KPU Kaji Rekomendasi Bawaslu soal Moderator Debat Capres Ketiga

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal pemilihan moderator debat pilpres ketiga yang akan digelar pada 17 Maret 2019.

Komisioner KPU Viryan Aziz menjelaskan, moderator debat diharapkan memiliki keahlian penguasaan tema dan materi debat, tidak hanya sekedar menjadi pemandu saja.

“Moderatornya diusulkan jangan jadi lalu lintas yang pakai timer, tapi juga mendalami agar debatnya tajam. Juga posisinya jangan membelakangi penoton, itu kan hal teknis ya,” kata Viryan di di kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019).

Terkait nama moderator, Viryan mengatakan KPU masih mendiskusikannya. Namun dia memastikan, nama moderator akan diumumkan pada pekan depan.

“Moderator akan ditetapkan pada rapat berikutnya, rencananya pada tanggal 26 Februari 2019,” jelas Viryan.

2 dari 2 halaman

Dua Calon Moderator

Sebelumnya, KPU telah mengusulkan dua nama calon moderator sebagai pemandu debat ketiga Pilpres 2019. Mereka adalah Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas.

Kendati demikian, usulan tersebut masih dirapatkan oleh pihak terkait, khususnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

“Moderator juga tadi sudah diusulkan oleh KPU, oleh TV penyelenggara, yaitu Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di Gedung KPU RI, Rabu 20 Februari 2019.


Saksikan video pilihan berikut ini:

MotoGP Indonesia Bisa Tarik 100 Ribu Wisman

Jakarta – Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP di 2021 tepatnya di Mandalika, NTB. Ratusan ribu turis akan datang saat event tersebut digelar.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers dari Kementerian Pariwisata, Jumat (22/2/2019). Menurutnya, Mandalika akan diusulkan menjadi destinasi sport tourism.

“Untuk pertama kalinya di Indonesia pada 2021, Mandalika akan menjadi tuan rumah untuk kompetisi MotoGP. Ini membuat Positioning NTB semakin kuat. Ditargetkan kompetisi ini akan mendatangkan 100 ribu wisatawan mancanegara,” jelas Arief.

Menurut dia, dengan menjadi tuan rumah ajang Moto GP pada 2021 maka akan semakin banyak wisman yang berkunjung untuk kepentingan tersebut sehingga perlu dikembangkan infrastruktur pendukung wisata olahraga yang memadai di dalamnya.

“Sebentar lagi dengan adanya MotoGP, pembangunan lapangan golf, dan MICE, saya usulkan Mandalika memiliki positioning sebagai destinasi sport tourism,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP dan komitmen menjadikan Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga, Kementerian Pariwisata akan memberikan bantuan dan dukungan terkait lisensi penyelenggaraan MotoGP.

“Untuk mengadakan MotoGP, kita harus memiliki lisensi. Lisensi tersebut membutuhkan investasi sebesar 9 juta Euro. Kemenpar akan memberikan bantuan sebesar 1 juta Euro. Sisanya, kami mengharapkan kerja sama dari pemerintah daerah,” tutur menteri asal Banyuwangi itu. (bnl/fay)

Menguji Nyali Capres di Arena Debat Tanpa Pendukung

Liputan6.com, Jakarta – Debat putaran kedua baru saja dilaksanakan pada 17 Februari 2019 lalu. Sejumlah peristiwa mengejutkan muncul di debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Mulai dari kericuhan di ruang debat antara pendukung pasangan calon hingga ledakan di dekat lokasi nonton bareng debat.

Dua hari setelahnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) langsung melakukan evaluasi. Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyatakan, terdapat tiga poin utama yang menjadi sorotan evaluasi.

“Pertama terkait format dan mekanisme debat. Itu akan kita evaluasi kemudian terkait dengan tata laksana debat. Tata laksana itu meliputi tata laksana panggung, hal hal yang terkait dengan teknis itu kita juga lakukan evaluasi,” kata Wahyu di Gedung KPU, Rabu 20 Februari 2019.

Keributan antara pendukung pasangan calon juga menjadi perhatian KPU. Wahyu mengungkapkan pihaknya akan mengevaluasi jumlah penoton yang hadir di arena tarung kandidat. Ketertiban, kata Wahyu, harus diutamakan dalam pelaksanaan debat.

“Kita juga melakukan evaluasi terkait aspek ketertiban. Ketertiban ini terkait dengan audience yang diundang dalam debat,” kata dia.

Evaluasi debat kedua, Wahyu berpendapat penting dilakukan guna menyajikan pertarungan adu gagasan para calon selanjutnya.

“Sehingga ke depan akan ada perbaikan-perbaikan dan dimungkinkan ada format dan mekanisme debat yang baru,” ujar dia.

2 dari 5 halaman

Kurangi Massa Pendukung

Keributan antarpendukung calon sempat mewarnai debat kedua. Buntutnya, KPU berencana mengurangi jumlah massa pendukung di dalam ruang debat ketiga.

Masing-masing calon hanya boleh memasukan 50 pendukung ke ruang debat. Hal ini otomatis bisa mengurangi keriuhan.

Ketua KPU Arief Budiman menyebut pengurangan itu untuk menjaga situasi debat lebih tenang dan kondusif.

“Usulan dari Bawaslu juga tadi sudah disampaikan karena debat ini supaya bisa lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih fokus. Jumlah pendukung diusulkan nanti dikurangi, nanti jumlahnya ya kurang lebih 50-an saja dari masing-masing pasangan calon,” kata Arief membebeberkan hasil evaluasi sementara debat kedua capres, di Gedung KPU, Jakarta, Rabu 20 Februari 2019.

Pada debat ketiga yang khususkan untuk cawapres pada 17 Maret 2019, KPU akan memperketat pengamanan bagi para undangan yang masuk ke ruangan debat agar tidak ada membawa atribut kampanye. Selain itu akan ada koordinator yang berjaga-jaga di kursi penonton.

“Catatannya diperlukan nanti koordinator atau floor manager dari masing-masing pihak sehingga nanti kalau terjadi sesuatu yang harus segera diselesaikan nanti floor manager dari masing-masing pihak yang akan menyelesaikan catatan-catatan yang harus diselesaikan saat itu,” ujar Arief.

Koordinator alias floor manager akan bertugas untuk menangani jika keributan antarpendukung kedua paslon.

“Floor manager itu untuk mengatur kalau ada ketidaksepahaman, ada keributan mereka yang menenangkan. Saat debat berlangsung, saat break, pokoknya mereka yang tanggung jawab untuk tim masing-masing,” ujar Ketua KPU ini.

3 dari 5 halaman

Tanpa Nonton Bareng

Selain mengurangi jumlah pendukung di arena debat, KPU juga berencana melarang nonton bareng di sekitar tempat berlangsungnya debat ketiga.

“Itu masih sifatnya usulan. Nanti beberapa hal keputusannya diambil di rapat minggu depan, karena kalau dari sisi kepentingan debat kandidat sebenarnya tidak terlalu penting (nobar),” kata Komisioner KPU Pramono Ubaid di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Pada debat kedua di wilayah nobar sekitaran Hotel Sultan Jakarta, terjadi ledakan yang dinyatakan petasan oleh pihak berwajib.

Ledakan yang terasa bak bom tersebut meledak tak jauh dari titik lokasi nobar kubu 01. Akibatnya, saling tuduh terjadi antar simpatisan yang berujung ke Badan Pengawas Pemilu.

KPU awalnya berpandangan, nobar akan menjadikan debat pilpres semarak. Namun kenyataannya, nobar malah berpotensi ricuh.

“Ya itu makanya, yang terjadi malah memperkuat gesekan, memberi peluang orang provokasi. Ledakan misalnya kemarin, mungkin orang memancing di air keruh, malah bisa saling tuding antar kedua belah pihak. Kan jadi berbahaya,” jelas Pramono.

4 dari 5 halaman

Tanpa Panelis

KPU berencana membahas bersama timses pasangan calon pilpres terkait usulan debat ketiga dilakukan tanpa panelis.

“Tentunya nanti rapat evaluasi dengan tim kampanye akan kita bahas,” ucap Komisioner KPU Viryan Aziz di kantornya, Jakarta, Senin 18 Februari 2019.

Dia berharap, dari parpol pendukung paslon menyampaikan hal ini ke tim kampanye. Sehingga tidak ada lagi pandangan yang berbeda.

“Karena nanti yang akan kita putuskan berdasarkan rapat evaluasi bersama perwakilan kedua paslon,” jelas Viryan.

Sebelumnya, Fadli Zon dan mengatakan, berencana akan mengusulkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar debat ketiga tanpa panelis.

“Kalau dari sistemnya ada sedikit kemajuanlah. Tetapi menurut saya masih kurang. Mungkin nanti tim ini saya usulkan engak usah ada lagi panelis lah,” ujar Fadli Zon di Hotel Sultan.

Menurut Fadli, dalam debat ketiga akan lebih baik jika masing-masing calon wakil presiden yang mengajukan pertanyaan. Sandiaga Uno bertanya kepada Ma’ruf Amin dan sebaliknya.

“Jadi moderator itu cuma lalu lintas, tema harus tetap sesuai, misalnya yang akan datang pendidikan, ya pendidikan. Enggak boleh pendidikan ngomong mengenai hukum atau yang lain gitu ya,” kata Fadli Zon.

Dia menilai, pertanyaan yang diajukan moderator dari panelis seperti kedaluarsa. Lagipula, jika pertanyaan datang dari panelis, yang ditakutkan akan terjadi kebocoran ke pasangan calon.

“Karena pertanyaan-pertanyaan panelis ini menurut saya juga kadang-kadang enggak aktual. Kelihatan dicanggih-canggihkan padahal juga belum tentu penting. Apalagi juga bisa terjadi kebocoran, mudah-mudahan tadi enggak bocor,” tutup Fadli.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Susul Titiek dan HNW, Amien Rais Hadir di Munajat 212 di Monas

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais juga datang ke acara zikir dan doa Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat. Dia langsung bergabung di panggung utama.

Pantauan detikcom Amien Rais tiba di kawasan Monas, Kamis (21/2/2019) sekitar pukul 21.00 WIB. Amien jalan kaki dari arah pintu Monas Patung Kuda menuju panggung utama.

Amien mengenakan baju koko warna putih dan peci warna hitam. Kehadirannya mendapat pengawalan dari sejumlah anggota ormas Laskar Pembela Islam (LPI).

Amien Rais tiba di lokasi Munajat 212 di MonasAmien Rais tiba di lokasi Munajat 212 di Monas Foto: Arief/detikcom

“Buka jalan, buka jalan,” ujar anggota Laskar LPI membantu membuka jalan saat Amien melintasi massa. Amien langsung naik ke panggung utama bergabung dengan para tokoh dan ulama.
Sebelumnya di lokasi juga hadir Titiek Soeharto. Selain itu hadir pula Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua MPR yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. Neno Warisman dan Sekjen Forum Ulama Indonesia (FUI) Muhammad Al-Khaththath.
(hri/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Andi Arief Dapat Kabar Jokowi Jenguk Ani Yudhoyono Hari Ini

Jakarta – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjenguk Ani Yudhoyono yang dirawat di Singapura karena kanker darah. Kabar Jokowi jenguk Ani didapatnya dari protokol Istana.

“Pagi ini mendapat kabar dari protokol Istana bahwa Pak Jokowi dan Ibu Iriana akan menjenguk Ibu Ani Yudhoyono,” kata Andi Arief di Twitter-nya, Kamis (21/2/2019).

Andi punya harapan atas rencana kunjungan Jokowi membesuk Ani. Dia berharap Ani Yudhoyono bisa makin kuat melawan kanker darah.
“Mudah-mudahan kehadiran Pak Jokowi dan Ibu Negara Iriana makin menguatkan Ibu Ani melawan kanker yang dideritanya,” ucap Andi.
Andi bolak-balik ke National University Hospital (NUH) saat Ani Yudhoyono sakit. Menurut Andi, Jokowi akan membesuk Ani Yudhoyono sore waktu Singapura.

“Rencana Pak Jokowi menjenguk pukul 16.00 menurut protokol Istana,” ucap Andi saat dikonfirmasi.

(gbr/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Benarkah Jokowi Serang Pribadi Prabowo Saat Debat? Ini Bunyi Peraturannya

Liputan6.com, Jakarta Debat capres antara Jokowi vs Prabowo Subianto meninggalkan polemik. Jokowi dituding menyerang pribadi Prabowo saat menyinggung soal kepemilikan lahan di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektare dan 120.000 hektare di Aceh.

Benarkah Jokowi melanggar aturan soal larangan menyerang pribadi saat debat? Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman menjelaskan peraturan soal larangan menyerang personal.

“Di Undang-Undang itu ada, tidak menyerang personal, tapi di Undang-Undang itu yang ada (pernyataan) mengandung SARA, dan ujaran kebencian,” kata Arief di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat.

Aturan itu teruang dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280. Dalam pasal tersebut tertera 10 poin, soal larangan menyerang personal tepatnya di poin tiga.

Berikut bunyi Pasal 280 ayat 1 ada 10 poin tentang pelaksanaan, peserta dan tim kampanye pemilu yang dilarang dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu:

  1. Mempersoalkan dasar negara Pancasila
  2. Melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI
  3. Menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan/atau Peserta Pemilu lain
  4. Menghasut atau mengadu domba perseorangan atau masyarakat
  5. Mengganggu ketertiban umum
  6. Mengancam untuk melakukan kekerasan atau menganjurkan penggunaan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat, dan/atau Peserta Pemilu lainnya
  7. Merusak dan/atau menghilangkan alat peraga kampanye Peserta Pemilu
  8. Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan
  9. Membawa atau menggunakan tanda gambar dan/atau selain dari tanda gambar dan/atau atribut Peserta Pemilu yang bersangkutan
  10. Menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada Peserta Kampanye pemilu.
2 dari 3 halaman

Dilaporkan ke Bawaslu

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, melalui Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) melaporkan Capres petahana Jokowi karena dianggap melakukan penyebaran fitnah terkait kepemilikan tanah oleh Prabowo.

Jokowi dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat 1 huruf c yang mengatur pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan atau peserta pemilu yang lain.

“Kami dari Tim Advokat Indonesia Bergerak telah melaporkan Capres 01 dalam hal ini Jokowi terkait dengan apa yang beliau sampaikan pada saat debat di Hotel Sultan Jakarta. Bahwa pada beliau yang sampaikan lebih pada menyerang pribadi, fitnah,” ujar Djamalluddin Koedoeboen dari TAIB di kantor Bawaslu, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat.

Sementara itu, Capres nomor urut 01 Jokowi menyesalkan adanya laporan tersebut. Dia memandang, lebih baik tak perlu ada debat capres jika sedikit-sedikit dilaporkan.

“Ya debat yang lalu saya juga dilaporkan. Debat yang minggu lalu juga dilaporkan, kalau debat dilapor-laporin enggak usah debat saja lah. Debat kok dilaporkan? Ya gimana?” kata Jokowi di pabrik PT Mayora Indah Tbk, Kabupaten Tangerang.

Jokowi mengatakan, jika dalam debat ada yang salah atau pernyataan yang tidak berkenan pasti sudah diberitahu oleh pihak Bawaslu. “Kan sudah ada, coba ketua Bawaslu dan komisioner Bawaslu ada di situ. Kalau kira-kira enggak anu (sesuai aturan), pasti dibisiki,” kata Jokowi.


Reporter: Syifa Hanifah

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Dukung Festival Cap Go Meh di Singkawang, Grab Kasih Diskon 50%

Jakarta – Grab umumkan partisipasinya dalam festival Cap Go Meh 2019 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Diprediksi acara ini dihadiri lebih dari 70 ribu wisatawan yang akan menyaksikan perayaan “100 Calendar of Events Wonderful Indonesia” 2019 pada 20 Februari 2019.

Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar menjelaskan Grab bangga bisa ikut aktif berpartisipasi untuk mendukung festival budaya di Singkawang. Grab pun ingin turut berpartisipasi dalam memberikan dampak dari sisi kreatif dan komersial, serta turut melestarikan budaya lokal di Kalimantan Barat.

“Kami memiliki misi untuk membawa setiap orang lebih dekat dengan hal-hal yang berarti bagi mereka, termasuk perayaan yang menjadi simbol keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia. Kami senang bahwa partisipasi kami dapat mendorong kelancaran perhelatan ini,” kata Mediko seperti dikutip dari laman resmi Grab, Rabu (20/2/2019).


“Lebih dari sekadar jarak geografis, kami senang memiliki kesempatan untuk mendekatkan masyarakat lokal dan wisatawan, serta menyatukan energi melalui layanan kami yang tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia, termasuk Singkawang,” sambungnya.

Menurutnya sejak siang puluhan ribu wisatawan yang menyesaki jalan Diponegoro, Kota Singkawang, menanti arak-arakan 12 replika naga berukuran 20 meter dan 1.050 patung dalam rangkaian acara puncak Cap Go Meh 2019. Menteri Pariwisata Arief Yahya turut hadir dan membuka Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang ini.

Ia melanjutkan, untuk memudahkan mobilitas warga lokal dan wisatawan, Grab juga menyiapkan GrabStop di berbagai lokasi strategis yang memudahkan penjemputan dan pengantaran saat mengunjungi festival ini.

Sebagai perusahaan ride-hailing pertama yang hadir di Singkawang, Grab menyediakan berbagai layanan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat Singkawang dengan pilihan sistem pembayaran tunai dan nontunai, termasuk layanan GrabCar, GrabBike, GrabExpress, dan GrabFood.

Bahkan Grab juga secara khusus memberikan kode promo CAPGOMEHSKW untuk menikmati potongan harga 50% hingga Rp 15 ribu untuk 5 kali perjalanan menggunakan GrabCar dan GrabBike, khusus bagi pengguna di Singkawang, hingga 28 Februari 2019. (mul/ega)

Bawaslu Minta Massa Jokowi-Prabowo Tak Bawa Alat Peraga Saat Debat Ketiga

JakartaBawaslu menyoroti adanya pendukung capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin yang membawa alat peraga di dalam ruang debat kedua Minggu (17/2) kemarin. Bawaslu minta pendukung kedua kubu tidak membawa alat peraga dan saling ejek saat debat selanjutnya.

“Kesepakatan yang dibuat harus disepakati, misal nggak boleh bawa alat peraga atau alat kampanye seperti kemarin yang dibawa oleh (pendukung) paslon 01 itu dan saat jeda kemudian itu disepakati untuk tidak dipakai. Jadi komitmennya harus sama-sama dibangun dari kedua belah pihak,” kata Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin, di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Selain itu, Bawaslu juga meminta agar para pendukung atau tim hore tidak saling menjelekan. Bawaslu memperbolehkan para pendukung untuk menyemangati kandidat asalkan di waktu yang tepat.

“Dari kami sudah menyampaikan beberapa usulan perbaikan termasuk posisi-posisi duduk terlalu sempit antara jumlah orang dan ruangan kemarin membuat suasana meriah dan juga ungkapan atau semacam hore-hore yang menjelekan. Nah itu kan nggak boleh saling serang tepuk tangan,” ujarnya.

“Kalau pun ada semacam penyemangat ya yang positif ke masing-masing aja tidak untuk menyerang salah satu atau lawan,” ungkapnya.

Oleh karena itu Bawaslu mengusulkan agar jumlah pendukung di ruang debat dikurangi. Hal itu untuk mengurangi keriuhan di dalam ruangan.

“Keriuh rendahan penonton di dalam yang itu kemudian kita sepakati kita rekomendasikan ke KPU untuk mengurangi jumlah pendukung yang diajak, masing-masing paslon kita rekomendasikan hanya membawa 50 suporter,” kata Afif.

Sementara itu, Bawaslu juga akan membahas lagi terkait kandidat capres cawapres yang membawa alat tulis kantor (ATK) seperti pulpen. Sebab, pada debat sebelum ada kesepakatan antar dua kubu, ATK diperbolehkan dibawa ke panggung debat.

“Kesepakatan yang kemarin boleh masalahnya. Kalau itu kemudian dianggap menggangu dan lain-lain, nanti akan disepakati karena ini masih forum evaluasi,” ujar Afif.

Sebelumnya, KPU akan mengurangi jumlah pendukung yang berada di ruang debat dari sebelumnya 100 untuk masing-masing pendukung capres menjadi 50. KPU menyebut hal itu untuk menjaga situasi di dalam ruang debat kondusif.

“Usulan dari Bawaslu juga tadi sudah disampaikan karena debat ini supaya bisa lebih tenang, lebih nyaman, dan lebih fokus. Jumlah pendukung diusulkan nanti dikurangi, nanti jumlahnya ya kurang lebih 50-an saja dari masing-masing pasangan calon,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di kantornya, usai rapat evaluasi debat kedua, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (20/2).
(yld/idn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ketua KPU: Tidak Ada Perubahan Alur Debat Cawapres 17 Maret 2019

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan tidak ada perubahan dari alur acara debat ketiga yang akan diselenggarakan pada hari Minggu (17/3/2019). Peserta debat ketiga hanya untuk calon Wakil Presiden.

Usai menghadiri rapat evaluasi debat kedua di kantor KPU, Jakarta Pusat, Arief menuturkan pihaknya masih membuka komunikasi dan batas waktu selama 1 pekan bagi kedua belah pihak pasangan capres-cawapres.

Jika dalam waktu tersebut ada usulan tambahan, maka kata Arief, KPU dan pihak terkait akan kembali melakukan rapat. Sebaliknya, dalam rentang waktu tersebut tidak ada usulan maka prosedur dan teknis debat akan dilakukan sesuai kesepakatan rapat evaluasi hari ini.

“Ada yang masih meminta waktu akan memberikan tanggapannya pada rapat berikutnya, paling lama satu minggu lagi, paling lama. Kita akan melakukan rapat,” kata Arief, Rabu (20/2).

Pada kesempatan itu pula Arief menyampaikan moderator debat ketiga adalah Alvito Dinova dan Putri Ayuningtyas. Sama dengan pembahasan sebelumnya, usulan nama moderator untuk debat selanjutnya akan berkoordinasi dan diminta persetujuannya kepada dua pihak paslon.

“Karena undang-undang mengatakan bahwa KPU harus berkoordinasi dan mendapat persetujuan dari masing-masing paslon, maka kami memberikan kesempatan kepada 01 dan 02 untuk kemudian memberikan tanggapan apakah usulan moderator itu bisa disetujui atau tidak,” tandasnya.

Arief menambahkan, hal teknis yang juga dibahas pada rapat evaluasi hari ini salah satunya jumlah pendukung yang diperbolehkan masuk ke ruang debat. Ia menuturkan jumlah pendukung paslon yang masuk hanya dibatasi 50 orang saja.

“Jumlah pendukung diusulkan nanti dikurangi, nanti jumlahnya ya kurang lebih 50an saja dari masing-masing pasangan calon. Ini nanti akan ditetapkan semua usulan-usulan ini pada rapat berikutnya,” kata Arief. 

Reporter: Yunita Amalia

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: