Polri: Pemilu 2019 Aman dan Kondusif

Liputan6.com, Jakarta – Polri mengklaim Pemilu 2019 hingga tahapan pencoblosan hari ini, Rabu (17/4/2019) berjalan aman dan kondusif. Hal itu berdasarkan laporan aparat keamanan yang berjaga di seluruh pelosok Tanah Air.

“Situasi keamanan, Alhamdulillah secara nasional laporan dari Polda Aceh sampai Polda Papua secara umum sangat kondusif. Dari persiapan kemarin sampai hari ini pencoblosan Alhamdulillah berjalan aman,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta.

Mewakili Mabes Polri, Dedi menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang turut serta menjaga keamanan Pemilu. Juga terhadap aparat gabungan yang telah mengamankan tahapan-tahapan Pemilu hingga pencoblosan usai.

Namun begitu, Dedi mengingatkan bahwa pengamanan Pemilu 2019 belum selesai sampai di sini. Aparat TNI-Polri masih bertanggung jawab mengamankan tahapan Pemilu hingga penghitungan di tingkat pusat.

“Selesai perhitungan TPS, Polri juga masih akan mengamankan dan mengawal seluruh surat suara dari TPS ke PPK dan PPK ke tingkat kabupaten, selanjutnya dikirim ke tingkat provinsi. 35 Hari setelah tanggal 17 ini, kita masih ada agenda juga mengamankan perhitungan secara nasional di KPU,” tuturnya.

Aparat juga masih bertanggung jawab mengamankan gugatan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi. Belum lagi agenda nasional lainnya di luar Pemilu.

“Hari Jumat ada kegiatan umat Kristiani Jumat Agung, itu kita amankan juga,” kata Dedi memungkasi.

Edy Rahmayadi Harap Sumut Jadi Contoh Pemilu Damai dan Aman

Liputan6.com, Medan- Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, menggunakan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 046, Jalan Bhakti, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Dia Didampingi istrinya, Nawal Lubis, beserta kedua anaknya bernama Andina Rahmayana dan Gilang Prasetya. 

Edy sekeluarga tiba di TPS 046 pukul 08.10 WIB. Mereka langsung menyerahkan formulir C6 kepada panitia Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), selanjutnya mengantri di kursi tunggu.

Tidak lama berselang, Edy beserta istri dan kedua anaknya mencoblos di bilik suara kemudian memasukan surat suara di kotak suara. Edy dan keluarga lalu melangkah ke meja tinta celup untuk mencelupkan salah satu jari ke dalam botol celup.

Usai mencoblos, Edy mengaku bangga pelaksanaan pemungutan suara hingga saat ini berlangsung aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, jika pemilu seperti ini tentunya memberikan kenyamanan dalam Pesta Demokrasi.

“Tadi saya lihat semuanya berlangsung tertib,” ucap orang nomor satu di Sumut itu, Rabu (17/4/2019).

Edy dijadwalkan akan berkeliling ke beberapa daerah di Sumut untuk meninjau langsung proses pemungutan suara. Edy berencana akan ke Kota Binjai, Serdang Bedagai, Deli Serdang, dan daerah lainnya.

Edy Rahmayadi berharap pada Pemilu 2019 ini berjalan lancar, aman, dan damai di wilayah Sumut. Edy juga berharap kepada masyarakat Sumut untuk menjadi tauladan bagi daerah lainnya.

“Jadikanlah Sumut sebagai contoh. Kita berdemokrasi memilih pemimpin yang amanah. Pemilu di Sumut aman dan damai selagi tidak ada provokator,” tegasnya.

Untuk diketahui, di TPS 046 kelurahan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, total jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 170 orang, masing-masing 80 laki-laki dan 92 wanita. Satu diantaranya adalah tuna daksa.

HEADLINE: Rayakan Pemilu Serentak 2019 dengan Aman dan Damai

Salah satu tantangan penyelenggara Pemilu 2019 adalah menekan angka golongan putih (golput) yang selalu menunjukkan tren meningkat setiap pemilu digelar. Demikian pula dengan surat suara tidak sah yang angkanya cukup tinggi pada Pemilu 2009 dan Pemilu 2019.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), angka golput pada Pemilu 2004 sebesar 23,3 persen dengan. Pada Pemilu 2009, angka golput naik menjadi 27,45 persen dengan 17 juta surat suara tidak sah. Sedangkan pada Pemilu 2014, angka golput naik lagi jadi 30,42 persen dengan 14 juta surat suara tidak sah.

Namun, tak sedikit yang menilai hasil pencoblosan hari ini dengan optimistis. Pemilu 2019 diprediksi tidak akan menghasilkan angka golput yang tinggi. Sejumlah alasan pun dikemukakan.

“Tren golput absolut belum tahu, (tapi) kemungkinan menurun karena pilpres kali ini para pemilihnya semangat,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (16/4/2019).

Selain itu, lanjut dia, angka golput akan menurun karena profesionalisme penyelenggara Pemilu 2019 yang dinilainya sudah dengan baik mengurusi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Dibandingkan pemilu lalu, jumlah DPT periode kali ini lebih baik. Dari kedua faktor tersebut, saya optimis angka golput pada pemilu kali ini akan rendah,” ujar Qodari.

Hal senada disampaikan Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani (Lima), yang menuturkan bahwa angka golput pada Pemilu 2019 diprediksi akan di bawah 10 persen.

“Ya sekitar 7 persen,” kata Ray saat dihubungi Liputan6.com, Selasa siang.

Dia justru mengkhawatirkan jika KPU selaku penyelenggara pemilu akan kewalahan menangani para pemilih yang membludak karena terlalu bersemangat.

Hal itu ditampik Ketua KPU RI Arief Budiman. Dia justru mengajak para pemilih untuk menggunakan haknya pada Pemilu 2019.

“Kepada pemilih, gunakan hak pilih Anda pada masa waktu yang sudah diberikan. Jangan golput,” tegas Arief kepada Liputan6.com.

Dia menambahkan, penting memberi suara pada lima lembaga (Presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota) yang para pemimpinnya akan memimpin bangsa lima tahun ke depan.

“Pilih yang terbaik, karena yang memilih orang baik,” pungkas Arief.

Sementara itu, Direktur Komunikasi Politik TKN Usman Kansong mengatakan, pihaknya sudah kerap menyuarakan agar pemilih tidak golput, termasuk imbauan yang disampaikan capres Joko Widodo atau Jokowi di berbagai kesempatan.

“Pak Jokowi, baik dia sebagai capres maupun dalam berbagai pidato sebagai kepala negara kan selalu mengajak orang untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April, tidak golput. Alasannya, pemilu itu menentukan nasib bangsa. Pemilu itu biayanya mahal, jadi mari kita gunakan hak pilih supaya tidak mubazir,” ujar Usman kepada Liputan6.com.

Dia mengatakan, adanya rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar pemilih menggunakan haknya dalam Pemilu 2019, turut memperkuat imbauan untuk tidak golput.

“Bahkan, ada yang mengatakan golput itu haram, misalnya. Itu kita sampaikan juga melalui media, jumpa pers, dan media sosial, supaya orang datang berpartisipasi dalam Pemilu 2019,” tegas Usman.

Pemerintah sendiri tidak melarang siapa pun menjadi golput. Tapi, kasusnya berbeda jika ada pihak yang dengan sengaja mengajak orang lain untuk golput. Tidak main-main, mereka yang mendorong orang lain menjadi golput akan berhadapan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum.

Setidaknya ada dua pasal dalam UU No. 8 Tahun 2012 yang menjelaskan tentang ancaman bagi mereka yang mengajak orang golput, yakni:

– Pasal 292

Setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

– Pasal 301 ayat (3)

Setiap orang yang dengan sengaja pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilu tertentu dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya imbauan untuk mereka yang berniat tidak mencoblos hari ini. Menurut dia, mereka yang berhak memilih hari ini akan merugi jika tidak memanfaatkan kesempatan menentukan arah masa depan bangsa. Apalagi itu hanya memakan waktu dalam hitungan menit.

“Ini adalah hak kita, ini adalah kesempatan dalam bernegara, kesempatan untuk menentukan arah bangsa. Karena itu, jangan biarkan kesempatan menentukan itu terbuang percuma, karena kita punya hak untuk menentukan. Datang ke TPS, kemudian tunaikan hak suaranya, sampai situ pulang,” ujar Anies kepada Liputan6.com.

Cara Aman Parkir Kendaraan Saat Musim Hujan

Memarkir kendaraan di bahu jalan wajib dihindari dalam situasi dan kondisi apapun, termasuk saat hujan. Ini guna menghindari mobil Anda mengganggu pengendara lain, terutama pengendara kendaraan roda dua yang hendak menepi untuk berteduh atau mengenakan jas hujan.

Lagipula, dengan parkir di bahu jalan sebenarnya Anda sudah melanggar lalu lintas, bukan? Jadi, jangan lagi dengan mudah parkir di bahu jalan dalam keadaan hujan atau pun tidak.

7. Carilah Tempat Parkir yang Lokasinya Terbuka dan Tinggi

Lebih baik jika Anda mencari tempat terbuka yang tidak terdapat pohon atau papan reklame di sekitarnya. Selain itu, usahakan juga untuk cari tempat parkir yang posisinya tinggi. Ini guna berjaga-jaga kalau di sekitar area parkir terjadi banjir.

Jaga Kendaraan dari Hal yang Terkesan Sepele

Memang, kemungkinan-kemungkinan seperti pohon tumbang, tiang listrik ambruk, dan tembok yang roboh tersebut jarang terjadi. Namun, tetap saja potensi tersebut ada dan bisa terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Oleh karenanya, lebih baik antisipasi dengan menerapkan tips aman memilih tempat parkir saat hujan seperti di atas.

Anda tentu saja tidak ingin kendaraan kesayangan mengalami kerusakan dengan cara yang konyol tersebut, bukan? Lebih buruk lagi jika mobil Anda adalah mobil mewah yang pastinya akan membutuhkan biaya tak sedikit untuk memperbaikinya.

Gudang Surat Suara Kebanjiran, KPU Medan Pastikan Aman

“Tidak banjir, hanya tergenang. Dan itu hanya di luar gudang, tidak masuk ke dalam. Tadi memang ada yang di bawah, tapi sudah diangkat dan aman,” ujarnya.

Dari data BBMKG Wilayah I Medan mencatat, peringatan dini cuaca Sumut berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di Deli Serdang, Medan, Binjai, Asahan, Batubara, Labura, Pakpak Bharat, Dairi, Humbahas, Simalungun, dan sekitarnya.

Hujan tersebut juga dapat meluas ke wilayah Langkat, Karo, Labuhan Batu, Labusel, P. Siantar, Sergai, Samosir, Taput, Tobasa, dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Gempa deruntun yang terjadi di Mamasa, Sulawesi Barat mengakibatkan gudang logistik KPU Mamasa mengalami kerusakan.

6 Tips Aman Traveling dengan Budget Tipis ke Luar Negeri

Liputan6.com, Jakarta – Tak hanya dalam, traveling ke luar negeri juga tetap jadi opsi untuk sebentar rehat sejenak dari segudang rutinitas. Kesan mahal dari perjalanan jenis ini seharusnya sudah ditinggal jauh-jauh mengingat sudah banyak tips yang bisa dilakukan.

Asal punya perencanaan matang dengan biaya yang sudah dikotak-kotakkan, bukan tak mungkin pergi ke luar negeri dengan budget tak sebegitu berlebih. Berikut sederet tips traveling aman dengan budget tipis ke luar negeri seperti dilansir dari Buzzfeed, Sabtu, 13 April 2019.

1. Sewa Apartemen daripada Hotel

Bila Anda berada di satu kota lebih dari sehari, coba tinggal di apartemen daripada hotel. Harga satu kamar hotel lebih mahal dibanding harga apartemen. Apalagi, sudah banyak aplikasi traveling yang menyediakan apartemen dengan harga terjangkau.

Di apartemen biasanya terdapat dapur yang Anda bisa gunakan untuk memasak. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya pengeluaran selama traveling. Dengan pengaturan, masak dan makan di luar sedemikian rupa.

2. Cari Restoran di Dekat Area Kampus

Harga makanan di sekitar kampus biasanya lebih murah. Anda bisa cari beragam makanan di sekitar kampus agar budget untuk makan bisa terkurangi. Kendati demikian, Anda tetap bisa memakan makanan khas setempat.

3. Beli Tiket Naik Transportasi Umum dalam Jangka Tertentu

Beberapa negara seperti Jepang, Inggris, dan Prancis memiliki public transportation pass selama satu hari atau seminggu. Dengan begitu, turis yang datang bisa menaiki transportasi umum seperti bus atau kereta bawah tanah berkali-kali tanpa takut mengeluarkan banyak biaya. Tiket tersebut jauh lebih murah dibandingkan harus membeli di setiap perjalanan selama traveling.

Pertamina Pastikan Fasilitas di Sulteng Aman Usai Gempa

Sebelumnya, Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau United States Geological Survey (USGS) mencatat gempa dengan magnitudo 6,8 mengguncang wilayah Luwuk, Sulawesi Tengah (Sulteng)

Menurut catatan dari USGS, gempa berpusat 102 kilometer dari Luwuk di kedalaman 17,5 kilometer. 

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini terjadinya tsunami.

“Peringatan dini tsunami di Sulteng,” tulis BMKG dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat, 12 April 2019.

BMKG menjelaskan, peringatan dini tsunami itu dikeluarkan usai gempa dengan magnitudo 6,9 mengguncang Sulteng pada pukul 18.40 WIB. Titik koordinat gempa berada di 1,90 Lintang Selatan, 122,54 Bujur Timur.

BMKG mencatat, gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer.

5 Cara Menghilangkan Karat yang Membandel, Mudah dan Aman

Liputan6.com, Jakarta Cara menghilangkan karat ternyata tak begitu sulit. Benda berbahan logam sering kali mengalami karat pada permukaannya. Karat merupakan hasil dari reaksi kimia yang disebut korosi. Besi atau logam yang berkarat bersifat rapuh, mudah larut, dan bercampur dengan logam lain, serta bersifat racun.

Karat dapat terjadi pada peralatan, perabot luar ruang, mobil atau apa pun yang terbuat dari logam. Jika Anda membiarkannya, pengaratan akan menimbulkan korosi parah dan menghancurkan objek. Itulah mengapa Anda harus tahu cara menghilangkan karat agar tidak semakin parah proses korosinya.

Benda logam mudah berkarat dan menggunakannya bisa menghasilkan dampak buruk bagi kesehatan. Benda-benda logam sehari-hari seperti pisau, gunting, dan pisau dapat berkarat karena terkena uap air dan air. Meski saat ini sudah banyak ditemukan perabotan tumah tangga dengan bahan stainless steal atau anti karat.

Ada beberapa cara menghilangkan karat yang dapat dilakukan dengan mudah. Cara menghilangkan karat ini cukup sederhana dan menggunakan bahan yang mudah untuk ditemukan.

Jika Anda membersihkan pisau atau benda tajam lainnya, pastikan untuk mengenakan sarung tangan pelindung dan lakukan kegiatan ini pada permukaan yang rata. Seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, berikut cara menghilangkan karat, Jumat (5/4/2019).

6 Pilihan Posisi Seks yang Aman saat Hamil

Wanita tidur di tepi kasur dengan kaki menjuntai ke lantai. Sementara pria berada di depannya mirip dengan missionary namun si pria berdiri. Pria memegang kendali dengan melakukan penetrasi tanpa mengganggu perut. Jika ingin lebih nyaman, bisa menempatkan bantal di bawah punggung wanita.

4. Duduk

Posisi seks ini dilakukan di sofa atau tempat tepian tempat tidur juga bisa. Pria duduk dan wanita dipangku di atasnya. Tidak ada tekanan pada perut wanita selama bercinta.

5. Modifikasi missionary

Posisi seks yang satu ini mengharuskan wanita berbaring kemudian pria melakukan penetrasi dari depan. Namun pria tidak menindih tubuh wanita demi menghindari tekanan pada perut wanita.

6. Doggy Style

Meskipun posisi seks ini dibilang cukup berbahaya, namun bisa jadi alternatif asal tidak terlalu sering. Wanita menungging dan pria melakukan penetrasi dari belakang. Selain memberi rasa nyaman, posisi ini menghindarkan kandungan agar tidak mendapatkan tekanan dari berat badan pria.

Penulis: Yoga Tri Priyanto/Merdeka.com

Pascatsunami Selat Sunda, Menpar: Tanjung Lesung Aman Dikunjungi

Liputan6.com, Jakarta Usai bencana Tsunami Selat Sunda, 22 Desember 2019, Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Tanjung Lesung menjadi bagian terdampak. Kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di kawasan tersebut hanya mencapai 10-30 persen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, faktor terdampaknya Tanjung Lesung terhadap pariwisata salah satu faktornya adalah pelabelan status daerah tersebut pascabencana.

“Paling besar pengaruhnya dalam bencana adalah status daerah,” ujar Arief dalam pernyataan resminya di Tanjung Lesung, Banten, Senin 1 April 2019.

Dia mencontohkan, bencana alam meletusnya Gunung Agung di Bali yang juga berdampak pada sektor pariwisata. Namun, Pulau Dewata itu mampu mengembalikan kondisi pariwisata setelah status bencana di kawasan tersebut dicabut.

“Bali bisa recover sektor pariwisatanya setelah status bahaya dicabut. Saat status bahaya tersebut masih ada, Tiongkok mengeluarkan travel warning, akhirnya wisman tidak ada yg datang ke Bali,” kata Arief.

Dilansir dalam website resmi Kementrian Pariwisata RI, akibat travel warning tersebut, Bali kehilangan sekitar Rp 1,5 triliun. Setelah status bahaya dicabut pada April 2018, sektor pariwisata Bali dinyatakan normal kembali.

Selain itu, Arief berharap media dapat berperan dalam menyebarluaskan bahwa Tanjung Lesung dan Selat Sunda sudah aman dikunjungi.

“Kalau status bahaya ditetapkan di Banten, apakah mungkin wisatawan khususnya wisman datang ke sini? tentu tidak ada wisatawan yang akan datang,” kata Arief.

“Di Selat Sunda, status sekarang waspada tapi hanya radius dua kilometer dari Krakatau. Daerah lainnya aman dikunjungi. Saya minta, Banten jangan menetapkan status bahaya. Peran media juga sangat penting dan diperlukan untuk menyampaikan informasi Selat Sunda aman,” ujar Arief.

(Liputan6.com/Firda Suci Fahrunnisa)