Amien Sebut Pilpres 2019 Armageddon, Tim Prabowo Berkaca ke Aerosmith

JakartaKetua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menyebut hari pencoblosan Pilpres 2019 sebagai armageddon dan perang Baratayuda. Wakil Sekjen PAN Faldo Maldini menilai pernyataan tersebut sebagai momentum kebangkitan Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Faldo mengatakan, kata ‘armageddon’ yang diutarakan Amien Rais mengingatkan tentang film Hollywood berjudul sama, ‘Armageddon‘. Dia mengatakan film tersebut berhasil mengangkat nama grup band asal Amerika Serikat ‘Aerosmith’.

“Coba lihat soundtrack Armageddon. ‘I don’t want to miss a thing’, dari band Aerosmith tu. Lagu itu sudah mengangkat band yang lagunya tidak pernah dikenal, jadi chart paling tinggi. Nah, 2019 ini juga waktunya untuk Prabowo-Sandi menuju tempat yang paling tinggi kayak Aerosmith ketika itu. Ini momentum Armageddon untuk koalisi kami,” kata Faldo kepada detikcom, Jumat (30/11/2018).

Selain itu, lanjut Faldo, film Armageddon juga menceritakan soal perjuangan dan pengorbanan. “Kami harus sadar bahwa musuh kami di luar sana, bukan sesama bangsa sendiri. Kami tidak ada waktu untuk saling memusuhi satu sama lain. Yang dinilai publik bisa menyelamatkan ancaman dari luar itu yang akan terpilih. Pak Prabowo dan Bang Sandi adalah sedikit anak bangsa yang ikut berkorban,” katanya.

Faldo lantas menyebut isu yang harus diperjuangkan oleh koalisinya. Yakni soal masuknya wisatawan asal China ke Indonesia, khususnya yang berwisata ke Bali. Dia menilai yang menikmati manfaat masuknya wisman China itu bukanlah Indonesia sendiri, melainkan kembali lagi ke China.

“Itu kemarin Pemprov Bali bilang yang nikmati mafia China. Mereka pakai travel agent China, belanja di toko-toko punya warga China, yang lebih gila mereka transaksi pakai wechat dan pegawainya juga orang mereka. Uangnya juga mutar-mutar di China. Mana ketegasan pemerintah di sini? Visa juga digratiskan dari seluruh dunia. Warga cuma kebagian sampahnya saja,” katanya.

“Ini meteornya Armageddon, Prabowo-Sandi ingin jadi solusi untuk persoalan seperti ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyebut hari pencoblosan Pilpres 2019 sebagai armageddon dan perang Baratayuda. Pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu menjadi kontroversi.

Amien bicara soal Armageddon ini saat memberikan wejangan kepada sejumlah peserta Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVII di Yogyakarta. Amien yang merupakan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu bicara soal Pilpres yang bakal ada Baratayuda atau armageddon.

Pertemuan itu digelar Rabu (28/11/2018), tepat di malam sebelum pemilihan ketua umum Pemuda Muhammadiyah. Pertemuan digelar di lantai 8 Cavinton Hotel Yogyakarta dihadiri oleh Amien Rais, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan salah satu caketum Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani.

“Ini permainan memang tinggal empat setengah bulan lagi. 17 April itu adalah pertaruhan yang terakhir apakah unsur-unsur PKI akan menang ataukah sebaliknya,” kata Amien Rais dalam video pertemuan yang menyebar di kalangan Muhammadiyah, Jumat (30/11/2018).

Bicara soal Pilpres yang sudah dekat, Amien mendorong Pemuda Muhammadiyah yang hadir untuk konsolidasi. “Ini pertarungan Baratayudha, Armageddon, sudah kurang dari empat setengah bulan. Jadi kami harus betul-betul konsolidasi,” ujar Amien memberikan arahannya.
(jor/aan)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *