanannya. Ia juga tidak memberikan apapun kepada lini serangnya dan itu tidak cukup baik untuk dirinya.” tandas mantan pemain Timnas Inggris tersebut.

Berkat kekalahan ini, jarak Chelsea dengan Arsenal dan Manchester United yang semula ada di enam poin turun menjadi tiga poin saja.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Higuain Segera Diperkenalkan, Chelsea Terus Berburu Pemain

Liputan6.com, London – Chelsea segera memperkenalkan Gonzalo Higuain sebagai pemain anyar mereka besok (21/1/2019). Namun, klub London Barat itu masih terus berburu pemain anyar di bursa transfer musim dingin bulan ini.

Higuain datang ke Chelsea dengan status pinjaman dari Juventus hingga akhir musim ini. Penyerang Timnas Argentina itu segera bereuni dengan mantan pelatihnya di Napoli, Maurizio Sarri, yang kini menukangi The Blues.

Jika Higuain mampu bermain gemilang hingga akhir musim ini, Chelsea dapat mengaktifkan klausul perpanjangan pinjamannya sampai satu musim berikutnya. Kehadiran Higuain diharapkan bisa menjadi solusi lini depan Chelsea.

Pada paruh pertama musim ini, Higuain membela AC Milan. Pemain berusia 31 tahun itu dikabarkan tidak betah di San Siro dan langsung menerima ketika ada tawaran dari Chelsea.

Kepindahan Higuain ke Chelsea sendiri diharapkan dapat mengulangi performa sang pemain kala dilatih Sarri di Napoli, tempat ia mencetak 36 gol pada dua musim lalu.

Direktur Chelsea Marina Granovskaia diperkirakan akan merampungkan kesepakatan untuk Higuain. Hal itu membuat Sarri yakin dapat memperkuat daya gedor skuatnya.

2 dari 3 halaman

Tingkatkan Tim

“Marina tahu pendapat saya tentang cara meningkatkan tim. Saya yakin karena saya tahu Marina bekerja sangat keras.” kata Sarri, seperti dilansir Mirror.

Pelatih asal Italia itu berharap Higuain tidak akan menjadi satu-satunya pemain yang datang ke Stamford Bridge sebelum bursa transfer ditutup pada 31 Januari.

3 dari 3 halaman

Gelandang Zenit

Chelsea berusaha mencari pengganti Cesc Fabregas, yang pindah ke Monako, dengan pemain Zenit St Petersburg Leandro Paredes menjadi sasaran utamanya.

Pemain Cagliari, Nicolo Barella, juga masuk dalam daftar beli klub London tersebut meski diperkirakan gelandang itu akan tetap berada di Serie A hingga akhir musim.

Saksikan video menarik di bawah ini

Arsenal Bungkam Chelsea, Maurizio Sarri Ngamuk

Liputan6.com, London – Manajer Chelsea, Maurizio Sarri dikabarkan mengamuk kepada pemainnya usai kalah 0-2 dari Arsenal pada lanjutan Liga Inggris di stadion Emirates, Sabtu (19/1/2019). Hasil ini sangat mengecewakan manajer asal Italia tersebut.

Dia marah besar usai melihat timnya dikalahkan oleh Arsenal. Bahkan, Sarri sempat menunda hadir pada sesi wawancara dengan media yang lazim digelar beberapa saat setelah laga rampung.

Chelsea menelan kekalahan saat berjumpa Arsenal di laga pekan ke-23.Kekalahan ini membuat Chelsea makin rentan dikejar Arsenal dan MU yang saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris.

Dua gol yang bersarang ke gawang Chelsea dicetak oleh Alexandre Lacazette dan Laurent Koscielny. Keduanya terjadi di babak pertama. Hasil ini kontras dengan perjumpaan pertama musim 2018/19 saat Chelsea menang 3-2.


2 dari 3 halaman

Maurizio Sarri Marah

Bukan hanya kalah, Chelsea juga bermain tidak cukup baik. Sepanjang laga, hanya ada satu tendangan ke gawang yang mampu dilakukan oleh Eden Hazard dan kolega. Tentu saja ini bukan sebuah catatan yang bagus.

Tidak heran jika kemudian Maurizio Sarri mengaku marah dengan performa anak asuhnya di laga melawan Arsenal.

“Saya benar-benar marah dengan pendekatan yang kami pakai hari ini. Saya bisa mengerti bahwa ketika melawan tim kuat Anda bisa mengalami situasi menyulitkan setiap waktu. Tapi, kami harus memberi reaksi lebih baik,” ucap Sarri dikutip dari Four Four Two.

“Itu adalah pendekatan yang tidak bisa kami terima. Itu sama dengan [kalah 1-0 lawan] Tottenham. Kami pikir kami akan mengatasi masalah itu, tapi kami merasa kesulitan menemukan motivasi untuk bangkit,” tandas Sarri.

3 dari 3 halaman

Bukan Soal Taktik

Maurizio Sarri menyebut kekalahan yang dialami oleh Chelsea bukan soal taktik uang diterapkan di laga tersebut. Taktik yang dipakai sudah benar, menurut Sarri. Tapi, Chelsea kalah lantaran Arsenal punya motivasi yang lebih besar.

“Kami tidak bisa bicara soal taktik. Dari sudut pandang teknis, tim berada pada level yang sama. Tapi Arsenal punya tekad lebih besar dari kami.”

“Sepertinya, sebagai sebuah tim, mereka [pemain Chelsea] tidak begitu agresif dalam hal mental. Ini adalah kondisi yang sulit diubah dan membutuhkan waktu untuk bisa melakukannya,” tandas mantan pelatih Napoli.

Sumber: Bola.net

Bukan Morata, Barcelona Segera Boyong Eks Striker Arsenal

Liputan6.com, Jakarta Barcelona sedang sibik mencari penyerang di bursa transfer Januari 2019 ini. Blaugrana ingin mendatangkan pemain depan pelapis untuk mesin gol Luis Suarez.

Pada awal Januari ini, Barcelona baru saja melepas penyerang Munir El Haddadi. Kepergian Munir membuat El Barca praktis tak memiliki striker murni lain selain Suarez. 

Dengan masih main di tiga kompetisi sekaligus, Barcelona merasa perlu adanya tambahan penyerang murni, untuk mengantisipasi jika Suarez cedera atau kelelahan.

Ada beberapa pemain yang dikaitkan dengan Barcelona untuk menjadi pengganti Munir. Mulai dari bomber Chelsea Alvaro Morata hingga mesin gol Girona Cristhian Stuani.

Media Spanyol Sport melaporkan bila Morata dan Stuani kemungkinan batal direkrut. Barcelona akan mendatangkan pemain Meksiko Carlos Vela. Kepindahan Vela ke Nou Camp tinggal selangkah lagi.

Barcelona konon sudah mencapai kesepakatan dengan klub Vela saat ini, Los Angeles FC. Pelatih Ernesto Valverde juga sudah memberi lampu hijau untuk merekrut eks pemain Real Sociedad itu.

2 dari 2 halaman

Dipinjam

Vela hanya akan dipinjam Barcelona selama semusim saja. Blaugrana baru akan mempermanenkannya jika eks pemain Arsenal itu bermain bagus selama masa peminjaman.

Sosok Vela cocok dengan karakter yang dibutuhkan Barcelona. Dia sudah mengenal La Liga dengan baik karena pernah bermain untuk Salamander, Osasuna dan Sociedad.

Vela juga takkan mengeluh jika dijadikan pelapis Suarez. Akan sangat berbahaya bila Barca merekrut pemain dengan nama besar. Sang pemain bakal sering mengeluh jika lebih banyak dicadangkan.

Murkanya Sarri pada Chelsea

LondonChelsea gagal memberikan perlawanan sepadan saat tumbang 0-2 di markas Arsenal. Performa Chelsea tidak bisa diterima sang manajer, Maurizio Sarri.

Bertandang ke Stadion Emirates, Minggu (20/1/2019) dinihari WIB, the Blues tumbang setelah kemasukan gol-gol Arsenal dari Alexandre Lacazette dan Laurent Koscielny di babak pertama.

Marcos Alonso nyaris membuat Chelsea menciptakan gol penyama setelah sepakannya mengenai tiang gawang. Namun, secara keseluruhan Si Biru tampil lesu dan kesulitan menciptakan ancaman berarti.


Sarri menilai Chelsea memperlihatkan penampilan serupa saat ditekuk Tottenham Hotspur 1-3 pada November 2018. Pelatih Italia itu mengaku sangat marah dengan sikap anak-anak asuhannya.

“Saya sangat marah dengan pendekatan yang kami lakukan pada hari ini,” sungut Sarri kepada BT Sport, melalui seorang penerjemah. “Saya paham bahwa melawan tim-tim tangguh Anda bisa bisa menemui banyak kesulitan tapi kami seharusnya bereaksi jauh lebih baik.”

“Ini adalah sebuah pendekatan yang tidak bisa diterima. Sama seperti saat melawan Tottenham. Kami pikir kami sudah mengatasi masalah itu tapi menurut saya, kami kadang-kadang sangat sulit dimotivasi, untuk bangkit di pertandingan-pertandingan semacam ini.”

“Saya tidak masalah sih kalah, tapi saya tidak suka kalau caranya begini. Saya sangat marah karena kekalahan ini akibat mentalitas kami,” sembur dia di konferensi pers.

“Kami bermain melawan tim yang jauh lebih berdeterminasi dan ini adalah sesuatu yang tidak bisa saya terima. Sepertinya sebagai sebuah tim yang terdiri dari banyak pemain, mereka tidak agresif dari sudut pandang mental. Ini sulit diubah karena Anda harus memengaruhi mentalitas mereka dan butuh waktu melakukannya.”

(rin/cas)