MotoGP: Manajer Suzuki Gembira Alex Rins Kalahkan Rossi

Liputan6.com, Texas- Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio punya alasan mengapa gembira Alex Rins bisa kalahkan Valentino Rossi pada MotoGP Austin di COTA, 14 April lalu. Brivio mengaku sama-sama kenal dengan potensi kedua pembalap karena pernah dekat.

Ini merupakan kemenangan perdana Rins di MotoGP, sekaligus kemenangan pertama Suzuki sejak Seri Inggris 2016 lewat Maverick Vinales. Uniknya, Rins mengalahkan Rossi, rider yang pernah lama bekerja sama dengan Brivio.

Brivio lah orang paling berjasa dalam bergabungnya Rossi ke Yamaha pada MotoGP 2004 silam. Hingga kini, keduanya berteman sangat baik meski berbeda tim.

“Saya akui, bertarung dengan Vale terasa spesial, tapi rivalitas kami sehat, meski tiap orang pasti memikirkan dirinya sendiri. Usai ‘peperangan’, kami saling berpelukan, begitu juga dengan semua orang Yamaha yang pernah lama bekerja sama dengan saya. Vale berkali-kali tampil sangat baik, tapi kali ini momen kami. Saya rasa ia tahu rasanya dalam situasi itu,” ujar Brivio.

Rebut MotoGP Austin, Alex Rins Bicara Kans Jadi Juara Dunia

Jakarta Kepercayaan diri pembalap Suzuki, Alex Rins meningkat usai menjuarai MotoGP Austin. Rins finis pertama usai memenangi duel dengan Valentino Rossi di Circuit of The Americas (COTA), Senin (15/4/2019) dini hari WIB.

Banyak pihak yang menyebut kemenangan Rins juga dipengaruhi jatuhnya Marc Marquez pada tikungan ke-12 saat dia memimpin balapan. Namun, Rins menyebut ia layak bersaing dan optimistis meraih titel juara dunia.

“Saya berjuang melawan pembalap-pembalap kuat dan saya merasa bisa bersaing. Anda harus bekerja keras untuk menang dan saya akan melakukan segalanya untuk itu. Memang tak akan mudah karena level MotoGP sangat tinggi tapi kami berada di trek yang benar dan harus kami lanjutkan,” kata Rins.

Alex Rins juga menyebut semakin nyaman dengan motornya. Ia menilai hal itu faktor yang penting ketika naik podium di Austin.

“Kami punya motor yang sangat stabil dan beradaptasi dengan baik di trek, saya merasa kuat dan sensasinya bagus. Kami bisa mengambil langkah besar kedepan dan jujur memang saya berpikir ni saatnya kami menang,” kata pembalap Spanyol berusia 23 tahun itu.

Rins segera fokus menghadapi MotoGP Spanyol. Ia mengaku sangat fokus dan tidak mau terlena dengan kemenangannya di Texas.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di Jerez, tapi saya senang menang di Austin. Saya berterma kasih kepada tim. Mereka menyanyi Taki Taki saatsaya naik podium.

Sumber: Gpone/Bola.com

Duel Seru Valentino Rossi dengan Alex Rins di Austin

Emosi Alex Rins Meledak usai Menangi MotoGP Austin 2019

1. Alex Rins (Suzuki Ecstar) 41 menit 45,499 detik

2. Valentino Rossi (Monster Yamaha) 41 menit 45,961 detik

3. Jack Miller (Pramac Ducati) 41 menit 53,953 detik

4. Andrea Dovizioso (Ducati) 41 menit 54,919 detik

5. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) 42 menit 3,520 detik

6. Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati) 42 menit 6,975 detik

7. Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT)  42 menit 11,610 detik

8. Pol Espargaro (Red Bull KTM) 42 menit 15,242 detik

9. Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) 42 menit 16,107 detik

10. Takaaki Nakagami (LCR Honda) 42 menit 16,510 detik

11. Maverick Viñales (Monster Yamaha) 42 menit 19,576 detik

12. Andrea Iannone (Factory Aprilia Gresini) 42 menit 20,278 detik

13. Johann Zarco (KTM) 42 menit 27,957 detik

14. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech3)  42 menit 29,771 detik

15. Tito Rabat (Reale Avintia Ducati)  42 menit 30,122 detik

16. Karel Abraham (Reale Avintia Ducati) 42 menit 30,239 detik

17. Joan Mir SPA (Suzuki Ecstar) 42 menit 33,562 detik

18. Hafizh Syahrin (Red Bull KTM Tech3)  42 menit  53,182 detik 

Marquez Crash, Alex Rins Juara MotoGP AS Usai Kalahkan Rossi

Austin – Dominasi Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat berakhir. Alex Rins merebut titel juara di sana setelah memenangi duel dengan Valentino Rossi.

Mendapat urutan start terdepan, Marquez berhasil mempertahankan posisinya saat balapan dimulai. Marquez, yang enam tahun terakhir selalu jadi juara di MotoGP Amerika Serikat, menempati posisi satu ketika keluar dari tikungan pertama.

Marquez melesat dengan dikuntit ketat oleh Valentino Rossi, Cal Crutchlow, dan Jack Miller.

Alex Rins menjalani start oke dengan naik dua posisi dari urutan lima ke tujuh. Juga mengawali race dengan gemilang adalah Andrea Dovizioso, dia naik lima anak tangga dari urutan 13 ke 8.

Balapan sepertinya akan kembali dikuasai Marquez setelah dia unggul 1,2 detik atas Rossi di lap 3. The Doctor selain makin menjauh dari Marquez juga malah didekati Crutchlow.

Saat Marquez pelan-pelan mulai menjauhkan jarak, rombongan di belakangnya memunculkan tontonan seru. Rossi, yang masih berada di posisi dua, dikejar oleh Crutchlow, Miller dan Rins.

Di lap lima dan enam Joan Mir serta Maverick Vinales menjalani drive through penalty. Sementara nasib malang dialami Crutchlow yang mengalami crash ketika berada di urutan tiga.

Dari barisan tengah, Dovizioso masih tertahan di posisi enam pada lap tujuh.

Marquez crash!

Marquez membuat kesalahan dan jatuh di tikungan 12 setelah terlihat kehilangan kendali pada ban depannya. Berulang kali berupaya kenaiki kembali serta menyalakan motornya, sang juara dunia terus gagal dan akhirnya menyerah. Marquez jatuh saat dia memimpin balapan sejauh 3,6 detik

Crash yang dialami Marquez membuat Rossi merebut posisi terdepan. Rider Yamaha ditempel ketat oleh Rins dan Miller.

MotoGP Amerika Serikat bertambah buruk buat Repsol Honda setelah Jorge Lorenzo juga gagal melanjutkan race. Rider asal Spanyol itu sepertinya mengalami masalah teknis pada tunggangannya sebelum akhirnya menghentikan motornya di tikungan 12, tempat Marquez terjatuh beberapa lap sebelummya.

Setelah Marquez crash, balapan justru menjadi seru dengan Rossi dan Rins bersaing ketat menjadi juara.

Setelah terus menguntit The Doctor beberapa lap, Rins akhirnya menyalip rossi untuk merebut posisi terdepan ketika balapan menyisakan empat putaran.

Meski Rossi beberapa kali berupaya menyerang, Rins berhasil menjaga posisi terdepan sampai akhirnya menyentuh garis finis. (din/cas)

Alex Noerdin Terbang ke Brasil, Ronaldinho Kunjungi Indonesia Usai Pilpres 2019

Liputan6.com, Palembang – Legenda Barcelona dan Timnas Brasil, Ronaldinho akan datang ke Indonesia usai gelaran pemilihan presiden (pilpres). Sebenarnya, dia dijadwalkan datang ke Palembang pada 31 Maret 2019.

Ronaldinho akan menyambangi Indonesia untuk pelaksanaan turnamen sepak bola All Star Tour Sumatera Selatan Alex Noerdin Cup 2019. Seluruh perwakilan tim kabupaten dan kota se-Sumsel tetap menjalani laga 18 besar di Stadion Bumi Sriwijaya, hingga laga final pada Rabu, 27 Maret 2019. 

Pada laga final Rabu besok, akan dilangsungkan seremoni pembagian hadiah kepada seluruh pemenang turnamen Alex Noerdin Cup. Termasuk 55 anak yang terpilih dari seluruh kabupaten kota juga akan dihadirkan bersama dengan 1200 anak-anak SSB kota Palembang sekaligus menyaksikan laga final.

Ketua pelaksana yang juga ketua umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI), Eddy Sofyan, mengatakan, Alex Noerdin selaku pembina akan terbang ke Brasil untuk bertemu dengan Ronaldinho. Mereka akan berbicara soal penjadwalan ulang.

“Hanya saja puncak acara yang seharusnya digelar tanggal 31 Maret diundur setelah pelaksanaan Pemilu. Hal ini terkait dengan penjadwalan ulang Ronaldinho yang seharusnya hadir pada hari tersebut. Bahkan, kami juga nanti akan turut mendampingi Alex Noerdin berkunjung langsung ke pihak manajemen Ronaldinho di Brasil guna membahas penjadwalan ulang kedatangan mantan bintang sepak bola dunia tersebut,” jelas Eddy.

Lebih lanjut, masih dikatakan Eddy, meski kedatangan Ronaldinho diundur hingga usai pemilu, pihaknya tetap bertanggung jawab dan akan menyelesaikan empat rangkaian acara yang masih tersisa.

“Kita masih ada empat rangkaian acara lagi yang harus dilaksanakan, pertama coaching clinic kepada 55 anak yang terpilih oleh sejumlah mantan pemain timnas. Kedua, menghadirkan seluruh peserta coaching clinic sekitar 7000 anak-anak untuk menerima langsung sertifikat yang sudah di tandatangani Ronaldinho. Kemudian yang ketiga adalah melaksanakan pertandingan antara tim Sumsel selection melawan tim All Star di Palembang,” kata Eddy.

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Lawan Marquez Masih sama, Kini Bertambah Alex Rins

DohaMarc Marquez menilai pesaingnya jelang MotoGP Qatar masih sama, bahkan bertambah. Selain duo Yamaha dan Ducati, pebalap Repsol Honda itu menyoroti Alex Rins.

Marquez menutup tes pramusim MotoGP 2019 terakhir di Qatar dengan menempati peringkat ketiga. Ia berada di bawah Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

Selanjutnya, seri perdana MotoGP 2019 akan digelar di Qatar pada 10 Maret mendatang. Berdasarkan hasil uji coba, Marquez menyoroti performa rider Suzuki Ecstar, Alex Rins.

Pebalap 23 tahun itu sempat menjadi yang tercepat dalam tes di Sirkuit Losail kemarin. Di hari kedua, pebalap Spanyol itu sempat menjadi yang tercepat mengungguli Vinales.

Hasil itu yang disebut Marquez akan membuat Rins punya kans di balapan pertama nanti. Selain lawan yang masih sama seperti duo Yamaha dan Ducati, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci, ia menilai Rins bisa saja bersaing di depan.

“Lawan saya akan kurang lebih sama, dua Yamaha, dua Ducati dan rekan satu tim saya,” kata Marquez dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Dan kejutan bagi saya begitu banyak kejutan bukankah Rins. Jika ada seseorang yang bisa membuat Andrea Dovizioso tak terlihat, di balapan pertama bisa berada di depan,” jelasnya.

(yna/nds)

MotoGP: Rossi Puas dengan Kemajuan Yamaha di Tes Pramisum

Liputan6.com, Losail – Valentino Rossi mengaku puas dengan progres motor Yamaha usai menjalani tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (25/2/2019) malam. Pembalap Monster Energy Yamaha ini memperbaiki catatan wakutnya di hari terakhir tes.

“Kalian tidak akan pernah siap seperti yang kalian mau,” kata Rossi seperti dikutip dari laman resmi MotoGP.

Rossi menyelesaikan tes usai 38 putaran atau total 136 lap sepanjang tiga hari. Dia mencatat waktu terbaik 1 menit 54,651 detik untuk finis tercepat keempat.

“Bagi saya, hari ini adalah hari yang bagus. Kami bekerja dengan bagus dan saya cukup kuat,” ucap pembalap berjuluk The Doctor itu. “Saya juga cukup kuat dengan ban balap, kecepatan cukup bagus. Juga di time attack, saya tidak terlalu buruk.”

“P5 di hari terakhir setelah tiga hari tidak terlalu buruk,” tambah juara dunia sembilan kali itu.

Dia mengaku cukup puas dengan performa motor Yamaha YZR-M1 2019. “Saya kira malam ini kami siap. Mari kita lihat dua pekan ke depan jika itu cukup.,” ucap Rossi.

Usai tes pramusim di Qatar, para pembalap MotoGP akan memusatkan perhatiannya menghadapi race pertama musim 2019. Race pertama akan berlangsung di Qatar, 10 Maret mendatang.

2 dari 3 halaman

Pembalap Tercepat

Dalam tes pramusim , Rossi memuji rekan setimnya Maverick Vinales. “Maverick sedang dalam kondisi bagus. Dia membalap sangat baik di Malaysia dan di sini dia selalu berada di depan,” kata Rossi.

Selain itu, ada juga Alex Rins. Pembalap Team Suzuki Ecstar yang berada di jajaran teratas pembalap tercepat pada dua hari pertama tes.

“Dia (Rins) sangat cepat dan sepertinya Suzuki telah membuat kemajuan, (Joan) Mir juga cepat,” ujarnya.

Duo pembalap Ducati juga diwaspadai Rossi. “Dovizioso selalu tampak sangat kuat, tapi Petruci lah yang sangat impresif saat tes,” kata Rossi. “Dan tentu saja (Marc) Marquez. Mereka semua bagi saya adalah para pebalap teratas.”

3 dari 3 halaman

Enam Besar

Empat pembalap Yamaha berada di peringkat enam besar pada hari ketiga tes pramusim di Qatar. Vinales ada di puncak, Fabio Quartararo (Peteronas Yamaha SIC) di P2 sementara Rossi P4, dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SIC) di peringkat 6.

Di antara pembalap Yamaha tersebut, ada dua pembalap Honda, Marc Marquez (P3) dan Jorge Lorenzo (P6). (Ant)

Vinales Tercepat di Hari Terakhir Tes MotoGP Qatar

Losail – Yamaha unjuk gigi di hari pamungkas tes MotoGP Qatar. Maverick Vinales menjadi pebalap tercepat, di depan rider Petronas Yamaha Fabio Quartararo.

Dilansir Crash, pada malam yang berangin di Sirkuit Losail, Senin (25/2/2019), Vinales mencatatkan waktu 1 menit 54,208 detik. Waktu terbaik yang ditorehkannya dalam 50 putaran.

Quartararo, si pebalap rookie, membuntuti dengan selisih 0,233 detik. Juara bertahan Marc Marquez menempati peringkat ketiga dengan selisih waktu 0,4 detik dari Vinales.


Rekan setim Vinales, Valentino Rossi, menghuni urutan empat di depan Jorge Lorenzo dan Franco Morbidelli. Sedangkan Andrea Dovizioso yang sempat memimpin harus puas berada di posisi 15 berjarak 0,415 detik dari tandemnya, Danilo Petrucci, yang finis kesembilan.

Uji coba ini berlangsung dari pukul 4 sore hingga 10 malam waktu setempat. Balapan pembuka di Qatar juga akan digelar di waktu yang sama pada 10 Maret mendatang.

Hasil Lengkap Tes MotoGP Qatar Hari Terakhir
Pos-Nama Pebalap-Tim-Waktu-Lap

1 Maverick Vinales Yamaha Yamaha 1m54.208s – 50
2 Fabio Quartararo Petronas Yamaha Yamaha 1m54.441s 0.233s 48
3 Marc Marquez Honda Honda 1m54.613s 0.405s 53
4 Valentino Rossi Yamaha Yamaha 1m54.651s 0.443s 38
5 Jorge Lorenzo Honda Honda 1m54.653s 0.445s 33
6 Franco Morbidelli Petronas Yamaha Yamaha 1m54.660s 0.452s 61
7 Pol Espargaro KTM KTM 1m54.770s 0.562s 37
8 Takaaki Nakagami LCR Honda Honda 1m54.789s 0.581s 50
9 Danilo Petrucci Ducati Ducati 1m54.818s 0.610s 43
10 Jack Miller Pramac Ducati Ducati 1m54.851s 0.643s 47
11 Alex Rins Suzuki Suzuki 1m54.852s 0.644s 41
12 Joan Mir Suzuki Suzuki 1m54.997s 0.789s 38
13 Francesco Bagnaia Pramac Ducati Ducati 1m55.074s 0.866s 47
14 Tito Rabat Avintia Ducati Ducati 1m55.229s 1.021s 66
15 Andrea Dovizioso Ducati Ducati 1m55.233s 1.025s 50
16 Andrea Iannone Aprilia Aprilia 1m55.343s 1.135s 39
17 Cal Crutchlow LCR Honda Honda 1m55.690s 1.482s 39
18 Miguel Oliveira Tech3 KTM KTM 1m55.773s 1.565s 28
19 Aleix Espargaro Aprilia Aprilia 1m55.814s 1.606s 54
20 Bradley Smith Aprilia Aprilia 1m56.072s 1.864s 38
21 Karel Abraham Avintia Ducati Ducati 1m56.121s 1.913s 50
22 Johann Zarco KTM KTM 1m56.162s 1.954s 42
23 Hafizh Syahrin Tech3 KTM KTM 1m56.371s 2.163s 42 (rin/rin)

5 Bintang MU dengan Gaji Tertinggi Per Pekannya

Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi, Manchester United (MU) cukup royal menggaji bintang-bintangnya. Dengan kemampuan finansial yang terjamin, Setan Merah memang bak surga bagi pemain-pemain dengan kontribusi bagus.

MU adalah klub yang dibangun atas dasar cinta dan dukungan para penggemar. Dari era Sir Matt Busby ke Class of 92 dan bahkan sampai akhir kepemimpinan Sir Alex Ferguson, pemain menghargai klub lebih diri diri mereka sendiri.

Setan Merah adalah sebuah merek dan nilai pasarnya tidak bisa dibayangkan. Selama beberapa tahun belakangan ini, kekuatan finansial United naik tetapi prestasi di lapangan menurun.

Meski penampilan mereka mengecewakan akhir-akhir ini, kekuatan finansial klub sangat membantu klub memikat pemain kelas dunia di Old Trafford. Bahkan para pemain yang berada di klub selama lima hingga enam tahun menuntut kenaikan gaji besar-besaran untuk memperpanjang kontrak mereka.

Berikut ini lima pemain MU yang mendapat gaji tertinggi, dengan 1 pound setara Rp18 ribu, seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 6 halaman

Fred (Rp3,15 miliar per Pekan)

Sebelumnya, Fred bermain bareng Shakhtar Donetsk di Ukraina sebelum pindah ke Manchester United pada musim ini. Pensiunnya Micheal Carrick dan minimnya kreativitas di lini tengah membuat Jose Mourinho memboyong Fred ke Old Trafford.

Fred membawa energi dan beberapa rasa Samba ke skuat. Dia adalah gelandang yang tidak takut untuk melakukan tekel. Pemain asal Brasil itu bisa juga bisa memberikan perlindungan kepada para pemain belakang.

Namun, sejak bergabung dengan Setan Merah, situasi tidak berjalan seperti yang diharapkannya. Fred kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler di bawah manajer asal Portugal. Fred tentu berharap bisa mendapat kesempatan yang lebih baik di bawah manajer baru.

3 dari 6 halaman

Romelu Lukaku (Rp3,6 miliar per Pekan)

Romelu Lukaku memulai kariernya di Premier League dengan Chelsea tetapi gagal tampil mengesankan untuk The Blues. Dia sempat dipinjamkan ke West Brom sebelum dijual ke Everton. Sejak saat itu, Lukaku berhasil mencetak banyak gol untuk The Toffees dan menghabiskan empat tahun di Goodison Park.

Setelah Zlatan Ibrahimovic cedera, Manchester United membutuhkan seorang striker baru. Meski Chelsea juga berminat memulangkan sang pemain, Mourinho berhasil membawanya ke Old Trafford dengan biaya transfer sebesar 75 juta pounds.

Lukaku sekarang sedang memasuki musim keduanya bersama United dan sedang menjalani periode yang sulit dalam kariernya. Meski musim debutnya cukup mengesankan, ia gagal mencapai standar tersebut pada musim ini. Lukaku terlihat sangat kelelahan. Dia adalah satu-satunya striker murni yang dimiliki United saat ini sehingga itu menambah tekanan kepada pemain Belgia tersebut.

4 dari 6 halaman

David De Gea (Rp3,6 miliar per Pekan)

David De Gea adalah satu di antara pemain yang direkrut ketika Sir Alex Ferguson masih menjadi manajer Manchester United. Penampilan impresif pemain asal Spanyol itu dengan Atletico Madrid membuatnya menjadi pengganti yang ideal buat Edwin Van Der Sar yang pensiun.

De Gea terlihat kesulitan pada awal kariernya dengan Setan Merah setelah membuat sejumlah kesalahan. Namun, seiring berjalannya waktu, ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di klub. Dia juga termasuk salah satu kiper top dunia saat ini.

De Gea sudah memenangkan hampir segalanya dengan Setan Merah kecuali Liga Champions. Ia juga satu-satunya penerima penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year dalam tiga kesempatan berturut-turut.

5 dari 6 halaman

Paul Pogba (Rp5,22 miliar per Pekan)

Paul Pogba muncul dari akademi Manchester United di bawah Sir Alex Ferguson. Namun, minimnya kesempatan bermain membuat pemain Prancis itu meninggalkan United dan bergabung Juventus di Italia. Pogba membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia selama empat tahun di Turin dengan memenangkan Seria A dan mencapai final Liga Champions.

Pada saat itu, United sedang kesulitan dengan minimnya kreativitas di lini tengah. Kedatangan Jose Mourinho memastikan masuknya pemain kelas dunia di klub dimulai dengan Paul Pogba. Pogba akhirnya kembali ke Old Trafford dengan status pemain termahal dunia.

Meski harganya sangat mahal, Pogba tidak bisa menunjukkan performa yang konsisten dan terlibat perseteruan dengan manajernya. Dia dicadangkan oleh Jose Mourinho dalam beberapa pertandingan terakhir. Manchester United membayar mahal Pogba tapi mereka belum mendapatkan hasilnya.

6 dari 6 halaman

Alexis Sanchez (Rp7,2 miliar per Pekan)

Alexis Sanchez pernah bermain untuk Barcelona dan Arsenal sebelum bergabung dengan Manchester United di bursa transfer Januari musim lalu. Sanchez merupakan pemain terbaik Arsenal. Namun, ia punya keinginan yang kuat untuk memenangkan trofi.

Pada usia 29 tahun, Sanchez memutuskan untuk meninggalkan Emirates guna mencari trofi dan diperebutkan dua klub Manchester. Akhirnya, United berhasil mendapatkan pemain asal Chile itu dengan ditukar Henrikh Mkhitaryan.

Namun, penampilannya belum bisa memenuhi ekspektasi penggemar dan dikabarkan sudah tidak betah di United. Sanchez masih belum menampilkan permainan terbaiknya di Old Trafford meski mendapatkan gaji yang sangat besar di klub.

Sumber: Bola.net