Kecelakaan Truk di Tol Kunciran, Arah Bitung Macet 2 km

Jakarta – Terjadi kecelakaan truk muatan besar di Tol Kunciran, Serpong arah Bitung. Akibatnya, terjadi kepadatan di lokasi kecelakaan.

“Dari informasi yang kami terima betul ada kecelakaan truk di Tol Kunciran di kilometer 16 arah Bitung,” kata petugas call center PT Jasa Marga, Ahmad, saat dihubungi Jumat (5/4/2019) pukul 23.36 WIB.

Dampak dari kecelakaan truk ini, lalu lintas menuju lokasi kecelakaan macet 2 kilometer.

“Kecelakaan tunggal,” kata Ahmad.

Belum ada informasi ada atau tidaknya korban kecelakaan tersebut.
(zap/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Truk Terbalik di Tol Arah Cawang Jaktim, Lalu Lintas Padat 1 Km

Jakarta – Sebuah truk bermuatan kertas terbalik di Tol Wiyoto Wiyono arah Cawang, Jakarta Timur (Jaktim). Akibatnya, laju kendaraan tersendat sepanjang 1 kilometer sebelum lokasi kecelakaan.

“Kendaraannya truk, B 9345 CQB bermuatan kertas yang sudah di-packing kotak. Ini kecelakaan tunggal,” kata petugas sentra komunikasi (senkom) Tol Wiyoto Wiyono, Budi, ketika dikonfirmasi detikcom, Rabu (27/3/2019).

Budi mengatakan kecelakaan terjadi pukul 23.02 WIB, dikarenakan ban bagian kanan belakang yang pecah. Truk terbalik, tambah Budi, karena muatan kertas yang terlalu berat.
“Posisi mobil miring ke kiri,” ujar Budi.
Saat ini proses evakuasi sedang dilakukan di lajur lambat dan tengah. Sementara yang bisa dilewati kendaraan hanya lajur cepat.

“Lajur 1 dan 2 ditutup untuk evakuasi. Yang digunakan hanya jalur cepat,” ucap Budi.

Budi menyatakan tak ada korban akibat kecelakaan ini. Pengemudi dinyatakan selamat.

“Pengemudi dalam keadaan baik dan selamat. Sudah dipastikan nggak apa-apa. Untuk kendaraan akan dievakuasi dengan crane,” terang Budi.
(aud/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Arah Harga Emas Pekan Ini Tergantung Keputusan Bank Sentral AS

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas mampu kembali ke level USD 1.300 per ounce pada perdagangan pekan lalu. Untuk pekan ini, harga emas masih akan berada pada level yang sama.

Mengutip kitco, Senin (18/3/2019), analis Komoditas Saxo Bank Ole Hansen mengatakan, pelemahan sebesar 1 persen pada Kamis pekan lalu menunjukkan bahwa pelaku pasar sepertinya belum terlalu yakin bahwa harga emas bakal akan terus melambung.  Meskipun Jumat harga emas kembali menguat tetapi kenaikannya masih terbatas. 

Selain itu, gerak bursa saham yang membaik membuat emas sebagai alternatif instrumen investasi juga tidak terlalu dilirik. Pada pekan lalu indeks acuan S&P 500 naik 3 persen jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Biasanya, harga emas akan terdongkrak jika investor melakukan aksi jua di bursa saham. 

“Saat ini hampir tidak ada kebutuhan akan safe haven sehingga, meskipun diperkirakan masih akan menguat, tetapi sepertinya belum akan terdongkrak tinggi,” jelas Ole Hansen.

Pertanyaan selanjutnya, apa yang akan menjadi katalis atau pendorong harga emas pada pekan ini?

Sekali lagi, semua mata akan tertuju kepada keputusan Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed). Pemangku kebijakan moneter tersebut akan mengadakan pertemuan pekan depan untuk menentukan arah kebijakan suku bunga. 

Ekonom berharap Bank Sentral AS mengungkapkan rencana secara jelas. “Proyeksi pertumbuhan ekonomi tampaknya akan direvisi turun,” kata ekonom di Capital Economics

Meskipun bank sentral diperkirakan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi sehingga berdampak kepada kebijakan suku  bunga, Jasper Lawler, kepala penelitian di London Capital Group, mengatakan bahwa ia tidak mengharapkan Federal Reserve mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan.

Alasannya, Bank Sentral Eropa dua minggu lalu ketika itu mengejutkan pasar dengan mengeluarkan kebijakan yang tak terduga.

Untuk diketahui, pada pekan lalu, Bank Sentral Uni Eropa (ECB) memberikan sinyal adanya stimulus baru dan pemangkasan pertumbuhan ekonomi untuk Uni Eropa, serta pemangkasan proyeksi pertumbuhan ekonomi China dari 6,5 persen menjadi 6 persen untuk 2019.

Waspada Fenomena MJO Bergerak dari Pulau Jawa ke Arah Timur

Liputan6.com, Ambon – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di belahan Indonesia bagian timur untuk mewaspadai fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berdampak berupa peningkatan curah hujan.

“Saat ini, MJO diprakirakan mulai bergerak merambat memasuki wilayah Indonesia bagian timur,” kata Kepala BMKG stasiun Ambon, Sunardi, Minggu (10/3/2019).

Hujan deras dengan intensitas tinggi masih akan terjadi sejak 8 Maret hingga18 Maret di wilayah Indonesia akibat fenomena MJO itu.

Ia mengatakan, pada periode 8-14 Maret 2019 diprakirakan potensi hujan lebat terkonsentrasi di sebagian wilayah pulau Jawa dan wilayah Indonesia Tengah dan lalu ke Timur.

Wilayah-wilayah tersebut antara lain, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat serta Papua.

Pada periode yang sama, diprediksikan akan terdapat beberapa sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi yang juga dapat meningkatkan potensi curah hujan meski cenderung memiliki waktu kejadian yang relatif lebih singkat.

Selain itu juga potensi gelombang tinggi 2,5 hingga 4,0 meter diperkirakan terjadi di Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Lombok, Selat Bali hingga Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, dan Laut Jawa bagian timur.

Selain itu selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Barat Kepulauan Kei, Perairan Utara Kepulauan Tanimbar, Perairan Manokwari hingga Biak.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis terusan, akibat curah hujan tinggi.

“Bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, petir dan jalan licin,” katanya dilansir Antara.

MJO merupakan variabilitas antar-musim di wilayah tropis yang bergerak dari Barat ke Timur. Hal ini terjadi karena interaksi antar-atmosfer dan lautan.

MJO terdiri dari dua fase, yakni basah (konvektif) dan kering. Kedua fase itu menghasilkan perubahan yang bertolak belakang terhadap kondisi cuaca di daerah yang terdampak.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Selain pulau Jawa, BMKG juga memberi peringatan dini di berbagai wilayah Indonesia. Seperti angin kencang, hujan deras, dan gelombang laut.

Buta Sejenak karena Sinar Lampu dari Arah Berlawanan, Ini yang Harus Anda Lakukan

Oleh karenanya, lanjut Soni, kita harus bisa membiasakan diri melihat marka ketika melihat sinar. “Jadi saat kita berkendara malam harus tahu patokannya apa, marka jalan atau lebar jalan,”

“Kedua, kita harus bisa menciptakan garis imajiner. Jadi mobil harus diposisikan dulu di tempat yang aman. Kenapa, karena takutnya posisi mobil terlalu ke kiri atau ke kanan sehingga berbahaya,” ujarnya.

Lebih lanjut Soni menyampaikan, ada tidaknya marka jalan Anda harus bisa memperkirakan berapa lebar jalan dan lebar mobil. Apakah untuk dua mobil bisa atau tidak.

“Kalau ragu segera kurangi kecepatan. Sehingga kalaupun terjadi benturan imbasnya tidak terlalu parah,” tutup Soni.

Truk Ayam Terguling di KM 25 Tol Japek arah Jakarta

Jakarta – Sebuah truk bermuatan ayam mengalami kecelakaan di ruas Tol Jakarta Cikampek (Japek) arah Jakarta. Kondisi truk tersebut terguling.

“Benar, kami menerima informasi adanya truk bermuatan ayam terguling di KM 25 arah Jakarta,” kata petugas call center Jasa Marga, Daus, saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (8/3/2019).

Saat ini petugas tol masih melakukan proses evakuasi. Kecelakaan dilaporkan terjadi pukul 02.08 WIB.
“Kejadian di lajur kanan atau lajur cepat,” ucap Daus.
Dia menuturkan kecelakaan tersebut tunggal atau tak ada kendaraan lain yang terlibat kecelakaan. Akibat peristiwa ini lalu lintas menjelang tempat kejadian perkara, yang dari arah Cikampek, mengalami kepadatan sepanjang 50 meter.

“Masih terpantau lancar lalu lintasnya. Hanya laju kendaraan sedikit melambat saat hendak melewati lokasi. Kepadatan menjelang lokasi hanya 50 meter,” jelas Daus.

Daus mengatakan belum ada informasi terkait kondisi pengemudi truk. Daus juga menyampaikan Jasa Marga belum mengetahui penyebab kecelakaan.
(aud/rvk)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ditegur karena Melawan Arah, Reaksi Pria Ini Bikin Kaget

Liputan6.com, Jakarta – Pengendara sepeda motor di Indonesia kerap kali tak mematuhi aturan lalu lintas seperti melawan arah. Hal tersebut tentu membahayakan diri sendiri dan pengendara lain yang melintas.

Nah, kali ini aksi seorang pengendara sepeda motor yang tak tahu aturan terekam kamera dan diunggah akun Instagram, @warung_jurnalis.

Dari rekaman tersebut terlihat beberapa pengendara sepeda motor nekat melawan arah. Petugas Dishub yang tengah berjaga mencoba menegur dan meminta pengendara berputar arah dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Namun, seorang pengendara tanpa helm justru marah dan membentak petugas yang tengah menertibkan lalu lintas. Tak hanya itu, pengendara tersebut juga tak mempedulikan imbauan petugas dengan tetap memacu kendaraannya melawan arah.

Kejadian tersebut diketahui terjadi di jalan H.Lebar, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019).

2 dari 3 halaman

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

3 dari 3 halaman

3 Pengendara Motor Terjepit Bus Transjakarta Saat Melawan Arah

Seakan tak pernah ada kapoknya, pengendara sepeda motor di Jakarta kerap kali melanggar aturan lalu lintas. Salah satunya, menerbos perlintasan Transjakarta.

Kasus terbaru ini, terlihat dalam sebuah rekaman video yang viral di dunia maya, dimana tiga pengendara sepeda motor menerabas masuk jalur Transjakarta.






Disebutkan ketiga pengendara sepeda motor ini terjepit bus Transjakarta. Hal tersebut karena jalur yang dilewati sangat sempit sehingga motor terhimpit antara pembatas jalan dan bus.

Tak sampai disitu, menurut keterangan akun Instagram @jktinfo, selain masuk jalur Transjakarta, ketiga pengendara sepeda motor melaju dengan melawan arah di wilayah Warung Jati, Jakarta Selatah.

Dari rekaman tersebut terlihat, ketiga pengendara sepeda motor itu cukup panik dan tak bisa berkutik karena dirinya dan tunggangannya terjepit.

Bahkan dua di antara pengendara motor yang membawa penumpang, memutuskan untuk menurunkannya.

Tidak disebutkan alasan ketiga pengendara ini nekat masuk jalur Transjakarta dan melawan arah. Pasalnya, dalam rekaman tersebut sangat jelas terlihat kondisi jalan cukup lengang.

Hanya saja dari suara penumpang terdengar, bahwa kejadian sepeda motor lawan arah dan masuk jalur Transjakarta lantaran di ujung jalan  terdapat razia.

Nasdem: Media Jadi Referensi Tentukan Arah Politik

Liputan6.com, Jakarta – Politikus Partai NasDem Charles Meikiansyah menilai media massa memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi salah satu referensi utama bagi warga negara untuk memilih dalam pemilihan umum.

Di sisi lain, untuk mencegah kampanye hitam, pemerintah juga harus tegas menyampaikan kepada masyarakat mana berita benar dan tidak benar yang dimuat oleh media, tanpa harus melakukan tindakan membelenggu kebebasan pers.

“Kita melihat peran media di sini sekaligus melakukan diskursus yang bagus ya, sehat antara misalnya pemerintah dengan oposisi. Lalu bagaimana capaian-capaian yang dihasilkan oleh sebuah pemerintahan dan lain-lain, itu fungsi dan peran media yang melakukan semuanya,” kata Charles kepada wartawan, Senin (4/3/2019).

Ia menilai media menjadi komunikator sangat baik kepada masyarakat. Semua pihak, termasuk yang berkontestasi dalam pemilu, bisa menyampaikan apa yang menjadi hak dan kewajiban masyarakat sebagai warga negara khususnya bidang politik.

Diakuinya, kebebasan media juga sudah sangat baik dibanding ketika era Orde Baru. Namun, selayaknya juga terhadap media penyebar hoaks dan berita bohong, dikenakan sanksi sosial.

“Jadi ada penghargaan tetapi ada juga hukuman buat mereka yang bentuk hukumannya tidak lagi seperti zaman dulu ya dibredel. Tetapi disampaikan juga kepada publik bahwa berita yang disebarkan media pelanggar, adalah hoaks,” ujar dia.

“Pemerintah harus berani mengusut tuntas siapa pelaku-pelaku utamanya,” imbuh Caleg NasDem dari Dapil Jawa Timur IV meliputi Jember-Lumajang itu.

Sementara itu Koordinator bidang Isi Siaran KPI Pusat Hardly Stefano di kesempatan lain mengatakan, media harus menjadi lembaga pendidikan politik yang konstruktif bagi masyarakat melalui pemberitaan dan penyiaran. Komisi ini berharap ada pemberitaan yang adil, artinya memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta pemilu, berimbang, dan proporsional.

“Proporsional itu jangan hanya menyampaikan peserta pemilu, pilpres saja. Kita harus dorong juga peserta pemilu terkait dengan parpol beserta profil calegnya dan juga anggota DPD,” katanya.

2 dari 2 halaman

Penyeimbang Informasi

KPI juga mendorong media menjadi penyeimbang informasi supaya masyarakat jangan mengambil dari sosial media. “Kadang-kadang tidak terverifikasi. Ambilah informasi dari lembaga penyiaran,” ujar Stefano.

Disamping itu, Anggota Dewan Pers Ratna Komala mengakui, pengaduan soal berita hoaks yang masuk ke dewan pers semakin merajalela terutama saat mendekati momentum politik. Karena itu Dewan pers mengingatkan media agar terus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Media massa punya banyak peran. Salah satunya ialah memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar,” kata Ratna.

Menurutnya, di era digital saat berita bohong dan hoaks begitu cepat menyebar, Dewan Pers mendorong agar media massa harus terus memperkuat diri. Selain wajib mentaati kode etik, media juga harus selalu memiliki kesadaran soal perannya sebagai perekat persatuan bangsa.

“Kita ini bangsa beragam. Karena itu media massanya juga harus jadi pemersatu,” paparnya.

Di kesempatan lain, Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu menyadari masih ada beberapa media tidak berimbang dalam penyampaian informasi. Hal itu tentu harus dikonfirmasi ke Dewan Pers dan KIP.

Kominfo juga memiliki tim yang memantau media sosial. Mereka memiliki mesin pengais konten yang bekerja 24 jam. Tim itu didukung 100 orang tim verifikator. Mereka melakukan pemantauan secara menerus terkait percakapan orang di medsos. Apakah sesuai peraturan perundang-undangan atau sudah melenceng dari UU ITE.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Mobil Tabrak Pembatas Jalan di Tol Dalam Kota Arah Bandara Soetta

Jakarta – Satu unit mobil mengalami kecelakaan di Tol Dalam Kota arah Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Mobil tersebut menabrak pagar pembatas jalan yang berada di Km 22.

“Benar ada kecelakaan tersebut. Informasi masuk kejadian pukul 00.10 WIB,” kata petugas call center PT Jasamarga, Reno, saat dihubungi, Senin (4/3/2019).

Reno mengatakan petugas sudah mengevakuasi kendaraan itu. Saat ini posisi kendaraan berada di bahu jalan.

“Menabrak pagar pembatas. Saat ini sudah berada di bahu jalan,” ujarnya.

Belum diketahui kerusakan kendaraan dan kondisi pengendara akibat kejadian itu. Kecelakaan itu juga tak membuat lalu lintas tersendat.

“Lalu lintas masih terpantau ramai lancar, baik arah bandara maupun arah sebaliknya,” ucap Reno.

(abw/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tol Cikampek Arah Jakarta Macet di Sejumlah Titik

Jakarta – Kemacetan terjadi di sejumlah titik di Tol Cikampek arah Jakarta. Salah satunya terjadi selepas Cikarang Utama.

Salah satu pembaca, Maulana, menyatakan dirinya terjebak macet saat keluar dari GT Cikarang Utama 3. Namun, dia menyatakan tak tahu kemacetan terjadi hingga di mana.

“Tol Cikampek keluar GT Cikarut 3 arah Jakarta macet banget,” ujar Maulana, Minggu (3/3/2019).

Pihak Jasa Marga menyatakan kemacetan terjadi sekitar 5 km. Kemacetan itu disebabkan oleh pengerjaan proyek jalan tol layang (elevated tol) Cikampek.

“Karena pekerjaan proyek tol atas di Cibitung di KM 23 arah Jakarta. (Kepadatan) dari Cikarang Utama sampai Cibitung, kurang lebih 5 Km,” kata petugas call center Jasa Marga, Feri saat dihubungi.

Selain itu, kemacetan juga terjadi di Karawang Timur Km 58 hingga Karawang Barat Km 41. Penyebabnya, menurut Feri, masih sama yaitu pengerjaan elevated tol.

“Itu pekerjaan juga. (Kemacetan) cenderung yang ke arah Jakarta karena volume kendaraannya juga tinggi,” ucapnya.

(haf/haf)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>