Anies Hadiri Panggilan Bawaslu, Gerindra: Contoh Buat Pejabat Lain

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri panggilan Bawaslu terkait pose dua jari di acara Gerindra. Partai Gerindra memuji kepatuhan Anies.

“Kami mengapresiasi langkah Mas Anies Gubernur DKI yang menghadiri pemanggilan Bawaslu hari ini,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade dalam keterangannya, Senin (7/1/2019).

Andre meminta pejabat lain yang bermasalah terkait pemilu bisa meniru sikap Anies. Anies dipanggil Bawaslu terkait pose dua jari di forum Konferensi Nasional Partai Gerindra beberapa waktu lalu.
“Ini merupakan contoh yang baik bagi para kepala daerah maupun pejabat negara yang lain,” sebut Andre.

“Meski beliau sudah meminta izin dari Mendagri untuk hadir dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, beliau tetap menghormati pemanggilan Bawaslu,” tambahnya.

Dalam pemeriksaan, Anies dikonfirmasi terkait pose dua jari saat berada di acara tersebut. Dia memaklumi ada interpretasi yang berbeda atas pose jari yang dilakukannya. Bawaslu memberikan 27 pertanyaan kepada Anies.

“Setiap orang bisa memiliki interpretasi atas simbol. Normalnya kalau orang mengatakan dua jari, ya pakai jari telunjuk dan jari tengah. Itulah normalnya orang. Selama ini juga pasangan selalu menggunakan dua itu,” terangnya.
(gbr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *